


Volume
Avg volume
PT Wintermar Offshore Marine Tbk merupakan perusahaan yang bergerak dalam penyediaan jasa transportasi pendukung bagi perusahaan-perusahaan dalam industri gas dan minyak bumi. Perusahaan memiliki dan mengoperasikan berbagai jenis kapal, seperti kapal suplai platform, kapal anchor handling tug (AHT), kapal anchor handling tug supply (AHTS), kapal utilitas cepat, kapal tunda lepas pantai, kapal akomodasi, perahu kru, kapal tongkang minyak, kapal pendarat (landing craft), kapal tangki minyak, dan kapal tunda. Selain menggunakan kapal miliknya sendiri, Perusahaan juga mencarter kapal afiliasinya dan pihak ketiga untuk memberikan lay... Read More
$WINS ini klien dari WINS, ada beberapa yang sudah masuk dari perjanjian hulu, hayoo ada apa saja ??

Saham Kapal yang Mendapatkan Kasih Sayang dari Bank
Request member bukan di External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community A38138 https://stockbit.com/post/13223345
Karena request tersebut, saya jadi baca - baca beberapa laporan keuangan saham kapal dan saya menemukan ada beberapa saham kapal di IHSG yang sebenarnya sudah technical default atau tidak memenuhi syarat covenant bank tapi bank-nya tetap memberikan kelonggaran atau tidak langsung menyita aset saham kapal tersebut. Mungkin bank-nya terlalu sayang. Tapi kalau dibaca lebih objektif, ini sering bukan soal sayang, melainkan soal kalkulasi. Di shipping, aset kapal itu besar tapi likuiditasnya tidak segampang saham, dan kalau bank langsung menekan tombol eksekusi pailit kan atau sita aset maka nilai recovery bisa lebih jelek karena harus jual aset di timing yang salah. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Yang perlu dibedakan dulu, technical default itu biasanya pelanggaran aturan main, bukan berhenti bayar pokok dan bunga. Jadi perusahaan masih bisa bayar, tetapi rasio seperti DSCR, debt capacity, atau covenant lain tidak tembus. Di titik itu bank secara kontrak sering punya hak untuk percepat jatuh tempo, minta pelunasan, atau minta tambahan jaminan. Namun bank juga bisa memilih jalan yang lebih rasional, memberi waiver, reset covenant, atau restruktur ringan supaya kapal tetap beroperasi dan utang tetap dibayar.
Dari data laporan keuangan yang ada, yang paling terang menyebut adanya pelanggaran covenant atau syarat bank adalah $BULL dan $CBRE, lalu ada $WINS lewat entitas anak WMO. Polanya mirip, beban utang tinggi, ekuitas tertekan defisit, lalu covenant jadi rapuh. Begitu rapuh, satu dua kuartal buruk saja sudah cukup membuat rasio jatuh dan statusnya masuk technical default.
Yang bikin situasi ini makin sensitif adalah cara utang diklasifikasikan. Kalau covenant dilanggar dan bank belum kasih waiver yang efektif, utang jangka panjang bisa berubah wajah jadi kewajiban jangka pendek karena secara teori bisa dipercepat. Manajemen biasanya berusaha mempertahankan klasifikasi jangka panjang dengan argumen sedang dalam proses reviu penyelesaian atau sudah ada komunikasi restruktur. Ini masuk akal sebagai strategi stabilisasi, tapi buat investor, ini sinyal risiko yang harus dibaca lebih ketat, karena menyangkut likuiditas 12 bulan ke depan. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Jadi, technical default di saham kapal bukan otomatis bangkrut hari ini, tetapi itu lampu kuning yang artinya perusahaan sedang hidup dalam toleransi kreditur. Selama waiver atau kelonggaran bank masih ada, operasional perusahaan bisa tetap lanjut. Begitu waiver atau kelonggaran habis atau negosiasi buntu, risikonya bisa berubah dari lampu kuning jadi lampu merah, bisa berupa percepatan utang, kenaikan bunga, pembatasan capex, larangan dividen, sampai permintaan tambahan jaminan.
✅ BULL
📌 Bukti kondisi
📄 Tidak memenuhi rasio keuangan dan ketentuan kepatuhan atas jaminan pada pinjaman bank tertentu
🧾 Utang tetap diklasifikasikan jangka panjang sesuai jadwal bayar karena proses reviu penyelesaian
🏦 Kreditor dan nilai utang
🏛 Bank Woori Saudara outstanding USD 41,53 juta
🏛 Bank Panin outstanding USD 32,37 juta
🏛 Bank Sinarmas plafon term loan USD 49,93 juta
🏛 Bank Oke Indonesia fasilitas KI Rp125 miliar, PRK Rp50 miliar, tambahan KMK Rp140 miliar Juli 2025
🏛 Bank MNC Internasional plafon Rp35 miliar
📊 Tekanan neraca
🧮 Total liabilitas USD 161,73 juta dari total aset USD 348,84 juta, sekitar 46,36%
🧱 Akumulasi defisit USD 231,95 juta, ekuitas sangat tertekan. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
✅ CBRE
📌 Bukti kondisi
📄 Belum memenuhi DSCR dan debt capacity sesuai ketentuan bank per 31 Desember 2024
🏦 Kreditor dan nilai utang
🏛 Bank Mandiri kredit investasi terpakai Rp148,90 miliar
🏛 BRI plafon KMK Rp180,00 miliar, saldo jangka pendek Rp6,07 miliar
📊 Tekanan neraca
🧮 Liabilitas Rp268,30 miliar dari aset Rp352,58 miliar, sekitar 76,10%
🧱 Ekuitas Rp84,28 miliar dengan akumulasi defisit Rp88,63 miliar, posisi ekuitas rapuh
✅ WINS lewat entitas anak WMO
📌 Bukti kondisi
📄 WMO tidak memenuhi rasio keuangan covenant, dan pelanggaran termasuk event of default
🛡 Penahan guncangan
🧾 Ada waiver dari kreditur DEG sampai 15 Desember 2025, jadi tidak dieksekusi saat itu
🧠 Kenapa bank bisa memberi kelonggaran
🧩 Menjaga kapal tetap jalan supaya arus kas tetap ada, dibanding memaksa jual aset di harga jelek
📉 Eksekusi cepat bisa menurunkan recovery karena pasar kapal bisa sepi saat siklus turun
🤝 Bank sering lebih pilih reset covenant, tambahan jaminan, atau fee, daripada mematikan debitur
Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.
Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345
Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm
Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU
1/9









$ELPI
Halo, sobat investor! Senang bertemu Anda kembali. Mari kita bedah fundamental **PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI)** berdasarkan Laporan Keuangan Tahunan 2025 yang baru saja Anda berikan.
Sebagai mentor Anda, saya melihat ELPI sedang dalam fase **"Ekspansi di Tengah Tekanan Kinerja"**. Ada sinyal *mixed* (campuran) antara penurunan laba jangka pendek namun penambahan aset yang agresif untuk masa depan.
Berikut adalah analisa mendalam saya untuk strategi investasi Anda:
### 1. Kinerja Profitabilitas: "Lampu Kuning" pada *Top Line*
Hal pertama yang harus kita cermati adalah penurunan kinerja operasional dibandingkan tahun sebelumnya.
* **Pendapatan Turun:** Pendapatan usaha ELPI turun dari **Rp1,20 triliun (2024)** menjadi **Rp1,01 triliun (2025)**. Ini penurunan yang cukup signifikan dan perlu diwaspadai. Apakah karena permintaan jasa pelayaran menurun atau kontrak yang habis?
* **Laba Bersih Tergerus:** Sejalan dengan pendapatan, laba bersih tahun berjalan juga turun dari **Rp263 miliar** menjadi **Rp209 miliar**.
* **Margin Laba:** Meskipun pendapatan turun, perusahaan berhasil melakukan efisiensi pada Beban Pokok Penjualan yang turun dari Rp889 miliar menjadi Rp770 miliar. Namun, penurunan pendapatan yang lebih tajam tetap menekan margin kotor mereka.
### 2. Posisi Neraca (*Balance Sheet*): Fase Akumulasi Aset
Di sinilah letak cerita menariknya. Meskipun laba turun, ELPI justru semakin "gemuk".
* **Lonjakan Aset Tetap (CAPEX Besar):** Total Aset Tetap melonjak drastis dari **Rp1,44 triliun** menjadi **Rp2,05 triliun**.
* Jika kita bedah lebih dalam, kenaikan ini didominasi oleh penambahan armada. Nilai tercatat **Kapal** meningkat, dan terdapat penambahan aset tetap secara langsung senilai **Rp192 miliar** serta reklasifikasi aset yang besar.
* *Insight Mentor:* Ini indikasi manajemen optimis terhadap permintaan masa depan. Mereka mengorbankan arus kas saat ini untuk membeli "alat perang" (kapal) baru.
* **Kesehatan Utang (Solvabilitas):** Struktur modal ELPI sangat sehat. Total Liabilitas hanya **Rp664 miliar**, berbanding jauh dengan Total Ekuitas yang mencapai **Rp2,70 triliun**. *Debt-to-Equity Ratio* (DER) sangat rendah (di bawah 0,3x), menandakan risiko kebangkrutan sangat minim.
### 3. Arus Kas: Uang Keluar untuk Masa Depan & Pemegang Saham
* **Arus Kas Operasi Positif:** Masih mencatatkan arus kas positif dari operasi sebesar **Rp284 miliar**, meskipun turun dari Rp399 miliar tahun lalu.
* **Investasi Agresif:** Arus kas investasi minus **Rp180 miliar**, sebagian besar digunakan untuk uang muka pembelian aset tetap sebesar **Rp166 miliar**. Ini mengonfirmasi tesis ekspansi di atas.
* **Dividen:** Kabar baiknya, ELPI tetap memanjakan investor. Ada pembayaran dividen kas sebesar **Rp106 miliar** pada aktivitas pendanaan.
### 4. Risiko Konsentrasi Pelanggan
Sobat investor perlu hati-hati dengan ketergantungan pada klien besar. Pendapatan ELPI sangat bergantung pada dua klien utama:
1. **PT Bumi Nusantara Jaya:** Rp278 miliar.
2. **PT Pertamina Hulu Mahakam:** Rp182 miliar.
Jika kontrak dengan kedua pihak ini (yang menyumbang porsi besar dari total pendapatan Rp1,01 T) bermasalah, kinerja ELPI akan sangat terpukul.
### Kesimpulan & Arahan Mentor:
**Status: *Hold* atau *Accumulate on Weakness* (Jangka Panjang)**
1. **Jangan Panik karena Laba Turun:** Penurunan laba 2025 terlihat kurang bagus, tapi neraca menunjukkan perusahaan sedang bersiap untuk pertumbuhan dengan menambah armada kapal secara masif.
2. **Perhatikan Utilisasi Kapal:** Kunci di tahun 2026 nanti adalah apakah kapal-kapal baru ini bisa segera menghasilkan uang (kontrak baru) untuk membalikkan tren penurunan pendapatan.
3. **Aman Secara Finansial:** Dengan utang yang sangat kecil dibandingkan ekuitas, ELPI punya napas panjang untuk bertahan jika industri sedang lesu.
4. **Dividen Player:** Bagi Anda pemburu dividen, ELPI terbukti loyal membagikan kas kepada pemegang saham.
*Saran saya:* Jika Anda berorientasi jangka panjang, penurunan harga saham akibat laporan laba yang turun bisa jadi peluang, asalkan Anda yakin manajemen bisa mendapatkan kontrak baru untuk armada barunya.
*Disclaimer: Analisa ini berdasarkan data Laporan Keuangan 2025 yang disajikan. Keputusan investasi tetap di tangan Anda.*
https://cutt.ly/9tnDGT8f
RANDOM TAG $WINS $PSSI
Jangan buang waktu dan kesempatan di emiten lelet saat IHSG lagi perkasa... sell $WINS buy BUMI or PTRO
kenapa pemerintah sekarang gencar sekali investasi di sektor Migas dari Hulu sampe Hilir
karna geopolitik memanas bisa picu PD III
kita tidak akan ketergantungan lagi sama negara luar🫰
$ELSA $LEAD $WINS
minyak semakin mahal. pemerintah semakin semangat buat naikkan lifting minyak dengan target sangat tinggi.. efeknya ke $LEAD $WINS $ELSA 🤭🤭
🚀 WATCHLIST - SELASA, 10 FEB 2026 🚀
Strategi: Swing Trading / Day Trading (Multi-Timeframe Analysis)
1. $ZONE (Prime Choice - High Momentum)
DNA Tren: Aroon Up 100 (Strong Bullish).
DNA Flow: CMF TF 15m 0.41 (Akumulasi Agresif).
Entry Plan: Tunggu harga bertahan di atas EMA 21 High TF 15m.
Konfirmasi: Cek apakah MFI 7 (TF 15m) langsung melesat ke area Overbought (>80) di awal sesi.
2. $GDYR (High Velocity Flow)
DNA Tren: Aroon Up 100 & Trend BULL.
DNA Flow: CMF TF 15m 0.55 (Lonjakan uang masuk masif di akhir sesi).
Entry Plan: HAKA jika harga breakout EMA 21 High 1D dengan volume tebal.
Konfirmasi: Pastikan CMF TF 15m tetap stabil di atas 0.
3. $WINS (Solid Accumulation)
DNA Tren: Aroon Up 64.3 & Trend BULL.
DNA Flow: CMF TF 15m 0.55 (Aliran uang sangat kuat).
Entry Plan: Pantau pantulan di area VAP (Volume at Price) terdekat.
Konfirmasi: Pantau RSI 7 (15m) menembus angka 50 ke atas.
🛠️ GOLDEN RULES (Akal Sehat Trader):
1. Timeframe Check: Gunakan TF 1D untuk melihat potensi, konfirmasi eksekusi WAJIB di TF 15m.
2. Money Flow: Jangan entry jika CMF TF 15m tiba-tiba drop ke bawah 0 (False Breakout).
3. Risk Management: Stop Loss disiplin di 2 \times ATR atau di bawah EMA 21 Low.
DYOR
lapor $IHSG bandar masuk $WINS ini masih tiap hari sisir rambut terus uda bagus ya waktu nya ara ... jgn kyk keong 😀
$WINS
Izin share artikel seputar kapal osv
https://cutt.ly/Stb2CRZN
$LEAD $ELSA
$SHIP
Halo sobat investor, mari kita bedah PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP) secara tajam. Saham ini sedang menjadi primadona dengan kenaikan lebih dari 300% dalam setahun terakhir, tapi sebagai mentor, saya harus ingatkan Anda untuk melihat apa yang ada di balik layar.
Berikut adalah analisis mendalam untuk strategi investasi Anda:
**1. Fundamental: Pertumbuhan Semu dan Beban Utang**
Secara pendapatan (top-line), SHIP terlihat gagah dengan pertumbuhan menjadi USD 185,05 juta di tahun 2024. Namun, Anda harus waspada karena laba bersih justru turun 5,7% menjadi USD 17,41 juta. Mengapa? Karena margin tergerus oleh biaya operasional dan beban bunga pinjaman yang membengkak akibat ekspansi armada.
* **Peringatan Mentor:** Perusahaan memiliki skor *Altman Z-Score* 1,94 yang berada di "zona abu-abu". Ini indikasi risiko keuangan menengah yang perlu Anda pantau ketat, terutama dengan total utang mencapai USD 230,84 juta.
**2. Valuasi: Sudah Sangat Mahal (Premium)**
Pasar menaruh ekspektasi "langit tinggi" pada SHIP. Saat ini saham diperdagangkan dengan P/E Ratio (Price-to-Earnings) mendekati 50x (49,31x).
* **Perbandingan:** Rata-rata industri sejenis hanya di kisaran 12,3x.
* **Artinya:** Anda membayar harga premium yang sangat mahal untuk pertumbuhan masa depan yang belum tentu terealisasi. Jika laba tidak melonjak drastis dari kapal baru, harga saham rentan koreksi tajam.
**3. Katalis Utama: Taruhan Besar di Kapal Gas (VLGC)**
SHIP tidak lagi hanya bermain kandang. Mereka membeli kapal *Very Large Gas Carrier* (VLGC) senilai USD 80,5 juta untuk masuk pasar internasional.
* **Sisi Positif:** Ini mendiversifikasi pendapatan ke mata uang USD dan masuk ke sektor logistik gas yang sedang *booming* karena transisi energi.
* **Sisi Negatif:** Pembelian ini didanai utang besar yang akan menekan arus kas jangka pendek.
**4. Dividen: Royal tapi Berisiko**
Manajemen sangat agresif memanjakan investor dengan *payout ratio* di atas 100% dari laba bersih (dividen Rp 103/lembar).
* **Analisa:** Meskipun *yield* sekitar 2,3% - 2,6% terlihat menarik, membayar dividen lebih besar dari laba bersih sambil berutang untuk ekspansi adalah strategi "bakar uang" yang tidak berkelanjutan dalam jangka panjang.
**5. Teknikal: Sinyal "Sell" Jangka Pendek**
Jangan FOMO (*Fear of Missing Out*). Secara teknikal di Februari 2026, indikator menunjukkan sinyal *Strong Sell* atau koreksi.
* Harga saat ini berada di bawah rata-rata pergerakan 200 hari (MA-200), yang bertindak sebagai resistensi kuat.
* Indikator MACD dan posisi harga menyarankan hati-hati, dengan level *support* terdekat yang perlu dijaga di Rp 4.869 - Rp 4.900.
**Arahan Mentor:**
Jika Anda seorang *trader*, manfaatkan momentum volatilitas tetapi disiplin *cut loss* ketat karena valuasi sudah *overheated*. Jika Anda investor jangka panjang, sebaiknya *wait and see*. Tunggu hingga kapal VLGC baru terbukti menghasilkan arus kas nyata atau tunggu harga terkoreksi ke valuasi yang lebih wajar. Jangan mengejar harga di pucuk saat utang perusahaan sedang tinggi-tingginya.
https://cutt.ly/itbIETNM
RANDOM TAG $WINS $LEAD