


Volume
Avg volume
PT. Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) bergerak di industri perkebunan kelapa sawit dan karet. Produk utamanya adalah minyak sawit mentah dan karet serta sejumlah kecil kakao, teh dan biji-bijian. Perusahaan ini merupakan anak perusahaan dari PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP). Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1963.
IDXChannel - PT PP London Sumatra Indonesia Tbk atau Lonsum (LSIP) mencatat kinerja impresif pada tahun lalu, seiring dengan kenaikan harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) di tengah tekanan produktivitas tandan buah segar (TBS) di perkebunan sendiri.
Emiten perkebunan sawit milik Salim Grou...

www.idxchannel.com

STOCKWATCH.IDĀ (JAKARTA) ā PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) atau disebut Lonsum telah melaporkan kinerja keuangan konsolidasian yang telah diaudit untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 (FY2025) pada Jumat, 27 Februari 2026.
Pada tahun 2025, LSIP mencatat kinerja yang pos...

stockwatch.id

Jika perang benar2 meletus & selat Hormuz suspend. Maka harga oil akan naik gila2an. Pemerintah bisa pusing tujuh keliling memikirkan APBN yang berpotensi defisit. Apakah dengan perang pemerintah akan menghentikan MBG demi subsidi BBM? Ah sudahlah nyawit aja lebih enak.
$TAPG $LSIP $SIMP
Investor veteran $IHSG mainnya kurang jauh kalau nggak kenal sama bapak angkat saya, Pak Budi Hikmat, direktur salah satu sekuritas afiliasi danantoro/dana bandar
Faktor ELVIS yang beliau popularkan ini adalah hal pertama yang saya ingat kalau melihat saham seperti $RIGS. Fundamental solid, katalis jelas ada, FCF yield selangit yang membuatnya deep fkin value secara DCF
Tapi saya yang fundamentalist pun belum berani sentuh karena missing di faktor L, di mana bid dan offer-nya setipis irisan semangka MBG. Nilai transaksi hariannya bahkan bisa setara sekali haka bagi ritel biasa seperti saya, apalagi kalau influencers tinggal bilang, "saya mau makan rawon iga goreng spesial," udah ARA
Sebaliknya, ada juga investor yang fobia sama saham yang terlalu liquid, misalnya sayang sering dengar postingan yang mengagumi fundamental $LSIP tapi nggak berani masuk karena, "free float terlalu besar, naiknya berat." Kalau kamu termasuk salah satunya, mungkin kamu tertarik sama RIGS karena dengan FCF yield yang identik, barangnya relatif kering dengan free float mepet batas bawah
1/2


$LSIP Full Year 2025: The Power of Nyawit
LSIP adalah perusahaan yang bisa cetak laba gede sampai Triliunan berkat jualan sawit. Di satu sisi, sawit dianggap sebagai sumber bencana, di sisi lain sawit adalah sumber duit. Di laporan keuangan, moral debat itu tidak muncul sebagai kalimat, tapi muncul sebagai angka. Ketika harga komoditas mendukung dan operasional rapi, sawit berubah jadi mesin uang yang nyaris tidak ada lawannya di bursa. LK Full Year 2025 LSIP menggambarkan itu dengan sangat jelas, growth kencang, margin tebal, kas menumpuk, utang bank berbunga nihil. External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community A38138 https://stockbit.com/post/13223345
CPO menyumbang Rp4,09 T atau 74,3% dari total pendapatan Revenue LSIP yang mencapai Rp5,51 T. Produk inti sawit dan produk terkait Rp1,09 T atau 19,8%. Karet cuma Rp149,98 M atau 2,7%. Benih dan lainnya Rp175,30 M. Secara ekonomi, LSIP bisa dibilang sebagai perusahaan CPO, sedangkan karet hanya sampingan. Jadi kalau investor bertanya apa yang paling menentukan performa LSIP, jawabannya adalah harga CPO, volume, rendemen, dan efisiensi biaya kebun serta pabrik. Segmen produk kelapa sawit juga menyumbang laba usaha segmen terbesar Rp1,92 T, mengunci kesimpulan bahwa profit itu datang dari sawit, bukan dari diversifikasi yang kecil-kecil. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Dari sisi growth, angka LK Full Year 2025 terlihat seperti tahun panen. Pendapatan naik 20,8% dari Rp4,56 T menjadi Rp5,51 T. Laba bersih yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk naik 27,8% dari Rp1,48 T menjadi Rp1,89 T. Ini bukan growth kosmetik, karena margin ikut tebal. Net margin menguat dari 32,4% menjadi 34,3%. Dalam bahasa sederhana, LSIP bukan cuma jualan lebih banyak atau jualan lebih mahal, tapi juga mampu mengubah penjualan itu jadi laba bersih dengan konversi yang makin baik.
Ada satu detail yang kelihatan kontradiktif tapi justru penting untuk interpretasi. Gross margin turun dari 43,7% menjadi 41,0%. Penyebabnya beban pokok naik 26,4%, lebih cepat dari kenaikan pendapatan 20,8%. Ini berarti biaya produksi dan pembelian bahan baku melaju kencang, bisa karena biaya pupuk, tenaga kerja, logistik, atau dinamika harga TBS. Di titik ini, investor yang hanya lihat gross margin mungkin mengira ada masalah besar. Tetapi LSIP menunjukkan bahwa laba usaha justru makin kuat, operating margin naik dari 34,0% menjadi 36,4%. Kuncinya ada di biaya lain. Beban operasi lain turun drastis dari Rp437,6 M pada 2024 menjadi Rp9,3 M pada 2025. Tahun 2024 ada beban besar dari penurunan nilai aset kebun karet Rp296,16 M, sementara 2025 beban semacam itu hampir tidak ada. Jadi, gross margin memang turun, tetapi beban non-operasional yang dulu menggerus laba sudah hilang, membuat operating margin dan net margin menguat. Ini contoh klasik, satu layer margin turun, layer berikutnya naik karena ada normalisasi beban besar yang sifatnya one-off.
Dari sisi daya tahan bisnis, LSIP berada di kelas yang jarang. Perusahaan punya lahan tertanam 110.982 hektar, skala yang besar untuk menjaga volume produksi dan efisiensi. Sebagai bagian dari Grup Salim melalui $SIMP, jalur penyerapan produk juga relatif aman. Penjualan ke SIMP 63,26% dari total pendapatan, setara Rp3,48 T. Angka ini turun dari 79,80% pada 2024, dan itu bisa dibaca dua arah. Positifnya, ketergantungan ke entitas grup menurun, berarti ada ruang pasar eksternal yang makin besar, diversifikasi pelanggan meningkat. Negatifnya, tetap saja lebih dari separuh pendapatan masih lewat satu pihak, jadi investor tetap perlu memantau kewajaran harga, terms, dan risiko konsentrasi. Namun untuk komoditas yang mudah dijual, channel grup sering berfungsi sebagai penstabil serapan, bukan sebagai penghambat. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Bagian yang paling sulit dibantah adalah kekuatan kas dan arus kas. Kas dan setara kas melonjak menjadi Rp7,59 T dari Rp5,45 T. Total liabilitas hanya Rp1,54 T, dan yang lebih menarik, tidak ada utang bank berbunga. CFO Rp3,02 T. Artinya CFO setara 1,95 kali total liabilitas. Dengan kas Rp7,59 T, LSIP secara teori bisa melunasi seluruh liabilitasnya 4,9 kali lipat. Ini status net cash yang ekstrem. Untuk investor, ini berarti risiko gagal bayar nyaris nol, fleksibilitas dividen dan buyback tinggi, serta kemampuan bertahan saat harga CPO turun jauh lebih kuat daripada pemain yang banyak utang.
Kalau dibawa ke isu kompetisi, LSIP sebenarnya tidak berkompetisi seperti FMCG yang saling banting harga, tapi bertarung dengan dua hal. Harga komoditas dan produktivitas kebun. LSIP mengurangi risiko pasar dengan cara yang sederhana tapi efektif, menjual banyak ke entitas grup, menerapkan verifikasi kredit pelanggan, dan menjaga hubungan pasokan TBS lewat petani plasma. Mereka juga punya natural hedge terbatas lewat penjualan ekspor, walau tidak punya hedging formal harga komoditas. Bukti manajemen penagihan juga terlihat rapi, penerimaan kas dari pelanggan naik menjadi Rp6,15 T dari Rp4,08 T. Kualitas piutang pun sangat bersih, piutang usaha bruto Rp40,66 M dengan cadangan penurunan nilai cuma Rp391 Juta, kurang dari 1%. Piutang jatuh tempo >90 hari hanya Rp1,35 M, yang secara proporsi nyaris tidak berarti dibanding aset Rp15,54 T, ekuitas Rp13,996 T, revenue Rp5,511 T, laba Rp1,886 T, maupun CFO Rp3,015 T. Ini bukan bisnis yang uangnya nyangkut di pelanggan.
Di sisi vendor, LSIP juga tidak menunjukkan kebiasaan menahan pembayaran. Utang usaha Rp250,70 M, dan 95,8% atau Rp240,34 M berstatus lancar. Utang >90 hari cuma Rp3,46 M. Dengan kas Rp7,59 T, menunda pembayaran vendor tidak memberi manfaat ekonomi. Ini penting karena banyak perusahaan komoditas terlihat kuat di laba, tapi cashflow-nya rapuh karena modal kerja kacau. LSIP menunjukkan kebalikannya, laba naik, CFO melonjak hampir dua kali lipat dari Rp1,56 T menjadi Rp3,02 T, dan free cash flow juga tebal, Rp2,58 T dari CFO Rp3,02 T dikurangi capex Rp433,3 M. Ini kualitas laba yang investor biasanya cari, laba didukung kas, bukan laba yang hanya bagus di kertas. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
LK Full Year 2025 LSIP adalah potret perusahaan sawit yang sedang berada di fase sangat menguntungkan, growth dua digit, margin bersih 34,3%, kas Rp7,59 T, utang bank berbunga nihil, CFO Rp3,02 T, free cash flow Rp2,58 T. Titik yang perlu diingat investor adalah dua hal. Gross margin turun ke 41,0% karena biaya naik lebih cepat dari revenue, jadi efisiensi biaya kebun dan pabrik tetap wajib dipantau. Dan konsentrasi penjualan ke SIMP 63,26% memberi stabilitas serapan, tapi tetap membawa risiko konsentrasi yang harus dinilai dari fairness terms. Di luar itu, dari sisi cash conversion, piutang, dan disiplin bayar vendor, LSIP terlihat sangat rapi. Ini tipe emiten komoditas yang ketika siklus harga mendukung, bisa mencetak uang dengan kualitas yang sulit ditandingi.
Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.
Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345
Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm
Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU
1/6






KABARBURSA.COM ā PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1,89 triliun pada tahun buku 2025, naik 28 persen dibandingkan 2024. Penjualan tercatat Rp5,51 triliun atau tumbuh 21 persen secara tahunan.
Per...

www.kabarbursa.com

$LSIP
Halo rekan investor! Mari kita bedah performa keuangan PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (kode saham: LSIP) untuk tahun buku 2025. Sebagai mentor Anda, saya melihat laporan ini menunjukkan performa perusahaan yang fundamentalnya sangat kokoh bagaikan benteng.
Berikut adalah poin-poin analisis penting yang bisa menjadi arahan investasi Anda:
**1. Pertumbuhan Pendapatan dan Laba yang Solid (Profitabilitas)**
LSIP berhasil mencetak pertumbuhan yang sangat baik tahun ini. Pendapatan usaha mereka naik signifikan dari Rp4,56 triliun pada tahun 2024 menjadi Rp5,51 triliun di tahun 2025. Penjualan terbesar ini didominasi oleh produk domestik Minyak Kelapa Sawit (MKS) senilai Rp4,09 triliun dan Inti Sawit senilai Rp1,09 triliun.
Sejalan dengan itu, laba tahun berjalan juga melesat tajam dari Rp1,47 triliun menjadi Rp1,88 triliun. Ini berarti perusahaan mampu menjaga efisiensi operasinya, sehingga Laba Per Saham (EPS) dasar untuk pemilik entitas induk ikut naik dari Rp217 per lembar saham menjadi Rp277 per lembar saham. Ini sinyal hijau untuk pertumbuhan fundamental!
**2. Perusahaan "Cash Rich" dengan Neraca Sehat (Likuiditas & Solvabilitas)**
Inilah daya tarik utama LSIP. Perusahaan ini secara harfiah "banjir kas". Posisi kas dan setara kas mereka menumpuk dari Rp5,45 triliun di 2024 menjadi Rp7,59 triliun di 2025. Kas sebesar ini memberikan fleksibilitas luar biasa untuk ekspansi atau bertahan di tengah krisis.
Jika kita melihat neracanya, total aset tercatat sebesar Rp15,54 triliun. Luar biasanya, total liabilitas (utang) mereka sangat kecil, hanya sebesar Rp1,54 triliun, dibandingkan dengan ekuitas yang mencapai Rp13,99 triliun. Beban utang bank juga nihil karena sebagian besar liabilitas mereka hanyalah utang usaha dan liabilitas pajak, serta imbalan kerja. Neraca yang sangat konservatif ini berarti risiko kebangkrutan nyaris nol.
**3. Arus Kas Kuat dan Konsisten Berbagi Keuntungan**
Sepanjang 2025, arus kas bersih dari aktivitas operasi mampu mencetak Rp3,01 triliun, yang membuktikan bahwa bisnis inti perseroan benar-benar menghasilkan uang riil, bukan sekadar laba di atas kertas akuntansi.
Kabar baiknya bagi investor pencari *passive income*, LSIP membagikan pundi-pundinya kepada pemegang saham dengan menyalurkan dividen kas sebesar Rp443,29 miliar pada tahun 2025.
**Arahan Investasi (Mentor's Insight):**
LSIP adalah tipe saham yang sangat cocok untuk investor tipe *Value* atau profil risiko konservatif. Dengan posisi kas yang setara setengah dari total asetnya dan nyaris tanpa utang berbunga, fundamental LSIP sangatlah tebal. Saham ini layak Anda pertimbangkan untuk koleksi jangka menengah hingga panjang, terutama untuk menikmati dividen rutin.
Namun satu hal yang harus selalu Anda waspadai sebagai investor komoditas: margin dan laba perseroan sangat bergantung pada pergerakan harga komoditas kelapa sawit (CPO) global. Jika Anda berencana mengakumulasi sahamnya, lakukan strategi *buy on weakness* saat harga CPO sedang terkoreksi. Jangan ragu memegang saham perusahaan yang se-sehat ini! Tetap disiplin dengan *money management* Anda.
https://cutt.ly/6tEfiLVh
Absen LK Tahun 2025
update : $LPPF , $LSIP , $SIDO
Kalau ada yang beda/salah, nanti saya koreksi.
Catatan :
1. BLUE : EPS TW IV negatif, bukan karena laba negatif, terjadi penurunan laba dari Q3 ke Q4.
2. ADMF merger dengan MFIN : Tanggal Efektif: 1 Oktober 2025. MFIN Delisting MFIN: 2 Oktober 2025. Entitas Penerima: ADMF (Adira Finance) mengambil alih seluruh aktivitas usaha MFIN. Perlu Restate LK kebelakang seolah - olah sudah terjadi sehingga LK terlihat realistis seperti sudah merger.
3. Perubahan jumlah sahaam BBHI : Jumlah saham terbaru / tercatat di LK tahun 2025 : 21.703.311.507. Sedangkan untuk data KSEI tahun 2026 bulan JANUARI masih menggunakan 21.730.256.442
Rasulullah ļ·ŗ bersabda:
āMaukah kalian aku tunjukkan sesuatu yang dengannya Allah menghapus dosa dan mengangkat derajat?ā
Para sahabat menjawab: Mau, ya Rasulullah.
Beliau bersabda:
āMenyempurnakan wudhu dalam keadaan sulit, banyak melangkah ke masjid, dan menunggu shalat setelah shalat. Maka itulah ribath, itulah ribath, itulah ribath.ā
(HR. Sahih Muslim no. 251)

Coba saja $LSIP bagi dividen dengan payout ratio 93.92% atau dengan nominal ±260 perlembar saham pasti auto meroket harga sahamnya.. š
$LSIP Harga 1.100 an. Cash 1.100 an. EPS 274. DER : 0
Bisa Kali Full 100% Deviden, Cash Seabrek gitu. Gak ada Kewajiban Utang ini š
Tanda2 $CPO mulai mendidih, awas aja program embege malah tambah bikin harga minyak goreng ikutan naik di pasar $LSIP $SIMP
$SIMP kinerja juga luar biasa.. dibarengi anak usaha $LSIP dan next mungkin tbla cm minusnya disaham salim ini agak pelit dividen. spt indf icbp.. di sektor lain ada lppf yg bagus jg Q4 dan ini emitennya royal dividen.. kalo emiten kelapa sawit yg royal dividen grup triputra $TAPG
Baru saja selesai liat laporan keuangan Tahunan (FY 2025) untuk $MMLP dan $LSIP. Hasilnya sangat menarik karena keduanya menunjukkan anomali yang bisa mengecoh kalau kita cuma lihat headline laba bersihnya saja.
Berikut kira-kira kesimpulannya:
MMLP (The Turnaround Story)
Sekilas laba bersihnya anjlok parah dari Rp241 Miliar ke Rp63 Miliar. Tapi tunggu dulu! Ini murni karena "bersih-bersih" buku pasca diakuisisi Astra (absennya keuntungan revaluasi aset/laba kertas).
Coba cek Arus Kas Operasinya: Meroket 285% jadi Rp115 Miliar! Ini bukti nyata kalau manajemen baru sangat disiplin soal efisiensi dan penagihan kas. Cash is King, bisnis intinya justru makin sehat.
LSIP (The Ultimate Cash Cow)
Beda cerita, LSIP sedang berada di performa puncaknya berkat harga komoditas. Top line & bottom line tumbuh solid (laba bersih naik 28%).
Yang bikin ngiler: Tumpukan Kas dan Setara Kas tembus Rp 7,59 Triliun (hampir 50% dari total aset) dengan status ZERO utang bank! Dengan kas menganggur sebanyak ini, peluang untuk tebar Special Dividend (Dividen Jumbo) di RUPS nanti sangat terbuka lebar.
Cek gambar untuk infografis komparasi detailnya! š
ada yang menarik lainnya BBTN
ā ļø DISCLAIMER: Tulisan dan infografis ini murni opini dan analisa pribadi untuk tujuan edukasi. BUKAN AJAKAN JUAL ATAU BELI.
Segala keputusan investasi dan trading ada
di tangan masing-masing. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan sesuaikan dengan profil risiko (Disclaimer On).

$LSIP akankah nostalgia cuan luber lagi dari kamu sayang? Terbang ke 1600 yaa, harga pantasmu minim disana.. š¤
1/3



Dah punya koleksi $LSIP yg anti badai, tinggal cicil2 $TAPG , secara deviden TAPG Lebih menarik, tapi LSIP juga tahan goncangan apalagi Lapkeu nya bagus bgt.. selama ini hold dah lumayan lama LSIP tp kynya bakal gw swing sama TAPG cicil2 dl kl harga bagus sambil jual2 LSIP dikit2