Volume Penjualan Industri Semen -2% YoY selama 2025, Sedikit di Atas Ekspektasi
Volume penjualan semen seindustri tercatat relatif flat secara tahunan pada 4Q25 meski meningkat +2% QoQ, menurut catatan manajemen Indocement Tunggal Prakarsa ($INTP). Hasil ini sedikit di atas ekspektasi manajemen INTP dan Semen Indonesia ($SMGR) pada earnings call 9M25, yang memperkirakan volume penjualan seindustri pada 4Q25 akan lebih rendah dibandingkan 3Q25. [https://stockbit.com/post/23178686].
Selama 2025, penurunan volume penjualan semen seindustri sedikit melandai menjadi -2% YoY (vs. 9M25: -3% YoY, 2024: -0,4% YoY), yang sebagian dipengaruhi oleh low base–effect pada tahun sebelumnya. Hasil ini lebih baik dibandingkan proyeksi dari INTP dan SMGR bahwa volume penjualan seindustri akan terkoreksi sekitar -2,5% hingga -3% YoY pada 2025. Berdasarkan segmentasinya, volume penjualan semen kantong (bag) seindustri naik +1% YoY selama 2025 (vs. 9M25: -0,1% YoY), sementara penjualan semen curah (bulk) turun -8% YoY (vs. 9M25: -10% YoY).
Manajemen INTP memperkirakan bahwa penjualan semen akan tetap lunak pada 1Q26, seiring tingginya curah hujan dan periode libur Lebaran yang dimulai lebih awal. Penjualan semen diperkirakan mulai rebound pada 2Q26, didukung oleh meningkatnya aktivitas konstruksi dan harapan terhadap efektivitas transmisi stimulus ekonomi pemerintah.
[Sumber: Investor Relations]
____________
Stockbit Sekuritas