


Volume
Avg volume
PT Vale Indonesia menambang nikel laterit untuk menghasilkan produk akhir berupa nikel dalam matte. Rata-rata volume produksi nikel per tahun mencapai 75.000 metrik ton. Dalam memproduksi nikel di Blok Sorowako, kami menggunakan teknologi pyrometalurgi (meleburkan bijih nikel laterit). Nikel yang kami hasilkan diekspor seluruhnya kepada Sumitomo Metal Mining Co, Ltd (Jepang) dalam kontrak khusus jangka panjang yang dijalin kedua perusahaan tersebut. Beroperasi dalam naungan Kontrak Karya yang telah diamandemen pada 17 Oktober 2014 dan berlaku hingga 28 Desember 2025 dengan luas konsesi seluas 118.017 hektar meliputi Sulawesi Se... Read More
$INCO Komoditas Strategis & Boom AI: Alasan Pasar Saham Indonesia Sulit Turun Kelas https://cutt.ly/0tTNnhz7
Intip $INCO emmm..
Date Day Time Harga %
11/03/26 Wed 12:40:00 6,025 0.00%
11/03/26 Wed 12:35:00 6,025 0.00%
11/03/26 Wed 12:15:00 6,000 -0.41%
11/03/26 Wed 12:00:00 6,025 -1.23%
11/03/26 Wed 11:55:00 6,100 -0.81%
11/03/26 Wed 11:45:00 6,150 -0.40%
________________________________________
1. Pernyataan Direktur Budiawansyah mengenai persetujuan kuota yang hanya 30% adalah alasan utama mengapa para pemegang modal besar melakukan eksodus hari ini. Tanpa kuota yang memadai, operasional dua smelter raksasa di Pomalaa dan Bahodopi terancam lumpuh sebelum berkembang. Pasar bereaksi terhadap risiko under-utilization aset yang sangat mahal.
2. Meskipun APNI menyebutkan adanya potensi revisi pada Juli 2026, bagi pasar, menunggu hingga Juli adalah sebuah ketidakpastian yang tak tertahankan. Selisih waktu empat bulan ke depan adalah masa transisi yang penuh risiko. Inilah mengapa terjadi tekanan jual masif hingga menyentuh level 6,000.
3. Perhatikan kolom Seller, broker NI melakukan distribusi sebesar 23.2B, diikuti oleh AK sebesar 20.6B. Mereka—kaum elit bursa—sedang merespons berita ini dengan sangat agresif. Namun, munculnya perlawanan di level 6,000 menunjukkan bahwa ada faksi lain yang berspekulasi bahwa pemerintah pada akhirnya "pasti" akan menyetujui revisi demi keberlangsungan hilirisasi nasional.
4. Hilirisasi adalah program suci pemerintah. Pembatasan RKAB pada INCO menciptakan anomali. Tekanan pada harga saat ini adalah bentuk "protes" pasar terhadap birokrasi yang dianggap menghambat ekspansi industri strategis.
5. Harga saat ini tertahan di level 6,025 setelah sempat menyentuh 6,000. Munculnya long lower shadow pada menit-menit terakhir sesi pertama menandakan adanya kelompok spekulan yang mencoba memanen keuntungan dari kepanikan (panic selling) ini, berharap berita revisi di bulan Juli akan menjadi katalis positif nantinya.
________________________________________
Strategy:
• Perkiraan Penutupan: Mengingat berita ini sangat fundamental, INCO diprediksi akan ditutup pada zona merah yang pekat, kemungkinan di level 6,000 - 6,025. Pasar membutuhkan waktu untuk mencerna implikasi jangka panjang dari kuota RKAB ini.
• Strategy: STAY OUT / HOLD. Jika kalian sudah memiliki posisi, jangan melakukan Average Down sekarang. Jika belum memiliki, jangan terjebak oleh harga yang terlihat "murah". Harga murah bisa menjadi jauh lebih murah jika ketidakpastian RKAB ini berlanjut.
• Entry: Tunggulah hingga Juli 2026 atau hingga ada pernyataan resmi pemerintah mengenai percepatan revisi RKAB. Level 5,800 bisa menjadi lantai baru yang lebih realistis.
• CL (Cut Loss): Sangat disarankan bagi mereka yang memiliki profil risiko rendah untuk keluar sejenak jika level 6,000 dijebol dengan volume distribusi yang kian menebal.
Nilai Raport: 55/100
Meskipun fundamental smelter sangat menjanjikan, hambatan birokrasi kuota produksi menghancurkan ekspektasi laba tahun 2026.
Iseng simak Komoditi Timah
Tahun 2026 menjadi titik balik industri mineral global. Indonesia resmi menghentikan ekspor timah mentah, sebuah langkah berani yang memaksa Malaysia memutar otak. Namun, di balik narasi kemandirian ekonomi, muncul pertanyaan besar: Siapkah kita menertibkan carut-marut tambang ilegal yang selama ini menjadi "lubang hitam" pendapatan negara?
Di video kali ini, Circle K akan membedah secara mendalam kebijakan hilirisasi timah 2026. Kita tidak hanya bicara soal Malaysia Smelting Corp (MSC) yang mulai tertekan, tapi juga menyoroti ujian integritas pemerintah dalam memberantas penyelundupan di Bangka Belitung. Apakah kebijakan ini benar-benar untuk kesejahteraan rakyat, atau sekadar karpet merah bagi pemain besar di industri smelter?
Mari kita bedah data dari LME, laporan industri, hingga realita pahit di lapangan yang jarang tersentuh media arus utama.
Simak analisis lengkapnya:
📍 TIMESTAMPS:
00:00 : Prolog: Ambisi 2026 & Akhir Era Ekspor Mentah
01:10 : Bedah Kebijakan: Mengapa Harus Sekarang?
03:45 : Peta Kekuatan: Dominasi RI di Pasar Timah Global
05:28 : Logika Hilirisasi vs. Kesiapan Smelter Domestik
08:18 : Guncangan di Negeri Jiran: Nasib Industri Smelter Malaysia
11:08 : Volatilitas Harga: Prediksi Pergerakan LME (London Metal Exchange)
13:41 : Sisi Gelap: Tambang Ilegal & Tantangan Ekologi di Bangka Belitung
17:00 : Ujian Besar: Penegakan Hukum & Mafia Penyelundupan
20:34 : Kesimpulan: Antara Kedaulatan Mineral atau Sekadar Retorika
22:15 : Closing: Tetap Kritis, Tetap Berpikir Waras!
🔍 SUMBER & REFERENSI:
Siaran Pers Kementerian ESDM (Februari 2026)
Data Ekspor-Impor Badan Pusat Statistik (BPS) 2025-2026
Annual Report Malaysia Smelting Corp (MSC)
International Tin Association (ITA) Market Outlook
Analisis Ekonomi Regional Bank Indonesia
$TINS $INCO $IHSG
https://cutt.ly/StTBuvE2
3 SKENARIO ENTRY SAHAM $INCO (Swing Trader Plan)
Harga sekarang: 6325
1) SKENARIO ENTRY SEKARANG (Moderate Entry)
- Entry: 6200 – 6400
- Stoploss: < 6000
- TP1: 6700
- TP2: 7100 – 7500
Alasan: Harga masih bertahan di atas support minor dan struktur swing masih cukup sehat untuk potensi lanjutan naik Boss.
2) SKENARIO ENTRY PULLBACK (Conservative – Paling Aman)
- Entry: 5800 – 6000
- Stoploss: < 5600
- TP1: 6500
- TP2: 6900 – 7300
Alasan: Area ini zona demand kuat dan bekas area akumulasi sebelumnya, cocok buat entry sabar dengan risk lebih aman Boss.
3) SKENARIO ENTRY AGRESIF (Buy on Breakout)
- Entry: Buy kalau breakout > 6600 dengan volume besar
- Stoploss: < 6200
- TP1: 7000
- TP2: 7400 – 8000
Alasan: Breakout resistance 6600 bisa jadi pemicu momentum lanjutan kalau volume ikut masuk Boss.
Alasan Buy:
• Harga masih di area demand
• Struktur swing memungkinkan rebound / masih bullish
• Breakout 6600 bisa jadi trigger lanjutan
Risiko:
• Kalau 5800 jebol = potensi lanjut turun / koreksi lebih dalam
• Breakout tanpa volume rawan fake
• Stoploss wajib buat jaga modal Boss
Analisa ini panduan ya Boss, eksekusi tetap kembali ke gaya trading Boss.
📰 INCO Berencana Ajukan Revisi RKAB 2026
Direktur Vale Indonesia ($INCO), Budiawansyah, mengatakan bahwa pihaknya berencana mengajukan revisi kuota produksi bijih nikel dalam RKAB 2026, setelah pemerintah hanya menyetujui 30% volume yang diajukan perseroan. Budiawansyah menjelaskan bahwa alokasi tersebut tidak cukup untuk menopang operasional INCO selama 2026, terutama di tengah proses pembangunan 2 smelter baru di Pomalaa dan Bahodopi.
Sebelumnya, Sekretaris Umum Asosiasi Penambang Nikel Indonesia, Meidy Katrin Lengkey, mengatakan pada pekan lalu bahwa pemerintah mempertimbangkan untuk merevisi kuota produksi nikel dalam RKAB 2026 pada Juli 2026, dengan maksimum revisi kenaikan berkisar 25–30%.
[Sumber: Bisnis]
__________
Stockbit Sekuritas
Sekilas cuma batu merah.
Padahal, dari sinilah banyak hal besar bermula.
Bauksit adalah awal perjalanan aluminium logam ringan yang hadir di kendaraan, bangunan, hingga berbagai kebutuhan sehari-hari.
Lewat pengolahan terintegrasi, mineral ini tidak berhenti sebagai bahan mentah. Ia diolah menjadi material bernilai tambah yang menggerakkan industri dan kehidupan modern.
#MINDID #MINDFORWARD #ForBrighterFuture
$ANTM $INCO $TINS
1/7







$TINS Terlihat overall viewnya juga hari ini sangat menarik n bagus karena akhirnya TINS ini sudah mampu untuk bisa rebound dengan solid n signifikan yaitu hingga angka 3840 dimana menariknya ialah terlihat TINS ini sudah naik dengan disertai volume transaksi yang jumbo hari ini + aksi akumulasi yang masif n signifikan yang banyak dilakukan oleh broker ZP, IF, LG, dll broker" kakap lainnya, adapun secara technicl terlihat baru" ini TINS juga confirm muncul signal buy dari indikator stochasticnya dimana hal ini jelas menunjukkan bahwa momentum bullish mulai muncul kembali di TINS setelah sebelum"nya sudah retrace n terkoreksi cukup dalam.
TINS ini ada Target bisa naik hingga kisaran angka 4000 untuk jangka pendek kedepannya saat ini dimana Jika TINS ini mampu untuk bisa terus naik dari Target tersebut, TINS ini punya Next Target bisa ke 4110-4200an.
$ANTM $INCO
$DKFT
🤑🤑🤑
Harga ore naik terus tapi harga jual produk Smelter malah turun. Turun karena APNI sebar hoax akan adanya kenaikan revisi tambahan Kuota RKAB sebesar 30 persen di tengah tahun 🤣
Terima kasih APNI sudah bikin boncos pemilik Smelter $NCKL $INCO 🤣
1/3



$DKFT cuman buat holder yg suka di dalam goa…yg gak kuat silahkan keluar dari goa wkkwk🤣..saham kalo isinya banyak yapping biasanya naiknya lama…enak yg sepi2😆
$INCO $NCKL