336

+4

(1.20%)

Today

3.67 M

Volume

3.26 M

Avg volume

Company Background

PT Mulia Industrindo, Tbk. didirikan pada tanggal 5 November 1986 sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan atas hasil produksi entitas anak. Perseroan terdaftar dalam Bursa Efek Jakarta pada tanggal 17 Januari 1994. PT Mulia Industrindo, Tbk. semula mempunyai 2 entitas anak, PT Muliaglass dan PT Muliakeramik Indahraya. Pada bulan Oktober 2017, Perseroan menjual seluruh kepemilikannya di PT Muliakeramik Indahraya kepada PT Eka Gunatama Mandiri, sebuah perusahaan terafiliasi. Aksi korporasi ini dilakukan untuk mendukung rencana Perseroan untuk memperbaiki dan meningkatkan posisi keuangannya sebagai perusahaan publ... Read More

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

UPDATE
untuk rekom ini kurang 3 emiten ya $GDST $DNAR $MLIA

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

"Membaca Pola 'Shakeout': Pembersihan Sebelum Terbang"
Sebelum melakukan penarikan harga yang besar, Smart Money seringkali melakukan gerakan menjatuhkan harga secara tiba-tiba untuk memicu stop loss para ritel. Pola ini disebut Shakeout. Tujuannya agar mereka bisa mengambil sisa barang ritel di harga murah dan memastikan tidak banyak "penumpang gelap" yang ikut saat harga ditarik naik. Banyak trader ritel (Bad Money) yang tergocek dan menjual sahamnya tepat sebelum harga tersebut meledak naik hingga puluhan persen.

Cara mendeteksi shakeout yang asli adalah dengan memantau volume saat penurunan tersebut terjadi. Jika harga jatuh menembus support namun volumenya relatif kecil dan data Clean Money tidak menunjukkan dana keluar yang masif dari institusi, maka itu adalah indikasi kuat sebuah shakeout. Justru, seringkali Trigger Smart Money menangkap adanya akumulasi besar di harga bawah saat ritel sedang panik menjual. Informasi ini sangat mahal harganya karena Anda bisa tetap bertahan di posisi Anda atau bahkan menambah muatan.

Memahami pola gerakan tangan kuat akan mengubah cara Anda bereaksi terhadap penurunan harga. Anda tidak akan lagi mudah ditakut-takuti oleh fluktuasi jangka pendek yang sengaja dibuat untuk mengelabui emosi. Selalu gunakan data aliran dana masuk dan keluar sebagai filter utama. Jika Smart Money masih ada di dalam dan justru menambah posisi saat harga turun, maka itu adalah sinyal bahwa pesta yang sesungguhnya baru saja akan dimulai. Jadilah trader yang tangguh dengan dukungan data intelijen pasar yang akurat.
$MLIA $TRIN $VICO

Read more...

1/2

testes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$MLIA juga ada keramiknya $BOSS jangan lupa

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

"Mengapa Trading Manual Sering Kalah Cepat?"
Di era pasar modal modern tahun 2026, setiap detik sangatlah berharga. Institusi besar menggunakan algoritma canggih untuk melakukan akumulasi Smart Money secara otomatis tanpa menimbulkan kegaduhan yang berlebihan. Jika Anda masih memantau saham secara manual satu per satu, kemungkinan besar Anda baru akan menyadari adanya pergerakan besar saat harga sudah naik terlalu tinggi. Keterlambatan informasi adalah musuh utama profit. Anda membutuhkan sistem yang mampu bekerja secepat mesin bursa untuk menangkap setiap anomali volume yang muncul.

Trigger Smart Money bertindak sebagai asisten intelijen digital yang bekerja 24/7 memindai seluruh emiten di BEI. Begitu ada sebuah saham yang mencetak volume 5x lebih besar dari rata-rata intraday, sistem akan langsung memberikan sinyal. Anda tidak perlu lagi menebak-nebak atau mencari-cari secara manual. Yang lebih hebat lagi, sistem ini langsung membedah apakah volume tersebut adalah akumulasi bersih atau hanya aliran Bad Money. Kecepatan akses terhadap data Clean Money secara real-time memberikan Anda keunggulan yang tidak dimiliki oleh trader manual biasa.

Efisiensi teknologi inilah yang membedakan trader pemenang dan pecundang di masa kini. Dengan membiarkan teknologi melakukan pekerjaan berat dalam menyaring data trade done, Anda bisa fokus sepenuhnya pada strategi keluar-masuk dan manajemen psikologi. Jangan biarkan mata dan tenaga Anda terkuras habis hanya untuk memantau layar. Gunakanlah infrastruktur trading yang cerdas untuk memastikan Anda selalu mendapatkan informasi tercepat tentang ke mana uang besar sedang mengalir. Saatnya beralih ke cara trading yang lebih modern, efektif, dan berbasis data akurat.
$INPC $MLIA $PNBN

Read more...

1/2

testes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

"Membangun Sistem Trading yang Anti-Emosional"
Musuh terbesar seorang trader bukanlah pasar, melainkan emosinya sendiri—rasa takut, keserakahan, dan keragu-raguan. Emosi ini biasanya muncul karena kita tidak memiliki dasar yang kuat saat mengambil keputusan. Saat Anda membeli saham hanya berdasarkan insting, Anda akan mudah panik saat harga bergerak tidak sesuai harapan. Namun, jika keputusan Anda didasarkan pada data aliran dana masuk yang nyata, Anda akan memiliki jangkar yang kuat untuk tetap tenang dan rasional di tengah fluktuasi pasar yang liar sekalipun.

Trigger Smart Money membantu Anda membangun sistem trading yang sepenuhnya objektif dan anti-emosional. Sistem ini hanya memberikan sinyal berdasarkan angka: lonjakan volume abnormal 5x lipat dan nilai Clean Money yang positif. Jika data menunjukkan akumulasi Smart Money masih berjalan, maka fluktuasi harga hanyalah gangguan kecil yang bisa diabaikan. Sebaliknya, jika data menunjukkan dana keluar besar-besaran (Bad Money), maka Anda harus keluar tanpa kompromi, terlepas dari seberapa besar Anda menyukai perusahaan tersebut.

Mengikuti data aliran dana adalah cara terbaik untuk mendisiplinkan diri sendiri. Anda tidak lagi bertanya-tanya "kenapa harga naik?" atau "kenapa harga turun?", karena jawabannya sudah tersedia secara transparan di data transaksi. Dengan mempercayai sistem radar pemburu dana besar, Anda mengubah trading dari aktivitas yang penuh tekanan menjadi aktivitas yang terencana dan sistematis. Jadikanlah kejujuran data sebagai pemandu Anda. Saat emosi mulai mengaburkan logika, biarkan angka Clean Money yang memberikan keputusan akhir yang paling tepat bagi kesuksesan finansial Anda.
$KOCI $MLIA $ELIT

Read more...

1/2

testes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$MLIA

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

"Strategi Follow the Money: Mengapa Ini Paling Relevan?"
Ada banyak strategi di pasar saham, mulai dari Value Investing hingga Scalping. Namun, ada satu strategi yang tetap relevan di segala kondisi pasar: Follow the Money. Prinsipnya sederhana, harga saham akan naik jika ada uang besar yang masuk, dan akan turun jika uang besar keluar. Masalah utamanya adalah bagaimana kita tahu kapan uang besar itu masuk? Mereka tidak akan mengumumkannya di koran. Mereka masuk secara bertahap, seringkali saat pasar sedang sepi, untuk mendapatkan harga serendah mungkin sebelum melakukan markup harga.

Di sinilah peran krusial dari deteksi Smart Money. Dengan memantau setiap detik aktivitas di BEI, kita bisa melihat pola-pola aneh yang tidak terdeteksi oleh mata biasa. Misalnya, sebuah saham yang tiba-tiba mencetak volume 5x lipat dari rata-rata biasanya. Jika pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan bahwa ini adalah Clean Money (akumulasi bersih), maka itu adalah sinyal bahwa pesta akan segera dimulai. Kita tidak perlu menjadi yang pertama tahu beritanya, kita hanya perlu menjadi yang pertama mendeteksi uangnya. Karena uang selalu bergerak mendahului berita.

Sebaliknya, strategi ini juga sangat ampuh untuk melindungi modal Anda. Saat Anda melihat harga masih naik tapi data menunjukkan Bad Money mulai mendominasi (distribusi), itu adalah alarm untuk segera mengambil keuntungan. Banyak trader kehilangan profit yang sudah didapat karena mereka tidak tahu kapan pemain besar mulai keluar. Dengan memahami aliran dana, Anda memiliki sistem peringatan dini yang sangat andal. Trading menjadi jauh lebih sederhana ketika Anda berhenti menebak dan mulai mengikuti jejak uang yang nyata di lapangan.
$AVIA $MLIA $ASGR

Read more...

1/3

testestes

$SMIL
punten, bahas SMIL ya,
* Di daily, harga masih di bawah MA5, MA10, MA20, MA50 = trend jangka pendek masih bearish
* Skrg harga dekat MA200 = area penentuan, bisa mantul / lanjut turun
* Bollinger Band menyempit = volatilitas kecil, market lagi nunggu arah
* RSI sekitar 33 = oversold ringan, tapi belum ada sinyal reversal
* Stochastic di bawah 20 = oversold, tapi masih flat, belum golden cross
* Volume makin kecil = tekanan jual mulai capek, tapi belum ada demand agresif

* Ini bukan reversal
* Polanya lebih ke falling channel atau descending consolidation
* Potensi dead cat bounce ada, tapi sifatnya reaktif, bukan perubahan trend

* Weekly masih lower high dan di bawah MA50 weekly = koreksi belum selesai
* RSI weekly sekitar 41 = belum oversold, masih ada ruang turun
* Daily cuma reaksi teknikal dari kondisi oversold
* 4H lagi bikin base kecil, sideways sempit, MA5-20 rapat = jeda, bukan akumulasi gede
* Selama belum reclaim MA50 4H, trend naik belum valid

Areanya:
*330-335
* Idealnya nunggu candle rejection bawah atau stochastic 4H atau daily golden cross
*320-322
*305-310

Resistnya
*350-355
*370-380
*400-410, hanya kalau volume dan momentum ikut naik

Kalau..
* Daily close di bawah 300
* Struktur berubah jadi downtrend lanjutan
* Semua skenario rebound batal, wajib cut dan stop average down, kecuali kuat mau hold lama ya

DCB (dead cat bounce)
* kemungkinan ada ya, naon?
* Downtrend sebelumnya jelas
* Pantulan dari kondisi oversold dan MA200
* Volume belum nunjukin akumulasi
* Weekly belum dukung reversal
Ini murni pantulan teknikal, bukan perubahan trend

Status market:
* Market lagi di fase base lemah
* Belum uptrend
* Lebih cocok buat scalp atau swing pendek, bukan buat hold
* Risk level = medium - high
* Karena counter-trend dan ngandelin technical rebound

💥 💥 Disclaimer 💥 💥
Ini pure teknikal analisa dengan gaya pribadi ya, sekedar share aja. Hasil analisa tiap orang pasti akan beda2, jadi belum tentu100% valid, silakan cocokan & masukin gaya masing2 juga ya. Goodluck!

randomtag: $MARK $MLIA

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

MASUK SCREENING PANTAUAN

$GULA
$MNCN
$MLIA

#DYOR (AWAS SANGKUT AWAS GOCEK)

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$MLIA logika bodoh2an aja semakin banyak ATPM baru yang invest bangun pabrik di indo dan bakal meningkatnya penjualan sektor otomotif berkat stimulus dan kebijakan baru dari pemerintah.. disamping itu bahan baku gas terus mulai melandai..

harusnya 2026 ini auto cuan ya klo sabar...

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$MLIA

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten produsen ban, PT Goodyear Indonesia Tbk, mengumumkan salah satu direkturnya, David Edison Tampubolon mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Perseroan.
"Pengunduran Bapak David Edison Tampubolon akan berlaku efektif pada keputusan yang akan diambil di Rapa...

www.cnbcindonesia.com

www.cnbcindonesia.com

$POWR $PGEO $MLIA
assalamualaikum wr. wb
Halo Para Investor Di Stockbit,
Saya adalah mahasiswa S1 dari IAI SYAICHONA MOHAMMAD CHOLIL BANGKALAN, nama saya Abd Mu'ti (NIM 11629220001) yang sedang menyusun skripsi dengan judul “Pengaruh Analisis Fundamental terhadap Minat Investasi Saham Syariah di Stockbit."

Saya memohon kesediaan Anda untuk meluangkan waktu ±4 menit untuk mengisi kuesioner ini. Seluruh jawaban akan dijaga kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk keperluan akademik.
Partisipasi Anda sangat berarti dalam membantu kelancaran penelitian ini. Terima kasih atas perhatian dan bantuannya. 🙏

https://cutt.ly/rtherFEX

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Desember 2025.
Lagi iseng bedah laporan keuangan sektor keramik (Tiles) buat validasi narasi "Program 3 Juta Rumah".
Jujur, awalnya skeptis karena sentimen Gas Non-HGBT ($16/MMBTU) itu horor buat cost structure industri ini.

Tapi setelah deep dive data impor & neraca, ternyata ada ANOMALI menarik di sektor ini.
nemu satu pola divergensi (perbedaan) nasib yang gila antara pemain di sektor ini:

1. Si "Beban Bunga": Ada emiten yang DER-nya di atas 100%, margin tipis atau bahkan negatif. Kenaikan harga gas bakal bikin dia berdarah-darah karena cashflow habis buat bayar bunga bank, bukan buat ekspansi.

2. Si "Anomali": Tapi ada satu emiten yang profilnya aneh banget.
* Hutang Bank: Nol (Net Cash).
* Margin Laba: Masih tebal di 16%++ (padahal temannya cuma 7% atau rugi).
* Dividen: Rutin yield 8%.
* Katalis: Paling siap nampung "muntahan" demand 200 juta m² akibat keramik China kena gebuk BMAD sampai Rp90rb/m².

Kesimpulan Sementara:
Market terlalu takut sama isu Gas (Noise), sampai lupa kalau tembok BMAD China (Signal) itu game changer buat yang neracanya sehat.
Di saat badai datang, kapal yang banyak utang kemungkinan bakal karam. Tapi "Benteng" yang punya cash tebal justru bakal belanja murah.
Disclaimer: Just my personal research notes. Do your own diligence.

Menurut kalian yang mana?
$MLIA $CAKK $ARNA

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$MLIA

$AMFG $MLIA Semoga Dapat Tender nya 😄 Ke Bumi 2008 Apakah Bisa Senasib Dengan Bumi Yang Sekarang

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

problem $MLIA bukannya di margin ya..? dengan harga gas yang ga jelas kuota subsidi dsb..

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$MLIA

Ada yang bisa bahas MLIA Ngak ?? Jadi perusahaan ini ada potensi, BYD mulai produksi awl thn 2026 dengan kebijakan TKDN dari pemerintah apakah MLIA bakal jadi Supplayer kaca mobilnya Mengingat kaca MLIA udah di akui tingkat nasional Logistik juga berdekatan dengan pabrik BYD ada jalan tol Trans yang menghubungkannya

Ada yang bisa gali lebih dalam? Tolong kasih info nanti kita cuan bareng wkkwkwkw

$BBRI $BUMI

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Mulia Industrindo Tbk - MLIA
Laporan Keuangan
- Neraca Keuangan
- Laporan Laba Rugi
- Laporan Arus Kas
- Laporan Perubahan Ekuitas

Kunjungi dan follow kami untuk laporan lengkap fundamental emiten!

Sumber Data: https://cutt.ly/gto0tnzM

$MLIA

1/4

testestestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$MLIA diam tapi berisi, pergerakannya mulai nunjukin arah yang menjanjikan

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$MLIA waktunya bangunn

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$MLIA

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$FPNI gak masalah klo mau diguyur, gw serok lagi


$MLIA $BUAH

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

harus dengan kesabaran

$MLIA $WIFI $BUAH

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

[ Harga $TOWR sekarang Rp 540 ]

Zona Area Beli Aman : Rp 520 – 535
— Area support kuat, cocok untuk akumulasi aman karena TOWR volatilnya rendah dan trend jangka panjang stabil

Zona Stoploss : < Rp 500
— Jika turun ke bawah area ini, struktur swing melemah dan rawan revisi trend

Jika naik & breakout : > Rp 560 → ENTRY LANJUTAN (tambah posisi)

Target Profit:
• TP1 = Rp 575
• TP2 = Rp 600 – 620

Keterangan Tambahan:
- TOWR masih dalam trend besar yang sehat, dengan struktur higher low yang rapi
- Breakout 560 dapat membawa harga ke zona psikologis 600+
- Saham defensif, cocok untuk swing aman tanpa volatilitas berlebih

Analisa saya boleh bantu, tapi keputusan tetap milik Boss.

Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti

$MLIA $ADRO
,Nanti Kami Buatkan Flowchart Keputusan biar analisa makin gampang!

Support like agar terus update!!!

Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend

Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$MLIA saatnya bangkit

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ARNA: Mesin Dividen Anti-Krisis? 💸 Bedah Resep 'Cuan Rutin' Si Raja Keramik.
Tags: $MLIA $KIAS
Halo streamers,
Di tengah market yang masih volatile, banyak yang mulai 'berburu' saham defensif yang rajin bagi dividen. Bicara soal ini, ARNA (Arwana Citramulia) pasti langsung muncul di radar.
Kenapa? Di harga saat ini [~Rp 550-560], Dividend Yield ARNA ada di kisaran 7.5% - 7.8% (TTM). Angka yang jelas lebih menarik daripada 'parkir' di deposito.
Tapi, pertanyaannya: Apakah dividen jumbo ini sustainable? Mari kita bedah "resep"-nya.
________________________________________
📈 Resep 1: 'Raja' di Pasar yang Tepat
Banyak yang salah paham, ARNA ini bukan main di keramik mewah. Moat (keunggulan kompetitif) utama mereka adalah dominasi absolut di segmen menengah-bawah.
Ini segmen yang defensive. Saat ekonomi lesu, orang mungkin tunda beli rumah mewah, tapi renovasi rumah atau pembangunan perumahan (mass market) tetap jalan. Dan mereka butuh keramik yang 'value for money'. Di situlah ARNA berkuasa.
Buktinya? Cek laporan Q3 2025 (9 bulan):
• Penjualan (Revenue): Tembus Rp 2,17 Triliun.
• Ini NAIK 13.1% dibanding periode yang sama tahun lalu (9M 2024) yang hanya Rp 1.92 Triliun
Di saat banyak yang 'tiarap', ARNA masih bisa growth penjualannya. Ini bukti pasarnya solid.
________________________________________
📉 Resep 2: Efisiensi Brutal (Tapi Ada 'Satu' Masalah)
Nah, ini nih.....
"Loh, kok laba bersih (Net Profit) 9M 2025 turun 4.3% YoY jadi Rp 302 Miliar, padahal pendapatan naik?"
Good question! Jawabannya ada di margin.
• GPM (Gross Profit Margin) 9M 2025: 30.3%
• NPM (Net Profit Margin) 9M 2025: 13.9%
Margin ini sebenarnya MASIH SANGAT SEHAT. Tapi, memang ada penurunan dibanding tahun lalu (GPM 9M 2024: 34.8%).
Biang keroknya? Beban pokok (HPP) yang naik, terutama karena kenaikan harga gas. Isu HGBT (Harga Gas Bumi Tertentu) ini jadi sentimen utama yang menekan margin ARNA.
Tapi, fakta bahwa mereka masih bisa cetak GPM 30%+ di tengah gempuran harga gas, itu membuktikan satu hal: Pabrik mereka (terutama Plant 4 & 5) LUAR BIASA efisien.
________________________________________
🛡️ Resep 3: 'Benteng' Keuangan Super Kuat
Oke, margin sedikit tertekan. Apakah bahaya?
Di sinilah ARNA menunjukkan kelasnya. Coba intip Balance Sheet-nya:
• DER (Debt-to-Equity Ratio): Konsisten di bawah 0.1x (bahkan data terakhir cenderung di 0.05x).
• Artinya? Ya utang mereka JAUH lebih kecil dari modal. Sehat banget.
Perusahaan ini sepertinya 'anti-ngutang' untuk hal yang tidak perlu. Dividen besar yang mereka bagi bukan dari utang, tapi murni dari cash flow operasi yang kuat.
💰 'The Verdict': Sinyal dari Manajemen & Valuasi
Ini bagian paling menarik menurut saya.
Saat margin tertekan dan harga sahamnya terkoreksi, apa yang dilakukan manajemen ARNA? Mereka baru saja mengumumkan rencana BUYBACK SAHAM senilai Rp 50 Miliar.
Bagi saya, ini sinyal terkuat. Manajemen 'pasang badan' dan memberi tahu pasar: "Kami percaya fundamental perusahaan kami kuat, dan harga saham saat ini sudah murah (underpriced)."
Valuasi Sederhana:
• PER (Price-to-Earnings Ratio): Di harga sekarang, PER ARNA ada di ~9.8x (TTM).
• Ini ada di di bawah rata-rata historis 5 tahunnya (yang biasanya di 11x-13x).
________________________________________
Kesimpulan Analis:
Punya ARNA di harga saat ini ibarat mendapatkan 'paket 3-in-1':
1. Harga Murah: Valuasi PER di bawah rata-rata historis.
2. Dividen Tinggi: Yield ~7.8% yang rutin dibagikan.
3. Konfirmasi Manajemen: Ada aksi buyback yang menunjukkan kepercayaan internal.
Risiko Utama? Cuma satu: Harga Gas. Jika isu HGBT tidak berlanjut dan harga gas melambung, margin akan semakin tertekan.
Tapi dengan balance sheet sekuat baja dan dominasi pasar yang tak tergoyahkan, ARNA sepertinya didesain untuk jadi 'mesin dividen anti-krisis'.
Gimana pandangan teman-teman? Apakah ARNA masih jadi 'saham aman' andalan di portofolio kalian? Diskusi di bawah!

--Disclaimer ON. (Analisa ini bersifat pribadi, bukan ajakan buy/sell). Utamakan DYOR--

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$MLIA ini grup konglo looo jangan salah kalian

Red: $AADI $BUMI

2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy