438

+6

(1.39%)

Today

768,900

Volume

1.61 M

Avg volume

Company Background

Uni-Charm Indonesia Tbk (UCID) didirikan pada tanggal 05 Juni 1997. Uni-Charm Indonesia Tbk (UCID) bergerak dalam bidang baby care, feminine care dan health care. Saat ini, kegiatan usaha utama UCID adalah bergerak dalam bidang produsen popok bayi (MamyPoko), pembalut wanita (Charm), popok dewasa (Charm) dan tisu basah (MamyPoko).

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$UCID Fore Acc 234M

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$UCID tumben naik

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

PT Uni-Charm Indonesia Tbk. - UCID
Laporan Keuangan
- Neraca Keuangan
- Laporan Laba Rugi
- Laporan Arus Kas
- Laporan Perubahan Ekuitas

Sumber Data: https://cutt.ly/Dtb6mif0

$UCID

1/4

testestestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$UCID

Halo, Bapak/Ibu Investor. Mari duduk sejenak. Saya tahu jika Anda memegang saham **PT Uni-Charm Indonesia Tbk (UCID)** saat ini, rasanya mungkin tidak nyaman melihat portofolio Anda. Tapi sebagai investor cerdas, kita tidak boleh emosional. Mari kita bedah "jeroan" UCID ini dengan kepala dingin berdasarkan data terbaru hingga awal 2026.

Ini adalah analisis jujur saya mengenai kondisi UCID: Apakah ini *value trap* (murah tapi berbahaya) atau *turnaround opportunity* (peluang bangkit)?

### 1. Kondisi "Kritis" di Laporan Keuangan (The Bad News)
Mari kita bicara fakta pahitnya dulu. Kinerja UCID di tahun 2025 memang "berdarah-darah".
* **Rugi Bersih:** Per Kuartal 3 2025 (9M25), UCID mencatat **rugi bersih sebesar Rp 96 miliar**. Ini adalah pembalikan drastis dari laba Rp 233,8 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya,.
* **Pendapatan Tergerus:** Pendapatan turun hampir 11% menjadi Rp 6,35 triliun. Penjualan segmen *Baby Care* (tulang punggung mereka) turun 10,2% dan *Feminine Care* anjlok hampir 30%,.
* **Margin Tertekan:** Margin Laba Kotor (GPM) turun dari 19,8% ke 17,0%. Ini sinyal bahwa biaya bahan baku (pulp/bubur kertas) memakan keuntungan mereka, sementara mereka sulit menaikkan harga jual karena persaingan ketat.

### 2. Mengapa Ini Terjadi? (The Root Causes)
Sebagai mentor, saya ingin Anda paham *mengapa* bisnis ini sedang sulit:
* **Perang Harga & Demografi:** Pasar popok bayi sedang jenuh. Angka kelahiran menurun, dan kompetitor lokal (seperti Sweety atau brand murah lainnya) menyerang dengan harga miring. Konsumen beralih dari produk premium ke produk yang "cukup oke".
* **Beban Royalti:** Walaupun rugi, UCID tetap harus membayar royalti ke induknya di Jepang. Pada 9M25 saja, biaya royalti mencapai Rp 160 miliar. Ini membebani arus kas saat kondisi sedang sulit.
* **Gejolak Manajemen:** Awal 2026 dibuka dengan berita mengejutkan—Presiden Direktur dan Wakilnya mengundurkan diri,. Ini bisa dibaca dua arah: tanda kekacauan internal, atau justru langkah awal "bersih-bersih" untuk strategi baru.

### 3. Sisi Terang: Valuasi "Salah Harga"? (The Opportunity)
Nah, di sinilah insting investor *contrarian* harus bermain. Di balik rapor merah itu, ada angka yang menarik:
* **Valuasi Super Murah:** Saat ini UCID diperdagangkan di PBV (Price to Book Value) **0,31x**,. Artinya, Anda membeli perusahaan ini hanya seharga 30% dari nilai modal bersihnya. Ini valuasi yang biasanya diberikan untuk perusahaan yang mau bangkrut—padahal UCID belum sampai ke sana.
* **Gunung Uang Kas:** Neraca mereka masih sangat kuat. Per September 2025, mereka punya **Kas dan Setara Kas sebesar Rp 1,63 triliun**,. Dengan *market cap* (nilai pasar) sekitar Rp 1,8 triliun, pasar seolah-olah menilai bisnis operasional UCID (pabrik, merek MamyPoko, Charm, Lifree) hampir tidak berharga. Ini tidak masuk akal.
* **Potensi "Silver Economy":** Segmen *Adult Care* (popok dewasa Lifree) adalah masa depan. Indonesia menua, dan UCID menguasai 46% pangsa pasar ini. Ini adalah mesin pertumbuhan jangka panjang mereka.

### 4. Strategi & Arahan Mentor (Action Plan)

Bapak/Ibu Investor, berikut adalah arahan saya berdasarkan posisi Anda:

**Skenario A: Anda Sudah Punya Sahamnya (Nyangkut)**
* **HOLD (Tahan).** Jangan jual di harga sekarang (sekitar Rp 430 - Rp 440). Menjual di PBV 0,3x saat perusahaan punya kas Rp 1,6 triliun adalah tindakan gegabah,. Risiko kebangkrutan sangat kecil karena utang mereka rendah (*Net Debt/Equity* hanya 0,17x). Sabarlah menunggu manajemen baru bekerja.

**Skenario B: Anda Belum Punya (Ingin Masuk)**
* **SPECULATIVE BUY (Beli Spekulatif).** Area Rp 400 - Rp 430 adalah area *support* kuat secara valuasi.
* **Syarat Masuk:** Anggap ini investasi *turnaround*. Jangan berharap naik besok pagi. Anda bertaruh bahwa manajemen baru bisa menstabilkan margin dan harga bahan baku (pulp) akan turun di 2026.
* **Target:** Jika kinerja kembali "normal" saja (balik laba tipis), harga saham bisa *rebound* ke level wajar di PBV 0,7x (sekitar Rp 900). Upside-nya bisa 100%, tapi risikonya adalah waktu tunggu yang lama.

### Kesimpulan Mentor
UCID saat ini ibarat "Raksasa yang Sedang Sakit". Fundamental jangka pendeknya rusak (rugi), tapi "tulang punggungnya" (Neraca Keuangan & Kas) masih sangat kuat.

Pasar sedang sangat pesimis, dan di situlah peluang muncul. Jika Anda berani mengambil risiko dan sabar, ini adalah salah satu saham *deep value* paling menarik di sektor konsumer saat ini. Namun, pantau ketat RUPS berikutnya untuk melihat siapa nahkoda baru kapal ini.

*Tetap bijak dalam mengatur porsi portofolio. Jangan *all-in* di satu saham yang sedang rugi.*

https://cutt.ly/dtbNp65Z

RANDOM TAG $UNVR $TCID

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Dunia per-investasian lagi kebolak-balik. Coba deh, sudut pandang yg dulu jelas bgt dianggap berbahaya, sekarang malah jadi lumrah.

“No risk, no ferrari”
“Ngga full margin, ngga kaya-kaya”
“Ngga all in, ngga kaya”

Coba saya tanya, bedanya apa sama gambling?

Analogi simpel saya gini ya, coba disimak :

Ada 2 orang trader, keduanya menganut pemahaman yg berbeda.
Trader A, adalah trader yg prinsip utamanya adalah mengamankan modal, jadi memilih hanya berani meresikokan maksimal 2% dari modalnya per satu posisi trading.
Sedangkan trader B adalah trader yg menganut prinsip “no risk, no ferrari”, sehingga dia berani meresikokan 70%-90% dari modalnya untuk satu posisi trading.

Pertanyaannya adalah:

Trader mana yg kira-kira memiliki peluang bertahan lebih lama dimarket? 🧐

Ingat! Semakin lama kita berhasil bertahan dimarket, semakin besar pula kita bisa menikmati hasil dari compounding efect kekayaan yg kita tanamkan! 😇

Never stop learning!

$BUMI $CDIA $UCID

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

NERACA
Jakarta - Seiring meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia, tantangan dalam memastikan kualitas hidup lansia yang sehat, nyaman, dan bermartabat menjadi isu sosial yang semakin relevan. Menyikapi kondisi tersebut, PT Uni-Charm Indonesia Tbk mengadakan kegiatan Unicharm Goes to E...

www.neraca.co.id

www.neraca.co.id

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$UCID

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Ada apa ini ribut-ribut merah-merah pagi-pagi???

Oh, MSCI..


Bodo amat! Kata holder $ULTJ $PRDA dan $UCID
🤭🤭🤭🤭🤭

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Return 2025, Stagnan, syukuri aja, semoga tahun depan bisa lebih baik lagi
$BUKA $ITMG $UCID

1/2

testes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$UCID RUPS 26 JAN

Ada yang ikut RUPS?

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

kalau penduduk $BUMI ada yg borong $UCID 1M an aja udah ara nih $UCID kering

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$UCID joss masih siap2 terbang

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$CNMA dan $UCID mau dapet AWARD saham tersiput dan terZONK di 2025. saham andalan nyangkut bahagia gue 🗿😇 baru boleh dijual 2027 $IHSG

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Apa untungnya sih menebak turun harga suatu saham?? Emangnya mau sell stop? 🤭

Atau…

Mau entri? 🤭🤭🤭

Kalau mau cuan di saham itu ya tebak yg harganya mau naik, ngapain nyari saham yg mau turun 🤣

Oh, butuh validasi tebakan selalu benar ya? Okay i’m sorry 🙏🙏

$UCID $PRDA $ERAA

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$UCID

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

kirain udah ada perbaikan kinerja ini emiten $UCID ternyata malah makin parah di kuartal 3 🤣 🤣 .... rungkaatt..

ingat gaess kalau result emiten tidak sesuai dengan analisamu, jangan tambeng bin keras kepala.. segera evaluasi dan ambil action.. ingat yang namanya loss bukan cuma cutloss tapi ada opportunity loss.. cut loss itu biasa kalau ente invest/trading di saham.. yang salah itu kalo ente beli saham karena ikutan influencer anonymous ga jelas 🤣 🤣 .. apalagi ikutan akun yang ga ngerti konsep take rate di emiten digital 🤣 🤣

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$UCID apakah akan berdampak pada penurunan penjualan popok bayi? atau malah meningkat penjualan pembalut wanita??

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$UCID siapa tau sebelum berangkat, bisa langsir ke sini dulu 🚞

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Makasi dividennya ya $BBRI

Akhirnya ada peluru buat eferej don sangkutan $PRDA dan $UCID 😩🤭

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$UCID Anti kerut anti bocor.

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$UCID kuat?

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$UCID ngapain? Pasti kerjaannya om @abilly nih 🤭

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Indikasi, Probabilitas dan Konfirmasi, Proses Terpenting Dalam Trading dan Investasi

Setelah beberapa bulan intens mendalami dunia forex (sebenarnya sudah dari 3 tahun lalu tertarik dan mencoba, karena margin call jadinya ngeri duluan akwoako), serta menyerap ilmu dari seorang tokoh forex terkenal di Indonesia, akhirnya saya menemukan sebuah pencerahan. Bahwa, pada dasarnya trading (baik forex atau saham) dan investasi saham itu memiliki persamaan. Sama-sama harus melewati 3 proses, yaitu menemukan indikasi, menentukan probabilitas, dan menunggu konfirmasi. Ya, sederhana sekali. Sebelum entri atau mulai investasi disuatu saham atau open posisi, lakukanlah 3 proses ini, untuk meningkatkan peluang keberhasilan posisi kita. Mari kita bahas satu persatu.

1. Menemukan Indikasi
Dalam dunia forex, hal pertama yg harus disiapkan dalam menghadapi market adalah menemukan indikasi. Proses ini berupa menunggu set up trading sesuai dengan metode andalan kita sendiri. Misalnya menunggu ada indikasi akan terjadi chart pattern double top, double bottom, atau candlestick pattern doji, harami, dll. Indikasinya harus ada dulu, baru lanjut ke tahap selanjutnya. Sama saja seperti trading saham kan? Mungkin saja kalau dalam trading saham ada proses menemukan indikasi tambahan yaitu baca broksum, pergerakan bandar, price action dll. Lalu apakah kalau investasi saham juga perlu menemukan indikasi? Jelas bos! Misalnya, ketika menemukan ada saham yg harganya turun terus karena mengalami kerugian pertama kali sejak tahun 2018 (kok mirip $UCID ya?), seorang investor biasanya akan tertarik untuk menggali lebih dalam, ada masalah apa ya? Kok bisa rugi ya? Apakah ada indikasi yg menunjukkan adanya peluang untuk membalikkan kinerjanya tahun depan? Kalau ada indikasinya, ya udah gas lanjut proses selanjutnya.
Seperti itulah yg saya maksud dengan proses menemukan indikasi. Benar?

2. Menentukan Probabilitas
Pada tahapan ini, setelah menemukan adanya indikasi, maka yg selanjutnya dilakukan seorang trader forex adalah menentukan probabilitas. Misalnya, ada indikasi muncul chart pattern double top. Trader harus menentukan berapa kira-kira peluang keberhasilan pola itu akan terjadi. Kalau peluangnya kira-kira diatas 50%, atau bahkan diatas 60%, ya trade itu layak ditunggu konfirmasinya. Lanjutkan ke proses selanjutnya. Kalau peluang terjadinya doble top masih kecil, ya cari saja pair lain. Simpel sekali. Sama juga dengan trading saham, setelah menemukan ada indikasi peluang entri sebuah saham, tentukan probabilitasnya dalam hal ini trader saham harus mentukan peluang harga akan naik. Misalnya, sudah turun 50% dari harga pucuk, peluangnya semakin besar. Sudah di support kuat, tambah besar lagi. Sudah menyentuh harga IPO, gas lah peluang tambah besar. Lalu bagaimana dengan investasi saham? Probabilitas yg ditentukan adalah kemungkinan kinerja sebuah perusahaan akan pulih, dengan cara mengulik lebih dalam laporan keuangannya. Misalnya, saham komoditas, harga komoditasnya naik, otomatis peluang pemulihan kinerjanya menjadi sangat besar. Atau saham konsumer, jika ekonomi negara membaik, maka pemulihan kinerja sudah didepan mata. Dalam hal ini, sudah banyak tulisan saya yg dipost disini. Silahkan dibaca kalau mau tau lebih banyak.
Seperti itulah yg saya maksud dengan proses menentukan probabilitas. Benar?

3. Menunggu Konfirmasi
Ini dia tahapan terakhir sebelum open posisi dalam forex. Kebanyakan trader men-skip proses ini. Setelah menentukan probabilitasnya, mereka langsung open posisi. Hasilnya, ternyata pola double top yg ditunggu gagal terjadi. indikasi dan probabilitas yg sudah ditentukan tadi justru menjadi tak berguna. Karena itu, proses menunggu konfirmasi sangat penting dilakukan. Dalam forex, biasanya yg menjadi konfirmasi adalah 1 candle terakhir, kalau sesuai, baru entri atau masukkan pending order sesuai trading plan. Begitu juga dalam trading saham, mungkin konfirmasi yg paling tinggi probabilitasnya adalah insider alias dirut dan komut yg tiba-tiba ikut akumulasi saham akwoakwo. Hal yg sma juga berlaku dalam investasi. Konfirmasinya apa? Kinerjanya membaik dari hasil laporan keuangan terbaru. Cuma itu dan harus hanya itu. Bahkan kalau insider akumulasi pun, itu tidak cukup. Bagaimana kalau dirutnya keliru? Sering bgt terjadi kan owner yg nyangkut disaham perusahaannya sendiri? Akwowkowko.

Sebagai contoh kasus, saya pakai saham $BATA . Indikasi pemulihan kinerja sudah ada, terlihat dari usaha manajemen untuk mengurangi liabilitas dengan cara menjual aset yg tidak produktif, sudah memperoleh persetujuan dari kreditur terbesar untuk mendapat keringanan, dan menjual hanya produk-produk eksklusif agar mendapat marjin yg lebih tinggi. Lalu probabilitas keberhasilannya gimana? menurut saya diatas 50%, karena ada statemen dari kreditur utama mereka bahwa tidak akan menuntut pembayaran utang, kecuali kalau neraca perusahaan sudah sehat. Wah, angin segar donk! Lalu lanjut ke proses ketiga, tunggu konfirmasi! Eh, laporan keuangan terbaru belum keluar! Ya, selama belum ada konfirmasi, peluang gagalnya tetap besar. Resikonya justru bertambah besar jika sudah masuk posisi sebelum ada konfirmasi ini. Meskipun harga sahamnya sudah naik 60% sejak awal menemukan indikasinya. Ingat selalu prinsip orang kaya, lebih baik tidak dapat uang, daripada harus hilang uang! Hehe.

Jadi gimana? Setuju apa ngga? Karena investasi adalah tentang mengelola resiko. Semakin kecil, maka potensi returnya justru akan datang sendiri. :)
Menemukan indikasi, menentukan probabilitas, dan menunggu konfirmasi! Wajib!
Never stop learning!

Psssst, saya lagi nunggu konfirmasinya si UCID akwokawooak

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

kalo mau yg dikit holder nya mending lu beli $UCID aja, liat saham kok dari holderya wkwkwk @OctaPrabowo

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Daripada beli $UCID

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@IDN98 naga yg terbang ke atas ya om, bukan ikan yg menyelam ke bawah ky $UCID wkwk

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$UCID ad ap DP tiba2 buy 4M?

2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy