


Volume
Avg volume
PT Maharaksa Biru Energi Tbk. (OASA) bergerak di bidang usaha Perdagangan, pembangunan, dan Jasa. Khususnya Mekanikal dan Tehnik sipil Elektro. Saat ini usaha Perseroan yang dijalankan berfokus didalam bidang usaha jasa layanan pembangunan infrastruktur, trading, dan jasa. Perusahaan memperluas layanannya dengan menyediakan layanan yang dikelola untuk Telco Towers melalui anak perusahaannya, Telesys Indonesia.
Pagi teman-teman, saya coba jawab DM ya.
Ini sangat subjektif, ambil pov yg baik yg bisa melengkapi puzzle belajar teman-teman semua.
Dalam cara saya analisa, saya jg tarik pergerakan big fund yg jarang muncul di narasi konten influencer.
Makin besar dana modal masuk maka makin tinggi tingkat conviction mereka.
Sbg contoh,
Saya kan trading di $BIPI
Saat ini saya kembali masuk di harga Rp 127
Perhatikan images yg saya sertakan,
Ada II yg sepanjang tahun 2025 sd februari trus akumulasi $BULL terbesar pertama dan $OASA terbesar ke-4
Saya coba fokus ke bipi.
Mereka ada di avg harga Rp 87 dg modal 392 milyar.
Bisa tidak harga dibawa turun ke sana?
Bisa saja.
Tapi apakah mereka mau membiarkan harganya terus turun?
Nah ini bs menjadi analisa personal.
Krn nanti sangat subjektif.
Kembali ke saya yg trading di bipi.
Ada narasi / momentum di depan.
Saya ada di harga Rp 127
Jika diturunkan lagi gimana?
Based on analisa big fund ini harusnya teman-teman bisa menjawabnya jg.
Selisih harga saya dg mereka di range 30%
Hampir kecil kemungkinan kalo harga akan turun dibawah Rp 100
Jd jawabannya saya akan ikuti dg mengatur money manajemen.
Apakah selesai?
Belum.
TA saya pakai utk konfirmasi kapan saya masuk, trading cepat dan akumulasi jk rally panjang.
Kalo saya sdh dapetin satu dua emiten yg ngasih cuan ya saya akan fokus disana. Saya ulik lagi. Utk dapatkan conviction personal.
Dg cara itu saya terus melatih skill, kesabaran dan jam terbang.
Dg cara yg sama, teman-teman jg bisa pakai pendekatan analisa yg saya tulis utk meriset emiten BULL yg sdh saya masukkan WL saya dan sedanf menunggu konfirmasi masuk.

$OASA Triger Gua masih Setia pegang oasa karena Nunggu pengumuman Tender WtE.
Mau pindah emiten dengan kondisi pasar seperti ini,gak jamin pindah langsung naik,bisa aja ambalas lagi.
dan bingung juga klau pindah Emiten apa yg mau dipilih,secara semua analisa tektek bengek klau udah ada sentimen negatip ya " PODO BAEEE " Ambles
#Sabar dan tenang saja
$OASA broksum hari ini ada CC OD NI, apakah ini danantara?,
karena proyek wte merupakan proyek dari danantara
@zaenal5431 nah rebound nya juga belum tau kemana mas. butuh 2x ara buat ke ath lagi . dan itu pasti sulit . ada UMA dll . sedangkan di market lagi begini. makanya yg bisa kita kontrol" aja mas . $OASA itu pandangan saya aja. harus punya conviction masing" aja ✌️

kalo belum bisa tembus 404 bakalan di tektokin ini🫣 kalo naik mending atur" porsi buat yg nyangkut di atas $OASA✌️

Tolong lah $IHSG
dua emiten ini gaada urusannya sama rating2 itu -__- $OASA $MHKI
Indonesia's capital market is currently influenced by five major credit rating agencies: Moody's (Baa2/Negative), S&P (BBB/Stable), Fitch (BBB/Stable), JCR (BBB+/Stable), and R&I (BBB+/Stable). The most significant recent development is Moody's downgrade of Indonesia's outlook to Negative on February 5, 2026, citing policy uncertainty and weakening governance. Additionally, MSCI has frozen index changes for Indonesian stocks until May 2026 due to transparency concerns, threatening a potential reclassification from Emerging Market to Frontier Market status. Over the next two months, the outlook is uncertain—S&P and Fitch are likely to maintain stable ratings unless fiscal deterioration accelerates, while Moody's may downgrade the rating if governance and policy credibility concerns persist.
@arisndk pemenang WTE tuh bkn cuma 1 tapi pasti banyak. menurut analisa gua sih WTE pasti kebagian semua porsinya, yg ngebedain paling cuma kapasitas setiap pltsa nya. $OASA $BIPI $MHKI
Based on multi-criteria assessment, $OASA demonstrates a 90.5% probability of involvement in Indonesia's Waste-to-Energy (WtE) initiatives, driven by existing PLTSa projects worth Rp 8 trillion and strategic partnerships with DPT-listed companies (China Tianying, Grandblue). $MHKI shows a 44.5% probability, as its core business remains B3/medical waste treatment rather than grid-scale WtE power generation, and it has not announced participation in Danantara's PSEL tender process as of February 2026.
$INET $IRSX $OASA
baca berita : https://cutt.ly/1tbxU6BJ

$BIPI $BUMI $OASA
kita semua masuk saham cari duit, bukan buang duit, harus gesit, serakah dikit pasti sakit,,
Pencopet handal tidak pernah lama-lama di lokasi kejadian." Begitu dapat dompet (cuan), langsung lari! 🏃♂️