


Volume
Avg volume
Grup Primaya merupakan grup rumah sakit swasta di Indonesia dengan berbagai pelayanan komprehensif yang menargetkan segmen kelas menengah ke atas. Grup Primaya didirikan pada tahun 1997 oleh Profesor Yos Effendi Susanto yang telah berkiprah dalam pendirian dan pengoperasian rumah sakit sejak tahun 1988 dan juga merupakan salah satu pendiri grup rumah sakit Mitra Keluarga. Pada tahun 2006, Profesor Yos Effendi Susanto mendirikan Rumah Sakit Global Medika berlokasi di Tangerang dan menawarkan 100 tempat tidur. Selanjutnya, pada tahun 2007, Perseroan bermitra dengan Rumah Sakit Awal Bros yang dikelola oleh Ir. H. Arfan Awaloeddin, ... Read More
$BSML
⚡ TRADING PLAN: BSML
🟢 Entry
Buy on Weakness: 280 – 286 (Area ideal untuk akumulasi saat harga melakukan koreksi teknis kecil).
Breakout Entry: > 300 (Masuk setelah harga berhasil menembus resisten tertinggi terakhir dengan volume yang meyakinkan).
🎯 Take Profit (TP)
TP 1: 310 – 320 → jual 50% (Target resisten psikologis terdekat untuk mengamankan keuntungan).
TP 2: 340 – 355 → jual sisa (Target optimis jangka menengah berdasarkan proyeksi tren naik saat ini).
🔴 Stop Loss (SL)
SL Agresif: 274.
Daily Close < 264 → EXIT TOTAL (Wajib keluar segera karena struktur tren naik akan dinyatakan rusak dan harga berisiko jatuh kembali ke area konsolidasi bawah di kisaran 220).
⚠️ Catatan Cepat
Clean Uptrend: BSML adalah salah satu saham dengan struktur grafik yang paling rapi; disiplin menggunakan trailing stop sangat disarankan untuk memaksimalkan profit.
MACD Confirmation: Pantau pertumbuhan histogram positif; jika histogram terus menebal, momentum kenaikan akan semakin kuat.
Volume Check: Kenaikan di atas 300 wajib didukung oleh lonjakan volume untuk memvalidasi breakout yang sehat.
Jangan Lupa Follow!
Random Tag :
$PTSP $PRAY
IHSG besok masih merah. Selama Donald $TRAM masih eksis ya IHSG tak mungkin selamat. $PRAY for $IHSG
Kalian tim diskon atau tim CL?? 😂
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY) mengumumkan, Perseroan telah melakukan penambahan setoran modal dengan mengonversi piutang dua anak usahanya menjadi tambahan modal pada 31 Desember 2025. Total nilai setoran modal kedua entitas anak ini mencapai Rp27,...

stockwatch.id
menurutnya saya $PRAY itu sengaja harganya gag boleh di atas 900 krn masih ada yang hold sejak IPO jadi inginnya pada Cust losss dulu baru dinaikkan harganya. seingat saya saat hari pertama listing langsung naik belum sempat ara langsung terjun kebawah harganya makanya waktu itu banyak yang yangkut belum sempat TP
$PRAY
$PRAY: Famon Awal Bros Sedaya menargetkan pertumbuhan pendapatan sekitar +15–20% YoY pada 2026 (vs. +11% YoY berdasarkan angka annualized 9M25). Untuk mendukung rencana tersebut, perseroan mengalokasikan capex hingga Rp1 T (vs. alokasi capex 2025: Rp900 M) untuk penyelesaian dan penambahan kapasitas pada rumah sakit baru, peningkatan fasilitas dan peralatan, serta investasi pada sistem digital dan infrastruktur pendukung. Selama 2026, perseroan menargetkan pembukaan satu rumah sakit baru berkapasitas 200 tempat tidur sekaligus memulai pembangunan beberapa rumah sakit lainnya.
https://snips.stockbit.com/snips-terbaru/as-kuasai-sementara-venezuela-emas-naik-namun-minyak-stabil?source=research

PRAY Target Pendapatan Tumbuh 15-20% pada 2026
Famon Awal Bros Sedaya ($PRAY) menargetkan pertumbuhan pendapatan sekitar +15–20% YoY pada 2026 (vs. +11% YoY berdasarkan angka annualized 9M25). Untuk mendukung rencana tersebut, perseroan mengalokasikan capex hingga Rp1 T (vs. alokasi capex 2025: Rp900 M) untuk penyelesaian dan penambahan kapasitas pada rumah sakit baru, peningkatan fasilitas dan peralatan, serta investasi pada sistem digital dan infrastruktur pendukung. Selama 2026, perseroan menargetkan pembukaan satu rumah sakit baru berkapasitas 200 tempat tidur sekaligus memulai pembangunan beberapa rumah sakit lainnya.
[Sumber: Kontan]
______
Stockbit Sekuritas
🔥BERITA🔥
🔰Dana kelolaan reksa dana melonjak 23% pada tahun 2025, tembus Rp 996 triliun.
🔰Nvidia resmi beli saham Intel Rp 82,82 triliun.
🔰Komisaris utama $PRAY Yos Effendi beli 2,6 juta saham PRAY.
🔰$HRUM bakal buyback saham, siapkan dana Rp 335 miliar, dijadwalkan berlangsung 5 januari - 17 maret 2026.
🔰Direktur $WINS Janto Lili melepas 2,5 juta saham WINS.

Tah kan akhirnya gerak juga, sebenarnya $PRAY.ni potensial bgt jika dibandingkan sama $SRAJ free float lebih kecil dan sudah bertahun tahun sideways, salah satu kriteria saham yg paling tidak disukai oleh ritel ya sideways bertahun-tahun persis bgt kyk $MORA klo secara likuiditas nya

$TOBA
⚡ SCALPING PLAN: TOBA
🟢 Entry
Buy on Support: 710 – 735 (Area akumulasi spekulatif dekat titik terendah Desember).
Buy on Rebound: > 760 (Valid jika harga mampu menembus resisten minor harian dengan volume beli yang menebal).
🎯 Take Profit
TP 1: 775 – 800 → jual 60% (Area resisten psikologis dan zona supply terdekat).
TP 2: 840 – 860 → jual sisa (Target jangka menengah jika terjadi pembalikan tren yang lebih luas).
🔴 Stop Loss
SL agresif: 695 (Satu poin di bawah level psikologis 700).
Daily close < 700 → CUT LOSS mutlak (Menghindari risiko kejatuhan lanjutan menuju area 600-an).
⚠️ Catatan Cepat
Karakter Saham: TOBA cenderung memiliki volatilitas yang cukup tinggi; pastikan eksekusi dilakukan dengan cepat saat target tercapai.
Momentum Alert: Selama histogram MACD tetap positif namun mengecil, waspadai adanya potensi sideways yang membosankan.
Volume: Kenaikan harga di atas 750 harus didukung oleh volume yang minimal 1,5x lebih besar dari rata-rata 5 hari terakhir untuk mengonfirmasi kekuatan reversal.
Jangan Lupa Follow!
Random Tag :
$CRAB $PRAY
PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk - PRAY
Laporan Keuangan
- Neraca Keuangan
- Laporan Laba Rugi
- Laporan Arus Kas
- Laporan Perubahan Ekuitas
Kunjungi dan follow kami untuk laporan lengkap fundamental emiten!
Sumber Data: https://cutt.ly/Sto0cPi6
$PRAY
1/4




$PRAY Akhirnya setelah 3 tahun nyolek harga listing IPO nya lagi, ya walaupun masih kondisi resist 😆
EBuzz – Salah satu pemegang saham utama PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC), yakni PT Tunggal Jaya Investama mengurangi porsi kepemilikan sahamnya pada 25 November 2025.
Corporate Secretary IMPC, Lenggana Linggawati menjelaskan bahwa Tunggal Jaya Investama telah menjual 700 juta saham IMPC pada ...

economixbuzz.com