


Volume
Avg volume
'PT Rukun Raharja sebelumnya bergerak dalam bidang real estate menjadi bergerak dalam bidang penyedia energi terintegrasi dari hulu sampai dengan hilir yaitu menjalankan usaha di bidang jasa atau pelayanan yang meliputi jasa-jasa penunjang pertambangan minyak dan gas bumi, penyediaan tenaga listrik, konsultasi bidang pertambangan, pengelolaan
$BUVA market cap 50 triliun
$RAJA market cap 28 triliun
$RATU market cap 24 triliun
sebenarnya Mr. HHH mau dorong siapa diantara ke 3 ini untuk masuk MSCI ?
$RAJA
7.300 = 25%
7.800 = 50%
8.400 = 25%
Mau dibalik balik juga boleh, sesuka hati tapi paling amannya begini

$RAJA sabar ya om senang lg naekin $BUVA dulu, kurang duit nya kalo mau barengin naekin dua-duanya 🤣
$BUVA Targetnya masih sama seperti yg sblmnya yaitu bisa balik kekisaran angka 2000 dulu.
Nextnya kalau BUVA bisa terus naik dari itu, BUVA ada Target bisa ke 2160.
$MINA $RAJA
Yang kemaren join tele gw dan dapat insight, selamat kalian udh dapat cuannya. Let the profit run 🥳
Random tag : $TEBE $INET $RAJA
SAHAM : $SGRO
HARGA SAAT INI : 7.625
1️⃣ TREN & STRUKTUR HARGA (Swing View)
- Tren Utama : Uptrend terjaga (volatile)
- Timeframe Acuan : Daily (Swing Trader)
- Catatan : Struktur higher low masih valid, koreksi bersifat sehat dan cenderung cepat ditahan buyer, namun volatilitas tetap tinggi
2️⃣ SUPPORT & RESISTANCE
- Support Minor : 7.300
- Support Kunci : 6.900
- Resistance 1 : 7.900
- Resistance 2 : 8.300
3️⃣ KONDISI VOLUME & BANDAR
- Volume relatif aktif dengan fluktuasi
- Indikasi akumulasi lanjutan, distribusi belum dominan
- Selama harga di atas 6.900 → masih dijaga
4️⃣ RISK / REWARD (WAJIB)
- Entry Acuan : 7.625
- Stop Loss : < 6.750
- Target Swing : 7.900 – 8.300
- Risk : Reward : ±1 : 1,6 (LAYAK, volatilitas tinggi)
5️⃣ FUNDAMENTAL SINGKAT
- Emiten perkebunan dengan eksposur harga CPO dan ekspor
- Cocok untuk swing agresif hingga mid-term, bukan untuk konservatif
📌 KESIMPULAN SWING TRADER
- Selama bertahan di atas support kunci 6.900, peluang lanjut swing ke 7.900–8.300 masih terbuka
- Risiko meningkat jika breakdown 6.900 karena potensi koreksi lanjutan
Analisa ini panduan ya Boss, eksekusi tetap kembali ke gaya trading Boss.
Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
$RAJA $IGAR
,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya
Support like agar terus update!!!
Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend
Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏
Pagi, bro semua Selasa, 20 Januari.
Sruput dulu kopinya bro..
Lanjutin obrolan di pucuk sore kemaren, pagi ini lampu kuningnya makin terang euy..
Kerana di balik rekor ATH 9.134, ada Rp 546 Miliar barang yang dibuang asing ke pasar.
Tapi ada yang bikin agak tenang, karena ada dua amunisi baru yang bakal gantiin peran Bank yang kemaren nge-prank dan mineral industri (yang kemaren crash).
So, akan seperti apa pasar hari ini?
Kemaren Wall Street libur, jadi hari ini pesta kampung murni sentimen lokal.
Inget kemaren kita liat ASII gendong indeks? Pagi ini keluar beritanya: Buyback Rp 2 Triliun.
Mantab, ini lantai beton. Pantesan kemaren dia lari kenceng. Ini safety net baru kita.
Anak usaha AUTO biasanya ngekor induknya.
Kemaren kita hindari Timah/Nikel karena crash (TINS -7%). Pagi ini, fokus kita geser ke Emas $MDKA ($4.670) & Perak ($94) yang cetak ATH. Gara-gara Trump ngancem tarif, aset safe haven dicari lagi. Jadi bedain ya. mineral industri (Nickel/Tin) masih rawan, tapi logam mulia (Gold/Silver) lagi seksi. PSAB, BRMS bakal gerak agak liar.
Jangan lupa plan sore kemaren soal Gas (+10%). Saham $RAJA/PGAS bisa masuk radar utama pagi ini.
Ada catatan minor buat kita tetep waspada
Rupiah (Rp 16.930): Ngeri sedap, hampir 17.000. Hindari consumer goods yang impor bahan baku atau Farmasi.
Asing jualan di pucuk. Jangan haka saham yang gak ada sentimen beritanya.
Prospek $IHSG hari ini target cetak ATH Baru (9.178 - 9.196).
Siap-siap, pasar tanpa Wall Street biasanya lebih liar. Gaspol
XXXX — CAcing Naga Investing?
beberapa bulan lalu, $PTRO & $RAJA resmi mengakuisisi Hafar Group. ternyata Hafar pakai kapal XXXX untuk project lifting migas di offshore. apakah ini artinya terjadi simbiosis mutualisme antara tiga entitas ini? memangnya project lifting migas offshore ini se-sexy apa sih kok Hafar Group sampai pakai kapalnya XXXX?
Hafar Capitol Nusantara & Capitol Nusantara Indonesia, kenapa sama-sama ada "Capitol Nusantara" nya? apakah ini menunjukkan kalau mereka masih related parties, dekat secara bisnis, atau hanya kebetulan semata karena takdir semesta?
jadi teringat CBRE di harga 30 (market cap 120 Milyar) di awal tahun 2025
https://stockbit.com/post/17035822
https://stockbit.com/post/17066883
saat itu sepi. mulai ramai ketika sentuh market cap 1T, di mention influencer dan dipompom dengan story kerjasama dengan PTRO. kemudian sampailah harganya ke 2000 (market cap 9T). ternyata story kerjasama dengan PTRO tsb tidak benar.
dengan story palsu tsb, bisa mendorong CBRE dari 120M ke 9T. bagaimana dengan XXXX yang kapalnya dipakai oleh Hafar Group untuk project lifting migas di offshore?
well, sebagai newbie seumur jagung, saya juga memperhatikan balance sheet. XXXX mencatatkan equity negative. ternyata penyebabnya adalah utang ke ownernya sendiri, dan menurut yang tercantum di laporan keuangan, utang tsb tidak dikenai bunga. nilai utangnya USD39.5jt atau sekitar Rp670M. market cap XXXX saat ini sekitar Rp200M.
untuk case equity negative ini, saya juga melihat SINI & TIRT. SINI kerjasama dengan PTRO, kemudian $SINI diakuisisi oleh induknya yaitu CUAN. sedangkan TIRT ternyata masih disayang oleh ownernya sendiri dan di inject asset kapal konglomerasi Harita Group.
bagaimana dengan XXXX? kira-kira untuk mendapatkan kembali Rp670M, kungfu apa yang akan dilakukan oleh owner XXXX?
jujur saya tidak tahu. sebagai newbie seumur jagung, kapasitas otak saya ga sampe untuk mikir ke sana.
kebetulan 2 bulan yang lalu RAJA membentuk anak usaha baru di bidang angkutan laut. mengapa timing pembentukan anak usaha tsb berbarengan dengan naiknya XXXX? potensi cangkang? tapi rasanya ga mungkin, pasti cuma kebetulan
so, XXXX ini CAcing Naga Investing atau CApitol Nusantara Indonesia?
1/4




$RAJA $RATU MEDC ENRG ESSA
$BULL GTSI HUMI
Kenaikan harga gas alam sebesar 14% hari ini (20 Januari 2026) yang dipicu oleh gelombang dingin Arktik ekstrem di AS dan gangguan pasokan global, menciptakan momentum besar bagi emiten gas di Indonesia.
Berikut adalah analisis emiten yang paling diuntungkan:
1. Sektor Hulu & Infrastruktur Gas (Upstream & Midstream)
Emiten ini paling diuntungkan secara langsung karena mereka memiliki sumur produksi. Kenaikan harga gas global meningkatkan nilai cadangan dan harga jual mereka (terutama yang memiliki porsi penjualan harga pasar).
Ini adalah emiten yang menikmati margin laba lebih tebal dari kenaikan harga jual gas.
PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU)
Analisis: Sebagai pemain hulu (eksplorasi & produksi), keuntungan RATU terhubung langsung dengan harga jual gas di mulut sumur.
PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)
Analisis: MEDC memiliki kontrak penjualan gas ke Singapura yang harganya terindeks dengan harga internasional. Jadi, kenaikan harga global 14% akan tercermin pada laporan keuangan mereka.
PT Rukun Raharja Tbk (RAJA)
Analisis: RAJA diuntungkan dari peningkatan volume. Biasanya, saat harga gas naik karena permintaan tinggi, volume gas yang dialirkan melalui pipa RAJA juga maksimal.
2. Sektor Perkapalan Gas (LNG Shipping)
Sektor ini seringkali memberikan respons kenaikan harga saham yang lebih agresif dibandingkan produsen gasnya sendiri saat terjadi kelangkaan. Alasannya sederhana: Saat gas langka dan mahal, tarif sewa kapal pengangkut (freight rate) ikut meroket.
PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL)
Analisis: BULL baru saja mendatangkan kapal tanker LNG raksasa pertamanya, MT Gas Garuda. Kapal ini langsung berkontribusi pada pendapatan di tahun 2026 ini. Sebelumnya BULL hanya dikenal sebagai pemain tanker minyak. Masuknya mereka ke pasar LNG bertepatan dengan lonjakan harga gas adalah timing yang sempurna. Pasar mulai menghitung ulang valuasi BULL dengan aset barunya ini.
PT GTS Internasional Tbk (GTSI)
Analisis: Ini adalah satu-satunya emiten yang bisnis intinya 100% didedikasikan untuk distribusi LNG dan regasifikasi (FSRU). Setiap sentimen kenaikan harga gas adalah katalis langsung bagi GTSI. Dengan kapitalisasi pasar yang relatif kecil, saham ini sangat ringan untuk bergerak naik puluhan persen dalam waktu singkat (volatilitas tinggi).
PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI)
Analisis: Induk dari GTSI. HUMI sedang agresif menambah armada kapal untuk menangkap peluang tingginya permintaan energi di 2026. Saham ini sedang dalam tren bullish (naik) kuat mendekati level tertinggi sepanjang masanya (All Time High). Likuiditasnya lebih baik daripada GTSI, membuatnya lebih disukai investor institusi.
#DISCLAIMER ON !!

@abelbela di $RAJA mayan ini minus ku tapi ya udah sbr aja 😭. Ttp tenang dan tidak panik pasti kejemput yang pent sabar😆