


Volume
Avg volume
PT Vale Indonesia menambang nikel laterit untuk menghasilkan produk akhir berupa nikel dalam matte. Rata-rata volume produksi nikel per tahun mencapai 75.000 metrik ton. Dalam memproduksi nikel di Blok Sorowako, kami menggunakan teknologi pyrometalurgi (meleburkan bijih nikel laterit). Nikel yang kami hasilkan diekspor seluruhnya kepada Sumitomo Metal Mining Co, Ltd (Jepang) dalam kontrak khusus jangka panjang yang dijalin kedua perusahaan tersebut. Beroperasi dalam naungan Kontrak Karya yang telah diamandemen pada 17 Oktober 2014 dan berlaku hingga 28 Desember 2025 dengan luas konsesi seluas 118.017 hektar meliputi Sulawesi Se... Read More
Golden cross MACD di $IHSG hari ini: $INCO
Selengkapnya di https://cutt.ly/vtn7xJPC
$TINS itu ada support sbnrnya di 3940-4110 ya, resistance sebelumnya yg dibreak.
Jadi perhatikan aja kisaran area itu, selama TINS ga breakdown kebawah itu, TINS viewnya overall masih bullish n bagus dengan Target bisa ke 4500an.
$ANTM $INCO
coba diambil positifnya..
mungkin dengan ini, indonesia bisa fokus di smelter dan pengembangannya.. bukan hanya ngeruk hasil bumi saja terus
🙏
$NCKL $MBMA $INCO
Menghadapi Berita Buruk Secara Rasional
Dalam perjalanan investasi, berita buruk adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari. Laporan kinerja yang mengecewakan, perubahan regulasi, isu manajemen, hingga sentimen pasar yang tiba-tiba memburuk sering kali muncul tanpa peringatan. Masalahnya bukan pada keberadaan berita negatif itu sendiri, melainkan pada cara kita meresponsnya. Banyak keputusan investasi yang buruk lahir bukan karena kurangnya informasi, tetapi karena reaksi emosional yang berlebihan.
Langkah pertama adalah membedakan antara berita dan kebisingan. Tidak semua informasi yang terdengar buruk benar-benar relevan terhadap nilai jangka panjang sebuah bisnis. Gosip di media sosial, judul berita yang provokatif, atau opini singkat tanpa konteks sering kali lebih bertujuan menarik perhatian daripada memberi pemahaman. Kita perlu bertanya: apakah informasi ini mengubah fundamental bisnis, atau hanya mencerminkan sentimen jangka pendek pasar?
Langkah kedua adalah memahami sifat dari masalah yang diberitakan. Ada perbedaan besar antara masalah struktural dan masalah sementara. Penurunan laba karena pelemahan ekonomi global tentu berbeda dampaknya dengan kehilangan keunggulan kompetitif atau praktik manajemen yang buruk. Dalam banyak kasus, pasar bereaksi sama kerasnya terhadap dua jenis masalah ini, padahal implikasi jangka panjangnya sangat berbeda. Dengan memahami sumber masalahnya, kita bisa menilai apakah risiko yang muncul bersifat permanen atau hanya sementara.
Langkah ketiga adalah kembali ke tesis investasi awal. Setiap saham idealnya dibeli dengan alasan yang jelas sejak awal, entah karena kualitas bisnis, valuasi yang menarik, atau kemampuan menghasilkan arus kas. Ketika berita buruk muncul, kita perlu menguji apakah alasan-alasan tersebut masih utuh. Jika bisnisnya tetap solid dan masalah yang muncul tidak merusak fondasinya, maka kepanikan pasar justru bisa menjadi pengingat untuk tetap rasional, bukan alasan untuk ikut panik.
Langkah keempat adalah menyadari peran emosi dan sentimen pasar. Harga saham sering bergerak lebih cepat daripada perubahan nilai bisnisnya. Ketakutan bersifat menular, dan pasar bisa menjadi sangat pesimis dalam waktu singkat. Di sinilah disiplin berpikir diuji. Kita tidak perlu selalu bertindak; sering kali keputusan terbaik adalah memberi waktu, membaca ulang laporan perusahaan, dan menunggu informasi yang lebih lengkap.
Bersikap rasional terhadap berita buruk bukan berarti mengabaikannya, tetapi menempatkannya dalam konteks yang tepat. Kita belajar untuk menyaring, menganalisis, dan merespons dengan kepala dingin, bukan dengan refleks emosional. Ketika berita negatif berikutnya muncul, apakah Anda akan langsung bereaksi mengikuti arah pasar, atau meluangkan waktu untuk menilai apakah berita itu benar-benar mengubah nilai bisnis yang Anda miliki?
@Blinvestor
Random tags: $ASII $UNTR $INCO
Jakarta, CNBC Indonesia — Usai reli tiga hari beruntun, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada perdagangan Kamis (12/2/2026). IHSG terkoreksi 25,61 poin atau 0,31% ke level 8.265,35.
Seiring dengan hal tersebut, asing melakukan penjualan bersih jumbo sebesar Rp1,49 triliun di seluruh pas...

www.cnbcindonesia.com

📊 ANALISA $TINS
🟢 Summary: BULLISH (5/5)
💰 Harga terakhir: 4190.00
🎯 Stochastic
• Status: BULLISH
• %K / %D: 58.96 / 42.2
🔥 Volume
• Hari ini: 183837600
• Rata-rata 20 hari: 83423285
• Ratio: 2.2×
• Kekuatan: SANGAT KUAT
🟢 Buyer vs Seller
• Dominasi: BUYER DOMINAN KUAT
• Buyer % (avg): 80.0%
🔍 Divergence
• Tidak ada divergence signifikan
🟢 PSAR
• Trend: BULLISH
🧱 Support & Resistance (10 hari)
• Support: 2800.00 (49.64% dari harga)
• Resistance: 4380.00 (4.53% dari harga)
📝 Catatan Analisa
Struktur teknikal berada dalam kondisi bullish yang solid. Momentum dan tren masih mendukung pergerakan lanjutan, namun tetap perhatikan respon harga di area resistance terdekat.
KOMO SECTOR : $AMMN $INCO
1/3



$TINS Terlihat dalam beberapa hari perdagangannya yang terakhir ini overall sudah berhasil untuk bisa naik dengan luar biasa solid n signifikan bahkan hingga hari ini TINS sudah berhasil untuk bisa BO keatas Last High yg juga merupakan kisaran ATHnya diangka 3940-4110 yaitu hingga angka 4190 saat ini dimana menariknya terlihat hari ini TINS juga sudah berhasil naik signifikan dengan disertai adanya lonjakan volume transaksi yang besar yaitu sekitar 755 Milyar Rupiah, lalu terlihat dari broksumnya hari ini overall juga sangat bagus hasilnya karena ternyata TINS hari ini sangat besar ada diakumulasikan oleh Pihak" Foreign yaitu sekitar 154 Milyar Rupiah.
TINS ini semestinya punya potensi yang besar kedepannya bakalan bisa lanjut naik dimana TINS punya Target bisa ke kisaran angka 4500an melihat momentum pergerakannya saat ini yang juga sedang sangat strong Bullish. Adapun area Support untuk TINS saat ini ada diangka 3940-4110.
$ANTM $INCO
12.02
Ihsg 8,265 -0.3%
Top value
Bumi 2T. Ptro 1.4T (distribution)
Bbca 1.7T (heavy distribution)
Antm 927B +3.2%
Tins 755B +9.9%
- 1st fail rebound attempt
- Beware for Bbca (please dyor)
Gold stock
Antm. Mdka +0.9%. Untr +1%. Emas 2.4%. Arci +2.3%. Hrta +4.7%
Metal stock
$INCO +3.6%. Mbma +0.6%
$TINS - Ath stock, projection less matter. Follow the flow)
Worth mention
$SMGR +13% (volume surge)
Aadi +0.5%
Kospi +3.1%
Btc 68k
Jpy/Idr >109
Commodities
NG +3.7%
Nickel -2%

$INCO MBMA $NCKL https://cutt.ly/xtnLvP31
izin bertanya suhu, hr ini saya jual RAJA.
Tapi kok di porto History-realized tidak muncul ya transaksinya? apakah butuh waktu?
krn biasanya hari itu jual langsung ada report history (realized) nya.
apakah ada yang mengalami hal serupa jg?
thanks
random tag $RAJA $BBCA $INCO
Mode intraday ON 🔥
Watchlist sore ini:
$PTRO $ADRO $INCO
Target bukan serakah, yang penting konsisten.
Beli sore, jual pagi.
Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya
Support like agar terus update!!!
Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend
Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏