


Volume
Avg volume
Prima Andalan Mandiri Tbk. (MCOL) adalah perusahaan batubara dengan merek dagang terdaftar 'Mandiri Coal' yang merupakan batubara ramah lingkungan karena kandungan abu dan sulfurnya yang rendah sehingga aman untuk digunakan sebagai bahan bakar pembangkit listrik. Terpercaya dengan pelayanan terintegrasi yang memiliki misi untuk menjadi yang terdepan dalam memanfaatkan kekayaan sumber daya alam demi masa depan yang lebih cerah.
PT Prima Andalan Mandiri Tbk - MCOL
Laporan Keuangan
- Neraca Keuangan
- Laporan Laba Rugi
- Laporan Arus Kas
- Laporan Perubahan Ekuitas
Follow kami untuk laporan fundamental emiten!
$MCOL
1/4




$MCOL inget dulu tahun 23-24 emiten ini rame banget, sampai ada yg all in... sekarang gimana kabarnya ya....
$MCOL free float 7.51% kalau perlu ke 15% itu terus harus jualan sampai kayak gimana itu?
- Kira-kira, kapan ya syarat free float minimal 15% ini diterapkan?
- Kira-kira, berapa lama masa transisi yang disediakan untuk pemenuhan syarat minimal 15%?
$MCOL
Halo, Sobat Investor! Senang sekali Anda bertanya tentang **PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL)**. Sebagai mentor Anda, saya akan membedah emiten ini tidak hanya dari kulit luarnya, tapi sampai ke "jeroannya" agar Anda tidak salah langkah dalam mengambil keputusan investasi, terutama menghadapi dinamika pasar batubara tahun 2026.
Berikut adalah analisis mendalam saya untuk MCOL berdasarkan data terkini:
### 1. Kesehatan Finansial: Sedang "Masuk Angin" tapi Masih Bernapas
Pertama, Anda harus realistis melihat angka. Kinerja MCOL sedang mengalami penurunan yang signifikan, sejalan dengan normalisasi harga batubara global.
* **Laba Tergerus:** Pada Q3 2025, laba bersih MCOL tercatat Rp 597 miliar, anjlok **60,4%** dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (YoY). Tren penurunan ini sudah terlihat sejak Full Year 2024, di mana laba turun menjadi Rp 1,83 triliun dari Rp 3,51 triliun di tahun 2023.
* **Profitabilitas:** Margin laba bersih (Net Margin) di Q3 2025 tertekan ke angka **7,3%**, jauh lebih tipis dibandingkan margin tahunan 2024 yang masih di level 14,4%.
**Insight Mentor:** Jangan panik melihat penurunan ini. Ini adalah siklus wajar di saham komoditas. Yang penting adalah perusahaan masih mencetak laba positif dan memiliki arus kas yang kuat.
### 2. Dividen: Daya Tarik Utama "Si Royalti Tinggi"
Jika Anda tipe investor pemburu *cash flow*, MCOL masih sangat seksi.
* **Dividen Loyal:** MCOL baru saja membagikan dividen interim tunai sebesar **Rp 80 per saham** (total Rp 284,45 miliar) pada akhir 2025.
* **High Yield:** Saat ini, *dividend yield* MCOL berada di kisaran **7,76% - 7,86%**. Angka ini jauh lebih menarik daripada bunga deposito bank manapun saat ini.
* **Rasio Pembayaran:** Manajemen berani membagikan sekitar **48%** dari laba bersih sebagai dividen interim. Ini menunjukkan komitmen mereka untuk memanjakan pemegang saham meskipun laba sedang turun.
### 3. Keunggulan Kompetitif: Integrasi Vertikal adalah Bentengnya
Kenapa MCOL dihargai lebih mahal (premium) oleh pasar dibandingkan kompetitornya?
* **Bisnis Terintegrasi:** MCOL bukan hanya penambang. Mereka menguasai rantai pasok dari hulu ke hilir lewat anak usahanya: **PT Mandiri Intiperkasa** (tambang), **PT Mandala Karya Prima** (kontraktor), dan **PT Maritim Prima Mandiri** (logistik laut/transshipment).
* **Efisiensi Biaya:** Dengan memiliki kontraktor dan logistik sendiri, MCOL bisa menjaga margin keuntungan agar tidak tergerus habis oleh pihak ketiga. Ini adalah "benteng pertahanan" (moat) mereka di saat harga batubara rendah.
### 4. Tantangan Makro 2026: Regulasi Pemerintah
Perhatikan isu besar ini: Pemerintah (ESDM) berencana **memangkas target produksi batubara nasional** di tahun 2026 menjadi di bawah 700 juta ton.
* **Efek Ganda:** Penurunan kuota produksi ($Q$) ini bertujuan untuk mendongkrak harga jual ($P$) di pasar.
* **Dampaknya ke MCOL:** Jika MCOL dipaksa mengurangi produksi, pendapatan mereka akan sangat bergantung pada seberapa tinggi kenaikan harga batubara nantinya. Namun, berkat struktur bisnis yang terintegrasi, MCOL diprediksi lebih tahan banting menghadapi pembatasan volume ini dibandingkan emiten kecil lainnya.
### 5. Valuasi: Apakah Masih Murah?
* **Harga Pasar:** Per Januari 2026, harga saham bergerak di kisaran **Rp 3.570**.
* **PER Premium:** MCOL diperdagangkan dengan PER (Price to Earnings Ratio) sekitar **15,9x**. Ini lebih mahal dibandingkan rata-rata industri batubara (5,7x) dan kompetitor sejenis seperti ADRO atau PTBA (rata-rata 12,6x).
* **Alasan Premium:** Pasar berani bayar mahal karena *yield* dividen yang konsisten dan model bisnis terintegrasi yang aman.
### Rekomendasi Sang Mentor:
1. **Untuk Investor Dividen (Income Investor):**
* **Action:** **HOLD / ACCUMULATE on Weakness.**
* **Alasan:** Selama Anda mendapatkan yield 7-8%, simpan saja saham ini sebagai "sapi perah". Penurunan harga saham jangka pendek bisa dimanfaatkan untuk *average down* agar yield Anda semakin besar.
2. **Untuk Trader/Growth Investor:**
* **Action:** **WAIT & SEE.**
* **Alasan:** Tren laba masih turun (negatif growth) dan valuasi relatif mahal (PER 15,9x). Tunggu sampai ada sinyal pembalikan arah harga batubara atau kejelasan dampak pemangkasan produksi 2026. Jangan mengejar harga sekarang kecuali untuk *swing trade* jangka pendek memanfaatkan momentum pembagian dividen.
**Kesimpulan:** MCOL adalah perusahaan yang "sehat dan efisien" berkat integrasi bisnisnya, namun sedang menghadapi "cuaca buruk" industri. Cocok untuk Anda yang sabar dan suka dividen, tapi kurang cocok untuk Anda yang mencari pertumbuhan laba eksplosif dalam waktu dekat.
*Disclaimer: Keputusan investasi tetap ada di tangan Anda. Pelajari risiko sebelum membeli.*
https://cutt.ly/3tcFs49s
[WATCHLIST ONLY : 143 EMITEN]
Jum'at, 30 January 2026 08:56
Saham potensial gap-up/down di OPENING market, diurut berdasarkan nilai persentase:
(cukup pantau baris paling atas dan paling bawah untuk cek gap terbesar):
GAP UP:
🔼 $TEBE gap up ke 1905 (+100 / +5.54%) dari 1805
🔼 $MCOL gap up ke 3660 (+160 / +4.57%) dari 3500
🔼 $SRTG gap up ke 1790 (+60 / +3.47%) dari 1730
🔼 INET gap up ke 380 (+12 / +3.26%) dari 368
🔼 GPRA gap up ke 127 (+4 / +3.25%) dari 123
🔼 CPRO gap up ke 67 (+2 / +3.08%) dari 65
🔼 EXCL gap up ke 3350 (+100 / +3.08%) dari 3250
🔼 ASSA gap up ke 1175 (+35 / +3.07%) dari 1140
🔼 TLKM gap up ke 3550 (+100 / +2.9%) dari 3450
🔼 AGRO gap up ke 214 (+6 / +2.88%) dari 208
🔼 BUKA gap up ke 145 (+4 / +2.84%) dari 141
🔼 TAPG gap up ke 1475 (+40 / +2.79%) dari 1435
🔼 TKIM gap up ke 7400 (+200 / +2.78%) dari 7200
🔼 TBIG gap up ke 1890 (+50 / +2.72%) dari 1840
🔼 TSPC gap up ke 2770 (+70 / +2.59%) dari 2700
🔼 DRMA gap up ke 1040 (+25 / +2.46%) dari 1015
🔼 PTPP gap up ke 342 (+8 / +2.4%) dari 334
🔼 ELSA gap up ke 660 (+15 / +2.33%) dari 645
🔼 MAPA gap up ke 695 (+15 / +2.21%) dari 680
🔼 DSNG gap up ke 1400 (+30 / +2.19%) dari 1370
🔼 SMRA gap up ke 396 (+8 / +2.06%) dari 388
🔼 UNTR gap up ke 24875 (+475 / +1.95%) dari 24400
🔼 SIMP gap up ke 560 (+10 / +1.82%) dari 550
🔼 NRCA gap up ke 855 (+15 / +1.79%) dari 840
🔼 EMTK gap up ke 870 (+15 / +1.75%) dari 855
🔼 SMDR gap up ke 356 (+6 / +1.71%) dari 350
🔼 BMRI gap up ke 4700 (+70 / +1.51%) dari 4630
🔼 UNVR gap up ke 1885 (+25 / +1.34%) dari 1860
🔼 MEDC gap up ke 1525 (+20 / +1.33%) dari 1505
🔼 SMGR gap up ke 2450 (+30 / +1.24%) dari 2420
🔼 WIFI gap up ke 2540 (+30 / +1.2%) dari 2510
🔼 PWON gap up ke 356 (+4 / +1.14%) dari 352
🔼 INKP gap up ke 9200 (+100 / +1.1%) dari 9100
🔼 ERAA gap up ke 396 (+4 / +1.02%) dari 392
🔼 NELY gap up ke 410 (+4 / +0.99%) dari 406
🔼 MDKA gap up ke 3200 (+30 / +0.95%) dari 3170
🔼 HEXA gap up ke 4280 (+40 / +0.94%) dari 4240
🔼 WIIM gap up ke 1685 (+15 / +0.9%) dari 1670
🔼 ARTO gap up ke 1715 (+15 / +0.88%) dari 1700
🔼 INDY gap up ke 3440 (+30 / +0.88%) dari 3410
🔼 EPMT gap up ke 2310 (+20 / +0.87%) dari 2290
🔼 AKRA gap up ke 1215 (+10 / +0.83%) dari 1205
🔼 ASII gap up ke 6525 (+50 / +0.77%) dari 6475
🔼 JPFA gap up ke 2620 (+20 / +0.77%) dari 2600
🔼 ABMM gap up ke 2840 (+20 / +0.71%) dari 2820
🔼 BBNI gap up ke 4450 (+30 / +0.68%) dari 4420
🔼 ANJT gap up ke 1715 (+10 / +0.59%) dari 1705
🔼 GGRM gap up ke 14725 (+75 / +0.51%) dari 14650
🔼 ITMG gap up ke 22300 (+100 / +0.45%) dari 22200
GAP DOWN:
🔽 ANTM gap down ke 4300 (-20 / -0.46%) dari 4320
🔽 PNGO gap down ke 3040 (-20 / -0.65%) dari 3060
Cek ulang semuanya dan IEP bisa berubah smp menit terakhir. Salam Cuan.
FIXED CLOSING
--------------------------------
[WATCHLIST ONLY : 143 EMITEN]
Kamis, 29 January 2026 16:00
Saham potensial gap-up/down di CLOSING market, diurut berdasarkan nilai persentase:
(cukup pantau baris paling atas dan paling bawah untuk cek gap terbesar):
GAP UP:
🔼 $TBIG gap up ke 1840 (+40 / +2.22%) dari 1800
🔼 $ASII gap up ke 6475 (+125 / +1.97%) dari 6350
🔼 CPIN gap up ke 4310 (+80 / +1.89%) dari 4230
🔼 INDF gap up ke 6775 (+125 / +1.88%) dari 6650
🔼 BBRI gap up ke 3780 (+60 / +1.61%) dari 3720
🔼 PNLF gap up ke 264 (+4 / +1.54%) dari 260
🔼 KKGI gap up ke 322 (+4 / +1.26%) dari 318
🔼 PSSI gap up ke 358 (+4 / +1.13%) dari 354
🔼 TSPC gap up ke 2700 (+30 / +1.12%) dari 2670
🔼 SMRA gap up ke 388 (+4 / +1.04%) dari 384
🔼 TOTL gap up ke 1020 (+10 / +0.99%) dari 1010
🔼 BRIS gap up ke 2120 (+20 / +0.95%) dari 2100
🔼 ISAT gap up ke 2240 (+20 / +0.9%) dari 2220
🔼 LSIP gap up ke 1155 (+10 / +0.87%) dari 1145
🔼 RALS gap up ke 464 (+4 / +0.87%) dari 460
🔼 BDMN gap up ke 2460 (+20 / +0.82%) dari 2440
🔼 AUTO gap up ke 2490 (+20 / +0.81%) dari 2470
🔼 INTP gap up ke 6500 (+50 / +0.78%) dari 6450
🔼 NCKL gap up ke 1370 (+10 / +0.74%) dari 1360
🔼 BBCA gap up ke 7200 (+50 / +0.7%) dari 7150
🔼 BMRI gap up ke 4630 (+30 / +0.65%) dari 4600
🔼 PANS gap up ke 1545 (+10 / +0.65%) dari 1535
🔼 ITMG gap up ke 22200 (+125 / +0.57%) dari 22075
🔼 PANI gap up ke 9200 (+50 / +0.55%) dari 9150
🔼 BBNI gap up ke 4420 (+20 / +0.45%) dari 4400
GAP DOWN:
🔽 GGRM gap down ke 14650 (-50 / -0.34%) dari 14700
🔽 INKP gap down ke 9100 (-50 / -0.55%) dari 9150
🔽 TLKM gap down ke 3450 (-20 / -0.58%) dari 3470
🔽 MDKA gap down ke 3170 (-20 / -0.63%) dari 3190
🔽 ICBP gap down ke 7675 (-50 / -0.65%) dari 7725
🔽 TAPG gap down ke 1435 (-10 / -0.69%) dari 1445
🔽 BYAN gap down ke 15725 (-125 / -0.79%) dari 15850
🔽 UNVR gap down ke 1860 (-15 / -0.8%) dari 1875
🔽 ASSA gap down ke 1140 (-10 / -0.87%) dari 1150
🔽 DRMA gap down ke 1015 (-10 / -0.98%) dari 1025
🔽 MEDC gap down ke 1505 (-15 / -0.99%) dari 1520
🔽 PBSA gap down ke 1815 (-20 / -1.09%) dari 1835
🔽 PWON gap down ke 352 (-4 / -1.12%) dari 356
🔽 EMTK gap down ke 855 (-10 / -1.16%) dari 865
🔽 PTPP gap down ke 334 (-4 / -1.18%) dari 338
🔽 NRCA gap down ke 840 (-10 / -1.18%) dari 850
🔽 CLPI gap down ke 1535 (-20 / -1.29%) dari 1555
🔽 BUKA gap down ke 141 (-2 / -1.4%) dari 143
🔽 BLUE gap down ke 6050 (-100 / -1.63%) dari 6150
🔽 SMGR gap down ke 2420 (-40 / -1.63%) dari 2460
🔽 SPMA gap down ke 230 (-4 / -1.71%) dari 234
🔽 PGAS gap down ke 2080 (-40 / -1.89%) dari 2120
🔽 MAIN gap down ke 745 (-15 / -1.97%) dari 760
🔽 $MCOL gap down ke 3500 (-90 / -2.51%) dari 3590
Cek ulang semuanya dan IEP bisa berubah smp menit terakhir. Salam Cuan.
$RMKO
⚡ TRADING PLAN : RMKO
🟢 Entry
Strictly Wait: Tidak disarankan melakukan pembelian di harga saat ini karena risiko rejection yang sangat tinggi.
Re-Entry Target: 1.350 – 1.450 (Hanya jika terjadi koreksi sehat dengan volume yang mengecil untuk mencari pijakan baru).
🎯 Take Profit
TP 1: 1.950 – 2.050 → jual 50% (Target psikologis bulat berikutnya untuk mengunci keuntungan).
TP 2: 2.200 – 2.400 → jual sisa (Target optimis selama tren parabola tidak patah oleh volume jual besar).
🔴 Stop Loss / Trailing Stop
Trailing Stop: 1.720 (Gunakan level ini untuk melindungi profit yang sudah ada).
Daily Close < 1.650 → EXIT TOTAL (Wajib keluar segera karena penurunan di bawah level ini akan memicu aksi jual panik massal yang bisa membawa harga kembali ke level 1.000 dengan cepat).
⚠️ Catatan Cepat
Parabolic Warning: Pergerakan parabola sering kali berakhir dengan penurunan tajam tanpa adanya kesempatan untuk keluar di harga menengah (locked ARB risk).
Volume Analysis: Jika harga naik namun volume transaksi mulai menipis dibandingkan hari-hari sebelumnya, itu adalah sinyal awal bahwa tren akan segera berakhir.
Capital Protection: Fokus utama saat ini adalah melindungi modal dan profit, bukan lagi mengejar persentase kenaikan tambahan.
Jangan Lupa Follow!
Random Tag :
$PTIS $MCOL
$ESSA
laporan keuangan konsolidasian dan profil operasional PT ESSA Industries Indonesia Tbk untuk periode yang berakhir pada September 2025. Perusahaan berfokus pada produksi amonia dan LPG dengan memanfaatkan teknologi mutakhir melalui anak perusahaannya, PT Panca Amara Utama. Data menunjukkan bahwa korporasi telah berhasil melunasi utang bank jangka panjang dan sedang mempertimbangkan perluasan bisnis ke sektor energi rendah karbon seperti amonia biru. Penjelasan mendalam mengenai kebijakan akuntansi, manajemen risiko keuangan, dan struktur kepemilikan saham juga dirinci untuk memberikan transparansi kepada investor. Selain itu, terdapat studi eksternal yang menganalisis bagaimana rasio keuangan seperti Current Ratio memengaruhi fluktuasi harga saham perusahaan energi di bursa efek. Ringkasan ini menegaskan posisi strategis perusahaan dalam menjaga stabilitas modal sekaligus menangkap peluang transisi energi global.
https://cutt.ly/BtxuOdyk
RANDOM TAG $BBSI $MCOL
$BUMI
⚡ TRADING PLAN: BUMI
🟢 Entry
Buy on Weakness: 350 – 370 (Area antri beli yang lebih aman berdasarkan struktur support historis).
Rebound Confirmation: > 410 (Masuk kembali hanya jika harga berhasil kembali ke atas level ini dengan volume tinggi untuk membatalkan sinyal koreksi).
🎯 Take Profit (TP)
TP 1: 440 – 460 → jual 50% (Target resisten minor sekaligus area untuk mengamankan keuntungan).
TP 2: 480 – 500 → jual sisa (Target optimis jika BUMI kembali melanjutkan tren bullish menuju level psikologis baru).
🔴 Stop Loss (SL)
SL Agresif: 340.
Daily Close < 320 → EXIT TOTAL (Wajib keluar segera jika level ini tertembus, karena menandakan berakhirnya fase uptrend dan dimulainya fase bearish jangka panjang).
⚠️ Catatan Cepat
MACD Trend: Hindari melakukan pembelian dalam jumlah besar selama histogram MACD masih terus memanjang di teritori negatif.
Coal Price Correlation: Perhatikan harga batu bara global; setiap sentimen negatif pada harga komoditas akan mempercepat koreksi pada BUMI.
Volatility Watch: BUMI dikenal sebagai saham "sejuta umat" dengan volatilitas sangat tinggi; gunakan manajemen ukuran posisi (position sizing) yang ketat.
Jangan Lupa Follow!
Random Tag :
$PKPK $MCOL
BBC (big black coal) will have its last dance and dieeeeeeeee
LNG / gas trade growing ±70-80% 2025
Green and Renewables growing faaasssssttttttt
rungkad coal $MCOL $BSSR $ITMG
1/8








$DWGL
⚡ SCALPING PLAN: DWGL
🟢 Entry
Watch Area: 318 – 324 (Masuk secara bertahap selama harga tertahan di atas 310).
Momentum Entry: 334 (Masuk jika harga menembus level tertinggi mingguan untuk mengincar penguatan menuju area 360).
🎯 Take Profit
TP 1: 350 – 365 → jual 65% (Area resisten dinamis terdekat; segera amankan profit karena potensi jenuh beli sering muncul di level ini).
TP 2: 390 – 410 → jual sisa (Target optimis jika DWGL berhasil memulai fase pembalikan tren menengah).
🔴 Stop Loss
SL Agresif: 312 (Membatasi risiko jika harga gagal mempertahankan area dasar saat ini).
Cut Loss Mutlak: Daily Close < 300 (Sinyal bahwa level psikologis telah jebol dan harga akan mencari level terendah baru).
⚠️ Catatan Cepat
Volatility Alert: Saham seperti DWGL bisa bergerak sangat cepat setelah periode tidur panjang; pastikan Anda siap di depan monitor saat volume mulai melonjak.
Histogram Monitoring: Jika histogram positif MACD mulai menebal secara konsisten, itu adalah konfirmasi kuat bahwa tekanan beli sedang mendominasi.
Jangan Lupa Follow!
Random Tag :
$MYOH $MCOL