580

+25

(4.50%)

Today

14.97 M

Volume

8.71 M

Avg volume

Company Background

PT Wintermar Offshore Marine Tbk merupakan perusahaan yang bergerak dalam penyediaan jasa transportasi pendukung bagi perusahaan-perusahaan dalam industri gas dan minyak bumi. Perusahaan memiliki dan mengoperasikan berbagai jenis kapal, seperti kapal suplai platform, kapal anchor handling tug (AHT), kapal anchor handling tug supply (AHTS), kapal utilitas cepat, kapal tunda lepas pantai, kapal akomodasi, perahu kru, kapal tongkang minyak, kapal pendarat (landing craft), kapal tangki minyak, dan kapal tunda. Selain menggunakan kapal miliknya sendiri, Perusahaan juga mencarter kapal afiliasinya dan pihak ketiga untuk memberikan lay... Read More

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$WINS WINS bukan cuma tambah kapal, tapi mulai tambah “otak” digitalnya 🚢📲

Tanggal 18 Februari 2026, WINS resmi menyuntik modal ke PT Alto Nautika Teknologi (ANT) dan menggenggam 65% saham. Artinya, WINS jadi pengendali dan serius masuk ke lini teknologi maritim.

Logikanya sederhana.

Bisnis offshore itu berat di biaya operasional: koordinasi kapal, monitoring cuaca, efisiensi rute, sampai kontrol aktivitas di lapangan. Kalau semua masih manual atau tidak terintegrasi, margin bisa tergerus.

Dengan ANT yang mengembangkan aplikasi seluler untuk operasional maritim, WINS bukan cuma menyewakan kapal (OSV), tapi juga berpotensi menyediakan sistem digital pendukungnya. Ini bisa:

Meningkatkan efisiensi armada sendiri

Menekan biaya operasional

Bahkan jadi potensi lini pendapatan baru ke pihak eksternal

Langkah ini menunjukkan arah transformasi: dari sekadar operator kapal offshore menjadi pemain yang mulai membangun ekosistem digital maritim.

Pertanyaannya sekarang:
Apakah ini akan langsung berdampak ke bottom line, atau masih fase investasi jangka menengah?

Ini reviewnya
https://cutt.ly/itQ7KBPJ

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

⚡️ STOCKBOT SIGNAL
🔥 MARKET PULSE: $WINS
📅 Data per: 23 Februari 2026 | 10:34 WIB
🚦 Status: BULLISH BREAKOUT 🚀 — Rectangle Breakout + Ekspansi Regional Agresif!

⚡️ STRATEGI STOCKBOT (Keputusan Final)
🎯 REKOMENDASI: SWING AGRESIF — Rectangle Breakout Play + Fundamental Ekspansi Story 🚀

Logika: News (+++) + Trend (Breakout UP) = AGGRESSIVE BUY FOLLOW TREND ✅✅✅

⚡️ Buy Area (Agresif): Rp 575 – 590 (konfirmasi breakout rectangle, masuk di level saat ini)

✅ Buy Area (Cicil): Rp 536 – 554 (area retest support kuat, entry lebih hemat jika ada pullback)

🎯 Target Profit:

TP 1: Rp 640 — First target post-breakout (ambil sebagian profit)

TP 2: Rp 690–750 — Target proyeksi breakout rectangle = lebar kotak (~280 poin) (biarkan mengalir!)

🛡 Proteksi (Stop Loss): Wajib CL jika close daily di bawah Rp 511 (break kembali ke dalam rectangle = false breakout, wajib cut loss)

$BULL $SOCI

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

⚡️ STOCKBOT SIGNAL
🔥 MARKET PULSE: $LEAD
📅 Data per: 23 Februari 2026 | 10:26 WIB
🚦 Status: BULLISH RECOVERY 📈 — OSV Super-Cycle + Debt Restructuring Story!

⚡️ STRATEGI STOCKBOT (Keputusan Final)
🎯 REKOMENDASI: SWING — Debt Story + OSV Cycle, Ride the Recovery!

Logika: News (+) + Trend (Recovery Uptrend) = BUY ON WEAKNESS AGRESIF ✅

⚡️ Buy Area (Agresif): Rp 186 – 195 (ikuti momentum kenaikan hari ini, cocok untuk yang confident)

✅ Buy Area (Cicil): Rp 164 – 174 (zona support kuat + area MA konfluensi, entry lebih aman & murah)

🎯 Target Profit:

TP 1: Rp 208–220 — Resistance terdekat, ambil sebagian modal dulu

TP 2: Rp 260–300 — Target recovery ke area puncak Desember 2025 (let it run!)

🛡 Proteksi (Stop Loss): Wajib CL jika close daily di bawah Rp 155 (breakdown struktur recovery = sinyal bearish kembali)

$HUMI $WINS

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$WINS sarapan tadi pagi nih ndar 😂

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@Ahmadroissunnas 5 bulan baru hits $WINS

rt : $HILL $INDS

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@RIDWANARAHMANTYO Hit $WINS +25%

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@RIDWANARAHMANTYO Hit $WINS +35%

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

MASUK SCREENING PANTAUAN

$PPRE
$WINS
$BOBA

#DYOR (AWAS SANGKUT AWAS GOCEK)

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$WINS nice breakout yuk bisa yuk buktikan lu itu kapal bukan jamban yg ngapung doank.🤣. $BULL $HUMI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$WINS Terima kasih

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$WINS ayolah minimal kesini

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$WINS

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$WINS

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

KABARBURSA.COM – PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS) melakukan penyertaan modal dalam perusahaan patungan PT Alto Nautika Teknologi pada Rabu, 18 Februari 2026 dengan kepemilikan saham sebesar 65 persen.
Manajemen WINS menyatakan bahwa penyertaan modal tersebut dilakukan sesuai dengan ketentua...

www.kabarbursa.com

www.kabarbursa.com

@abdurrahim92 saya menilai bukan lagi pakai kata '' bila '' kalau tau siapa yang ada di jajaran direksi dan komisaris,

apalagi direktur utama Mr. Logam. memiliki saham $LEAD 5%an kalau di gabung sama istrinya.

bukan sebuah angan angan lagi, komisaris utama, dan direktur utama menginginkan perbaikan yang strukturan di perusahaan, apalagi didukung saat ini fundamental sedang sangat mendukungnya,

saya perkirakan kalau LEAD dengan keyakinan 100% akan melewati harga IPO nya di 700 tahun ini, seperti halnya $WINS yang sudah melewati harga IPOnya.

yang jadi pertanyaannya, apakah harga saham akan mampu memembus ATHnya di 1220.

seperti sebagian besar saham di IHSG yang mampu menembus ATHnya.walaupun ATH tu sudah lama berlalu, sepreti saham $DEWA yang tiba2 diakuisisi oleh Mr. Handshake dan akan memiliki tambang emas dan tembaga

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$WINS for Winner

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$WINS yuk turun agak banyakan.. kayak jumat kemarin.. atau kaya pas senin tanggal 2 juga boleh.. 😁😁

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$WINS cp

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$WINS ini klien dari WINS, ada beberapa yang sudah masuk dari perjanjian hulu, hayoo ada apa saja ??

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$WINS siap²

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$WINS

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TINS ditembokin di 4100..

$WINS $CGAS

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TUGU $WINS

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

MASUK SCREENING PANTAUAN

$NOBU
$ASSA
$WINS

#DYOR (AWAS SANGKUT AWAS GOCEK)

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Saham Kapal yang Mendapatkan Kasih Sayang dari Bank

Request member bukan di External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community A38138 https://stockbit.com/post/13223345

Karena request tersebut, saya jadi baca - baca beberapa laporan keuangan saham kapal dan saya menemukan ada beberapa saham kapal di IHSG yang sebenarnya sudah technical default atau tidak memenuhi syarat covenant bank tapi bank-nya tetap memberikan kelonggaran atau tidak langsung menyita aset saham kapal tersebut. Mungkin bank-nya terlalu sayang. Tapi kalau dibaca lebih objektif, ini sering bukan soal sayang, melainkan soal kalkulasi. Di shipping, aset kapal itu besar tapi likuiditasnya tidak segampang saham, dan kalau bank langsung menekan tombol eksekusi pailit kan atau sita aset maka nilai recovery bisa lebih jelek karena harus jual aset di timing yang salah. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Yang perlu dibedakan dulu, technical default itu biasanya pelanggaran aturan main, bukan berhenti bayar pokok dan bunga. Jadi perusahaan masih bisa bayar, tetapi rasio seperti DSCR, debt capacity, atau covenant lain tidak tembus. Di titik itu bank secara kontrak sering punya hak untuk percepat jatuh tempo, minta pelunasan, atau minta tambahan jaminan. Namun bank juga bisa memilih jalan yang lebih rasional, memberi waiver, reset covenant, atau restruktur ringan supaya kapal tetap beroperasi dan utang tetap dibayar.

Dari data laporan keuangan yang ada, yang paling terang menyebut adanya pelanggaran covenant atau syarat bank adalah $BULL dan $CBRE, lalu ada $WINS lewat entitas anak WMO. Polanya mirip, beban utang tinggi, ekuitas tertekan defisit, lalu covenant jadi rapuh. Begitu rapuh, satu dua kuartal buruk saja sudah cukup membuat rasio jatuh dan statusnya masuk technical default.

Yang bikin situasi ini makin sensitif adalah cara utang diklasifikasikan. Kalau covenant dilanggar dan bank belum kasih waiver yang efektif, utang jangka panjang bisa berubah wajah jadi kewajiban jangka pendek karena secara teori bisa dipercepat. Manajemen biasanya berusaha mempertahankan klasifikasi jangka panjang dengan argumen sedang dalam proses reviu penyelesaian atau sudah ada komunikasi restruktur. Ini masuk akal sebagai strategi stabilisasi, tapi buat investor, ini sinyal risiko yang harus dibaca lebih ketat, karena menyangkut likuiditas 12 bulan ke depan. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Jadi, technical default di saham kapal bukan otomatis bangkrut hari ini, tetapi itu lampu kuning yang artinya perusahaan sedang hidup dalam toleransi kreditur. Selama waiver atau kelonggaran bank masih ada, operasional perusahaan bisa tetap lanjut. Begitu waiver atau kelonggaran habis atau negosiasi buntu, risikonya bisa berubah dari lampu kuning jadi lampu merah, bisa berupa percepatan utang, kenaikan bunga, pembatasan capex, larangan dividen, sampai permintaan tambahan jaminan.

✅ BULL
📌 Bukti kondisi
📄 Tidak memenuhi rasio keuangan dan ketentuan kepatuhan atas jaminan pada pinjaman bank tertentu
🧾 Utang tetap diklasifikasikan jangka panjang sesuai jadwal bayar karena proses reviu penyelesaian
🏦 Kreditor dan nilai utang
🏛 Bank Woori Saudara outstanding USD 41,53 juta
🏛 Bank Panin outstanding USD 32,37 juta
🏛 Bank Sinarmas plafon term loan USD 49,93 juta
🏛 Bank Oke Indonesia fasilitas KI Rp125 miliar, PRK Rp50 miliar, tambahan KMK Rp140 miliar Juli 2025
🏛 Bank MNC Internasional plafon Rp35 miliar
📊 Tekanan neraca
🧮 Total liabilitas USD 161,73 juta dari total aset USD 348,84 juta, sekitar 46,36%
🧱 Akumulasi defisit USD 231,95 juta, ekuitas sangat tertekan. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

✅ CBRE
📌 Bukti kondisi
📄 Belum memenuhi DSCR dan debt capacity sesuai ketentuan bank per 31 Desember 2024
🏦 Kreditor dan nilai utang
🏛 Bank Mandiri kredit investasi terpakai Rp148,90 miliar
🏛 BRI plafon KMK Rp180,00 miliar, saldo jangka pendek Rp6,07 miliar
📊 Tekanan neraca
🧮 Liabilitas Rp268,30 miliar dari aset Rp352,58 miliar, sekitar 76,10%
🧱 Ekuitas Rp84,28 miliar dengan akumulasi defisit Rp88,63 miliar, posisi ekuitas rapuh

✅ WINS lewat entitas anak WMO
📌 Bukti kondisi
📄 WMO tidak memenuhi rasio keuangan covenant, dan pelanggaran termasuk event of default
🛡 Penahan guncangan
🧾 Ada waiver dari kreditur DEG sampai 15 Desember 2025, jadi tidak dieksekusi saat itu

🧠 Kenapa bank bisa memberi kelonggaran
🧩 Menjaga kapal tetap jalan supaya arus kas tetap ada, dibanding memaksa jual aset di harga jelek
📉 Eksekusi cepat bisa menurunkan recovery karena pasar kapal bisa sepi saat siklus turun
🤝 Bank sering lebih pilih reset covenant, tambahan jaminan, atau fee, daripada mematikan debitur

Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.

Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345

Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm

Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU

Read more...

1/9

testestestestestestestestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$WINS saham kapal paling lemot. 😄. $LEAD $BULL

dua andalan ku di akum cc akhir2 ini?
apakah king danantara?

$NCKL $WINS

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ELPI

Halo, sobat investor! Senang bertemu Anda kembali. Mari kita bedah fundamental **PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI)** berdasarkan Laporan Keuangan Tahunan 2025 yang baru saja Anda berikan.

Sebagai mentor Anda, saya melihat ELPI sedang dalam fase **"Ekspansi di Tengah Tekanan Kinerja"**. Ada sinyal *mixed* (campuran) antara penurunan laba jangka pendek namun penambahan aset yang agresif untuk masa depan.

Berikut adalah analisa mendalam saya untuk strategi investasi Anda:

### 1. Kinerja Profitabilitas: "Lampu Kuning" pada *Top Line*
Hal pertama yang harus kita cermati adalah penurunan kinerja operasional dibandingkan tahun sebelumnya.

* **Pendapatan Turun:** Pendapatan usaha ELPI turun dari **Rp1,20 triliun (2024)** menjadi **Rp1,01 triliun (2025)**. Ini penurunan yang cukup signifikan dan perlu diwaspadai. Apakah karena permintaan jasa pelayaran menurun atau kontrak yang habis?
* **Laba Bersih Tergerus:** Sejalan dengan pendapatan, laba bersih tahun berjalan juga turun dari **Rp263 miliar** menjadi **Rp209 miliar**.
* **Margin Laba:** Meskipun pendapatan turun, perusahaan berhasil melakukan efisiensi pada Beban Pokok Penjualan yang turun dari Rp889 miliar menjadi Rp770 miliar. Namun, penurunan pendapatan yang lebih tajam tetap menekan margin kotor mereka.

### 2. Posisi Neraca (*Balance Sheet*): Fase Akumulasi Aset
Di sinilah letak cerita menariknya. Meskipun laba turun, ELPI justru semakin "gemuk".

* **Lonjakan Aset Tetap (CAPEX Besar):** Total Aset Tetap melonjak drastis dari **Rp1,44 triliun** menjadi **Rp2,05 triliun**.
* Jika kita bedah lebih dalam, kenaikan ini didominasi oleh penambahan armada. Nilai tercatat **Kapal** meningkat, dan terdapat penambahan aset tetap secara langsung senilai **Rp192 miliar** serta reklasifikasi aset yang besar.
* *Insight Mentor:* Ini indikasi manajemen optimis terhadap permintaan masa depan. Mereka mengorbankan arus kas saat ini untuk membeli "alat perang" (kapal) baru.
* **Kesehatan Utang (Solvabilitas):** Struktur modal ELPI sangat sehat. Total Liabilitas hanya **Rp664 miliar**, berbanding jauh dengan Total Ekuitas yang mencapai **Rp2,70 triliun**. *Debt-to-Equity Ratio* (DER) sangat rendah (di bawah 0,3x), menandakan risiko kebangkrutan sangat minim.

### 3. Arus Kas: Uang Keluar untuk Masa Depan & Pemegang Saham
* **Arus Kas Operasi Positif:** Masih mencatatkan arus kas positif dari operasi sebesar **Rp284 miliar**, meskipun turun dari Rp399 miliar tahun lalu.
* **Investasi Agresif:** Arus kas investasi minus **Rp180 miliar**, sebagian besar digunakan untuk uang muka pembelian aset tetap sebesar **Rp166 miliar**. Ini mengonfirmasi tesis ekspansi di atas.
* **Dividen:** Kabar baiknya, ELPI tetap memanjakan investor. Ada pembayaran dividen kas sebesar **Rp106 miliar** pada aktivitas pendanaan.

### 4. Risiko Konsentrasi Pelanggan
Sobat investor perlu hati-hati dengan ketergantungan pada klien besar. Pendapatan ELPI sangat bergantung pada dua klien utama:
1. **PT Bumi Nusantara Jaya:** Rp278 miliar.
2. **PT Pertamina Hulu Mahakam:** Rp182 miliar.
Jika kontrak dengan kedua pihak ini (yang menyumbang porsi besar dari total pendapatan Rp1,01 T) bermasalah, kinerja ELPI akan sangat terpukul.

### Kesimpulan & Arahan Mentor:

**Status: *Hold* atau *Accumulate on Weakness* (Jangka Panjang)**

1. **Jangan Panik karena Laba Turun:** Penurunan laba 2025 terlihat kurang bagus, tapi neraca menunjukkan perusahaan sedang bersiap untuk pertumbuhan dengan menambah armada kapal secara masif.
2. **Perhatikan Utilisasi Kapal:** Kunci di tahun 2026 nanti adalah apakah kapal-kapal baru ini bisa segera menghasilkan uang (kontrak baru) untuk membalikkan tren penurunan pendapatan.
3. **Aman Secara Finansial:** Dengan utang yang sangat kecil dibandingkan ekuitas, ELPI punya napas panjang untuk bertahan jika industri sedang lesu.
4. **Dividen Player:** Bagi Anda pemburu dividen, ELPI terbukti loyal membagikan kas kepada pemegang saham.

*Saran saya:* Jika Anda berorientasi jangka panjang, penurunan harga saham akibat laporan laba yang turun bisa jadi peluang, asalkan Anda yakin manajemen bisa mendapatkan kontrak baru untuk armada barunya.

*Disclaimer: Analisa ini berdasarkan data Laporan Keuangan 2025 yang disajikan. Keputusan investasi tetap di tangan Anda.*

https://cutt.ly/9tnDGT8f

RANDOM TAG $WINS $PSSI

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$WINS

2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy