7,200

-50

(-0.69%)

Today

4.05 M

Volume

2.28 M

Avg volume

Company Background

PT Tjiwi Kimia Paper Factory Tbk. (TKIM) berlokasi di Sidoarjo, dekat Surabaya di Jawa Timur - Indonesia. Pabrik mulai berproduksi pada tahun 1978. Pada tahun 2006, kapasitas produksi kertas dan karton meningkat menjadi lebih dari 1.200.000 metrik ton per tahun, dan kapasitas konversi alat tulis meningkat menjadi sekitar 320.000 metrik ton per tahun. Rangkaian produk Tjiwi Kimia mencakup produk bernilai tambah seperti kertas khusus, kertas fotokopi, kertas woodfree tanpa lapisan, kertas coklat industri, kertas tanpa karbon, dan berbagai alat tulis sekolah dan kantor. Buku tulis, pembalut, spiral, buku bersampul tebal, buku gamb... Read More

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Potensi Breakout 02 September 2025
Syarat : IHSG > + 0,3%
Pantauan di 1jam pembukaan. 30 menit sebelum istirahat dan 30 menit sebelum penutupan. tinggal masalah timing dan eksekusi.

Masa berlaku 3 hari $EMTK $TKIM $HUMI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Saham $TKIM
Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk. (Basic Materials - Forestry & Paper)

27 Aug 2025
Opening harga : 7,250
High harga : 7,325 (1.03%)
dan Low harga : 7,100 (2.11%) -> ( Don't Break )
Harga sekarang : 7,225 (0.35%)
saham ini kecil kemungkinan untuk mengalami penurunan dari Low hari ini,
krn low hari ini tidak berhasil menembus L5 : 6,900, L10 : 6,900 dan L20 : 5,800

ANALISA VOLUME:
Volume hari ini sebanyak 14,877 Lot(Rendah), atau 0.44x dari rata2 Volume 20 Hari,
Value Transaksi hari ini Rp. 10.74M
Dgn Money InFlow Rp.+2.05M
Saham ini Likuid dgn ATR 3.45 (Moderate).
Frekuansi transaksi Hari ini sebanyak 1,008, dimana rata2 Frequensi 20 hari sebanyak 2,015

ANALISA NBSA:
Hari ini Asing
melakukan Pembelian Rp. 2.19 Milyar (Big Accum),
5 hari terahir Asing
melakukan Pembelian Rp. 9.28 Milyar,
10 hari terahir Asing
melakukan Pembelian Rp. 2.53 Milyar,
20 hari terahir Asing
melakukan Pembelian Rp. 17.08 Milyar.

ANALISA FUNDAMENTAL :
Record Board : Utama
Market Cap : Rp. 22.49 Trilyun
Book Value : Rp. 14,457
Price to BV : 0.50 X Murah (✅)
E P S : Rp. 512.93
P E R : Rp. 14.09 Murah (✅)
N A V : Rp. 14,457 Murah (✅)
Oprt. Profit : -54.82 % Turun (❌)
Net Profit : -54.82 % Turun (❌)
Revenue : -6.40 % Turun (❌)
Div. Yield : 0.00 % (❌)

Max Buy : 204 Lot / ( Rp. 147.79Jt )
ATR : 3.45 % (Moderate)
Likuiditas : Likuid
Buy Power : 59.57 %
Sell Power : 40.43 %
Volume : 14,877 || V20x : 0.44

STRATEGI TRADING:
1. One Shoot
Strategi one shoot ini, kita langsung beli saham dalam jumlah besar sesuai lot yang disarankan, dan apabila harga turun kita bisa menjaga modal kita dgn cara cutloss, jadi walau harga terus turun posisi modal kita sudah aman dari turunnya harga.
Buy Range : 7,100 - 7,250
Cutloss : 6,925 (-4.15 %)
Target 1 : 7,650 (5.88 %)
Target 2 : 7,900 (9.34 %)
Target LT : 9,800 (35.64 %)

2. Average Down
Strategi Average Down ini, kita membeli saham dgn cara dicicil sesuai dgn harga dan lot yang disarankan, jadi pembelian kita bertahap tidak langsung sekaligus pembelian. dan target harga bisa berubah sesuai rata-rata harga yang kita punya namun persentase target tetap.
System ini mempunyai kelemahan yaitu tidak ada Cutloss, sehingga apabila harga turun terus kita rawan sangkut. jadi disarankan apabila ingin menggunakan strategi ini pastikan saham yang akan kita beli memiliki Fundamental yang bagus dan Valuasi yang murah serta likuid.
Buy Range : 7,100 - 7,250 -> 11 lot, or 7.97Jt
Avg Down 1 : 6,950 (3.96) -> 11 lot, or 7.64Jt
Avg Down 2 : 6,675 (4.12) -> 20 lot, or 13.35Jt
Avg Down 3 : 6,425 (3.89) -> 36 lot, or 23.13Jt
Avg Down 4 : 6,150 (4.47) -> 64 lot, or 39.36Jt
Avg Down 5 : 5,875 (4.68) -> 95 lot, or 55.81Jt

👨🏻‍💻This Analysis created by Artificial Intelligence
#Disclaimer On (28-08-2025)

DISCLAIMER!!
1. Ini adalah Analisa berdasarkan system trading base on Artificial Intelligence yang saya buat, dan ini hanya sebuah analisa bukan ajakan membeli atau menjual, keputusan membeli dan menjual tetap ditangan Anda.
2. Gunakan system trading ONE SHOOT untuk saham valuasi mahal, Arus Kas negatif (Merugi), banyak hutang dan Management perusahaan bermasalah.
3. Gunakan system Trading AVERAGE DOWN Untuk saham Valuasi Murah, Cash Flow Positif (Untung), Hutang Kecil dan Management perusahaan Sehat.
4. Memilih Strategi trading (One Shoot or Average Down) ada di tangan anda, cek Fundamental (EPS dll) perusahaan sebelum memutuskan.
5. Lakukan analisa kembali informasi yang kami berikan sesuai analisa masing - masing.
6. Trading dan Investasi Saham memiliki potensi untung dan rugi, Manage your Own Risk.
7. Ingat tidak ada yang bisa menjamin keuntungan ataupun kerugian dalam dunia investasi atau trading saham.
8. Analisa kami bisa benar dan juga tentunya bisa salah, Ingat!! Market Always Right.
9. ingat!! Ingat!! Ingat!! apabila sebuah saham ramai NEWS POSITIF, itu artinya ada yang lagi butuh EXIT LIQUIDITY.
10. Jangan terlalu GREEDY atau terlalu FEAR dan Jangan lupa selalu bersyukur.

Read more...

1/3

testestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

PT DSSR Daya Mas Sakti (“DSSR”), anak perusahaan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (“DSSA”) bagian dari Sinar Mas, kemarin menandatangani Perjanjian Kerangka Kerja dengan PT FirstGen Geothermal Indonesia, anak perusahaan First Gen (“FirstGen”), Energy Development Corporation (“EDC”), produsen energi terbarukan terbesar di dunia

$DSSA $TKIM $INKP

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$MLPL

✅ ENTRY IDEAL: Rp134–140
(Base MA20–MA5 & zona demand harga breakout, swing bertahap layer kecil, entry aman di area support & konsolidasi jika muncul candle hijau/volume rebound. Harga baru drop -10%, bersiap rebound dan area ini jadi base swing uptrend yang sudah lama dipertahankan sejak awal Agustus; risk minim untuk entry swing scalper.

🔰 ENTRY AGRESIF: Rp153–160
(Entry sekarang s/d area upper offer/resistance, momentum scalping, scaling lot kecil, scaling out wajib setiap ada spike volume. Hindari average up tanpa breakout valid >171, karena area ini resistance offer seller & risk distribusi besar pasca fake rally drop -10% hari ini.

🔥 TAKE PROFIT (TP):
TP1: Rp171
(Resisten swing high & area distribusi utama, scaling wajib profit karena distribusi seller tinggi, area profit taking fast swing setelah rebound pasca panic sell).

TP2: Rp188–212
(Target optimis jika breakout >171 sustain dan volume buy tetap naik, area ini target mid-term bagi risk taker, exit harus disiplin jika reversal merah muncul di zona spike high—level Fibo 161.8%/rekor harga tahun lalu).

🚫 STOP LOSS (SL):
SL: Rp125
(Cut loss disiplin di bawah base pivot support/MA utama, jika breakdown panik selling rawan terjadi, risk ARB besar pada reversal distribusi seller/market maker sudden exit.

📊 RISK–REWARD PERSENTASE
Dari Entry Ideal (134):
TP1: +27.6% (171/134–1)
TP2: +58.2% (212/134–1)
SL: -6.7% (125/134–1)

Dari Entry Agresif (153):
TP1: +11.8% (171/153–1)
TP2: +38.6% (212/153–1)
SL: -18.3% (125/153–1)

📰 ISU, BERITA & SENTIMEN
FUNDAMENTAL & KATALIS PASAR:
MLPL (Multipolar) adalah saham Grup Lippo, profit positif 3 tahun, NPM 15.8%, DER rendah (0,31x), namun EPS tetap minus dan ROE negatif. Laba 2024 meningkat jadi 159M, tapi valuasi jadi sangat mahal, PBV >10x, PER 613x (salah satu tertinggi BEI). Sentimen utama: akumulasi spekulan, rumor rights issue Meikarta, potensi rencana stock split jika harga tembus resistance lama, aksi fast gain/relief rally—tapi investor besar masih menunggu konkretisasi aksi korporasi. Sinyal harian mixed-to-sell (oscillator harian netral/jual, MA bulanan masih "strong buy bullish", tapi overbought warning sudah muncul sejak minggu lalu). Risiko utama: distribusi big lot bid-offer, fake rally, dan perubahan sentimen tiba-tiba karena valuasi sangat premium.

RISIKO & PASAR:

Downside risk: aksi profit taking distribusi cepat, bid tipis setelah panic sell, risk ARB tinggi jika gagal rebound support MA.

Sentimen: rumor rights issue, relief rally, rumor split—perlu konfirmasi aksi korporasi.

📊 STRATEGI TRADING
Akumulasi swing 134–140, tambah jika candle hijau/volume buy masuk. Entry agresif 153–160, scaling profit pada setiap spike. Scaling wajib di TP1/TP2, trailing cut loss di bawah 125, hindari average up tanpa breakout >171. Gunakan batch kecil, trailing wajib.

📢 RINGKASAN ANALISA MLPL (IDX:MLPL) – Agustus 2025
MLPL panic drop, entry ideal 134–140, agresif 153–160, TP1 di 171, TP2 optimis 188–212, SL <125. Prospek: swing uptrend spekulatif, rumor aksi korporasi, downside risk valuasi terlalu mahal, distribusi cepat. Strategi: scaling entry kecil, cuan di spike, disiplin trailing cut loss.

❗Disclaimer: Informasi dan analisa yang dibagikan di sini hanya untuk tujuan edukasi dan referensi. Ini bukan merupakan ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli, menjual, atau memegang saham tertentu. Selalu lakukan analisa dan riset Anda sendiri sebelum mengambil keputusan investasi. Investasi mengandung risiko, dan hasil masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.

$TKIM $SGRO

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TKIM$IHSG🚀🚀🚀

JEBOLIIIIIN JANGAN KASIH NAFAS ITU
HAKA HAKA HAKAAA 🚀🚀🚀

Disclaimer On

$TOBA $PTPS $TKIM

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TKIM mantab nih ,gas nih ke $EPAC lagi sepi besok udah pasti naik🚀🚀🚀🚀🚀

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TKIM

Buy : 6950
Avg Down : 6275

CL : Closing < 6150

#MinTS #DisclaimerON #DYOR

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$INKP vs $TKIM: Satu Keluarga Doyan Utang?

Lanjutan dari postingan sebelumnya di External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community A38138 https://stockbit.com/post/13223345

Kalau melihat laporan keuangan semester I 2025, INKP dan TKIM memang sama-sama main di industri pulp dan kertas, tapi kesehatan finansial keduanya berbeda cukup jauh. INKP berdiri sebagai raksasa dengan aset USD 12,33 miliar, liabilitas USD 5,77 miliar, dan ekuitas USD 6,56 miliar. Rasio Debt-to-Equity di angka 0,76 menunjukkan ketergantungan pada utang masih lumayan besar. TKIM lebih ramping dengan aset USD 3,95 miliar, liabilitas USD 1,18 miliar, dan ekuitas USD 2,77 miliar. Rasio Debt-to-Equity hanya 0,30 yang artinya jauh lebih konservatif. Dari sisi likuiditas, INKP lebih longgar dengan current ratio 2,73 sedangkan TKIM hanya 1,32, tapi struktur modal tetap jadi pembeda utama. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Dari sisi laba rugi, INKP mencatat laba bersih USD 163,70 juta di semester I, sementara TKIM menghasilkan USD 98,37 juta. Angka INKP memang lebih besar secara nominal, tapi kalau ditimbang dengan liabilitas yang dipikul, rasio net profit terhadap liabilitas hanya 2,8%. TKIM lebih efisien dengan rasio 8,3%. Jadi walau INKP tampak lebih mengkilap dari angka laba, tekanan utang membuat hasilnya kurang maksimal kalau dilihat proporsinya. Gross profit INKP USD 474,79 juta dengan rasio 8,2% terhadap liabilitas, sedangkan TKIM USD 78,67 juta dengan rasio 6,7%. Lagi-lagi kelihatan, skala besar INKP menelan biaya lebih besar juga.

Kalau masuk ke arus kas, perbedaan pola makin jelas. INKP mencetak operating cash flow USD 288,29 juta. TKIM lebih kecil, hanya USD 97,65 juta. Tapi rasio operating cash flow terhadap liabilitas di TKIM 8,3%, jauh lebih efisien dibanding INKP yang hanya 5%. Artinya TKIM lebih mampu menghasilkan kas bersih dari operasi dibanding utang yang harus ditanggung. Perbedaan ini makin tajam kalau dilihat dari beban bunga. INKP membayar USD 200,38 juta untuk bunga dan biaya keuangan, sedangkan TKIM hanya USD 23,07 juta. Beban keuangan jelas jadi faktor yang menekan performa INKP. Upgrade skill https://cutt.ly/ge3LaGFx


Kalau kita tarik benang merah dari struktur modal, TKIM lebih disiplin. Dengan rasio utang yang rendah, perusahaan tidak perlu menanggung bunga besar. Hal ini bikin laba bersih relatif lebih tinggi dibanding kewajiban. Sementara INKP meski punya aset besar, utang yang tinggi bikin kinerja laba bersihnya kurang proporsional. Kontras ini penting buat investor, karena risiko finansial biasanya muncul dari leverage yang kelewat besar.

Kalau dibandingkan dari sisi kemampuan bayar jangka pendek, memang INKP lebih unggul. Current ratio hampir 3 kali lipat liabilitas lancar memberi ruang napas untuk kebutuhan kas harian. TKIM lebih ketat, current ratio 1,32 hanya sedikit di atas ambang aman. Tapi poin ini tidak mengubah kesan besar bahwa struktur utang TKIM lebih sehat dan lebih tahan lama.

Dari sisi efisiensi kas, TKIM jelas menang. Dengan kas operasi yang lebih proporsional dibanding total utang, TKIM punya fleksibilitas lebih baik untuk melunasi kewajiban tanpa harus terlalu bergantung pada pembiayaan eksternal. INKP memang menghasilkan kas besar secara nominal, tapi beban utangnya menggerus efisiensi itu. Investor biasanya lebih senang lihat arus kas yang kuat proporsional, bukan hanya absolut.

Kalau bicara risiko, jelas INKP menanggung risiko lebih tinggi. Rasio utang yang lebih besar, beban bunga yang besar, dan profitabilitas relatif yang tipis jadi kombinasi yang menantang. TKIM meski lebih kecil skalanya, justru terlihat lebih stabil. Struktur utang yang ringan membuat TKIM lebih tahan kalau kondisi pasar memburuk atau bunga naik. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Perlu dicatat juga, skala besar INKP bisa jadi pedang bermata dua. Di satu sisi, aset besar dan pangsa pasar luas memberi potensi pertumbuhan lebih besar. Tapi di sisi lain, semakin besar struktur utang, semakin besar pula risiko tekanan keuangan. TKIM memilih jalur konservatif dengan ukuran lebih kecil tapi leverage rendah, yang akhirnya bikin kinerjanya lebih efisien.

Kalau investor cari perusahaan yang agresif dengan skala besar, INKP bisa jadi pilihan, tapi risikonya lebih tinggi. Kalau cari perusahaan yang lebih sehat secara fundamental, lebih konservatif, dan lebih efisien dalam memutar kas, TKIM jadi kandidat yang lebih masuk akal. Jadi soal preferensi, apakah memilih ukuran besar tapi berat di utang, atau ukuran lebih kecil tapi sehat dan stabil.

TKIM lebih unggul dalam hal kesehatan finansial. Struktur utang yang rendah, profitabilitas yang lebih proporsional, dan arus kas operasi yang lebih kuat relatif terhadap kewajiban jadi alasan utama. INKP masih dominan dari sisi skala dan angka absolut, tapi di balik itu tersimpan risiko lebih tinggi. Jadi kalau bicara mana yang lebih sehat secara keuangan di semester I 2025, jawabannya ada di TKIM. Upgrade skill https://cutt.ly/ge3LaGFx

Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.

Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345

Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm

Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx

Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW

Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU

Read more...

1/9

testestestestestestestestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$INKP dan $TKIM LK Q2 2025: Satu Keluarga Sinarmas

Lanjutan dari postingan sebelumnya di External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community A38138 https://stockbit.com/post/13223345

INKP dan TKIM ini dua raksasa kertas yang sebenarnya masih satu lingkaran besar Sinarmas. Dari segi sejarah, INKP lahir di tahun 1976 dan mulai operasi 1978, sementara TKIM sudah berdiri sejak 1972 dan mulai produksi 1977. Keduanya sudah lama melantai di bursa sejak 1990, INKP dengan 60 juta saham saat IPO dan sekarang punya 5,47 miliar saham, TKIM dengan 9,3 juta saham. Jadi kalau bicara pengalaman, keduanya sudah matang, hanya saja beda skala. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Alamat kantor pusat juga sama-sama di Jakarta, tapi pabriknya berbeda. INKP punya basis produksi di Tangerang, Serang, dan Perawang, sedangkan TKIM menancapkan pabrik besar di Mojokerto Jawa Timur. Dari sisi produk, INKP lebih banyak main di cultural paper, pulp, tisu, dan industrial paper, sementara TKIM dominan di kertas, produk industri, dan packaging. Jadi segmen bisnisnya mirip tapi fokus produksinya tidak identik.

Penjualan keduanya sangat bergantung pada pihak berelasi, terutama PT Cakrawala Mega Indah. INKP menjual 97,16% penjualan domestik semester I 2025 ke CMI dengan nilai USD 662,86 juta, sedangkan TKIM juga menjual ke CMI senilai USD 219,19 juta atau 44,7% dari total penjualan bersih. Ketergantungan ini cukup ekstrem, artinya tanpa jaringan internal grup, penjualan mereka bisa jauh lebih kecil.

Dari sisi bahan baku, INKP sangat tergantung pada PT Arara Abadi untuk kayu, nilainya USD 222,9 juta atau 20,47% dari COGS semester I 2025. TKIM sedikit berbeda karena punya anak usaha PT Sumalindo Hutani Jaya yang mengelola hutan industri sendiri, tapi tetap juga beli dari pihak berelasi dengan nilai USD 181 juta atau 43,99% dari COGS. Artinya, meski ada upaya integrasi hulu, tetap saja dominasi transaksi internal sangat besar.Upgrade skill https://cutt.ly/ge3LaGFx

Kinerja keuangan semester I 2025 menunjukkan tren laba yang menurun. INKP membukukan penjualan USD 1,56 miliar, turun dari USD 1,6 miliar tahun sebelumnya. Laba bersihnya merosot dari USD 278,7 juta jadi USD 163,7 juta, turun 41,3%. TKIM lebih parah, penjualan turun dari USD 517,9 juta ke USD 490,4 juta, laba bersih anjlok 54,2% dari USD 215,2 juta ke USD 98,4 juta. Jadi keduanya benar-benar kena hantam profitabilitas.

Namun ada sisi positif yang menarik. Meski laba bersih terjun, arus kas operasi justru naik. INKP punya CFO USD 288,3 juta, jauh lebih tinggi dari laba bersihnya. TKIM juga mencatat CFO USD 97,7 juta, hampir setara dengan laba bersih. Jadi meski laporan laba rugi bikin pusing, secara kas perusahaan tetap menghasilkan uang dari operasional inti.

Penyebab penurunan laba ini salah satunya karena keuntungan kurs yang anjlok. Di INKP, gain forex turun dari USD 89,9 juta pada 2024 menjadi hanya USD 19,5 juta di 2025. Beban operasional juga ikut naik, INKP dari USD 171,3 juta ke USD 181 juta, TKIM dari USD 36,7 juta ke USD 38,7 juta. Jadi margin makin ketekan, laba makin susut. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Dari neraca, keduanya masih cukup likuid. INKP menambah kas dari USD 1,76 miliar akhir 2024 menjadi USD 1,89 miliar pertengahan 2025. TKIM juga naik dari USD 183 juta ke USD 221 juta. Tapi jangan lupa, mereka juga bergelimang utang. INKP punya obligasi USD 1,73 miliar, sukuk USD 598 juta, plus pinjaman bank dari BCA, BRI, Mandiri, BNI, sampai bank asing. TKIM lebih kecil tapi tetap berat, dengan utang bank USD 353 juta dan pembiayaan syariah USD 39,6 juta. Semua pinjaman ini dijamin aset pabrik, tanah, piutang, bahkan dengan corporate guarantee dari APP Purinusa Ekapersada.

Dari segmen bisnis, INKP jelas unggul di cultural paper dan pulp dengan operating profit USD 262,6 juta, sementara industrial paper dan tisu hanya USD 31,2 juta. TKIM juga didominasi cultural paper dengan laba operasi USD 37,4 juta, sisanya industrial paper cuma USD 2,6 juta. Jadi cultural paper masih jadi mesin utama laba keduanya.

Pasar penjualan juga menunjukkan perbedaan. INKP punya porsi ekspor yang lebih besar, dengan nilai USD 868 juta dibanding penjualan lokal USD 695 juta. TKIM tidak merinci sedetail itu, tapi jelas ada kombinasi lokal dan ekspor. Ketergantungan ekspor ini bisa jadi peluang sekaligus risiko, tergantung dinamika global.

INKP sedang agresif ekspansi. Mereka membangun pabrik baru di Karawang, memperbesar kapasitas di Perawang, Tangerang, dan Serang. Juga punya kontrak jangka panjang pasokan kayu dari Arara Abadi sampai 2035, plus kerjasama terminal dengan Pelindo sampai 2029. TKIM lebih banyak fokus ke pengembangan hutan tanaman industri lewat anak usaha, serta sewa aset dengan pihak berelasi. Jadi strategi investasinya berbeda, INKP lebih ofensif, TKIM lebih konservatif. Upgrade skill https://cutt.ly/ge3LaGFx

Kalau ditarik ke belakang, keduanya punya masalah klasik yakni laba turun, transaksi pihak berelasi dominan, dan sejarah restrukturisasi utang yang tidak bisa dihapus begitu saja dari memori investor. Tapi kelebihan mereka ada di arus kas operasi yang kuat, jaminan aset besar untuk utang, dan back-up dari grup Sinarmas. Selama grup induk masih solid, kedua emiten ini akan terus jalan.

Dari perbandingan, INKP jelas punya skala lebih besar. Penjualannya USD 1,56 miliar vs TKIM yang hanya USD 490 juta. Laba operasi dan proyek ekspansinya juga lebih besar, menunjukkan ambisi lebih tinggi. TKIM relatif lebih kecil dan konservatif. Jadi kalau ditanya siapa yang lebih kokoh bertahan, INKP terlihat lebih unggul.

Namun, karena keduanya masih satu grup dan bergantung penuh pada jaringan internal, risiko mereka juga sama. Kalau grup Sinarmas terguncang, baik INKP maupun TKIM akan ikut kena imbas. Jadi meskipun INKP terlihat lebih tangguh, investor tetap harus waspada bahwa nasib keduanya terikat erat dalam satu ekosistem bisnis yang sama. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Kalau mau dibedah lebih panjang soal entitas penting di INKP dan TKIM, ceritanya cukup menarik karena dua perusahaan kertas besar ini punya pilar berbeda dalam menopang bisnisnya. INKP lebih condong ke arah mitra operasional yang pasokannya tidak bisa ditinggalkan, sedangkan TKIM justru tergantung pada satu entitas asosiasi yang secara keuangan benar-benar dominan.

Untuk INKP, yang menonjol jelas PT Sinar Mas Specialty Minerals (SMSM). Secara resmi SMSM ini dicatat sebagai entitas asosiasi. Nilainya di laporan keuangan memang kecil, hanya investasi USD 13,9 juta per Juni 2025 dengan kontribusi laba USD 373 ribu di semester I 2025. Kalau dilihat sekilas, angka ini tampak sepele dibandingkan total aset dan laba INKP yang jauh lebih besar. Tapi peran SMSM justru vital karena mereka punya kontrak eksklusif sampai 2029 untuk memasok PCC atau precipitated calcium carbonate. PCC ini adalah bahan baku penting dalam produksi kertas, dan sifatnya tidak bisa digantikan dengan mudah. Jadi meskipun kontribusi laba kecil, secara operasional SMSM ini ibarat nadi yang memastikan mesin kertas INKP tetap berputar. Upgrade skill https://cutt.ly/ge3LaGFx

Selain SMSM, sebenarnya ada juga PT Arara Abadi yang sangat besar kontribusinya. Di semester I 2025, Arara Abadi memasok 20,47% dari total COGS INKP lewat suplai kayu pulp. Bahkan perusahaan ini juga menerima sejumlah besar uang muka dari INKP. Namun, secara klasifikasi Arara Abadi hanya disebut sebagai pihak berelasi karena sama-sama berada di bawah payung Sinarmas. Jadi walaupun sangat signifikan secara operasional, tidak bisa dimasukkan sebagai entitas anak atau asosiasi langsung INKP. Karena itu, kalau ditanya siapa entitas yang paling penting, jawabannya tetap SMSM karena status resminya dan perjanjian jangka panjangnya.

Lain cerita dengan TKIM. Di sini, nama yang langsung muncul adalah PT OKI Pulp & Paper Mills. OKI jelas-jelas tercatat sebagai entitas asosiasi, dengan kepemilikan TKIM sebesar 49,08%. Nilai investasinya luar biasa besar, mencapai USD 2,26 miliar per Juni 2025. Angka ini menyumbang sekitar 57% dari total aset TKIM yang sebesar USD 3,95 miliar. Artinya, separuh lebih neraca TKIM sebenarnya menempel di OKI. Kontribusi ke laba juga sama gilanya. Dalam 6 bulan pertama 2025, TKIM mencatat laba bersih USD 98,37 juta, dan dari jumlah itu USD 78,38 juta atau hampir 80% berasal dari bagian laba asosiasi OKI. Jadi tanpa OKI, laba TKIM akan menyusut drastis dan hampir tidak kelihatan. Dari sini terlihat betapa dominannya peran OKI dalam menopang kinerja TKIM, baik dari sisi aset maupun profitabilitas.

INKP paling bergantung pada SMSM karena fungsinya sebagai pemasok eksklusif PCC, meski kontribusi finansialnya kecil di laporan. SMSM ini adalah mitra operasional yang krusial dan sulit digantikan. Sedangkan TKIM benar-benar ditopang oleh OKI yang bukan hanya penting, tapi menentukan setengah lebih struktur neraca dan sebagian besar laba bersih. Jadi kalau diibaratkan, INKP punya mitra vital yang menjaga mesin tetap jalan, sementara TKIM punya sapi perah yang jadi sumber utama kekuatan finansialnya. Upgrade skill https://cutt.ly/ge3LaGFx

Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.

Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345

Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm

Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx

Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW

Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU

Read more...

1/8

testestestestestestestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

BUY LOW => SELL HIGH ( SWING )

=====================
Disclaimer Always On
Bukan ajakan membeli / menjual silahkan lakukan analisa dan riset kembali.
Jangan lupa follow untuk update saham potensial setiap harinya dan cek bio

https://stockbit.com/chat/group/invitation/oHzgNB11VpCo
======================

$ENRG

Harga (565) < MA 5 (580) | > MA 50 (444)
Volume (59.2M) < Volume MA 20 (165M)
Relative Strength Rating: 95%

Entry 1: 550
Entry 2: 530

Take Profit 1: 605 (+7.1%)
Take Profit 2: 630 (+11.5%)

Stop Loss 1: 500 (-11.5%)
Stop Loss 2: 480 (-15%)

📌 Kesimpulan: Masih cukup solid karena harga jauh di atas MA 50. RSR 95% mendukung potensi lanjut naik, tapi butuh konfirmasi volume baru.

📌 Disclaimer: Hanya analisa teknikal, bukan rekomendasi jual/beli.

🔖 Random TAG: $ESSA, $TKIM

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TKIM

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

KABARBURSA.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu, 20 Agustus 2025, ditutup naik 1,03 persen ke level 7.943, disertai volume pembelian yang meningkat.
Secara teknikal, posisi IHSG saat ini diperkirakan masih berada pada bagian wave [v] dari wave 1 dalam ...

www.kabarbursa.com

www.kabarbursa.com

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih memiliki ruang menguat menguji level 8.025-8.102. Namun, tetap cermati akan adanya koreksi jangka pendek ke rentang 7.815-7.831.
"IHSG kemarin ditutup menguat 1,03 persen ke 7.943 disertai dengan munculnya volume pembelian. Kami perkirakan, posis...

www.idxchannel.com

www.idxchannel.com

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TKIM charting works on this.see u again

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TKIM

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

FIXED CLOSING
---------------------------
[WATCHLIST ONLY : 159 EMITEN]

Selasa, 19 August 2025 16:00
Saham potensial gap-up/down di CLOSING market, diurut berdasarkan nilai persentase:
(cukup pantau baris paling atas dan paling bawah untuk cek gap terbesar):

GAP UP:
🔼 $TKIM gap up ke 7350 (+125 / +1.73%) dari 7225
🔼 BUKA gap up ke 179 (+2 / +1.13%) dari 177
🔼 SGRO gap up ke 4000 (+40 / +1.01%) dari 3960
🔼 EMTK gap up ke 1080 (+10 / +0.93%) dari 1070
🔼 MEDC gap up ke 1225 (+10 / +0.82%) dari 1215
🔼 INCO gap up ke 3720 (+30 / +0.81%) dari 3690
🔼 CLPI gap up ke 1255 (+10 / +0.8%) dari 1245
🔼 AADI gap up ke 6875 (+50 / +0.73%) dari 6825
🔼 BBNI gap up ke 4330 (+30 / +0.7%) dari 4300
🔼 GEMS gap up ke 9325 (+50 / +0.54%) dari 9275
🔼 TBIG gap up ke 1940 (+10 / +0.52%) dari 1930
🔼 ICBP gap up ke 9775 (+50 / +0.51%) dari 9725

GAP DOWN:
🔽 PGEO gap down ke 1465 (-10 / -0.68%) dari 1475
🔽 CUAN gap down ke 1555 (-15 / -0.96%) dari 1570
🔽 LTLS gap down ke 840 (-10 / -1.18%) dari 850
🔽 $HMSP gap down ke 545 (-10 / -1.8%) dari 555
🔽 $PTPP gap down ke 392 (-8 / -2%) dari 400

Cek ulang semuanya dan IEP bisa berubah smp menit terakhir. Salam Cuan.

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$INKP persiapan ke utara

$TKIM $BBCA

jgn lupa cek bio buat dapet insight tiap hari

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$INKP Sebagai menu sarapan kita pagi ini
Melanjutkan postingan https://stockbit.com/post/19569079 dan masih hold sampai sekarang, Gain 30%

INKP saat ini menunjukkan tren bullish yang cukup kuat setelah berhasil breakout dari pola cup & handle dengan neckline di 6.700. Harga kini berada di 7.975 dan sempat membentuk pola candlestick Bullish Harami, yang menandakan potensi kelanjutan kenaikan setelah konsolidasi singkat. Selama harga mampu bertahan di atas area support 7.350, INKP memiliki potensi untuk naik sampai targetnya di 9.175. Volume yang meningkat saat breakout juga memperkuat sinyal akumulasi dan tren positif.

Kita belajar bareng ya!
Kalau ada yang salah atau kurang pas, boleh dikoreksi dengan santun 🙏
Dan jangan lupa, selalu pakai tambahan Analisa pribadi agar makin yakin.
Semoga bermanfaat & semoga cuan! 💸📈
$TKIM $CDIA

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TKIM
Buy 7000-7200
TP1 7400-7450 (RRR 1:2.0)
TP2 7500-7550 (RRR 1:2.5)
Stop Loss if Close : <6850

yang menarik lainnya untuk hari ini : $IPCC $ASSA
Komen dibawah untuk bocoran.
Lebih banyak sinyal gratis dengan plan lengkap, cek bio!!!

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TKIM persiapan ke utara

$INKP $BBCA

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

*TKIM – Uptrend still intact*
*ACTION: ADD (MARGINABLE STOCK); especially with entry level area at 7075 - 7275.*
TP1: 7400 (+2.42%)
TP2: 7500 (+3.81%)
Support: 7075 & 6975

Disclaimer on

$TKIM

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TKIM

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TKIM

Akumulasi
01 - 15 Agustus 2025

Net Volume 157,710
Net Value 109.7B
Average buy (Rp) 6,957

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

17 Agustus 2025 14:26

$MAPI
akumulasi 6 - 15 Agustus 2025 di harga 1283 KZ 346.2K lot. closing tgl 15 Agustus di 1360. Akumulasi hari ini YP 173.9K Lot di 1338
Free Float 49%, LK SEMESTER 1 NAIK 6.89 % .
harga selama setahun turun 6.85%. deviden 1 x di 8 Juli 2025 10. Div Yield 0.84%

$TPIA
Akumulasi 21 Juli-15 Agustus 2025 Di harga 9292 AG 74.5K lot. Harga closing tgl 15 Agustus di harga 9200. Akumulasi hari ini PD 15.9K Lot di 9468
LK Q2 naik BANYAK DEH DIATAS 1000%

$TKIM
akumulasi 11 -15 Agustus 2025 di harga 7228 LG 28.6K lot. harga closing tgl 15 Agustus hari ini 7225 . Akumulasi hari ini LG 20.5K Lot di 7308
harga selama setahun turun -3.34%. deviden 1 x di 24 Juni 2025 25 . Div Yield 0.41% .
LK SEMESTER 1 turun. KENA EFEK TRUMP jadi NAIK 20% lebih kenaikannya ? tapi jualan Terus

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$UCID LK Q2 2025: Rugi Lagi, Sesusah Itu Kah Pembalut dan Popok? Apakah Wanita dan Bayi Sudah Enggan Pakai Pembalut dan Popok?

Lanjutan dari rekap review saham di External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community A38138 https://stockbit.com/post/13223345

PT Uni-Charm Indonesia Tbk atau UCID berdiri pada 5 Juni 1997 dan mulai jalan secara komersial pada Februari 1998. Sejak awal perusahaan ini memang fokus di produk sanitary dan hygiene yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari pembalut wanita, pantyliner, sampai popok bayi. Kantor pusatnya ada di Jakarta, sementara pabrik utama berada di Karawang dan Mojokerto. Dari sisi kepemilikan, UCID ini bukan pemain lokal murni karena bagian dari Unicharm Group Jepang. Unicharm Corporation pegang kendali dengan kepemilikan 59,20% saham, PT APP Purinusa Ekapersada yang bagian dari Sinarmas masuk sebagai mitra strategis dengan 20,80%, dan sisanya 20% dimiliki publik. Total saham beredar mencapai 4,16 miliar dengan modal disetor Rp 415,7 miliar. Jadi secara struktur, mayoritas kontrol tetap dipegang Jepang, sementara Sinarmas hanya menjadi partner domestik. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Kinerja semester I 2025 menunjukkan wajah yang kontras dibandingkan tahun sebelumnya. Kalau pada semester I 2024 perusahaan masih bisa mencatat laba Rp 255,2 miliar, tahun ini justru harus menelan kerugian Rp 6,2 miliar. Bahkan entitas induk saja mencatat rugi Rp 92,8 miliar. Penyebab utamanya sudah jelas, pendapatan neto turun drastis dari Rp 4,98 triliun ke Rp 4,27 triliun atau turun 14,3%. Penurunan ini memang diikuti dengan penurunan beban pokok pendapatan dari Rp 3,89 triliun menjadi Rp 3,51 triliun, tapi gapnya tidak cukup sehingga laba bruto terjun dari Rp 1,09 triliun menjadi Rp 758 miliar atau turun 30,5%. Kondisi ini diperparah dengan rugi kurs Rp 2,2 miliar, padahal di periode yang sama tahun lalu masih ada keuntungan kurs Rp 13 miliar. Pajak juga ikut menyumbang beban karena walaupun laba sebelum pajak sangat kecil, tetap tercatat beban pajak Rp 17,6 miliar akibat biaya non deductible Rp 2 miliar dan penyesuaian tahun lalu Rp 22 miliar. Kombinasi revenue anjlok, margin menyusut, rugi kurs, dan koreksi pajak membuat bottom line akhirnya merah.

Kalau diurai lebih dalam, pendapatan Rp 4,27 triliun tadi sebagian besar berasal dari pihak ketiga Rp 3,92 triliun, sementara transaksi dengan pihak berelasi hanya Rp 354 miliar. Dari cara pengakuan, penjualan produk yang langsung berpindah ke retailer atau konsumen memberikan kontribusi Rp 4,04 triliun, sedangkan jasa transportasi dan handling Rp 226 miliar. Dua pelanggan besar yaitu Alfamart Rp 668 miliar dan Indomaret Rp 653 miliar masih jadi tulang punggung, meskipun nilainya turun dari tahun sebelumnya. Ketergantungan pada modern retail membuat posisi tawar UCID tidak terlalu kuat. Di sisi lain, ekspor pun ikut melemah dari Rp 432 miliar menjadi Rp 362 miliar. Jadi, masalah revenue ini menyebar ke pasar domestik maupun ekspor.Upgrade skill https://cutt.ly/ge3LaGFx

Beban pokok pendapatan Rp 3,51 triliun didominasi oleh bahan baku Rp 2,62 triliun. Komponen lain ada tenaga kerja langsung Rp 197 miliar, freight Rp 226 miliar, dan depresiasi Rp 197 miliar. Beban penjualan Rp 619 miliar, naik tipis dari Rp 604 miliar, dengan pos terbesar promosi Rp 174 miliar, warehouse Rp 128 miliar, royalti Rp 111 miliar, serta iklan Rp 37 miliar. Beban umum dan administrasi justru turun ke Rp 141 miliar dari Rp 165 miliar dengan biaya karyawan Rp 108 miliar sebagai penyumbang terbesar. Jadi meskipun ada penghematan di administrasi, beban promosi dan royalti tetap tinggi. Biaya bunga hanya Rp 7,3 miliar karena utang berbunga kecil, jadi faktor ini relatif aman. Secara segmen, bisnis popok masih dominan dengan revenue Rp 3,16 triliun dan gross profit Rp 468 miliar, sedangkan non diaper Rp 1,11 triliun dengan gross profit Rp 290 miliar. Sayangnya keduanya sama-sama turun dibanding tahun lalu, sehingga tekanan terlihat menyeluruh di semua lini.

Arus kas juga tidak memberikan kabar menggembirakan. Perusahaan mencatat penurunan kas bersih Rp 17,4 miliar di semester I 2025, padahal tahun lalu masih ada peningkatan Rp 32,9 miliar. Cash flow operasi yang biasanya jadi mesin utama malah turun tajam dari Rp 357 miliar menjadi Rp 170 miliar. Penyebabnya penerimaan pelanggan sedikit menurun dan pembayaran pajak tetap besar. Cash flow investasi negatif Rp 56 miliar lebih rendah dibanding Rp 178 miliar tahun lalu karena belanja modal ditahan. Cash flow pembiayaan negatif Rp 132 miliar lebih rendah dari tahun lalu Rp 146 miliar karena pembayaran dividen lebih kecil. Masalah likuiditas akhirnya muncul karena mesin kas operasional tidak lagi sekencang tahun lalu.Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Kalau menengok neraca, aset tetap turun jadi Rp 1,77 triliun dari Rp 1,93 triliun akhir 2024. Semua aset diasuransikan dengan depresiasi semester I mencapai Rp 198 miliar. Piutang usaha Rp 2,56 triliun dengan cadangan kerugian Rp 222 miliar yang naik dari Rp 215 miliar akhir 2024. Dari aging terlihat ada Rp 263 miliar piutang macet di atas 6 bulan dengan loss rate 85%, angka yang cukup tinggi untuk sebuah perusahaan consumer goods. Persediaan naik ke Rp 1,17 triliun dari Rp 1,02 triliun akhir 2024, mayoritas berupa bahan baku Rp 554 miliar dan barang jadi Rp 404 miliar. Naiknya persediaan saat revenue turun bisa jadi tanda penumpukan stok, sinyal bahwa permintaan sedang lesu.

Salah satu bab yang tidak bisa diabaikan adalah sengketa pajak. UCID masih berurusan dengan koreksi pajak dari tahun fiskal 2017 hingga 2022 dengan nilai yang sangat besar, ratusan miliar bahkan triliunan Rupiah. Ada kasus yang masih tahap keberatan, ada yang sudah banding, bahkan ada yang sampai judicial review di Mahkamah Agung. Manajemen memang yakin posisi pajaknya sudah benar secara teknis, tapi tetap mengakui hasil akhir bisa berbeda dengan pencatatan sekarang. Karena sistem pajak Indonesia berbasis self assessment, otoritas pajak punya kewenangan koreksi selama masa kedaluwarsa. Artinya risiko pajak ini sifatnya terus ada dan bisa jadi beban tambahan sewaktu-waktu.

Kalau fokus di masalah pajak, posisi PT Uni-Charm Indonesia Tbk per Juni 2025 memang sedang ribet karena sengketa dengan otoritas pajak yang jumlahnya besar dan melebar ke beberapa tahun fiskal. Sengketa pajak ini bukan soal kecil, karena melibatkan koreksi ratusan miliar hingga triliunan Rupiah, dan sebagian sudah masuk ke tahap banding bahkan judicial review di Mahkamah Agung.Upgrade skill https://cutt.ly/ge3LaGFx

Untuk tahun fiskal 2022, perusahaan awalnya klaim restitusi Rp 106 miliar, tapi hasil pemeriksaan justru menetapkan ada kurang bayar Rp 42 miliar. Jadi total yang masih diperdebatkan Rp 148 miliar. Selain itu ada juga koreksi PPN Rp 107 miliar. Semuanya masih dalam proses banding. Untuk 2019, otoritas pajak menyatakan ada underpayment Rp 168 miliar. Dari angka itu, Rp 16 miliar sebenarnya restitusi yang diajukan perusahaan, tapi kalau keberatan ditolak maka uang itu tidak kembali. Sengketa 2018 lebih besar lagi, underpayment PPh Badan Rp 268 miliar, ada klaim restitusi Rp 3 miliar yang berisiko hilang, ditambah koreksi PPN Rp 54 miliar dan pajak pemotongan lain Rp 172 miliar. Prosesnya sudah sampai pengadilan pajak dan masih menunggu keputusan. Untuk 2017, pengadilan pajak sudah menguatkan underpayment Rp 186 miliar. Perusahaan sudah bayar Rp 199 miliar termasuk denda di Januari 2025, tapi tetap mengajukan peninjauan kembali ke MA. Jadi ini lebih ke potensi recovery, bukan lagi liabilitas baru.

Kalau ditotal, potensi dampak negatif dari sengketa pajak yang masih diproses bisa mencapai Rp 274 miliar. Angka ini setara 3,2% dari total aset, hampir 10% dari total liabilitas, atau sekitar 6,4% dari pendapatan semester I 2025. Yang bikin lebih mengkhawatirkan, dibandingkan dengan arus kas operasi semester I 2025 sebesar Rp 170 miliar, nilai sengketa ini lebih besar 161%. Artinya kalau perusahaan kalah di semua sengketa, kas dari operasi tidak cukup menutup kewajiban. Walaupun cadangan kas Rp 1,78 triliun sebenarnya cukup untuk membayar, tetap saja dampaknya besar karena bisa menggerus 15% cadangan likuiditas.Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Yang penting dicatat, sengketa pajak ini sifatnya ongoing, bukan masalah sekali selesai. Karena sistem pajak Indonesia berbasis self-assessment, perusahaan harus siap setiap tahun menghadapi pemeriksaan dan koreksi. Sengketa bisa makan waktu bertahun-tahun, dan hasil akhirnya sering kali tidak bisa diprediksi. Manajemen UCID menyatakan bahwa posisi pajak mereka sudah sesuai dasar teknis, tapi tetap mengakui ada risiko jumlah yang akhirnya dibayar bisa berbeda dari pencatatan sekarang. Jadi intinya, risiko pajak ini adalah bom waktu yang selalu menggantung di atas kepala perusahaan.

Apakah kerugian Rp 6,2 miliar di semester I 2025 ada hubungannya dengan sengketa pajak? Tidak. Kerugian tahun berjalan itu lebih banyak akibat revenue turun, margin menyusut, rugi kurs, dan prior year adjustment Rp 22 miliar. Sengketa pajak yang besar ini asalnya dari periode 2017 sampai 2022, bukan periode berjalan. Jadi tidak ada indikasi perusahaan sengaja bikin rugi untuk menyelesaikan pajak. Strateginya jelas, UCID memilih melawan lewat jalur hukum, bukan lewat cara akuntansi.

Kalau bicara risiko ke depan, sengketa pajak ini yang paling serius. Karena nominalnya bisa menggerus likuiditas, memperbesar beban kalau hasilnya kalah, dan berpotensi mengurangi kemampuan bagi dividen. Jadi meskipun secara operasional UCID masih bisa recovery kalau demand pulih, urusan pajak ini tetap jadi bayangan besar yang bisa menekan performa jangka panjang.Upgrade skill https://cutt.ly/ge3LaGFx

UCID sekarang sedang menghadapi pukulan dari banyak sisi sekaligus. Pendapatan turun tajam, margin menyusut, beban promosi tetap tinggi, rugi kurs muncul, sengketa pajak menggantung, piutang macet membesar, dan persediaan menumpuk. Arus kas operasi yang seharusnya jadi penggerak utama malah merosot signifikan. Utang berbunga memang kecil sehingga biaya bunga tidak menekan, tapi kelemahan ada di sisi bisnis inti yang tidak mampu mencetak pertumbuhan sehat. Tidak ada satu masalah yang permanen, tapi yang muncul adalah gabungan hasil periodik yang buruk dan risiko yang masih berjalan panjang. Semester I 2025 jadi cermin bahwa UCID sedang berada di titik lemah yang bisa dianggap guncangan sementara atau justru awal dari tren menurun yang lebih panjang, tergantung bagaimana manajemen bisa mengelola pasar, mengatasi sengketa pajak, dan mengendalikan likuiditas.

Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.

Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345

Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm

Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx

Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW

Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU
$INKP $TKIM

Read more...

1/9

testestestestestestestestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

bersyukur postingan soal saham $TKIM & $INKP sepi bgt dari streamer. lebih tenang investnya. 😁

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

ah kurang Dikir malah dikocok udah gass lah $TKIM

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@andisahap Saya yakin banyak orang Indonesia yang kesal kalau lihat dinasti politik atau DPR yang kerjanya kelihatan cuma buang-buang uang negara, apalagi kalau di tingkat kabupaten rakyat sudah muak sama kebijakan yang aneh-aneh. Tapi kalau mau perubahan yang benar, jalannya tetap harus lewat cara konstitusional dan masuk akal. Pilih wakil rakyat yang track record-nya bersih, awasi anggaran, dan tekan mereka terus supaya kerja sesuai janji. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Saya pribadi tidak dukung revolusi pakai kekerasan, karena sejarah sudah menunjukkan itu tidak menjamin hasilnya lebih baik. Sering kali cuma ganti muka, tapi kelakuannya sama saja. Tapi pejabat di Indonesia juga jangan terlalu santai, makin sering keluar kebijakan ngawur yang menyusahkan rakyat, makin besar risiko ada gejolak. Rakyat itu kalau sudah muak, arahnya tidak bisa diprediksi.

Jadi kalau mau negara adem dan aman, berhenti bikin aturan absurd. Pakai akal sehat, jaga rasa keadilan, dan ingat kalau kursi itu milik rakyat, bukan warisan keluarga.Upgrade skill https://cutt.ly/ge3LaGFx
$BSSR $INKP $TKIM

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$TKIM retreat sejenak menghargai Q2 😁

2013-2025 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy