


Volume
Avg volume
PT. Superkrane Mitra Utama Tbk (SKRN) bergerak di bidang jasa penyewaan crane termasuk operator, alat-alat berat / fleets lainnya & dalam bidang jasa konstruksi. Perseroan memiliki kegiatan usaha utama Sewa Alat Berat, untuk penyewaaan alat berat perseroan menetapkan spesialisasi pada heavy lifting equipment atau alat angkat terutama mobile crane. Perseroan juga menawarkan layanan jasa konstruksi untuk pekerjaan yang berhubungan dengan lifting yang memakai alat-alat berat Perseroan, seperti pembangunan plant building, serta jasa konstruksi lainnya.
Masih sabar. Masih area konsolidasinya. Tinggal nunggu momentum aja. Signal sudah ada, dimana ada aturan free float 15%. $SKRN masih kurang. Harusnya sih RUPS nanti akan ada rencana RIGHT ISSUE untuk menaikan free float dan untuk membeli $CBRE. Tentu akan pump terus karena dipastikan RI nya Jumbo. #DYOR
Tambahan bila memang betul terjadi. Bisa dipastikan lini bisnis $SKRN SANGAT SOLID dan target jauhnya ke 5000 up. Bisa melebihi $HEXA. Gass ara berjilid 😇
$SKRN = $CBRE
Otw akuisisi di perkirakan sekitar TH 2027, jika telah terjadi maka harga akan bermain di range 1000 keatas. Dengan target 2000-3000 di tahun 2027.
Sekali kali bikin post yang menyenangkan bagi apestor SKRN hahahah
Tag warga $BUMI
Holder $SKRN kasian amat ya. Emiten lain pada rebound ini malah tetep nyungsep wkwkwk. Gass ke 400 dulu 😇
PT Superkrane Mitra Utama Tbk - SKRN
Laporan Keuangan
- Neraca Keuangan
- Laporan Laba Rugi
- Laporan Arus Kas
- Laporan Perubahan Ekuitas
Sumber Data: https://cutt.ly/vtngpb5M
$SKRN
1/4




$SKRN Div yield >8% bahkan di tahun 2024 kemaren tembus 17%
Tapi kami tidak tertarik walopun sudah memenuhi kaidah div yield >8%
Apa alasannya?
Simak di artikel ini ya
https://cutt.ly/ptnyWZvO
$SKRN
Halo Sobat Investor, mari kita bedah PT Superkrane Mitra Utama Tbk (SKRN). Sebagai mentor Anda, saya melihat saham ini sedang berada di persimpangan jalan yang menarik antara fundamental yang kuat, dividen jumbo, namun teknikal yang sedang terkoreksi dalam.
Berikut adalah analisa komprehensif saya per 4 Februari 2026:
### 1. Fundamental: "Dividen Jumbo tapi Waspada Valuasi Aset"
Secara fundamental, SKRN memiliki daya tarik utama pada imbal hasil (yield) dividennya, namun ada beberapa catatan penting:
* **Dividen Menggiurkan:** SKRN dikenal royal membagikan dividen dengan *yield* mencapai kisaran 17% - 25% pada 2024-2025. Namun, hati-hati karena rasio pembayaran (*payout ratio*) tercatat pernah melebihi 100% laba (mencapai 268%), yang artinya perusahaan mungkin menggunakan kas cadangan, bukan hanya laba tahun berjalan.
* **Valuasi Campuran:**
* **Murah secara Laba:** Rasio P/E (*Price-to-Earnings*) berada di kisaran 15x - 17x, yang lebih rendah dibandingkan rata-rata pasar IHSG (18,1x). Ini menandakan harga sahamnya relatif "murah" dibandingkan potensi labanya.
* **Mahal secara Aset:** Rasio P/B (*Price-to-Book*) cukup tinggi di angka 5,8x. Ini wajar untuk perusahaan dengan aset alat berat spesialis, namun investor harus sadar Anda membayar premium untuk aset mereka.
* **Kinerja Keuangan (9M 2025):** Perlu dicatat, pendapatan per Kuartal 3 2025 turun menjadi Rp622,3 miliar dibandingkan Rp907,8 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Meskipun demikian, margin laba bersih justru membaik menjadi 28,1%.
### 2. Aksi Korporasi & Strategi: "Fokus Kembali ke Bisnis Inti"
Manajemen SKRN melakukan langkah strategis "bersih-bersih" dan ekspansi yang perlu Anda cermati:
* **Divestasi GUF (Positif):** Pada awal 2025, SKRN menjual 70% saham anak usahanya, PT Gunanusa Utama Fabricators (GUF), senilai Rp168 miliar kepada induk usahanya (Saga Investama). Ini langkah cerdas karena margin laba GUF dinilai tidak sebanding dengan SKRN dan konsolidasinya memperumit laporan keuangan. Penjualan ini memperkuat kas untuk belanja modal (*capex*) alat berat baru.
* **Ekspansi Armada & Offshore:** SKRN membeli *crane* raksasa kapasitas 1.250 ton dan berekspansi ke sektor energi lepas pantai (*offshore*) melalui pembiayaan kapal ke PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE). Ini menunjukkan mereka membidik proyek-proyek strategis nasional (smelter, angin, infrastruktur).
* **Dukungan Grup Saratoga:** Ingat, SKRN terafiliasi dengan Grup Saratoga (melalui PT Saga Investama Sedaya), yang memberikan akses ke jaringan proyek energi dan infrastruktur yang luas.
### 3. Teknikal: "Jangan Tangkap Pisau Jatuh"
Dari sisi grafik per 4 Februari 2026, sinyalnya adalah **hati-hati**:
* **Tren Turun:** Harga saham saat ini di Rp474, terkoreksi jauh dari harga tertingginya di Rp1.260 pada Oktober 2025.
* **Sinyal Jual:** Indikator teknikal mayoritas menunjukkan sinyal "Sangat Jual" (*Strong Sell*). Posisi harga berada di bawah rata-rata pergerakan (MA50, MA100, MA200), yang mengonfirmasi tren *bearish* (turun).
* **Area Support:** Perhatikan level pivot Fibonacci di Rp473. Jika tembus ke bawah, harga bisa menuju support berikutnya di Rp468 - Rp469. RSI berada di level netral (49), belum jenuh jual (*oversold*), jadi ruang penurunan masih ada.
### Arahan Strategis untuk Investor:
1. **Untuk *Dividend Hunter* (Jangka Panjang):** Saham ini menarik dikoleksi **HANYA JIKA** Anda mengincar dividen rutin. Dengan divestasi GUF, arus kas mereka membaik. Anda bisa mulai *cicil beli* (akumulasi bertahap) di area harga Rp468-474, namun jangan *all-in* sekaligus.
2. **Untuk *Trader* (Jangka Pendek):** **Hindari dulu.** Tren teknikal masih sangat *bearish* (turun kuat). Tunggu sampai harga stabil di atas MA5 atau ada sinyal pembalikan arah yang jelas. Saat ini momentumnya negatif.
3. **Pantau Risiko:** Perhatikan keberlanjutan proyek hilirisasi dan konstruksi pemerintah, karena pendapatan SKRN sangat bergantung pada siklus proyek ini.
**Kesimpulan Mentor:** SKRN adalah perusahaan bagus (pemimpin pasar, afiliasi Saratoga, dividen tinggi) yang harga sahamnya sedang "diskon" karena koreksi pasar pasca-kenaikan tajam tahun lalu. Strategi terbaik adalah *wait and see* sampai tekanan jual mereda, atau masuk perlahan untuk tujuan investasi jangka panjang memanfaatkan *yield* dividennya.
https://cutt.ly/Ptv4k1zS
RANDOM TAG $BDKR $SUNI
$SKRN HATI-HATI OJK dan BEI sudah buat aturan baru dan akan diberlakukan bulan mei. Mengenai minimal free float 15%. Sedangkan skrn baru 11,83%. Artinya pengendali harus mengeluarkan sahamnya ke publik sebesar 3% lebih agar sahamnya tetap berada di bursa. Maka dari itu ini merupakan sinyal guyuran buat ritel. Lebih baik keluar dulu daripada sangkut dalam 😇. #DYOR
$SKRN untuk Para Ritel yg sangkut di sini. Mending pada CL. Mumpung ada yg ngasih keluar diangkat sedikit. Lebih baik CL sekarang minus sedikit dibandingkan nanti. Momentum sekarang bagus karna banyak saham yg potensi bagger sedang pada diskon. #DYOR
tag
$BUMI $PTRO