680

0.00

(0.00%)

Today

613,400

Volume

1.16 M

Avg volume

Company Background

PT Teladan Prima Agro Tbk (selanjutanya disebut TLDN atau “Perseroan”) merupakan induk perusahaan dari 8 entitas anak yang bergerak dalam sektor perkebunan dan pengolahan kelapa sawit serta 1 entitas anak yang berorientasi pada energi terbarukan. Perseroan memulai operasi perkebunan pertamanya pada tahun 2004 melalui salah satu entitas anak yaitu PT Tanjung Buyu Perkasa Plantation. TLDN mengelola 13 perkebunan kelapa sawit secara kolektif dengan total luas 60.468 Ha area tertanam dan mengoperasikan 6 pabrik kelapa sawit dengan kapasitas olah sebesar 310 ton TBS per jam. Enitas anak TLDN memproduksi minyak sawit mentah (CPO) d... Read More

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TLDN sepi saham sawit

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TLDN saham sehat yg tidak naik-naik hufttt

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TLDN
harga CPO naik
harga saham sawit masih di bawah
kesempatan

disclaimer on= dyor
bukan ajak jual beli

$IHSG

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

saham kuat yang tertidur ini mah wkwkw, emiten yang sangat sehat sekali untuk jangka panjang $TLDN

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Jamaah $TLDN are u ready?? ahhaaa

$TAPG
$TLDN
harga CPO global naik
sahamnya sawit pada diskon
waktunya serok

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BUMI $OASA mending ke $TLDN dulu. CPO lagi naik

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$IHSG
$TLDN

memang kalau orang yang tau tentu gak akan ragu

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TLDN mantap 8k langsung di lahap 😄

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TLDN# Di sini Retail sedikit sekali ya??

SAWIT-SAWITAN

Kapan Sawit kembali ke arena balapan seperti beberapa bulan lalu? Terus terang saya juga tidak tau. Saya fokus menunggu diskonan aja saat orang-orang sudah mulai duduk tidak nyaman melihat harga saham-saham sawitnya 🤭.

Setidaknya ada dua saham sawit yang sedang kutunggu-tunggu kapan dibuang market, sembari menunggu $PTPS kembali membagikan dividen.
Yang satu baru melakukan pengiriman perdana CPO PKS ketiganya beberapa bulan lalu dan saat ini masih dalam finishing ($CSRA). Yang satu lagi baru mengakuisisi kebun sawit beberapa bulan lalu dan dikenal sebagai salah satu perusahaan yang memiliki pabrik pengolahan PKO (Palm Kernel Oil) ($TLDN). Keduanya pernah ada di portoku beberapa bulan lalu yang kemudian kulepas dengan hati riang gembira waktu itu.

Skenario idamanku itu adalah ketiga saham siputku melesat ke atas dan saham sawit-sawitan melandai ke bawah. Tapi daripada menunggu yang belum tentu kesampaian, saya ambil posisi tipis-tipis aja dulu di kedua perusahaan itu sambil melihat peluang di sawit-sawitan lainnya.

"Selalu bijak berinvestasi,
ini bukan ajakan jual beli saham."

Read more...

1/4

testestestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

"Menyingkap Sisi Gelap Bid-Offer: Jangan Percaya Antrean!"
Banyak trader pemula terlalu fokus memperhatikan tabel Bid dan Offer (antrean beli dan jual) untuk menentukan arah harga. Mereka merasa aman saat melihat antrean Bid yang tebal, mengira harga tidak akan turun. Padahal, antrean tersebut sangat mudah dimanipulasi; bisa dipasang dan ditarik kembali dalam sekejap tanpa pernah terjadi transaksi nyata. Ini adalah taktik klasik untuk memanipulasi psikologi ritel. Satu-satunya hal yang tidak bisa dipalsukan adalah transaksi yang sudah terjadi, yang tercermin dalam volume dan aliran dana masuk/keluar.

Trigger Smart Money mengabaikan semua "drama" di antrean Bid-Offer dan hanya fokus pada data Trade Done—transaksi yang benar-benar sah. Dengan menghitung selisih bersih antara dana masuk (Smart Money) dan dana keluar (Bad Money), sistem ini memberikan gambaran murni tentang kekuatan pasar yang sesungguhnya. Jika harga naik namun dana bersihnya negatif, itu artinya "ketebalan" antrean beli di bawah hanyalah umpan agar ritel berani membeli barang yang sedang dibuang oleh pemain besar. Ini adalah cara paling efektif untuk menghindari jebakan manipulasi pasar.

Jadilah trader yang lebih kritis dan tidak mudah terbuai oleh tampilan luar. Fokuslah pada substansi transaksi, yaitu Clean Money. Saat Anda melihat lonjakan volume 5x lipat yang tervalidasi oleh dana masuk bersih yang masif, itulah sinyal yang jujur dan dapat diandalkan. Dengan bantuan teknologi radar deteksi dana besar, Anda memiliki filter yang mampu menembus segala bentuk manipulasi Order Book. Trading dengan data transaksi nyata memberikan Anda kepastian dan akurasi yang jauh lebih tinggi daripada sekadar melihat antrean angka yang bisa berubah setiap saat.
$PSAB $TLDN $OPMS

Read more...

1/4

testestestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TLDN dengan kepercayaan penuh

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Malam itu, di sebuah kafe yang jadi langganan para profesional investasi, Pak Dirga—seorang portfolio manager dengan gelas kopi tubruknya—sedang menunggu Mira, analis muda yang baru pitch ide dua sektor pangan di morning meeting. Hujan gerimis mulai turun, menciptakan white noise yang pas untuk diskusi strategis.

"Bisakah kau jelaskan lagi kenapa kita underweight yang satu dan overweight yang satu?" tanya Pak Dirga, tanpa mengangkat muka dari laptop yang menampilkan heatmap portofolio.

Mira tersenyum. Ini ujian. "Pak, izinkan saya bercerita tentang dua tetangga di sebelah kota. Yang satu punya kebun kelapa sawit, yang satu punya peternakan ayam. Keduanya 'sektor pangan', tapi arus kasnya seperti dua dunia berbeda."

Pak Dirga menutup laptopnya. "Sambil minum. Saya mau detail."

"Perkebunan Inti Cahaya" (PIC) – Si Sapi Perah Tanpa Bunyi

PIC adalah perkebunan mature di Kalimantan. Pohon-pohon sudah berumur 12-15 tahun, menghasilkan TBS optimal. Setiap pagi, truk-truk mengangkut TBS ke pabrik kelapa sawitnya sendiri, menghasilkan CPO yang dijual spot ke trader besar.

"Yang menarik, Pak," Mira menarik kursinya, "PIC punya negative cash conversion cycle. Mereka terima uang tunai dari penjualan CPO dalam 3-5 hari, tapi bayar supplier pupuk dan pestisida bisa 60-90 hari. Artinya, untuk 85 hari itu, PIC punya uang orang lain di kasnya—sebuah working capital float."

Pak Dirga mengangguk. "Free float."

"Betul. Capex mereka hanya 300-400 miliar per tahun—sekadar perawatan mesin. OCF mereka 2.8 triliun, EBITDA 2.5 triliun. Rasio OCF/EBITDA di atas 1.0. Ini high quality earnings. Pendapatan mereka memang 'hanya' tumbuh 5% tahunan, tapi aliran kasnya seperti air sumur tak habis-habis."

"OCF yield-nya?" tanya Pak Dirga.

"Sekitar 15 hingga 18 persen, Pak. Sementara revenue yield cuma 8 hingga 12 persen. Gap negatif tiga persen—setiap rupiah pendapatan mereka 'berharga' lebih mahal dalam bentuk kas."

"Dividen?"

"Empat hingga lima persen yield, Pak. Sustainable. Mereka beneran punya uang tunai untuk bayar—bukan dari utang."

"Profeed Indonesia" (PROF) – Singa yang Terperangkap Jaring

PROF adalah raksasa integrasi vertikal ayam: pabrik pakan, hatchery, budidaya, pemrosesan. Pendapatannya tumbuh 12 hingga 15 persen per tahun—menawan bagi investor yang terpaku top line growth.

"Tapi begini, Pak," Mira menurunkan suaranya, "PROF memang generate cash—tapi yield-nya sangat rendah. Hanya 3 hingga 5 persen, sementara revenue yield 25 hingga 30 persen. Gap 22 persen itu adalah growth trap."

Pak Dirga mendekatkan gelasnya. "Jadi masalahnya bukan tidak generate cash, tapi tidak efisien?"

"Betul, Pak. Mereka generate OCF 800 miliar per tahun—pas-pasan. Kenapa rendah? Karena setiap revenue naik 10 persen, mereka harus 'membiayai' pertumbuhan itu dengan 300 hingga 500 miliar cash yang tersedot ke working capital."

Mira menunjuk grafik mentalnya. "PROF harus beri kredit 30-60 hari ke peternak kecil dan distributor di daerah. Stok pakan dan ayam hidup—perishable—harus selalu tinggi. Sementara supplier internasional seperti Cargill punya bargaining power. PROF harus bayar cepat, kadang advance payment."

"Cash conversion cycle?" tanya Pak Dirga.

"Delapan puluh lima hari, Pak. Dan makin buruk: tiga tahun lalu enam puluh lima hari. Artinya mereka terperangkap modal. OCF to EBITDA ratio di bawah 0.7—earnings quality jelek. EBITDA mereka 'palsu'—tidak convert ke kas."

Pak Dirga menatap Mira serius. "Debt?"

"Debt to EBITDA tiga koma lima kali, Pak. Interest coverage dua koma delapan kali—pas-pasan. OCF 800 miliar habis buat bunga 400 miliar dan pajak 300 miliar. Kalau cycle ayam turun, harga pakan naik 15 persen, mereka terpaksa rights issue atau restructure debt."

Pecahan OCF – Di Mana Uangnya Hilang

"Jadi dari sudut pandang indirect method?" tanya Pak Dirga.

Mira menggambar angka di udara dengan jari. "PROF: Net Income 1.2 triliun plus D&A 800 miliar minus perubahan working capital 1.8 triliun—hasilnya OCF 800 miliar. Penyebab utamanya? Receivables naik 700 miliar, inventory naik 900 miliar, payables turun 200 miliar."

"PIC: Net Income 1.8 triliun plus D&A 600 miliar plus perubahan working capital 400 miliar—hasilnya OCF 2.8 triliun. Receivables turun 150 miliar, inventory turun 100 miliar, payables naik 650 miliar. Ini perbedaan model bisnis di value chain yang sama."

Pak Dirga melipat tangan. "Jadi PIC punya power, PROF tidak."

"PIC punya negative working capital—mereka dapat uang duluan. PROF punya positive working capital—mereka harus keluarin uang duluan. Itu beda dunia, Pak."

Decision Tree & Strategi Portofolio

"Decision tree kita?" tanya Pak Dirga.

Mira mengutip dari ingatannya: "Kalau PROF punya cash conversion cycle di atas 80 hari, debt to EBITDA di atas tiga kali, dan OCF yield di bawah lima persen—maka underweight. Hanya jika new management bisa buktikan potong receivables 20 hari, baru jadi neutral weight. Kalau tidak—kasih weight nol persen."

"PIC?"

"Kalau OCF yield di atas 15 persen, cash conversion cycle negatif, dan price to OCF di bawah 12 kali—overweight. Kalau CPO cycle peaking, trim 30 persen. Kalau dipping, add 20 persen dari likuiditas kita."

Valuasi & Verdict

"Valuasi akhirnya, Pak. PROF dihargai price to OCF 20 hingga 25 kali—mahal karena OCF-nya rendah. PIC cuma 6 hingga 8 kali. Enterprise value to EBITDA PROF tujuh hingga delapan kali, PIC empat hingga lima kali. Dividen yield PROF satu hingga dua persen—unsustainable. PIC empat hingga lima persen—sustainable."

Mira menutup tabletnya. "Expert mindset: Revenue is vanity, OCF is sanity, but business model is reality. PIC adalah core holding—defensive, cash cow, dengan proteksi dividen. PROF adalah turnaround speculation—bukan investasi. Jadi 100 persen PIC di sektor ini, sampai PROF tunjukkan bisa generate cash dengan yield minimal 10 persen—bukan cuma 3-5 persen."

"Kopi-mu dingin," kata Pak Dirga menandatangani investment memo. "Saya traktir satu lagi."

---

Cerita di atas adalah fiksi edukasional. $TLDN $SGRO $LPPF

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Based on data, seasonality CPO di februari selalu bullish 5 tahun terakhir.

$TLDN rajin naikkan Payout Ratio (terakhir ~54%).
• Est. EPS 2025: ~Rp 95
• Asumsi Payout 50-60%
• Est. Dividen: Rp 47 - Rp 57
Yield di harga 660: ~7% s.d 8,6% Dapat Capital Gain dari growth + Dividen 8%? Sweet spot.

Laba Bersih Jan-Sep 2025:
• Q1: 219 M
• Q2: 342 M
• Q3: 268 M
Total YTD: Rp 829 Miliar
Bandingkan dgn tahun lalu (394 M). Pertumbuhan: +110,4% YoY. Ini bukan sekadar "tumbuh", ini panen raya.

Read more...

@Harryhidayat7579 setelah tau isi porto bos 80% isinya $TLDN aku malah berpikir bahwa sebentar lagi saham ini harganya terbang
karena keyakinan waktu itu bisa masuk 80% porto berarti sdh ada conviction
aku anggap conviction itu benar

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

klihatan banget owner udah nggak peduli sama sekali dg emiten sendiri,
masa transaksi harian nggak sampe 1 M

$TLDN

$TLDN..,.Lama kelamaan hilang juga keyakinan gw di emiten ini
Berbulan-bulan nyangkut, yang awalnya gw tetap yakin dgn analisa pribadi
berkaca dari pengalaman pegang TAPG & STAA diharga bawah dan bisa bagger,
disini ga bisa dijadikan TELADAN, ga sesuai dgn nama nya🤣
Gw over confidence dgn taruh 80% isi porto disini😓

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$IHSG
$TLDN

dyor
bukan ajak jual beli

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TLDN asyikk cicil terusss 🤩

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@berthavina iya betul nanti esok esok mendatang begitu ada pengumuman RIght Issue harga naik $TLDN

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@Aoendim iya betul kalo ada Right Issue $TLDN ditebus aja pasti untung

@huseinfs Oh ya? hehe $TLDN bukan begitu lah masak holder mau dirugikan , perusahaan pasti jaga nama dan holder tidak dirugikan

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TLDN
buat para ritel lebih baik cutloss ini free float 7,5% dibawah aturan MSCI. nanti BEI mau naikin standar jadi 10% bertahap, jadi kemungkinan besar TLDN bakal lepas saham kebpublik, right issue, atau private placement. jadi saham ini bakal turun minimal ke 400

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

sinau screener 14012026 jam 20.39
price ma5<1Xprice ma50
$CAMP
$SIMP
$TLDN
yg mana nih bagger.

1/2

testes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TLDN

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BLES $ACST $TLDN nih tuh inpoo inpo lagi nihh

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TLDN harga sekarang lumayan ya buat masuk

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Gurih di kasih buat serokk🤩 $TLDN

2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy