


Volume
Avg volume
PT Soechi Lines Tbk bergerak dalam bidang perdagangan impor dan ekspor, jasa konsultasi, pembangunan, transportasi, percetakan, pertanian, perbengkelan dan industri lainnya. Saat ini, Perusahaan bergerak di bidang jasa konsultasi manajemen sedangkan Entitas Anak bergerak di bidang pelayaran dan pembangunan kapal. Perusahaan tergabung dalam Grup Soechi dan entitas induk terakhir adalah PT Soechi Group.
Jika daun saja jatuh di tengah malam atas izin Allah,.
maka runtuhnya indeks pun berada dalam pengawasan-Nya..
Allah mencintai kejujuran..
dan membenci ketidakadilan.
Semoga pasar ini dijaga dari yang zalim, dikuatkan bagi yang sabar 🤲
Rezekimu telah Allah takar, Jodoh mu telah Allah atur, kurang kurangi lah kekhawatiran nya..
Boleh jadi kamu menyukai sesuatu,
padahal itu tidak baik bagimu..
Tapi sesuatu yang kamu benci justru membawa kebaikan, Allah Maha Mengetahui, apa yang Allah beri selalu yang paling tepat.
$SOCI $FPNI $IHSG
Saat IHSG mengalami trading halt, artinya pasar sedang berada dalam tekanan ekstrem dan Bursa menghentikan perdagangan sementara.
Kondisi seperti ini bukan hal baru dalam sejarah IHSG dan sudah terjadi berulang kali di masa lalu.
Strategi yang bisa digunakan:
1️⃣ Tunggu 5–10 menit setelah market dibuka kembali.
Tujuannya agar harga membentuk keseimbangan awal dan arah market lebih terbaca.
Contoh:
Pada 8 Oktober 2008 (-10,38%), setelah trading halt akibat krisis global, pergerakan awal sangat liar. Trader yang menunggu beberapa menit lebih mudah membaca bid–offer dibanding yang langsung entry.
2️⃣ Fokus ke saham big cap & likuid.
Saham besar lebih cepat mendapatkan minat beli saat market dibuka kembali.
Contoh:
Pada 22 September 2011 (-8,88%), saham perbankan besar lebih dulu memantul, sementara saham kecil tetap tertekan.
3️⃣ Entry saat bid mulai dominan.
Masuk hanya ketika antrian beli terlihat lebih kuat dari jual.
Contoh:
Pasca trading halt 22 Januari 2008 (-7,70%), bid tebal di saham indeks menjadi sinyal awal terjadinya rebound teknikal.
4️⃣ Targetkan rebound pendek.
Pantulan pasca trading halt umumnya bersifat teknikal, bukan pembalikan tren.
Contoh:
Pada 8 Januari 1998 (-11,95%), IHSG sempat memantul, namun tekanan jual kembali muncul di hari-hari berikutnya.
5️⃣ Disiplin keluar cepat
Jika target tercapai atau bid melemah, profit sebaiknya segera diamankan.
Contoh:
Pada 28 Januari 2026 (-7,56%), pergerakan pasca halt sangat bergantung pada kekuatan bid awal dan cenderung cepat berubah.
Intinya:
Dari data trading halt sebelumnya, pola yang sering terjadi adalah rebound jangka pendek di saham likuid, dengan volatilitas tinggi.
Strategi cuan pasca trading halt menuntut disiplin timing, seleksi saham, dan manajemen risiko, bukan ekspektasi pemulihan instan.
Analisis ini bersifat informatif dan bukan rekomendasi jual atau beli saham. Keputusan sepenuhnya berada pada masing-masing investor.
▶️ Follow & Kunjungi profil untuk insight dan postingan bermanfaat lainnya.
Random tag : $PRDA $GEMA $SOCI
untung gue dah out dulu.....kemarin dari $DEWA $SOCI $BUMI...dari plus 20 jt an....sisa plus 4 jt an doang...anjir lah...wns dulu lah
Hari ini (28 Januari 2026) pasar modal kita memang lagi kena "badai" yang cukup bikin sesak napas. Kalau ibarat kapal, kita lagi dihantam ombak besar dari luar yang namanya MSCI.
Berikut adalah rangkuman tajam kenapa IHSG rontok parah hari ini:
Kondisi Terkini IHSG (Rabu, 28 Januari 2026)
Posisi Penutupan: 8.320,56
Pergerakan: Anjlok tajam -7,35% (Turun 659,67 poin).
Status Pasar: Sempat terjadi trading halt (penghentian perdagangan sementara) pada pukul 13.43 WIB karena indeks anjlok hingga 8%. Seluruh (11) sektor saham kompak memerah.
Kenapa MSCI "Ngamuk" ke Indonesia?
Sebenarnya bukan ngamuk tanpa alasan, Mas. MSCI (penyedia indeks global yang jadi acuan investor raksasa dunia) merasa "gerah" dengan struktur pasar modal kita. Ada tiga alasan utama di balik keputusan mereka membekukan sementara evaluasi saham Indonesia:
Isu Transparansi & Free Float: MSCI menyoroti kurangnya transparansi mengenai siapa sebenarnya pemilik saham di balik layar. Mereka menduga banyak saham yang katanya "milik publik" (free float), tapi ternyata kepemilikannya terkonsentrasi di kelompok tertentu (terindikasi adanya coordinated trading).
Pembekuan Rebalancing: Karena ragu dengan keaslian data free float kita, MSCI memutuskan untuk menunda penambahan saham baru asal Indonesia dan membekukan kenaikan bobot saham-saham yang sudah ada.
Ancaman "Turun Kasta": Ini yang paling ngeri. MSCI memberi peringatan kalau sampai Mei 2026 tidak ada perbaikan transparansi, Indonesia terancam diturunkan statusnya dari Emerging Market (Pasar Berkembang) menjadi Frontier Market (Pasar Perintis).
Dampak Langsung: Kenapa IHSG Sampai Merah Darah?
Begitu pengumuman MSCI keluar kemarin sore, investor asing langsung panic selling. Logikanya begini:
Banyak dana besar (Passive Fund) yang wajib mengikuti indeks MSCI. Kalau MSCI membekukan atau memberi sentimen negatif, dana-dana ini otomatis harus keluar atau ditarik dari Indonesia.
Efek domino terjadi: Asing jualan besar-besaran, investor lokal panik ikut jualan, harga aset rontok, dan akhirnya bursa harus dipaksa berhenti sebentar (trading halt) biar orang-orang pada tenang dulu.
dalam kondisi panic selling begini, jangan ikut-ikutan lari tanpa arah. Pasar memang lagi sensitif sama isu 'kepercayaan'. MSCI itu ibarat auditor; kalau auditornya bilang data kita nggak jelas, wajar kalau tamu (investor asing) pada pulang. Tapi ingat, ini masalah structural/technical confidence, bukan berarti semua perusahaan kita bangkrut.
Pemerintah (lewat Menko Airlangga) dan BEI sudah berjanji akan segera koordinasi dengan MSCI untuk membereskan masalah transparansi ini. Jadi, kita lihat saja seberapa cepat mereka bisa "bersih-bersih" rumah.
random tag:$SOCI $GTSI $DEWA
$MINA $BUMI diskusi yuu
Gw awam di saham dan pengen nanya pendapat kalian aja di stream, ihsg anjlok karena aturan msci, otomatis saham saham yang di daftarin di msci atau yang udah masuk msci itu pada anjlok, tapi kenapa saham yang fundamentalnya bagus pun beberapa kesered jadi anjlok juga, contohnya $SOCI itu salah satu saham perkapalan yang secara fundamental sangat bagus dan masih undervalue, tetep anjlok juga, apa karena panic sell kah atau emang semuanya keseret, seperti mina dan inet yang ga ada kaitannya dengan msci yah walaupun mina juga itu saham konglo yang identik dengan msci juga keseret juga, nah menurut temen temen saham kaya mina inet gtsi soci itu bakal rebound atau engga, atau malah bakal ditinggalin dan semakin merosot harganya, aku disini bahas jangka menengah yaa sebulan atau dua bulan, bukan hanya sehari atau beberapa hari, nah menurut temen temen gimana nih, boleh dong sharing pendapatnya
berarti kemungkinan besar semua saham sektor perkapalan LK nya bakal bagus bagus semua. $BULL $GTSI $SOCI
Bursa Efek Kita aman kok cek ya disini https://cutt.ly/jtx652BB
$BBRM $LEAD $SOCI
$SOCI perusahaan sehat, PBV cuma 0,5 yang berarti perusahaan bagus undervalued, pilihan logis ya ttp hold nunggu para ritel sadar msci ga ada hubungannya sama ini emiten panik-panik ga jelas.
Sama hal nya sama $OASA, bukan saham yg masuk atau kandidat masuk msci, padahal beberapa hari lagi pengumuman tuh pemenang tender WTE danantara nominal 8Triliun, yang jelas dan satu2nya emiten yang di unggulkan karena kerja nyata di sektor WTE dan sudah menangani proyek WTE di beberapa kota besar di indonesia, lihat aja running trade nya menolak ARB banyak yg serok. Ngurang2in potensi naik lebih tinggi aja penurunan hari ini, penurunan yang sia2.

MSCI : satu kebijakan yang dapat menyeleSaikan masalah transparansi dari di IHSG di emiten $SOCI $SMDR $SMRA yaitu disclosure kepemilikan diatas 1%. selama ini hanya holder pemilik 5% yang terdisclosed, sehingga akun proXy bisa bersembunyi di angka 4.99%.
$SOCI Disaat seperti ini FCA adalah sahabat kita...semoga FCA.nya diperpanjang aja ya biar gak lock ARB 15% sehari wkwkwkwk
Gimana? Masih kuat mentalnya? Atau sudah mulai cari-cari alasan buat menyalahkan keadaan?
Market yang sedang bearish parah ini sebenarnya adalah sebuah anugerah tersembunyi. Kenapa? Karena di sinilah kamu dipaksa untuk bercermin. Harusnya dengan ujian ini, kalian mulai sadar gimana pentingnya alasan kalian beli saham itu di awal.
Banyak dari kalian masuk ke bursa saat semuanya tampak mudah, saat semua saham terbang hanya dengan modal sentuhan jempol. Di sana kalian merasa jadi jenius. Tapi sekarang, saat market sedang menunjukkan wajah aslinya yang kejam, barulah terlihat siapa yang sebenarnya punya strategi dan siapa yang cuma sekadar "bertaruh" tanpa tahu apa yang dipertaruhkan.
Coba buka kembali catatanmu. Saat dulu kamu beli saham itu, apa alasanmu?
Apakah karena fundamentalnya yang sekuat karang?
Apakah karena dividennya yang konsisten?
Atau... jangan-jangan kamu beli cuma karena "katanya" atau ikut-ikutan tren yang nggak jelas ujung rimbanya?
Kalau alasan belimu adalah karena "ikutan", maka wajar kalau sekarang kamu gemetar. Kamu tidak punya jangkar saat badai datang. Tapi kalau kamu beli karena paham nilai perusahaan itu, maka penurunan harga pasar hanyalah sebuah "diskon" dari ketidaksabaran orang lain. Kualitas perusahaan tidak berubah hanya karena harga layarnya turun, Mas.
Pasar yang bearish ini sedang mencuci bursa dari para spekulan yang tidak punya nyali. Ini adalah proses seleksi alam. Hanya mereka yang punya keyakinan berdasarkan data, bukan harapan yang akan tetap berdiri tegak.
Masa-masa suram seperti ini adalah waktu terbaik untuk belajar, bukan untuk lari. Lihat saham-saham bagus yang harganya jadi murah meriah. Orang kaya itu lahir di masa bearish, Mas, karena mereka berani membeli ketakutan orang lain. Sementara orang miskin mentalnya justru sibuk menjual harapan mereka di harga obral.
random tag:$SOCI $JAST $GWSA

$SOCI cabut jualan kelen dsini gessss, nie saham arah ribuannn.. jan menyesal klo ga dkasi masuk lg kelen..