82

+2

(2.50%)

Today

24.52 M

Volume

33.41 M

Avg volume

Company Background

PT. Lippo Karawaci Tbk (LPKR) adalah pengembang perkotaan residensial dan komersial di Indonesia. Kegiatan utama perusahaan meliputi pembangunan perkotaan, pembangunan terpadu skala besar, mal ritel, layanan kesehatan, rumah sakit dan infrastruktur serta pengelolaan properti dan portofolio. Ini adalah proyek pembangunan perkotaan termasuk Lippo Village, Lippo Cikarang, Tanjung Bunga, Royal Serpong Village, dan San Diego Hills Memorial Park. Perusahaan adalah anggota Grup Lippo.

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Mall Milik Lippo $LPKR

1. Bandung Indah Plaza


2. Bellanova Country Mall


3. Cibubur Junction


4. Depok Town Square


5. Gajah Mada Plaza


6. Grand Palladium


7. Istana Plaza


8. Java Supermall


9. Kediri Town Square


10. Lippo Mall Kemang


11. Lippo Mall Kuta


12. Lippo Mall Puri


13. Lippo Plaza Batu


14. Lippo Plaza Ekalokasari Bogor


15. Lippo Plaza Jambi


16. Lippo Plaza Jember


17. Lippo Plaza Jogja


18. Lippo Plaza Kendari


19. Lippo Plaza Kramat Jati


20. Lippo Plaza Lubuk Linggau


21. Lippo Plaza Manado


22. Lippo Plaza Medan


23. Lippo Plaza Puri


24. Lippo Plaza Sidoarjo


25. Lippo Plaza Yogyakarta


26. Mal Lippo Cikarang


27. Malang Town Square


28. Mall GTC Makassar


29. Mall of Serang


30. Mall WTC Matahari


31. Metropolis Town Square


32. Palembang Icon


33. Palembang Square


34. Palembang Square Extension


35. Plaza Madiun


36. Plaza Medan Fair


37. Pluit Village


38. Tamini Square


39. The Plaza Semanggi (Lippo Mall Nusantara)


40. City of Tomorrow


41. Lippo Plaza Buton


42. Lippo Plaza Kupang


43. Lippo Plaza Kendari


44. Lippo Plaza Palangka Raya


45. Lippo Plaza Samarinda


46. Lippo Plaza Singkawang


47. Lippo Plaza Tanjung Pinang


48. Lippo Plaza Yogyakarta


49. Lippo Plaza Jambi


50. Lippo Plaza Medan


51. Lippo Plaza Pekanbaru


52. Lippo Plaza Bengkulu


53. Lippo Plaza Padang


54. Lippo Plaza Palembang


55. Lippo Plaza Lampung


56. Lippo Plaza Cirebon


57. Lippo Plaza Tasikmalaya


58. Lippo Plaza Purwokerto


59. Lippo Plaza Tegal


60. Lippo Plaza Semarang


61. Lippo Plaza Surakarta


62. Lippo Plaza Madiun


63. Lippo Plaza Kediri


64. Lippo Plaza Malang


65. Lippo Plaza Jember


66. Lippo Plaza Banyuwangi

67. Lippo Plaza Bali

68. Lippo Plaza Sunset Bali – Bali

69. Lippo Plaza Jakabaring – Palembang

70. Lippo Plaza Sidoarjo – Sidoarjo

Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.

Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345

Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm

Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx

Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW

Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU
$LPCK $MLPL

Read more...

1/10

testestestestestestestestestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

rugi di $SILO gua cek di fb harga tanah ga smpe sgtu permeter. klo di rata2in harga belinya 17 Juta/meter. untung di $GMTD $LPKR

$LPKR dan $LPCK siapΒ² Tembus 100 dan 550 Selasa depan.

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

JAKARTA – PT Siloam Internasional Hospitals Tbk (SILO)Β akan membeli aset milik anak usaha PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) yaitu PT Sentra Karya Sarana (SKS) danΒ PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD). Corporate Secretary SILO, Ratih Hadiwinoto, mengatakan kedua aset itu berupa lahan selua...

idnfinancials.com

idnfinancials.com

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Apakah $LPKR Laba Melonjak Itu Real?

Request dari salah satu user Stockbit bukan di External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community A38138 https://stockbit.com/post/13223345

Laporan keuangan LPKR tahun 2024 adalah salah satu contoh paling elegan bagaimana perusahaan bisa menampilkan citra kesuksesan luar biasa melalui mekanisme yang sepenuhnya legal, terstandarisasi, dan… kalau boleh dibilang, cukup teatrikal. Laba bersih Rp18,7 Triliun yang dicetak LPKR bukan datang dari lonjakan penjualan rumah, mal yang penuh penyewa, atau township yang laku keras. Tidak, ini bukan cerita properti booming. Ini adalah kisah bagaimana menjual anak sendiriβ€”Siloam Hospitalsβ€”dan menyulap sisa sahamnya menjadi pundi-pundi laba akuntansi. Bukan uang, tapi angka. Bukan cash, tapi β€œkekayaan bersyarat”. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Kisah ini dimulai ketika LPKR melepas 28,97% saham Siloam dalam dua transaksi kepada investor strategis Sight Investment Company dengan total hasil Rp10,74 Triliun. Ini adalah uang sungguhan, masuk ke kas, dan tercermin di laporan arus kas sebagai bagian dari aktivitas investasi. Tidak ada yang ilegal di sini. Bahkan, sangat sehat. Perusahaan memang berhak menjual sebagian kepemilikan demi merapikan struktur, memperkuat likuiditas, atau mengurangi eksposur. Sampai sini, semuanya berjalan wajar.

Tapi kemudian datang bagian yang menarik. Karena porsi kepemilikan LPKR di Siloam jatuh menjadi 34,73%β€”dan kontrol terhadap operasional hilangβ€”maka berdasarkan PSAK 65 dan PSAK 22, status kepemilikannya berubah dari β€œanak usaha” menjadi β€œentitas asosiasi”. Di sinilah permainan akuntansi naik panggung. PSAK secara tegas menyatakan bahwa sisa saham yang masih dimiliki itu harus dinilai ulang ke nilai wajar pada saat tanggal kehilangan kontrol. Jika nilai bukunya Rp5 Triliun dan nilai pasar saham di bursa membuatnya sekarang Rp10 Triliun, maka selisih Rp5 Triliun itu boleh dicatat sebagai laba.

Dan LPKR melakukannya. Mereka mencatat penghasilan lainnya sebesar Rp21,6 Triliun, yang mayoritas berasal dari pelepasan pengendalian Siloam dan revaluasi sisa saham. Ini langsung menetes ke bawah sebagai laba sebelum pajak, dan setelah pajak (yang sebagian besar juga non-kas), muncullah laba bersih Rp18,7 Triliunβ€”angka yang mengesankan, apalagi dibandingkan laba tahun sebelumnya yang hanya Rp0,65 Triliun.

Tapi mari kita berhenti sejenak dan bertanya: berapa dari Rp18,7 Triliun itu yang benar-benar masuk kas? Jawabannya: hanya Rp10,74 Triliun, dari penjualan saham. Sisanya? Tidak ada kas masuk. Tidak ada transaksi jual beli nyata. Tidak ada transfer dana. Hanya perubahan status kepemilikan di laporan keuangan dan selisih harga buku vs harga pasar yang dihitung sebagai β€œlaba”. Ini bukan penipuan. Ini bukan rekayasa. Ini adalah PSAK versi eksplorasi maksimal. Dan LPKR memainkannya dengan sempurna. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Kalau angka-angka one-off ini dihapus, dan kita hanya fokus pada operasional bisnis inti, maka laba bersih LPKR hanya tersisa sekitar Rp59,9 Miliar. Angka yang tidak akan membuat siapa pun berdiri dan bertepuk tangan di RUPS. Bahkan, revenue LPKR justru anjlok dari Rp16,85 Triliun ke Rp11,5 Triliun, turun hampir 32%, karena Siloam tak lagi dikonsolidasi. Artinya: bisnis inti LPKR tahun ini justru mengecil, bukan membesar. Arus kas operasi pun hanya Rp1,74 Triliun, relatif flat dan tak menunjukkan gejala β€œkebangkitan”.

Namun, untuk bersikap adil: kas dari penjualan saham digunakan dengan baik. LPKR melunasi utang, termasuk obligasi Rp6,6 Triliun yang sekarang sudah nol. Total liabilitas turun dari Rp29,9 Triliun ke Rp22,8 Triliun. Ini adalah perbaikan nyata. Ini bukan sulap. Ini benar-benar terjadi dan merupakan hasil dari keputusan strategis yang cerdas. Tapi apakah laba bersih Rp18,7 Triliun itu hasil langsung dari keputusan tersebut? Tentu tidak. Itu adalah hasil dari interpretasi akuntansi terhadap status saham yang berubah.

Lalu apakah semua ini ilegal? Tidak. Sama sekali tidak. Apa yang dilakukan LPKR sepenuhnya legal, sesuai dengan PSAK, dan juga sesuai dengan ketentuan OJK dan BEI. Tidak ada pelanggaran hukum. Tidak ada manipulasi. Tidak ada rekayasa. Yang ada hanyalah perusahaan memanfaatkan aturan yang berlaku untuk menampilkan performa yang tampak optimal. PSAK 65 bahkan mewajibkan revaluasi sisa saham ketika pengendalian hilang. LPKR hanya mengikuti perintah standar. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Namun, dari perspektif investor, ini menimbulkan satu dilema klasik: apakah angka laba bisa dipercaya sebagai cerminan kinerja perusahaan? Jawabannya: tidak selalu. Dalam kasus LPKR, angka laba terlalu didominasi oleh transaksi satu kali yang tidak berulang dan tidak menggambarkan kekuatan fundamental. Ketika kamu melihat laba naik 28x lipat, kamu mungkin membayangkan bisnis sedang booming. Padahal, kenyataannya: bisnis menyusut, cash dari operasional stagnan, dan yang bikin angka terlihat bagus hanyalah revaluasi saham yang belum dijual.

Jadi, LPKR tahun ini bukan kisah pertumbuhan. Ini kisah tentang monetisasi aset dan optimalisasi akuntansi. Saham Siloam dijual, sisa saham dihitung ulang, dan hasilnya ditaruh di laporan laba rugi. Investor awam yang hanya melihat angka bawah tanpa baca catatan kaki bisa langsung salah paham. Maka, di dunia akuntansi keuangan, pelajaran pentingnya jelas: angka tidak pernah berbohong, tapi bisa dengan sangat mudah disusun untuk menceritakan kisah yang kamu ingin dengar. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Dan LPKR 2024 adalah kisah ituβ€”kisah legal, elegan, penuh angka besar, tapi pada dasarnya: laba besar tanpa pertumbuhan revenue, tanpa ekspansi bisnis, dan tanpa penambahan nilai riil dari operasional. Sebuah drama akuntansi yang dimainkan dengan sempurna, dan tidak melanggar hukum sedikit pun.

Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.

Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345

Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm

Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx

Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW

Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU
$SILO $LPCK

Read more...

1/10

testestestestestestestestestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$LPKR

boleh mwmpertimbangkan cicil beli daei sekarang.

nampaknya LPKR segera akan ada aksi korporasi...

LPKR bakal jadi the next $PANI

secara valuasi saat ini sdh sangat murah.

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Saham Properti dengan Laba Terbesar di IHSG

Sharing lebaran di External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community A38138 https://stockbit.com/post/13223345

Di tengah lesunya sektor properti, ada sembilan saham yang diam-diam jadi raja laba di IHSG. Mereka mencetak keuntungan terbesar dibanding rekan-rekannya yang lain. Tapi seperti pepatah lama: β€œTak ada gading yang tak retak,” sembilan saham ini juga tak ada yang benar-benar sempurna. Ada yang sehat tapi mahal, ada yang murah tapi utangnya bikin napas tersengal, dan ada pula yang terlihat bugar padahal isi dompet tinggal bon struk. Di sinilah seni investasi bermain: bukan soal mencari yang sempurna, tapi soal memilih mana yang paling masuk akal untuk dikompromikan. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Ambil contoh JRPT. Ini mungkin kandidat paling lengkap. Laba bersih 1,13 triliun, naik 12,53%, dengan revenue yang ikut tumbuh 17,75%. Free cash flow sehat di 763 miliar, utangnya hampir nol (hanya 445 juta), dan kasnya 797 miliar. Bahkan bagi dividen 3,29%. Satu-satunya "dosa" saham ini cuma satu: PBV-nya 1,02β€”sedikit lebih mahal dari value ideal, tapi kalau dibanding utangnya yang mini dan kinerja stabilnya, itu bisa dimaafkan.

Kemudian ada CTRA, si jagoan diskon. Harga saham turun tajam -42,31%, tapi di balik sentimen negatif, justru tersembunyi fundamental yang solid. Laba bersih 2,13 triliun tumbuh 15,18%, revenue naik 21,01%, free cash flow positif 776 miliar, dan kas 10,2 triliun jauh lebih besar daripada utang 7,45 triliun. PBV-nya 0,64 dan PER 6,54β€”dua-duanya masuk kategori murah. Bahkan tetap royal memberi dividen 2,8%. Kalau ini masih dihindari pasar, sepertinya pasar memang sedang buta warna.

DMAS adalah definisi hemat pangkal sehat. Laba 1,33 triliun tumbuh 10,24%, kas 1,76 triliun jauh lebih besar dari utang hanya 500 miliar, dan free cash flow positif 663 miliar. Sayangnya, saham ini sepi peminat karena tidak bagi dividen dan harga saham juga ikut lesu -20,47%. Tapi jika tujuannya adalah cari perusahaan properti dengan neraca setajam silet dan utang minimal, DMAS pantas masuk radar.

Lalu ada PLIN, yang diam-diam produktif. Laba 997 miliar naik 62,66%, revenue juga tumbuh, dan free cash flow positif 541 miliar. Kas 704 miliar masih bisa menutup utang 529 miliar. Menariknya, saham ini rajin kasih dividen tebal 6,06%. Sayangnya, tetap diabaikan pasarβ€”harga saham malah turun -8,39%. Mungkin karena namanya bukan bagian dari keluarga properti populer.

$PWON juga tampil dengan keuangan yang sehat. Free cash flow 2,16 triliun dan kas 9,15 triliun lebih dari cukup untuk menutup utang 6,44 triliun. PBV 0,79 dan PER 7,89 tergolong murah, dan tetap menyisihkan 2,65% untuk dividen. Tapi laba bersihnya turun -1,45%, dan harga saham juga terkoreksi -19,43%. Artinya, walaupun neraca bagus, mesin operasinya sedang perlu servis ringan. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

$SMRA adalah kebalikan dari PWON: pertumbuhan meledak, tapi dompet bolong. Laba naik 79,3%, revenue melesat 59,54%, tapi utangnya 10,54 triliun sementara kas cuma 3,29 triliun. Free cash flow masih positif di 430 miliar, PBV dan PER masuk akal, dan dividen tetap dibagi. Tapi rasio utangnya membuatnya terlihat seperti atlet marathon yang kehabisan air minum.

Sementara itu, BSDE dan $LPKR menjadi contoh klasik perusahaan dengan laba besar tapi keuangan tak stabil. BSDE mencetak laba 4,36 triliun dengan pertumbuhan 124%, revenue juga naik 19,56%. Tapi free cash flow-nya hanya 87 miliar, dengan utang 14,46 triliun. Kas 8,96 triliun memang besar, tapi tetap belum cukup untuk meredam beban bunga yang mengintai. Lalu LPKR… ini dia jawara laba dengan angka 18,75 triliun. Tapi revenue justru turun -31,71%, dan pertumbuhan laba yang melonjak 37.287% sudah cukup menjelaskan bahwa ada sesuatu yang β€˜tidak biasa’. Kemungkinan besar bukan dari bisnis operasional inti. Free cash flow positif 1,57 triliun, tapi utangnya 13,11 triliun. Dengan PBV 0,19 dan PER 0,31, saham ini terlihat super murah. Tapi bisa saja ini murah karena pasar tahu sesuatu yang belum dicetak di laporan keuangan.

Terakhir, MKPI adalah primadona overvalued. Laba 985 miliar, free cash flow 1,21 triliun, kas 2,17 triliun, dan... tidak punya utang. Tapi PBV-nya 3,25 dan PER 24,15 membuatnya seolah sedang dilelang di galeri seni, bukan di bursa efek. Harga sahamnya 25 ribu, tapi malah turun -7,89%. Dividen pun hanya 2,13%. Jadi walau dari sisi operasional sehat, valuasinya membuat banyak investor berpikir dua kali.

Akhirnya, sembilan saham ini membuktikan satu hal penting: tidak ada saham properti yang sempurna. Semua punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Investor perlu pintar-pintar kompromi: mau yang cashflow bagus tapi growth lesu, atau yang growth kencang tapi utangnya tinggi. Mau yang murah tapi riskan, atau yang sehat tapi mahal. Karena pada akhirnya, investasi itu bukan soal menemukan pangeran berkuda putih, tapi memilih mana yang paling mungkin diajak hidup damai di tengah volatilitas pasar. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.

Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345

Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm

Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx

Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW

Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU

Read more...

1/5

testestestestes

$LPKR
$LPCK
$BSDE

Inflasi bakal naik tinggi dalam 1-2 tahun mendatang.

Daripada simpan Rupiah di Bank... bagus diinvestasikan saja.

Cuma Invest di mana???
Emas, Dollar sudah naik tinggi sekali.

Property yg masih stagnan saat ini.
Kalau Inflasi tinggi... bagus beli Tanah/rumah.

walaupun kemungkinan naiknya lebih lambat dibandingkan dollar / emas... tapi setidaknya bisa melindungi/mempertahankan nilai kekayaan.
Dan rumah bisa disewakan. jadi 2x dapat... dapat dari capital gain di masa depan... dan dapat income dari sewa.

Harga rumah dan tanah dalam jangka panjang PASTI NAIK !!!

Bagi temanΒ² yg uangnya nanggung... bisa juga beli saham property seperti LPKR, BSDE, CTRA, ASRI, dll.

pilih yang valuasinya masih murah atau setidaknya masih wajar.

Hindari saham property yg sudah bubble. yg Valuasinya terlampau tinggi & tidak masuk akal., misalnya PANI.

DAN HINDARI CRYPTO. Crypto tidak ada fundamental/nilai intrinsiknya.
Crypto Hanya buat spekulasi/judi.

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$LPKR PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), platform real estate dan layanan kesehatan di Indonesia, mencatatkan laba bersih sebesar Rp 18,7 triliun pada tahun 2024. Padahal pada tahun 2023, laba bersih LPKR hanya Rp 50,1 miliar https://cutt.ly/JrahHdBM

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$LPKR Harga per penutupan di tanggal 27 Maret 2025 kemarin sebesar 82 saja masih undervalue banget, apalagi dengan adanya penambahan EPS di tahun 2024 sebesar Rp264, logika sederhananya akan ada kenaikan harga saham paling tidak sebesar Rp264 juga mengingat data forecasting net income dan EPS $LPKR untuk tahun 2025 dan tahun selanjutnya tetap positif. Ini analisis saya pribadi ya, paling tidak untuk membantu membangun optimisme bagi yang sedang hold saham ini. Sekilas pengamatan saya, sejak tengah tahun 2024 lalu sampai dengan Kamis kemarin, asing juga banyak akumulasi saham ini.

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

ya kk Laporan keuangan $LPKR

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Kalau baca lagi LK 2024, di Catatan atas Laporan Keuangan butir 1.c (halaman 35) dan butir 40 (halaman 133) ada other income atas divestasi sebagian saham $SILO sehingga kepemilikannya berkurang menjadi hanya 47% sehingga yang dimana tahun sebelumnya LK $SILO dikonsolidasikan ke LK $LPKR maka tahun 2024 ini diperlakukan hanya sebagai investasi di SILO tidak lagi dikonsolidasikan.
Nah, impact dari tidak dikonsolidasikan tersebut, secara akuntansi ada gain yang harus dibukukan di tahun 2024 akibat perubahan perlakuan akuntansi tersebut sebesar Rp21T walaupun nilai transaksi divestasinya hanya sebesar Rp3,8T.
Demikian semoga membantu menjelaskan

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$LPKR

Berapa kiraΒ² harga LPKR di hari Selasa 8 April nanti?

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

per 0,31
pbv 0,19
secara itungan sederhana $LPKR terlihat sangat undervalue kalo mengacu aliran lkh ini saham favorit nya lkh,kira" lkh masuk saham ini ngga ya kayaknya sih nggak ya $BBCA$BBRI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@StockbitReports $LPKR

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$LPKR

*Lippo dan Konsumen Meikarta Capai Kata Sepakat*

Klik untuk baca: https://cutt.ly/irp65ZUH

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

sudah kuduga:) ternyata lippo jual2 aset buat selametin mega proyeknya. $LPKR $LPCK

$LPPS nyempil lagi beli ni saham:v

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

lumayan oke $LPPS untung dri jualan Ciptadana Sekuritas 110 M bisa nutupin sebagian besar rugi 2Q sebelumnya... Dugaan gua sih yg buat Rugi 2Q sebelumnya itu dri Ciptadana Multifinance. nah rugi krna apa gua belum tau...

Info juga Kasnya berkurang karena Invest di...... $LPKR 110 M juga. ada apanya silahkan pikir sendiri jier...

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$LPPS $MLPL $LPKR Lippo ngeselin dikit ya. LKnya di keluarin di detik2 terakhir. keburu libur jir

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$LPKR
di harga yg Undervalued saat ini sangat gampang dinaikkan harganya.

Investor cukup Buy di harga market pakai uang 3 Milyar saja sudah ARA.

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$LPKR
harga akan ke mana arahnya dalam waktu 30 hari ke depan??

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$LPKR
$LPCK

mengingat Cuan Jumbo dari penjualan saham SILO...
LPKR kemungkinan bakal ada aksi korporasi.
Apakah ada kemungkinan bagi dividen? atau buyback?

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$LPKR baik bandarnya

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$LPKR diminati oleh

Broksum $LPPF dalam 1 bulan terakhir, AI & ZP sudah Accum 31 M. Average AI sbg securitas yg accum terbesar di 1758, sehingga sangat tidak mungkin GAP di 1720 ditutup dalam waktu dekat.

Apakah Buyback sesuai rencana emiten awal sudah mulai???

$MLPL $LPKR

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Pagi semua..
Semoga kita semua sehat selalu πŸ‘

Hari ini +- 10 saham "terAtas" yg akan saya analisa πŸ™

Tulis sahammu di kolom komentar πŸ‘
contoh : $ namasaham ($PNLF)

like post ini jika bermanfaat πŸ‘

CL 2-4 tick dibawah support

per orang 1 saham saja ya πŸ‘
semoga bermanfaat bagi teman2..
πŸ™πŸ‘

$INCO $LPKR

2013-2025 Stockbit Β·AboutΒ·ContactHelpΒ·House RulesΒ·TermsΒ·Privacy