


Volume
Avg volume
PT Bank himpunan saudara 1906 Tbk. atau SDRA bergerak di bidang usaha perbankan. Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa Giro, Deposito Berjangka, sertifikat Deposito, Tabungan, memberikan kredit, menerbitkan surat pengakuan hutang, dan usaha kegiatan bank umum lainnya. produk dan jasa bank saudara diantaranya, produk pendanaan, perkreditan, jasa keuangan dan produk perbankan lainnya, serta international banking. Penggabungan Usaha (Merger) PT Bank Woori Indonesia ke dalam PT Bank himpunan Saudara 1906 Tbk (“Perseroan”) telah berlaku efektif sejak tanggal 30 Desember 2014, hal ini berpengaruh terhadap perlua... Read More
SCALPING $PSAB (610)
RENCANA ENTRY & EXIT
Entry Buy (600 – 615)
Take Profit 1 (630)
Take Profit 2 (650)
Zona Stoploss (< 585)
RISK : REWARD (DETAIL)
Asumsi Entry Ideal (608)
Risiko (Risk)
Entry 608 → Stoploss 585
Risiko = 23 poin
Reward TP1
630 – 608 = 22 poin
Risk : Reward TP1 = 1 : 0,96
Reward TP2
650 – 608 = 42 poin
Risk : Reward TP2 = 1 : 1,83
Catatan Risk : Reward
- Minimal ambil TP1, jangan serakah
- TP2 hanya jika volume & momentum mendukung
- Jika TP1 tercapai, stoploss digeser ke BEP
Catatan Tambahan
- Scalping berhasil dari disiplin, bukan nekat
- Stoploss wajib dan tidak boleh digeser turun
- Tidak ada sinyal → tidak entry
- Fokus konsistensi, bukan sekali besar
Analisa saya boleh bantu, tapi keputusan tetap milik Boss.
Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
$AMRT $SDRA
,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya
Support like agar terus update!!!
Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend
Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏
Pergerakan $SDRA saat ini dapat dibaca sebagai fase positioning awal, bukan sekadar trading teknikal jangka pendek. Secara struktur harga, saham ini memang belum menunjukkan akselerasi kuat, namun justru di situlah relevansi narasi kebijakan dan regulasi mulai berperan.
🏦 1. Narasi KBMI & Tekanan Regulasi Perbankan Kecil
Sejak OJK memperketat klasifikasi KBMI (Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti), bank-bank dengan modal inti kecil menghadapi tekanan struktural:
• Harus menambah modal,
• Mencari strategic partner, atau
• Melakukan konsolidasi / merger.
Dalam konteks ini, SDRA berada di kategori yang “terpaksa berbenah”, dan pasar biasanya tidak menghargai bank seperti ini di awal, melainkan setelah muncul sinyal arah yang jelas. Akibatnya, harga sering bergerak lambat di fase awal—yang terlihat sekarang sebagai akumulasi diam-diam, bukan distribusi.
⸻
🏛️ 2. Kebijakan Pemerintah: Konsolidasi & Stabilitas Sistem
Pemerintah dan OJK saat ini tidak mendorong bank kecil untuk mati, melainkan:
• Menjadi lebih sehat,
• Lebih efisien,
• Atau masuk ke ekosistem yang lebih besar.
Ini menciptakan opsionalitas jangka menengah bagi bank seperti SDRA:
• Rights issue,
• Masuk investor strategis,
• Atau peningkatan peran di segmen tertentu (UMKM / niche lending).
Pasar biasanya mulai menghargai opsi ini lebih dulu sebelum laporan keuangan benar-benar membaik — dan fase inilah yang sering memicu kenaikan ke TP1–TP2.
⸻
📊 3. Mengapa Kenaikannya Bertahap (TP1 → TP2 → TP3)?
• TP1 (301)
Mencerminkan relief move dan re-pricing jangka pendek setelah tekanan jual mereda. Ini sering terjadi ketika pasar menyadari downside risk mulai terbatas.
• TP2 (308)
Area ini merepresentasikan konfirmasi minat institusi awal, biasanya bersamaan dengan volume yang mulai meningkat tapi belum agresif. Cocok dengan narasi “pelan tapi disengaja”.
• TP3 (414)
Bukan target teknikal biasa, melainkan skenario re-rating. Level ini hanya realistis jika:
• Narasi KBMI berkembang positif (aksi korporasi / kejelasan arah),
• Ada perbaikan persepsi terhadap keberlanjutan bisnis,
• Dan pasar mulai memosisikan SDRA sebagai bagian dari cerita konsolidasi perbankan.
⸻
⏳ 4. Kenapa Ini Bukan Saham “Cepat Jalan”?
Perilaku harga dan volume menunjukkan bahwa:
• Tidak ada euforia,
• Tidak ada panic buying,
• Tidak ada distribusi besar.
Ini konsisten dengan strategi institusi yang cenderung masuk bertahap di saham bank kecil, terutama yang sensitif terhadap regulasi. Artinya, risiko utama di sini bukan salah arah, tetapi salah timing.
@mitbal bukan, maksud saya adalah tanggal nya, untuk BRI seharusnya tanggal 11 April dan 30 Desember (data 2025) sedangkan 02 Januari, 14 Maret dan 27 Desember adalah event tahun 2024. begitu juga untuk $BJTM seharusnya tanggal 04 Juni (event 2025) bukan 21 Februari (event 2024) begitu juga untuk $BSSR dan $SDRA
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (SDRA) mengumumkan, pengunduran diri Kim Eungchul selaku Presiden Direktur di bank swasta tersebut.
Direktur SDRA Wuryanto dalam pengumuman tertulis yang disampaikan, Kamis 8 Januari 2026 mengemukakan, Manajemen Perseroa...

stockwatch.id
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk. (SDRA) alias BWS melaporkan pengunduran diri anggota direksinya. Melalui keterbukaan informasi, bank swasta tertua RI itu mengumumkan bahwa presiden direktur Kim Eungchul telah mengajukan permohonan pengunduran diri.
"Perseroan tela...

www.cnbcindonesia.com

$SDRA bertahun2 ni saham tidur...downtrend....sepiiiii komen....2026 lanjut tidur ato bangkit nih...
ketika bank kecil jalan $INPC $BACA AGRS MCOR DNAR AMAR BVIC , maka bank kecil $SDRA tinggal menunggu waktu ledakan saja
test kekuatan bear SDRA
not financial advice
📏 Risiko Terukur: Hanya Masuk Ketika Bukti Akumulasi Telah Melebihi Risiko
Trading adalah tentang manajemen risiko. Risiko terbesar adalah masuk berdasarkan sinyal yang tidak terverifikasi. Anda hanya boleh masuk ketika bukti akumulasi yang teruji oleh Smart Money telah melebihi risiko potensial false signal. Volume abnormal yang terkonfirmasi money flow adalah bukti tersebut.
Trigger Smart Money adalah alat manajemen risiko yang dirancang untuk memastikan Anda hanya bertindak ketika bukti akumulasi Smart Money telah memvalidasi risiko entry Anda.
Manajemen risiko kami didasarkan pada Verifikasi Ganda yang Sangat Ketat. Kami mencari Volume Anomali yang Ekstrem (misalnya, lebih dari 7x rata-rata intraday), yang menunjukkan adanya potensi reward yang besar. Reward ini harus terkonfirmasi dengan Filter Money Flow Dominance, memastikan bahwa volume ekstrem tersebut didorong oleh dana masuk yang dominan. Jika bukti reward tidak didukung oleh konfirmasi net buying, sinyal diabaikan. Dengan Trigger Smart Money, Anda mengukur risiko false signal secara efektif dan hanya mengambil posisi ketika bukti aktivitas Smart Money menjamin potensi reward yang terukur.
$SDRA $TCPI $TUGU
1/3



Jakarta, CNBC Indonesia — PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (SDRA) memperkenalkan produk tabungan baru yang menyasar warga negara Korea Selatan (WNA Korea) yang akan tinggal dan beraktivitas di Indonesia.
Langkah ini mencerminkan strategi bank untuk memperdalam penetrasi pada segmen nasaba...

www.cnbcindonesia.com

News Update
👉 IHSG ditutup melemah 0,68% ke level 8,618 dan Asing catatkan net buy Rp1T.
👉 Tak bertenaga, Rupiah melemah 0,17% ke level Rp16,723/USD pada penutupan pasar hari ini.
👉 Purbaya sebut APBN tekor sebesar Rp560,3T per November 2025.
👉 Akibat pemberhentian kegiatan usaha oleh pemerintah INRU digembok sementara BEI.
👉 Jaga likuiditas, $SDRA melakukan Rebalancing portofolio aset.
👉 Direktur MAXI melepas 7.206.600 lembar saham perseroan di 04 hingga 10 November 25.
👉 $BBHI bersama MEGA salurkan kredit sindikasi ke SKPlasma senilai Rp3,7T.
👉 Samuel Sekuritas (IF) serok 2,16M saham $BKSL pada posisi Rp142/saham.

Jakarta, CNBC Indonesia — PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (BWS) melakukan rebalancing portofolio aset di tengah dinamika pasar keuangan yang masih fluktuatif. Langkah ini dilakukan untuk menjaga fleksibilitas pendanaan sekaligus menyiapkan ruang ekspansi kredit yang lebih terukur hingga...

www.cnbcindonesia.com

Jakatra, CNBC Indonesia — PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (SDRA) menawarkan kredit pemilikan rumah (KPR) bunga fix 8,99% dengan tenor 20 tahun.
Analis Phintraco Sekuritas Aditya Prayoga mengatakan KPR dengan bunga tetap 20 tahun sangat mungkin dilakukan BWS karena nasabah pegawai cenderu...

www.cnbcindonesia.com
