


Volume
Avg volume
PT Astra International Tbk didirikan di Jakarta pada tahun 1957 sebagai sebuah perusahaan perdagangan umum dengan nama Astra International Inc. Pada tahun 1990, telah dilakukan perubahan nama menjadi PT Astra International Tbk, dalam rangka penawaran umum perdana saham Perseroan kepada masyarakat, yang dilanjutkan dengan pencatatan saham Perseroan di Bursa Efek Indonesia dengan menggunakan ticker ASII. Nilai kapitalisasi pasar Astra pada akhir tahun 2020 adalah sebesar Rp244 triliun. Sesuai anggaran dasar Perseroan, kegiatan usaha yang dapat dijalankan oleh Perusahaan mencakup perdagangan umum, perindustrian, pertambangan, penga... Read More
Setiap kali momen seperti hari ini, selalu heran kok gerakannya bisa serempak ?Seperti penari massal di lapangan yang ada mandornya.
$ASII $ADRO $BBRI

$ASII kelas King emang ga salah ini saham cocok utk di miliki. makasi astra kita para ritel jadi percaya lagi

Bro, gue ringkas + kasih makna market-nya ya. Ini penting dan bullish struktural, tapi timing-nya bertahap, bukan instan one-day magic.
1️⃣ Intinya OJK & BEI Lagi “Beresin Rumah” demi MSCI
Yang MSCI protes itu free float Indonesia dianggap “palsu”:
Secara angka kelihatan besar
Tapi likuiditas riil kecil karena:
Saham dipegang korporasi afiliasi
Investor “others” yang gak jelas aktif / pasif
Data <5% gak transparan
➡️ MSCI mau free float = saham yang BENAR-BENAR bisa diperdagangkan
2️⃣ Makna Tiap Poin (bahasa trader)
🔹 Poin 1 – Data free float diperketat
Korporasi & “others” dikeluarkan dari hitungan free float
📌 Artinya:
Free float jadi lebih jujur
Banyak saham yang selama ini “kelihatan liquid” → bakal ketahuan aslinya
MSCI lebih percaya data Indonesia
➡️ Bullish kredibilitas market, meski jangka pendek bisa selektif
🔹 Poin 2 – Transparansi <5% dibuka
Siapa pegang apa, lokal/asing, institusi/ritel → dibuka
📌 Artinya:
Indonesia naik kelas ke developed market practice
MSCI, BlackRock, Vanguard lebih nyaman masuk
Asing bisa tracking real supply-demand
➡️ Bullish untuk saham besar & institusional friendly
🔹 Poin 3 – Free Float Minimum 15% + Exit Policy
Ini yang PALING KERAS & PALING PENTING
📌 Artinya:
Emiten “boneka”, dikontrol 1 grup, free float tipis → dipaksa nambah free float
Kalau gak sanggup → keluar bursa
➡️ Market jadi:
Lebih sehat
Lebih liquid
Lebih fair buat institusi besar
⚠️ Tapi:
Saham gorengan, saham keluarga, saham free float tipis = bahaya
Blue chip = diuntungkan
3️⃣ Jadi… Market Rebound Kuat Gak Bro?
🔥 Jawaban jujur:
YA, ini BULLISH STRUKTURAL
❌ BUKAN euforia 1–2 hari
Kenapa?
Ini policy response ke MSCI
Dampaknya 6–18 bulan
Targetnya: uang asing balik BESAR
4️⃣ Siapa yang Diuntungkan?
🟢 PALING DIUNTUNGKAN:
BBCA
BBRI
BMRI
$TLKM
$ASII
$UNTR
PGAS
➡️ Free float gede
➡️ Struktur kepemilikan jelas
➡️ Likuid
➡️ MSCI friendly
🔴 PALING TERTEKAN:
Saham free float <10%
Saham keluarga
Saham “dikunci” holding
Yang naik karena supply semu
5️⃣ Kesimpulan Trader Mode 🔥
Ini fondasi bull market, bukan trigger scalp
📈 Rebound akan bertahap 📈 Asing masuk pelan tapi konsisten 📈 IHSG lebih susah jatuh dalam ke depan
Kalau lu pegang:
Big caps
Ikut alur asing
Timeframe ≥ daily–weekly
$ASII apa retail2 udah pada cut loss terutama pake margin dan duit yang diperlukan yang bisa goyangkan keuangan. kayaknya jalan keatas mulai lapang. naikin donk ndar plzzzz
Orang-orang udah pada mulai lupa sama kasus izin tambang $UNTR karena lebih sibuk ngurusin porto yang kebakaran dan profit yang dicaplok sama pengumuman MSCI ketimbang tambang yang dicaplok sama Danantara 😂
$ASII $IHSG
Kata teman saya..
Beli saham gaboleh FOMO, minimal ada analisa nya. Kalo gabisa analisa gimana? Ya minimal pake teknologi yang sudah ada.
2 saham rekomendasi yang pantas dibeli
$BBCA & $ASII
Alasannya simpel.
Saham BCA Fundamentalnya kuat, ISHG drop? Dia bakal cepat pulih, karena dia jadi salah satu "raja" di bursa Indonesia
Kalo ASII, sahamnya masih undervalued alias harganya ga sesuai (masih dibawah harga yang sepantasnya). Cara taunya gimana? Lihat P/E dan PBV, dan lihat pergerakannya di 5 tahun terakhir.
Masih bingung? Caritau sendiri di internet
DYOR.