


Volume
Avg volume
PT Gajah Tunggal Tbk didirikan pada tahun 1951. Kegiatan usaha utama Perseroan, yaitu menjalankan usaha dalam bidang industri barang-barang karet dan mendirikan pabrik barang-barang karet untuk memproduksi, menjual, memperdagangkan dan mendistribusikan: Ban dalam dan ban luar untuk mobil, sepeda motor, dan kendaraan lainnya; Barang-barang lainnya dari karet; dan Barang-barang lainnya yang terkait dengan bahan baku ban. Produk-produk Perseroan antara lain: GT Radial untuk kategori ban Radial penumpang PCR, SUV, 4x4, dan Pick Up; Giti untuk kategori ban Radial Truck dan Bus (TBR), dan Ban Radial Truck dan Bus Ringan (LTR); Gajah T... Read More
KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terperosok ke zona merah pada perdagangan sesi I Senin, 2 Maret 2026. IHSG turun 131 poin atau 1,60 persen ke level 8.103, di tengah tekanan eksternal yang membayangi pasar global.
Meskipun demikian, aktivitas transaksi tercatat cukup padat denga...

www.kabarbursa.com

ANALISA SAHAM $GJTL
Harga Sekarang: Rp 1.115
Zona Area Beli Aman:
Rp 1.060 – 1.090
• Area support kuat, cocok untuk entry aman jika harga pullback ke zona ini, Boss
Zona Stoploss:
< Rp 1.020
• Jika turun di bawah level ini, struktur swing melemah dan rawan koreksi lebih dalam, Boss
Jika naik & breakout:
> Rp 1.150 → ENTRY LANJUTAN (tambah posisi)
• Breakout 1.150 berpotensi memicu momentum bullish lanjutan, Boss
Target Profit:
• TP1 = Rp 1.220
• TP2 = Rp 1.300 – 1.350
Keterangan Tambahan:
• Selama harga bertahan di atas 1.060, peluang swing bullish tetap terjaga, Boss
• GJTL saham sektor otomotif & ban, pergerakan cenderung mengikuti sentimen industri dan siklus ekonomi
• Breakout valid jika disertai volume meningkat
Analisa saya boleh bantu, tapi keputusan tetap milik Boss.
Nyangkut bukan salah, tapi diam tanpa rencana itu bahaya. Sebutkan sahamnya Boss, kita atur langkahnya. $RAJA $MINE
JAKARTA – Daftar perubahan kepemilikan saham di atas 5% di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (25/2), menampilkan pembelian 123,91 juta saham emiten bank digital PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) oleh A5-DB Holdings Pte Ltd.
Investor asing berbasis di Singapura ini merepresentasikan kepentingan Gra...

www.idnfinancials.com

$GJTL 25 Feb 26
Investor: LO KHENG HONG
Action: BUY
Shares Traded: +1,398,400 (+0.0402%)
Current: 209,898,500 (6.0233%)
Previous: 208,500,100 (5.9831%)
Broker: DH
Investor Type: Domestic
Source: KSEI
Bukan cuma soal mobilnya, tapi soal isi perutnya! 🛠️ Proyek Rp24 Triliun ini pakai skema CBU (Impor Utuh). Artinya, emiten ban seperti $GJTL / $MASA atau emiten aki dan kabel nggak kebagian jatah sama sekali.
Rp27 Triliun potensi ekonomi lokal bisa hangus. Apakah ini saatnya rebalancing porto manufaktur? Cek fakta lengkapnya:
https://cutt.ly/mtWdLBKt
$BMRI
🛑 Mengapa Anda Selalu Kalah: Ketika Harga Sudah Bergerak Jauh
Berapa banyak peluang trading yang Anda lewatkan karena hanya mengandalkan berita yang sudah basi atau melihat harga yang sudah melonjak tinggi? Kebanyakan investor ritel terus-menerus bermain dalam posisi lagging (tertinggal), karena mereka baru beraksi setelah Smart Money (dana institusional) sudah menyelesaikan fase akumulasi mereka. Smart Money adalah dalang di balik pergerakan harga yang masif, dan mereka selalu masuk secara diam-diam, menyembunyikan jejak mereka.
Trigger Smart Money adalah alat yang didesain untuk mengubah posisi Anda dari lagging menjadi leading di pasar saham Indonesia. Kami memahami bahwa jejak uang besar paling jelas terekam dalam volume transaksi sebelum pergerakan harga yang signifikan. Alat ini adalah sistem pemindai yang bekerja real-time untuk menangkap momen kritis akumulasi ini.
Keunggulan utama kami adalah kemampuan untuk Mendeteksi Volume Spike yang Mencurigakan secara Intraday. Kami tidak hanya melihat rata-rata harian yang lambat. Sistem kami mencari lonjakan volume yang tiba-tiba, yang melampaui norma intraday historis hingga 5 hingga 8 kali lipat. Lonjakan ekstrem ini merupakan indikasi kuat adanya intervensi dari pemain yang memiliki kapasitas modal besar. Namun, sinyal volume saja tidak cukup. Di sinilah Filter Arus Dana Bersih masuk. Kami memverifikasi apakah lonjakan volume tersebut didominasi oleh tekanan beli (net buying), yang berarti akumulasi nyata, atau tekanan jual (net selling), yang berarti distribusi terselubung. Hanya sinyal akumulasi yang terkonfirmasi net buying yang akan lolos, memastikan Anda hanya bertindak berdasarkan bukti pergerakan Smart Money yang valid.
$VISI $GJTL $MDKA
1/2


Versi swinger
"Margin kecil dengan kesabaran sedang yang penting porto bisa naik 10% dalam beberapa hari/ minggu. Nikmatilah setiap anugerah dari Tuhan dengan rasa syukur" - Bang Roma
Versi value investor:
Kalau kata om LKH, "Kalau buy & hold, dapatnya uang gede. Karena untuk mendapatkan uang besar itu, bukan dari jual beli saham (keluar masuk harian), tapi dari menunggu"
#CATATANKU random tag $GJTL $NISP $DILD
@cocomilo089
Pak Lo Kheng Hong. LKH pemegang saham di atas 5% di $GJTL. Beliau memang invest di saham-saham fundamental.
$GJTL 18 Feb 26
Investor: LO KHENG HONG
Action: BUY
Shares Traded: +200,000 (+0.0057%)
Current: 208,500,100 (5.9831%)
Previous: 208,300,100 (5.9774%)
Broker: DH
Investor Type: Domestic
Source: KSEI
$GJTL 18 Feb 26
Investor: LO KHENG HONG
Action: BUY
Shares Traded: +350,000 (+0.0101%)
Current: 208,300,100 (5.9774%)
Previous: 207,950,100 (5.9673%)
Broker: GR
Investor Type: Domestic
Source: KSEI
➖ Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan Indonesia siap dengan segala skenario yang timbul setelah keputusan US Supreme Court soal tarif.
https://cutt.ly/9tQZyJ42
ART yang disepakati Indonesia-US baru akan berlaku 60 hari ke depan, setelah kedua negara berkoordinasi dan meratifikasi di internalnya masing-masing.
Jadi dengan adanya keputusan US Supreme Court, ada kemungkinan ART tersebut akan dibatalkan oleh US.
Indonesia meminta komoditas yang sudah ditetapkan tarif 0% sesuai Agreement on Reciprocal Trade (ART) agar tetap 0%, karena itu diatur dalam Executive Order yang berbeda dengan yang dibatalkan oleh US Supreme Court.
Tarif global 10% yang ditetapkan Trump setelah keputusan US Supreme Court, masih menguntungkan bagi Indonesia karena lebih rendah dari tarif hasil ART di 19%.
Kemungkinan terjadinya pembatalan tarif resiprokal akibat keputusan US Supreme Court, sudah diantisipasi dan didiskusikan oleh tim negosiator Indonesia dengan USTR.
Menko Airlangga juga menegaskan akan adanya treatment khusus dari US bagi negara-negara yang sebelumnya sudah menandatangani perjanjian dagang dengan US, yang membedakan dengan negara lainnya yang dikenakan tarif global 10%.
$SMAR $BBCA $GJTL
ANALISA SAHAM $GJTL
Harga Sekarang: Rp 1.095
Zona Area Beli Aman:
Rp 1.040 – 1.070
• Area support kuat, cocok untuk entry aman jika harga pullback ke zona ini, Boss
Zona Stoploss:
< Rp 1.000
• Jika turun di bawah level ini, struktur swing melemah dan rawan koreksi lebih dalam, Boss
Jika naik & breakout:
> Rp 1.120 → ENTRY LANJUTAN (tambah posisi)
• Breakout 1.120 berpotensi memicu momentum bullish lanjutan, Boss
Target Profit:
• TP1 = Rp 1.200
• TP2 = Rp 1.300 – 1.380
Keterangan Tambahan:
• Selama harga bertahan di atas 1.040, peluang swing bullish tetap terjaga, Boss
• Saham sektor ban & otomotif, pergerakan mengikuti sentimen industri dan volume
• Breakout valid jika disertai volume meningkat
Analisa saya boleh bantu, tapi keputusan tetap milik Boss.
Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti $WIFI $ANTM ,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya
Support like agar terus update!!!
Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend
Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏
Beberapa hari lalu prabowo berhasil negosiasi dengan trump terkait tarif bea impor dan eksport yang mana awalnya indonesiaa di kenakan tarif 19% per 20Feb 2026 terkusus untuk produk unggulan seperti sawit karet 1819 produk unggulan lainnya menjadi 0% yang mana ini menjadi kabar baik bagi industri karet cpo sepatu dll
2024 jauh sebelum perang tarif di umumkan data di amerika menunjukan indonesia menempati urutan 6 ekportir karet di amerika serikat kalah dengan china thailand vietnam yang mana pada tahun ini beban tarif china 54% thailand 19% vietnam 20%
dalam industri ini terkhusus karet dan ban indonesia sangat di untungkan dari perang tarif ini, menariknya pada 2024 ada emiten di bidang karet dan ban yang telah menjangkau pasar amerika sebesar 2,2T dengan valuasi yang masih cukup murah dan terpantau rutin di koleksi pak lo keng hong apakah saham $GJTL menarik untuk di lirik?
yuk diskusi di bawah yang.
yang suka insigt seperti ini bisa follow ya hehe
"bukan ajakan beli atau jual ya 🙏"
tag $IHSG $BGTG
1/3



✅ Agreement of Reciprocal Trade antara Indonesia dan US menyepakati penurunan tarif impor 0% untuk sawit, kakao, karet, kopi, rempah, komponen elektronik, semikonduktor, komponen pesawat terbang.
Sementara tekstil apparel juga disepakati tarif 0% dengan mekanisme tariff rate quota.
Sisanya tetap 19% sesuai joint statement yang lalu.
https://cutt.ly/dtQnEHiI
Indonesia dan US juga sepakat membentuk Council of Trade untuk menyelesaikan permasalahan yang timbul terkait perdagangan dan investasi.
$SMAR $LSIP $GJTL
Catatan
Kesimpulannya, secara garis besar kedua emiten ini sudah memenuhi ambang batas minimal yang berlaku saat ini, namun menghadapi tantangan berbeda untuk aturan baru di masa depan:
$GJTL (Gajah Tunggal): Sudah Memenuhi. Dengan porsi masyarakat sekitar 34,5%, GJTL jauh melampaui batas minimal lama (7,5%) maupun rencana batas baru (15%). Likuiditasnya tergolong aman dari risiko delisting akibat aturan free float.
INDS (Indospring): Sudah Memenuhi Batas Lama, Perlu Penyesuaian untuk Batas Baru. Meskipun telah memenuhi syarat minimal 7,5%, porsi publik INDS secara historis berada di angka yang lebih ketat (seringkali di kisaran 10-11%).
Dengan rencana kenaikan batas minimal menjadi 15% pada Maret 2026, INDS kemungkinan besar harus melakukan aksi korporasi untuk menambah saham publik dalam masa transisi 2-3 tahun ke depan.
Ringkasan Kepatuhan
Emiten Estimasi Free Float Saat Ini Status vs Batas 7,5% Status vs Rencana 15%
GJTL ~34,5% ✅ Aman ✅ Aman
INDS ~10 - 11% ✅ Aman ⚠️ Perlu Penyesuaian
Poin Penting:
Masa Transisi: BEI memberikan waktu 2 hingga 3 tahun bagi emiten seperti INDS untuk perlahan meningkatkan porsi saham publiknya agar mencapai 15%.
Risiko: Emiten yang gagal memenuhi ketentuan ini setelah masa transisi berakhir terancam sanksi hingga potensi delisting dari bursa.