


Volume
Avg volume
PT Wintermar Offshore Marine Tbk merupakan perusahaan yang bergerak dalam penyediaan jasa transportasi pendukung bagi perusahaan-perusahaan dalam industri gas dan minyak bumi. Perusahaan memiliki dan mengoperasikan berbagai jenis kapal, seperti kapal suplai platform, kapal anchor handling tug (AHT), kapal anchor handling tug supply (AHTS), kapal utilitas cepat, kapal tunda lepas pantai, kapal akomodasi, perahu kru, kapal tongkang minyak, kapal pendarat (landing craft), kapal tangki minyak, dan kapal tunda. Selain menggunakan kapal miliknya sendiri, Perusahaan juga mencarter kapal afiliasinya dan pihak ketiga untuk memberikan lay... Read More
Stock market (pasar saham) itu tempat jual beli saham perusahaan. Banyak orang mikir saham cuma soal grafik naik atau turun, padahal sebenarnya jauh lebih luas dari itu. Di dalamnya ada analisa, strategi, psikologi, manajemen risiko, dan pemahaman kondisi ekonomi.
Orang yang sukses di market biasanya bukan yang paling cepat beli atau jual, tapi yang paling paham apa yang dia lakukan.
Di market ada 3 hal utama yang selalu jalan bareng:
1. Peluang → harga saham bisa naik karena kinerja perusahaan bagus, sentimen positif, atau banyak investor masuk.
2. Risiko → harga juga bisa turun karena berita buruk, krisis ekonomi, atau panic selling.
3. Mental → emosi sangat berpengaruh. Takut, serakah, atau panik bisa bikin keputusan jadi salah.
Kalau kamu cuma fokus ke keuntungan tanpa ngerti risiko, biasanya malah gampang rugi. Sebaliknya, kalau kamu paham cara kerja market, kamu bisa lebih tenang walau harga lagi turun.
Contoh sederhana:
- Contoh peluang:
Kamu beli saham perusahaan A di harga 1.000 karena laporan keuangannya bagus. Beberapa minggu kemudian naik ke 1.300 → kamu dapat profit.
- Contoh risiko:
Kamu beli saham B karena ikut-ikutan orang. Ternyata perusahaan itu punya masalah utang dan harga turun dari 800 ke 500 → kamu rugi.
- Contoh mental:
Saham kamu turun sedikit, padahal fundamental masih bagus. Kalau kamu panik dan jual cepat, kamu bisa kehilangan potensi naik di masa depan.
📌 Intinya:
Stock market itu bukan judi, tapi permainan strategi dan pengetahuan. Semakin kamu belajar memahami cara kerjanya, semakin besar peluang kamu bisa ambil keputusan yang tepat
Analisis ini bersifat informatif dan bukan rekomendasi jual atau beli saham. Keputusan sepenuhnya berada pada masing-masing investor.
▶️ Follow & Kunjungi profil saya untuk insight dan postingan bermanfaat lainnya.
Random tag : $TMAS $WINS $HATM

$WINS kalo posisi ini market normal, aku dah masuk daritadi di 540 tadi.. tapi market ngajakin senam jantung gini mending aku anteng dulu.. 😏
$BFIN
Buy 735-755
TP1 790-800 (RRR 1:2.2)
TP2 810-820 (RRR 1:3.0)
Stop Loss if Close : <715
yang menarik lainnya untuk hari ini $KIJA $WINS
Komen dibawah untuk bocoran.

🛳 Bwet brent wti 🚀
$BLTA target tipis sj kalo BEP 70 ke 75
next Resist 180-200 an
🕵terapantau di Ki
Uncle BS, SL $WINS nimbrung disini

PT Wintermar Offshore Marine Tbk ($WINS)
Bisnisnya: kapal pendukung proyek migas lepas pantai
Menyewakan kapal untuk bantu pengeboran minyak & gas di laut
Kapalnya tidak angkut minyak, tapi bantu operasional (antar logistik, tarik jangkar rig, crew boat, dll)
Uang masuk dari sewa kapal (charter) ke perusahaan migas
➡️ Ibaratnya: support system untuk proyek minyak di laut.
PT Berlian Laju Tanker Tbk ($BLTA)
Bisnisnya: angkut minyak & bahan kimia
Mengoperasikan kapal tanker
Mengangkut minyak mentah, BBM, atau kimia dari satu negara ke negara lain
Uang masuk dari tarif angkut (freight rate)
➡️ Ibaratnya: truk tangki di laut.
Sugiman Layanto terpantau memiliki jumlah saham $BLTA dengan kepemilikan diatas 1%. siapa beliau?
Beliau adalah Managing Director alias pimpinan di PT Wintermar Offshore Marine Tbk $WINS yang mana beliau juga tergabung dalam Asosiasi Pemilik Kapal Indonesia (INSA).
Bisa dikatakan bahwa beliau adalah salah satu tokoh senior di dunia bisnis pelayaran Indonesia👍
@andrereinaldi tunggu open market US Skalian capture lagi,, gilaaa,,meroket
semua amankan stocknya sendiri2.... hanya US mungkin yang jualan..
coba bayangkan kalau mereka gak mau jual, seperti yang pernah di bilang pak prabowo..
hanya $LEAD $WINS $ELSA yang akan ngegendong IHSG :D :D
Perang dan ketahanan energi
Beberapa tahun belakangan ini kita disuguhkan berita tentang perang. Paling terakhir adalah Iran dan memicu pergolakan harga minyak dunia karena posisi Iran yang menutup selat untuk perdagangan kapal minyak. Namun terlepas penutupan selat sebenarnya setiap negara sewajarnya harus memiliki ketahanan energi secara nasional untuk kepentingan nasionalnya.
Mengapa demikian ?
Bayangkan saja sebuah mobil mahal namun tidak memiliki bahan bakar. Apakah akan bisa berjalan ? Meskipun kita memiliki teknisi handal sekalipun. Ketika energi untuk mengerakkan mesin tidak ada, mobil mahal tersebut hanyalah rongsokan. Hal ini jugalah yang memicu amerika memicu perang terhadap iran, karena iran sendiri pemasok minyak kepada China yang kita ketahui sebagai saingan USA dalam geopolitik maupun ekonomi dunia.
Terus bagaimana dengan Indonesia sendiri mengenai ketahanan energi terutama minyak bumi? Seperti kita ketahui Indonesia pernah menjadi anggota OPEC dan kemudian sekarang menjadi NET IMPORTIR minyak. Bahkan produksi minyak bumi kita sendiri terus mengalami perlambatan dalam beberapa tahun terakhir. Sehingga hal ini sangat membebani neraca perdagangan kita, karena seperti yang kita ketahui bahwa kebijakan populis untuk memberikan subsidi bahan bakar minyak setiap tahun mengalami kenaikan.
Dari semua narasi tadi, hal inilah yang menjadi dasar bahwa investasi pada sektor minyak bumi MAU TIDAK MAU harus digenjot pemerintah. Terlihat bahwa sebelum perang Iran terjadi pemerintah sudah rajin untuk mencari sumber minyak dan gas alam baru. Alasannya bukan hanya karena kenaikan harga minyak akibat perang. Namun defisit neraca APBN yang terus melebar menyebabkan pemerintah tidak leluasa dalam merancang APBN demi pertumbuhan ekonomi dan juga ketergantungan terhadap kepentingan luar negeri jika terjadi masalah geopolitik seperti saat ini.
$LEAD $WINS
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran pada Sabtu (28/2/2026) memicu kekhawatiran krisis pasokan energi global. Insiden ini menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Iran langsung merespons serangan tersebut dengan menutup Selat Hormuz...

stockwatch.id

Hadeeeuu.. agak gimana gitu mau beli saham based on war .. emang brengsek itu si mamarika kerjaannya perang melulu ..
$AKRA $WINS $ESSA medc

Reposisi Peran Perusahaan Perkapalan 🚢
Perlu diingat, kalau perangnya berkelanjutan dan supply oil gak lancar yang naik tarifnya gak cuma kapal tanker tapi kapal dry cargo juga ikutan. Betul, tanker jelas lebih diuntungkan tapi semua tetap dapat jatah
Kok bisa?
• Ada namanya bunker sucharge, alias biaya tambahan bahan bakar, ibaratnya kalo harga oil sebagai energi yang bikin kapal bekerja naik otomatis perusahaan perkapalan akan bikin klausul kontrak dimana mereka minta biaya tambahan untuk bahan bakarnya
Calon client yang butuh jasa kapalnya mau gak mau harus penuhi kontrak tersebut meskipun tarifnya naik tinggi karena mereka gak punya pilihan lain
• Kenaikan freight rate akan lebih cepat dirasakan ketimbang kenaikan harga oilnya sendiri karena supply kapal yang ada di dunia yang sudah sedikit ini akan makin sedikit karena kelangkaan
Kenapa bisa langka? Karena rute pelayaran yang singkatnya bisa ditempuh dalam seminggu dua minggu jadi bisa molor sampai bulanan karena pengalihan rute yang makin jauh menghindari zona perang. Bikin jumlah kapal yang tersedia makin terbatas
Misal biaya bahan bakar naik 20%, tapi karena kelangkaan kapal dan risiko tinggi, tarif angkut bisa naik 50% atau bahkan 100%. Selisih inilah yang menjadi keuntungan ekstra atau windfall profit bagi perusahaan kapal
• Adanya commodity subtitution. Jika harga minyak naik, harga batu bara biasanya ikut naik (sebagai substitusi energi). Ini memicu volume pengiriman batu bara yang lebih masif, yang menguntungkan perusahaan kapal dengan fokus angkutan dry cargo. Kita tahu pemerintah sudah menekan produksi batubara dalam RKAB 2026, tapi kebijakan selalu bisa berubah menyesuaikan urgensi dan kepentingan yang lebih besar
Cons nya:
Jika harga minyak naik terlalu tinggi sampai menyebabkan Resesi Global, maka perdagangan dunia akan lesu. Jika perdagangan lesu, jumlah barang yang dikirim berkurang, dan saat itulah harga saham perkapalan baru akan ikut benar-benar jatuh
Jadi, saham perkapalan baik tanker ataupun dry cargo itu masih proxy terbaik saat harga energi dan komoditas naik karena situasi konflik, tapi dalam tanda kutip konfliknya hanya berlangsung dalam "jangka pendek"
NFA, always DYOR
$LEAD $SOCI $WINS