


Volume
Avg volume
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (yang selanjutnya disebut sebagai Perseroan) didirikan berdasarkan Akta Nomor 137 tanggal 31 Maret 1950 dari Notaris Raden Kadiman. Akta pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam surat keputusannya No. J.A.5/12/10 tanggal 31 Maret 1950 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia Serikat Nomor 30 tanggal 12 Mei 1950, tambahan No.136. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk bergerak di bidang Jasa Angkutan Udara Niaga. Perusahaan melantai di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 11 Februari 2011
Simak dan pahami pesan CEO GMFI
2026 Tahunnya $GMFI dan $GIAA ππ
TAG :
$INET
https://cutt.ly/Gtx1aBXt
$GIAA
Harga penutupan: 88
Support 1: 82β83
Support 2: 78
Resisten 1: 90
Resisten 2: 95
Pergerakan saham $GIAA saat ini berada dalam fase konsolidasi cenderung melemah setelah mengalami kenaikan sebelumnya. Harga bergerak di bawah rata-rata pergerakan jangka pendek (MA 10 dan MA 20), yang menandakan tekanan jual masih lebih dominan dibandingkan minat beli. Posisi harga yang berada di area bawah Bollinger Band menunjukkan kondisi lemah, namun belum cukup kuat untuk dikategorikan sebagai oversold yang berpotensi memicu pembalikan arah yang signifikan.
Indikator MACD berada di area negatif dengan garis MACD di bawah garis sinyal, mencerminkan momentum penurunan yang masih berlangsung. Histogram yang belum membentuk penguatan ke arah positif mengindikasikan bahwa tenaga beli belum kembali secara meyakinkan. RSI yang berada di kisaran 40 memperkuat kondisi tersebut, karena masih berada di bawah level netral 50 dan belum memasuki area jenuh jual, sehingga ruang penurunan masih terbuka.
Dari sisi aliran volume, indikator Accumulation/Distribution dan OBV menunjukkan kecenderungan menurun. Hal ini mengindikasikan bahwa selama pergerakan harga terakhir, aktivitas distribusi lebih dominan dibandingkan akumulasi, sehingga kenaikan harga yang terjadi berpotensi bersifat sementara atau hanya technical rebound. ADX yang berada di level menengah menunjukkan bahwa tren yang sedang berjalan memiliki kekuatan yang cukup, dan karena arah harga cenderung turun, maka tren tersebut masih dapat dikategorikan sebagai tren turun yang valid.
Secara keseluruhan, kondisi teknikal $GIAA saat ini lebih mencerminkan saham yang berada dalam fase lemah dan sensitif terhadap sentimen pasar. Keputusan beli sebaiknya dilakukan secara selektif di area support dengan target yang realistis dan disertai batas kerugian yang jelas, sementara keputusan menahan posisi dalam jangka panjang memiliki risiko yang relatif lebih tinggi selama belum terdapat sinyal pembalikan tren yang kuat.
IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyoroti rekam jejak Direktur Utama PT GTS Internasional Tbk (GTSI), I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra. Pria yang akrab disapa Ari Askhara itu pernah tersangkut kasus saat menjabat sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA).
Kasus terseb...

www.idxchannel.com

$GIAA: Rela Berbagi Kue Demi Anak Sehat (GMFI) βοΈ
Aksi korporasi GMFI kemarin bukan cuma soal bengkel, tapi strategi besar sang induk, Garuda Indonesia.
Lewat skema Inbreng, GIAA resmi melepas sebagian porsi kepemilikannya di GMFI (terdilusi) demi masuknya partner strategis raksasa: Angkasa Pura Indonesia (API).
Apa untungnya buat GIAA?
1. Risk Sharing: Beban pendanaan GMFI kini dipikul bareng API.
2. Aset Produktif: Aset hanggar yang tadinya cuma aset tetap GIAA, kini jadi ekuitas produktif di GMFI.
3. Fokus: GIAA bisa fokus urus seat load factor dan rute, biar GMFI diurus sama ahlinya infrastruktur (API).
Induknya jadi lebih ramping, anaknya jadi lebih kuat. Apakah harga saham GIAA bakal merespon efisiensi ini?
GIAA $GMFI $IHSG #BUMN
$PPRE 2 bulan lebih sabar nahan swing naik turun 117-124, selalu nyisihin gaji ke ini emiten tiap koreksi, sampe sepet gain nyentuh 74% masa turun begini aja harus panik.
BUMN mana yang anaknya gendong induknya, tapi induknya perlahan lahan berbenah juga, beda sama kasus $GMFI & Citilink yang gendong $GIAA tapi induknya udah bener-bener rusak manajemennya.
πππ
$GMFI: The Awakening Giant? Bedah Pasca Rights Issue π οΈβοΈ
Aksi korporasi (PMHMETD II) GMFI resmi tuntas Januari 2026 ini. Apa dampaknya buat pemegang saham?
1. Equity Turnaround: Suntikan aset (Inbreng) dari GIAA & Angkasa Pura bikin ekuitas GMFI diproyeksikan balik Positif. Risiko delisting karena defisit modal? Gone.
2. Cost Efficiency: Aset hanggar/tanah sekarang milik sendiri. Rental cost turun drastis = Margin profit lebih tebal di Q1 2026 nanti.
3. New Structure: Angkasa Pura Indonesia (API) sekarang major shareholder. Ini sinyal integrasi total ekosistem aviasi BUMN.
Verdict: Di harga eksekusi Rp69 kemarin, valuasi jadi menarik kalau laporan keuangan Q1 2026 nanti confirm profit naik. Target pasar ada yang bisik-bisik ke area Rp200 (investortrust), tapi tetap pantau realisasi kinerjanya.
Disclaimer On. Do Your Own Research.
$GMFI $GIAA #PikiranSuper #BUMN
Saya titip $BNBR $GIAA $VIVA
saya uninstall dan tarik modal dulu
sampai jumpa di waktu yg tidak ditentukan
