1,765

+35

(2.02%)

Today

8.96 M

Volume

16.54 M

Avg volume

Company Background

PT Saratoga Investama Sedaya Tbk merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang investasi. Perusahaan berinvestasi dalam tiga sektor; konsumen, infrastruktur, dan sumber daya alam. Portofolio investasi sumber daya alamnya termasuk perusahaan yang bergerak dalam industri batu bara, seperti PT Adaro Energy Tbk; perkebunan minyak kelapa sawit, seperti PT Provident Agro Tbk; eksplorasi gas dan minyak bumi, seperti Interra Resources Ltd, dan pertambangan tembaga dan emas, seperti Sihayo Gold Ltd. Portofolio investasi infrastrukturnya mencakup perusahaan yang bergerak dalam penyewaan menara telekomunikasi, seperti PT Tower Bersama In... Read More

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SRTG masih menunggu dijemput di atas..

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SRTG masih panjang ges

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SRTG kalau ini mah tinggal tidur akhir bulan gajian

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SRTG

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SRTG Nikmatnya beli Saham Fundamental

Di Amerika (ketar-ketir), strategi investasi yang paling reliable, dan paling ditanamkan akarnya di buku-buku dan kelas-kelas tentang dasar-dasar literasi keuangan, adalah Boglehead. Boglehead ini diambil dari nama Jack Bogle, pendiri Vanguard

Saya nggak akan membahas tentang strateginya, karena strategi ini so far belum practically replicable di Indonesia, karena absennya dua instrumen terpenting:
1. Reksa dana indeks pasif yang cukup luas
2. ETF yang cukup likuid dengan spread yang cukup waras

Dan satu faktor yang selalu menjadi value proposition Vanguard, Charles Schwab, dan State Street: expense ratio yang efisien dan kompetitif. Sebagai acuan, expense ratio ETF yang relatif high turnover Vanguard itu sedikit di atas RDPU AUM besar di Indonesia seperti yang di bawah afiliasi IFG/Danantara, sedangkan yang paling low turnover itu sedikit di bawah RDPU

Yang mau saya ceritakan adalah, bahkan strategi Boglehead yang paling passive investing purist pun, tidak lepas dari pendekatan aktif. Ini karena Vanguard kini sudah memberikan beragam produk dari mulai lingkup yang paling spesifik, hingga targeting strategi Fama-French yang paling spesifik

Misalnya dari yang paling luas dan popular, pertama ada pendekatan VT and chill. VT itu hold hampir semua representasi saham di seluruh dunia

Kemudian ada yang VTI + VXUS and chill. VTI itu literally semua saham yang listed di US. VXUS itu hold hampir semua representasi saham di luar US. Kenapa ada pendekatan VTI + VXUS and chill, padahal VT sudah mencakup keduanya? Argumen sederhananya adalah, karena ada orang yang punya conviction untuk overweight VT (US), ada yang punya conviction untuk overweight VXUS (ex-US)

Begitu pula ada yang VTI + VEA + VWO and chill. VEA itu developed market, VWO itu emerging market. Kenapa VXUS mereka pecah lagi jadi VEA dan VWO? Karena ada orang yang punya conviction untuk overweight VEA (developed market), ada yang punya conviction untuk overweight VWO (emerging market)

Prinsip yang transferrable dari Boglehead di market Indonesia adalah tentang menentukan di spektrum mana kamu mau memosisikan diri, apakah passive, active, mendekati passive, mendekati active, atau somewhere in between

Investor paling pasif dan paling low frequency, akan lebih suka diversified players daripada pure players. Logikanya seperti mesin pesawat. Kenapa pesawat komersial menggunakan dua, tiga, bahkan empat mesin? Apakah mesinnya kurang kuat sehingga tidak bisa terbang normal hanya dengan satu saja? Tentu tidak. Engineers bisa dengan mudah merancang semua pesawat dengan satu mesin saja selama ianya cukup kuat untuk pesawat tersebut

Terus kenapa harus dua, tiga, bahkan empat? Sederhananya, karena regulasi hanya mengizinkan SEMUA mesin mati karena alasan APAPUN, dengan frekuensi 10^-9 dari lifetime-nya. Artinya pesawat hanya bisa mendapatkan type certificate jika ia mampu membuktikan bahwa nyaris mustahil semua mesinnya mati sekaligus, beserta pengujian 1001++ skenario yang bisa menyebabkan itu terjadi

Ada engineers yang mampu memenuhi persyaratan itu dengan satu mesin, tapi secara nilai keekonomian, JAUH lebih economically sound mendesain pesawat dengan dua mesin supaya kalau satu kenapa-kenapa, masih sisa satu. Atau tiga mesin supaya kalau satu kenapa-kenapa, sisa dua, kalau dua kenapa-kenapa, sisa satu. Begitu sampai empat mesin, yang bikin butuh mesin banyak BUKAN berat payload-nya, tapi beban tanggung jawab RELIABILITAS yang dipikul si pesawat

Begitu pula dengan diversified players, mereka menjadi diversified BUKAN karena diversifikasi PASTI meningkatkan profitabilitas, melainkan karena diversifikasi memberikan OPSIONALITAS. Opsionalitas itu bersentuhan dengan 1001 jenis manajemen risiko:

1. Kalau satu tambang dirampas, apakah perusahaan langsung kolaps, atau masih punya compounding engine lain yang tetap beroperasi?

2. Kalau satu segmen usaha mendapatkan headwind makro ataupun kebijakan politik, apakah punya segmen lain yang malah dapat tailwind?

3. Kalau harga satu komoditas lesu, apakah ada komoditas lain yang naik?

Sebaliknya, investor yang paling aktif dan paling high frequency, akan lebih suka pure players daripada diversified players. Ada banyak convenience bermain di pure players yang tidak bisa didapatkan diversified players, seperti:

1. Jika punya conviction lebih di satu segmen, bisa overweight di sana dan underweight di yang lainnya

2. Dari semua segmen usaha, mungkin cuma satu-dua yang berada dalam circle of competence kita, sedangkan yang lainnya tidak. Jadi membeli pure players instead of diversified players memastikan kita hanya mengambil yang murni berasa di circle of competence kita saja

3. Pure players tidak memiliki noise dalam analisis sum of the parts, dibandingkan diversified players yang hampir selalu punya anak-anak usaha private yang nggak ada key stats-nya di stockbit, sehingga analisis sum of the parts ini akan terasa seperti lubang kelinci (rabbit hole)

Contohnya, kalau kamu beli $SRTG, kamu mendapatkan eksposur besar dari, secara berurutan, $ADRO, $MDKA, MPMX, NRCA, AGII, TBIG, dan segmen-segmen usaha private yang tidak kalah solidnya

Investor pasif akan lebih suka diversifikasi and call it a day. Tapi investor yang lebih aktif mungkin punya circle of competence yang berada di lingkup ADRO, atau MDKA, tapi tidak di TBIG yang berada di sektor yang sama sekali berbeda, belum lagi segmen-segmen privat seperti rumah sakit, dll.

Begitu pun investor yang lebih aktif lagi, mungkin lebih suka position sizing berdasarkan conviction antara ADMR vs AADI, EMAS vs MBMA, dsb., sesuai circle of competence masing-masing, tanpa harus menggali sum of the parts segmen-segmen privat seperti AlamTri Power, dll.

Di realita di mana reksa dana indeks pasif di Indonesia eksposurnya belum cukup luas, posisi yang dilaporkan hanya top 10, dan secara bobot large majority adalah "big banks and friends", sedangkan ETF belum cukup likuid dan spread-nya belum cukup waras, prinsip-prinsip Boglehead ini bisa dipakai di saham-saham konglomerat rasa ETF seperti ini

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SRTG
Belajaran
Siji wolu wolu siji

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SRTG mcap hanya 1/3 NAV

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@marselaryo portepel $SRTG sebagian besar malah bukan dari komo dan campur campur...

Kalau ngomong komo mah mending jangan masuk holdingnya, masuk companynya langsung mau itu $ADRO $ADMR dll

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

izin pak mau tanya2 $SRTG
di kala harga commo yang lagi rally dan emiten coal yg menarik.
apakah akan kasih impact yang positif juga ke emiten ini secara langsung?

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SRTG $IHSG

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

JGLE next hidden Fundamatal
Selain karena dimiiki oleh grup Bakrie yang lagi naik daun, JGLE puya aset tanah di lokasi strategis, dan pastinya akan di kembangkan, entah menadi kawasan perumahan, kota baru, bahkan nanti bisa jauh lebih berkembanng. misal Jika dimulai dari penggembangan kawasan perumahan, natinya akan mengikut, sekolah sekolah, pasar modern, ruko ruko, bahkan potensi pembangunan Mal.

So selagi harga JGLE masih puluhan perak, layak untuk di Akum. Pastikan update info2 terbaru dari JGLE, jika mereka akan mengembangkan kawasan, otomatis akan ada penambahan modal.
Entah melalui hutang, PP, atau RI.

Jika melihat gerakan grup Bakri, setelah RI BNBR selesai, makai JGLE akan segera menyusul.
Ingat Hold minimal 1 tahun. saham itu berproses untuk menjadi multibagger puluhan kali lipat.

tapi jangan lupa juga tarik modal jika sudah mencapai gain minimal 100%-150%, buat jaga mental ya..

DYOR ya.

Tag saham sepi $SRTG

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SRTG

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SRTG gassken dah breakout tuh kyknya

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SRTG suka bener langsung lompat kodok 🐸

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SRTG

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$EMAS target swing malah tercapai hari ini, target cuma 7300, malah dikasih lebih jadi 7700. Sayang bapaknya $MDKA dan kakeknya $SRTG gak sekencang EMAS naiknya sampai +18,46%.

1/4

testestestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SRTG
kira”ke jemput ga nih?

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Trading Plan $SRTG
Buy 1580-1550
Avgd 1480-1440
SL under 1400
TP1 1750
TP2 2000
TP3 2200

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

beli aja $SRTG di area 1600 an kalau turun jangan CL, sabar nanti kalau naik ke 1800-2000 an jual, sabar lagi tunggu turun masuk lagi di area 1600 an lalu jual lagi kalau naik ke 1800 - 2000 an
dijamin anda kaya raya 😂

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

dividen kecil tapi perusahaan terus bertumbuh$SRTG

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@nopies wkwk Waskita kok dibeli, coba pelajari dulu baca Lk, atau Laporan tahunan. Supaya nggak terjerumus, permainan Asset.
$SRTG ini beda bro Liat Utang nya, Liat Asset apa yg dipegang, Liat Sekenario nya. kalo orang bener2 Fundamental Investor Pasti paham.

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@nopies bener cuma itu standart pencatanya pakek standart baru, jadi yang dihitung NaV nya, kelihatan kayak rugi tapi itu kerugian yg belum direalisasikan, atau Floating loss. kalau liat saham model gini mesti lihat dari segi assetnya bukan pendapatanya serta Kualitas asset yg dipegang $SRTG

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Semakin saya liat, semakin tertarik saya dengan emiten ini. Bayangkan dari dividenya yang didapat oleh Emiten tahun lalu saja setara dengan 13% an persen market cap perusahaan. Itu kalo dibagi ke pemegang saham udh otomatis dapet return 13%, terus ini emiten tidak punya utang lagi. Assetnya juga bagus2 di saham-saham berfundamental baik. kalau ditanya saham yang bisa All in satu saham saja, saya pilih $SRTG

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SRTG

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BUMI $SRTG $RATU

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SRTG

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

saya ngayalnya ini dibekdor sama $SRTG buat ekspansi Xurya 😆

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SRTG 04 Feb 26
Investor: EDWIN SOERYADJAYA
Action: BUY
Shares Traded: +1,045,000 (+0.0077%)
Current: 4,867,505,690 (35.8833%)
Previous: 4,866,460,690 (35.8756%)
Broker: XL
Investor Type: Domestic
Source: KSEI

2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy