


Volume
Avg volume
PT PP Property Tbk merupakan anak usaha dari PT. PP (persero) Tbk yang menjalankan kegiatan usaha di bidang pengembangan properti dan realti baik aset dan atau hak pengelolaan sejak tahun 1991, dimana pada saat itu perseroan masih menjalankan fungsinya sebagai divisi properti dari PTPP. Kegiatan usahanya saat ini terbagi atas dua segmen usaha yaitu penjualan realti dan pendapatan properti, dimana atas segmen usaha tersebut perseroan membagi menjadi tiga tipe pengembangan yaitu residensial, komersial, dan hospitality. Pada saat ini, perseroan dan entitas anak memiliki 15 proyek yang sedang dalam pengerjaan/pengembangan yang terse... Read More
$HILL tiba2 volume dan value meninggkat drastis,, tanda ada yg nampung dgn jumlah besar,,
menurut keyakinan saya MG nyerok, karna dia msih punya barang sangkut avg atas,..
tambah Macd mau golden cross,..,
kita liat broksum sore nanti..
rt $PPRO $JGLE

Yg avg 20 bisa tp dulu gantian, yg avg 30 nanti bareng2 tp di 60, yg 40 gotong royong nanti ke 80, ayo sama2 ritel jaga ritel $PPRO
punten, sampeyan udh brp lama main fca? kalau trx di harga ARA pasti actionnya itu SELL, begitupun kebalikannya, jika trx di harga ARB action nya pasti BUY.
btw sdh TP kan? ngapain masih ngurusin $PPRO mas 馃ぃ馃ぃ (selain nebar fear biar dpt bawah lagi)
$PPRO Mau MG nyerok Mau MG jual .Biarin aja ...gausah denger pura2 budeg aja . anggap aja uang thr thun dpn
#DYOR || follow & like saya untuk info menarik berikutnya !
$PPRO tes ombak pasti bisa ini
random tag:
$CUAN $DEWA
$PPRO dulu gw mikirnya sama kyak kalian guys waktu masih megang Rp 26, target harga PPRO pengennya hold sampai ke 52 - 100 utk step 1 tapi melihat kondisi IHSG yang terus menerus crash, gw lebih milih jual (take profit PPRO di 40%an & saham2 lain yg di porto) nyiapin CASH. IHSG masih bisa crash sampai 6900an kebawah, dampaknya bakalan masif ke emiten, bukan menakut-nakuti. Memilih tidak membeli apapun itu bukan pilihan yang buruk (wait n see) dari pada menanggung mental floating loss (seperti pengalaman 2023 lalu waktu masih entry level bgt di saham).
Mungkin ini juga alasan MG milih out ketika antrian buy berlimpah, lebih milih CL bbrp tik ketimbang nyangkut di kala saat market diskon 馃 (hanya opini pribadi)