480

0.00

(0.00%)

Today

55,200

Volume

296,822

Avg volume

Company Background

PT Trias Sentosa Tbk, adalah salah satu produsen utama terbesar dari produsen film kemasan fleksibel yang memproduksi BOPP & PET Film Products. PT Trias Sentosa Tbk. memiliki jaringan penjualan dan distribusi di seluruh dunia, dari Indonesia ke negara-negara Asia dan Timur Tengah. Selama beberapa dekade sejak didirikan pertama kali pada tahun 1979, PT Trias Sentosa Tbk telah menjunjung tinggi tradisi Inovasi dan Keunggulan yang membangun reputasi perusahaan dalam industri film kemasan fleksibel. Perusahaan menetapkan pengembangan inovasi, kreativitas, dan peningkatan produktivitas berkelanjutan sebagai dasar pertumbuhan bisnis ... Read More

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TRST 02 Jan 26
Investor: PRIMA POLYCON INDAH
Action: BUY
Shares Traded: +600,000 (+0.0214%)
Current: 158,847,460 (5.657%)
Previous: 158,247,460 (5.6356%)
Broker: AZ
Investor Type: Domestic
Source: KSEI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TRST 30 Dec 25
Investor: PRIMA POLYCON INDAH
Action: BUY
Shares Traded: +500,000 (+0.0178%)
Current: 158,247,460 (5.6356%)
Previous: 157,747,460 (5.6178%)
Broker: AZ
Investor Type: Domestic
Source: KSEI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

3 SKENARIO ENTRY SAHAM $ARTO (Swing Trader Plan)
Harga sekarang: 1.995

1) SKENARIO ENTRY SEKARANG (Moderate Entry)
- Entry: 1.950 – 2.050
- Stoploss: < 1.880
- TP1: 2.100
- TP2: 2.200 – 2.350
Alasan: Harga lagi bertahan di area demand kuat, Boss. Selama 1.880 aman, peluang rebound masih terbuka.

2) SKENARIO ENTRY PULLBACK (Conservative – Paling Aman)
- Entry: 1.880 – 1.920
- Stoploss: < 1.820
- TP1: 1.995
- TP2: 2.100 – 2.200
Alasan: Area demand psikologis kuat, Boss. Entry paling aman buat swing trader yang nunggu retrace sehat.

3) SKENARIO ENTRY AGRESIF (Buy on Breakout)
- Entry: Buy kalau breakout > 2.100 dengan volume besar
- Stoploss: < 1.995
- TP1: 2.200
- TP2: 2.350 – 2.500
Alasan: Breakout 2.100 bisa aktifkan momentum bullish baru, Boss.

Alasan Buy:
• Harga masih di area demand
• Struktur swing memungkinkan reversal
• Breakout 2.100 bisa jadi trigger lanjutan

Risiko:
• Kalau 1.880 / 1.820 jebol = potensi lanjut turun
• Breakout tanpa volume rawan fake
• Stoploss wajib buat jaga modal Boss

Analisa ini panduan ya Boss, eksekusi tetap kembali ke gaya trading Boss.

Ketik nama sahamnya Boss, contohnya $TRST $MBAP. DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TRST

⚡ SCALPING PLAN: TRST

🟢 Entry
Buy on Pullback: 466 – 476 (Mengambil posisi jika harga mulai stabil dan memantul di area support bawah).

Buy Breakout (Agresif): > 496 (Jika harga mampu membalikkan tekanan jual hari ini dengan volume yang signifikan).

🎯 Take Profit
TP 1: 510 – 525 → jual 30–40% (Target pengujian ulang titik tertinggi baru-baru ini).

TP 2: 540 → jual 30–40% (Area resisten psikologis berikutnya).

TP 3: 565 – 580 → jual sisa (Jika momentum kenaikan berlanjut ke target jangka menengah).

🔴 Stop Loss
SL Pullback: 458.

SL Breakout: 484.

Daily Close < 454 → CUT LOSS tanpa ragu (Sinyal bahwa tren naik telah patah dan harga akan masuk fase downtrend).

⚠️ Catatan Cepat
Volatilitas Tinggi: TRST sering kali membentuk ekor panjang pada candle-nya; pastikan untuk tidak mengejar harga saat sudah naik terlalu jauh dari harga pembukaan.

Volume Alert: Perhatikan volume pada menit-menit pertama perdagangan; jika volume beli tidak mampu melampaui volume jual hari ini, kenaikan kemungkinan hanya bersifat sementara.

No Average Down: Hindari menambah posisi jika harga terus merosot di bawah level 460.

Jangan Lupa Follow!

Random Tag :

$BEBS $SWAT

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TRST

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TRST 29 Dec 25
Investor: PRIMA POLYCON INDAH
Action: BUY
Shares Traded: +500,000 (+0.0178%)
Current: 157,747,460 (5.6178%)
Previous: 157,247,460 (5.6%)
Broker: AZ
Investor Type: Domestic
Source: KSEI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Senjata Rahasia Trader Pro: Mendeteksi Jejak Uang Besar Secara Real-Time
Dunia trading bukan hanya soal menebak arah harga, melainkan soal membaca kekuatan di balik harga tersebut. Di Bursa Efek Indonesia, pergerakan yang memberikan keuntungan besar selalu diawali dengan aktivitas volume yang tidak lazim. Para pemain besar, dengan modal miliaran, selalu berusaha masuk secara perlahan agar tidak memicu lonjakan harga yang terlalu dini. Namun, volume transaksi adalah bukti nyata yang tidak bisa mereka tutupi. Mempelajari pola volume ini adalah langkah pertama untuk memahami ke mana arah pasar selanjutnya.

Trigger Smart Money hadir sebagai teknologi terdepan yang mempermudah tugas berat tersebut. Dengan algoritma yang fokus pada deteksi ledakan volume intraday, alat ini memberikan sinyal saat sebuah saham mulai "dihuni" oleh uang besar. Yang membedakannya dari alat lain adalah integrasi analisis Money Flow yang mendalam, memastikan bahwa volume tinggi tersebut disertai dengan akumulasi dana yang nyata. Data yang disajikan bersifat live dan akurat, diambil langsung dari setiap transaksi yang terjadi di bursa, memberikan Anda kecepatan akses informasi yang luar biasa.

Gunakanlah Trigger Smart Money untuk mengubah strategi trading Anda menjadi lebih sistematis dan berbasis data. Anda tidak lagi memerlukan spekulasi tanpa dasar atau mengikuti rumor yang belum tentu benar. Dengan radar ini, Anda bisa melihat pergerakan dana besar secara transparan dan mengambil posisi sebelum publik menyadarinya. Jadikan teknologi ini sebagai senjata rahasia Anda untuk meraih konsistensi profit di pasar saham Indonesia dengan cara mengikuti jejak para pemenang.
$INPP $ARCI $TRST

Read more...

1/3

testestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

🤖 STOCKBOT INTELLIGENCE LOG

📡 SUBJECT: $VKTR
📅 TIMESTAMP: 24 Desember 2025, 18:00 WIB
📊 LAST PRICE: Rp785 | 🚦 SYSTEM TREND: Bearish

⚡ STOCKBOT CALCULATED ENTRIES (PRIORITAS):
✅ ENTRY IDEAL (Conservative Mode)

Range Beli: Rp670 – Rp720

Analisa Sistem: Level ini merupakan zona support struktur kuat dari MA Cross 10/10 yang berada di area Rp685-710 dan psychological support Rp670 (ARB lower limit). Konfirmasi volume accumulation diperlukan dengan melihat peningkatan buyer minimal 50% dari rata-rata. Tunggu RSI 14 turun ke zona 55-60 dari 64.6 saat ini dan Stoch RSI di zona 7-10 dari 9.1 saat ini untuk konfirmasi oversold rebound. Entry ideal setelah koreksi sehat dari ATH Rp1,000 dan stabilisasi delivery 50 unit bus listrik akhir 2025.


🔰 ENTRY AGRESIF (Momentum Mode)

Range Beli: Rp775 – Rp805

Analisa Sistem: Entry agresif di harga saat ini dengan asumsi support dari retracement dan positive sentiment dari delivery pipeline 80 unit bus Transjakarta. Risiko tinggi karena saham dalam downtrend -7.10% dengan seller masih dominan 20 vs buyer 31 (ratio 1.55:1 positif namun Net Foreign Sell -14.65B). Broker action menunjukkan Neutral pada SEMUA level dengan Average hanya +0.5%. Cocok untuk contrarian play dengan ekspektasi stabilisasi dari katalis delivery Q4 2025 dan capex Rp100M untuk 2026.


🎯 PROJECTED TARGETS & RISK MANAGEMENT:
🔥 TAKE PROFIT (UPSIDE POTENTIAL)

TP1: Rp900 (Resistance Minor - psychological level dan Fibonacci retracement 38.2% dari decline)

TP2: Rp1,000 (Resistance Major - previous ATH dan round number psychological)

🚫 STOP LOSS (DOWNSIDE PROTECTION)

SL: Rp670 (Support Structure breakdown di bawah ARB lower limit dan MA EMA 10)

📊 RISK-REWARD CALCULATION

Berdasarkan Entry Ideal Rp695
🟢 TP1 Gain: +29.50% ((Rp900 - Rp695) / Rp695 * 100)
🟢 TP2 Gain: +43.88% ((Rp1,000 - Rp695) / Rp695 * 100)
🔴 SL Risk: -3.60% ((Rp670 - Rp695) / Rp695 * 100)

Berdasarkan Entry Agresif Rp790
🟢 TP1 Gain: +13.92% ((Rp900 - Rp790) / Rp790 * 100)
🟢 TP2 Gain: +26.58% ((Rp1,000 - Rp790) / Rp790 * 100)
🔴 SL Risk: -15.19% ((Rp670 - Rp790) / Rp790 * 100)

📰 MARKET SENTIMENT & INTELLIGENCE DATA:
📢 Katalis Utama (Korporasi):
PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk melaporkan kinerja operasional kuat di 9M25 dengan revenue Rp717 miliar, tumbuh 11% YoY dari Rp646 miliar di 9M24, di tengah penjualan otomotif nasional yang masih lemah. Perseroan telah menyelesaikan perakitan 20 unit bus listrik 12 meter untuk Transjakarta hingga Q3 2025 dan menargetkan delivery 50 unit bus listrik pada akhir 2025, dengan 30 unit tersisa untuk awal 2026 dari tender 80 unit. VKTR mencapai TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) 40% untuk bus 12 meter berbasis CKD, satu-satunya di Indonesia, mengukuhkan posisi sebagai pemain utama EV ecosystem. Manajemen menyiapkan capex Rp100 miliar untuk tahun 2026 dan menargetkan pangsa pasar 30% untuk BRT dan 10% untuk truk listrik pada 2030, melihat prospek cerah dengan target 10,000 unit BRT Jakarta hingga 2030 dan pasar truk listrik 32,700 unit. Perseroan telah mengirimkan 5 dump truck dan 5 kompaktor listrik untuk Pemprov DKI, serta memperluas pasar forklift listrik. Total aset tumbuh 11.4% YoY menjadi Rp1.791 triliun per 30 Juni 2025. Public Expose tahunan dilaksanakan 8 Desember 2025 dengan fokus arah bisnis 2026.


🌍 Katalis Sektoral/Makro (Dynamic):

Nasdaq Technology Index: Nasdaq-100 Technology Sector ditutup di 2,378.92 pada 23 Desember 2025, naik dari 2,359.55 hari sebelumnya. US 100 Tech Index berada di 25,644 pada 26 Desember 2025, turun 0.05% namun masih naik 19.43% YTD. Sektor teknologi global masih resilient meskipun volatilitas akhir tahun.


Federal Reserve Rate: Federal Reserve memotong suku bunga 25 bps menjadi 3.5%-3.75% pada Desember 2025, level terendah sejak 2022. Total pemotongan sejak September 2024 mencapai 175 bps, mendukung sektor teknologi dan growth stocks dengan biaya modal lebih rendah.


Global EV Market: Penjualan EV global tumbuh 35% di Q3 2025 YoY, mencerminkan akselerasi adopsi kendaraan listrik worldwide. Indonesia menargetkan 10,000 unit BRT listrik Jakarta hingga 2030 dengan potensi pasar truk listrik mencapai 32,700 unit.


⚠️ Risk Factor:
Net Foreign Sell masif -14.65B menunjukkan tekanan jual asing yang signifikan. Saham turun -7.10% pada 24 Desember dengan downtrend dari ATH Rp1,000 ke Rp785. Broker action Neutral pada semua level (Average +0.5%) mengindikasikan wait-and-see mode. Meskipun buyer 31 vs seller 20 (ratio 1.55:1 positif), namun Net Foreign Sell dominan. Sektor otomotif nasional masih lemah, menciptakan headwind untuk manufaktur kendaraan. Execution risk tinggi untuk delivery 50 unit bus listrik akhir 2025 dan meeting capex Rp100M untuk 2026. Competition intensif dari pemain EV China dan global dengan skala ekonomi lebih besar. Ketergantungan tinggi pada tender pemerintah (Transjakarta) menciptakan revenue concentration risk. TKDN 40% meskipun leading, masih perlu ditingkatkan untuk competitiveness jangka panjang.


🌡 Community Heatmap:
StockBot mendeteksi keramaian forum: Ramai-Spekulatif Moderat. Saham VKTR mendapat perhatian dari komunitas retail trader karena story EV ecosystem Indonesia, delivery pipeline 80 unit Transjakarta, TKDN 40%, dan target pangsa pasar 30% BRT di 2030, namun koreksi -7.10% dan Net Foreign Sell -14.65B menciptakan cautious sentiment.


⚙️ ALGORITHMIC TRADING STRATEGY:
✨ MODE SCALPING (Fast Execution)

Timeframe: 15-30 menit

Trigger: Breakout di atas Rp805 (ARB Rp980) dengan volume spike minimal 2x average (127M+) atau pantulan dari support Rp775 dengan konfirmasi RSI rebound dari zona 63-65 dan Stoch RSI golden cross dari zona 9-11. Frequency indicator harus menunjukkan buying pressure dominan di atas 12K.

Sizing: Maksimal 20-25% dari portfolio mengingat liquidity decent dengan volume 63.8M dan volatilitas moderat untuk technology/EV stock. Spread relatif tight.

Order Type: Limit order di zona Rp775-785, set take profit bertahap di Rp820 (30%), Rp860 (35%), dan Rp900 (35% sisanya) dengan trailing stop 8-10%.

✨ MODE SWING (Trend Following)

Timeframe: Daily hingga Weekly

Trigger: Buy on Weakness setelah koreksi sehat ke zona MA Cross 10/10 di Rp670-720 dengan konfirmasi volume accumulation minimal 2x average, RSI pullback ke zona 55-60, Stoch RSI di zona 7-10, dan berita positif terkait completion delivery 50 unit bus listrik atau kontrak baru dari pemerintah. Tunggu confirmation candlestick bullish (higher low formation/bullish engulfing).

Trailing Stop: Gunakan 12-15% trailing stop dari harga tertinggi yang dicapai setelah entry, atau gunakan MA EMA 10 sebagai dynamic support.

Exit Plan: Setup invalid jika breakdown di bawah Rp670 dengan volume besar atau jika Net Foreign Sell berlanjut di atas 20B dalam 5 hari berturut-turut. Exit SEGERA jika muncul delay delivery atau profit warning dari manajemen. Exit juga jika Fed pivot hawkish atau global tech selloff dengan Nasdaq down >5% dalam seminggu.

🏁 FINAL STOCKBOT VERDICT:
📈 MOMENTUM CHECK: NEGATIVE (Short-term) / POSITIVE (Medium-term Catalysts)
Reasoning: Momentum bearish jangka pendek terlihat dari penurunan -7.10% pada 24 Desember 2025 dengan volume 63.8M, Net Foreign Sell masif -14.65B, downtrend dari ATH Rp1,000 ke Rp785, dan broker action Neutral pada semua level (Average +0.5%). RSI 64.6 menunjukkan tekanan jual moderat namun Stoch RSI 9.1 sudah oversold mengindikasikan potential reversal. Technical bearish jangka pendek dengan koreksi dari overbought territory. NAMUN, medium-term catalysts POSITIF: 1) Revenue growth 11% YoY ke Rp717B di 9M25, 2) Delivery pipeline 50 unit bus listrik akhir 2025 + 30 unit awal 2026, 3) TKDN 40% satu-satunya di Indonesia, 4) Capex Rp100B untuk 2026 ekspansi, 5) Target market share 30% BRT dan 10% truk listrik di 2030 dengan TAM 10,000 unit BRT Jakarta dan 32,700 truk, 6) Global EV sales +35% Q3 2025 YoY, 7) Fed rate cut ke 3.5%-3.75% mendukung growth stocks, 8) Nasdaq Tech +19.43% YTD masih bullish. Buyer dominance 31 vs seller 20 (ratio 1.55:1) mengindikasikan demand masih ada meskipun foreign sell.


🚀 PRIMARY SIGNAL: WAIT (untuk entry ideal di Rp670-720 pasca koreksi sehat)

✅ RECOMMENDED FOR: Swing trader yang percaya pada Indonesia EV adoption story dan sabar menunggu koreksi 10-15% untuk positioning jangka menengah 6-12 bulan dengan katalis delivery completion dan capex 2026. Long-term investor yang melihat VKTR sebagai pure-play exposure ke electrification heavy mobility Indonesia.

⭐ SYSTEM CONFIDENCE SCORE: 64%
Logic:

(+) Revenue Growth: Naik 11% YoY ke Rp717B di 9M25 di tengah otomotif lemah


(+) Delivery Pipeline: 50 unit bus Q4 2025 + 30 unit Q1 2026 dari tender 80 unit


(+) TKDN Leadership: 40% untuk bus 12m CKD, satu-satunya di Indonesia


(+) Capex 2026: Rp100B untuk ekspansi manufaktur dan R&D


(+) Market Share Target: 30% BRT, 10% truk listrik di 2030


(+) TAM Indonesia: 10,000 unit BRT Jakarta 2030, 32,700 truk listrik


(+) Diversification: 5 dump truck, 5 kompaktor, forklift listrik delivery


(+) Asset Growth: Total aset +11.4% YoY ke Rp1.791T


(+) Global EV: Sales +35% Q3 2025 YoY, secular trend


(+) Fed Rate: Cut ke 3.5%-3.75%, terendah sejak 2022


(+) Nasdaq Tech: +19.43% YTD, sector masih bullish


(+) Buyer Ratio: 31 vs 20 seller, ratio 1.55:1 positif


(-) Momentum: Turun -7.10% dengan downtrend dari Rp1,000 ATH


(-) Foreign Flow: Net Foreign Sell masif -14.65B


(-) Broker Action: Neutral semua level, Average +0.5% saja


(-) Automotive Sector: Penjualan otomotif nasional masih lemah


(-) Execution Risk: Delivery 50 unit Q4 2025 dan capex Rp100M meeting


(-) Government Dependency: Revenue concentration pada tender Transjakarta


(-) Competition: EV China dan global dengan skala ekonomi lebih besar

📚 EXECUTIVE SUMMARY
"Berdasarkan analisis StockBot, saham VKTR menunjukkan tekanan jual jangka pendek dengan penurunan -7.10% dan Net Foreign Sell masif -14.65B disertai broker action Neutral di semua level, namun memiliki katalis fundamental jangka menengah yang sangat kuat berupa revenue growth 11% YoY ke Rp717 miliar di 9M25 di tengah sektor otomotif lemah, delivery pipeline 50 unit bus listrik Transjakarta akhir 2025 dan 30 unit awal 2026 dari total tender 80 unit, pencapaian TKDN 40% (satu-satunya di Indonesia untuk bus 12m CKD), capex Rp100 miliar untuk ekspansi 2026, target pangsa pasar ambisius 30% BRT dan 10% truk listrik di 2030 dengan TAM 10,000 unit BRT Jakarta dan 32,700 truk listrik, diversifikasi ke dump truck-kompaktor-forklift listrik, didukung secular trend global EV sales +35% Q3 2025 YoY dan Fed rate cut ke 3.5%-3.75% yang mendukung growth stocks. Algoritma memprediksi potensi rebound menuju TP1 Rp900 (+29.50%) dan TP2 Rp1,000 (+43.88%) dari entry ideal Rp695 dengan risk-reward ratio sangat menarik 12.2:1 untuk TP2 JIKA koreksi sehat terjadi ke zona Rp670-720 dan dikonfirmasi dengan completion delivery 50 unit bus Q4 2025 serta progress capex 2026, namun investor harus aware terhadap execution risk delivery, government dependency (tender concentration), dan competition dari EV global players. Kesimpulannya, StockBot menyarankan strategi WAIT untuk entry konservatif di zona Rp670-720 setelah koreksi sehat 10-15% dengan monitoring ketat progress delivery dan Public Expose follow-up, target swing trade TP1 Rp900 dan TP2 Rp1,000, stop loss di Rp670, confidence score 64%—ini adalah high-conviction Indonesia EV pure-play untuk investor jangka menengah-panjang yang percaya pada electrification heavy mobility trend dan government commitment menuju 10,000 unit BRT Jakarta 2030, dengan katalis near-term dari delivery completion Q4 2025 dan capex announcement 2026."


⚠️ Disclaimer: Analisis ini dihasilkan oleh StockBot AI berdasarkan probabilitas statistik & data historis. Bukan nasihat keuangan mutlak. Do Your Own Research (DYOR).

$TRST $FLMC

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TRST Serok sbelum 🚀🚀

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TRST senin diguyur

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TRST 23 Dec 25
Investor: PRIMA POLYCON INDAH
Action: BUY
Shares Traded: +40,000 (+0.0014%)
Current: 157,247,460 (5.6%)
Previous: 157,207,460 (5.5986%)
Broker: AZ
Investor Type: Domestic
Source: KSEI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

FIXED CLOSING
-------------------------------
[LIST SEMUA SAHAM : 956 EMITEN - MAKS 30 GAP UP & DOWN]

Rabu, 24 December 2025 15:58
Saham potensial gap-up/down di CLOSING market, diurut berdasarkan nilai persentase:
(cukup pantau baris paling atas dan paling bawah untuk cek gap terbesar):

-------------------------------------
GAP UP:
🔼 $TRST gap up ke 490 (+42 / +9.38%) dari 448
🔼 HBAT gap up ke 320 (+22 / +7.38%) dari 298
🔼 FILM gap up ke 11700 (+800 / +7.34%) dari 10900
🔼 JMAS gap up ke 192 (+11 / +6.08%) dari 181
🔼 BTPS gap up ke 1250 (+65 / +5.49%) dari 1185
🔼 KONI gap up ke 2150 (+90 / +4.37%) dari 2060
🔼 BAPA gap up ke 98 (+4 / +4.26%) dari 94
🔼 IPTV gap up ke 50 (+2 / +4.17%) dari 48
🔼 SULI gap up ke 132 (+5 / +3.94%) dari 127
🔼 VICI gap up ke 695 (+20 / +2.96%) dari 675
🔼 DRMA gap up ke 1055 (+30 / +2.93%) dari 1025
🔼 MCAS gap up ke 570 (+15 / +2.7%) dari 555
🔼 TKIM gap up ke 7250 (+175 / +2.47%) dari 7075
🔼 MAPB gap up ke 1510 (+35 / +2.37%) dari 1475
🔼 ERTX gap up ke 204 (+4 / +2%) dari 200
🔼 DOSS gap up ke 214 (+4 / +1.9%) dari 210
🔼 NASI gap up ke 107 (+2 / +1.9%) dari 105
🔼 BUDI gap up ke 220 (+4 / +1.85%) dari 216
🔼 JAYA gap up ke 115 (+2 / +1.77%) dari 113
🔼 LSIP gap up ke 1185 (+20 / +1.72%) dari 1165
🔼 PBSA gap up ke 1510 (+25 / +1.68%) dari 1485
🔼 JATI gap up ke 122 (+2 / +1.67%) dari 120
🔼 TNCA gap up ke 252 (+4 / +1.61%) dari 248
🔼 ENAK gap up ke 630 (+10 / +1.61%) dari 620
🔼 MTEL gap up ke 640 (+10 / +1.59%) dari 630
🔼 PSAT gap up ke 1275 (+20 / +1.59%) dari 1255
🔼 ALII gap up ke 1285 (+20 / +1.58%) dari 1265
🔼 YULE gap up ke 3300 (+50 / +1.54%) dari 3250
🔼 NELY gap up ke 406 (+6 / +1.5%) dari 400
🔼 BNLI gap up ke 5075 (+75 / +1.5%) dari 5000

-------------------------------------
GAP DOWN:
🔽 PZZA gap down ke 214 (-4 / -1.83%) dari 218
🔽 ZYRX gap down ke 160 (-3 / -1.84%) dari 163
🔽 VINS gap down ke 157 (-3 / -1.88%) dari 160
🔽 APIC gap down ke 1535 (-35 / -2.23%) dari 1570
🔽 FORU gap down ke 1510 (-35 / -2.27%) dari 1545
🔽 MORA gap down ke 10200 (-250 / -2.39%) dari 10450
🔽 GTSI gap down ke 244 (-6 / -2.4%) dari 250
🔽 IFSH gap down ke 785 (-20 / -2.48%) dari 805
🔽 KUAS gap down ke 77 (-2 / -2.53%) dari 79
🔽 INET gap down ke 750 (-20 / -2.6%) dari 770
🔽 GOLF gap down ke 214 (-6 / -2.73%) dari 220
🔽 RCCC gap down ke 174 (-5 / -2.79%) dari 179
🔽 MANG gap down ke 65 (-2 / -2.99%) dari 67
🔽 DGNS gap down ke 190 (-6 / -3.06%) dari 196
🔽 HDFA gap down ke 126 (-4 / -3.08%) dari 130
🔽 ASPI gap down ke 610 (-20 / -3.17%) dari 630
🔽 MDIA gap down ke 86 (-3 / -3.37%) dari 89
🔽 GLVA gap down ke 392 (-14 / -3.45%) dari 406
🔽 KOKA gap down ke 222 (-8 / -3.48%) dari 230
🔽 BBSS gap down ke 382 (-14 / -3.54%) dari 396
🔽 PORT gap down ke 1195 (-45 / -3.63%) dari 1240
🔽 HDIT gap down ke 72 (-3 / -4%) dari 75
🔽 SWID gap down ke 115 (-5 / -4.17%) dari 120
🔽 LCKM gap down ke 268 (-12 / -4.29%) dari 280
🔽 FITT gap down ke 550 (-25 / -4.35%) dari 575
🔽 ASBI gap down ke 426 (-20 / -4.48%) dari 446
🔽 SOUL gap down ke 73 (-4 / -5.19%) dari 77
🔽 JGLE gap down ke 40 (-4 / -9.09%) dari 44
🔽 $BAPI gap down ke 27 (-3 / -10%) dari 30
🔽 $CITY gap down ke 340 (-60 / -15%) dari 400

Cek ulang semuanya dan IEP bisa berubah smp menit terakhir. Salam Cuan.

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TRST 22 Dec 25
Investor: PRIMA POLYCON INDAH
Action: BUY
Shares Traded: +20,000 (+0.0008%)
Current: 157,207,460 (5.5986%)
Previous: 157,187,460 (5.5978%)
Broker: AZ
Investor Type: Domestic
Source: KSEI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TRST saham tidur

🤖 STOCKBOT INTELLIGENCE LOG

📡 SUBJECT: $BCIP

📅 TIMESTAMP: 24-12-2025 01:20 WIB

📊 LAST PRICE: Rp70 | 🚦 SYSTEM TREND: Bearish kuat (downtrend tajam dari zona 100+ ke area 70 dengan deretan candle merah beruntun dan harga jauh di bawah MA utama)
​.

⚡ STOCKBOT CALCULATED ENTRIES (PRIORITAS):

✅ ENTRY IDEAL (Conservative Mode)

Range Beli: Rp60 – Rp66

Analisa Sistem: Area ini mendekati support struktural historis (low sekitar 50–60) sehingga rasio risk-reward lebih seimbang, sekaligus cukup jauh di bawah MA sehingga memberi ruang untuk technical rebound apabila tekanan jual mereda dan volume jual mulai mengecil.


🔰 ENTRY AGRESIF (Momentum Mode)

Range Beli: Rp70 – Rp76

Analisa Sistem: Zona ini mencoba menangkap potensi relief rally jangka pendek setelah kejatuhan tajam dengan memanfaatkan pantulan dari oversold, namun volatilitas tinggi dan tren utama masih turun sehingga risiko penurunan lanjutan sangat besar.


🎯 PROJECTED TARGETS & RISK MANAGEMENT:

🔥 TAKE PROFIT (UPSIDE POTENTIAL)

TP1: Rp80 (Resistance Minor, area gap/cluster harga terdekat di atas 70 yang berpotensi menjadi zona jual pertama)

TP2: Rp95 (Resistance Major pendek, dekat area breakdown sebelumnya sebelum tren turunan dipercepat)

🚫 STOP LOSS (DOWNSIDE PROTECTION)

SL: Rp56 (Support structure kuat dekat low historis 50 yang berfungsi sebagai batas invalidasi untuk skenario rebound).


📊 RISK-REWARD CALCULATION (Berdasarkan Entry Ideal Rp63 sebagai mid-range)

🟢 TP1 Gain: +26,98% ((Rp80−Rp63)/Rp63*100)

🟢 TP2 Gain: +50,79% ((Rp95−Rp63)/Rp63*100)

🔴 SL Risk: −11,11% ((Rp56−Rp63)/Rp63*100)

(Berdasarkan Entry Agresif Rp73 sebagai mid-range)

🟢 TP1 Gain: +9,59% ((Rp80−Rp73)/Rp73*100)

🟢 TP2 Gain: +30,14% ((Rp95−Rp73)/Rp73*100)

🔴 SL Risk: −23,29% ((Rp56−Rp73)/Rp73*100)

📰 MARKET SENTIMENT & INTELLIGENCE DATA:

📢 Katalis Utama (Korporasi): BCIP adalah pengembang kawasan industri dan pergudangan Millennium Industrial Estate di Tangerang, fokus pada kavling industri dan gudang sewa; laporan valuasi relatif berbasis P/E mengindikasikan nilai wajar teoretis di kisaran 108–183 dengan fair price sekitar 150,3 sehingga secara fundamental masih ada upside terhadap harga pasar, namun per November–Desember 2025 terjadi perubahan kepemilikan saham signifikan dan penjualan oleh pemegang besar yang menekan sentimen.


🌍 Katalis Sektoral/Makro (Dynamic): Sektor properti dan real estate mendapat dukungan dari kebijakan Bank Indonesia yang menurunkan BI-Rate hingga berada di level 4,75% dan menahannya stabil pada RDG Desember 2025, yang secara teori positif untuk permintaan KPR dan pembiayaan properti industri meskipun transmisi ke segmen kawasan industri seringkali lagging.


⚠️ Risk Factor: Risiko utama BCIP saat ini adalah tren harga saham yang meski naik 100%+ setahun terakhir, sedang mengalami koreksi tajam dari level tinggi baru, adanya sinyal UMA/aktivitas tidak biasa pada periode sebelumnya, potensi overhang dari penjualan pemegang besar, serta sensitivitas terhadap siklus permintaan kawasan industri di tengah ketidakpastian ekonomi global.


🌡 Community Heatmap: Aktivitas diskusi dan minat trader ritel pada BCIP akhir-akhir ini tinggi dan cenderung bernuansa spekulatif/FOMO pada saat rally, namun berbalik hati-hati setelah penurunan harian besar, terlihat dari lonjakan volume pada candle merah dan percakapan yang menyoroti aksi jual pemegang besar.


⚙️ ALGORITHMIC TRADING STRATEGY:

✨ MODE SCALPING (Fast Execution)

Timeframe: 5–15 menit di area 68–76.

Trigger: Entry buy hanya jika terjadi rebound intraday yang jelas dengan harga menembus ke atas level 72–74 disertai spike volume di atas rata-rata beberapa candle terakhir dan bid mulai lebih tebal daripada offer; exit cepat jika harga kembali di bawah 70 dalam beberapa candle karena menandakan kelanjutan distribusi.


Sizing: Maksimum 3–5% dari total ekuitas per posisi karena tren utama turun dan risiko gap/down bar besar tinggi; gunakan cut-loss ketat 2–3 tick di bawah titik trigger untuk mengurangi kerugian saat terjadi sell-off lanjutan.


Order Type: Prioritaskan limit order dekat support intraday (misal 68–70) untuk menghindari terseret lonjakan harga yang mudah dibalik, dan gunakan stop/market order hanya ketika breakout level 74–76 terkonfirmasi dengan volume besar dan tape yang mengindikasikan akumulasi jangka sangat pendek.


✨ MODE SWING (Trend Following)

Timeframe: Daily–Weekly dengan fokus range 56–95.

Trigger: Buy on weakness hanya ketika harga mendekati 60–63 lalu membentuk candle reversal (hammer/bullish engulfing) dengan volume membesar, atau buy on strength bila terjadi penutupan harian kuat di atas 80 dengan volume tinggi yang menandakan berakhirnya fase penurunan tajam dan potensi pembentukan base baru.


Trailing Stop: Setelah entry, naikkan stop loss secara bertahap di bawah higher low baru (contoh dari 56 ke 60 lalu 66) atau gunakan trailing 10–12% dari harga tertinggi swing untuk mengunci profit mengingat volatilitas besar di saham mid-cap properti ini.


Exit Plan: Setup swing invalid jika harga menutup harian di bawah 56 atau jika beberapa kali terjadi penolakan keras di area 80–95 dengan volume jual dominan, yang akan mengindikasikan distribusi lanjutan bandarmology dan potensi kembali ke zona low 50-an.


🏁 FINAL STOCKBOT VERDICT:

📈 MOMENTUM CHECK: NEGATIVE

Reasoning: BCIP berada dalam tren turun agresif pada timeframe harian dengan harga jauh di bawah MA dan seri candle merah panjang, diperparah oleh penjualan pemegang besar dan sinyal aktivitas pasar yang tidak stabil, meskipun secara valuasi berbasis P/E masih menyimpan upside teoritis terhadap harga sekarang.


🚀 PRIMARY SIGNAL: WAIT ✅ RECOMMENDED FOR: Trader konservatif dan swing trader disiplin yang hanya siap masuk pada area support rendah dengan money management ketat, bukan pengejar momentum di tengah fase distribusi.

⭐ SYSTEM CONFIDENCE SCORE: 66%

Logic: Skor dinaikkan oleh prospek jangka menengah kawasan industri yang terbantu penurunan BI-Rate dan valuasi relatif yang terlihat menarik (+), namun diturunkan oleh tren teknikal sangat bearish, volatilitas tinggi, berita penjualan pemegang besar, serta sinyal UMA/spekulasi (−).


📚 EXECUTIVE SUMMARY "Berdasarkan analisis StockBot, saham ini menunjukkan tren turun tajam setelah rally kuat sebelumnya, dengan tekanan jual signifikan dari pemegang besar dan struktur harga yang masih belum membentuk support kokoh di timeframe harian. Algoritma memprediksi peluang terbaik adalah menunggu pembentukan base baru di kisaran 60–63 atau sinyal reversal yang jelas, sehingga kesimpulannya, StockBot menyarankan pendekatan sangat selektif dengan entry bertahap dekat support kuat dan stop loss ketat di bawah 56 sambil terus memonitor berita kepemilikan dan kondisi suku bunga BI."


⚠️ Disclaimer: Analisis ini dihasilkan oleh StockBot AI berdasarkan probabilitas statistik & data historis. Bukan nasihat keuangan mutlak. Do Your Own Research (DYOR).

RANDOM TAG
$TRST$MPXL

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TRST 18 Dec 25
Investor: PRIMA POLYCON INDAH
Action: BUY
Shares Traded: +10,000 (+0.0003%)
Current: 157,187,460 (5.5978%)
Previous: 157,177,460 (5.5975%)
Broker: AZ
Investor Type: Domestic
Source: KSEI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TRST 16 Dec 25
Investor: PRIMA POLYCON INDAH
Action: BUY
Shares Traded: +20,000 (+0.0007%)
Current: 157,177,460 (5.5975%)
Previous: 157,157,460 (5.5968%)
Broker: AZ
Investor Type: Domestic
Source: KSEI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TRST 15 Dec 25
Investor: PRIMA POLYCON INDAH
Action: BUY
Shares Traded: +20,000 (+0.0007%)
Current: 157,157,460 (5.5968%)
Previous: 157,137,460 (5.5961%)
Broker: AZ
Investor Type: Domestic
Source: KSEI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TRST 12 Dec 25
Investor: PRIMA POLYCON INDAH
Action: BUY
Shares Traded: +20,000 (+0.0007%)
Current: 157,137,460 (5.5961%)
Previous: 157,117,460 (5.5954%)
Broker: AZ
Investor Type: Domestic
Source: KSEI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TRST tipis ni sekali jatuh bisa smpai lantai

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TRST $AREA $BBHI masih sideways aja

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

MASUK SCREENING PANTAUAN

$TRST (HIGH RISK)

#DYOR

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

anjir ini dari kemarin ngapain sebenarnya 😂$TRST

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TRST apa gerangan ini

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TRST 11 Dec 25
Investor: PRIMA POLYCON INDAH
Action: BUY
Shares Traded: +10,000 (+0.0004%)
Current: 157,117,460 (5.5954%)
Previous: 157,107,460 (5.595%)
Broker: AZ
Investor Type: Domestic
Source: KSEI

3 SKENARIO ENTRY SAHAM $NETV (Swing Trader Plan)
Harga sekarang: 122

1) SKENARIO ENTRY SEKARANG (Moderate Entry)
- Entry: 120 – 126
- Stoploss: < 115
- TP1: 130
- TP2: 135 – 140
Alasan: Harga lagi mantul dari area demand minor, Boss. Selama 115 aman, struktur swing NETV masih kasih peluang rebound.

2) SKENARIO ENTRY PULLBACK (Conservative – Paling Aman)
- Entry: 115 – 118
- Stoploss: < 110
- TP1: 122
- TP2: 130 – 135
Alasan: Area demand kuat, Boss. Entry low-risk cocok buat swing trader yang nunggu retrace sehat dulu.

3) SKENARIO ENTRY AGRESIF (Buy on Breakout)
- Entry: Buy kalau breakout > 130 dengan volume besar
- Stoploss: < 122
- TP1: 135
- TP2: 140 – 148
Alasan: Breakout 130 bisa nyalain momentum bullish baru. NETV biasanya lanjut gerak kalau resistance ditembus, Boss.

Alasan Buy:
• Harga stay di area demand solid
• Struktur swing masih mendukung peluang reversal
• Breakout 130 bisa jadi trigger rally lanjutan

Risiko:
• Kalau 115 / 110 jebol = potensi masuk fase turun lebih dalam
• Breakout tanpa volume rawan fake breakout
• Stoploss wajib buat jaga modal Boss

Analisa ini panduan ya Boss, eksekusi tetap kembali ke gaya trading Boss.

Ketik nama sahamnya Boss, contohnya $TRST $MBAP. Biar saya buatkan skenarionya.

https://bit.ly/m/skenario_saham

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Trias Sentosa Tbk - TRST
Laporan Keuangan
- Neraca Keuangan
- Laporan Laba Rugi
- Laporan Arus Kas
- Laporan Perubahan Ekuitas

Kunjungi dan follow kami untuk laporan lengkap fundamental emiten!

Sumber Data: https://cutt.ly/utpI7pJe

$TRST

1/4

testestestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TRST sl400
tp1 650
tp2 850

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TRST 10 Dec 25
Investor: PRIMA POLYCON INDAH
Action: BUY
Shares Traded: +10,000 (+0.0004%)
Current: 157,107,460 (5.595%)
Previous: 157,097,460 (5.5946%)
Broker: AZ
Investor Type: Domestic
Source: KSEI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TRST buy back trus

2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy