2,430

+60

(2.53%)

Today

36.89 M

Volume

31.76 M

Avg volume

Company Background

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (Japfa) merupakan salah satu pemain utama di industri peternakan terintegrasi di Indonesia. Didirikan awalnya sebagai PT Java Pelletizing Factory Ltd yang memproduksi pelet kopra, perusahaan merambah bisnis pakan ternak pada tahun 1975 dan mengembangkan pembibitan ayam pada tahun 1982, dengan hak eksklusif mendistribusikan bibit ayam Indian River dari Aviagen untuk ayam pedaging melalui merek MB202. Pertumbuhan pesat tercermin dari pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia tahun 1989, akuisisi lima unit pabrik pakan ternak dan udang pada tahun 1990, serta perubahan nama menjadi PT Japfa Comfeed Indo... Read More

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

[WATCHLIST ONLY : 141 EMITEN]

Selasa, 03 March 2026 15:56
Saham potensial gap-up/down di CLOSING market, diurut berdasarkan nilai persentase:
(cukup pantau baris paling atas dan paling bawah untuk cek gap terbesar):

GAP UP:
🔼 $TEBE gap up ke 1610 (+30 / +1.9%) dari 1580
🔼 ASDM gap up ke 620 (+10 / +1.64%) dari 610
🔼 POWR gap up ke 745 (+10 / +1.36%) dari 735
🔼 MBAP gap up ke 1770 (+20 / +1.14%) dari 1750
🔼 SMGR gap up ke 2730 (+30 / +1.11%) dari 2700
🔼 DSNG gap up ke 1390 (+15 / +1.09%) dari 1375
🔼 ITMG gap up ke 25000 (+250 / +1.01%) dari 24750
🔼 BMRI gap up ke 5125 (+50 / +0.99%) dari 5075
🔼 ISAT gap up ke 2300 (+20 / +0.88%) dari 2280
🔼 ADRO gap up ke 2490 (+20 / +0.81%) dari 2470
🔼 LSIP gap up ke 1275 (+10 / +0.79%) dari 1265
🔼 SGRO gap up ke 6450 (+50 / +0.78%) dari 6400
🔼 BBTN gap up ke 1345 (+10 / +0.75%) dari 1335
🔼 ARTO gap up ke 1450 (+10 / +0.69%) dari 1440

GAP DOWN:
🔽 UNTR gap down ke 29450 (-75 / -0.25%) dari 29525
🔽 INKP gap down ke 10825 (-50 / -0.46%) dari 10875
🔽 MEDC gap down ke 1895 (-10 / -0.52%) dari 1905
🔽 AKRA gap down ke 1320 (-10 / -0.75%) dari 1330
🔽 BBRI gap down ke 3760 (-30 / -0.79%) dari 3790
🔽 WIFI gap down ke 2270 (-20 / -0.87%) dari 2290
🔽 EXCL gap down ke 2930 (-30 / -1.01%) dari 2960
🔽 CPIN gap down ke 3990 (-50 / -1.24%) dari 4040
🔽 BSDE gap down ke 775 (-10 / -1.27%) dari 785
🔽 WIIM gap down ke 1950 (-30 / -1.52%) dari 1980
🔽 SCMA gap down ke 252 (-4 / -1.56%) dari 256
🔽 ELSA gap down ke 935 (-15 / -1.58%) dari 950
🔽 MAPI gap down ke 1200 (-20 / -1.64%) dari 1220
🔽 GPRA gap down ke 109 (-2 / -1.8%) dari 111
🔽 $JPFA gap down ke 2420 (-50 / -2.02%) dari 2470
🔽 $TBIG gap down ke 1625 (-45 / -2.69%) dari 1670

Cek ulang semuanya dan IEP bisa berubah smp menit terakhir. Salam Cuan.

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$JPFA despite sentimen pasar, mending masuk saham ini karena
1. ZP AK foreign masuk Senin kemarin + YU habis selling pressurenya
2. ZP AK aja mau pertahanin harga pas YU jual, berarti mereka percaya ini bisa naik lebih.
3. chart membentuk bearish head and shoulder, kemungkinan besar naik untuk 1-2 bulan kedepan
4. Record breaking profit, ayam pasti sentimen bagus Q4-Q1. Historikal Maret JPFA selalu berhasil membetuk uptrend.

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$JPFA naiklah ke 2.500 an biar anak mu naik jugaaaaa $JPFADRCH6A

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Perang Mau jualan Ayam di mana Bos 🤭🤭😋😋😋😋 junam junam $IHSG $WMUU $JPFA

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

The Underdog === MAIN (Final Part)

Laba sudah anjlok, ditambah banjir ayam
(https://stockbit.com/post/28964037), gimana nasib warung maduranya? (https://stockbit.com/post/28855115) Hehehe..

Turunnya net profit yang signifikan memang akibat persaingan yang terjadi seperti di bab 1. Tapi pertanyaannya: apakah perusahaan kekeringan cash??
Malindo tidak sampai terancam tidak bisa membayar obligasinya seperti $JPFA tapi justru cash perusahaan cenderung stabil. Hutang jangka panjang berkurang, cash masih stabil.. ada apa?

Catatan khusus:

- Penyusutan
Alasan laba yang turun drastis juga dilihat di laporan the underdog part 1 nya.. yang menarik adalah depresiasi. Tahun 2025 nanti, mestinya penyusutan akan naik. Per September 2025 penyusutan sudah 187M atau sekitar 250M bila disetahunkan.
Nilai aset yang dimiliki tahun ini juga akan bertambah bila membaca bahwa aset dalam penyelesaian akan selesai di akhir tahun 2025, so beban penyusutan akan naik,

- Cash
Ngomong2 soal cash nya, ini cukup menarik. Kalau marathon ini namanya finish strong, ga sakit, badan masih enak aja.. tp ya ga kenceng.
Manuver malindo yang contra, di tengah laba yang turun. Perusahaan terus melanjutkan pembangunan pakan ternak di lampung (dengan cash yang bisa dibilang strong).
Seinget saya waktu nama akun saya “broves”, rencana pembangunan pabrik pakan di lampung sudah ada. Tapi terkendala covid- 19 . Tahun 2024 emiten melihat outlook yang lebih baik, maka rencana ini dimulai lagi.

- Hutang
Long Term Debt hilang ratusan miliar, di tahun 2024 akhir namun ada penambahan dana syirkah. Hehe, langkah yang menarik. Pada catatan dana syirkah (dilihat di gambar) “ Berdasarkan akad ini, Grup dan Bank melakukan kerja sama usaha peternakan dan penetasan serta…….”
Kesimpulannya, di tengah banjir ayam, Malindo ingin ikut ambil bagian, tidak ada data pasti kuota MAIN, tapi pasti ditambah.. wong beliau bangun fasilitas ternak lagi.. hehe, Selama ini GPS dikuasai $CPIN (hampir 40% supply GPS 578.000) Tahun 2026 kuota 800 ribu Induk ayam, CPIN hanya akan menguasai 27,5% peredaran Parent Stock nantinya.

Bisa dibilang malindo membangun pakan ternak menggunakan kemampuan cash nya sndr. Dan membangun fasilitas ternak dan mesin2 tetas menggunakan dana refinancing syariah (musyakarah mutanaqisah).

Strategi ini mengurangi resiko bunga floating, dan cashflow masih aman.
Berapa potensi income nya, bila pabrik yang baru nanti berkapasitas 300.000 ton? Hahaha. Saya bukan peternak, kalau lihat di tokped. Harganya rata2 400.000/50kg, yang artinya 8.000.000/ton. So, kenaikan pendapatan nya naik menjadi 2,4Trillion.. wkwkwk. Margin kotor around 5-7%, jadi ada tambahan 100M++. Fasilitasnya ternaknya? Belum ada data yang menunjukkan kapasitas ternak nya.. Namun…. Rantai produksi hulu ke hilirnya akan semakin kuat, dan nyambung. Valuasi??

Biar makin seru, ada hadiah e-wallet masing2 50k untuk 2 orang.

Caranya:
Tuliskan hitungan valuasi yang wajar $MAIN versi kalian di kolom komentar. Sertakan argumen dan alasannya. 2 komentar dengan analisa valuasi yang menarik , logis, boleh yang no box akan dipilih jadi pemenangnya untuk beli takjil.. wkwkwk.

Lihat waktu di jam analog,
Beli takjil dibungkus kertas.
Sampai sini dulu saham underdog,
Silakan teman-teman hitung valuasi yang pantas!

Read more...

1/2

testes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

hari ini emiten Oil kena prank,
Apakah Emiten perkapalan juga diprank besok?

Dan Apakah Emiten MBG yang akan stabil ?

Random tag :$AYAM $JPFA $PART CPIN

1/3

testestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Kalau ada yang bilang uang MBG dikasihkan saja ke orang tuanya biar dimasakin dan ga keracunan.

Tapi faktanya, kalau kita kasih cash ke sebagian besar masyarakat indonesia, mereka akan menghabiskannya untuk ROKOK, KOPI, dan PULSA (BPS).

Ini bicara general populasi, bukan kalangan menengah atas yang sadar Gizi Anak saja.
Menurut kamu harus gimana?

$JPFA $CPIN $AYAM

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$JPFA $JPFADRCH6A lu gak gerak gerak 🤣

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Ekspor $JPFA vs $GOOD vs $ROTI

Tidak semua perusahaan melakukan ekspor. Di industri consumer, banyak emiten kelihatannya sama-sama jual makanan, tapi cara mereka terhubung ke dunia luar bisa beda jauh, dan beda kecil itu bisa jadi penentu besar saat kurs liar atau harga komoditas naik. Perbandingan GOOD, JPFA, dan ROTI di 2025 menunjukkan satu pelajaran sederhana. Semakin besar jejak globalnya, semakin besar pula disiplin manajemen risikonya yang dibutuhkan. Dan kalau tidak disiplin, laba bisa kelihatan bagus di satu tahun, lalu mendadak terseret faktor eksternal di tahun berikutnya. External Comunity Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community menggunakan kode: A38138 https://stockbit.com/post/13223345

Dari sisi ekspor, spektrumnya jelas. GOOD ekspor, tapi kecil, sekitar 3%, dengan domestik Rp12,74 T dan ekspor Rp371,15 B. JPFA juga ekspor dan nominalnya lebih besar, lokal Rp59,37 T dan ekspor Rp1,33 T, walau secara porsi tetap kecil terhadap total. ROTI beda sendiri karena tidak ekspor, seluruh revenue berasal dari Indonesia yang dibagi wilayah Barat, Tengah, dan Timur. Buat investor, ini bukan sekadar soal bangga bisa ekspor atau tidak. Ini soal sumber valuta asing, stabilitas demand, dan seberapa besar bisnis ikut kebawa gelombang global. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Walau ROTI tidak ekspor, ketiganya tetap punya jejak impor lewat bahan baku. Tanda paling gampangnya ada di utang usaha valas. GOOD punya utang valas USD dan Euro Rp33,65 B. JPFA punya utang usaha ke pemasok luar negeri Rp135,48 B dalam USD, CNY, EUR, AUD. ROTI juga punya utang usaha valas dalam SGD, JPY, EUR, USD. Reasoning-nya masuk akal. JPFA berkutat dengan bahan baku pakan seperti jagung dan bungkil kedelai. ROTI sensitif pada gandum atau tepung terigu dan coklat. GOOD sensitif pada gandum, susu, dan gula. Ketika komoditas ini bergerak, tekanan biasanya langsung terasa ke COGS, lalu menjalar ke margin bruto.

Perbedaan paling menarik justru ada di cara mengelola risiko kurs. JPFA memilih hedging formal dan agresif, memakai derivatif seperti cross currency swap, forward, dan opsi. Ini terlihat dari aset derivatif Rp721,9 B dan liabilitas derivatif Rp1,2 B. Kenapa seagresif itu? Karena JPFA menanggung utang global dalam USD yang besar, Guaranteed Senior Notes US$350 juta sekitar Rp5,8 T. Kalau Rupiah melemah tajam, beban pokok dan bunga bisa membengkak, jadi hedging bukan gaya-gayaan, tapi sabuk pengaman. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

GOOD mengambil jalur tengah lewat natural hedging. Mereka tidak bergantung pada derivatif rumit, tapi menahan kas valas untuk menutup kewajiban valas. Buktinya saldo kas valas USD, Baht, Euro ekuivalen Rp139,2 B. Logikanya sederhana. Daripada hasil ekspor ditukar ke Rupiah lalu nanti beli USD lagi saat bayar vendor impor, lebih efisien tahan valas di rekening. Ini mengurangi biaya konversi dan menurunkan sensitivitas fluktuasi jangka pendek, terutama ketika porsi ekspor memang kecil.

ROTI justru minimalis. Tidak ada kebijakan lindung nilai formal, dan manajemen menyatakan tidak memakai instrumen hedging formal. Reasoning-nya karena struktur bisnisnya juga tidak menuntut hedging agresif. Tidak ada pendapatan ekspor, tidak ada utang bank USD yang besar, jadi strategi paling rasional adalah menekan transaksi dan saldo valas serendah mungkin. Konsekuensinya, ROTI tetap bisa kena dampak jika bahan baku impor naik dan USD menguat, tapi risikonya lebih murni dari sisi COGS, bukan ledakan beban utang valas. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Kalau bicara skenario perang besar di Timur Tengah yang menyeret Amerika Serikat, tiga-tiganya cenderung tidak bangkrut, tapi margin bruto bisa tertekan. Mekanismenya biasanya lewat dua jalur. Pertama minyak naik, ongkos logistik dan freight ikut naik. Kedua komoditas pangan global naik dan rantai pasok terganggu, gandum memukul ROTI dan GOOD, kedelai memukul JPFA, lalu USD menguat sehingga Rupiah melemah. Ketahanan finansial mereka yang membuatnya tidak mudah roboh. GOOD punya gearing 0,24. ROTI gearing 17,34% dengan kas besar. JPFA masih sanggup cetak laba bersih Rp4,28 T dengan CFO positif Rp5 T. Bahkan JPFA dan ROTI sudah menyebut mitigasi risiko harga komoditas lewat SOP, seperti kontrak pembelian saat harga rendah, substitusi formula bahan baku, dan pada akhirnya meneruskan kenaikan biaya ke pelanggan lewat kenaikan harga jual.

Bagian pemangku kepentingan memperlihatkan risiko yang bentuknya beda-beda. ROTI paling sensitif ke konsentrasi pelanggan, karena dua grup ritel besar, Grup Indomaret dan Grup Alfamart, menyumbang 60,02% pendapatan ROTI atau Rp2,25 T. Ini risiko bisnis yang diam-diam. Bukan soal kurs, tapi soal bargaining power dan kesehatan dua kanal itu. Di sisi lain, GOOD dan JPFA pelanggan lebih tersebar sehingga risiko demand lebih menyebar. Namun vendor justru jadi sumber tekanan margin bagi semua, karena COGS besar, produksi ROTI Rp1,76 T, GOOD Rp9,46 T, JPFA Rp47,5 T, jadi perubahan kecil harga bahan baku bisa terasa. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Transaksi pihak berelasi memberi warna tambahan. ROTI sangat dipengaruhi ekosistem Grup Salim dari hulu ke hilir, pembelian dari Indofood atau Salim Ivomas 11,21% COGS, dan penjualan ke Indomarco 34,67% revenue. JPFA juga punya dimensi berelasi yang besar, pembelian dari Annona Pte Ltd Rp7,04 T atau 11,73% dari total penjualan. Di titik ini, investor tidak cukup puas dengan angka persentase saja. Yang penting fairness harga, konsistensi pasokan, dan apakah arus kasnya sehat, karena transaksi berelasi bisa jadi penopang efisiensi, tapi juga bisa jadi sumber margin yang bocor kalau tata kelolanya longgar.

Terakhir, kreditor adalah pembeda besar profil risiko. JPFA menanggung beban keuangan Rp804,8 B karena kombinasi obligasi USD dan utang bank, sedangkan GOOD Rp155,7 B, dan ROTI Rp61 B karena utangnya kecil. Ini membuat JPFA paling rentan terhadap kombinasi kurs, suku bunga, dan refinancing, apalagi ada utang US$350 juta jatuh tempo 2026 yang membuat kebutuhan refinancing jadi agenda wajib. Kesimpulan yang paling jujur, JPFA punya profil risiko global tertinggi karena ada utang USD besar, derivatif, dan ketergantungan bahan baku impor. GOOD mengambil jalur moderat lewat ekspor kecil dan natural hedging. ROTI fokus Rupiah domestik, tapi menanggung risiko konsentrasi kanal penjualan dan ketergantungan bahan baku impor lewat harga gandum dan turunannya.

🌍 Ekspor itu pilihan, bukan default
✅ GOOD ekspor kecil
↳ Domestik Rp12,74 T 97%
↳ Ekspor Rp371,15 B 3%
✅ JPFA ekspor lebih besar nominal
↳ Lokal Rp59,37 T
↳ Ekspor Rp1,33 T
⛔ ROTI tidak ekspor
↳ Semua revenue domestik
Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

📦 Impor tetap ada walau tidak ekspor
💱 Utang usaha valas jadi bukti
↳ GOOD Rp33,65 B USD dan Euro
↳ JPFA Rp135,48 B USD CNY EUR AUD
↳ ROTI ada SGD JPY EUR USD

🛡️ Strategi risiko kurs beda kelas
🧯 JPFA hedging formal agresif
↳ Aset derivatif Rp721,9 B
↳ Liabilitas derivatif Rp1,2 B
↳ Notes US$350 juta sekitar Rp5,8 T
🌿 GOOD natural hedging
↳ Kas valas ekuivalen Rp139,2 B
🧊 ROTI minim transaksi valas
↳ Tidak pakai hedging formal

⚔️ Skenario perang Timur Tengah
📈 Risiko utama COGS dan logistik naik
🧱 Tidak mudah bangkrut
↳ GOOD gearing 0,24
↳ ROTI gearing 17,34%
↳ JPFA laba Rp4,28 T CFO Rp5 T
Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

🎯 Risiko tersembunyi pemangku kepentingan
🧨 ROTI pelanggan terkonsentrasi 60,02%
↳ 2 grup ritel Rp2,25 T
🏭 COGS besar semua
↳ ROTI Rp1,76 T GOOD Rp9,46 T JPFA Rp47,5 T
🧷 Berelasi krusial
↳ ROTI hulu 11,21% COGS hilir 34,67% revenue
↳ JPFA pembelian berelasi Rp7,04 T 11,73% sales
🏦 Beban bunga pembeda
↳ JPFA Rp804,8 B GOOD Rp155,7 B ROTI Rp61 B

Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.

Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345

Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm

Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx

Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW

Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU

Read more...

1/8

testestestestestestestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$JPFADRCH6A udah diemin aja nnti juga naik sendiri sambil doa biar induknya naik ke 2.500++ $JPFA

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@ZamirAnbiya $JPFA

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$JPFADRCH6A woy mak mu noh naik. malah diem2 baek $JPFA

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$JPFA ada inverted head and shoulder di minutes

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$JPFA harga wajar dilihat dari PER dan BVPS di sekitar 3300 an. ini murah bgt sih. cuma lagi kena makro ekonomi yg ga bersahabat

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$JPFA bandar banyak yg nyangkut di 2680an AK BK ZP dll.. ini fase akumulasi

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 2,66% ke level 8.016,83 pada perdagangan Senin (2/3/2026). Tekanan indeks terjadi di tengah dominasi aksi jual investor asing yang mencatatkan jual bersih Rp490,53 miliar di pasar reguler dan Rp631,02 miliar di seluruh p...

www.cnbcindonesia.com

www.cnbcindonesia.com

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

-> MBG
-> Urban farm
-> Mandiri pangan dari rumah, banyak yg fomo ibu2 mendadak miara ayam di rumah🤣. dampak nya tentu permintaan pakan ayam nya $JPFA $CPIN

seperti nya jadi katalis yang ckup kuat mndorong kinerja perayaman di Q4 2025 ini 🙏

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Ini dia salah satu cara saya filter saham agar tetap pede dan nggak gampang panik saat saham turun/market crash. Kuncinya simpel: Ikuti jejak ”Big Money”, tapi tetap berpijak pada Valuasi Rasional.

▶️ Tiga Screener Andalan Saya:
1. Frequency Spike: Deteksi dini saham yang tiba-tiba ramai (lonjakan aktivitas). Cocok untuk pantau momentum.
2. Bandar Accumulation Uptrend: Filter saham yang sedang dikumpul "Big Money" saat tren naik. Kita ikut arus besar.
3. Big Accumulation: Mencari akumulasi masif pada saham dengan fundamental sehat.

▶️ Dua Ratio "Safety Net" Wajib:
Di setiap screener, saya wajib pasang parameter ini untuk meminimalisir risiko:
1. PE Ratio < 20: Harga tidak kemahalan dibanding laba perusahaan.
2. Book Value > Price: Harga masih di bawah atau mendekati nilai aset bersihnya (PBV rendah).

▶️ Money Management & Strategi RDN:
Punya screener bagus tapi berantakan di modal itu bahaya. Strategi saya:
1. Multi-RDN: Pisahkan RDN untuk Trading (jangka pendek) dan RDN Investasi (jangka panjang) agar psikologi tidak terganggu fluktuasi harian.
2. Porsi Cash: Selalu siapkan "peluru cadangan". Jangan pernah All-In di satu harga.
3. Average Down Logis: Jika harga turun tapi akumulasi jalan terus & fundamental oke, saya pilih Average Down. Penurunan harga justru jadi "diskon" untuk nambah muatan.

Jadi Kesimpulannya,
Trading jadi nyaman kalau kita tahu "apa" yang kita beli dan "gimana" cara kelola uangnya. Strategi ini bikin saya tetap tenang meski market lagi merah membara. Tentunya masih banyak cara-cara lain yang lebih variatif dan mungkin jauh lebih baik, jadi tetap belajar untuk bertumbuh.

⚠️ DYOR (Do Your Own Research): Screener hanyalah alat bantu. Selalu gunakan uang dingin dan sesuaikan dengan profil risiko masing-masing!

$JPFA $CTRA $CDIA

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$JPFA ara ara

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$JPFA

$JPFA: Japfa Comfeed Indonesia mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,59 T pada 4Q25 (+36% QoQ, +73% YoY), menandai laba bersih kuartalan tertinggi selama 2025. Pertumbuhan ini utamanya didorong oleh akselerasi laba usaha ke level Rp2,27 T (+27% QoQ, +59% YoY), yang ditopang oleh pemulihan harga DOC dan perbaikan margin di segmen ‘poultry processing’. Selama 2025, laba bersih JPFA mencapai Rp4 T (+33% YoY), setara 100% estimasi 2025 konsensus. Pertumbuhan ini ditopang oleh peningkatan margin akibat penurunan biaya bahan baku (terutama bungkil kedelai/SBM) serta harga DOC dan broiler yang relatif baik sepanjang tahun.

https://snips.stockbit.com/snips-terbaru/-eskalasi-konflik-asiran-dampak-ke-ihsg?source=research

Read more...

$JPFA gpp klo mau turun dulu 😄


Disclaimer on:
Bukan rekomendasi beli/jual

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Portfolio/Trading saham Selasa, 03 Maret 2026
--Day Trading (1-3 day)
1. OBMD
2. RGAS
3. CGAS
4. SMDR

--Swing Trading (3-10 hari)
1. MEDC
2. ITMA
3. $PGAS
4. RUIS
5. $PTBA

--Positional Trading (1 week-6 months)
1. ARCI / EMAS
2. JECC
3. MDKA / AMMN
4. EMTK / SCMA
5. CMRY
6. $JPFA
7. AMAN

Watchlist:
Done eksekusi hari ini:
TP partial done: EMAS , SMDR, MEDC
TP Full: TINS, APEX
Tambah muatan: MEDC
Out of list: ATAP, IPCC, TOBA, ASLI, MGLV, SSMS, MAPA, NSSS, DEWA

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$JPFA meraah broo 🫣

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$JPFA yang net sell broker hantu

apakah PC saya error, $JPFA hanya ada sisi net buy di sebelah kiri, tidak ada broker yang net sell pada broksum ?

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$JPFA JADIKAN 1 SAJA DENGAN $CPIN AOWKOWAKOAKKWK

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ROTI Masuk Bisnis Pakan Hewan

Link berita https://cutt.ly/VtEHKkKA

Itu artinya nanti ROTI bisa kasi makan hewan itu roti - roti kadaluarsa-nya yang diretur. Di postingan sebelumnya saya sudah bahas tentang masalah ROTI itu adalah terlalu banyak produk retur.
https://stockbit.com/post/29041371
https://stockbit.com/post/29041017

Nampaknya manajemen sudah menemukan solusi untuk mengatasi masalah retur tersebut jadi sumber cuan baru.

Coba nanti jual ke industri ayam atau lele dumbo untuk MBG = cuan

Potensial ini. Tapi nanti saingan langsung sama $CPIN $JPFA dan Danantara.

Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.

Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345

Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm

Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU

Read more...

1/6

testestestestestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$JPFA

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$JPFA gileee 1,5 T coyyyy Q4

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@StockbitReports $JPFA

2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy