


Volume
Avg volume
PT Mandom Indonesia Tbk, atau TCID memiliki bidang usaha pokok sebagai industri dan perdagangan berbagai rupa produk kosmetika, wangi-wangian, toiletries, bahan pembersih/perbekalan kesehatan rumah tangga, kemasan plastik dan barang-barang dari plastik lainnya. Saat ini, Perseroan mempunyai 2 pabrik yaitu pabrik utama di Sunter, Jakarta Utara dan pabrik kemasan plastik di Kawasan Industri MM2100, Bekasi. Perseroan tengah menyelesaikan pembangunan kantor dan pabrik baru di Kawasan Industri MM2100, Bekasi dimana kantor pusat dan pabrik utama Perseroan yang saat ini berlokasi di Sunter, Jakarta Utara akan dipindahkan ke kantor dan ... Read More
$TCID
Kwkwkwkw... Akuisisi gk ada dampak bagus2nya pisan, malah makin sepi dan gk ada yg mau makan nih barang. Yang AVG 3000an CL aja udah, gk bakal kejemput, mau dibawa ke 2000an ini.
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  – PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) merilis laporan bulanan registrasi pemegang saham terbarunya. Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek yang berakhir pada 28 Februari 2026, jumlah pemegang saham Single Investor Identification (SID) perseroan mengalami penyusut...

stockwatch.id

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Mandom Indonesia Tbk. (TCID) mengumumkan adanya perubahan pemegang saham pengendali Perseroan secara tidak langsung dan juga perubahan pemilik manfaat akhir Perseroan.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), perubahan pengambilalihan ini dilakukan oleh...

www.cnbcindonesia.com

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Mandom Indonesia Tbk. (TCID) mengumumkan adanya perubahan pemegang saham pengendali Perseroan secara tidak langsung dan juga perubahan pemilik manfaat akhir Perseroan.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), perubahan pengambilalihan ini dilakukan oleh...

www.cnbcindonesia.com

$TCID Induk Jepang labil, mau akuisisi aja lelet, ngundur terus. Perusahaan juga cuma ngandelin cashflow Gatsby, yang udah kegeser banyak pomade dan wax lokal, parfum dan produk lain juga yang penting asal ada aja biar keliatan SKU beragam. Saatnya ke 1500 sebelum jadi saham gocap.
Mandom Indonesia Tbk - TCID
Laporan Keuangan
- Neraca Keuangan
- Laporan Laba Rugi
- Laporan Arus Kas
- Laporan Perubahan Ekuitas
Follow kami untuk laporan fundamental emiten!
$TCID
1/4




$UNVR
Halo rekan investor! Mari kita bedah performa PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) sepanjang tahun 2025. Ada beberapa poin fundamental krusial yang harus kamu perhatikan untuk strategi investasimu:
**1. Pendapatan Solid & Laba Bersih Meroket (Dengan Catatan)**
Penjualan dan pendapatan usaha UNVR berhasil naik menjadi Rp 31,94 triliun di tahun 2025, dibandingkan Rp 30,62 triliun pada tahun sebelumnya. Laba bersih total melonjak tajam mencapai Rp 7,64 triliun dari sebelumnya Rp 3,36 triliun. Namun, sebagai investor kamu harus jeli! Lonjakan laba ini disumbang secara signifikan oleh keuntungan dari operasi yang dihentikan sebesar Rp 4,1 triliun. Meskipun demikian, bisnis inti masih solid karena laba dari operasi berjalan tetap tumbuh positif menjadi Rp 3,53 triliun dari Rp 2,9 triliun di 2024. Laba per saham (EPS) dasar dari operasi yang dilanjutkan juga naik menjadi 93 per saham, dari sebelumnya 76.
**2. Posisi Kas Super Sehat & Utang Bank Lunas**
Likuiditas perusahaan berada di level yang prima. Posisi kas dan setara kas meroket menjadi Rp 5,7 triliun dari hanya Rp 671 miliar di akhir 2024. Lonjakan kas ini salah satunya didorong oleh aliran uang masuk dari pelepasan aset dan operasi yang dihentikan senilai Rp 7 triliun. Hal yang sangat positif adalah UNVR berhasil melunasi utang bank jangka pendeknya yang pada tahun 2024 tercatat sebesar Rp 1,45 triliun menjadi nol di tahun 2025.
**3. Ekuitas dan Aset Makin Menguat**
Neraca keuangan UNVR tumbuh lebih tebal. Total aset meningkat menjadi Rp 20,01 triliun dari Rp 16,04 triliun di tahun sebelumnya. Modal atau ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga menguat lebih dari dua kali lipat menjadi Rp 4,47 triliun dari Rp 2,14 triliun.
**Arahan Mentor untuk Kamu:**
Secara *headline*, kinerja UNVR di 2025 ini sangat impresif dengan neraca yang jauh lebih aman karena bersih dari utang bank jangka pendek. Namun, selalu ingat bahwa sebagian besar suntikan dana segar dan lonjakan laba bersih total ini bersifat *one-off* (terjadi sekali) dari hasil pelepasan aset atau operasi yang dihentikan.
Kamu boleh optimis karena bisnis inti tetap tumbuh, dan beban bunga juga kemungkinan akan lebih efisien ke depan berkat pelunasan utang. Namun, fokuslah memantau apakah manajemen mampu mempertahankan dan memaksimalkan pendapatan inti senilai Rp 31,94 triliun ini di kuartal-kuartal berikutnya. Gunakan momentum neraca yang bersih ini untuk mengakumulasi jika valuasi pasar sedang masuk akal. Tetap disiplin dan *happy investing*!
https://cutt.ly/stWZjSyI
RANDOM TAG $VICI $TCID
@Sikka induk $TCID di jepang MCJ mei Juni malah SDH pasti GP .. jadi buat apa anaknya Tcid listing bisa d intip juga
$TCID
https://cutt.ly/Btm7kE00
induk TCID ( MCJ ) akan squeeze out ( GO PRIVATE) sekitar mei 2026.... utk TCID menyusul .... ASAP
$BBRI $BUMI

$UNVR
Halo Smart Investor! Senang sekali Anda bertanya. Sebagai mentor Anda hari ini, saya sudah membedah Laporan Keuangan Tahunan **Unilever Indonesia Tbk (UNVR)** per 31 Desember 2025.
Ada kabar yang sangat menarik, tapi ada juga "jebakan" angka yang harus Anda pahami agar tidak salah langkah. Mari kita bedah fundamentalnya.
### 1. Kinerja Laba: "Ledakan" Profit (Tapi Hati-hati!)
Sekilas, kinerja UNVR terlihat luar biasa fantastis tahun ini.
* **Laba Bersih Meroket:** Total laba tahun berjalan melompat drastis menjadi **Rp7,6 triliun**, naik lebih dari dua kali lipat dibanding tahun 2024 yang hanya Rp3,3 triliun.
* **Pendapatan Naik Tipis:** Penjualan (Top Line) tumbuh moderat menjadi **Rp31,9 triliun** dari Rp30,6 triliun.
**✋ Tunggu dulu, Smart Investor! Jangan FOMO.**
Kenaikan laba bersih yang gila-gilaan itu **bukan** murni dari jualan sabun atau sampo. Ada pendapatan "sekali waktu" (one-off gain) yang besar:
* **Laba dari Operasi yang Dihentikan:** UNVR mencatatkan keuntungan sebesar **Rp4,1 triliun** dari operasi yang dihentikan (kemungkinan besar hasil penjualan unit bisnis/aset).
* **Laba Operasional Inti (Recurring):** Jika kita buang faktor "one-off" tadi, laba murni dari operasional yang dilanjutkan adalah **Rp3,5 triliun**, naik dari Rp2,9 triliun tahun lalu.
> **Arahan Mentor:** Kinerja operasional UNVR membaik (tumbuh sekitar 21% secara organik), tapi angka Rp7,6 triliun itu adalah bonus. Jangan proyeksikan angka ini akan terulang tahun depan.
### 2. Posisi Kas: "Cash is King"
Ini yang bikin pemegang saham bisa senyum lebar. Posisi kas UNVR sedang sangat tebal.
* **Kas dan Setara Kas:** Melonjak tajam menjadi **Rp5,7 triliun**, padahal tahun lalu hanya Rp671 miliar.
* **Dari mana uangnya?** Selain dari operasional yang sehat, Arus Kas Investasi mencatat pemasukan besar senilai **Rp7 triliun** dari pelepasan aset/operasi yang dihentikan.
### 3. Neraca (Balance Sheet): Lebih Sehat
* **Aset Lancar:** Naik dua kali lipat menjadi Rp10,5 triliun, didorong oleh tumpukan uang tunai tadi.
* **Ekuitas:** Modal sendiri (Ekuitas) naik signifikan menjadi **Rp4,4 triliun** dari Rp2,1 triliun. Ini membuat neraca perusahaan jauh lebih kuat dibanding tahun sebelumnya.
### 💡 Kesimpulan & Strategi Investasi
Sebagai mentor, inilah pandangan saya untuk portofolio Anda:
1. **Potensi Dividen Jumbo:** Dengan kas Rp5,7 triliun dan laba bersih Rp7,6 triliun, UNVR punya kapasitas membayar dividen yang sangat besar tahun ini. Ingat, UNVR historisnya royal bagi dividen.
2. **Turnaround Story:** Laba inti dari operasi yang dilanjutkan (Continuing Operations) sudah tumbuh positif. Ini sinyal bagus bahwa bisnis utamanya mulai pulih setelah masa-masa sulit.
3. **Waspada Valuasi:** Pasar mungkin bereaksi berlebihan terhadap angka laba Rp7,6 triliun. Selalu gunakan **Laba Operasi Berlanjut (Rp3,5 T)** atau **EPS Operasi Berlanjut (Rp93 per saham)** sebagai basis valuasi wajar (PER), bukan total laba yang tercampur *one-off gain*.
**Saran Mentor:**
Jika Anda *dividend hunter*, ini momen yang menarik. Tapi jika Anda *growth investor*, fokuslah pada kemampuan manajemen mempertahankan pertumbuhan laba inti (yang Rp3,5 triliun tadi) di tahun-tahun mendatang.
*Disclaimer: Analisa ini berdasarkan data laporan keuangan 2025 yang disajikan. Keputusan jual-beli tetap di tangan Anda. Salam Cuan!* 🚀
https://cutt.ly/7tnDJo8Q
RANDOM TAG $ADES $TCID
$TCID PT Mandom Indonesia Tbk melaporkan pembaruan proses akuisisi Mandom Corporation oleh Kalon Holdings, termasuk perpanjangan periode tender offer dari 81 hari kerja (26 Sept 2025–29 Jan 2026) menjadi 98 hari kerja (26 Sept 2025–25 Feb 2026) serta perubahan tanggal penyelesaian dari 5 Februari 2026 menjadi 4 Maret 2026. Meski ada perubahan struktur dan jadwal transaksi, Perseroan menegaskan bahwa hal ini tidak berdampak material terhadap operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan .

$TCID GO privat is coming.....
press release, Tokyo 9 feb , management MCJ akhirnya memutuskan utk tetap mendukung kahlon dgn program MBO dan squaze out ( GO PRIVATE) dengan menaikan harga tender ¥3.105 dan menolak tawaran KKR ¥3.100...
harga ini secara valuasi MCJ di hargai 2 BV
https://cutt.ly/WtntVAuw
$UNVR $BUMI
$UCID
Halo, Bapak/Ibu Investor. Mari duduk sejenak. Saya tahu jika Anda memegang saham **PT Uni-Charm Indonesia Tbk (UCID)** saat ini, rasanya mungkin tidak nyaman melihat portofolio Anda. Tapi sebagai investor cerdas, kita tidak boleh emosional. Mari kita bedah "jeroan" UCID ini dengan kepala dingin berdasarkan data terbaru hingga awal 2026.
Ini adalah analisis jujur saya mengenai kondisi UCID: Apakah ini *value trap* (murah tapi berbahaya) atau *turnaround opportunity* (peluang bangkit)?
### 1. Kondisi "Kritis" di Laporan Keuangan (The Bad News)
Mari kita bicara fakta pahitnya dulu. Kinerja UCID di tahun 2025 memang "berdarah-darah".
* **Rugi Bersih:** Per Kuartal 3 2025 (9M25), UCID mencatat **rugi bersih sebesar Rp 96 miliar**. Ini adalah pembalikan drastis dari laba Rp 233,8 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya,.
* **Pendapatan Tergerus:** Pendapatan turun hampir 11% menjadi Rp 6,35 triliun. Penjualan segmen *Baby Care* (tulang punggung mereka) turun 10,2% dan *Feminine Care* anjlok hampir 30%,.
* **Margin Tertekan:** Margin Laba Kotor (GPM) turun dari 19,8% ke 17,0%. Ini sinyal bahwa biaya bahan baku (pulp/bubur kertas) memakan keuntungan mereka, sementara mereka sulit menaikkan harga jual karena persaingan ketat.
### 2. Mengapa Ini Terjadi? (The Root Causes)
Sebagai mentor, saya ingin Anda paham *mengapa* bisnis ini sedang sulit:
* **Perang Harga & Demografi:** Pasar popok bayi sedang jenuh. Angka kelahiran menurun, dan kompetitor lokal (seperti Sweety atau brand murah lainnya) menyerang dengan harga miring. Konsumen beralih dari produk premium ke produk yang "cukup oke".
* **Beban Royalti:** Walaupun rugi, UCID tetap harus membayar royalti ke induknya di Jepang. Pada 9M25 saja, biaya royalti mencapai Rp 160 miliar. Ini membebani arus kas saat kondisi sedang sulit.
* **Gejolak Manajemen:** Awal 2026 dibuka dengan berita mengejutkan—Presiden Direktur dan Wakilnya mengundurkan diri,. Ini bisa dibaca dua arah: tanda kekacauan internal, atau justru langkah awal "bersih-bersih" untuk strategi baru.
### 3. Sisi Terang: Valuasi "Salah Harga"? (The Opportunity)
Nah, di sinilah insting investor *contrarian* harus bermain. Di balik rapor merah itu, ada angka yang menarik:
* **Valuasi Super Murah:** Saat ini UCID diperdagangkan di PBV (Price to Book Value) **0,31x**,. Artinya, Anda membeli perusahaan ini hanya seharga 30% dari nilai modal bersihnya. Ini valuasi yang biasanya diberikan untuk perusahaan yang mau bangkrut—padahal UCID belum sampai ke sana.
* **Gunung Uang Kas:** Neraca mereka masih sangat kuat. Per September 2025, mereka punya **Kas dan Setara Kas sebesar Rp 1,63 triliun**,. Dengan *market cap* (nilai pasar) sekitar Rp 1,8 triliun, pasar seolah-olah menilai bisnis operasional UCID (pabrik, merek MamyPoko, Charm, Lifree) hampir tidak berharga. Ini tidak masuk akal.
* **Potensi "Silver Economy":** Segmen *Adult Care* (popok dewasa Lifree) adalah masa depan. Indonesia menua, dan UCID menguasai 46% pangsa pasar ini. Ini adalah mesin pertumbuhan jangka panjang mereka.
### 4. Strategi & Arahan Mentor (Action Plan)
Bapak/Ibu Investor, berikut adalah arahan saya berdasarkan posisi Anda:
**Skenario A: Anda Sudah Punya Sahamnya (Nyangkut)**
* **HOLD (Tahan).** Jangan jual di harga sekarang (sekitar Rp 430 - Rp 440). Menjual di PBV 0,3x saat perusahaan punya kas Rp 1,6 triliun adalah tindakan gegabah,. Risiko kebangkrutan sangat kecil karena utang mereka rendah (*Net Debt/Equity* hanya 0,17x). Sabarlah menunggu manajemen baru bekerja.
**Skenario B: Anda Belum Punya (Ingin Masuk)**
* **SPECULATIVE BUY (Beli Spekulatif).** Area Rp 400 - Rp 430 adalah area *support* kuat secara valuasi.
* **Syarat Masuk:** Anggap ini investasi *turnaround*. Jangan berharap naik besok pagi. Anda bertaruh bahwa manajemen baru bisa menstabilkan margin dan harga bahan baku (pulp) akan turun di 2026.
* **Target:** Jika kinerja kembali "normal" saja (balik laba tipis), harga saham bisa *rebound* ke level wajar di PBV 0,7x (sekitar Rp 900). Upside-nya bisa 100%, tapi risikonya adalah waktu tunggu yang lama.
### Kesimpulan Mentor
UCID saat ini ibarat "Raksasa yang Sedang Sakit". Fundamental jangka pendeknya rusak (rugi), tapi "tulang punggungnya" (Neraca Keuangan & Kas) masih sangat kuat.
Pasar sedang sangat pesimis, dan di situlah peluang muncul. Jika Anda berani mengambil risiko dan sabar, ini adalah salah satu saham *deep value* paling menarik di sektor konsumer saat ini. Namun, pantau ketat RUPS berikutnya untuk melihat siapa nahkoda baru kapal ini.
*Tetap bijak dalam mengatur porsi portofolio. Jangan *all-in* di satu saham yang sedang rugi.*
https://cutt.ly/dtbNp65Z
RANDOM TAG $UNVR $TCID
$TCID
anak usaha MCJ tersebar di indonesia ( TCID) /satu2 nya anak usaha yg TBK , sedangkan yg di Thailand, Vietnam, cina, Malaysia etc smua privat
Dengan adanya akuisisi MCJ ( kahlon or KKR) dengan skema GO PRIVATE di Jepun apakah KKR / kahlon tetep membiarkan TCID tetap listing ??
knp TCID terbuka karena dulu ada aturan era presiden Soeharto yg mewajibkan PMA listing dan aturan itu SDH TDK ada lagi
$BUMI $ASII
1/10










@andrichandra akum dan hold aja nunggu sampai induk MCJ selesai Go private
kemungkinan besar $TCID akan GO Private juga karena TCID ini kan produk era pak Soeharto di mana PMA d wajibkan listing BEJ , sekarang aturan itu SDH tidak ada
selain itu TCID juga satu2 nya anak usaha MCJ yg listing ... di Vietnam, Thailand, dan negara asia mereka ga ada listing...

@andrichandra beli dr sekarang aja bang, ada kemungkinan bs dibawa naik jg kalo $TCID di go private juga. tapi ini msh probability, inget "buy on rumor, sell on news"
@annoharuna ya ada tawaran dari KKR juga utk ambil alih MCJ induk $TCID dan di go private ...
harga saham MCJ di Tokyo melambung dari 1200 menuju 3140 yen