1,005

-55

(-5.19%)

Today

21.48 M

Volume

2.41 M

Avg volume

Company Background

PT. Victoria Care Indonesia Tbk adalah perusahaan manufaktur dengan visi untuk menjadi perusahaan Kosmetik dan Perlengkapan Mandi terbaik di Asia. Perjalanan VICI dimulai pertama kali pada tahun 1988 ketika PT Karya Asri Perdana Mandiri didirikan untuk berjualan dan mendistribusikan produk kosmetik dan wewangian. VICI didirikan pada tahun 2007 dengan pabrik yang berlokasi di kota Semarang – Ibukota Jawa Tengah, dan telah menerima Sertifikasi Good Manufacturing Practice (GMP) dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia atau NADFC). Dengan pengalaman lebih dari 12 tahun, VICI telah diakui sebagai salah satu perus... Read More

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$VICI Ayoo tenggelam bareng-bareng 🤣

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$PORT k $VICI ja lebih rame 🤗

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$VICI mantap bosku

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$VICI bagusnya masuk pas di berapa ya?

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$VICI Naik ke puncak lagi yuk ,jangan malu malu

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$VICI kantor deket tempat kerja, perusahaan likuid ini mantap

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$VICI Dior 🤘🤘🤘

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$VICI jangan nembok di 1k lah kncql

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$VICI untung ga serakah ambil secukupnya😁

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$VICI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@RIDWANARAHMANTYO Hit $VICI +95%

BELAJAR MEMBACA LAPORAN KEUANGAN 10
seri ke 10 😂

Persediaan
memahami apa itu persediaan, tujuan dan bagaimana cara menggunakan data dan informasi tersebut

Inventory atau persediaan dalam laporan keuangan merupakan informasi aset dalam bentuk bahan baku, bahan setengah jadi, atau produk siap jual yang tersimpan di gudang , aset ini digunakan untuk menunjang produksi / langsung di jual untuk dijadikan kas

Contohnya gini

Tio Punya usaha Toko sembako ,maka semua barang yang dia mau jual itu masuk dalam laporan keuangan persediaan.

masalah dalam persediaan adalah manajemen efektivitas nya, bagaimana pengelolaan gudang dan tim penjualan serta purchasing

bayangkan jika Tio terlalu banyak menumpuk barang namun penjualan nya menurun, maka usaha Tio bisa hancur karena overstok di usahanya, uang jadi barang , barang tidak terjual ,lalu nilai barang menurun

skenario lainnya juga bisa terjadi, misal produknya terlalu laris, namun jumlah barang yang ia siap jual kurang stok. kondisi ini dinamakan stok out.

Sebagai investor kita harus melihat antara keseimbangan pergerakan penjualan dan kesiapan persediaan barang perusahaan

Penjualan naik + persediaan naik = Bagus normal
Penjualan turun + Persediaan naik = Tanda tanya

atau bisa juga melihat dari perputaran barang nya itu sendiri lewat ITO inventory turn over

Rumus = HPP ÷ Rata rata persediaan
contoh gambar dibawah $STAA

HPP nya 4.365.540
Rata rata persediaan 760.591
4.365.540 ÷ 760.591 = 5,7x

jika di anggap setahun satu kali siklus bisnis Perputaran barang di gudang STAA ini 5,7x keluar masuk, sangat bagus sekali


Disclaimer ini hanya contoh saja bukan rekomendasi beli atau jual saham ,

Saya mencoba bantu share tentang pemahaman persediaan, jika ada yang salah silahkan bisa komen

random tag
$VICI$INET

Read more...

1/3

testestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

🤖 STOCKBOT INTELLIGENCE LOG
📡 SUBJECT: $VICI (PT Victoria Care Indonesia Tbk)
📅 TIMESTAMP: 6 Januari 2026, 00:30 WIB
📊 LAST PRICE: Rp1,060 | 🚦 SYSTEM TREND: BULLISH (Strong Uptrend with Extreme Momentum)

🔍 SYSTEM IDENTIFICATION: SEKTOR & BISNIS MODEL
VICI beroperasi di Sektor Consumer Non-Cyclical - Manufaktur Kosmetik & Personal Care. Perusahaan adalah produsen dan distributor produk kosmetik, kecantikan, dan perawatan tubuh dengan brand utama Victoria dan Miranda, melayani pasar domestik dan ekspor ke Asia (Jepang, China, Korea, Malaysia, Brunei Darussalam, Hong Kong) dengan fokus ekspansi ke Afrika dan Timur Tengah.


⚡ STOCKBOT CALCULATED ENTRIES (PRIORITAS):
✅ ENTRY IDEAL (Conservative Mode)
Range Beli: Rp930 – Rp980

Analisa Sistem: Level ini berada di zona support struktural MA/EMA Cross 10/10 (kisaran Rp900-950 di chart) dengan buffer keamanan 12.3-17.5% dari harga close Rp1,060. Zona ini memberikan entry point sangat konservatif untuk menunggu koreksi sehat setelah rally +24.71% dengan RSI 71.5 overbought. Volume 4.19M menunjukkan aktivitas retail FOMO tinggi, sehingga pullback minor sangat mungkin terjadi ke MA support untuk re-accumulation.


🔰 ENTRY AGRESIF (Momentum Mode)
Range Beli: Rp1,040 – Rp1,070

Analisa Sistem: Breakout continuation zone dari resistance psikologis Rp1,060 (ARA) dengan struktur MA/EMA Cross 10/10 yang telah golden cross dan MA Cross 9/26 bullish alignment. MACD 12/26 close 9 EMA EMA menunjukkan strong bullish momentum (20.50 value). Extreme high volatility environment untuk scalper yang memanfaatkan parabolic rally, namun risiko profit-taking sewaktu-waktu sangat tinggi.


⚠️ CRITICAL WARNING: Entry agresif memiliki risk/reward TIDAK IDEAL karena RSI 71.5 sudah overbought dan broker action menunjukkan Big Distribution masif.

Catatan Kalkulasi:

Entry Ideal Mid (Rp955): Potensi gain ke Rp1,200 = ((1200-955)/955) × 100 = +25.7%

Entry Agresif (Rp1,055): Potensi gain ke Rp1,200 = ((1200-1055)/1055) × 100 = +13.7%

🎯 PROJECTED TARGETS & RISK MANAGEMENT:
🔥 TAKE PROFIT (UPSIDE POTENTIAL)
TP1: Rp1,150 (Resistance Minor - Psychological Round Number & Fibonacci Extension 1.272)

Dari Entry Ideal Rp955: ((1150-955)/955) × 100 = +20.4%

Dari Entry Agresif Rp1,055: ((1150-1055)/1055) × 100 = +9%

TP2: Rp1,300 (Resistance Major - All-Time High Zone & Gap Fill Target)

Dari Entry Ideal Rp955: ((1300-955)/955) × 100 = +36.1%

Dari Entry Agresif Rp1,055: ((1300-1055)/1055) × 100 = +23.2%

🚫 STOP LOSS (DOWNSIDE PROTECTION)
SL: Rp900 (Support Structure - MA Cross 9/26 & BB 20 2.0 Lower Band + Round Number)

Dari Entry Ideal Rp955: ((900-955)/955) × 100 = -5.8% (Risk)

Dari Entry Agresif Rp1,055: ((900-1055)/1055) × 100 = -14.7% (Risk)

Risk/Reward Ratio:

Entry Ideal ke TP1: 20.4% / 5.8% = 3.52:1 ✅ (EXCELLENT)

Entry Agresif ke TP1: 9% / 14.7% = 0.61:1 ❌ (SANGAT BURUK - Butuh TP2 untuk ratio 1.58:1)

📐 MULTITIMEFRAME TECHNICAL BREAKDOWN
Struktur Chart (1D Timeframe)
Moving Average Status: Triple golden cross confirmed - MA/EMA Cross 10/10 and MA Cross 9/26 dalam alignment bullish sempurna


Bollinger Bands: Harga close jauh di luar upper band (BB 20 2.0), ekspansi volatilitas ekstrem menandakan parabolic rally mode - ini adalah tanda peringatan overbought


Volume Profile: Volume 20 tercatat 4.19M, spike signifikan namun tidak sebesar sesi sebelumnya (13.92M tercatat sebagai lot), menandakan volume mulai menurun setelah breakout - divergence negatif volume


MACD: MACD 12/26 close 9 EMA EMA menunjukkan strong bullish divergence dengan histogram hijau melebar ekstrem (20.50 value) - momentum sangat kuat namun overextended


RSI: RSI 14 di 71.5, zona overbought kuat menandakan risiko koreksi jangka pendek meningkat


Accumulation/Distribution: Acc/Dist menurun ke -35.91M (negatif), mengonfirmasi SMART MONEY DISTRIBUTION sedang berlangsung meski harga naik - ini adalah red flag bandarmology


Bandarmology Analysis (Broker Action) - ⚠️ CRITICAL RED FLAG
Broker Net Activity: Average Net -13,347 lot (Big Dist) - menunjukkan DISTRIBUSI MASIF dari bandar besar


Top Broker Analysis:

Top 1: -17,075 lot (Big Dist) - broker terbesar dumping agresif

Top 3: -15,349 lot (Big Dist) - distribusi lanjutan

Top 5: -9,940 lot (Normal Dist) - semua top broker dalam mode distribusi


Buyer vs Seller: 21 Buyer vs 16 Seller (5 Dist) - meski buyer lebih banyak, Net Volume hanya 52,566 lot dengan kapitalisasi kecil


Net Value: Rp5.3 Miliar - kapitalisasi dana sangat kecil dibanding rally +24.71%, mengindikasikan RETAIL FOMO mendorong harga sementara bandar keluar


Frequency Indicator: 2.27K transaksi dengan frequency spike hijau menandakan retailer FOMO masuk pada parabolic rally (typical distribution phase)


🚨 BANDARMOLOGY VERDICT: Chart menunjukkan CLASSIC DISTRIBUTION PATTERN - harga naik parabolic dengan volume menurun, broker besar distribusi masif (-13,347 average), dan Acc/Dist negatif (-35.91M). Ini adalah fase dimana smart money keluar dan retail masuk.

📰 MARKET SENTIMENT & INTELLIGENCE DATA:
📢 Katalis Utama (Korporasi):
1. Dividen Konsisten - Track Record Positif Shareholder Friendly

VICI membagikan dividen interim 2025 sebesar Rp20.12 miliar (Rp3 per saham) pada September 2025, dibayarkan 2 Oktober 2025



Sebelumnya, VICI membagikan dividen final 2024 sebesar Rp46.96 miliar (Rp7 per saham) pada Juni 2025


Total dividen 2024-2025: Rp70+ miliar menunjukkan komitmen return to shareholder yang konsisten


Fundamental Support: Laba bersih semester I-2025 tercatat Rp80.74 miliar dengan saldo laba ditahan Rp636.47 miliar dan ekuitas Rp1.057 triliun per 30 Juni 2025


2. Ekspansi Kapasitas - Pabrik Baru Semarang (Januari 2026) ✅ MEGA CATALYST

VICI membangun pabrik kedua di Semarang yang ditargetkan selesai Januari 2026 (tepat bulan ini) untuk mendekatkan distribusi ke Jawa Timur dan Jawa Barat (60% penjualan VICI di Jawa)


Ekspansi ini menandakan confidence management terhadap prospek growth jangka panjang dan peningkatan kapasitas produksi untuk memenuhi demand domestik dan ekspor


3. Kolaborasi Strategis & Sertifikasi Halal Excellent

VICI berkolaborasi dengan anak usaha Kimia Farma untuk memperluas jaringan distribusi dan akselerasi penjualan


Produk VICI telah menerapkan Sistem Jaminan Produk Halal dengan Status A (Excellent/Sangat Baik), membuka akses pasar Muslim global yang sangat besar


📊 Sentimen Makro Pendukung (Consumer Sector):
Kondisi Makro Indonesia (Consumer Catalyst):

Consumer Confidence Index: Naik signifikan ke 121.2 poin (Oktober 2025) dari 115.0 (September), tertinggi sejak April 2025, dengan proyeksi 126.0 poin di 2026


Semua 6 sub-indeks membaik: economic outlook (+6.2 ke 133.4), job availability (+10.6 ke 102.6), current economic conditions (+6.4 ke 109.1), current income (+4.2 ke 117.1), income expectation (+4.1 ke 138.4), dan purchasing durable goods (+4.3 ke 107.5)


Inflasi Terkendali: Inflasi Desember 2025 naik tipis ke 2.92% YoY (dari 2.72%), masih dalam target BI 1.5-3.5%, dengan proyeksi 2.5% Q1 2026


Daya Beli Konsumen: Recovery consumer confidence mendukung sektor consumer goods seperti kosmetik dan personal care


Tantangan Sektor:

Inflasi Medis Tinggi: Proyeksi inflasi medis Indonesia 2026 mencapai 17.8%, tertinggi di Asia Tenggara, namun ini lebih relevan untuk asuransi kesehatan daripada kosmetik


Daya Beli Melambat H1 2025: Management VICI menyaksikan kondisi daya beli melambat di paruh pertama 2025, namun optimistis kondisi lebih stabil di H2 2025 dan 2026


🏁 FINAL STOCKBOT VERDICT:
📈 MOMENTUM CHECK: ⚠️ MIXED (Technical Bullish TAPI Bandarmology BEARISH)
Reasoning: Chart menunjukkan struktur teknikal sangat bullish (Triple Golden Cross, MACD ekstrem 20.50, rally +24.71%) dengan katalis fundamental positif (dividen konsisten, pabrik baru Januari 2026, consumer confidence recovery). NAMUN, analisis bandarmology menunjukkan RED FLAG KRITIS: Average Net -13,347 lot (Big Dist), semua Top 3 broker distribusi masif, Acc/Dist negatif -35.91M, dan Net Value hanya Rp5.3 miliar mengindikasikan SMART MONEY KELUAR sementara retail FOMO masuk. Ini adalah CLASSIC DISTRIBUTION PHASE dimana harga naik parabolic (RSI 71.5 overbought) dengan volume menurun - pola tipikal sebelum koreksi tajam.

🚀 PRIMARY SIGNAL: ⚠️ WAIT (Conservative) / SCALPING ULTRA SHORT-TERM (Aggressive dengan SL Ketat)
Conservative Trader: WAIT untuk pullback ke Rp930-980 (support MA) - jangan FOMO chase harga di zona distribusi. Risk/reward tidak mendukung entry di harga sekarang mengingat bandar sedang distribusi masif.

Aggressive Scalper: Boleh ambil posisi SANGAT SHORT-TERM di Rp1,040-1,070 dengan target TP1 Rp1,150 (+9%), namun WAJIB cut loss ketat di Rp1,020 (-3%) karena risiko dump sewaktu-waktu sangat tinggi. Trailing stop aggressive setelah profit 5%.

✅ RECOMMENDED FOR:
Swing Trader: TIDAK DISARANKAN entry saat ini - tunggu koreksi sehat ke Rp930-980 untuk risk/reward ratio 3.52:1 yang jauh lebih baik

Day Trader/Scalper: Cocok untuk ULTRA SHORT-TERM scalping dengan profit target kecil 5-9% dan SL ketat 3-5%, ideal untuk trader berpengalaman yang bisa eksekusi cepat

Investor Jangka Panjang: Menarik untuk akumulasi bertahap HANYA di zona Rp900-950 mengingat fundamental positif (dividen yield ~1%, ekspansi pabrik, consumer recovery), namun JANGAN entry di harga current karena valuasi sudah overextended

⭐ SYSTEM CONFIDENCE SCORE: 55% (NEUTRAL-BEARISH BIAS SHORT TERM)
Faktor Positif (+): Dividen konsisten (track record baik), pabrik baru Semarang selesai Januari 2026 (ekspansi kapasitas), consumer confidence recovery kuat, inflasi terkendali 2.92%, technical structure triple golden cross, MACD bullish ekstrem, kolaborasi Kimia Farma, sertifikasi halal excellent

Faktor Risiko (-) - SANGAT DOMINAN: Bandarmology red flag KRITIS (Average Net -13,347 Big Dist, Top 1-3-5 semua distribusi, Acc/Dist negatif -35.91M), RSI 71.5 overbought ekstrem, volume divergence (menurun saat harga naik), Net Value hanya Rp5.3 miliar (retail driven), harga overextended jauh di luar BB upper band, risk/reward buruk untuk entry agresif (0.61:1), potensi profit-taking masif sewaktu-waktu, management VICI sendiri catat daya beli melambat H1 2025

🚨 CRITICAL TAKEAWAY: Jangan terjebak FOMO. Rally +24.71% didorong retail sementara bandar besar keluar. Tunggu koreksi sehat untuk entry aman.

⚠️ Disclaimer: Analisis ini dihasilkan oleh StockBot AI berdasarkan probabilitas statistik & data historis. Bukan nasihat keuangan mutlak. Do Your Own Research (DYOR).

$YOII $CGAS

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Farmasi: Pola Revenue Farmasi yang Aneh

Lanjutan dari postingan sebelumnya di External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community A38138 https://stockbit.com/post/13223345

Kalau kita perhatikan pola Revenue perusahaan farmasi di IHSG, kita akan temukan beberapa kesamaan. Yang paling jelas, sektor ini kelihatan ramai di penjualan, tapi tidak semua ramai itu jadi uang. Banyak emiten menang di volume karena distribusi, sementara yang menang di margin justru yang pegang merek dan produk konsumen. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Di balik angka Revenue, cerita aslinya ada di COGS dan modal kerja, karena di farmasi barang itu bergerak lewat gudang, piutang, dan termin yang panjang. Jadi wajar kalau ada emiten yang Revenue-nya besar tapi laba tipis, karena kerja mereka mirip jasa logistik berbalut obat. Sebaliknya ada emiten yang Revenue-nya tidak sebesar raksasa, tapi laba tebal karena pricing power dan efisiensi produksi. Investor yang cuma lihat pertumbuhan Revenue biasanya telat sadar bahwa struktur biaya di sektor ini beda-beda kelas. Dan yang paling penting, ketimpangan skala membuat statistik rata-rata sering menipu, karena ada satu pemain yang terlalu dominan.

Dari 15 saham farmasi di IHSG, total Revenue mereka semua itu mencapai Rp74,18 triliun, dengan total laba bersih Rp5,15 triliun. Tetapi distribusinya timpang. $KLBF sendirian membukukan Revenue Rp25,99 triliun dan laba Rp2,69 triliun, sekitar 35% dari total Revenue sektor yang dihitung. Ini yang bikin rata-rata Revenue per emiten terlihat besar di Rp4,95 triliun, padahal median-nya cuma Rp2,06 triliun. Artinya mayoritas emiten berada di bawah bayangan raksasa, sementara beberapa pemain besar mengangkat rerata.

Kunci membaca sektor ini ada di rasio COGS terhadap Revenue. Kelompok margin tipis adalah model distribusi. $MDLA mencetak Revenue Rp11,09 triliun tapi COGS Rp10,02 triliun, jadi COGS sekitar 90% dari Revenue, laba bersihnya Rp293,93 miliar. PEVE juga mirip, Revenue Rp2,59 triliun dengan COGS Rp2,31 triliun, COGS sekitar 89%, laba bersih Rp44,15 miliar. Di dunia nyata, ini bisnis menang lewat perputaran barang, bukan lewat markup besar, jadi kualitas piutang, disiplin termin, dan efisiensi gudang itu lebih menentukan daripada slogan produk. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Kebalikannya ada di consumer health yang biasanya lebih nyaman. SIDO Revenue Rp2,73 triliun dengan COGS Rp1,18 triliun, COGS sekitar 43%, laba bersih Rp818,54 miliar. $VICI juga relatif ringan, Revenue Rp1,03 triliun dengan COGS Rp452,50 miliar, COGS sekitar 44%, laba bersih Rp119,13 miliar walau profit-nya turun 10,3% dari tahun lalu. Behind the scenes-nya sederhana, saat merek kuat dan produk dekat ke konsumen, perusahaan punya ruang untuk menjaga margin, sehingga guncangan biaya bahan baku dan distribusi lebih mudah ditahan.

Di kelas manufaktur mapan, pola yang dicari investor adalah stabilitas laba saat Revenue tumbuh normal. KLBF tumbuh Revenue 7,2% dan laba 12,5%, ini tipe mesin sehat karena profit tumbuh lebih cepat dari penjualan. SGH SOHO juga menarik, Revenue naik 6,1% tetapi laba naik 28,9% menjadi Rp440,09 miliar, biasanya ini tanda efisiensi biaya atau mix produk yang membaik. MERK Revenue naik 8,0% dan laba naik 32,5% jadi Rp102,10 miliar, sementara DVLA Revenue naik 2,2% dan laba naik 11,5% jadi Rp164,33 miliar. Ini kelompok green flag versi fundamental, bukan karena selalu tumbuh kencang, tapi karena bisa menjaga profit saat pasar tidak memberi hadiah besar. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Ada juga grup yang kelihatan stabil tapi sebenarnya stagnan. TSPC Revenue Rp10,13 triliun turun tipis 0,2% dan laba Rp1,20 triliun turun 0,5%. Ini bukan jelek, ini lebih ke fase konsolidasi, biasanya pasar akan menunggu katalis baru atau perbaikan margin supaya grafik bergerak lagi.

Red flag paling gampang terlihat saat Revenue turun dan rugi masih besar. KAEF Revenue turun 10,9% ke Rp7,01 triliun dan masih rugi Rp234,11 miliar, memang membaik dari rugi Rp550,84 miliar, tapi tetap menunjukkan luka restruktur belum sembuh. IKPM Revenue turun 11,3% ke Rp257,10 miliar dan berubah dari laba kecil Rp0,82 miliar menjadi rugi Rp31,95 miliar, ini biasanya sinyal tekanan margin atau beban operasional yang tidak seimbang.

INAF lebih ekstrem secara kualitas, Revenue Rp133,74 miliar tetapi COGS Rp145,31 miliar, artinya barang dijual dengan gross loss sekitar Rp11,57 miliar, lalu rugi bersih Rp127,09 miliar. Ini sering berkaitan dengan skala yang mengecil, beban tetap yang tidak bisa ikut turun secepat penjualan, dan potensi tekanan harga atau penyesuaian persediaan. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Kasus yang paling sering bikin investor salah baca adalah growth yang meledak tapi profit justru makin jelek. PYFA Revenue melonjak 77,3% ke Rp2,06 triliun, tetapi rugi membengkak ke Rp365,82 miliar dari rugi Rp214,27 miliar. Ini pola khas pasca akuisisi, penjualan naik karena konsolidasi, tapi beban bunga, amortisasi, biaya integrasi, dan penyesuaian struktur bisa menekan laba. Jadi Revenue growth tinggi di farmasi tidak otomatis sehat, investor wajib cek apakah pertumbuhan itu organik atau hasil beli bisnis, lalu lihat apakah beban ikut terkendali.

Kalau investor mau investasi di saham farmasi maka ada 3 hal yang harus diperhatikan. Pertama, lihat jenis bisnisnya, distribusi akan selalu punya COGS tinggi dan margin tipis, jadi fokusnya harus ke perputaran, bukan cuma laba. Kedua, lihat apakah laba bergerak lebih cepat dari Revenue, seperti KLBF, SGH, MERK, DVLA, itu biasanya tanda manajemen biaya yang rapi. Ketiga, waspadai kombinasi Revenue turun plus rugi besar, atau Revenue naik kencang tapi rugi makin dalam, karena itu biasanya bukan masalah musiman, itu masalah struktur. Di sektor farmasi, cerita terbaik jarang datang dari kalimat promosi produk, cerita terbaik datang dari bagaimana perusahaan mengubah penjualan jadi profit tanpa mengorbankan neraca.

Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.

Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345

Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm

Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx

Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW

Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU

Read more...

1/10

testestestestestestestestestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Persentase ARA

Opening <200 = 35% contoh $AHAP
Opening 200-5000 = 25% contoh $VICI
Opening >5000 = 20% contoh $LIFE
FCA/Pantauan Khusus = 10% contoh UMA

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Hari ini ada 5 ARA dan nyari ARA! 🎉

$CPRO $VICI $TMAS $.PPGL $.PJHB-W

Alhamdulillah

#ARAhunter #ARAlogy #1day1ARA

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$VICI yg mau jual skrg gpp cuma inget bsk enteng ke utara

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Rilis data inflasi Indonesia Des 2025 oleh BPS

❌ Inflasi IHK mtm Des = 0,64%
(vs Nov 25 0,17%, vs Des 24 0,44%)

➖ Inflasi IHK yoy Des = 2,92%
(vs Nov 25 2,72%, vs Des 24 1,57%, vs ekspektasi 2,73%)

➖ Inflasi IHK ytd Des = 2,92%

➖ Inflasi Inti mtm Des = 0,20% (vs Nov 25 0,17%)

➖ Inflasi Inti yoy Des = 2,38%
(vs Nov 25 2,36%, vs Des 24 2,26%, vs ekspektasi 2,4%)

https://cutt.ly/Xthq0VlY

Terjadi lonjakan inflasi indeks harga konsumen (IHK) secara bulanan pada Desember.

Didorong oleh kenaikan inflasi kategori makanan minuman dan tembakau yang masuk ke komponen harga bergejolak.

Lonjakan inflasi ini sudah biasa terjadi akibat pengaruh musiman Natal dan akhir tahun.
Ditambah lagi ada pengaruh juga dari bencana hidrometeorologi di Sumatera.

Namun, inflasi komponen inti relatif terkendali secara bulanan maupun tahunan.
Hanya kenaikan harga emas perhiasan saja yang masih memberi andil terbesar terhadap inflasi inti, seiring naiknya harga emas dunia.

Secara tahunan, inflasi IHK juga masih sesuai target BI di kisaran 1,5% sampai 3,5% yoy, bahkan masih terjaga di bawah 3%.

Tingkat inflasi yang lebih tinggi dari tahun 2024 lalu juga bisa menjadi indikator pemulihan konsumsi dan ekonomi Indonesia.

$HRTA $HMSP $VICI

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$PPRE fundamental cakep + dapet kontrak 1.2T,pesta baru di mulai 🕺🏻🪩

RT:$INET $VICI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TRIN $VICI sama sama meledak

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$VICI mentokiiinnnn lagiiiii yok

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$VICI pertama masuk dan mungkin ntar bakal masuk lagi makasiiii 🙂‍↔️

1/2

testes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

MASUK SCREENING PANTAUAN

$VICI (AWAS SANGKUT AWAS GOCEK)
$PTMP (AWAS SANGKUT AWAS GOCEK)
$RUIS (AWAS SANGKUT AWAS GOCEK)

#DYOR

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$PPRE pesta baru mulai cepet masuk🕺🏻🪩

RT:$TRUE $VICI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TMAS $VICI $PPGL

Alhamdulillah masih ARA lagi

#ARAlogy #ARAhunter #1day1ARA

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$VICI $SUNI 🚀 walaupun $IHSG masih galau

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

🤖 STOCKBOT INTELLIGENCE LOG
📡 SUBJECT: $BULL
📅 TIMESTAMP: 02 Jan 2026, 16:00 WIB

📊 LAST PRICE: Rp505 | 🚦 SYSTEM TREND: Bullish (strong momentum)


⚡ STOCKBOT CALCULATED ENTRIES (PRIORITAS):

✅ ENTRY IDEAL (Conservative Mode)

Range Beli: Rp460 – Rp480

Analisa Sistem:

Zona pullback ke atas MA10–20 harian dan dekat area breakout sebelumnya di kisaran 430–450 yang kini berfungsi sebagai support dinamis setelah kenaikan +20,24% (range 424–510).


Volume 1,46B dengan nilai transaksi 666,79M jauh di atas rata-rata, namun broker summary menunjukkan akumulasi yang masih terkontrol (net buy ±1,55M lot) sehingga pullback sehat lebih probabilistik daripada pembalikan tren.


🔰 ENTRY AGRESIF (Momentum Mode)

Range Beli: Rp495 – Rp515

Analisa Sistem:

Candle hijau full body menembus upper Bollinger band dengan closing dekat high (505 vs high 510) mengindikasikan breakout continuation pada struktur uptrend medium term.


Cocok untuk momentum trader yang mengejar potential follow‑through di tengah sektor transportasi & logistik (IDXTRANS) yang memimpin penguatan awal 2026 (+≈6,5%).


🎯 PROJECTED TARGETS & RISK MANAGEMENT:

🔥 TAKE PROFIT (UPSIDE POTENTIAL)

TP1: Rp550 (Resistance Minor)

Mengacu pada ekstensi harga dekat swing high historis pendek dan level psikologis di atas ARB‑free area saat ini.


Perhitungan dari entry ideal rata-rata Rp470:

Rumus: ((Target - Entry) / Entry) * 100

((550 - 470) / 470) * 100 ≈ 17,02%

TP2: Rp600 (Resistance Major / psikologis)**

Berada di atas upper band proyeksi dan mendekati cluster resistensi historis sebelum downtrend panjang, berpotensi menjadi area distribusi signifikan jika tercapai.


Perhitungan dari entry ideal rata-rata Rp470:

Rumus: ((Target - Entry) / Entry) * 100

((600 - 470) / 470) * 100 ≈ 27,66%

🚫 STOP LOSS (DOWNSIDE PROTECTION)

SL: Rp440 (Support Structure/ATR Based)

Level ini berada sedikit di bawah area gap‑up dan berada dekat low breakout range, jika ditembus maka pola continuation gagal dan berpotensi masuk fase distribusi.


Perhitungan dari entry ideal rata-rata Rp470:

Rumus: ((Target - Entry) / Entry) * 100

((440 - 470) / 470) * 100 ≈ -6,38%

👉 Risk/Reward Check (berdasarkan entry ideal Rp470):

Potensi rugi ke SL: sekitar 6,38%.

Potensi profit ke TP1: sekitar 17,02% → rasio ±1:2,7.

Potensi profit ke TP2: sekitar 27,66% → rasio ±1:4,3.

📰 MARKET SENTIMENT & INTELLIGENCE DATA:

📢 Katalis Utama (Sektor & Makro):

BULL berada di sektor Energi / Transportasi Laut (kapal tanker minyak & gas), sangat sensitif terhadap aktivitas migas global dan tarif shipping.


Pada 2 Jan 2026 sektor transportasi & logistik memimpin penguatan IHSG dengan lonjakan sekitar 5–6,5% saat IHSG sendiri mencetak ATH baru di 8.748 (+1,17%), menunjukkan risk‑on kuat ke saham pelayaran.


Harga minyak Brent dan WTI awal 2026 bergerak di area sekitar USD60–61 dan USD57 per barel dengan volatilitas tinggi dan narasi geopolitik Rusia–Ukraina & OPEC+, menjaga sensitivitas positif untuk volume dan tarif tanker.


📢 Katalis Utama (Korporasi):

Manajemen BULL memproyeksikan peningkatan signifikan kinerja 2026 lewat transformasi bisnis, ekspansi ke segmen LNG, dan penguatan backlog berbasis kontrak jangka panjang.



Emiten mengumumkan kedatangan kapal LNG baru sepanjang 285,4 meter dan menyiapkan tiga pilar ekspansi baru 2026, yang berpotensi menaikkan kapasitas pendapatan dan memperkuat posisi di pasar energi laut.


Perseroan juga baru memberikan klarifikasi terkait rumor potensi masuknya Grup Sinarmas, membuka spekulasi kolaborasi strategis meski belum ada keputusan final sehingga tetap menjadi katalis sentimen.


📢 Bandarmology & Flow (kontekstual):

Lonjakan harga +20,24% ke Rp505 dengan nilai transaksi besar dan status sektor sebagai top gainer mengindikasikan akumulasi agresif oleh pelaku besar, sejalan dengan rating teknikal “strong buy” multi‑timeframe.


Namun volatilitas harian tinggi (historical beta ~1,88) dan posisi harga di dekat upper Bollinger band menandakan risiko swing koreksi tajam jika terjadi profit taking massal, sehingga disiplin pada SL dan scaling‑out di area TP diperlukan.


🏁 FINAL STOCKBOT VERDICT:

📈 MOMENTUM CHECK: POSITIVE

Reasoning: Struktur harga membentuk uptrend berlapis (daily–weekly) dengan breakout volume besar, sektor transportasi/logistik memimpin penguatan IHSG, serta katalis fundamental ekspansi LNG dan backlog kontrak memperkuat narasi continuation rally.


🚀 PRIMARY SIGNAL: SWING

✅ RECOMMENDED FOR: Day Trader agresif dan Swing Trader; kurang ideal bagi Investor konservatif karena volatilitas tinggi dan sensitif terhadap fluktuasi harga minyak/global risk sentiment.


⭐ SYSTEM CONFIDENCE SCORE: 82%

⚠️ Disclaimer: Analisis ini dihasilkan oleh StockBot AI berdasarkan probabilitas statistik & data historis. Bukan nasihat keuangan mutlak. Do Your Own Research (DYOR).

$VICI $HUMI

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$LEAD
$PJHB
$VICI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$VICI

⚡ SCALPING PLAN: VICI

🟢 Entry
Aggressive Buy: 855 – 870 (Hanya jika harga langsung dibuka menguat dan mampu bertahan di atas harga penutupan hari ini dalam 2-5 menit pertama).

Pullback Entry: 815 – 830 (Jika terjadi koreksi sehat ke area support baru sebelum melanjutkan kenaikan).

🎯 Take Profit
TP 1: 910 – 935 → jual 60% (Target psikologis angka bulat dan area resisten historis).

TP 2: 980 – 1.000 → jual sisa (Target akselerasi jika momentum bullish mampu memicu fenomena penembusan harga tertinggi baru).

🔴 Stop Loss
SL Agresif: 805.

Daily Close < 780 → CUT LOSS mutlak (Sinyal bahwa kenaikan hari ini hanyalah fake breakout dan harga berisiko kembali ke area konsolidasi bawah).

⚠️ Catatan Cepat
High Alert: VICI memiliki riwayat ekor atas yang cukup sering; jangan serakah dan segera amankan profit jika harga mulai terlihat tertahan di level 900.

Volume Watch: Kenaikan besok harus dibarengi volume yang setara atau lebih tinggi dari hari ini untuk mengonfirmasi validitas tren.

Trailing Stop: Aktifkan trailing stop otomatis sebesar 2-3% dari titik tertinggi untuk mengunci keuntungan Anda.

Jangan Lupa Follow!

Random Tag :

$IHSG $BRRC

Read more...

EMITEN YANG WAJIB DIPANTAU BESOK:

Sektor Migas:
• ENRG
• ELSA
• MEDC

Sektor Pelayaran:
• GTSI
• PJHB

Sektor Emas:
• HRTA
• ARCI
• EMAS


$TRUE $VICI $BOAT

2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy