


Volume
Avg volume
PT Vale Indonesia menambang nikel laterit untuk menghasilkan produk akhir berupa nikel dalam matte. Rata-rata volume produksi nikel per tahun mencapai 75.000 metrik ton. Dalam memproduksi nikel di Blok Sorowako, kami menggunakan teknologi pyrometalurgi (meleburkan bijih nikel laterit). Nikel yang kami hasilkan diekspor seluruhnya kepada Sumitomo Metal Mining Co, Ltd (Jepang) dalam kontrak khusus jangka panjang yang dijalin kedua perusahaan tersebut. Beroperasi dalam naungan Kontrak Karya yang telah diamandemen pada 17 Oktober 2014 dan berlaku hingga 28 Desember 2025 dengan luas konsesi seluas 118.017 hektar meliputi Sulawesi Se... Read More
Duo saham maut di sektor nickel ada $NICL dan $INCO, favorit gw tetep $NICL potensi upside masih jauh📈
https://cutt.ly/1tkFaaTH

@mudafiq
Coba cek isi beritanya om,
ati - ati, analisa sendiri sebelum membeli.
sembarang tag : $ANTM , $INCO , $INET

Resmi ESDM pangkas produksi Nikel turun menjadi 250 juta ton tahun 2026. yang sebelumnya 2025 mencapai 364 juta ton.
waktunya terbang 🚀🚀
$SMGA $NICE $INCO
1/2


Yok besok pagi kita kesini, muatan udh full serok. 6ribu sudah jadi support terkuat utk up 9ribuan, dipastikan bsk pagi $INCO gaspoll up 15%🚀🚀🔥🔥
stockpick buat besok prediksi gacor A1 winrate 80%..
$BUMI$INCO$TINS
1️⃣ BUMI
Entry: 418–422
Stoploss: 400
TP: 450 / 480
Catatan: Volume aktif, trend naik pendek
2️⃣ ARCI
Entry: 1.920–1.950
Stoploss: 1.850
TP: 2.050 / 2.150
Catatan: Gold play, momentum kuat
3️⃣ MBMA
Entry: 760–770
Stoploss: 720
TP: 830 / 900
Catatan: Breakout lanjutan sektor battery
4️⃣ DEWA
Entry: 740–750
Stoploss: 700
TP: 820 / 880
Catatan: High beta, cocok scalping–swing cepat
5️⃣ PTRO
Entry: 12.200–12.400
Stoploss: 11.800
TP: 13.200 / 13.800
Catatan: Trend naik rapi, relatif lebih aman
6️⃣ BULL
Entry: 620–640
Stoploss: 580
TP: 700 / 760
Catatan: Momentum spekulatif, jaga disiplin SL
7️⃣ INCO
Entry: 6.300–6.400
Stoploss: 6.050
TP: 6.900 / 7.200
Catatan: Bluechip nikel, swing trader friendly
8️⃣ TINS
Entry: 3.880–3.940
Stoploss: 3.700
TP: 4.200 / 4.450
Catatan: Tin price play, trend masih sehat
9️⃣ BRMS
Entry: 1.220–1.250
Stoploss: 1.150
TP: 1.350 / 1.450
Catatan: Volatil tinggi, cocok partial TP
🔟 MDKA
Entry: 2.950–3.000
Stoploss: 2.800
TP: 3.250 / 3.450
Catatan: Gold–copper theme, masih uptrend
---
📌 Strategi Singkat
Maks risk 1–2% per saham
Buy on pullback, bukan kejar harga
Partial TP di target 1, sisanya trailing
📊 Update Signal
$BULL
Haka 640++? DYOR
Buy 1: 630
Buy 2: 610
CL <: 585
TP 1: 650
TP 2: 660
Arah Trend: 💹 Uptrend
Validasi Teknis : 📈 Breakout Ringan
Rec: ✅ Hold
$INCO
Haka 6400++? DYOR
Buy 1: 6300
Buy 2: 6150
CL <: 6000
TP 1: 6950
TP 2: 7250
Arah Trend: 💹 Uptrend
Validasi Teknis : 🛸 Pasca Breakout
Rec: ✅ Hold
$ADRO
Haka 2230++? DYOR
Buy 1: 2200
Buy 2: 2140
CL <: 2080
TP 1: 2340
TP 2: 2500
Arah Trend: 💹 Uptrend
Validasi Teknis : 🛸 Pasca Breakout
Rec: ✅ Hold
Ini hanya membantu yang sudah pegang posisi dan ingin BEP / tidak CL dalam / TP tipis.
Disarankan ambil TP1 untuk yang punya barang di bawah, guna amankan modal.
Bukan ajakan jual/beli. DYOR sesuai profil risiko masing-masing.
CMIIW
$MBMA Terlihat kenaikannya hari ini tepat tertahan dengan area Resistance Kuatnya yang ada diangka 780-800 dimana endingnya terlihat MBMA Close diangka 770 dimana meski begitu terlihat flownya masih luar biasa bagus sekali hari ini untuk MBMA karena MBMA ini cukup besar hari ini ada diakumulasikan oleh Pihak Foreign, yaitu sekitar 60,7 Milyar Rupiah, lalu secara trend n momentum pergerakannya pun hingga saat ini clear MBMA masih berada didalam posisi yang Bullish, adapun lebih menariknya lagi terlihat bahwa harga Nickel per malam ini naik luar biasa signifikan kembali hingga sudah berada dikisaran 18.600an sehingga memang mestinya probabilitynya sangat besar ini untuk MBMA Kedepannya bakalan bisa terus naik.
Adapun Jika MBMA ini kedepannya mampu untuk bisa terus naik n BreakOut dari Resistancenya saat ini yang ada diangka 780-800, MBMA ini punya potensi kedepannya bakalan bisa naik menuju Next Targetnya yang ada diangka 830-850, atau bahkan endingnya bisa hingga kekisaran angka 900 dimana MBMA saat ini punya kisaran area Support terdekat ada diangka 750, lalu Support Kuatnya ada dikisaran angka 700.
$INCO $NCKL
$MBMA Pegangan untuk semua saham nikel di masa mobil dan motor listrik saat ini, kalau naik berkali kali lipat gw ga akan ikut hujat pak bahlil, pasukan hold sudah pasang sabuk lepas landas
random tag $INCO $NCKL

Malam ini, Rabu, 14 Januari 2026, Kementerian ESDM akan mengumumkan persetujuan RKAB Vale 2026 yang mengatur pasokan nikel pada tahun 2026 kedepan.
Pada tahun 2025, produksi nikel ditargetkan sebesar 364-379 juta ton biji nikel. Sementara RKAB 2026, menargetkan pembatasan kuota produksi nikel menjadi 250-260 juta ton biji nikel. Artinya, sekitar 30 persen pemangkasan dari tahun 2025.
Pemangkasan ini memiliki tujuan salah satunya agar pasokan nikel tidak oversupply, sehingga diharapkan harga nikel dapat stabil dan tidak anjlok.
Hal ini tercermin dari kenaikan harga nikel belakangan ini yang cenderung naik, menandakan stabilitas harga komoditas nikel yang kian membaik. Saat ini harga Nickel/USD berada pada level sekitar $18.800 USD melalui platform TradingView.
Bagaimana pendapat teman-teman semua? Mari kita berdiskusi.
Sumber : Bloomberg, CNBC, TradingView
Tag: $INCO $DKFT $NCKL

$INCO
catatan pribadi buka rekomendasi jual/beli #DYOR
QUANT DEEP SEARCH MARATHON ENGINE 3.0.
Emiten: PT Vale Indonesia Tbk (INCO)
Tema utama: Nickel supercycle, EV transition, global strategic metal
====================================
1️⃣ IDENTITAS EMITEN — QUANT CONTEXT
====================================
INCO adalah perusahaan tambang nikel terintegrasi yang mayoritas dikendalikan oleh Vale Global dan Pemerintah Indonesia. Secara struktur, INCO bukan perusahaan keluarga, bukan BUMN penuh, dan bukan perusahaan spekulatif. Ia berada dalam ekosistem global mining governance dengan standar ESG, audit, dan risk management internasional. Struktur bisnisnya mencakup tambang nikel, fasilitas pengolahan nickel matte, serta proyek ekspansi seperti Bahodopi dan Pomalaa yang akan menjadi basis pertumbuhan jangka panjang.
Dalam 10 tahun terakhir, INCO tidak memiliki sejarah PKPU, tidak pernah masuk fase distress seperti BUMI era lama, dan tidak berada dalam radar delisting risk. Aksi korporasinya bersifat konservatif: ekspansi proyek, penyesuaian investasi, bukan restrukturisasi darurat. Ini mengklasifikasikan INCO sebagai institutional-grade commodity asset, bukan retail speculation stock.
Quant score identitas: 90/100
====================================
2️⃣ FUNDAMENTAL KUANTITATIF
====================================
Secara historis, pendapatan dan laba INCO sangat sensitif terhadap harga nikel global. Revenue dan EBITDA menunjukkan pola siklikal, namun kualitas laba relatif baik karena berbasis operasi, bukan accounting engineering. Dalam fase harga nikel melemah, margin memang tertekan, tetapi operasional tetap berjalan stabil. Ini menunjukkan struktur biaya tidak rapuh.
Cash conversion ratio relatif sehat untuk perusahaan tambang. Laba inti lebih dominan dibanding laba non-recurring. Dari sisi neraca, leverage INCO tergolong moderat, dengan Net Debt/EBITDA yang masih dalam zona aman untuk emiten mining besar yang sedang ekspansi. Interest coverage masih kuat, menunjukkan risiko gagal bayar rendah.
Arus kas operasi tetap positif, meskipun free cash flow tertekan akibat capex ekspansi. Namun ini adalah capex produktif, bukan capex bertahan hidup. Dalam konteks quant, INCO sedang berada di fase investment cycle, bukan decay cycle.
Quant score fundamental kuantitatif: 82/100
====================================
3️⃣ FUNDAMENTAL KUALITATIF
====================================
Manajemen INCO memiliki reputasi konservatif, tidak agresif menjual mimpi, dan relatif konsisten dengan guidance. Governance kuat karena berada di bawah pengawasan grup global. Tidak ada pola manipulatif agresif dalam laporan keuangan. Komitmen ESG tinggi, yang membuat INCO lebih mudah diterima investor institusi global.
Gaya pengelolaan: defensif-ekspansif. Tidak spekulatif, tetapi tetap berani investasi jangka panjang. Ini menurunkan risiko ledakan laba instan, tetapi meningkatkan probabilitas keberlanjutan jangka panjang.
Quant score kualitatif: 88/100
====================================
4️⃣ STORY CHECK – PETER LYNCH MODE
====================================
Bisnis INCO sangat mudah dipahami: menambang nikel, mengolah, dan menjual. Circle of competence sangat jelas. Story besar yang menaungi adalah transisi energi, EV, baterai, dan strategic metal.
Namun perlu disadari: INCO saat ini masih dominan sebagai nickel matte producer, bukan battery cell material producer langsung. Jadi exposure ke EV bersifat indirect but strategic.
Story ini sudah sebagian diapresiasi pasar, tetapi belum sepenuhnya priced-in karena pasar masih melihat INCO sebagai cyclical miner, bukan strategic energy metal asset. Ini artinya: INCO berada di fase story transition, bukan story exhaustion.
Quant story score: 85/100
====================================
5️⃣ CATALYST & EVENT-DRIVEN
====================================
Catalyst utama INCO adalah kenaikan harga nikel global. Setiap kenaikan harga nikel akan langsung meningkatkan revenue dan EBITDA secara linear. Catalyst kedua adalah peningkatan volume produksi dari proyek Bahodopi dan Pomalaa. Catalyst ketiga adalah diversifikasi penjualan bijih nikel yang menambah stabilitas pendapatan.
Dari sisi regulasi, posisi Indonesia sebagai pusat nikel dunia adalah regulatory windfall jangka panjang, meskipun tetap ada risiko penyesuaian royalti. Tidak ada larangan ekspor baru yang merusak model bisnis INCO.
INCO tidak bergantung pada spin-off atau merger untuk bertumbuh. Pertumbuhannya berbasis proyek nyata.
Quant catalyst score: 83/100
====================================
6️⃣ GORANGAN / MANIPULATION CHECK
====================================
INCO bukan saham gorengan. Likuiditasnya besar, kepemilikan institusinya tinggi, dan pergerakan harga lebih sering mengikuti siklus komoditas daripada pola operator. Anomali volume sesekali ada, tetapi tidak menunjukkan pola pump & dump struktural.
Manipulation risk score (semakin rendah semakin baik): 25/100
====================================
7️⃣ VALUASI
====================================
Valuasi INCO tidak boleh dilihat statis. Ia harus dilihat relatif terhadap siklus harga nikel. Dalam fase harga nikel rendah, INCO terlihat mahal. Dalam fase harga nikel tinggi, INCO terlihat murah.
Jika nikel memasuki supercycle baru, maka PER dan EV/EBITDA INCO saat ini akan terlihat murah secara forward. Dalam model “premium but justified”, INCO memenuhi syarat karena earnings visibility sangat bergantung pada satu variabel utama yang sedang berpotensi naik: harga nikel.
Quant valuation fairness score: 78/100
====================================
8️⃣ SENTIMEN PASAR
====================================
Sentimen terhadap INCO cenderung netral-positif jangka panjang, namun fluktuatif jangka pendek. Investor institusi memperlakukan INCO sebagai proxy nikel Indonesia. Retail sering masuk terlambat saat harga nikel sudah naik.
Sentimen ini menunjukkan INCO bukan saham euforia permanen, tetapi saham siklikal institusional.
Quant sentiment score: 72/100
====================================
9️⃣ MOMENTUM & TEKNIKAL KUANT
====================================
Momentum INCO sangat bergantung pada harga nikel global. Saat nikel menguat, struktur teknikal cepat membaik. Saat nikel melemah, INCO mudah masuk fase konsolidasi panjang. Ini menciptakan pola “long base – sharp breakout”.
Secara quant, INCO memiliki karakter volatility compression sebelum breakout, khas saham komoditas besar.
Quant momentum score: 75/100
====================================
🔟 INDUSTRY CYCLE & MACRO
====================================
Nikel berada dalam fase transisi menuju strategic metal. Permintaan struktural global untuk EV, baterai, dan energi hijau masih naik dalam jangka panjang, meskipun jangka pendek bisa sangat fluktuatif. Indonesia adalah pusat supply dunia, sehingga INCO berada di pusat siklus tersebut.
Siklus ini belum selesai. INCO berada di sisi yang benar dari sejarah komoditas.
Industry cycle score: 90/100
====================================
1️⃣1️⃣ RISK MODEL
====================================
Risiko utama INCO adalah harga nikel global. Risiko kedua adalah keterlambatan proyek. Risiko ketiga adalah perubahan kebijakan royalti. Namun risiko kebangkrutan, fraud, atau delisting sangat rendah.
Profil risiko INCO adalah medium volatility, low structural risk.
Risk score (semakin rendah semakin baik): 35/100
====================================
1️⃣2️⃣ PROYEKSI 2026+
====================================
Jika harga nikel naik secara struktural, revenue dan laba INCO berpotensi meningkat signifikan. Dengan ekspansi produksi, EBITDA leverage akan tinggi. Dalam skenario bullish, INCO berpotensi mengalami rerating sebagai strategic metal asset, bukan sekadar cyclical miner.
Dalam skenario base, INCO tetap menjadi cash generator stabil. Dalam skenario bearish, INCO tetap bertahan karena neraca kuat.
====================================
🔥 QUANT FINAL SCORE INCO (1–100)
====================================
Fundamental Strength: 82
Story Strength: 85
Catalyst Potential: 83
Valuation Gap: 78
Risk Level (inverse): 65
Market Sentiment: 72
Technical Momentum: 75
➡️ TOTAL QUANT COMPOSITE SCORE: 80/100
🎯 JAWABAN ATAS PERTANYAAN INTI KAMU
Apakah INCO akan menjadi top player nikel Indonesia?
Jawaban quant: YA, INCO sudah dan akan tetap menjadi top-tier player.
Apakah pendapatan INCO akan meningkat pesat jika harga nikel naik?
Jawaban quant: YA, dengan sensitivitas laba yang sangat tinggi terhadap harga nikel.
Namun:
INCO bukan saham 10x gorengan.
INCO adalah strategic compounder berbasis siklus komoditas global.
🔚 KESIMPULAN JP MORGAN STYLE
INCO adalah saham:
• Untuk investor strategis
• Untuk pemain siklus komoditas
• Untuk portofolio jangka menengah–panjang
• Untuk investor yang paham volatilitas
Bukan untuk:
• Trader euforia
• Pemburu gorengan
• Investor yang ingin hasil instan
Kalau kamu mau, aku bisa lanjutkan ke:
1️⃣ Target harga INCO bull–base–bear scenario
2️⃣ Monte Carlo probability model
3️⃣ Sensitivitas EPS terhadap harga nikel
4️⃣ Bandingkan INCO vs ANTM vs NCKL vs MDKA
5️⃣ Bandarmologi & flow analysis INCO hari ini
Tinggal pilih layer berikutnya.
Mode JP Morgan Quant Engine siap lanjut 🚀📊
simple aja.
-> BUMN $INCO ekspansi ckup besar akhir2 ini. ngga tau bikin apaan. ya kali dibiarin harga nikel babak belur lagi di 2026? yang lain? cek aja sektor hulu sm hilir nikel, manyoritas ekspansinya kuat.
-> Suply dikuasai, suply di tekan, harga naik
-> harga nikel naik kencang, meresponl statement menteri ESDM pemangkasan produksi nikel. (baru kali ini saya setuju sama menteri satu ini)🤣
menurut pendapat saya, beliau itu pintar. cm kepintarannya kadang di sembunyikan🤣🤣🤣.
bukan ajakan jual beli, hanya sharing opini jalanan aja.🙏