


Volume
Avg volume
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (yang selanjutnya disebut sebagai Perseroan) didirikan berdasarkan Akta Nomor 137 tanggal 31 Maret 1950 dari Notaris Raden Kadiman. Akta pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam surat keputusannya No. J.A.5/12/10 tanggal 31 Maret 1950 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia Serikat Nomor 30 tanggal 12 Mei 1950, tambahan No.136. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk bergerak di bidang Jasa Angkutan Udara Niaga. Perusahaan melantai di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 11 Februari 2011
Valuasi $GMFI Pasca RI
Request member di External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community A38138 https://stockbit.com/post/13223345
Banyak investor baru ramai bertanya soal nasib GMFI justru setelah Rights Issue selesai, padahal biasanya pertanyaan seperti ini muncul sebelum aksi korporasi. Polanya klasik, begitu harga turun dari 92 ke 78, barulah rasa sakitnya terasa di porto. Penurunan itu setara 15,22%, cukup untuk bikin investor yang sudah nyangkut merasa seperti ditinggal sendirian di halte. Yang perlu dipahami, Rights Issue GMFI ini bukan sekadar cari cash, ini lebih mirip operasi besar untuk menyelamatkan neraca laporan keuangan. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Jumlah RI yang ditawarkan GMFI maksimal 90,05 Miliar saham baru, dan yang benar-benar terserap saat RI adalah 87,27 Miliar saham, artinya tingkat terserap 96,91%. Kedengarannya seperti sukses besar, tapi komposisinya yang menentukan cerita.
Dari 87,27 Miliar saham yang masuk via RI, porsi PT Angkasa Pura Indonesia lewat inbreng mencapai 82,10 Miliar saham, itu sekitar 94,08% dari total yang terserap. RI dari Angkasa Pura ini tidak ada real cash nya karena sifatnya inbreng alias tukar guling aset gedung jadi lembar saham.
Sementara cash murni dari publik yang tebus RI hanya 5,17 Miliar saham, sekitar 5,92% dari yang terserap. Bahkan kalau fokus ke porsi publik saja, dari jatah sekitar 7,95 Miliar saham, yang ditebus publik sekitar 65,02% dari jatah publik dan sisanya hangus, jadi minat publik pada RI GMFI ini suam - suam kuku. Ndak beneran laris tapi setidaknya lebih dari 50% jatah publik ditebus dari total jatah 7,5 Miliar lembar saham. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Efek skala yang paling terasa buat investor adalah jumlah saham beredar yang melonjak dari 37,57 Miliar menjadi 124,84 Miliar saham, naik 3,32 kali lipat. Ini berarti dilusi itu besar, dan wajar kalau pasar butuh waktu untuk mencerna, karena EPS ke depan harus bekerja lebih berat untuk menutup jumlah lembar yang jauh lebih banyak.
Dari sisi dana, inbreng bernilai 5,66 Triliun ditambah cash publik sekitar 356,67 Miliar, total headline value sekitar 6,02 Triliun.
Namun investor harus bisa membedakan, 5,66 Triliun itu aset non-cash, sementara 356,67 Miliar itu uang yang bisa dipakai beli spare part dan menggerakkan operasional. Jadi kalau investor berharap Rights Issue ini langsung menghapus masalah likuiditas, ekspektasi itu keliru dari awal, karena mayoritas suntikannya bukan uang tunai. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Di neraca, inbreng HGB seluas sekitar 972.123 m2 itu game changer untuk satu hal yang sangat penting, kepastian lokasi dan hilangnya beban sewa serta konsesi yang selama ini menekan, plus penghapusan liabilitas sewa terkait pihak berelasi yang sebelumnya tercatat sekitar USD 40,03 Juta, kira-kira 649,86 Miliar jika pakai kurs 16.233. Kalau memakai angka defisiensi modal sekitar USD 248,99 Juta, kira-kira 4,04 Triliun di kurs yang sama, maka kombinasi inbreng 5,66 Triliun dan cash 356,67 Miliar secara logika memang sanggup membalik ekuitas dari negatif jadi positif, kira-kira di kisaran 1,98 Triliun sebelum memperhitungkan biaya dan penyesuaian lain. Ini alasan kenapa dari sisi kesehatan neraca, Rights Issue ini memang langkah yang masuk akal. Tapi pasar saham tidak hidup dari neraca saja, pasar hidup dari kemampuan bisnis mengubah struktur itu menjadi cashflow yang konsisten.
Di titik ini baru nyambung kenapa harga masih bisa melemah walau penyerapan Rights Issue tinggi. Pasar sedang mengatakan, oke neraca dibersihkan, tapi buktikan dulu mesin uangnya jalan tanpa tersendat. Cash publik 356,67 Miliar itu membantu, tapi relatif kecil kalau dibanding skala kebutuhan modal kerja MRO, apalagi kalau rantai pasok dan terms pembayaran vendor tidak ikut membaik. Ditambah lagi ada risiko biaya transaksi yang bisa menggerus manfaat, misalnya eksposur BPHTB yang disebut sekitar 294,6 Miliar, kalau skema keringanan tidak final, itu bisa jadi lubang cash yang nyata. Jadi harga 78 itu bisa dibaca sebagai market discount atas risiko eksekusi, bukan sekadar market lupa bahwa Rights Issue sudah selesai. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Kalau investor ingin melihat apakah GMFI benar-benar punya harapan setelah Rights Issue, indikatornya sederhana aja sih. Pertama, cek dulu apakah penghilangan beban sewa dan konsesi benar-benar terlihat menurunkan cost base dan menaikkan margin, bukan cuma cantik di proforma. Kedua, cek juga apakah cashflow operasional membaik, terutama dari perputaran piutang dan inventory, karena bisnis MRO itu bisa profit di laporan, tapi ngos-ngosan di kas kalau billing dan collection lambat. Ketiga, cek lagi apakah ketergantungan pada pelanggan tertentu berkurang dan kontrak pihak ketiga naik, karena kalau revenue masih terlalu bertumpu pada grup sendiri, risikonya balik lagi ke masalah lama. Keempat, apakah belanja modal dan ekspansi fasilitas seperti hanggar dan engine shop benar-benar menghasilkan utilisasi dan kontrak baru, bukan sekadar rencana.
Jadi penurunan harga dari 92 ke 78 juga bisa dianggap upaya market mencerna fundamental baru GMFI. Kalau memakai jumlah saham pasca penjatahan 124,84 Miliar lembar, kapitalisasi pasar di 78 kira-kira 9,74 Triliun, sementara di 92 kira-kira 11,48 Triliun, artinya ada penyusutan nilai pasar sekitar 1,75 Triliun hanya dari perubahan harga itu.
Investor yang nyangkut sering berharap pasar menghargai Rights Issue sebagai kabar baik otomatis, padahal pasar biasanya minta output, bukan niat. Jadi harapan GMFI itu ada, tapi syaratnya jelas, manajemen harus mengubah aset dan perbaikan neraca menjadi cashflow, dan itu hanya bisa dibuktikan lewat tren kuartalan yang konsisten, bukan lewat pengumuman aksi korporasi lagi. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Pada akhirnya harga tergantung bandar π
Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.
Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345
Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm
Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx
Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW
Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU
$GIAA $CMPP
1/10










Hasil RI $GMFI
Request salah satu member bukan di External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community A38138 https://stockbit.com/post/13223345
GMFI sudah selesai RI, dan angka headline-nya kelihatan sangat meyakinkan. Tingkat penebusan 96,91% bikin kesannya pasar menyerap hampir semua saham baru tanpa hambatan. Tapi kalau dibedah sumber serapannya, cerita sebenarnya jauh lebih spesifik. Mayoritas penyerapnya bukan publik, melainkan inbreng dari PT Angkasa Pura Indonesia API, jadi ini lebih terasa seperti langkah restrukturisasi dan penguatan struktur pemegang saham strategis. Buat investor, ini tetap kabar baik dari sisi kepastian eksekusi, tapi tidak otomatis berarti demand ritel sedang ngebut. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Dari sisi skala, GMFI menawarkan maksimum 90,05 Miliar saham baru seri B. Yang benar-benar terbit dan disetor mencapai 87,27 Miliar saham, sementara yang tidak dieksekusi tinggal 2,78 Miliar saham, dan sisa ini diputuskan tidak dikeluarkan. Mesin utamanya adalah inbreng Angkasa Pura Indonesia (AP) sebesar 82,10 Miliar saham, itu setara 91,17% dari total penawaran dan 94,08% dari total saham yang berhasil ditebus, jadi porsi publik lewat HMETD dan penjatahan tambahan hanya sekitar 5,17 Miliar saham atau 5,74% dari penawaran. Nilai inbreng lahan Rp5,66 Triliun kalau dibagi ke 82,10 Miliar saham memberi angka implisit sekitar Rp69 per saham, ini penting untuk investor karena menggambarkan level valuasi transaksi strategisnya.
Dampak paling terasa ada di struktur saham, karena jumlah saham beredar melonjak dari 37,57 Miliar menjadi 124,84 Miliar saham, naik 87,27 Miliar saham atau 232,31% dan membuat basis saham sekitar 3,32 kali lebih besar. Ini artinya metrik per saham akan terdilusi secara mekanis, sehingga narasi pasca RI harus lebih fokus ke bagaimana aset dan kapasitas bisnis yang masuk bisa mengimbangi pembesaran jumlah sahamnya. Pola serapannya juga memberi sinyal karakter pasar, eksekusi sukses karena ada penopang strategis yang dominan, bukan karena rebutan publik. Jadi, investor yang melihat 96,91% sebagai tanda euforia pasar sebaiknya mengoreksi ekspektasi, ini lebih mirip transaksi yang sudah disetel agar selesai rapi, bukan ujian minat pasar terbuka. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Skala serapan saham
1. Inbreng API 82,10 Miliar saham, 91,17% dari penawaran, 94,08% dari yang berhasil ditebus.
2. Publik lewat HMETD dan penjatahan tambahan sekitar 5,17 Miliar saham, 5,74% dari penawaran, 5,92% dari yang berhasil ditebus.
3. Tidak dieksekusi 2,78 Miliar saham, 3,09% dari penawaran, dan tidak akan diterbitkan.
Tingkat keberhasilan penebusan, urut terbesar
1. Berhasil ditebus 87,27 Miliar saham, 96,91%.
2. Gagal ditebus 2,78 Miliar saham, 3,09%.
Perubahan struktur saham, urut paling berdampak
1. Saham beredar naik dari 37,57 Miliar ke 124,84 Miliar saham, naik 232,31% atau 3,32 kali.
2. Penambahan bersih saham baru 87,27 Miliar saham, ini sumber utama dilusi per saham.
Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Hal yang paling layak diperhatikan investor
1. 96,91% itu sukses eksekusi, tapi demand publiknya relatif kecil karena porsi publik hanya sekitar 5,17 Miliar saham.
2. Inbreng sangat dominan, artinya arah kontrol dan rekayasa struktur permodalan lebih kuat daripada sinyal sentimen pasar.
3. Nilai implisit inbreng sekitar Rp69 per saham, menarik untuk dibandingkan dengan dinamika harga pasar pasca penambahan saham beredar yang membengkak.
Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.
Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345
Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm
Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx
Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW
Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU
$GIAA $CASS
1/10










$GIAA Pesawat yg jatuh di maros milik $IATA ya guys, bukan milik $GIAA , jadi giaa insyaallah aman ygy
Alfatihah buat para korban, Turut berduka cita, semoga para korban diterima di sisi Nya.
apron.idn
INDONESIA AIR TRANSPORT
Pesawat Indonesia Air Transport yang hilang kontak di Maros ada kaitannya dengan MNC Group yang dimiliki Hary Tanoesoedibjo.
PT MNC Energy Investments Tbk, yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham IATA, merupakan perusahaan induk bagi Indonesia Air Transport. Perusahaan ini dulunya dikenal sebagai PT Indonesia Transport & Infrastructure Tbk sebelum secara resmi mengubah nama dan fokus bisnis utamanya pada Februari 2022.
Perubahan haluan bisnis PT Indonesia Transport & Infrastructure Tbk (IATA) menjadi PT MNC Energy Investments Tbk dilatarbelakangi oleh kerugian operasional yang terus-menerus dialami sektor penerbangan IATA sejak tahun 2008 hingga 2021.
Meskipun terjadi perubahan nama dan fokus bisnis utama, lini aviasi Indonesia Air Transport tidak serta merta ditinggalkan. Hary Tanoesoedibjo menegaskan bahwa bisnis penerbangan tersebut akan tetap beroperasi sebagai anak usaha di bawah payung PT MNC Energy Investments Tbk. (*)
sumber : investing
#indonesiaairtransport #iata #mnc #harytanoe #crashed

$GIAA, 10 hari akumulasi, vpa sudah mulai hijau, dominan buyer, powerbuy 60%, bagus ya tanda2 pembalikan sudah terlihat jelas, maka GIAA shortterm akan bisa kearah 110.
support : 90

kayaknya Senin besok semua saham di semua sektor perusahaan bakal gak stabil & berpotensi mengalami penurunan drastis akibat ulah Donald bebek AS walaupun IHSG naik tapi tetap penurunan ada termasuk $GIAA$APLN$DMAS dll
IDXChannel - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) telah menyerap seluruh dana hasil rights issue Penawaran Umum Terbatas (PUT) II sebesar Rp7,77 triliun per 31 Desember 2025. Artinya, tidak ada dana yang tersisa.
Dilansir dari keterbukaan informasi BEI, Sabtu (17/1/2026), rincian penggunaan dana...

www.idxchannel.com

Dana Rights Issue $GIAA Rp7,7 T Ludes, Fase Pemulihan Tuntas
βοΈ Garuda Indonesia menuntaskan penggunaan dana rights issue 2022
π° Total Rp7,77 triliun terserap penuh per 31 Desember 2025
π οΈ Rp3,6 triliun difokuskan untuk restorasi & pemeliharaan armada
β½ Rp1,73 triliun dialokasikan untuk bahan bakar avtur
π Rp1,27 triliun untuk maintenance reserve & restrukturisasi utang
π Struktur permodalan dinilai jauh lebih sehat
π Sinyal transisi dari fase pemulihan ke pertumbuhan 2026
https://cutt.ly/HtljIkC8
Baca selengkapnya
$BUMI $INET
1/5





$GOTO
$GIAA
$ADRO
many accounts are locked not because they forgot their password, but because there is no mechanism when the owner is no longer present
inheritedbox
serius itu duit RI $GIAA kepake? ini kenapa piutangnya $GMFI nambah? semoga ada kejelasan soal ini atau akunya aja yang kurang ngerti soal pencatatan

$GIAA [kemungkinannya]
1. Equity 2025 Positif, krn PP Danantara dan penambahan sisa has RI sebelumnya
2. Akhir Februari lepas FCA
3. Awal Maret terbang atau bahkan bisa proses RI?
Better kumpulin GIAA dari sekarang, syukur2 kalau dapat harga under 90, Haka habis..

$GMFI$GIAA ini perusahaan besar TPI harga ga masuk akal,mana stug situ aja gerak la sikit njir ke atas apa jgn nanggung ke bawah sekalian,gmfi pembukuan tahunan bagus malah turun harga nyaπ₯΄MM nya gada uang kah π₯Ή
random tag $RLCO

$GIAA Braiπ‘, Jangan Kasi Berita Positif dulu, Biarkan anjlok dulu... lagi cari dana buat nambah muatan..
Data penumpang berdasarkan city pair untuk trafik Indonesia-Australia hingga September 2025
Inbound = Indonesia ke Australia
Outbound = Australia ke Indonesia
$CASS $BAYU $GIAA
