indikator notasi khusus
Perusahaan memiliki Notasi Khusus
BEX

146

0.00

(0.00%)

Today

0

Volume

Company Background

PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex atau Perseroan) berawal dari sebuah perusahaan perdagangan tradisional yang menjual produk tekstil bernama “Sri Redjeki” yang berada di Pasar Klewer, Solo, yang didirikan oleh H. M. Lukminto pada 1966. Sritex berkembang dengan memproduksi kain yang dikelantang dan dicelup di pabrik pertama yang dibangun di Baturono, Solo, pada 1968. Pada 1978, “Sri Redjeki” secara resmi berubah menjadi PT Sri Rejeki Isman. Saat ini, Sritex telah menjadi produsen tekstil-garmen terintegrasi dengan empat lini produksi mulai dari pemintalan, penenunan, pencetakan, pencelupan, dan garmen. Produk yang dihasilkan ant... Read More

$SRIL ......riwayatmu kini. Sebuah pelajaran berharga bagi para investor....para holder...🙏
Kok tidsk ada satupun investor yg mau nyelamatin..ya....😭

$SRIL

Ownernya pernah menjadi orang terkaya diindonesia !!!

Dari ini kita belajar tentang sesuatu yang dinamakan waktu akan menjawab dan pentingnya bertumbuh serta adaptasi !

NOKIA

1/3

testestes

$SRIL OTW delisting setelah tutup permanen

Semoga duit investor yang hangus jadi abu di sini bisa tergantikan oleh profit di saham lain 🙏

$IHSG $BBRI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Gak ada duit utk nyelametin $SRIL kali ? Ngegaji pejabat2 negara aja makin menggunung karena ada beritanya kabinet sekarang yg tergemuk sepanjang sejarah alias makin buanyakkk... tapi ekonomi negara gak lebih baik dr sebelum2nya

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

setelah $SRIL nyusul $PBRX 😱

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SRIL katanya mau diselamatkan?

malah jd tutup beneran.

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Nasib Karyawan dan Investor PT Sritex: Antara Ketidakpastian dan Kekecewaan

Penutupan PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) pada 1 Maret 2025 menjadi pukulan telak bagi 8.400 karyawan yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Kabar ini bukan hanya mengguncang dunia industri tekstil nasional, tetapi juga menimbulkan keresahan mendalam di kalangan pekerja dan investor yang selama ini menggantungkan harapan pada perusahaan raksasa ini.

Karyawan: Antara Ketidakpastian dan Harapan yang Pudar

Berdasarkan hasil pertemuan internal perusahaan, karyawan di-PHK per 28 Februari 2025, dan janji pesangon serta Tunjangan Hari Raya (THR) masih mengambang karena bergantung pada hasil penjualan aset atau masuknya investor baru. Hal ini menimbulkan kecemasan besar, mengingat banyak pekerja yang telah mengabdi bertahun-tahun kini harus menghadapi ketidakpastian ekonomi tanpa kepastian hak mereka terpenuhi.

Seorang pekerja yang enggan disebut namanya mengungkapkan kekecewaannya, "Kami sudah bekerja bertahun-tahun, tapi saat perusahaan kolaps, kami hanya bisa berharap tanpa kepastian. Bagaimana kami bisa memenuhi kebutuhan keluarga?"

Selain itu, gaji yang "diusahakan" untuk dibayarkan pada 28 Februari 2025 juga memunculkan pertanyaan: apakah benar-benar akan terealisasi? Banyak karyawan yang mengandalkan gaji terakhir ini untuk bertahan hidup setelah kehilangan pekerjaan. Ditambah lagi, pencairan Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) pun masih memiliki prosedur rumit yang semakin memperumit kondisi pekerja yang kini terkatung-katung.

Investor: Saham yang Disuspend dan Kepercayaan yang Hancur

Bukan hanya karyawan yang terkena dampaknya, tetapi juga investor yang selama ini menanamkan modal di saham Sritex (SRIL). Perusahaan yang dulunya merupakan kebanggaan industri tekstil Indonesia kini justru meninggalkan catatan kelam bagi pemegang sahamnya.

Dengan penutupan total perusahaan, saham Sritex mengalami suspensi perdagangan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). Bagi investor ritel yang masih memegang saham SRIL, suspensi ini menjadi mimpi buruk karena mereka tidak bisa menjual sahamnya dan terjebak dalam ketidakpastian.

Seorang investor mengeluhkan, "Saya dulu percaya Sritex sebagai perusahaan besar dengan prospek cerah, tapi sekarang sahamnya disuspend dan tidak bisa dijual. Saya tidak tahu kapan atau apakah saya masih bisa menarik investasi saya."

Pelajaran dari Kejatuhan Sritex

Kasus Sritex menjadi pengingat keras bahwa perusahaan besar pun tidak kebal terhadap masalah finansial dan manajemen yang buruk. Bagi karyawan, penting untuk selalu memiliki tabungan darurat dan mencari peluang kerja lain sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan. Sementara bagi investor, diversifikasi portofolio menjadi langkah wajib agar tidak terlalu bergantung pada satu emiten saja.

Kini, nasib 8.400 karyawan dan ribuan investor Sritex masih dalam ketidakpastian. Apakah pesangon dan hak-hak karyawan akan benar-benar dibayarkan? Apakah suspensi saham SRIL akan dicabut atau justru berakhir dengan delisting? Hanya waktu yang bisa menjawab. Namun, satu hal yang pasti: kepercayaan yang telah hilang tidak akan mudah dipulihkan.

$SRIL

Read more...

1/2

testes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$IHSG $SRIL
kita sebagai ritel nangis boleh tapi jangan berlarut-larut. Belum dianggap pengusaha kalau belum merasakan rugi....

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SRIL klo pailit Gini 50-60rb butuh di phk .... terus nasib 48rb pemegang saham nya gmana? diikhlaskan?

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SRIL pemilik ny sih aman, secara ini PT, jadi kalo pailit harta pribadi gk bisa diganggu gugat. mantep kan 🤣🤣

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

PHK katanya dapat tunjangan 60% Gaji…. $SRIL spertinya dah ga ada yg mau ambil alih…. Pemerintah itu hanya Omon2 ga semudah itu menyelamatkan Perusahaan yg udah resmi pailit… hutangnya sampe 50 T lebih itu… gimana coba caranya pemerintah nyelamatinnya… sekarang kan pusing sendiri pemerintahnya udah terlanjut Koar2…

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

BENTAR LAGI THR AN
OKE GAS OKE GAS $IHSG MEROKET 🚀 🔥 🚀 🔥 🚀 🔥 🚀 $PBRX $SRIL

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SRIL
tenang aja masih ada suntikan Danantara nantinya

$PBRX $IPPE

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

gila disamain sama $AISA $SRIL

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@usernamedani COBA BACA BAIK2 KAK...HARGA NAIK SAMBIL DISTRIBUSI....BERITA BERITA BAGUS DIHEMBUSKAN...SAMBIL DISTRIBUSI.....HASIL AKHIRNYA.....TURUN DALAM ( KEMBALI LAGI ) TRANSAKSI MIRIP2 $AISA $SRIL $BWPT DI MASA LALU..

liat liat berita $PBRX di websitenya, nemu sesuatu yang menarik. setahun belakangan juga ada berita kalau banyak pabrik dari china bakal pindah ke asia tenggara karena efek tarif yang dibuat trump.

mungkinkah ada potensi pabrikan tekstil & garmen cina yang bakal menjahit di sini? atau jangan2x mereka lebih memilih negara vietnam

ni emiten sudah damai sama kreditur dan berhasil restrukturisasi hutang. untuk laporan keuangan yang tertunda juga bakal dipublish bulan maret, kemungkinan suspendnya dibuka maret juga

*disclaimer on bukan ajakan jual beli

random tag $ERTX $SRIL

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

khayalan semu, mending ke $SRIL usaha padat karya

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SRIL -- ya mana tau kan, soalnya ini ketahanan PAKAIAN TENTARA

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Masih simpang siur dg $SRIL ini, katanya udah ketok palu pailit oleh pengadilan tapi masih muncul juga berita2 penyelamatan? Kita sebagai investor ritelnya tentu pengennya ada penyelamatan karena trauma duit ilang

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Keuntungan dari investasi di saham pabrik start-up $WGSH yg tahun lalu kubeli di 54, lumayan untuk ngurangin kerugian dari investasi di pabrik baju $SRIL

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Kl pernah ke $SRIL juga mengerikan besarnya, mungkin kl orang baru tutup mata ditarok di salah satu bagian pabrik SRIL mungkin bisa seharian baru nemu jalan keluar, tpi nyatanya ?

Ya memang SRIL beda dgn $ASII, SRIL keasyikan berhutang.

Beli saham itu prospek bu, bukan sekedar badannya gede lengkap asesoris apalagi level ritel, apa sih yg diharap selain apresiasi harga dan belas kasih dividen ? Kl dividen berbasis kinerja, kl kinerja stagnan mosok mau nunggu turun macam UNVR baru cuci gudang spt saat ini ? Kl mau jujur dalam lubuk sanubari paling dalam mungkin die hard UNVR dan $HMSP menyesalpun sudah tiada guna, harga 2 dekade balik lagi, syukur UNVR selama 2 dekade konsisten dividen tp kl melihat harga di pucuk menara mungkin jadi kenangan paling indah.

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SRIL & $WIFI 🤭

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@juliushalim

ini merupakan data $SRIL saat ini... berarti sebelum jatuh itu dipoles cantek2 ya pak....


1. Current Ratio (1.25) → "Punya duit buat bayar utang jangka pendek nggak?"
➡ 1.25 itu masih lumayan karena artinya setiap Rp1 utang jangka pendek, ada Rp1,25 aset lancar (kas, piutang, stok barang) buat bayar.
➡ Tapi tipis banget, idealnya di atas 1.5 biar lebih aman.

2. Quick Ratio (0.81) → "Kalau stok barang nggak laku, masih bisa bayar utang?"
➡ Quick ratio lebih kecil dari 1, artinya kalau stok barang nggak laku, SRIL bisa kesulitan bayar utang jangka pendeknya.
➡ Ibarat warung yang punya utang ke supplier, kalau nggak bisa jual mie instan dan rokoknya, bakal pusing cari duit buat bayar.

3. Debt to Equity Ratio (-0.89) → "Utangnya lebih gede dari modal sendiri nggak?"
➡ Minus! Ini bahaya, artinya utangnya lebih banyak dari ekuitas/modal sendiri.
➡ Ibarat warung minjam duit ke rentenir lebih gede dari modal sendiri, ini rawan digebuk utang!

4. LT Debt/Equity (-0.87) → "Utang jangka panjang lebih banyak dari modal?"
➡ Sama kayak Debt to Equity tadi, utang jangka panjang lebih besar dari modalnya sendiri, ini makin rawan bangkrut kalau nggak ada restrukturisasi utang.

5. Total Liabilities/Equity (-1.58) → "Total utang dibanding modal gimana?"
➡ Minus dan lebih dari 1.5, artinya utang lebih gede dari modal.
➡ Ibarat warung yang lebih banyak utang ke supplier daripada barang dagangan yang dimiliki.

6. Total Debt/Total Assets (1.53) → "Berapa persen aset yang dibiayai utang?"
➡ Lebih dari 1 berarti asetnya lebih banyak dari utang!
➡ Ini bahaya banget, ibarat warung yang semua barang dagangannya hasil dari utang, bukan modal sendiri.

7. Financial Leverage (-0.58) → "Beban utangnya gimana?"
➡ Minus berarti udah nggak sehat.
➡ Artinya, modal sendiri udah nggak cukup buat menopang bisnis, alias udah ngandelin utang buat bertahan hidup.

8. Interest Coverage (-5.23) → "Bisa bayar bunga utang nggak?"
➡ Minus 5.23, bahaya!
➡ Ibarat warung yang setiap bulan harus bayar bunga ke rentenir, tapi penghasilannya malah minus, jadi makin gali lubang tutup lubang.

9. Free Cash Flow (5 B) → "Ada duit nganggur nggak?"
➡ Positif 5B, lumayan berarti masih ada duit nganggur.
➡ Tapi kalau liat utangnya yang banyak, ini ibarat warung punya sedikit tabungan, tapi utangnya segede gaban.

10. Altman Z-Score (-7.99) → "Bangkrut atau enggak?"
➡ Minus gede banget, tandanya udah krisis banget.
➡ Kalau skornya di bawah 1.8 itu udah warning, ini malah minus 7.99!
➡ Ibarat warung yang kalau nggak cepet-cepet cari modal atau restruktur utang, tinggal nunggu ditutup!

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Saya hanya ingatkan EKSPANSI perusahaan agar terlihat GROWTH dengan UTANG

mengvaluasikan pakai Future value itu sangat riskan dimasa ketidak pastian begini VUCA, RISK COMPANY juga lebih besar

Ingat saja kasus $SRIL $HKMU $BLTA BUMI era 2008 dulu ekspansi pakai UTANG BERBUNGA apesnya saat kondisi makro ekonomi dunia sedang jelek

Sekarang cari perusahaan yang DER tidak lebih dari 1x idealnya 0,5x

Lihat ratio cash serta cek Operation Cash Flow apakah perusahaan dapat memenuhi pembayaran operasional, juga financing cash flow bisa bayar pokok utang tidak pada saat jatuh tempo ? atau perusahaan lagi gali lubang tutup lubang pindah ke Bank lain karena tidak dapat memenuhi COVENANT BANK

MANAGE RISK atas COMPANY lebih PENTING daripada GROWTH HALUSINAS turunkan standar minimal tumbuh sedikit saja sudah oke, daripada nanti gagal bayar utang sedangkan jaminan ASET < HUTANG

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Sukoharjo Pride!!! Semoga bisa meng $OBAT i $SRIL yang sedang terpuruk. Semoga Ekonomi Sukoharjo bisa bangkit. Aamien

Random
$PANI

1/2

testes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Ini cerita halusinasi ya

Yang katanya jika RI BREN 20 Triliun apakah akan menjadi PBV 3,5x ?

Markitung mari kita hitung

************************************
Jumlah ekuitas Kepentingan pengendali usd 511.783.000 kurs Rp 16.000 = Rp 8,18 Triliun

Jika RI kembali diharga IPO 780 dengan target dana 20 Trilun jumlah saham akan bertambah menjadi 25.641.025.641 lembar

Total jumlah lembar saham disetor akan menjadi 159.427.245.641 lembar

Jika RI diatas sukses maka Ekuitas akan menjadi Rp 28,188 Triliun dengan Nilai buku Rp 176,81 diharga Rp 780 pun masih PBV 4,41x

**************************************

Tapi secara internasional BV PBV sudah bukan menjadi ACUAN PENTING tapi ini bersifat PEMBODOHAN MASAL secara Global kalau bagi saya pribadi.

Bagi kita investor saham bukan pengendali, tetap BV menjadi acuan karena kita tidak tahu apakah ada dugaan FINANCIAL ENGINEERING pada laporan keuangan NERACA maupun Laba Rugi seperti yang diduga terjadi pada $HKMU, $SRIL terlihat bagus saja aset < hutang berbunga

******************************************

Tetapi jika kita ingin membeli saham ACUAN INTERNASIONAL sesektor adalah sudah seberapa besar PE nya ?

Kalau kita lihat yang katanya GREEN dari FUND :

Rata rata PE 10 besar adalah 21,53 x saya mengambil sample untuk dana 48,85% holding per 7 Februari 2025

Bagaimana EPS Forward setelah RI 2025 jika laba induk usd 114.745.333 asumsi tumbuh 5% base skenario akan menjadi usd 120.482. 600 / 159.427.245.641= usd 0,00075 x Rp 16.000 EPS 12,09

Maka jelas BREN di harga Rp 780 sekalipun Forward EPS 12,09 tetap di PE 64,5 x tentunya over lebih mahal 199,58% dari Peer kompetitornya secara global

******************************************

Demikian agar kita tetap selalu kritis membaca tulisan yang tersaji maupun analisa dari sekuritas sell side

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@Imanullah 😅😅😅 pasrah $SRIL mau di delisting kayaknya🙄 , saham2 THANOS jg byk yg under 50 $BHIT $BMTR 🙄

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Ngomong2 Pemerintah udah tiarap ya…. ga Omon2 lagi tuh menyelamatkan $SRIL

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$SRIL semua berawal dari baik2 sajaaa kemudian makin hancur makin hancur dan hancur 🤷🏻‍♂️🤷🏻‍♂️🤷🏻‍♂️
apakah saham THANOS akan bernasib sama???
$BMTR $MNCN

2013-2025 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy