


Volume
Avg volume
PT Chandra Asri Petrochemical Tbk merupakan perusahaan petrokimia terbesar dan terintegrasi di Indonesia serta satu-satunya yang mengoperasikan Naphtha Cracker. Komplek petrokimia Perseroan terletak di Banten, merupakan pabrik petrokimia utama yang memanfaatkan teknologi dan fasilitas pendukung canggih berkelas dunia yang memproduksi Olefins (Ethylene, Propylene dan produk turunan seperti Py-Gas dan Mixed C4). Segmen bisnis Perusahaan termasuk Olefin (etilen, propilen, bensin pirolisis, C4 campuran) Poliolefin (polietilen dan polipropilen), monomer Stirena, Butadiena, dan penyewaan Tangki dan dermaga. Produknya termasuk produk-p... Read More
Emiten taipan Prajogo Pangestu, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), buka suara ihwal kesiapan perusahaan untuk memenuhi free float hingga 15% dalam dua tahun. Adapun per 31 Januari 2026, posisi free float TPIA masih berada di angka 10,68%.
Alhasil, emiten itu membutuhkan hampir sekitar 5% lagi unt...

katadata.co.id
$CUAN
SWING TRADE
Entry 1650-1740 (Secara bertahap)
Cutlose 1545 (Jebol kebawah = Ga Menarik)
TP 1 = 1925
TP 2 = 2270
TP 3 = 2530
————————————————————-
Broker Sumarry
Last 3 Month (Buy Volume)
YU 215B
AK 120B
KZ 105B
Last 6 Month (Buy Volume)
KZ 1,5T
AK 242B
RX 112B
YU 61.2
Last 1 Year (Buy Volume)
KZ 1,5T
AK 902B
YU 446B
Untuk Broker KZ,YU,AK,RX dia suka tetap lama jadi masih ada kemungkinan rally, diliat dari harga average juga masih di angka 1600-1650 jadi untuk sekarang masih aman
Dilihat dari stochastic
4H ada di angka 43.6
1D ada di angka 34
Jadi kemungkinan masih ada koreksi tembus di angka 1680-1700
Target kemungkinan Broker YU,KZ,AK
Area 1 : 2.270
Area 2 : 2.530
Kesimpulan
Dikasih harga bawah jangan ragu untuk nyicil, harga sudah tinggi jangan fomo untuk beli !
Buy On Red
Sell On Green
$IHSG $TPIA
$TPIA +2,86% (7000-7200)
$EXCL +2,17% (3220-3290)
$UNVR +2,15% (2320-2370)
Persentase dihitung dari harga yg dilingkarin (blue to yellow)
1/9









JURNAL SAHAM - SELASA, 24 FEBRUARI 2026
---
1️⃣ MARKET OVERVIEW (TOP DOWN)
📈 Kondisi IHSG
IHSG naik ±1,5% tetapi:
* Volume relatif tipis
* Kenaikan ditopang big banks (dividend driven)
* Belum ada ekspansi kuat ke mayoritas sektor
Struktur saat ini:
➡ Sideways dengan kecenderungan rebound
➡ Belum konfirmasi uptrend besar
Kenaikan lebih karena yield attraction, bukan risk-on global penuh.
---
💰 Money Flow Asing
Net buy ±1,1T → positif namun belum agresif.
Dominan masuk ke:
* BBRI
* BMRI
* ANTM
Artinya:
Selective positioning, bukan broad accumulation.
---
🏭 Sektor Dominan:
1. Komoditas (emas, nikel, coal)
2. Petrochemical & konglomerasi
3. Big banks (dividen momentum)
---
🌍 Sentimen Makro
* Ketidakpastian global masih ada
* Harga emas kuat → risk hedge
* Harga minyak naik → dorong energi
Market bergerak karena rotasi sektor, bukan karena confidence global pulih total.
---
⚠ Risk Level Market: **SEDANG**
Masih rawan profit taking cepat.
Belum fase agresif penuh.
---
# 2️⃣ SEKTOR & NARASI BESAR
🟢 Accumulation Phase
Big Banks:
* BBRI
* BMRI
Asing mulai positioning ulang.
Emas & Nikel:
* ANTM
* MDKA
Didukung:
* Harga emas naik
* Sentimen pembatasan nikel
* Narasi hilirisasi
---
🚀 Breakout / Reversal Structure:
* TPIA → fresh reversal + akumulasi asing
* BRPT → struktur bottoming, momentum awal
* OASA → stage 2 uptrend (momentum + volume kuat)
---
⚠ Extended / Risk Retracement
* INDY → rally panjang, risk-reward kurang menarik tanpa koreksi
* MBMA → sudah naik signifikan, rawan pullback
---
# 3️⃣ RINGKASAN SAHAM YANG DIBICARAKAN
INCO | Bullish continuation | Valuasi moderat | Flow stabil | Nikel kuat | Risiko breakdown support | Bullish
INDY | Extended uptrend | Cyclical play | Flow mixed | Energi | Sudah jauh dari base | Neutral-Bullish (tunggu koreksi)
ANTM | Reversal + breakout | Valuasi wajar | Foreign akumulasi | Gold + nikel | Volatilitas komoditas | Bullish
OASA | Stage 2 markup | Valuasi premium | Volume kuat | WTE story | High volatility | Aggressive Bullish
BRMS | Recovery pattern | Spekulatif | Flow membaik | Komoditas panas | Mudah gagal breakout | Trading Bullish
BRPT | Reversal structure | Fair | Fresh positioning | Konglomerasi rerating | False breakout risk | Bullish Reversal
TPIA | Early markup | Premium | Foreign masuk | Petrochemical rotation | High beta | High Aggressive Bullish
ADRO | Uptrend sehat | Relatif murah | Flow stabil | Coal | Coal price risk | Bullish Defensive
---
# 4️⃣ TOP RANKING BULLISH POTENTIAL (SWING–MID TERM)
Saya urutkan tegas berdasarkan struktur + flow + katalis.
---
🥇 #1 – $ANTM
Alasan:
* Struktur reversal valid
* Foreign buy konsisten
* Sektor emas & nikel kuat
* Risk-reward sehat saat pullback
Potensi swing: 10–18%
---
🥈 #2 – $TPIA
Alasan:
* Fresh reversal
* Early foreign positioning
* High beta, upside cepat
Potensi swing: 12–20%
Risiko volatilitas tinggi.
---
🥉 #3 – $BRPT
Alasan:
* Reversal teknikal bersih
* Early move
* Risk/reward menarik
---
#4 – OASA
Momentum kuat, cocok agresif. Risiko tinggi bila gagal lanjut.
#5 – INCO
Continuation play yang lebih stabil.
---
# 7️⃣ KESIMPULAN STRATEGIS HARI INI
Market saat ini:
✅ Selektif
✅ Rotasi ke komoditas & reversal konglomerasi
❌ Bukan all-in
❌ Bukan defensive total
Strategi:
* Fokus saham dengan foreign flow nyata
* Entry di pullback, bukan kejar hijau
* Hindari saham yang sudah terlalu extended
Ringkasnya:
👉 Ini market untuk trader disiplin, bukan trader emosional.
DISCLAIMER ON - NFA - DYOR
🚀 ANALISA WYCKOFF, VOLUME PRICE & TEKNIKAL: SAHAM $TPIA
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━
🏦 EMITEN: PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA)
📅 TANGGAL CHART: 23/2/2026
⏱️ TIMEFRAME: Daily
📊 DATA CANDLE & VOLUME
◈ O: 6800 H: 7250
◈ L: 6775 C: 7150
📈 VOLUME: 12277400000
🌐 STRUKTUR TREN MULTILAYER
🐘 Major: No Trend | 🐎 Minor: No Trend
🏃 Immediate: No Trend
🔍 Trend Alignment: Tidak ada tren yang jelas pada semua timeframe.
🛡 SUPPORT & RESISTAN (DONCHIAN)
🔝 Resistance: 7400
🔙 Support: 6350
📍 Swing Low: 5300
📦 STRUKTUR WYCKOFF & BDT
◈ Fase Wyckoff: Berdasarkan data yang ada, sulit untuk menentukan fase Wyckoff secara pasti. Perlu analisis lebih lanjut dengan data yang lebih lengkap.
◈ Mode BDT: Tidak ada informasi yang cukup untuk menentukan mode BDT.
🕯 VSA VOLUME ANALYSIS
🟢 Buying Power: Volume di atas rata-rata, menunjukkan minat beli yang cukup tinggi.
🔴 Selling Pressure: Tidak ada informasi yang cukup untuk menganalisis tekanan jual.
🟡 Volatility: Volatilitas tinggi, ditunjukkan oleh rentang harga yang lebar.
📝 KESIMPULAN & REKOMENDASI STRATEGI TRADING
Analisis teknikal saham TPIA pada 23 Februari 2026 menunjukkan bahwa harga berada dalam kondisi yang fluktuatif tanpa tren yang jelas. Volume perdagangan di atas rata-rata mengindikasikan adanya minat beli yang cukup tinggi, namun belum cukup untuk mengkonfirmasi tren naik. Sentimen pasar terhadap TPIA cukup positif, didukung oleh aksi korporasi seperti akuisisi SPBU Esso di Singapura dan penerbitan obligasi. Beberapa analis merekomendasikan *hold* dengan target harga tertentu, sementara yang lain merekomendasikan *buy* dengan mempertimbangkan potensi pertumbuhan jangka panjang.
⚡️ TRADING PLAN
🎯 Action: WAIT
🛒 Entry Area: -
⚓️ Swing Low/Support Ref: 6350
🛡 Stop Loss (SL): 6330
🏁 Target Price: 7400
⚖️ Risk/Reward: 1:2
⚠️ *Disclaimer: T.A.Y.O.R : Analisis otomatis @dlquant_bot ini berbasis AI LLM dan dalam tahap pengembangan.Selalu gunakan Money Management & Risk Management sesuai konsep Trading as a business.*

$TPIA
I. Analisa Struktur Elliott Wave (Big Picture: TPIA)
Summary: SUPER BULLISH (Strong Buy) | Koreksi Flat A-B-C Selesai, Awal Minor Wave [3] Berakselerasi
Saham TPIA baru saja terbangun dari siklus "musim dingin" yang sangat menyiksa. Para institusi telah selesai melakukan pencucian (shakeout) dalam skala besar dan saat ini sedang agresif menghidupkan kembali mesin kebangkitan menuju tren Bull Market yang baru.
1. Identifikasi Siklus Masa Lalu (The Grand Flat Correction)
Sejak menyentuh All-Time High (ATH) di angka 11225 pada Agustus 2024, saham TPIA menjalani fase koreksi berwujud Flat (A-B-C) Correction. Ini adalah pola koreksi menyamping yang mematikan bagi trader ritel karena tipuannya yang sangat tajam:
Wave A (Bantingan Awal): 11225 -> 5275 (19 Maret 2025). Keruntuhan ekstrem yang menghancurkan separuh kapitalisasi pasarnya.
Wave B (The Giant Bull Trap): 5275 -> 10675 (26 Mei 2025). Harga ditarik naik secara euforia hingga nyaris menyentuh rekor ATH lamanya, meyakinkan ritel bahwa koreksi sudah selesai. Namun, kegagalan menembus 11225 mengkonfirmasi bahwa ini hanyalah pantulan Wave B palsu.
Wave C (Fase Kapitulasi Akhir): 10675 -> 5300 (3 Februari 2026). Bantingan putus asa terakhir yang sangat panjang, memakan waktu berbulan-bulan, hingga akhirnya mendarat tepat menyamai lantai Wave A sebelumnya. Di level 5300 inilah formasi makro Double Bottom tercipta dan Bear Market resmi dinyatakan TAMAT.
2. Primary Count (Skenario Utama Saat Ini: Siklus Bullish Baru)
Berawal dari lantai beton 5300 di awal Februari 2026, "Smart Money" mulai memompa TPIA dalam struktur gelombang pendorong (Impulse) baru. Berikut hitungan mikroskopisnya:
Minor Wave [1] [Motive / Kebangkitan]: 5300 -> 7400 (12 Februari 2026).
Harga melesat tajam naik +39% hanya dalam hitungan hari. Ini adalah indikasi bahwa akumulasi bawah tanah dari institusi telah selesai dan mereka mulai menguras barang di pasar.
Minor Wave [2] [Correction / Pullback]: 7400 -> 6650 (20 Februari 2026).
Koreksi minor yang sangat sehat. Turunnya harga ke 6650 bertujuan untuk menguji nyali (test support) para trader ritel yang numpang lewat. Bantingan ini berhenti dengan sangat terukur sebelum mampu mengancam titik dasar Wave 1 (5300).
Minor Wave [3] [Motive - Breakout Sedang Berlangsung]: Dimulai dari 6650.
Update Terbaru: Pada perdagangan hari ini (23 Februari 2026), harga TPIA meledak naik dan ditutup di level 7150. Pantulan ganas ini mengonfirmasi bahwa Minor Wave [3]—yang diprediksi menjadi gelombang paling beringas—telah resmi menancapkan gasnya.
3. Validasi Aturan Mutlak (Rules Check)
Siklus pergerakan TPIA sangat patuh terhadap seluruh kaidah Elliott Wave:
Aturan Wave 2 (Tidak Tembus Dasar): Penurunan Minor Wave [2] di 6650 berbalik arah jauh di atas titik mula Minor Wave [1] di 5300. (SANGAT VALID).
Konfirmasi Reversal Makro: Pola Double Bottom (5275 dan 5300) yang dibangun terpisah dengan jeda waktu hampir setahun adalah tanda tangan nyata dari institusi ("Smart Money") bahwa level 5300 adalah dasar mutlak yang tak tergoyahkan.
4. Kesimpulan Big Picture (Arah Selanjutnya)
Dengan konfirmasi breakout dari dasar 6650 hari ini, struktur teknikal saham TPIA berubah menjadi Sangat Menguntungkan (A+ Setup). Lantai mutlak berada di 5300, sementara arah kompas utama akan terus menekan ke atas menuju titik puncak Wave B historisnya di angka puluhan ribu.
II. Fibonacci Retracement & Proyeksi Target (TPIA - Minor Wave 3)
1. Validasi Pantulan Fibonacci Retracement (Dasar Minor Wave 2)
Sebelum memproyeksi ke atas, mari kita tes apakah pendaratan harga di 6650 pada 20 Februari kemarin itu sebuah kebetulan atau disengaja oleh algoritma bandar.
Dasar Wave 1: 5300.
Puncak Wave 1: 7400.
Jarak Kenaikan (Net Move): 7400 - 5300 = 2100 poin.
Kalkulasi Fibo 38.2% (Koreksi Dangkal): 7400 - (2100 X 0.382) = 7400 - 802.2 = 6598
Fakta Pasar: Penurunan TPIA berhenti persis di level 6650 (hanya selisih margin noise super tipis dari Fibo 6598).
Analisis: Pantulan dangkal di Fibo 38.2% ini adalah karakteristik absolut dari tren super kuat. Institusi sangat rakus dan terburu-buru mengakumulasi barang sehingga tidak membiarkan harga jatuh hingga memotong separuh (50%) keuntungannya.
2. Fibonacci Extension (Proyeksi Target Minor Wave 3)
Dengan mengetahui bahwa titik peluncuran Wave 3 adalah 6650 dan kekuatan dorongan awal adalah 2100 poin, kita dapat menyusun stasiun target Take Profit di masa depan:
Target 1: Konservatif / Kesetaraan (100% dari W1)
Kalkulasi: 6650 + (2100 X 1.0) = 8750
Analisis Teknikal: Area 8700 - 8800 adalah halte pemberhentian pertama. Target ini sangat krusial karena akan mengonfirmasi bahwa tren Bullish TPIA sudah utuh kembali. Menariknya, dalam sejarah TPIA, area ini minim resisten sehingga perjalanan dari 7150 menuju 8750 berpotensi sangat mulus.
Target 2: Ideal / The Golden Ratio (161.8% dari W1)
Kalkulasi: 6650 + (2100 X 1.618) = 6650 + 3398 = 10048
Analisis Teknikal: Level psikologis 10.000 adalah "Rasio Emas" dari Minor Wave [3]. Mengingat saham Big Cap sangat menyukai angka bulat (psikologis), benteng 10.000 - 10.050 akan menjadi target profit (TP) utama bagi "Smart Money".
Target 3: Ekstensi Ekstrem / Super Bull (261.8% dari W1)
Kalkulasi: 6650 + (2100 X 2.618) = 6650 + 5498 = 12148
Analisis Teknikal: Jika Anda menyadari, target ekstrem di level 12.148 ini secara absolut MENJEBOL REKOR ALL-TIME HIGH (ATH) LAMA (di 11.225). Skenario ke level ini hanya akan diaktifkan jika sentimen makro atau news raksasa dari korporasi keluar di waktu yang tepat.
3. Support Mutlak (Garis Keselamatan)
Invalidation Line: 6650.
Selama pergerakan harga tidak ditutup lebih rendah dari dasar bantingan terakhirnya (6650), tren naik ini sangat aman. Jika tembus ke bawah 6650, maka hitungan Wave 3 ini gagal dan TPIA masuk kembali ke fase konsolidasi (sideways) yang membosankan.
Penjelasan Visual Grafik Fibonacci
Pada layar radar Fibonacci di bawah, Anda bisa melihat garis lintasan biru (Minor Wave 1 & 2) yang memantul dengan anggun tepat di atas Fibo 38.2% (panah hijau).
Dari titik 6650 tersebut, rentang "langit masa depan" TPIA dibentangkan:
Posisi terkini ada di 7150, menandakan roket breakout sudah menyala.
Garis Magenta (8750): Target aman pertama.
Garis Oranye (10.048): Target panen emas yang letaknya berdampingan dengan Puncak Palsu (Wave B Trap) lama di 10.675.
III. Analisa Price Action, Volume & NBSA (TPIA - Update 23 Feb 2026)
1. Forensik The "Double Bottom" (3 Februari 2026)
Untuk memahami kekuatan tren saat ini, kita harus memeriksa apa yang terjadi di titik nadir 5300 pada tanggal 3 Februari lalu.
Price Action & Volume: Pada hari itu, harga TPIA dijatuhkan hingga ke dasar 5300. Menariknya, sebelum bursa tutup, harga ditarik balik dengan sangat ganas hingga melesat hijau ke 6525. Pergerakan ini disertai ledakan volume raksasa mencapai 21,7 Juta lot (volume tertinggi sepanjang tahun 2026 berjalan).
NBSA (Bukti Pembelian Raksasa): Apakah ritel yang berani membeli 21 juta lot saat bursa sedang panik? Tentu saja tidak. Panel NBSA terbawah merekam bahwa pada hari kepanikan tersebut, Asing justru memborong barang secara masif (Net Buy) senilai +3,4 Juta lot.
Kesimpulan VSA: Ini adalah bentuk paripurna dari Climax Buying / Absorption. Institusi asing dengan sengaja memasang jaring raksasa di level dasar 5300 untuk menadah semua cut loss ritel, membentuk pondasi beton yang tak tertembus.
2. Koreksi Sehat (No Supply) pada Minor Wave 2
Setelah harga didorong naik hingga memuncak di 7400 (12 Februari), TPIA memasuki masa istirahat (Minor Wave 2). Mari kita periksa kesehatannya:
Fakta Data: Mulai pertengahan Februari, harga meluncur turun dari 7400 hingga ke dasar 6650 pada tanggal 20 Februari. Selama fase penurunan ini, Asing memang mencatatkan aksi Profit Taking minor (outflow sekitar 1 - 3 juta lot per hari).
Konfirmasi VSA: Namun, saat harga menyentuh lantai pantulan di 6650 (tanggal 20 Feb), volume transaksi harian mengering drastis menjadi hanya 5,9 Juta lot (turun nyaris 75% dari saat puncak akumulasi). Ketiadaan volume saat harga turun ini adalah ciri khas "No Supply". Artinya, institusi besar tidak berniat membuang sisa barang mereka, tekanan jual murni hanya dari sisa ritel yang kelelahan.
3. Konfirmasi Breakout (Senin, 23 Februari 2026)
Hari ini adalah momen pembuktian bahwa mesin roket sesungguhnya telah dinyalakan kembali:
Ledakan Harga: TPIA melesat dari dasar 6650 dan ditutup sangat kuat di angka 7150.
Kembalinya Volume: Perhatikan panel tengah! Volume transaksi yang sebelumnya mengering, hari ini melonjak kembali menjadi 12,2 Juta lot. Kenaikan harga wajib diiringi kenaikan volume untuk dianggap valid (Effort to Move Up).
NBSA (Inflow Agresif): Fakta paling mematikan ada di data transaksi Asing hari ini. Setelah jualan tipis-tipis minggu lalu, hari ini Asing berbalik 180 derajat melakukan aksi "Hajar Kanan" dengan Net Buy raksasa sebesar +6,18 Juta lot dalam sehari!
Kesimpulan NBSA: Injeksi modal asing sebesar ini adalah konfirmasi absolut bahwa fase distribusi minor telah berakhir, dan "Smart Money" resmi menunggangi peluncuran Minor Wave [3].
Kesimpulan Akhir Bagian III:
Saham TPIA saat ini berada dalam kendali penuh institusi ("Smart Money"). Pantulan harga di Fibonacci 6650 terbukti valid karena diiringi dengan mengeringnya tekanan jual (Supply Exhaustion), dan ledakan breakout ke 7150 hari ini disokong secara agresif oleh masuknya modal Asing dalam jumlah jumbo.
IV. Skenario & Trading Plan (Simulasi Eksekusi TPIA)
Status Tren Saat Ini: Super Bullish (Breakout Minor Wave 3)
Harga penutupan pada tanggal 23 Februari 2026 meledak ke 7150. Karena lokomotif baru saja berjalan, ini adalah momen kritis untuk mengamankan tiket (entry) sebelum harga lari terlalu kencang meninggalkan stasiun.
1. Skenario Entry (Momentum Buy)
Dalam fase Wave 3 yang sangat kuat, harga jarang memberikan kesempatan diskon yang dalam. Strategi terbaik adalah Average Down yang terukur.
Area Entry Ideal: 6850 - 7150.
Action: Segera eksekusi sebagian modal (Hajar Kanan / HAKA) di sekitar harga berjalan (7150) agar Anda tidak tertinggal momentum murni ini. Jika dalam 1-2 hari ke depan harga mengalami pullback (koreksi minor) menguji angka 6850, gunakan peluru cadangan Anda untuk menadah.
Asumsi: Rata-rata harga masuk (Average Entry) Anda nantinya akan berada di titik psikologis 7000.
2. Invalidation Level & Stop Loss (Sabuk Pengaman)
Walaupun skenario ini nyaris sempurna, mengendarai saham "raksasa" tetap butuh mitigasi risiko (Stop Loss) dari potensi kejatuhan indeks global secara tiba-tiba.
Stop Loss Disiplin: Cut Loss tanpa toleransi jika harga closing harian turun dan ditutup di angka 6500.
Alasan (VSA & Elliott Wave): Angka 6500 ini diletakkan sedikit di bawah dasar Minor Wave 2 (6650) dan batas toleransi Fibo (6598). Ini memberikan ruang gerak (breathing room) agar Anda tidak terkena sapuan "ekor palsu" bandar. Namun jika level penutupan benar-benar jatuh ke 6500, maka seluruh struktur Bullish raksasa ini dinyatakan runtuh.
Invalidation Mutlak (Dasar Beton): 5300. (Ini adalah lantai makro dari Double Bottom. Jangan pernah membiarkan kerugian Anda terseret hingga ke mari).
3. Target Profit (Roadmap Panen Raya)
Kapan kita harus merealisasikan keuntungan di Wave 3?
TP 1 (Konservatif / Kesetaraan Fibo 100%): 8750.
Action: Di level ini, harga akan menyamai persis jarak yang ditempuh pada gelombang kebangkitan pertamanya. Area 8700-an memiliki sejarah resisten yang minim, sehingga mudah dicapai. Amankan 50% porsi saham Anda di sini (mencetak posisi trading bebas risiko).
TP 2 (Moderat / The Golden Ratio 161.8%): 10048.
Action: Ini adalah titik "Panen Emas" dari Minor Wave [3]. Menyentuh angka psikologis Rp10.000 akan memicu euforia media dan ritel. Saat publik sedang serakah membeli, itulah saatnya Anda menjual sisa seluruh barang Anda kepada mereka!
Penjelasan Visual Simulasi Risk/Reward (R:R)
Simulasi kotak-kotak zona pada bagian kanan grafik di atas menyoroti seberapa luar biasanya asimetri risiko trading plan TPIA ini:
Kotak Merah (Area Risiko / Modal yang Dipertaruhkan): * Asumsi rata-rata harga beli Anda (Average Entry) di 7000. Batas Stop Loss di 6500.
Risiko kerugian per lembar: 7000 - 6500 = 500 poin (Sekitar ~7,1% saja!). Sangat aman untuk ukuran saham Blue Chip.
Kotak Hijau Terang (Potensi Profit TP 1): * Target jual pertama di 8750.
Potensi Keuntungan: 8750 - 7000 = 1750 poin (Cuan sekitar ~25%).
Kotak Hijau Gelap (Potensi Profit TP 2): * Target jual utama di 10048.
Potensi Keuntungan Maksimal: 10048 - 7000 = 3048 poin (Cuan melesat hingga ~43,5% dari modal!).
Kalkulasi Risk/Reward (R:R Ratio):
Jika Anda melakukan eksekusi Take Profit pertama (TP1), rasio antara risiko vs imbal hasil Anda sudah menyentuh angka dewa: 1 : 3.5 (Potensi cuan 3,5 kali lipat lebih besar dari risiko rugi).
Jika Anda disiplin menahan hingga target puncak (TP2), R:R ratio Anda melonjak jadi 1 : 6.1!
Kesimpulan Akhir TPIA: Jarang sekali saham raksasa (Top Market Cap) memberikan setup dengan Risk/Reward hingga 1:6 yang divalidasi oleh "Double Bottom", "Golden Fibo Bounce", dan "Inflow Asing Raksasa" secara bersamaan. Eksekusi trading plan ini tanpa keraguan. Hormati level batas kerugian (6500).
1/4




🎯 Strategi Trading $TPIA
Skenario 1 – Buy on Weakness :
Entry: 6.900 – 7.050
Target: 7.350 → 7.550
Stop Loss: Close < 6.700
Skenario 2 – Breakout Confirmation:
Entry: Buy jika tembus 7.350 dengan volume kuat
Target: 7.550 → 7.900
Stop Loss: Close < 7.000
Skenario 3 – Swing Reversal:
Entry bertahap: 6.400 – 6.900
Target swing: 7.550 – 7.925
Stop Loss: Close < 6.200
⚠️ Catatan & Risiko
- Tren besar masih bearish, sehingga kenaikan saat ini berpotensi hanya technical rebound
- Area 7.350 adalah kunci → jika gagal tembus, berpotensi kembali sideways / turun
- Belum ada konfirmasi akumulasi kuat (OBV & foreign masih lemah)
- Waspada jika harga kembali di bawah 6.900, karena bisa lanjut turun
$IHSG

$BREN $BRPT $TPIA https://cutt.ly/MtWrqxGi
$TPIA avg 4 Top net buy sejak 1 Jan 2024 (referensi waktu di mana asing mulai signifikan menabung).
Harga closing hari ini di 7150.
