


Volume
Avg volume
Perseroan didirikan dengan nama PT Asia Antrasit pada tanggal 12 Oktober 1995, yang kemudian berubah nama menjadi PT Harum Energy pada tanggal 13 November 2007. Perseroan bergerak di bidang pertambangan, industri, perdagangan, dan jasa yang terkait dengan batubara. Kegiatan usaha tersebut dijalankan bersama dengan Entitas Anak dan Entitas Asosiasi.
Indonesia Akan Pangkas Produksi Batu Bara!!! Harganya Siap Naik?
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan memangkas produksi batu bara Indonesia pada tahun 2026 menjadi sekitar 600 juta ton. Jika kita bandingkan dengan total produksi batu bara Indonesia tahun 2025 itu mencapai 790 juta ton.
Harga batubara global sendiri saat ini masih terlihat cukup tertahan dalam beberapa hari terakhir, hal ini disebabkan karena pasar melihat permintaan global yang mulai melemah di kemudian hari.
International Energy Agency (IEA) memproyeksikan bahwa permintaan batubara global naik tipis 0,5% saja menjadi 8,85 miliar ton pada 2025, tetapi kemudian stagnan dan mulai turun menjelang 2030 seiring dengan berjalannya energi terbarukan, nuklir, dan LNG yang semakin kompetitif.
Kemudian harga batu bara juga tertahan karena konsumen dan produsen batu bara terbesar dunia yakni China menyampaikan jika target puncak konsumsi batu bara terjadi sebelum tahun 2030.
International Energy Agency juga memperkirakan kalau permintaan batu bara China akan menurun secara bertahap selama lima tahun ke depan, hingga tahun 2030 diproyeksi konsumsi China menjadi 4,77 miliar ton, dari tahun 2025 sebesar 4,95 miliar ton.
Terkait dengan Pemerintah Indonesia yang akan memangkas produksi batu bara-nya, kondisi ini berpotensi menaikkan kembali harga batu bara global. Karena Indonesia merupakan produsen batu bara terbesar ketiga di dunia.
Dimana tahun 2025 diproyeksi oleh IEA bahwa produksi batu bara Indonesia mencapai 778 juta ton (realisasi 790 juta ton), jauh lebih rendah dari China sebesar 4,73 miliar ton dan India 1,08 miliar ton.
Akan tetapi kenaikan harga batu bara potensinya tidak setinggi kenaikan harga nikel sebelumnya, karena perbedaan selisih yang jauh dengan produksi batu bara dari China, sedangkan kalau komoditas nikel itu Indonesia menjadi produsen terbesar dunia.
Gimana menurutmu, apakah harga batu bara ke depan bisa membaik?
πΒ Join ke channel Telegram buat dapetin insight lainnya! Klik link di bio.
Disclaimer: Konten ini dibuat dengan tujuan informasi dan edukasi, bukan merupakan rekomendasi untuk jual, beli, atau hold suatu saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.
$PTBA $ITMG $HRUM
1/4




Enak nih pantau ulang lagi, $HRUM $SMDR $TPMA, saham2 lelet tapi tetap keluar dengan cuan, dan turun lagi, cocok untuk yg doyan tektokan π
KABARBURSA.COM β Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan sore ini, Kamis, 8 Januari 2026 dengan penurunan 19.34 poin atau 0.22 persen ke level 8,925.47.
Sepanjang sesi, IHSG sempat dibuka di level 8,946.70 dan menyentuh level tertinggi 9,002.92 sebelum tekanan jual meni...

www.kabarbursa.com
