


Volume
Avg volume
PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk. atau ULTJ memiliki kegiatan usaha utama di bidang industri makanan dan minuman, serta bidang perdagangan. Produk-produk yang diproduksi dan/atau diperdagangkan Perseroan antara lain Susu Cair dengan merek dagang (Ultra Milk, Ultra Mimi, Susu Sehat dan Low Fat Hi Cal), Teh (Teh Kotak dan Teh Bunga), Minuman Kesehatan (Sari Asam), Minuman lainnya (Sari Kacang Hijau dan Coco Pandan Drink), Susu Bubuk (Morinaga), Susu Kental Manis (Cap Sapi dan Ultra Milk), dan Konsentrat Buah-buahan dengan merek dagang ULTRA. Saat ini Perseroan telah menjangkau lebih dari 25.000 wholesaler yang masi... Read More
Satu Tujuan, Dua Jalan: Manakah yang Lebih Baik?
Andi dan Bima adalah dua sahabat yang lulus kuliah dan mulai bekerja pada usia 22 tahun. Mereka sama-sama cerdas dan pekerja keras. Mereka juga memiliki harapan yang sama, yaitu mencapai kebebasan finansial dan pensiun pada usia 55 tahun. Walaupun demikian, pada praktiknya mereka menempuh perjalanan investasi yang berbeda.
Perjalanan Investasi Andi
Begitu menerima gaji pertama pada usia 22 tahun, Andi memutuskan untuk langsung berinvestasi. Ia menyisihkan 5 juta rupiah setiap bulan ke instrumen investasi dengan asumsi tingkat pengembalian 12% per tahun. Ia melakukan hal ini dengan disiplin selama 8 tahun, dari usia 22 hingga 30 tahun. Total dana yang ia setorkan selama periode itu adalah 480 juta (8 tahun × 12 bulan × 5 juta).
Pada usia 30 tahun, Andi berhenti menyetor uang karena struktur pengeluarannya berubah. Ia mulai mencicil rumah, memiliki tanggungan keluarga, serta menambah biaya pendidikan dan kesehatan. Karena itu, ia memilih untuk tidak menambah setoran investasi lagi ke dana pensiunnya.
Meskipun demikian, ia tidak menarik investasinya. Ia membiarkan saldo yang telah terkumpul terus berkembang dengan tingkat pengembalian yang sama selama 25 tahun berikutnya, tanpa tambahan setoran, hingga usianya 55 tahun.
Perjalanan Investasi Bima
Bima menempuh langkah yang berbeda. Pada usia 20-an, sebagian besar penghasilannya digunakan untuk membantu keluarga dan melunasi pinjaman. Kondisi tersebut membuatnya belum bisa menyisihkan dana secara rutin untuk investasi.
Bima baru memulai investasi pada usia 30 tahun ketika pinjamannya sudah lunas dan kebutuhan dasarnya lebih terkendali. Untuk mengejar ketertinggalan, ia berinvestasi lebih besar, yaitu 7,5 juta rupiah per bulan, dengan asumsi tingkat pengembalian yang sama, yaitu 12% per tahun. Ia melakukannya secara konsisten selama 25 tahun, dari usia 30 hingga 55 tahun, tanpa berhenti.
Jadi, Bima berinvestasi dengan setoran bulanan yang lebih besar dan periode investasi yang lebih lama daripada Andi. Total dana yang ia setorkan selama 25 tahun adalah 2,25 miliar (25 tahun × 12 bulan × 7,5 juta).
Pertanyaan: Apa yang terjadi di usia 55 tahun? Siapakah yang memiliki nilai investasi lebih besar pada usia 55 tahun, Andi atau Bima?
---
Kekuatan Waktu dalam Proses Penggandaan
Ketika membaca ilustrasi Andi dan Bima, banyak orang mungkin langsung berasumsi bahwa Bima akan memiliki hasil akhir yang lebih besar. Alasannya sederhana: ia menyetor dana jauh lebih besar dan melakukannya dalam periode yang lebih panjang. Namun, hasil perhitungan menunjukkan hal yang berbeda. Pada usia 55 tahun, nilai investasi Andi justru sedikit lebih besar daripada milik Bima, meskipun modal yang ia setorkan jauh lebih kecil.
Andi menyetor 5 juta rupiah per bulan selama 8 tahun, dengan total modal 480 juta rupiah. Karena mulai sejak usia 22 tahun, investasinya tumbuh menjadi sekitar 785 juta rupiah pada usia 30 tahun. Setelah itu, ia tidak lagi menambah setoran, tetapi membiarkan dana tersebut terus diinvestasikan selama 25 tahun berikutnya. Dengan asumsi tingkat pengembalian 12 persen per tahun, nilainya tumbuh menjadi sekitar 13,3 miliar rupiah pada usia 55 tahun.
Sementara itu, Bima baru mulai berinvestasi pada usia 30 tahun. Ia menyetor 7,5 juta rupiah per bulan selama 25 tahun. Total modal yang ia setorkan jauh lebih besar, yaitu 2,25 miliar rupiah. Dengan tingkat pengembalian yang sama, dana tersebut tumbuh menjadi sekitar 12,8 miliar rupiah pada usia 55 tahun. Hasil akhirnya sedikit di bawah Andi, walaupun modalnya hampir lima kali lipat lebih besar.
Apa yang membuat hasilnya bisa seperti itu? Kuncinya adalah kekuatan waktu dalam proses bunga majemuk. Bunga majemuk membuat hasil investasi bukan hanya berasal dari modal awal, tetapi juga dari bunga yang telah dihasilkan sebelumnya. Ketika proses ini berlangsung dalam jangka panjang, pertumbuhannya tidak lagi linear, tetapi melompat secara eksponensial. Andi memberi uangnya waktu lebih lama untuk “bekerja”, dan lamanya waktu inilah yang menjadi pembeda terbesar.
Dari ilustrasi ini, ada beberapa pelajaran penting yang bisa kita ambil.
Pertama, waktu adalah faktor paling kuat dalam investasi jangka panjang. Memulai lebih awal lebih penting daripada menyetor dalam jumlah besar. Total setoran Bima hampir lima kali lipat dari total setoran Andi, tetapi hasil akhirnya tetap lebih kecil. Hal itu menunjukkan bahwa uang besar tidak selalu mampu menebus waktu yang hilang. Waktu yang panjang memberi kesempatan bagi bunga majemuk untuk berlipat-lipat, sesuatu yang tidak bisa dikejar hanya dengan menambah nominal setoran.
Kedua, menunda investasi bukan hanya soal menunda aktivitas, tetapi menunda pertumbuhan. Setiap tahun yang terlewat berarti satu tahun hilangnya efek penggandaan. Bima memang berinvestasi lebih besar dan lebih lama setelah usia 30 tahun, tetapi ia kehilangan delapan tahun pertama di mana Andi sudah memberi kesempatan bagi uangnya untuk bertumbuh. Delapan tahun pertama itu menjadi “mesin” yang bekerja paling lama dan memberi dampak terbesar di akhir.
Ketiga, disiplin bukan hanya tentang konsistensi menyetor, tetapi juga tentang membiarkan investasi bekerja tanpa diganggu. Andi berhenti menyetor pada usia 30 tahun, tetapi ia tidak menarik uangnya. Keputusan untuk membiarkan dana tetap diinvestasikan selama 25 tahun penuh menjadikan bunga majemuk bekerja maksimal. Banyak orang rajin menyetor, tetapi tidak sabar membiarkan hasilnya tumbuh dalam jangka panjang.
Ilustrasi ini tidak dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa strategi yang satu lebih baik daripada strategi yang lain, karena setiap orang memiliki kondisi dan prioritas hidup yang berbeda. Namun, cerita Andi dan Bima menegaskan satu hal penting: dalam investasi jangka panjang, waktu bukan sekadar angka di kalender, melainkan aset yang nilainya tidak bisa digantikan oleh uang semata. Waktu adalah aset yang paling mahal, tetapi yang paling sering diremehkan.
Sekarang, jujurlah pada diri Anda sendiri. Apa hal utama yang sebenarnya menahan Anda untuk berinvestasi lebih awal dan lebih disiplin: kurang uang, kurang pengetahuan, atau sekadar kebiasaan menunda?
@Blinvestor
Follow my Telegram: https://cutt.ly/Btd6w8CM
Random tags: $MYOR $ULTJ $CMRY
klo baca alasan moody downgrade salah satu intinya yg diharapin asing kurang2in anggaran MBG nya. random : $JPFA $ULTJ $ICBP
SAHAM : $ULTJ
HARGA SAAT INI : 1510
1️⃣ TREN & STRUKTUR HARGA (Swing View)
- Tren Utama : Sideways cenderung rebound
- Timeframe Acuan : Daily (Swing Trader)
- Catatan : Harga bergerak konsolidasi setelah fase turun. Struktur mulai membentuk base, namun belum konfirmasi uptrend kuat. Swing rebound masih valid selama support kunci bertahan.
2️⃣ SUPPORT & RESISTANCE
- Support Minor : 1470
- Support Kunci : 1420
- Resistance 1 : 1580
- Resistance 2 : 1650
3️⃣ KONDISI VOLUME & BANDAR
- Analisa volume : Relatif stabil, belum agresif
- Indikasi : Akumulasi ringan
- Selama harga di atas 1420 → masih dijaga
4️⃣ RISK / REWARD (WAJIB)
- Entry Acuan : 1510
- Stop Loss : 1400
- Target Swing : 1620
- Risk : Reward : ±1 : 1,2 (CUKUP)
5️⃣ FUNDAMENTAL SINGKAT
- Emiten consumer staples, defensif dengan permintaan relatif stabil
- Cocok untuk swing konservatif hingga mid-term, volatilitas cenderung moderat
📌 KESIMPULAN SWING TRADER
- ULTJ layak untuk swing rebound selama bertahan di atas support kunci 1420
- Target area 1580–1650, risiko meningkat jika breakdown 1420
Analisa ini panduan ya Boss, eksekusi tetap kembali ke gaya trading Boss.
Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
$SIDO $NZIA
,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya
Support like agar terus update!!!
Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend
Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏
$ULTJ
Strategi Wyckoff Phase D - LPS Entry
Fase Wyckoff Phase D (Pre-breakout of Creek)
Invalidation Point 1.400
Batas Atas Entry (Worst Case) 1.510
Range Buy 1.485 sampai 1.510
Stop Loss (Sesuai Struktur) 1.460
Target Profit 1 (Struktural) 1.640
Dari beberapa market crash dari kopid sampai sekarang. Saya punya kesimpulan saham sebagus apapu kalau belum waktunya di goreng ya tetap akan gitu2 aja $ASII bagaimana dia di short berbulan2 news sedikit , langsung nyungsep 3-4% .liat sekarang market crash aja dia g turun. Itu sih . Sulit dipercaya tapi itu yg saya rasakin
My apestor $BTPS $ULTJ
3 SKENARIO ENTRY SAHAM $ULTJ (Swing Trader Plan)
Harga sekarang: 1510
1) SKENARIO ENTRY SEKARANG (Moderate Entry)
- Entry: 1480 – 1530
- Stoploss: < 1430
- TP1: 1600
- TP2: 1680 – 1750
Alasan: Harga masih bergerak di area konsolidasi atas demand minor, struktur swing masih memungkinkan rebound lanjutan selama support terjaga Boss.
2) SKENARIO ENTRY PULLBACK (Conservative – Paling Aman)
- Entry: 1400 – 1430
- Stoploss: < 1350
- TP1: 1580
- TP2: 1680 – 1750
Alasan: Area ini dekat support kuat dan zona demand struktur sebelumnya, risk lebih kecil dan lebih aman buat swing sabar Boss.
3) SKENARIO ENTRY AGRESIF (Buy on Breakout)
- Entry: Buy kalau breakout > 1540 dengan volume besar
- Stoploss: < 1480
- TP1: 1620
- TP2: 1750 – 1820
Alasan: Breakout valid di atas resistance minor bisa jadi trigger momentum lanjutan dan konfirmasi kelanjutan trend naik Boss.
Alasan Buy:
• Harga masih di area demand
• Struktur swing memungkinkan rebound / masih bullish
• Breakout 1540 bisa jadi trigger lanjutan
Risiko:
• Kalau 1400 jebol = potensi lanjut turun / koreksi lebih dalam
• Breakout tanpa volume rawan fake
• Stoploss wajib buat jaga modal Boss
Analisa ini panduan ya Boss, eksekusi tetap kembali ke gaya trading Boss.
Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
$DEWA $FPNI
,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya
Support like agar terus update!!!
Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend
Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏
$ULTJ $CAMP Dua saham ini banyak juga ya aktivitas pakai broker AH (Shinhan Sekuritas) yang lagi digerebek
#RandomTag $MINA

Pasar saham itu seperti labirin yang pintunya bergeser tiap jam.
Jangan sombong saat strategi kamu sedang win-streak. Seringkali itu bukan karena kamu sudah 'menaklukkan' pasar, tapi karena strategimu kebetulan sedang selaras dengan fase market saat ini.
Ingat:
"The moment you find the key to the market, the lock changes."
Kuncinya bukan punya satu kunci untuk semua pintu, tapi punya kumpulan kunci (tools) dan tahu kapan harus menggantinya. Jaga kerendahan hati, jaga manajemen risiko. Modal bisa dicari, tapi momentum yang hilang butuh kesabaran ekstra untuk kembali.
$IHSG $ELSA $ULTJ
$ULTJ Thesis: Perfect Setup Menuju Q1 2026
1. Katalis Utama: Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
- Volume Booster: Target 20 juta anak di Q1-26. Dengan market share 35%, ULTJ berpotensi menyerap 420 juta kotak tambahan/kuartal.
- Revenue Growth: Estimasi tambahan revenue MBG Rp1,13 T. Total revenue Q1-26 diproyeksi naik +57% YoY (Organic + MBG).
- Efficiency: Pabrik baru Cibitung siap menopang volume besar. Margin MBG memang lebih tipis (~8%), namun tertutup oleh economies of scale dan minimnya biaya marketing.
2. Sinyal Smart Money & Insider Buying
Vote of Confidence:
- Jajaran Dirkom terpantau menambah kepemilikan saham di pasar reguler. Sinyal kuat bahwa harga saat ini masih undervalued dibanding prospek internal.
- Broker Accumulation: Terdeteksi aliran dana besar (Smart Money) yang mulai masuk secara gradual saat harga membentuk base. Ada juga yang sudah akumulasi panjang dan masih terus akum.
3. Setup Teknikal:
- Bullish Reversal Pattern: Terkonfirmasi pola reversal (Double Bottom/Inverse H&S). Harga sudah keluar dari fase downtrend panjang.
- Risk/Reward: Berada di awal fase markup. Support kuat memberikan downside risk yang terbatas.
4. Valuasi & Target Price (Forward 2026)
- EPS Proyeksi: Rp141 (Efek full-year MBG & pemulihan konsumsi).
- Fair Value: Rp2.100 - Rp2.115 (Berdasarkan Target PER 15x).
- Upside: Potensi kenaikan +40% dari harga saat ini (~Rp1.500).
Potensi Risiko & Mitigasi:
- Supply Constraint: Jika stok susu lokal kurang, terpaksa impor milk powder. Margin bakal kegencet kurs USD.
- Execution Risk: Perubahan anggaran atau penundaan jadwal program MBG oleh pemerintah.
- Logistik Cost: Margin 8% bisa amblas kalau biaya kirim ke titik sekolah ditanggung produsen, bukan pemerintah.
- Cannibalization: Risiko konsumen retail (margin tebal) pindah ke susu gratis (margin tipis).
- Price War: Kompetitor (CMRY, ICBP, atau pemain baru) banting harga demi menang tender kuota MBG.
Mitigasi Risiko
- Hulu yang Solid (Supply Risk): ULTJ menambah populasi sapi perah hingga 11.000 ekor di peternakan internal. Ini kunci untuk mengurangi ketergantungan impor susu bubuk dan fluktuasi kurs USD saat program MBG berjalan.
- Otomatisasi Pabrik (Margin Risk): Investasi Rp1,14 Triliun di pabrik MM2100 Cibitung menggunakan teknologi Industry 4.0 (robotik). Efisiensi ini krusial untuk menjaga profitabilitas meskipun harga kontrak pemerintah lebih ketat.
- Logistik Terintegrasi (Distribution Risk): Pengoperasian Distribution Center (DC) baru dengan kapasitas 36.940 palet memperpendek rantai pasok. Barang keluar dari pabrik langsung ke distribusi, menurunkan biaya simpan dan transportasi.
- Segmentasi Produk (Cannibalization Risk): ULTJ menyiapkan SKU khusus (kemasan khusus program) yang berbeda dengan Ultra Milk retail. Strategi ini untuk memproteksi pangsa pasar retail yang marginnya lebih tebal.
- Kekuatan Neraca (Financial Risk): Posisi kas yang sangat kuat (Net Cash) memungkinkan ULTJ melakukan ekspansi tanpa beban bunga bank yang tinggi, sehingga tetap agile menghadapi ketidakpastian kebijakan.
Summary:
- Kombinasi langka antara Gimmick Kebijakan (MBG) + Ekspansi Kapasitas + Akumulasi Direksi + Technical Reversal.
ULTJ bukan lagi saham defensive, tapi growth play untuk 2026.
Random tag $BUMI $BBCA
IHSG itu ibarat bus kota, dan kita ini cuma penumpangnya.
Nggak usah pusing mikirin supirnya mau lewat jalan mana. Tugas kita simpel: Kalau bus-nya jalan (Uptrend) Kita naik, duduk manis, nikmati cuan.
Kalau bus-nya mogok atau masuk jurang (Downtrend) Kita turun dulu, Wait and See di pinggir jalan.
Ngapain panik teriak-teriak di dalam bus yang lagi mogok? Simpan tenagamu, amankan cash-mu. Nanti kalau ada bus yang bagus lewat lagi, baru kita naik.Ingat, kita di sini buat cari duit, bukan buat adu otot lawan arah pasar.
Trade what you see, not what you feel.
$BBCA $ULTJ $MAPA
Update $IHSG
1. SITUASI PASAR TERKINI (The "Double Dip")
Perubahan Status: Optimisme rebound pada 30 Januari ("Wave 4 Selesai") GAGAL. Pasar berbalik arah tajam dan jatuh kembali ke level 7.922.
Struktur Wave 4 (Complex Correction):
Penurunan awal ke 7.481 (29 Jan) kemungkinan hanyalah Wave A.
Rebound ke 8.400 (30 Jan) adalah Wave B.
Penurunan saat ini ke 7.922 adalah bagian dari Wave C (dari Wave 4 Flat).
Implikasi: Wave 4 belum selesai. Pasar sedang mencari dasar yang lebih kokoh, kemungkinan besar akan menguji ulang (re-test) support kuat di area 7.481.
2. ANALISA LEVEL KRITIS (The Danger Zone)
Posisi saat ini (7.922) berada di "No Man's Land" antara Support Wave 4 dan Invalidation Level.
Support Kuat: 7.481 (Low Panic 29 Jan).
Skenario: Harga kemungkinan turun mendekati level ini untuk membentuk pola Double Bottom. Ini adalah area beli spekulatif terbaik.
INVALIDATION LEVEL (Garis Merah): 7.240 (Puncak Wave 1).
Rule Check: Selama harga TIDAK ditutup di bawah 7.240, struktur Bullish Jangka Panjang (Primary Count) masih VALID 100%.
Peringatan: Jarak ke level bahaya ini tinggal ~680 poin (sekitar 8-9%).
3. STRATEGI & ACTION PLAN (Updated)
Karena rebound gagal dan pasar membentuk "Lower High" jangka pendek:
Tunda Agresivitas: Jangan All-In dulu. Tunggu tanda-tanda pembalikan arah (reversal) yang lebih jelas di dekat support 7.500.
Buy Zone Baru: Turunkan area beli ke 7.500 - 7.800.
Skenario Terbaik: Pasar turun ke 7.500-an, bertahan di sana (tidak jebol 7.481 atau 7.240), lalu bangkit membentuk reli Wave 5.
Stop Loss: Tetap di Close < 7.240.
Kesimpulan: Kita sedang berada di tengah-tengah Wave C dari Wave 4. Bersiaplah untuk volatilitas lanjutan. Tes sesungguhnya bagi tren Bullish ini akan terjadi di kisaran 7.500. Hold & Wait for Support Test.
$ULTJ $MAPA

@KautsarIqbal08
Semoga kiinerjanya membaik, jadi harga saham juga membaik sesuai kinerjanya.
Sembarang tag : $ULTJ , $SSIA , $BIPP
$ULTJ
$ULTJ: Komisaris Ultra Jaya Milk Industry & Trading Company, Suhendra Prawirawidjaja, membeli ~9,1 juta saham ULTJ dengan harga rata–rata Rp1.441/lembar atau senilai total ~Rp13,1 M pada 28–29 Januari 2026. Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan Suhendra Prawirawidjaja di ULTJ naik dari 1,37% menjadi 1,45%.
https://snips.stockbit.com/snips-terbaru/emas-koreksi-18-dalam-2-hari?source=research

$ULTJ Seminggu terakhir nyari susu ultra 200 cc box yg putih kok ndak nemu2 ya? Adanya cokelat doang. Mohon infonya para pemegang saham ini.
Komisaris ULTJ Tambah Kepemilikan Saham Senilai Rp13,1 M
Komisaris Ultra Jaya Milk Industry & Trading Company ($ULTJ), Suhendra Prawirawidjaja, membeli ~9,1 juta saham ULTJ dengan harga rata–rata Rp1.441/lembar atau senilai total ~Rp13,1 M pada 28–29 Januari 2026. Setelah transaksi ini, porsi kepemilikan Suhendra Prawirawidjaja di ULTJ naik dari 1,37% menjadi 1,45%.
[Sumber: Keterbukaan Informasi]
______
Stockbit Sekuritas