


Volume
Avg volume
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (Japfa) merupakan salah satu pemain utama di industri peternakan terintegrasi di Indonesia. Didirikan awalnya sebagai PT Java Pelletizing Factory Ltd yang memproduksi pelet kopra, perusahaan merambah bisnis pakan ternak pada tahun 1975 dan mengembangkan pembibitan ayam pada tahun 1982, dengan hak eksklusif mendistribusikan bibit ayam Indian River dari Aviagen untuk ayam pedaging melalui merek MB202. Pertumbuhan pesat tercermin dari pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia tahun 1989, akuisisi lima unit pabrik pakan ternak dan udang pada tahun 1990, serta perubahan nama menjadi PT Japfa Comfeed Indo... Read More
ANALISA SAHAM $KLAS
Harga Sekarang: Rp 104
Zona Area Beli Aman:
Rp 100 – 102
• Area support kuat, cocok untuk entry aman jika harga pullback ke zona ini, Boss
Zona Stoploss:
< Rp 96
• Jika turun di bawah level ini, struktur swing melemah dan rawan koreksi lebih dalam, Boss
Jika naik & breakout:
> Rp 108 → ENTRY LANJUTAN (tambah posisi)
• Breakout 108 berpotensi memicu momentum bullish lanjutan, Boss
Target Profit:
• TP1 = Rp 115
• TP2 = Rp 122 – 128
Keterangan Tambahan:
• Selama harga bertahan di atas 100, peluang swing bullish tetap terjaga, Boss
• Saham low price, pergerakan cepat dan sangat sensitif terhadap volume
• Breakout valid jika disertai volume meningkat
Analisa saya boleh bantu, tapi keputusan tetap milik Boss.
Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
$JPFA $SGRO
,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya
Support like agar terus update!!!
Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend
Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏
$JPFA sekarang masih sehat tapi tidak murah secara risiko.
Keuntungan terbesar sudah di tangan holder lama, bukan pembeli baru.
Penurunan jumlah pemegang saham dari 29.438 (Nov) menjadi 25.698 (Des) adalah indikator kunci bahwa saham telah "bersih" dari spekulan ritel jangka pendek dan terkonsentrasi di tangan institusi yang sedang mengakumulasi.
Pandangan: Saham ini sedang menuju fase kenaikan berikutnya. Selama harga bertahan di atas level support 2.800, target selanjutnya berada di area 3.100 - 3.200.
$WMUU buset MG perasaan close jum'at kemaren top distribusi, udah akum lagi ternyata
emiten per-unggasan yg masih murah, masa pemulihan 💎
random tag $CPIN $JPFA
$JPFA Alhamdulillah, sehat selalu pejuang cuan. Jangan lupa selalu bersyukur supaya ditambah terus nikmatnya 😇🙏🤲

Hunting Multibagger 2026: Dari Spekulasi ke Akumulasi
Halo warga IHSG! Sesi perdagangan besok, Senin (26/1/2026), diprediksi bakal menarik setelah IHSG sempat koreksi tipis ke level 8.951 akhir pekan lalu. Meskipun ada tekanan jual, sentimen "Optimisme 10.000" di tahun 2026 ini masih sangat kencang.
Berikut adalah pantauan radar saya untuk potensi Bagger 2026 dan menu trading untuk Senin besok:
IHSG berpeluang rebound teknikal. Perhatikan saham-saham yang menunjukkan buying power kuat di akhir sesi Jumat:
1.Pantauan Besok Senin (Trading Plan)
$ANTM (Aneka Tambang)
Analisa: Harga emas dunia mendekati $5.000/oz. ANTM baru saja koreksi dan tertahan di support kuat. Potensi technical rebound besok.
Action: Spec Buy jika mantul dari support.
$HRTA (Hartadinata Abadi)
Analisa: Masih diuntungkan sentimen emas. Secara teknikal membentuk bullish engulfer pada timeframe kecil.
$JPFA / CPIN
Analisa: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai terasa dampaknya ke demand unggas. Sektor poultry diprediksi jadi primadona di kuartal I-2026.
Tahun 2026 adalah tahun "Selektifitas". Jangan asal hajar saham yang sudah terbang tinggi.
Besok: Fokus ke Rebound Play di sektor komoditas (Emas/Nikel).
2026: Cicil saham dengan story transformasi bisnis yang nyata (EBT, Konsumsi, Digital Banking).
Selalu gunakan Stop Loss dan tetap waras!
Apa saham jagoan kalian buat besok? Drop di kolom komentar! 👇
#IHSG #SahamBagger #ValueInvesting #TradingPlan #StockbitCommunity
$WMUU yg beli Jumat sore pada senyum2 ni Seninnya mau terbang, secara $CPIN sama $JPFA harganya dah pada tinggi
Ide trading saham 26 Jan 2026
1. $BRPT. Ada pantulan dari MA50 weekly (2490). Asing mulai inflow kembali 2 hari perdagangan terakhir. Peluang reversal terbuka dilihat dari oscillator. Buy mendekati area support atau bisa tunggu di area volume terbanyak 2100-2400 bila jebol support tersebut.
2. $MAPA. MACD golden cross. Double bottom. Oscillator sudah ada sinyal awal potensi reversal naik. Buy area ideal 630-645.
3. $JPFA. Asing inflow lagi sejak 07 jan 2026. Oscillator semakin bullish dan menguat. Chart weekly masih di oversold area. Buy on weakness di 2750-2880.
4. Saham lain yang diakumulasi asing dan potensi lanjut upside: MDKA, ADMR, AADI, JSMR
5. Saham lain yang masih bisa akumulasi buy. Oscillator masih bullish dengan kecenderungan menguat: GTRA, HMSP, ANTM
Disclaimer on

Ekonomi Indonesia 2026 diproyeksi tumbuh 5%, di tengah "middle-income traffic jam." Namun, tiga sektor memiliki catalyst clarity yang langka, dalam satu tema besar di 2026: Efisiensi Infrastruktur dan Substitusi Energi.
🏗️ Industri Konstruksi Data Center: Ditenagai AI
Tahun 2026 adalah puncak fase supercycle infrastruktur digital. Kita tidak lagi bicara tentang gedung penyimpanan data, tapi pusat komputasi AI-sentris. Industri ini berada dalam fase ekspansi struktural yang didorong oleh ledakan komputasi AI.
Prospek & Katalis Jangka Panjang (Horizon 3-10 tahun)
Transformasi Menuju “AI-Ready”: Pergeseran dari fasilitas generalist ke desain yang mengakomodasi kepadatan rak tinggi (>50kW), tata letak berpusat pada GPU, dan pendinginan cair.
Ekspansi Geografis & Modularitas: Pasar berkembang ke wilayah seperti India, Asia Tenggara, dan Amerika Latin. Konstruksi modular menjadi standar untuk mempercepat penyebaran dari tahunan menjadi bulanan.
Kedaulatan Energi Mandiri: Pembangunan captive power plants (energi terbarukan atau gas) di lokasi data center untuk mengatasi keterbatasan grid PLN.
Konvergensi Energi-Keberlanjutan: Pusat data berubah menjadi hub komputasi yang terintegrasi dengan pembangkit listrik lokal, menggabungkan energi terbarukan dan sistem penyimpanan baterai (BESS).
Katalis Low-Hanging Fruit (Horizon 0-2 tahun)
Retrofit & Modernisasi: Peningkatan fasilitas lama dengan pendinginan cair dan sistem daya baru memberikan kapasitas tambahan yang lebih cepat dan hemat biaya dibandingkan pembangunan baru.
Modernisasi Cooling System: Permintaan mendesak untuk retrofitting sistem liquid cooling guna menangani densitas panas GPU NVIDIA generasi Blackwell (GB200/GB300) yang menjadi standar di 2026.
Percepatan Perizinan: Dukungan regulasi memangkas birokrasi untuk proyek infrastruktur AI.
Permintaan “Edge Data Center”: Ledakan aplikasi IoT dan real-time membutuhkan ribuan pusat data edge kecil yang berbiaya relatif rendah dan cepat dibangun. Konstruksi skala kecil namun tersebar luas untuk mendukung latensi rendah 6G dan IoT masif.
Fast-Track Delivery: Kontraktor yang mampu memangkas waktu konstruksi (metode prefabrikasi/modular) mendapatkan premium harga hingga 25%.
Prospek 2026: Kapasitas global menuju 200 GW pada 2030 (naik dari 103 GW). Di Indonesia, pertumbuhan stabil di angka 14-16,8% per tahun, dengan pergeseran lokasi dari Jakarta CBD ke koridor industri (Cikarang/Karawang) dan Batam sebagai hub regional. $DMAS
Katalis instan: 24 data center baru under development, total investasi $6.08B hingga 2031 (CAGR 11.66%). Edgnex $2.3B (144MW) groundbreaking Februari 2026, DCI JK6 (36MW) sudah online. Demand bukan hipotesis – Microsoft, Equinix, Anaplan sudah commit.
Jangan mencari perusahaan kontraktor generalis. Cari yang menargetkan 70%+ revenue jangka panjang dari segment data center – maka mereka akan punya pricing power yang 30-40% lebih tinggi vs proyek biasa.
🍪 Industri Biskuit (FMCG): Bertahan di Tengah Persaingan Ketat
Industri ini sedang bertransisi dari sekadar "makanan selingan" menjadi "nutrisi fungsional" di tengah pengawasan ketat terhadap Ultra-Processed Foods (UPF). Tantangan utamanya adalah memenangkan persaingan dalam pasar yang matang dengan konsumen yang semakin kritis dan melek digital.
Prospek & Katalis Jangka Panjang
Reformulasi Bahan Baku: Penggunaan tepung alternatif (singkong/sorgum) untuk mengurangi ketergantungan impor gandum dan menekan volatilitas harga komoditas global.
Inovasi Berbasis Kesehatan: Produk dengan klaim serat tinggi (fibermaxxing) dan clean label (bebas pengawet, transparan) menjadi pendorong pertumbuhan utama, didukung oleh preferensi konsumen.
Keberlanjutan sebagai Keharusan: Lebih dari 66% konsumen bersedia membayar lebih untuk produk dan kemasan yang berkelanjutan.
Digitalisasi & Efisiensi Rantai Pasok: Integrasi sistem manajemen gudang (warehouse management systems) dan logistik digital menjadi pembeda operasional yang kritis.
Katalis Low-Hanging Fruit
Inovasi Format Cepat: Peluncuran varian produk biskuit tinggi serat, ready-to-eat, atau dalam kemasan travel-size dan refill untuk merespons tren dengan cepat.
Packaging Convenience: Inovasi kemasan on-the-go yang ramah lingkungan untuk menangkap segmen urban yang mobilitasnya kembali pulih total.
Optimasi Distribusi: Fokus pada ketersediaan stok yang konsisten di semua kanal (ritel dan e-commerce) untuk mempertahankan loyalitas pelanggan.
Direct-to-Consumer (D2C) & E-commerce: Personalisasi produk melalui kanal digital yang memotong margin distributor tradisional.
Strategi Harga Kompetitif: Menawarkan paket bundling dan varian ukuran untuk tetap relevan dengan daya beli tanpa mengorbankan kualitas.
Fortifikasi Nutrisi: Menambahkan serat tinggi dan vitamin ke biskuit ekonomi untuk masuk ke rantai pasok program pangan nasional.
Prospek 2026: Ukuran pasar global mencapai USD 141,3 miliar. Fokus utama adalah inklusivitas diet (bebas gluten, rendah gula) dan integrasi ke dalam program pemerintah (seperti Makan Bergizi Gratis di Indonesia). $JPFA
⛽ Industri Dimetil Eter (DME): Proyek Strategis Penuh Ketidakpastian
Industri ini digerakkan oleh agenda strategis pemerintah (substitusi impor LPG) namun terbebani oleh tantangan keekonomian mendasar. DME diposisikan sebagai penyelamat APBN dari subsidi LPG, namun realitas finansial di 2026 masih penuh tantangan.
Prospek & Katalis Jangka Panjang
Kemandirian Energi Nasional: Proyek DME bertujuan mengurangi impor LPG yang diperkirakan mencapai 8.6 juta ton pada 2026.
Hilirisasi Batu Bara: DME menjadi bagian dari skema hilirisasi batu bara nasional yang lebih luas, dengan dukungan regulasi.
Integrasi Transisi Energi: Mengalihkan narasi DME dari sekadar "batu bara cair" menjadi bagian dari strategi keamanan energi nasional saat cadangan gas alam mulai menipis.
Pemanfaatan Infrastruktur Eksisting: Rencana penggunaan infrastruktur LPG yang ada untuk distribusi DME berpotensi menekan biaya capex.
Skala Ekonomi & Feasibilitas: Tantangannya adalah mencapai harga keekonomian di bawah USD 30 per ton batu bara input. Jika gagal, DME hanya akan menjadi "proyek mercusuar" yang bergantung pada subsidi baru.
Katalis Low-Hanging Fruit (Terutama Sentimen Pasar)
Pengumuman Proyek & Groundbreaking: Konfirmasi mulainya konstruksi pada 2026 dapat menjadi katalis. $BUMI
Konversi Komoditas Mulut Tambang: Fokus pada proyek di lokasi tambang (seperti Tanjung Enim) untuk menghilangkan biaya logistik batu bara—komponen biaya terbesar.
Mandat Substitusi LPG: Kebijakan penggunaan DME 100% pada area pilot project menggunakan kompor khusus yang disubsidi pemerintah.
Insentif Fiskal: Pengumuman insentif (seperti keringanan pajak bertingkat) dapat meningkatkan kelayakan ekonomi proyek.
Kemitraan Strategis: Konfirmasi mitra teknologi atau pendanaan baru (misalnya dari China) dapat mengembalikan kepercayaan pasar.
Prospek 2026: Target groundbreaking massal fasilitas gasifikasi batu bara (hilirisasi) di awal tahun. Pemerintah berusaha keras menekan impor LPG yang membebani fiskal (potensi pengurangan impor hingga 1 juta ton/tahun).
Katalis instan: Groundbreaking Februari 2026, investasi Rp 164 triliun dari Danantara. Bukan utang, tapi sovereign wealth fund. Ini catalyst politik, bukan ekonomi – Prabowo butuh quick win di energi setelah LPG import $6B/tahun.
tl;dr Data center adalah high growth story yang didorong teknologi. Biskuit FMCG adalah story persaingan yang dimenangkan melalui inovasi gesit dan eksekusi sempurna (better mousetraps). Sementara DME adalah permainan kebijakan dengan katalis jangka pendek yang cenderung bersifat sentimen, dan kelayakan jangka panjang yang bergantung pada penyelesaian masalah struktural.

Pertanggal 28 Januari 2026 DANANTARA gas proyek BESAR senilai 20T untuk seekor AYAM, menurut kalian uang segar 20T larinya bakal kemana?
$MAIN
$WMUU
$JPFA

ANALISA SAHAM $HGII
Harga Sekarang: Rp 159
Zona Area Beli Aman:
Rp 150 – 155
• Area support kuat, cocok untuk entry aman jika harga pullback ke zona ini, Boss
Zona Stoploss:
< Rp 145
• Jika turun di bawah level ini, struktur swing melemah dan rawan koreksi lebih dalam, Boss
Jika naik & breakout:
> Rp 165 → ENTRY LANJUTAN (tambah posisi)
• Breakout 165 berpotensi memicu momentum bullish lanjutan, Boss
Target Profit:
• TP1 = Rp 175
• TP2 = Rp 185 – 195
Keterangan Tambahan:
• Selama harga bertahan di atas 150, peluang swing bullish tetap terjaga, Boss
• Saham harga kecil dengan volatilitas tinggi, perhatikan disiplin risk management
• Breakout valid jika disertai volume meningkat
Analisa saya boleh bantu, tapi keputusan tetap milik Boss.
Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
$TLKM $JPFA
,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya
Support like agar terus update!!!
Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend
Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏
DANANTARA MASUK KANDANG AYAM: ANCAMAN ATAU BERKAH BUAT SAHAM POULTRY?
Rencana Danantara menggelontorkan dana Rp20 triliun untuk membangun 12 peternakan ayam terintegrasi mulai akhir Januari 2026 langsung menyedot perhatian pasar. Proyek ini bukan sekadar bikin kandang ayam, tapi dirancang sebagai rantai industri unggas dari hulu sampai hilir. Di dalamnya ada peternakan ayam pedaging dan petelur, produksi DOC (anak ayam umur sehari), hingga pabrik pakan ternak. Artinya, Danantara masuk ke jantung bisnis perunggasan yang selama ini sangat sensitif terhadap fluktuasi harga pakan dan bibit. Pemerintah menyebut proyek ini sebagai upaya menstabilkan pasokan dan harga ayam nasional, sekaligus mengurangi ketergantungan pada pemain besar yang sudah ada.
Dari sisi model bisnis, Danantara bukan sekadar investor pasif, tetapi juga berperan dalam pembiayaan dan pengembangan ekosistem peternakan terintegrasi. Namun, indikasinya Danantara tidak menjalankan semuanya sendiri sebagai operator, melainkan melalui kerja sama dengan BUMN, swasta, dan peternak besar di daerah. Lokasi peternakan dipilih di luar Jawa untuk menekan biaya dan mendekatkan produksi ke sumber bahan baku. Dengan struktur seperti ini, Danantara berpotensi menjadi penyeimbang industri: masuk di hulu (pakan & DOC), tapi juga mengalirkan manfaat ke hilir lewat stabilitas suplai.
Bagi investor saham, proyek ini punya dua sisi dampak ke saham ayam-ayam di Bursa. Sentimen jangka pendek cenderung positif ke emiten perunggasan seperti $CPIN, $JPFA, $MAIN, dan AYAM, karena industri unggas kembali mendapat perhatian besar dan dukungan modal masif. Namun secara fundamental, pasar akan mencermati apakah Danantara menjadi mitra atau justru kompetitor baru. Jika Danantara memperkuat pasokan pakan dan DOC, emiten besar bisa diuntungkan lewat stabilitas biaya. Sebaliknya, jika produksi Danantara terlalu dominan, margin pemain lama bisa tertekan. Intinya, proyek ini bukan sekadar berita pembangunan, tapi katalis struktural yang bisa mengubah peta bisnis dan valuasi saham poultry di Indonesia ke depan.
📉 Potensi Risiko atau Dampak Negatif
1. Kompetisi dengan emiten existing
Beberapa analis di pasar pernah menilai bahwa proyek Danantara bisa menjadi ancaman kompetitif bagi perusahaan yang sudah beroperasi, terutama jika Danantara mengambil peran besar di hulu produksi atau terjun langsung di sektor hilir.
2. Ketergantungan skema kerja sama
Dampak ke harga saham juga sangat bergantung pada bagaimana proyek ini diimplementasikan, misalnya apakah Danantara akan melibatkan BUMN/korporasi pihak swasta (bahkan perusahaan publik) atau membangun fasilitas sendiri. Jika proyek jadi kompetitor langsung, margin pemain existing bisa tertekan.
🧠 Intinya untuk saham ayam-ayam Indonesia:
⚡ Sentimen jangka pendek bisa positif — berita besar investasi pemerintah sering bikin harga saham di sektor terkait bergerak naik dulu karena ekspektasi pertumbuhan.
📊 Dampak fundamental jangka panjang tergantung pada realisasi proyek, struktur kerja sama, serta efeknya terhadap pasokan harga ayam/produk unggas di pasar.
1/4




Belajar bareng , cuan unlimited
https://cutt.ly/Ptz06lRD
$PGAS
$JPFA
$ULTJ
terkait kucuran 20 T sektor peternakan dari danantara untuk Berdikari itu akan menyaingi emiten $CPIN $JPFA $MAIN
SENTIMEN NEGATIF SEKTOR POULTRY
$CPIN $JPFA $MAIN
Di kondisi sekarang saja, ayam hidup pasarnya sudah OVER-SUPLLY , sehingga harga seringkali berdarah darah di tingkat peternak / kandang (beda dengan broker ayam hidup). Sekarang pemerintah malah ikut terjun memiliki ayam komersil, gimana nasib harga ayam di tingkat peternak ke depannya. Harga ayam akan mempengaruhi margin keuntungan di pakan dan juga di produk jadi makanan nya.

$JPFA close 2900 TF weekly bagus nih walaupun IHSG merah bisa nahan. IHSG juga mantul MA 20 harusnya Minggu depan gas terbang semoga direstui om asing 🙏🏼
$CPIN sudah masuk ke zona menarik untuk di kumpulin kalau dilhat dari teknikalnya
Ini posisi candle bulanan, artinya harus kuat di area biru untuk melanjutoan bullish trend
$JPFA $AYAM

Yang jelas jelas aja deh kalo main saham ini ada $AADI undervalue dividen yield 6% an masa iya ngga diambil…
Tag
$JPFA
$ANTM