Volume
Avg volume
PT Astra International Tbk didirikan di Jakarta pada tahun 1957 sebagai sebuah perusahaan perdagangan umum dengan nama Astra International Inc. Pada tahun 1990, telah dilakukan perubahan nama menjadi PT Astra International Tbk, dalam rangka penawaran umum perdana saham Perseroan kepada masyarakat, yang dilanjutkan dengan pencatatan saham Perseroan di Bursa Efek Indonesia dengan menggunakan ticker ASII. Nilai kapitalisasi pasar Astra pada akhir tahun 2020 adalah sebesar Rp244 triliun. Sesuai anggaran dasar Perseroan, kegiatan usaha yang dapat dijalankan oleh Perusahaan mencakup perdagangan umum, perindustrian, pertambangan, penga... Read More
orang² di steam ga pelit ya, ntar kalau beneren gua lepas, ntah rame ga yang mau 🤣, lg mau buat swing trader juga....
biar harga = jasa imbang
$BBCA $IHSG $ASII
Kalo $ASII divaluasi sama dengan $BREN dari sisi pbv maka harga saham per lembarnya adalah Rp 5500 x 130 =715.000,00 IDR $IHSG
Rilis data ekonomi US
✅ Chicago PMI Aug = 41,5 (vs previous 47,1, vs consensus 46)
✅ Michigan Consumer Sentiment Final Aug = 58,2 (vs previous 61,7, vs preliminary 58,6)
✅ Michigan Consumer Expectations Final Aug = 55,9 (vs previous 57,7, vs preliminary 57,2)
➖ Michigan Current Condition Final Aug = 61,7 (vs previous 68,0, vs preliminary 60,9)
➖ Michigan Inflation Expectations Final Aug = 4,8% (vs previous 4,5%, vs preliminary 4,9%)
✅ Michigan 5 Year Inflation Expectations Final Aug = 3,5% (vs previous 3,4%, vs preliminary 3,9%)
PMI Chicago menurun drastis di zona kontraksi jauh di bawah ekspektasi.
Sentimen konsumen diturunkan dari perkiraan awal dengan ekspektasi inflasi yang juga diturunkan.
Kondisi ini menggambarkan sisi lemah dari ekonomi US yang mendukung cut rate diimplementasikan Fed di September.
$IHSG $USDIDR $ASII
Grup Salim Akuisisi Nissan Indonesia
Di dunia bisnis kita, ceritanya sering sama. Kalau ada perusahaan asing besar yang mulai goyah, pengusaha lokal besar akan datang mengambil alih. Kabar PT Indomobil Sukses Internasional Tbk ($IMAS) membeli Nissan Indonesia rasanya pas dengan pola ini. Ceritanya terdengar bagus, penuh janji keuntungan dan penguatan bisnis. Tapi kita yang sudah lama di pasar tahu, siaran pers hanya cerita resminya saja. Obrolan yang lebih jujur justru terjadi di antara para investor, yang bertanya-tanya apa inti dari transaksi ini. Apakah ini langkah untuk membangkitkan kembali sesuatu, atau hanya sekadar serah terima bisnis yang sudah redup?
Mari kita bicara apa adanya tentang Nissan. Merek ini bukan cuma lagi sepi, tapi seperti kehilangan arah di pasar mobil kita. Banyak dari kita mungkin masih ingat zaman jayanya Grand Livina atau gagahnya mobil Terrano. Tapi kenangan tidak bisa menghasilkan penjualan. Beberapa tahun belakangan, showroom Nissan jadi sepi. Pesaingnya, termasuk merek baru dari Tiongkok, rajin sekali meluncurkan mobil baru, sementara Nissan seolah diam di tempat. Jadi, keputusan kantor pusat Nissan di Jepang untuk mundur sebenarnya bukan strategi baru. Ini lebih mirip seperti pengakuan menyerah setelah lelah bertarung di pasar yang sulit. Mereka tidak menjual aset berharga, mereka hanya melempar sebuah masalah yang rumit ke pihak lain.
Lalu kenapa Grup Salim mau mengambil masalah ini? Di sinilah cara berpikir seorang pengusaha besar terlihat. Salim tidak berjudi, tapi mereka pintar menyambungkan semua lini bisnisnya. Bagi mereka, Nissan mungkin bukan soal mereknya, tapi soal melengkapi bisnis Indomobil yang sudah besar. Pabrik yang lama tidak terpakai bisa dihidupkan lagi. Jaringan dealer yang sepi bisa diramaikan kembali untuk menjual produk lain. Yang terpenting, setiap mobil yang terjual adalah pintu untuk menjual kredit, asuransi, dan servis. Ini bukan cuma soal jualan mobil, ini tentang bagaimana caranya agar pelanggan terus memakai jasa mereka. Salim membeli pabrik dan jaringan, dengan bonus sebuah merek yang namanya mulai pudar.
Tapi, di sinilah letak masalah utamanya. IMAS sekarang memang menjalankan bisnisnya sehari-hari, tapi mereka tidak bisa menentukan produk barunya. Semua keputusan soal mobil baru apa yang akan dibuat tetap ada di tangan Nissan Jepang. Ibaratnya, IMAS punya gedung bioskop yang bagus, tapi film yang diputar sepenuhnya tergantung kiriman dari Jepang. Kalau filmnya tidak bagus, bioskopnya pasti akan sepi. Seberapa peduli Nissan Jepang untuk terus mengirim film bagus ke sini setelah mereka sudah dibayar? Ini adalah risiko besar karena mereka sangat bergantung pada pihak lain, dan ini sering tidak terlihat di laporan keuangan.
Pasar pasti akan langsung ramai membicarakan soal potensi kebangkitan Nissan. Banyak yang akan mulai berhitung untung-rugi. Tapi membenahi bisnis yang sudah lama bermasalah tidak cukup hanya dengan ganti manajemen. Butuh uang dan waktu yang sangat banyak. Ini bukan cuma soal pasang iklan, tapi juga soal meyakinkan lagi orang-orang yang sudah terlanjur pindah ke merek mobil lain. Pertanyaannya, apakah para investor IMAS siap dan sabar untuk terus "bakar uang" selama beberapa tahun sebelum hasilnya terlihat?
Kejadian ini akhirnya membuat kita berpikir. Ini bukan lagi soal Nissan dan IMAS saja. Ini adalah cerminan zaman sekarang, di mana kesetiaan pada sebuah merek sudah tidak seperti dulu, dan nama besar dari masa lalu kadang malah jadi beban. Di tengah ramainya mobil listrik dari Tiongkok yang lebih canggih dan murah, apa artinya sebuah logo Nissan hari ini? Kesepakatan sudah terjadi. Tapi cerita yang sesungguhnya baru akan dimulai. Apakah Salim berhasil membeli aset murah di waktu yang tepat, atau mereka sebenarnya masuk ke sebuah pertarungan yang bahkan pemilik lamanya sendiri sudah menyerah?
Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.
Tag : $ASII $MPMX
Banyak yang nanya kenapa prediksi aku sering hit
Kalau ikutin stream ini dari awal, pasti tahu sudah banyak saham yang tembus target, bahkan return >10% dalam waktu singkat.
Aku gak jualan grup, gak pakai sawer, semua clue gratis aku share di sini
Fokusku cuma satu: bagikan analisa real yang bisa dipakai kawan swing dan scalping
Kalau kamu gak mau ketinggalan prediksi selanjutnya, stay tune di akun ini
Coba tebak dulu, minggu ini saham apa yang bakal aku sorot?
$IHSG $ADRO $ASII
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham sesi I, Jumat (29/8/2025) ditutup di posisi 7.771,281, melemah 180,806 poin atau anjlok 2,27%. Ini seiring terupuruknya harga sejumlah saham.
Menurut data RTI Business, di sesi pertama, Jumat (29/8/2025), terpantau...
stockwatch.id
$PBSA $ASII dan $UNTR saya keluarkan dulu
ganti #LPIN #PBID dan #CITA
ini porto mesin uang yaa targetnya cuma 10% - 15% setahun, saya masih sedang belajar, dan saya lebih senang yg konservatif makanya saham saya bisa banyak kayak supermarket untuk meminimalisir resiko dari setiap emiten,
kata Warrent Buffet
“Diversification is protection against ignorance. It makes little sense if you know what you are doing.”
dikarnakan saya masih merasa belajar dan banyak yg belum saya ketahui jadi saya memilih untuk diversifikasi sampai akhirnya saya mengerti kenapa saya harus konsentrasi :)))
salam Cuan :)
*btw diversifikasi di saham2 berdividen ±10% yield selama yg saya alami Alhamdulillah baik2 saja, sekarang saya sudah pindahkan ke saham yg berlabel syariah saja biar screening saya agak dikit :))
Ayo yang punya indra ke delapan di terawang, the next saham apa....masih belum ada berita update hingga saat ini....
$ASII
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Harga sejumlah saham pada pembukaan perdagangan saham pagi ini, Jumat (29/8/2025) tampak melemah. Harga beberapa saham berkapitalisasi besar bergerak ke zona merah.
Menurut data RTI Business, harga saham BBCA pagi ini turun 0,90% jadi Rp8.250 per saham. TLKM turun 1,26% j...
stockwatch.id
kalo dari data IMF, pengaruh kerusuhan dan demo ke pasar saham adalah -2% dalam 3 hari
ini baru hari kedua demo, sudah turun 2% di sesi 1, kita lihat sampai penutupan hari ini. Tetap semangat kawan kawan investor.
random tag $CUAN $BBCA $ASII
NERACA
Jakarta – Semester pertama 2025, PT Astra International Tbk (ASII) telah merealisasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) senilai Rp8,8 triliun dari rencana belanja modal total senilai Rp25 triliun sepanjang tahun 2025.
Wakil Presiden Direktur ASII Rudy mengatakan realisasi bel...
www.neraca.co.id
Sedikit notes buat temen temen.
Kalau ekonomi lg ga stabil, bisa pertimbangin main aman di emiten yg rutin bagi dividen >7% dengan GCG baik $ASII $ITMG $ADRO. Selain ASII, ITMG ADRO lagi ada di support kuatnya. Bisa serok kalau optimis sentimen ini hanya sementara kaya RUU Pilkada.
Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tersengat sentimen negatif dari demo hari ini, Jumat (29/8/2025). Hal ini terjadi setelah IHSG mencetak rekor tertinggi sepanjang masa atau all time high pada perdagangan kemarin, Kamis (28/8/2025).
Indeks pagi ini dibuka turun lebih ...
www.cnbcindonesia.com
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Dibuka menguat di 7.951,865, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham, Kamis (28/8/2025) ditutup menguat 15,911 poin atau naik 0,20% ke level 7.952,088, dari penutupan Rabu (27/8/2025) di level 7.936,176.
IHSG hari ini sempat naik ke level tertinggi haria...
stockwatch.id
Demo kali ini sangat terasa 'disponsori' oleh pemain kere. Bukan sekelas Soros yang kalo udah main kasar bisa bikin guncang ekonomi.
Terbukti dari pelaku2 yang 'di-hire' cuma anak SMA dan pengangguran. Isu bubarkan DPR juga bergulir tanpa pemicu yang substansial. Terlalu dibuat2. Mainannya rada kampungan.
Sialnya, mereka dapat momentum ketika ojol dilindas. Mereka jackpot dengan bergabungnya pasukan ojol dalam demo. Masyarakat juga ikut marah.
Selalu ada potensi untuk membuat IHSG jatuh. Apalagi di beberapa saham besar macam $TLKM dan $ASII bandar udah kenyang akumulasi. Menunggangi momen ini untuk distribusi sangat logis bila mereka lakukan sekarang.