


Volume
PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex atau Perseroan) berawal dari sebuah perusahaan perdagangan tradisional yang menjual produk tekstil bernama “Sri Redjeki” yang berada di Pasar Klewer, Solo, yang didirikan oleh H. M. Lukminto pada 1966. Sritex berkembang dengan memproduksi kain yang dikelantang dan dicelup di pabrik pertama yang dibangun di Baturono, Solo, pada 1968. Pada 1978, “Sri Redjeki” secara resmi berubah menjadi PT Sri Rejeki Isman. Saat ini, Sritex telah menjadi produsen tekstil-garmen terintegrasi dengan empat lini produksi mulai dari pemintalan, penenunan, pencetakan, pencelupan, dan garmen. Produk yang dihasilkan ant... Read More
@Eefjul Kamu mempertanyakan tapi sekaligus membantah semua jawaban.
Anda merasa jika deviden itu return & perusahaan pasti aman ? Eh, blm tentu .. Lihat kan $SRIL pernah bagi deviden ngk ? pernah. Aman ? Pailit.
Deviden itu juga bisa spt pisau bermata dua, 1. menarik investor masuk dg return deviden, 2. jika perusahaan tdk ada perhitungan matang y malah blunder karena deviden yg bisa buat ekspansi, dibagikan ke pemegang saham. ritel bagian berapa dr deviden ? ya tetap kalah sama pemegang saham mayoritas dapatnya.
itulah logika kenapa skrg banyak bahkan asing memilih return dr capital gain drpd sekedar deviden.
1. Sektor Tekstil (Dana Rp101 T)
Langkah Danantara membentuk BUMN Tekstil baru dan memberikan insentif akan memberikan sentimen positif ke seluruh rantai pasok (supply chain) tekstil nasional:
$ZATA (PT Bersama Zatta Jaya Tbk): Sebagai emiten fashion (Elzatta), ZATA akan sangat diuntungkan jika harga bahan baku tekstil lokal menjadi lebih murah dan kompetitif akibat insentif Danantara. Ini bisa memperbaiki Gross Profit Margin ZATA secara signifikan.
$SRIL (PT Sri Rejeki Isman Tbk / Sritex): Meskipun statusnya sedang restrukturisasi, adanya dukungan pemerintah lewat Danantara seringkali menjadi harapan baru bagi investor spekulatif untuk pemulihan raksasa tekstil ini.
$BELL (PT Trisula Textile Industries Tbk): Emiten tekstil berkualitas tinggi yang fokus pada kain seragam dan fashion.
#DYOR#BukanAJakanJUalatauBeli
$ACRO
⚡ TRADING PLAN: ACRO
🟢 Entry
Buy on Rebound: 96 – 100 (Hanya jika harga berhasil berbalik menguat dan ditutup di atas level psikologis 95 dengan volume yang meningkat).
Bottom Fishing: 88 – 90 (Hanya dengan porsi kecil jika harga menyentuh area support kuat dan menunjukkan tanda-tanda penolakan harga bawah).
🎯 Take Profit (TP)
TP 1: 108 – 112 → jual 50% (Target resisten minor yang sebelumnya menjadi area penahan harga saat turun).
TP 2: 124 – 130 → jual sisa (Target pengujian kembali area puncak historis Januari).
🔴 Stop Loss (SL)
SL Agresif: 87.
Daily Close < 84 → EXIT TOTAL (Wajib keluar segera karena tren naik akan dinyatakan berakhir dan harga berisiko kembali ke fase sideways panjang di kisaran 75 – 80).
⚠️ Catatan Cepat
MACD Cross Risk: Sangat krusial untuk memantau garis MACD; jika persilangan ke bawah (Dead Cross) terjadi di area positif, fase koreksi bisa berlangsung lebih lama.
Volume Analysis: Perhatikan volume saat harga menyentuh 90; jika volume jual terus mengecil, itu adalah sinyal bahwa tekanan jual mulai habis.
High Volatility: ACRO memiliki rekam jejak pergerakan yang sangat volatil; pastikan ukuran posisi Anda tidak terlalu dominan dalam portofolio.
Jangan Lupa Follow!
Random Tag :
$SRIL $MYTX
@AsyroqolBahri wkwkw selow aja bang ATH BUMI nya 8200 apa yg harus di takutkan 🫢 yg harus di takutkan kalau masuk $DADA $SRIL $MENN
Halo rekan investor, saya SentimenX, presenter berita pasar modal Anda. Hari ini, 22 Januari 2026, kita akan membedah pergerakan liar dari emiten tekstil dan fashion muslim, PT Bersama Zatta Jaya Tbk ($ZATA).
Kabar Utama: ZATA Lepas Gembok dan Siapkan Penjelasan
Setelah sempat dihentikan sementara perdagangannya (suspensi) oleh Bursa Efek Indonesia pada 21 Januari 2026 karena lonjakan harga yang akumulatif (Unusual Market Activity), saham ZATA kini telah kembali diperdagangkan.
Sebagai bentuk transparansi, manajemen ZATA dijadwalkan akan menggelar Public Expose Insidentil pada Senin, 26 Januari 2026.
Langkah ini diambil bursa untuk memberikan waktu bagi investor melakukan pendinginan (cooling down) setelah saham ini meroket lebih dari 100% dalam waktu singkat, dipicu oleh sentimen positif sektor tekstil nasional.
Analisa Sentimen dan Sektor Terkait
Kenaikan fantastis ZATA tidak lepas dari sentimen makro, yaitu rencana pembentukan BUMN Tekstil oleh pemerintah yang diprediksi akan menjadi game changer bagi industri sandang dalam negeri. Sentimen ini ikut menyeret emiten satu sektor lainnya yang memiliki korelasi bisnis atau kedekatan pemilik, seperti:
SRIL (Sritex) dan PBRX (Pan Brothers): Turut mendapatkan angin segar dari narasi kebangkitan tekstil nasional.
Emiten "Grup Subang": Saham-saham yang terafiliasi dengan Asep Sulaeman Sabanda seringkali bergerak searah dalam pola spekulasi ritel yang tinggi.
Hasil Analisa: Secara fundamental, laba bersih ZATA hingga kuartal III-2025 sebenarnya mengalami penurunan tipis dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, pasar saat ini sedang bergerak berdasarkan sentimen masa depan dan momentum teknikal.
Status "Public Expose Insidentil" biasanya menjadi pedang bermata dua: jika manajemen memaparkan rencana ekspansi yang konkret, harga bisa lanjut terbang; namun jika tidak ada informasi baru, potensi profit taking massal sangat besar.
Rekomendasi Insight Strategi
Berdasarkan volatilitas harga terakhir di level 124, berikut adalah panduan strateginya:
1. Untuk Scalping (Trading Cepat Sesi 1)
Sentimen ini sangat cocok untuk scalping karena volatilitasnya yang sangat tinggi. Fokus pada pergerakan volume di jam pertama pembukaan pasar.
Support: 109 - 115 (Area krusial untuk entri jika terjadi pantulan).
Resistance: 135 - 142 (Target profit cepat, waspadai tekanan jual di area ini).
2. Untuk Swing / Hold (Jangka Menengah-Panjang)
Jika Anda bertipe investor yang ingin menahan saham ini, Anda harus siap dengan risiko koreksi tajam (drawdown).
Target Harga Jangka Panjang: Jika berhasil menembus dan bertahan di atas level 150, target teknikal berikutnya berada di kisaran 170 - 200 seiring dengan realisasi kebijakan pemerintah di sektor tekstil.
Catatan: Pastikan pantau hasil Public Expose tanggal 26 Januari untuk mengonfirmasi kelanjutan tren.
3. Skenario Negatif (Waspada Reversal)
Sentimen menjadi negatif jika harga gagal bertahan di atas Support 109. Mengingat indikator RSI sudah menunjukkan jenuh beli (overbought) yang ekstrem, risiko "guyuran" atau distribusi besar-besaran sangat mungkin terjadi. Jika hasil Public Expose dianggap tidak memuaskan oleh pasar, ZATA berisiko kembali ke area base lamanya di kisaran harga di bawah 100.
Rangkuman Singkat
ZATA sedang dalam fase "euforia" karena sentimen kebijakan industri tekstil. Public Expose Senin depan akan menjadi penentu apakah kenaikan ini punya landasan kuat atau hanya spekulasi sesaat. Untuk trader, manfaatkan volatilitas di area support-resistance. Untuk investor jangka panjang, sebaiknya tunggu konfirmasi fundamental lebih lanjut agar tidak terjebak di harga pucuk.
still use ur DYOR
$SRIL $PBRX

$SRIL
Politikus Partai Gerindra itu mengatakan BUMN tersebut akan diminta untuk fokus menangani masalah garmen dan tekstil, khususnya pasca-kejadian pailit yang menimpa PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex).
Prasetyo mengatakan wacana pembentukan BUMN tekstil ini sedang dalam proses dan diharapkan bisa selesai dalam waktu dekat. Bagaimanapun, kata Prasetyo, Sritex merupakan industri tekstil yang harus diselamatkan karena mempekerjakan 10.000 karyawan.
"Sehingga Sritex bagaimanapun kita harus selamatkan dalam artian kegiatan ekonominya tetap harus berjalan karena di sana kurang lebih mempekerjakan 10.000 karyawan dan cukup besar kegiatan ekonomi yang dihasilkan dari produk-produk pakaian, seragam, baik untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri maupun ekspor ke mancanegara," ujar Prasetyo kepada awak media, Senin (19/1/2026).

Sebagai tambahan, untuk fans berat pak LKH @JuliEfendi29 @nasrullabib
Pertama-tama saya sangat menghormati pak LKH sebagai investor, namun pak LKH bukan dewa. Beliau jg pernah salah pilih saham , sebut saja $SRIL ,dari ratusan saham yg loe pilih masak g ada yg busuk? 🗿
Yang namany manusia pasti ada membuat kesalahan dan kesalahan sangat bisa dimaklumin, pemain bola terbaik dunia saja pernah membuat blunder.
Sebagai contoh lain Investor sekelas warren buffet jg pernah cut loss contoh saham tesco dan IBM.
Warren buffet sebagai investorr terbaik yang pernah ada mengakui dia salah memvaluasi IBM
News Today
👉 Wall Street Libur Martin Luther King Jr Day, Bursa Eropa melemah oleh tarif Trump.
👉 Harga Minyak dunia Stabil di tengah gejolak isu mengambilalihan Greenland oleh Trump.
👉 LM Antam hari ini terpantau naik Rp2rb ke level Rp2,705jt/gram.
👉 BEI mencermati pola pergerakan saham ESTI ZATA IDEA INTD INOV dan BLUE terkait UMA.
👉 Untuk selamatkan $SRIL Pemerintah Bentuk BUMN tekstil dibawah Danantara.
👉 Analisis prediksi, $BUKA akan berlanjut dengan bisnis gaming sebagai kontributor utama.
👉 Direktur TLDN melepas seluruh kepemilikan atau 500rb lembar saham perseroan di Rp700.
👉 Prajogo Pangestu terpantau membeli 3jt lembar saham $BRPT di harga Rp2.830/saham.

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) menjatuhkan sanksi kepada 50 emiten. Puluhan perusahaan ini terlambat menyampaikan laporan keuangan interim per 30 September 2025. Otoritas bursa memberikan sanksi mulai dari peringatan tertulis hingga denda uang.
Berdasarkan pengumuman BEI pada...

stockwatch.id
DANANTARA Membentuk BUMN Tekstil untuk selamatkan $SRIL Dan Skenario kemungkinan yang terjadi by Natalie Zafirah
Danantara mempertimbangkan akuisisi aset Sritex (SRIL) sebagai bagian dari rencana restrukturisasi industri tekstil nasional. Strategi penyelamatan SRIL oleh Danantara meliputi beberapa langkah, antara lain:
- *Membentuk BUMN Tekstil Baru*: Danantara berencana membentuk BUMN tekstil baru dengan modal sekitar Rp101 triliun untuk menyelamatkan industri tekstil nasional.
- *Akuisisi Aset Sritex*: Danantara mempertimbangkan akuisisi aset Sritex yang sudah dinyatakan pailit oleh Pengadilan Negeri Semarang.
- *Restrukturisasi Utang*: Danantara akan melakukan restrukturisasi utang Sritex untuk membuatnya lebih stabil secara finansial.
- *Investasi dan Revitalisasi*: Danantara berencana menginvestasikan dana untuk revitalisasi aset Sritex dan meningkatkan kapasitas produksinya.
Dampak pada equity SRIL (PT Sri Rejeki Isman Tbk) cukup signifikan. SRIL sudah dinyatakan pailit dan menghentikan operasional per 1 Maret 2025. Aset Sritex akan dilelang oleh kurator, dan saham SRIL di bursa kemungkinan besar tidak punya nilai fundamental lagi.
Jika Danantara atau BUMN tekstil baru mengambil alih aset Sritex, maka equity SRIL kemungkinan besar akan terdilusi atau bahkan menjadi nihil. Danantara kemungkinan akan membeli aset-aset strategis Sritex, seperti pabrik, mesin, lahan, dan fasilitas produksi, bukan saham SRIL di bursa.
*Dampak pada Saham SRIL:*
- Saham SRIL kemungkinan besar tidak punya nilai fundamental lagi karena perusahaan sudah pailit.
- Aset Sritex akan dilelang oleh kurator, dan Danantara mungkin akan membeli aset-aset strategis, bukan saham SRIL di bursa.
- Jika Danantara mengambil alih aset Sritex, saham SRIL mungkin akan didepak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) karena tidak memenuhi syarat sebagai perusahaan publik.
*Skenario yang Mungkin Terjadi:*
- Danantara membentuk BUMN tekstil baru dan mengambil alih aset Sritex.
- Aset Sritex dihidupkan kembali sebagai bagian dari restrukturisasi industri tekstil nasional.
- Saham SRIL didepak dari BEI karena tidak memenuhi syarat sebagai perusahaan publik.
Namun, perlu diingat bahwa belum ada keputusan final mengenai akuisisi Sritex oleh Danantara, dan proses restrukturisasi masih dalam tahap pembahasan. 😊
Danantara, sebagai Sovereign Wealth Fund (SWF) terbesar di dunia, memiliki aset lebih dari 600 miliar dolar AS atau setara Rp10.000 triliun. Jika Danantara masuk, maka akan ada beberapa kemungkinan dampak pada SRIL (PT Sri Rejeki Isman Tbk):
- *Akuisisi Aset*: Danantara mempertimbangkan akuisisi aset Sritex yang sudah dinyatakan pailit oleh Pengadilan Negeri Semarang.
- *Restrukturisasi Utang*: Danantara akan melakukan restrukturisasi utang Sritex untuk membuatnya lebih stabil secara finansial.
- *Investasi dan Revitalisasi*: Danantara berencana menginvestasikan dana untuk revitalisasi aset Sritex dan meningkatkan kapasitas produksinya.
Namun, perlu diingat bahwa belum ada keputusan final mengenai akuisisi Sritex oleh Danantara, dan proses restrukturisasi masih dalam tahap pembahasan. ¹
Jika Danantara mengambil alih aset Sritex, maka equity SRIL kemungkinan besar akan terdilusi atau bahkan menjadi nihil. Saham SRIL di bursa kemungkinan besar tidak punya nilai fundamental lagi karena perusahaan sudah pailit. ²
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan pemerintah sedang mengurus pembentukan badan usaha milik negara (BUMN) sektor tekstil dan garmen. Pembentukan BUMN nantinya akan langsung ditangani dan berada di bawah Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).
Prasety...

katadata.co.id
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan pemerintah sedang mengurus pembentukan badan usaha milik negara (BUMN) sektor tekstil dan garmen. Pembentukan BUMN nantinya akan langsung ditangani dan berada di bawah Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).
Prasety...

katadata.co.id
$SRIL Yess semoga segera bangkit
https://cutt.ly/8tlZNbsg

@sahamsakti kalo beneran diselamatin pun mau ga mau $SRIL harus RI jumbo puluhan triliun dulu buat pelunasan utang dan restrukturisasi, soalnya total utang nya udah 25T
@RNQmusic ngk pasti juga ,,,bisa aja di suspen kalau pengendali nya di tangkap karena manipulasi saham $DADA wkwk mirip $SRIL uang perusahaan buwat beli mobil mewah tapi ngk sanggup byar hutang wkwk
@edint2019 Yg lunasin hutang2nya $SRIL siapa bang?Kalau jd diambil Danantara.Bisa jadi Delisting dulu baru Relisting atau tidak jadi perusahaan Go Publik lagi.😅🤣
$SRIL Danantara berencana membentuk BUMN tekstil, dan pertanyaannya apa mungkin mereka mengambil alih Sritex (SRIL)?
Ya — kemungkinan Danantara atau BUMN tekstil baru mengambil alih aset Sritex itu cukup realistis dan terbuka.
Danantara sendiri sudah menyatakan bahwa mereka mempertimbangkan akuisisi aset Sritex, terutama karena alasan penyelamatan lapangan kerja dan strategi industri nasional.
Namun, belum ada konfirmasi resmi bahwa mereka pasti akan mengambil alih SRIL. Rosan Roeslani (CEO Danantara) secara eksplisit tidak membenarkan tetapi juga tidak menutup kemungkinan hal itu.
1. Apa sebenarnya rencana Danantara?
Berdasarkan pernyataan resmi:
A. Pemerintah sedang menilai penyaluran dana untuk memperkuat industri tekstil. Ada dua opsi:
A.1. Pemberian kredit, atau
A.2. Membentuk BUMN tekstil baru melalui Danantara.
B. Danantara siap menyuntikkan modal ± US$6 miliar (Rp 101 triliun). Ini modal yang sangat besar untuk ukuran industri tekstil Indonesia.
C. Fokusnya: restrukturisasi industri tekstil nasional, termasuk:
- penyelamatan pabrik padat karya,
- stabilisasi rantai pasok,
- penguatan ekspor,
- dan revitalisasi aset strategis.
2. Bagaimana posisi Sritex (SRIL) dalam konteks ini?
2.A. Sritex sudah resmi pailit dan menghentikan operasional. Keputusan PN Niaga Semarang membuat Sritex berhenti beroperasi per 1 Maret 2025.
2.B. Sritex adalah aset strategis nasional:
- Salah satu pabrik tekstil terbesar di Asia Tenggara
- 10.965 pekerja terdampak PHK
- Kontributor ekspor dan ekonomi regional.
Karena itu, banyak pihak menilai Sritex terlalu besar untuk dibiarkan mati.
2.C. Ada dorongan publik dan DPR agar Danantara menyelamatkan Sritex. Beberapa tokoh dan lembaga menyatakan Danantara adalah kandidat paling logis untuk menjadi investor penyelamat.
3. Apakah Danantara membuka peluang akuisisi Sritex?
Jawabannya: YA, peluang itu terbuka.
Bukti 1 — Danantara sendiri mengakui mereka mempertimbangkan akuisisi aset Sritex. Mereka menyebut:
- ada risiko, tetapi
- ada peluang besar untuk penciptaan lapangan kerja dan ekspor.
Bukti 2 — Rosan Roeslani tidak menutup kemungkinan. Saat ditanya apakah BUMN tekstil baru akan mengambil alih Sritex, Rosan:
- tidak mengonfirmasi,
- tetapi juga tidak membantah,
- dan menekankan bahwa mereka siap melakukan turnaround perusahaan yang layak diselamatkan.
Bukti 3 — Banyak pihak mengusulkan Danantara sebagai “juru selamat”. Termasuk pengamat ketenagakerjaan dan anggota DPR.
4. Apakah akuisisi Sritex oleh Danantara mungkin terjadi? Secara analitis: SANGAT MUNGKIN, karena:
4.1. Motif industri
Sritex adalah aset padat karya yang penting untuk stabilitas industri tekstil nasional.
4.2. Motif politik & sosial
Penyelamatan 10.000+ pekerja adalah nilai politik yang besar.
4.3. Motif ekonomi
Aset Sritex dalam kondisi pailit → valuasi rendah → peluang akuisisi murah.
4.4. Motif strategis. BUMN tekstil baru butuh:
- kapasitas produksi besar,
- jaringan ekspor,
- fasilitas modern.
Sritex punya semua itu.
4.5. Danantara punya dana besar dan mandat restrukturisasi. US$6 miliar modal awal adalah sinyal kuat bahwa mereka siap mengambil alih aset besar.
5. Apakah Danantara akan mengambil alih SRIL (entitas publik)?
Ini bagian penting:
5.A. Yang mungkin diambil alih adalah aset, bukan saham SRIL di bursa, karena:
- SRIL sudah pailit
- asetnya akan dilelang oleh kurator
- saham SRIL di bursa kemungkinan besar tidak punya nilai fundamental lagi.
Danantara akan lebih logis membeli:
- pabrik,
- mesin,
- lahan,
- fasilitas produksi,
- merek,
daripada mengambil alih perusahaan publik yang sudah bangkrut.
5.B. Jika BUMN tekstil baru dibentuk, Sritex bisa menjadi “inti” operasionalnya. Ini skenario yang paling banyak dibahas oleh analis dan pejabat.
6. Kesimpulan
6.1. Rencana Danantara membentuk BUMN tekstil sangat masuk akal karena industri tekstil adalah sektor padat karya yang sedang krisis.
6.2. Peluang Danantara mengambil alih aset Sritex itu nyata dan terbuka. Danantara sendiri sudah menyatakan mereka mempertimbangkannya.
6.3. Namun belum ada keputusan final. Rosan Roeslani tidak mengonfirmasi, tetapi tidak menutup kemungkinan.
6.4. Skenario paling mungkin: Danantara (atau BUMN tekstil baru) membeli aset Sritex dari kurator, lalu menghidupkannya kembali sebagai bagian dari restrukturisasi industri tekstil nasional.
Bisa-bisa Sritex $SRIL diambil alih nich. Bawa masuk investor strategis, ambil alih Sritex dan tidak perlu mulai dari 0 lagi. Kita lihat saja strategy Danantara.
#102
Jum, 16 Jan 2026
$BELL di Level 110: Pump Gila +34.15% Saham Textile Kecil Siap Explode Bareng Boom Fashion & Ekspor 2026?
BELL lagi pump monster +34.15% ke 110 gara-gara volume gila 669 juta+ lembar & inflow kuat ke sektor textile awal tahun, tapi ini momen menarik buat value hunter!
PT Trisula Textile Industries Tbk ini spesialis textile & garment dengan produk apparel & fabric, dengan potensi growth dari ekspor & demand fashion domestik.
Dengan rate cut BI/Fed potensial lanjut & recovery industri tekstil nasional 2026 ngegas (stimulus ekspor & daya beli fashion membaik), revenue BELL bakal dorong tajam core business di textile manufacturing lagi di posisi undervalued dengan market cap ~794B+.
Valuasi masih murah buat saham kecil dengan history pump ekstrem & 52-week high baru.
Ini bukan saham textile biasa, tapi pemain lokal yang lagi bangun momentum untuk boom apparel & garment Indonesia.
Prediksi: Bisa ngegas ke 130-150 an kalau inflow lanjut & katalis order ekspor datang cepat, atau bahkan higher kalau news partnership besar terealisasi!
Data Kunci 📌
- Harga close terbaru: Rp 110, naik +28 (+34.15%) harian.
- Open: Rp 85, High: Rp 110, Low: Rp 85, Previous Close: Rp 82.
- Volume: 669,025,000 lembar monster gila, tunjukkan ritel & asing aktif.
- Market Cap: ~794B IDR.
- Sentimen: Inflow kuat ke sektor textile kecil, fokus positif ke recovery ekspor garment & demand fashion tekanan profit taking normal awal tahun.
Kesimpulan & Prediksi:
Akumulasi bertahap di level ini kalau kamu long-term & yakin tema textile recovery target upside 20-40% Q1-Q2 2026 dari rebound sektor garment & katalis rate cut.
Risiko: Kalau profit taking lanjut atau order ekspor lambat, bisa test low baru di 80 an (level ini adalah support psychological kuat dari previous close recent & historical retracement 61.8% dari pump Januari awal, di bawah itu bisa trigger selling lebih dalam karena kurangnya buyer).
Tapi BELL ini spesialis textile Indonesia, prospek cerah bareng boom fashion & ekspor!
Disclaimer: Ini opini pribadi berdasarkan data publik, bukan rekomendasi beli/jual.
Pasar volatile gila, selalu cross-check real-time & DYOR full + konsultasi advisor profesional ya! #ValueInvesting #SahamTextile #Garment #IDX #IHSG $TRIS $SRIL
@fukuro42069 ini bang akhirnya ada kemungkinan, $SRIL di akuisisi......
https://cutt.ly/5tlrhiJj
@guepe tinggal bikin restrukturisasi utang,ini pemerintah bukan pedagang kaki lima, dari pada duit nya di pake korupsi sama pejabat BUMN, mending buat restrukturisasi utang $SRIL,dan negara punya kendali penuh buat ngehidupin lagi industri tekstil, dan membuka lapangan kerja kedepannya.
Pemerintah masih mengkaji bentuk dana segar yang akan dikucurkan untuk industri tekstil dan produk tekstil (TPT) tahun ini. Namun tujuan suntikan anggaran negara tersebut tidak berubah, yakni memperkuat industri TPT nasional.
Seperti diketahui, suntikan dana senilai US$ miliar atau sekitar Rp 100 tr...

katadata.co.id