


Volume
Avg volume
Perseroan didirikan pada tahun 1975 dan memulai kegiatan produksi pada tahun 1976 di sebuah pabrik pemintalan kapas di Purwakarta, yang terus memperluas bisnis Benang Pintal, serta melakukan diversifikasi untuk produksi Benang Polyester Filament , Polyester Staple Fiber, PET Resin, Polyester Chip, dan Kain Polyester Filament untuk pasar global dari pabrik-pabrik berlokasi di Purwakarta, Campaka dan Bandung, Indonesia dan melalui anak perusahaan tidak langsung, di Uzbekistan, Sri Lanka dan Turki. Perseroan telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 1990.
@Ridoido tenang aja, ini $INDR mau dibawa keharga awal koq.. harga awalnya kan skitar 2.600 - 2.700an..
dlm smingguan ini kayanya bakal kmbali keawal sana.. π
$INDR tolong mental sudah mulai tidak aman tolong kasih reborn kembali ke harga awal GK langsung jualπ₯Ή
Ini data udah dari lama π Mangknya saya sudah berulang kali bilang jangan percaya orang post $INDR bagus kayak gini karena sudah pegang sahamnya dan lagi nyangkut. Saya juga bisa bikin akta PT tambang emas, lokasi dan karyawannya aja gak tau batang hidungnya. Udah digoreng ngarep harganya naik. $EMAS aja yang udah listing baru ngolah tambangnya masih 2030.
pernah kerja dulu di salah satu pabrik indorama, di 2018 blom mengenal saham, skrng pas udh kenal saham ternyata indorama oke juga emiten nyaπ«£ $INDR
π‘ $INET π
20 Januari 2026 | π° Rp 555 | π¦ PHASE: MASSIVE DISTRIBUTION / PROFIT TAKING
ββββββββββββββββββββββββββββββ
β‘ STRATEGI EKSEKUSI (TRADING PLAN)
π‘οΈ PLAN A: KONSERVATIF (Exit / Wait Major Correction)
Buy Area: Rp 390 - Rp 472
Logic: Tunggu correction major ke zona harga teoretis rights 472 atau MA200 di 390 setelah distribution massive -20.2% dengan volume 881M. Ini adalah safer entry post-correction
β
β
βοΈ PLAN B: AGRESIF (Speculative Scalp ONLY)
Buy Area: Rp 517 - Rp 544
Logic: SANGAT BERISIKO. Scalp bounce dari MA20 544-517 dengan SL ketat. Rights issue period masih berlangsung sampai 22 Jan = high volatility continues
β
β
ββββββββββββββββββββββββββββββ
π― EXIT STRATEGY (R:R Ratio 1:1.5 - DEFENSIVE)
π΄ IMMEDIATE EXIT: Rp 555 (NOW) | Jual sebelum correction deeper
π΄ DOWNSIDE TARGET 1: Rp 472-500 (-9.9% to -15%) | Harga teoretis rights & MA50
π΄ DOWNSIDE TARGET 2: Rp 390-428 (-22.9% to -29.7%) | MA100/200 major support retest
π’ TP (If Must Play): Rp 580-630 (+4.5% to +13.5%) | Resistance zone
β
β
ββββββββββββββββββββββββββββββ
π° NEWS & MACRO CATALYST
π Sektor & Komoditas
Telecommunication Infrastructure - Fiber Optic & Data Services
Digital infrastructure demand growing 15-20% annually. Rights issue period active until Jan 22, 2026
β
π’ Berita Penggerak (Impact Rating)
ABADI KREASI UNGGUL BORONG 3.5 MILIAR SAHAM - 19 Januari 2026: Abadi Kreasi Unggul membeli 3.5 miliar lembar INET dan kini kuasai 61.42% kepemilikan saham. Ini adalah akuisisi strategic control yang MASSIVE, menunjukkan controlling shareholder consolidate ownership. (IMPACT: SANGAT POSITIF - Major Shareholder Entry)
β
FOREIGN NET BUY RP27.69 MILIAR - 19 Januari 2026: Investor asing tercatat net buy Rp27.69 miliar pada Senin 19 Januari dengan saham INET melesat 10.58% ke 575. Volume perdagangan 2.24 miliar lembar dengan frekuensi 162,149 kali dan nilai transaksi Rp1.25 triliun menunjukkan likuiditas sangat tinggi. (IMPACT: POSITIF - Foreign Interest)
β
RIGHTS ISSUE RP3.2 TRILIUN BERLANGSUNG - Periode 8-22 Januari 2026: INET sedang rights issue dengan rasio 3:4 dan harga pelaksanaan Rp250/saham. Harga teoretis ex-rights Rp472. Dana Rp2.93T untuk ekspansi FTTH, Wi-Fi 7, kabel bawah laut Jakarta-Batam-Singapore. Sisanya untuk modal kerja. (IMPACT: MIXED - Dilution vs Growth)
β
SAHAM MELESAT 191% SEJAK NOVEMBER 2025: Dari 240 (November) ke peak 700+ (December-early January) = rally 191% dalam 2 bulan. Sekarang correction ke 555 = turun 20% dari ATH. Ini adalah parabolic rally typical speculative bubble. (IMPACT: WARNING - Valuation Stretched)
β
TARGET ANALYST RP630-700 - Januari 2026: Analyst upgrade target dari Rp600 ke 630-700 based on expansion outlook. Tapi volatilitas masih tinggi selama periode rights issue sampai akhir Januari. Rekomendasi Buy on Weakness 520-544. (IMPACT: POSITIF - Analyst Support)
β
EKSPANSI INFRASTRUKTUR DIGITAL - Strategic Vision: INET melayani 100+ ISP Indonesia, target 2 juta homepass FTTH Bali-Lombok, proyek kabel bawah laut internasional. Penetrasi broadband Indonesia masih rendah ~27% = massive growth runway. (IMPACT: SANGAT POSITIF JANGKA PANJANG - Industry Tailwind)
β
ββββββββββββββββββββββββββββββ
βοΈ THE FINAL VERDICT
π SIGNAL: SELL / STRONG AVOID (Distribution Active - Extreme Risk)
π‘ Risk Profile: VERY HIGH RISK (Speculative Bubble)
β Confidence Score: 18% (Extreme Bearish Short-term)
π INTELLIGENCE SUMMARY
[-] MASSIVE DISTRIBUTION TSUNAMI - Smart Money EXITING
Flow data adalah MOST BEARISH yang saya analisa malam ini: Top 1 -10.9%, Top 3 -22.9% Big Dist, Top 5 -19.1%, Average -20.2% Big Dist = EVERY single level adalah heavy distribution. Volume 881.64M (358.05B value) adalah ASTRONOMICALLY HIGH - ini 50-100x normal daily volume. Meski net volume +1.26M positif, itu hanya karena retail panic buying dari institusi yang dumping massive positions. Buyer 45 vs Seller 23 tapi hasilnya Big Dist karena seller exit dalam lot raksasa.
β
[-] CLASSIC PUMP & DUMP PATTERN - Rally 191% Lalu Crash
Chart adalah textbook speculative bubble: rally dari 240 (Nov) ke 700+ (Dec-early Jan) = +191% dalam 2 bulan TANPA fundamental justification yang sebanding. Rights issue memang positive long-term tapi tidak justify 191% rally. Sekarang correction dari 700+ ke 555 = sudah turun 20% dari peak. Typical retracement setelah parabolic rally adalah 50-70% = target 350-420 masih jauh di bawah. History shows saham yang rally >150% dalam <3 bulan ALWAYS correct minimum 40-50%.
β
β
[-] RIGHTS ISSUE DILUTION - 75% Increase in Shares Outstanding
Rights ratio 3:4 berarti untuk setiap 4 saham lama, akan ada 3 saham baru = dilusi 75%. Harga pelaksanaan Rp250 vs market price 555 creating arbitrage opportunity. Harga teoretis ex-rights Rp472 yang 15% di bawah current price. Selama periode rights 8-22 Jan, volatilitas extreme karena: (1) Existing shareholders sell untuk raise cash ikut rights, (2) Short-term traders arbitrage spread, (3) Uncertainty siapa yang akan ambil rights.
β
[-] FOREIGN BOUGHT YESTERDAY, DISTRIBUTED TODAY
Ini adalah CRITICAL red flag: Foreign net buy Rp27.69B pada 19 Jan (kemarin), tapi data 20 Jan (hari ini) showing MASSIVE distribution -20.2%. Ini berarti foreign traders masuk kemarin untuk short-term momentum play, lalu langsung exit hari ini with profit. Classic "buy the rumor (rights closing soon), sell the news (distribution complete)" pattern. Retail yang terlambat jadi exit liquidity.
β
β
[-] VALUATION UNJUSTIFIABLE - Trading 10x Book Value
Dengan market cap estimated Rp17-20T (at 555 x ~33B shares diluted post-rights) dan book value ~Rp2T, INET trading 8-10x P/BV. Untuk infrastructure telecom company dengan ROE 15-20%, fair P/BV adalah 2-3x maksimal. Ini berarti stock overvalued 3-5x dari fair value. Even dengan growth dari Rp3.2T capex, payback period 5-7 tahun, tidak justify current valuation.
β
[+] STRATEGIC SHAREHOLDER CONTROL - Abadi Kreasi 61.42%
Abadi Kreasi Unggul acquiring 61.42% adalah positive untuk corporate governance dan strategic direction stability. Controlling shareholder dengan majority stake bisa push management untuk execute expansion plan efficiently. Tapi ini juga means limited free float = higher volatility dan manipulation risk.
β
[+] LONG-TERM GROWTH STORY VALID - Infrastructure Demand Real
Fundamental expansion thesis adalah sound: (1) Indonesia broadband penetration 27% vs regional average 60-70%, (2) Digital economy growing 20%+ CAGR, (3) FTTH and submarine cable demand structural growth drivers, (4) Melayani 100+ ISP with B2B model = predictable recurring revenue. Jika management execute Rp3.2T capex well, revenue bisa 2-3x dalam 3-5 tahun. Tapi ini adalah 3-5 year story, NOT 2-month story.
β
π
OPENING INSTRUCTION (09:00 WIB - 21 Januari 2026)
"CODE RED MAXIMUM - DISTRIBUTION TSUNAMI DETECTED. Flow -20.2% average Big Dist dengan Top 3 -22.9% dan volume 881M (50-100x normal) adalah UNPRECEDENTED institutional exodus. Setelah rally 191% (240β700) dalam 2 bulan, correction baru 20% ke 555 - masih 130% above starting point. Foreign bought yesterday Rp27.69B, distributed TODAY = classic pump & dump. Rights issue dilusi 75% dengan harga teoretis 472 yang 15% below current. Valuation 8-10x P/BV vs fair 2-3x = overvalued 3-5x. IF YOU HOLD: SELL IMMEDIATELY 555 - ini bukan correction, ini distribution phase sebelum crash. DO NOT BUY - ini EXIT LIQUIDITY trap. Target correction 390-472 (50-70% retracement) = another 30-40% downside. Long-term story valid tapi valuation insane. Wait correction major sebelum consider re-entry. RUN NOW."
ββββββββββββββββββββββββββββββ
β οΈ Disclaimer: Analisis mesin bantu. Keputusan investasi tetap di tangan Anda. π€
$INDR $NICL
$ERTX $INDR $ZATA ini textile turun semua, mau beresΒ²in scalper apa gimana ya. atau suntikan nya belum jelas.