


Volume
Avg volume
PT Trans Power Marine Tbk merupakan perusahaan yang berbasis di Indonesia yang utamanya bergerak dalam penyediaan jasa transportasi angkutan barang curah. Perusahaan memiliki dan mengoperasikan berbagai jenis kapal, seperti kapal tunda, tongkang, dan tongkang crane. Komoditas yang diangkutnya antara lain batu bara, kepingan kayu, dan perangkat rotary kilm spons. Perusahaan menyediakan tiga jasa pengangkutan: transshipment (pemindahan muatan antar kapal), angkutan antarpulau, dan luar negeri. Perusahaan memiliki kantor perwakilan di Banjarmasin, Tarakan, Cilacap, Kumai, dan Cilegon, Indonesia.
$NOBU
$APEX
$TPMA
sumpah tuh saham sebenarnya bagus.. cuma sabarrr² dah nungguin terbang🤣😂
*izin colek porto wahahaa
holla kawan kawan $IHSG
Apa itu free float? Fundamental dan deviden adalah yang utama.
Tetap cicil selot selot.
$TPMA $BSSR
*Bukan ajakan beli, lebih ke mindset (TR)

@michaelarianto beli di PBV 0.5 baru diskon 50% , klo harga sekarang masih mahal. mending investasi kan di $TPMA harga murah, PBV dibawah 1, dividen tahun sebelumnya 14%.
$TPMA lihat historinya Februari-Maret biasanya dibanting dulu sebelum pengumuman deviden, kita lihat tahun ini apakah histori berulang?
$TPMA $HAIS $TMAS emiten perkapalan yg bagi deviden besar naiknya malah sedikit sedangkan tetangga yg g bagi deviden malah ARA wkwkwk.. lawak
Perusahaan transportasi kapal angkut batubara seperti $TPMA minim terkena dampaknya. Soalnya demand dari dalam negeri masih kuat, ada DMO yang harus dipenuhi. Apalagi TPMA full beroperasi di domestik saja.
Kemudian, TPMA sudah terikat kontrak dengan perusahaan untuk mengangkut batubaranya dalam kuota tertentu. Jadi, ini sudah meminimalisir risiko kapal tongkang oversupply.
Bisnis Kapal: $TPMA vs $TAMU vs $PSSI
Request salah satu member bukan di External Comunity Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community menggunakan kode: A38138 https://stockbit.com/post/13223345
Kalau cuma lihat harga saham, investor gampang kebawa cerita. Di bisnis pelayaran, cerita sering kalah oleh angka. Satu emiten bisa terlihat cantik, tapi ternyata hidup dari satu komoditas atau satu tipe kontrak yang siklusnya tajam. Jadi pertanyaan tentang TPMA memang paling fair kalau ditaruh berdampingan dengan dua emiten yang main di lapangan mirip. Angka yang dipakai di sini 9M 2025, supaya kelihatan arah perubahan, daya tahan kas, dan konsekuensi leverage tanpa bias. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
TPMA vs TAMU vs PSSI, tiga emiten ini sama-sama dapat uang dari angkut barang lewat laut, tapi fokus muatannya beda. TPMA dan PT IMC Pelita Logistik Tbk banyak bermain di rantai logistik bulk, termasuk pola time charter, freight charter, dan aktivitas transshipment pakai tug, barge, sampai floating crane. PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk beda sendiri karena lebih dekat ke jasa penunjang migas lepas pantai, dengan kapal akomodasi dan layanan katering. Dampaknya sederhana, dua yang bulk cenderung sensitif ke volume batubara dan arus logistik, sementara yang offshore sensitif ke siklus proyek migas dan utilisasi kapal khusus.
TPMA punya revenue yang paling besar dari mereka bertiga di 9M 2025, US$83,89 juta, turun 6,1% YoY. PSSI ada di tengah, US$44,50 juta, turun 28,6% YoY. TAMU paling kecil, US$3,15 juta, turun tajam dari US$16,92 juta pada periode pembanding. Perbedaan angka ini bukan sekadar ukuran, tapi juga menggambarkan seberapa ramai mesin pendapatan masing-masing saat 2025 berjalan.
TPMA juga punya laba bersih yang paling besar secara nominal yakni, US$15,79 juta, dengan marjin laba neto 18,8%. TAMU mencetak laba bersih US$0,47 juta, marjin 14,9%, tetapi basis pendapatannya kecil sekali sehingga sedikit perubahan utilisasi kapal bisa mengubah rasio dengan cepat. PSSI mencetak laba bersih US$1,56 juta, marjin 3,5%, artinya ruang bantalan dari sisi laba memang tipis karena beban pokok pendapatan memakan porsi besar dari pendapatan. Jadi di sini terlihat dua hal sekaligus, TPMA dominan dari sisi jumlah laba, sementara PSSI lebih tertekan pada marjin. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
TPMA mencatat CFO US$31,51 juta, kira-kira 2,0 kali laba bersihnya US$15,79 juta, ini biasanya menandakan laba didukung kas yang benar-benar masuk. PSSI CFO tercatat sekitar US$12,23 juta dan pada ringkasan lain US$13,61 juta, sementara laba bersihnya US$1,56 juta, rasio kas terhadap laba jadi sangat besar dan ini sering terjadi ketika ada beban non-kas besar, pergeseran modal kerja, atau timing pembayaran yang berbeda. TAMU CFO US$1,51 juta dibanding laba US$0,47 juta, sekitar 3,2 kali. Secara praktis, tiga-tiganya menghasilkan kas operasi, hanya saja skala kasnya sangat berbeda dan cerita di balik kas PSSI paling berbeda dibanding laba.
PSSI punya kas dan depositosekitar US$76,64 juta, jauh di atas utang bank jangka panjang US$14,21 juta, sehingga posisi bersihnya net cash dan gearing ratio tercatat -40,34%. TPMA punya kas US$11,75 juta, tetapi utang bank besar, sekitar US$102,64 juta, sehingga ketergantungan pada pendanaan eksternal lebih terasa saat ekspansi berjalan. TAMU kasnya US$1,27 juta dengan utang bank US$13,62 juta, jadi ruang gerak kas paling sempit di antara tiga ini. Kalau investor hanya melihat laba, perbedaan daya tahan kas seperti ini sering tidak langsung terbaca. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Belanja modal memperjelas fase siklus masing-masing. TPMA capex US$38,98 juta, paling agresif, dan ini bahkan lebih besar dari CFO 9M 2025 sebesar US$31,51 juta, rasio sekitar 1,24 kali, tanda ekspansi armada didorong kombinasi kas operasi dan pendanaan. PSSI capex US$5,53 juta, jauh di bawah CFO sekitar US$12 sampai 14 juta, rasio kira-kira 0,4 sampai 0,5 kali, lebih terukur untuk fasilitas dan alat pendukung. TAMU capex US$155.230, kecil sekali dibanding CFO US$1,51 juta, rasio sekitar 0,10 kali, sehingga ekspansi fisiknya minimal. Pola ini biasanya membuat profil risiko berbeda, yang ekspansif sensitif ke eksekusi proyek kapal dan biaya dana, yang konservatif sensitif ke utilisasi aset yang sudah ada.
TPMA punya utang bank terbesar juga di antara mereka bertiga, sekitar US$102,64 juta, dengan kreditur seperti PT Bank Central Asia Tbk dan PT Bank OCBC NISP Tbk, sehingga beban bunga dan covenant biasanya menjadi faktor yang perlu dipantau saat capex tinggi. PSSI utang bank jangka panjang US$14,21 juta kepada PT Bank Multiarta Sentosa Tbk, relatif kecil dibanding kas, sehingga tekanan refinancing jauh lebih ringan. TAMU utang bank US$13,62 juta didominasi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, namun dengan kas US$1,27 juta, sensitivitas terhadap arus kas proyek menjadi lebih penting. Ini bukan soal baik-buruk, tapi soal seberapa besar tagihan tetap yang harus dibayar saat pasar sedang sepi.
Produktivitas per karyawan menunjukkan bentuk operasi yang berbeda. TPMA punya 193 karyawan dengan laba per karyawan sekitar US$81.850, yang tertinggi di antara mereka bertiga, dan pendapatan per karyawan sekitar US$434 ribu. PSSI 96 karyawan, laba per karyawan sekitar US$16.250, tetapi pendapatan per karyawan sekitar US$464 ribu, jadi pendapatannya per orang tidak kecil, hanya saja marjin konsolidasinya tipis sehingga laba per orang ikut kecil. TAMU 9 karyawan tetap, laba per karyawan sekitar US$52.222, pendapatan per karyawan sekitar US$350 ribu, angka per orang bisa terlihat tinggi karena basis karyawannya sangat kecil. Di metrik seperti ini, jumlah karyawan yang kecil membuat rasio TAMU mudah bergeser besar hanya karena perubahan laba ratusan ribu dolar.
Secara teoritis, PSSI pada dasarnya bisa melunasi utang bank US$14,21 juta dengan kas US$76,64 juta, sehingga secara matematis bisa sangat cepat karena kasnya sudah ada. TPMA dengan total utang sekitar US$109,01 juta, laba tahunan setara sekitar US$21,06 juta, CFO tahunan setara sekitar US$42,01 juta, dan FCF tahunan setara sekitar US$19,52 juta, menghasilkan estimasi waktu pelunasan kira-kira 5,17 tahun dari laba, 2,59 tahun dari CFO, dan 5,58 tahun dari FCF, tentu ini asumsi seluruh kapasitas diarahkan ke utang. TAMU dengan utang US$13,62 juta, laba tahunan setara sekitar US$0,62 juta, CFO tahunan setara sekitar US$2,01 juta, dan FCF tahunan setara sekitar US$1,81 juta, menghasilkan estimasi sekitar 21,7 tahun dari laba, 6,77 tahun dari CFO, dan 7,52 tahun dari FCF. Angka-angka ini bukan ramalan, tapi cara melihat jarak kemampuan kas terhadap kewajiban berbunga dengan asumsi yang dibuat transparan. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
📌 Pendapatan 9M 2025
• TPMA US$83,89 juta, -6,1% YoY
• PSSI US$44,50 juta, -28,6% YoY
• TAMU US$3,15 juta, turun dari US$16,92 juta
💰 Laba bersih dan marjin neto 9M 2025
• TPMA US$15,79 juta, 18,8%
• PSSI US$1,56 juta, 3,5%
• TAMU US$0,47 juta, 14,9%
🌊 Arus kas operasi 9M 2025
• TPMA US$31,51 juta
• PSSI sekitar US$12,23 juta sampai US$13,61 juta
• TAMU US$1,51 juta
Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
🏦 Kas dan deposito vs utang bank
• PSSI kas US$76,64 juta, utang US$14,21 juta, gearing -40,34%
• TPMA kas US$11,75 juta, utang US$102,64 juta, gearing 66,75%
• TAMU kas US$1,27 juta, utang US$13,62 juta, gearing 64,91%
⚙️ Capex 9M 2025
• TPMA US$38,98 juta
• PSSI US$5,53 juta
• TAMU US$155.230
👷 Produktivitas per karyawan
• TPMA 193 karyawan, laba per karyawan US$81.850, pendapatan per karyawan sekitar US$434 ribu
• PSSI 96 karyawan, laba per karyawan US$16.250, pendapatan per karyawan sekitar US$464 ribu
• TAMU 9 karyawan, laba per karyawan US$52.222, pendapatan per karyawan sekitar US$350 ribu
Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
🧾 Estimasi waktu pelunasan utang berbasis annualised
• PSSI, bisa sangat cepat karena net cash
• TPMA, sekitar 2,59 tahun bila memakai CFO tahunan setara
• TAMU, sekitar 6,77 tahun bila memakai CFO tahunan setara
• TPMA, disiplin capex dan biaya dana saat ekspansi
• PSSI, pemulihan marjin karena pendapatan turun lebih dalam
• TAMU, utilisasi kapal offshore dan kesinambungan proyek
Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.
Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345
Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm
Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx
Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW
Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU
1/2


Porto saham invest msh ijo kecuali $TPMA ... dia mojok diem kayak anak tiri,,, moga plg lama 4 bulan lagi ceria lg muda2an...😁
Kalo yang porto obat gatel 500Rb an semua nyungsep kayak wanita lg dapet.. kesalahan berulang gak cut loss ,,..

$TMAS
Selamat siang, Sobat Investor. Mari kita bedah PT Temas Tbk (TMAS) per hari ini, 2 Februari 2026.
Sebagai mentor Anda, saya melihat TMAS saat ini berada dalam situasi yang saya sebut sebagai **"Fase Akumulasi Aset di Tengah Tekanan Margin."** Secara fundamental perusahaan ini sedang "membakar uang" untuk ekspansi masa depan, namun secara teknikal, grafik harganya sedang "berdarah".
Berikut adalah analisis mendalam dan arahan strategi investasi untuk Anda:
### 1. Bedah Fundamental: Ekspansi Agresif vs. Tekanan Laba
Secara kinerja keuangan, TMAS sedang menghadapi tantangan efisiensi meskipun pendapatan relatif stabil.
* **Laba Tertekan:** Laba bersih TMAS mengalami tren penurunan. Pada kinerja 9 bulan pertama tahun 2025 (9M 2025), laba bersih turun 9,7% menjadi Rp365,5 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Tekanan ini sudah terlihat sejak tahun buku 2024, di mana laba bersih turun 11% menjadi Rp721 miliar akibat kenaikan biaya operasional dan bahan bakar.
* **Pendapatan Stagnan:** Pendapatan relatif *flat*. Pada 9M 2025, pendapatan turun tipis 1% menjadi Rp3,19 triliun. Ini menunjukkan bahwa volume muatan relatif stabil, namun belum ada lonjakan permintaan yang signifikan.
* **Betting Besar di Masa Depan (Capex Jumbo):** Ini poin kuncinya. Manajemen sangat optimistis dengan mengalokasikan belanja modal (Capex) sebesar **Rp3 triliun pada tahun 2025**. Dana ini digunakan untuk membeli 16 unit armada baru dan modernisasi peralatan. Ini adalah sinyal bahwa perusahaan sedang bersiap untuk pertumbuhan jangka panjang, meskipun mengorbankan arus kas jangka pendek.
* **Dividen:** TMAS tetap loyal membagikan dividen. Untuk tahun buku 2024, mereka membagikan Rp4 per saham dengan *yield* sekitar 2,96%.
### 2. Valuasi: Murah atau Murahan?
Jika kita melihat rasio keuangannya, TMAS terlihat sangat menarik bagi *value investor*, namun kita harus hati-hati terhadap "Value Trap".
* **PER (Price to Earnings):** Berada di kisaran 11,6x - 12x. Ini jauh di bawah rata-rata industri yang bisa mencapai ratusan kali lipat untuk emiten sejenis yang sedang *growth*.
* **Profitabilitas Tinggi:** Meskipun laba turun, ROE (Return on Equity) TMAS masih sangat kuat di angka **23% - 24%**. Ini menunjukkan manajemen sangat efisien dalam memutar modal pemegang saham dibandingkan kompetitornya.
* **PBV (Price to Book Value):** Sekitar 2,5x - 2,7x. Tidak terlalu murah, tapi wajar untuk perusahaan dengan ROE setinggi itu.
### 3. Analisis Teknikal: Pisau Jatuh (Falling Knife)
Sobat Investor, sebagai mentor saya ingatkan: **Jangan melawan tren.** Kondisi teknikal per 2 Februari 2026 sangat *bearish*.
* **Tren Harga:** Harga saham saat ini di level **Rp129**, turun signifikan dari rekomendasi beli bulan lalu di level Rp163. Penurunan ini menembus level *stop loss* sebelumnya.
* **Indikator:** Indikator teknikal (Moving Averages, MACD, RSI) mayoritas menunjukkan sinyal **"Strong Sell"** (Sangat Jual). RSI berada di level 32, mendekati area jenuh jual (*oversold*), namun momentum penurunan masih kuat.
* **Support Krusial:** Perhatikan level **Rp115** (harga terendah 52 minggu). Jika level ini ditembus, harga bisa mencari dasar baru.
### 4. Arahan Strategi Investasi (Action Plan)
Berdasarkan data di atas, berikut adalah instruksi saya untuk portofolio Anda:
**A. Untuk Trader (Jangka Pendek): WAIT AND SEE (Menepi Dulu)**
Jangan masuk sekarang. Tren sedang sangat kuat turun (*downtrend*).
* **Sikap:** Jangan mencoba menangkap "pisau jatuh". Biarkan harga menemukan *support* kuat dulu.
* **Sinyal Masuk:** Tunggu hingga ada pembalikan arah (*reversal*) yang dikonfirmasi oleh volume tinggi atau jika harga mampu bertahan dan memantul di area *support* Rp115 - Rp120.
**B. Untuk Investor (Jangka Panjang / Dividend Hunter): CICIL BERTAHAP (Accumulate on Weakness)**
Jika visi Anda adalah 1-3 tahun ke depan, penurunan ini adalah diskon.
* **Logika:** Fundamental perusahaan solid (ROE 24%), dan Capex Rp3 Triliun akan mulai menghasilkan pendapatan di tahun 2026-2027 saat armada baru beroperasi penuh. Proyeksi volume peti kemas Indonesia juga tumbuh 2,2% di 2026.
* **Strategi:** Mulai cicil beli (pyramiding) jika harga mendekati **Rp115 - Rp120**. Jangan *All-in* sekaligus.
* **Risiko:** Waspadai jika laba bersih terus tergerus di laporan keuangan Full Year 2025 nanti.
**Kesimpulan Mentor:**
TMAS adalah perusahaan bagus (*good company*) dengan manajemen yang berani ekspansi, namun saat ini sedang menghadapi sentimen pasar yang buruk dan tekanan biaya (*bad stock timing*).
Untuk saat ini, **bersabarlah**. Pasar sedang menghukum saham ini. Kita tunggu di harga bawah (area Rp115) untuk mendapatkan *margin of safety* terbaik.
*Disclaimer: Keputusan investasi tetap ada di tangan Anda. Pelajari risiko sebelum bertransaksi.*
https://cutt.ly/ytvvJKqI
RANDOM TAG $SMDR $TPMA
$TPMA nih kalo mau nginepin duit di saat $IHSG lagi kacau mending disini agak agak terjaga siapa tau dapet dividen mayan
kalo era saham fundamentil mau bangkit ini juga bangkit lag wong undervalued banget.
di IHSG tuh ga cuma ada emiten blue chip doang ya ges ya
$BBCA
$TPMA ini Sham kebal mau Indonesia Bubar 2030 kata pak Prabowo harga saham ni tetap jalan segitu segitu aja 🗿
