US Dollar / Japanese Yen
Currencies
Follow
147.04
▾ -0.01 (-0.01)
As of Mon 04:41
0
Volume
NA
Avg Volume
Rilis data ekonomi Jepang
✅ Tokyo Core CPI YoY Aug = 2,5% (vs previous 2,9%, vs consensus 2,5%)
✅ Tokyo CPI Ex Food Energy YoY Aug = 3% (vs previous 3,1%)
✅ Tokyo CPI YoY Aug = 2,6% (vs previous 2,9%)
➖ Unemployment Rate Jul = 2,3% (vs previous and consensus 2,5%)
✅ Jobs/Applications Ratio Jul = 1,22 (vs previous 1,22, vs consensus 1,23)
✅ Industrial Production MoM Prel Jul = -1,6% (vs previous 2,1%, vs consensus -1%)
✅ Industrial Production YoY Prel Jul = -0,9% (vs previous 4,4%)
✅ Retail Sales MoM Jul = -1,6% (vs previous 0,9%)
✅ Retail Sales YoY Jul = 0,3% (vs previous 1,9%, vs consensus 1,8%)
Inflasi di Tokyo melemah sesuai ekspektasi, menjadi indikasi inflasi di tingkat nasional Jepang juga akan menurun.
Pasar tenaga kerja masih cukup kuat dengan menurunnya tingkat pengangguran, namun jumlah lapangan kerja masih lebih rendah dari ekspektasi.
Industrial production dan retail sales melemah di bawah ekspektasi.
Pelemahan inflasi dan aktivitas ekonomi Jepang nampaknya dapat menahan rencana BoJ untuk melanjutkan hike rate.
Risiko $USDJPY carry trade dapat diredam.
$NIKKEI $USDIDR
Rilis data ekonomi Jepang
➖ Inflation Rate YoY Jul = 3,1% (vs previous 3,3%)
➖ Core Inflation Rate YoY Jul = 3,1% (vs previous 3,3%, vs consensus 3%)
➖ Inflation Rate Ex Food Energy YoY Jul = 3,4% (vs previous 3,4%)
✅ Inflation Rate MoM Jul = 0,1% (vs previous 0,1%)
Inflasi Jepang sedikit melemah walaupun masih di atas ekspektasi.
Ekonomi Jepang mulai menuju arah keseimbangan yang lebih baik walaupun progresnya lambat.
Peluang BoJ untuk kembali menaikkan suku bunga masih terbuka.
$USDJPY $JPYIDR $NIKKEI
Rilis data ekonomi Jepang
➖ S&P Global Manufacturing PMI Flash Aug = 49,9 (vs previous 48,9, vs consensus 49)
✅ S&P Global Services PMI Flash Aug = 52,7 (vs previous 53,6)
➖ S&P Global Composite PMI Flash Aug = 51,9 (vs previous 51,6)
Keseimbangan sudah lebih terlihat pada ekonomi Jepang.
Aktivitas manufaktur membaik walaupun masih di zona kontraksi, namun aktivitas sektor jasa melemah walaupun masih di zona ekspansif.
Pertumbuhan ekonomi terjaga, peluang penurunan inflasi tetap terbuka.
$USDJPY $JPYIDR $NIKKEI
Rilis data ekonomi Jepang
➖ Balance of Trade Jul = JPY -117,5B (vs previous JPY 152,1B, vs consensus JPY 196,2B)
➖ Exports YoY Jul = -2,6% (vs previous -0,5%, vs consensus -2,1%)
➖ Imports YoY Jul = -7,5% (vs previous 0,3%, vs consensus -10,4%)
❌ Machinery Orders MoM Jun = 3% (vs previous -0,6%, vs consensus -1%)
❌ Machinery Orders YoY Jun = 7,6% (vs previous 4,4%, vs consensus 5%)
Ekspor dan impor Jepang Juli melemah secara tahunan, disertai neraca dagang yang defisit.
Di satu sisi ini menjadi tanda lemahnya ekonomi Jepang dan global, yang bisa mengurangi permintaan komoditas dari Indonesia.
Namun di sisi lain, ini mendukung penurunan inflasi, dan BoJ bisa menerapkan kebijakan moneter yang lebih longgar.
Machinery orders Juni meningkat pesat di atas ekspektasi, menjadi penyeimbang yang menunjukkan resiliensi ekonomi Jepang.
Walaupun di sisi lain bisa menyebabkan inflasi sulit turun, menunda BoJ untuk melonggarkan kebijakan moneter dengan segera.
$USDJPY $JPYIDR $NIKKEI
Rilis data ekonomi Jepang
➖ PPI MoM Jul = 0,2% (vs previous -0,1%, vs consensus 0,2%)
➖ PPI YoY Jul = 2,6% (vs previous 2,9%, vs consensus 2,5%)
Inflasi harga produsen Jepang terus bergerak melemah, walaupun masih sedikit di atas ekspektasi.
Ini mendukung upaya penurunan inflasi harga konsumen dan membuka peluang BoJ untuk memulai cut rate.
$USDJPY $JPYIDR $NIKKEI
Rilis data ekonomi Jepang
✅ Household Spending MoM Jun = -5,2% (vs previous 4,6%, vs consensus -3%)
✅ Household Spending YoY Jun = 1,3% (vs previous 4,7%, vs consensus 2,6%)
✅ Current Account Jun = JPY 1348B (vs previous JPY 3436B, vs consensus JPY 1480B)
❌ Bank Lending YoY Jul = 3,2% (vs previous and consensus 2,7%)
Pengeluaran rumah tangga melemah di bawah ekspektasi, disertai surplus transaksi berjalan yang turun di bawah ekspektasi.
Mengindikasikan aktivitas ekonomi yang melambat dan mendukung penurunan inflasi.
Namun di sisi lain, pinjaman bank meningkat pertumbuhannya di atas ekspektasi, menandakan sisi kuat dari ekonomi Jepang.
Kondisi yang seimbang dalam rangka menjaga pertumbuhan ekonomi dengan tetap mendukung penurunan inflasi.
$USDJPY $NIKKEI $JPYIDR
Rilis data ekonomi
Jepang
✅ Average Cash Earnings YoY Jun = 2,5% (vs previous 1,4%, vs consensus 3,2%)
✅ Overtime Pay YoY Jun = 0,9% (vs previous 1,4%)
UK (Inggris)
✅ New Car Sales YoY Jul = -5% (vs previous 6,7%)
➖ S&P Global Composite PMI Final Jul = 51,5 (vs previous 52,0, vs preliminary 51,0)
➖ S&P Global Services PMI Final Jul = 51,8 (vs previous 52,8, vs preliminary 51,2)
✅ S&P Global Construction PMI Jul = 44,3 (vs previous 48,8, vs consensus 49,2)
Laju pertumbuhan pendapatan pekerja Jepang berada di bawah ekspektasi, dengan upah lembur yang tumbuh melemah.
Kondisi ini mendukung inflasi turun dan BoJ bisa mempertimbangkan penurunan suku bunga atau setidaknya tidak melanjutkan kenaikan suku bunga lagi.
Penjualan mobil di Inggris melemah, disertai PMI jasa, konstruksi, dan gabungan yang melemah, mengindikasikan pelemahan aktivitas ekonomi yang mendukung inflasi dan lanjutan suku bunga turun.
$GBPUSD $USDJPY $FTSE
Rilis data ekonomi Jepang
➖ Industrial Production MoM Prel Jun = 1,7% (vs previous -0,1%, vs consensus -0,6%)
➖ Retail Sales MoM Jun = 1% (vs previous -0,6%)
➖ Industrial Production YoY Prel Jun = 4,0% (vs previous -2,4%)
➖ Retail Sales YoY Jun = 2,0% (vs previous 1,9%, vs consensus 1,8%)
Output industri dan penjualan ritel Jepang meningkat signifikan di atas ekspektasi.
Hal ini baik dalam memastikan pertumbuhan ekonomi terjaga.
Namun di sisi lain, penguatan aktivitas ekonomi bisa mendorong inflasi kembali naik dan BoJ terus mempertahankan suku bunga.
$USDJPY $JPYIDR $NIKKEI
Rilis data ekonomi Jepang
✅ Jibun Bank Manufacturing PMI Flash Jul = 48,8 (vs previous 50,1, vs consensus 50,2)
❌ Jibun Bank Services PMI Flash Jul = 53,5 (vs previous 51,7)
➖ Jibun Bank Composite PMI Flash Jul = 51,5 (vs previous 51,5)
PMI manufaktur Jepang yang drop ke zona kontraksi, diseimbangkan dengan PMI sektor jasa yang menguat di zona ekspansif.
Mendukung keseimbangan antara upaya menurunkan inflasi dan menjaga pertumbuhan ekonomi.
BoJ mungkin urung menaikkan suku bunga lagi.
$USDJPY $JPYIDR $NIKKEI
Rilis data ekonomi Jepang
✅ Inflation Rate YoY Jun = 3,3% (vs previous 3,5%)
✅ Core Inflation Rate YoY Jun = 3,3% (vs previous 3,7%, vs consensus 3,3%)
❌ Inflation Rate Ex Food Energy YoY Jun = 3,4% (vs previous 3,3%)
✅ Inflation Rate MoM Jun = 0,1% (vs previous 0,3%)
Laju inflasi Jepang melemah secara tahunan dan bulanan, inflasi komponen inti juga melemah.
Tren penurunan inflasi masih bertahan walaupun lambat, sehingga BoJ mungkin urung menaikkan suku bunga lagi.
$USDJPY $NIKKEI $INDY
Rilis data ekonomi Jepang
➖ Exports YoY Jun = -0,5% (vs previous -1,7%, vs consensus 0,5%)
✅ Imports YoY Jun = 0,2% (vs previous -7,7%, vs consensus -1,6%)
➖ Balance of Trade Jun = JPY 153,1B (vs previous JPY -638,6B, vs consensus JPY 353,9B)
Ekspor Jepang masih menurun secara tahunan, namun lebih rendah penurunannya dibandingkan bulan sebelumnya.
Sementara, impor Jepang tumbuh tipis di luar ekspektasi penurunan.
Neraca dagang Jepang juga mencatat surplus walaupun di bawah ekspektasi.
Hal ini menunjukkan kondisi demand global dan domestik Jepang yang masih cukup baik dan seimbang.
Mendukung penurunan inflasi Jepang dan tetap terjaganya permintaan serta pertumbuhan ekonomi.
$USDJPY $JPYIDR $NIKKEI
Rilis data ekonomi Jepang
➖ Machinery Orders MoM May = -0,6% (vs previous -9,1%, vs consensus -1,5%)
➖ Machinery Orders YoY May = 4,4% (vs previous 6,6%, vs consensus 3,4%)
Machinery orders Jepang melemah namun tidak selemah ekspektasi.
Menunjukkan keseimbangan yang masih mendukung penurunan inflasi, namun di sisi lain pertumbuhan ekonomi tetap terjaga.
$USDJPY $JPYIDR $NIKKEI
Rilis data ekonomi Jepang
✅ PPI MoM Jun = -0,2% (vs previous -0,1%, vs consensus -0,2%)
❌ PPI YoY Jun = 2,9% (vs previous 3,3%, vs consensus 2,9%)
Indeks harga produsen Jepang mengalami deflasi secara bulanan dan penurunan inflasi secara tahunan.
Pengenaan tarif dari US telah memperlemah sentimen dan memperlambat aktivitas produsen Jepang.
Namun hal ini bisa membantu penurunan inflasi konsumen, mendorong BoJ untuk tidak jadi merealisasikan kenaikan suku bunga lanjutan.
$USDJPY $NIKKEI
Rilis data ekonomi
China
✅ Foreign Exchange Reserves Jun = USD 3,317T (vs previous USD 3,285T, vs consensus USD 3,313T)
Jepang
✅ Current Account May = JPY 3436,4B (vs previous JPY 2258B, vs consensus JPY 2940B)
❌ Bank Lending YoY Jun = 2,8% (vs previous 2,4%, vs consensus 2,3%)
Cadangan devisa China masih terus meningkat di tengah ketidakpastian global. Mumpuni untuk meredam gejolak.
Sementara itu, transaksi berjalan Jepang melebar signifikan surplusnya di atas ekspektasi. Mumpuni juga untuk meredam gejolak ketidakpastian global.
Hanya saja pinjaman bank meningkat di atas ekspektasi.
Di tengah inflasi yang masih tinggi, peningkatan demand bisa menyulitkan inflasi turun.
$USDJPY $SHANGHAI $NIKKEI
Rilis data ekonomi Jepang
✅ Average Cash Earnings YoY May = 1% (vs previous 2%, vs consensus 2,4%)
✅ Overtime Pay YoY May = 1% (vs previous 1,3%)
✅ Foreign Exchange Reserves Jun = USD 1.313,8B (vs previous USD 1.298,1B)
Peningkatan penghasilan pekerja di Jepang melemah lajunya jauh di bawah ekspektasi.
Menurunkan risiko inflasi yang diakibatkan kenaikan biaya tenaga kerja, dan di sisi lain turut membatasi kemampuan belanja konsumen sehingga bisa membantu inflasi turun.
Kemudian, cadangan devisa Jepang juga meningkat, menunjukkan ketahanan sistem keuangan Jepang terhadap guncangan ketidakpastian global.
Mendukung BoJ untuk tidak melanjutkan rencana menaikkan suku bunga lagi.
$USDJPY $NIKKEI $INKP
Rilis data ekonomi Jepang
❌ Household Spending MoM May = 4,6% (vs previous -1,8%, vs consensus 0,4%)
❌ Household Spending YoY May = 4,7% (vs previous -0,1%, vs consensus 1,2%)
Pengeluaran rumah tangga Jepang meningkat pesat di atas ekspektasi pada bulan Mei.
Di satu sisi ini meringankan kekhawatiran resesi.
Namun di sisi lain, kuatnya belanja bisa mendorong naiknya inflasi.
$USDJPY $JPYIDR $NIKKEI
Rilis data ekonomi Jepang
➖ Consumer Confidence Jun = 34,5 (vs previous 32,8, vs consensus 33,6)
Keyakinan konsumen Jepang naik signifikan di atas ekspektasi.
Walaupun masih di zona pesimis (di bawah 50), namun ini menunjukkan konsumen sudah merasakan kondisi ekonomi yang membaik, termasuk salah satunya inflasi yang mulai turun.
Mendukung aktivitas konsumsi yang bisa menjaga pertumbuhan ekonomi.
Di sisi lain, bisa mendorong inflasi naik lagi jika demand tumbuh kuat.
$USDJPY $NIKKEI
Rilis data ekonomi Jepang
➖ Tankan Larger Manufacturers Index Q2 = 13 (vs previous 12, vs consensus 10)
➖ Jibun Bank Manufacturing PMI Final Jun = 50,1 (vs previous 49,4, vs preliminary 50,4)
Indeks manufaktur besar di Jepang naik tipis dari kuartal sebelumnya, lebih dari ekspektasi.
Sementara itu PMI manufaktur Juni justru direvisi turun dari perkiraan awal, walaupun masih naik dari Mei dan tetap ada di zona ekspansif.
Rilis ini cukup seimbang menjadi sinyal pertumbuhan ekonomi Jepang tetap terjaga, namun masih ada peluang inflasi turun.
❌ Namun ancaman pengenaan tarif impor baru dari US bisa menjadi masalah serius bagi ekonomi Jepang di Q3 dst jika benar terjadi.
$USDJPY $NIKKEI $JPYIDR
❌ Ancaman tarif baru dari Trump untuk Jepang.
Kata 'Rice' dan 'Letter' ini punya makna.
Jepang sedang mengalami kelangkaan beras (rice), tapi tidak mau impor dari US.
Secara umum berarti ada keengganan Jepang untuk menyeimbangkan neraca dagang dengan US.
Letter di sini adalah sinyal pengenaan tarif baru untuk Jepang.
Jika neraca dagang tidak seimbang, US tetap lebih banyak impor dari Jepang, US pun tetap untung dengan pengenaan tarif impor tinggi.
$IHSG $USDJPY $INDY
Rilis data ekonomi Jepang
✅ Industrial Production MoM Prel May = 0,5% (vs previous -1,1%, vs consensus 3,5%)
✅ Industrial Production YoY Prel May = -1,8% (vs previous 0,5%)
✅ Housing Starts YoY May = -34,4% (vs previous -26,6%, vs consensus -14,8%)
➖ Construction Orders YoY May = 14% (vs previous 52,7%)
Sinyal pelemahan telah terlihat dari ekonomi Jepang.
Mendukung penurunan inflasi dan bisa menahan rencana BoJ untuk menaikkan suku bunga lagi.
Risiko Yen carry trade makin berkurang.
$USDJPY $JPYIDR $NIKKEI
Rilis data ekonomi Jepang
✅ Tokyo Core CPI YoY Jun = 3,1% (vs previous 3,6%, vs consensus 3,3%)
✅ Tokyo CPI Ex Food Energy YoY Jun = 3,1% (vs previous 3,3%)
✅ Tokyo CPI YoY Jun = 3,1% (vs previous 3,4%)
✅ Retail Sales YoY May = 2,2% (vs previous 3,5%, vs consensus 2,7%)
✅ Retail Sales MoM May = -0,2% (vs previous 0,7%)
➖ Unemployment Rate May = 2,5% (vs previous and consensus 2,5%)
✅ Jobs/Applications Ratio May = 1,24 (vs previous and consensus 1,26)
Inflasi area Tokyo melemah di bawah ekspektasi.
Menjadi indikasi inflasi di tingkat nasional Jepang juga akan melemah.
Penjualan retail menurun secara bulanan dan melemah laju peningkatannya secara tahunan di bawah ekspektasi.
Pasar tenaga kerja juga menunjukkan pelemahan terbatas.
Kondisi ini menandakan inflasi dan aktivitas ekonomi yang mulai slow down, menjadi faktor yang mencegah BoJ untuk merealisasikan kemungkinan hike rate.
Risiko Yen carry trade makin berkurang.
$USDJPY $IHSG $INDY
Rilis data ekonomi Jepang
➖ Jibun Bank Manufacturing PMI Flash Jun = 50,4 (vs previous 49,4, vs consensus 49,5)
➖ Jibun Bank Services PMI Flash Jun = 51,5 (vs previous 51,0)
➖ Jibun Bank Composite PMI Flash Jun = 51,4 (vs previous 50,2)
PMI sektor manufaktur dan jasa Jepang meningkat di atas ekspektasi, dan semua berada di zona ekspansif.
Di satu sisi, hal ini cukup baik menunjukkan ekonomi Jepang yang masih resilien, aktivitas ekonomi masih baik, mendukung pertumbuhan ekonomi.
Peluang ekspor dari Indonesia ke Jepang juga tetap terjaga.
Namun di sisi lain, dikhawatirkan bisa kembali menaikkan inflasi, dan makin meyakinkan BoJ untuk hike rate jika inflasi Jepang masih tinggi.
Kuatnya PMI ini juga menjadi faktor $NIKKEI cukup resilien di tengah sentimen negatif dari konflik Israel-Iran.
$IHSG $USDJPY
Rilis data ekonomi Jepang
➖ Inflation Rate YoY May = 3,5% (vs previous 3,6%)
❌ Core Inflation Rate YoY May = 3,7% (vs previous 3,5%, vs consensus 3,6%)
❌ Inflation Rate Ex Food Energy Trade YoY May = 3,3% (vs previous 3%)
❌ Inflation Rate MoM May = 0,3% (vs previous 0,1%)
Laju inflasi di Jepang masih persisten tinggi.
Kondisi yang bisa mendorong BoJ menaikkan suku bunga pada pertemuan mendatang.
Jepang dalam ancaman stagflasi yang lebih pelik dibandingkan negara maju lainnya, terutama negara barat.
Pasar keuangan global dalam risiko carry trade.
$IHSG $USDJPY $NIKKEI
Rilis data ekonomi Jepang
➖ Imports YoY May = -7,7% (vs previous -2,2%, vs consensus -6,7%)
➖ Exports YoY May = -1,7% (vs previous 2%, vs consensus -3,8%)
➖ Balance of Trade May = JPY -637,6B (vs previous JPY -115,6B, vs consensus JPY -893B)
➖ Machinery Orders MoM Apr = -9,1% (vs previous 13%, vs consensus -9,7%)
➖ Machinery Orders YoY Apr = 6,6% (vs previous 8,4%, vs consensus 4,0%)
Rilis neraca perdagangan dan machinery orders Jepang menunjukkan pelemahan telah terjadi pada aktivitas ekonomi di sana.
Di satu sisi pelemahan ini menjadi faktor BoJ urung menaikkan suku bunga.
Namun di sisi lain pelemahan ekonomi Jepang juga kurang baik bagi Indonesia sebagai negara pengekspor komoditas ke sana.
Terutama impor Jepang yang melemah signifikan, maka ekspor Indonesia ke sana pun bisa menurun.
$USDJPY $TKIM $AADI
✅ BoJ mempertahankan suku bunga acuan Jepang di 0,5% sesuai ekspektasi.
Keputusan hold rate ini diambil
walaupun kondisi inflasi di sana masih tinggi.
Keputusan ini setidaknya menjaga arus modal global tetap seimbang, menghindarkan risiko yang timbul akibat carry trade.
$IHSG $USDJPY $USDIDR
Rilis data ekonomi Jepang
✅ PPI MoM May = -0,2% (vs previous 0,3%)
✅ PPI YoY May = 3,2% (vs previous 4,1%, vs consensus 3,5%)
✅ Machine Tool Orders YoY May = 3,4% (vs previous 7,7%)
Indeks harga produsen di Jepang mengalami deflasi secara bulanan, dan inflasinya melemah secara tahunan di bawah ekspektasi.
Machine tools orders juga melemah pertumbuhannya, mengindikasikan demand yang melemah.
Rilis ini diharapkan menjadi tanda pelemahan inflasi sehingga masih mendukung BoJ untuk tidak dulu menetapkan kenaikan suku bunga acuan.
$USDJPY $NIKKEI $BDMN
Rilis data ekonomi Jepang
➖ Current Account Apr = JPY 2258B (vs previous JPY 3678,1B, vs consensus JPY 2560B)
➖ GDP Growth Annualized Final Q1 = -0,2% (vs previous 2,2%, vs preliminary -0,7%)
➖ GDP Growth Rate QoQ Final Q1 = 0,0% (vs previous 0,6%, vs preliminary -0,2%)
✅ GDP Capital Expenditure QoQ Final Q1 = 1,1% (vs previous 0,6%, vs preliminary 1,4%)
❌ GDP Price Index QoQ Final Q1 = 3,3% (vs previous 2,9%, vs consensus 3,2%, vs preliminary 3,3%)
➖ GDP Private Consumption QoQ Final Q1 = 0,1% (vs previous 0,1%, vs preliminary 0,0%)
➖ GDP External Demand QoQ Final Q1 = -0,8% (vs previous 0,7%, vs preliminary -0,8%)
➖ Bank Lending YoY May = 2,4% (vs previous 2,3%, vs consensus 2,4%)
➖ Eco Watchers Survey Current May = 44,4 (vs previous 42,6, vs consensus 43,9)
➖ Eco Watchers Survey Outlook May = 44,8 (vs previous 42,7)
Rangkaian rilis ekonomi Jepang menunjukkan kondisi yang masih cukup resilien, walaupun pelemahan aktivitas sudah terjadi.
Transaksi berjalan masih surplus, walaupun surplusnya menurun dan lebih kecil dari ekspektasi.
Pertumbuhan ekonomi Jepang direvisi naik dari perkiraan awal, menandakan ekonomi Jepang tidak seburuk yang ditakutkan.
Walaupun masih lemah, dan disertai kenaikan inflasi.
Bank lending juga masih tumbuh, meningkat tipis laju pertumbuhannya sesuai ekspektasi, mengindikasikan tingkat permintaan dan optimisme yang masih baik.
Eco Watchers Survey yang menggambarkan kondisi saat ini dan outlook dari bisnis jasa di Jepang juga meningkat walaupun masih di zona pesimis.
Namun di tengah inflasi yang masih tinggi, maka resiliensi ekonomi Jepang akan mendorong BoJ untuk menaikkan suku bunga lagi.
$USDJPY $NIKKEI $JPYIDR
Rilis data ekonomi Jepang
✅ Household Spending MoM Apr = -1,8% (vs previous 0,4%, vs consensus -0,8%)
✅ Household Spending YoY Apr = -0,1% (vs previous 2,1%, vs consensus 1,4%)
Konsumsi rumah tangga Jepang melemah lebih dalam dari ekspektasi.
Pelemahan ini riskan menyebabkan resesi ekonomi, dan dapat membuat BoJ mempertimbangkan ulang kenaikan suku bunga lanjutan.
Lemahnya konsumsi rumah tangga juga masih mendukung upaya penurunan inflasi kedepannya.
$USDJPY $NIKKEI $JPYIDR
Rilis data ekonomi Jepang
✅ Average Cash Earnings YoY Apr = 2,3% (vs previous 2,3%, vs consensus 2,6%)
➖ Overtime Pay YoY Apr = 0,8% (vs previous -0,4%)
Rata-rata pendapatan di Jepang tumbuh pada laju yang sama secara tahunan dengan bulan sebelumnya, namun masih di bawah ekspektasi.
Upah lembur meningkat secara tahunan, namun pada laju yang lemah.
Jika disesuaikan dengan inflasi, maka peningkatan pendapatan masih belum mampu mengimbangi kenaikan harga barang dan jasa.
Kondisi yang jadi pertimbangan bagi BoJ.
Jika menaikkan suku bunga lagi, maka berisiko memperlambat ekonomi dan semakin memperberat kehidupan masyarakat di sana.
Namun inflasi juga masih tinggi, dan butuh kebijakan moneter yang lebih ketat untuk menurunkan inflasi.
$USDJPY $NIKKEI $IHSG
Rilis data ekonomi Jepang
➖ Jibun Bank Services PMI Final May = 51,0 (vs previous 52,4, vs preliminary 50,8)
➖ Jibun Bank Composite PMI Final May = 50,2 (vs previous 51,2, vs preliminary 49,8)
PMI sektor jasa dan gabungan sektor Jepang direvisi naik melebihi perkiraan awal.
Kondisi ini menunjukkan aktivitas ekonomi lebih lemah dibandingkan bulan sebelumnya namun masih cukup resilien.
Masih mendukung BoJ menaikkan suku bunga lagi.
$NIKKEI $USDJPY