985

0.00

(0.00%)

Today

0

Volume

335,134

Avg volume

Company Background

PT Goodyear Indonesia Tbk pada awalnya didirikan dengan nama ‘N.V. Goodyear Tyre & Rubber Company Limited’ pada tanggal 26 Januari 1917. Kemudian, Perseroan secara resmi mengubah namanya menjadi ‘PT Goodyear Indonesia’ berdasarkan Akta No. 73 tanggal 31 Oktober 1977. Perseroan adalah perusahaan pertama di Indonesia yang bergerak di bidang manufaktur, ekspor, impor, dan distribusi ban, ban dalam, flap, dan produk turunan karet lainnya.

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$GDYR Kasian cuma Bang DX aja yg akumulasi

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Asing dari dulu udah pakai algo, kamu kapan?
Random Tag: $GDYR $RATU $SOCI

1/2

testes

@MrSamid
bisa apa aja, asal data ny disesuaikan om

sembarang tag : $ALII, $BULL, $GDYR

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR) mengumumkan, pengunduran diri  Bapak David Edison Tampubolon selaku Direktur Perusahaan produsen ban kendaraan bermotor tersebut.
Corporate Secretary GDYR Helda Sihombing dalam pengumuman, Senin 5 Januari 2026 mengemukakan, pi...

stockwatch.id

stockwatch.id

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten produsen ban, PT Goodyear Indonesia Tbk, mengumumkan salah satu direkturnya, David Edison Tampubolon mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Perseroan.
"Pengunduran Bapak David Edison Tampubolon akan berlaku efektif pada keputusan yang akan diambil di Rapa...

www.cnbcindonesia.com

www.cnbcindonesia.com

$ECII $DEPO $GDYR
assalamualaikum wr. wb
Halo Para Investor Di Stockbit,
Saya adalah mahasiswa S1 dari IAI SYAICHONA MOHAMMAD CHOLIL BANGKALAN, nama saya Abd Mu'ti (NIM 11629220001) yang sedang menyusun skripsi dengan judul “Pengaruh Analisis Fundamental terhadap Minat Investasi Saham Syariah di Stockbit."

Saya memohon kesediaan Anda untuk meluangkan waktu ±4 menit untuk mengisi kuesioner ini. Seluruh jawaban akan dijaga kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk keperluan akademik.
Partisipasi Anda sangat berarti dalam membantu kelancaran penelitian ini. Terima kasih atas perhatian dan bantuannya. 🙏

https://cutt.ly/9thw69WF

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

IDXChannel - PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR) mengumumkan bahwa David Edison Tampubolon mundur dari jajaran direksi perseroan. Dia membawahi urusan Sumber Daya Manusia (SDM) di perusahaan ban tersebut.
Sekretaris Perusahaan Goodyear, Helda Sihombing mengatakan, perseroan telah menerima surat pengund...

www.idxchannel.com

www.idxchannel.com

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Apakah Pasar Ban Lagi Lesu?

Lanjutan dari request member bukan di External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community A38138 https://stockbit.com/post/13223345

Bisnis ban itu butuh vendor dan pelanggan yang mumpuni karena ban tidak bisa laku tiap hari. Ban itu bukan mie instan, permintaannya lebih banyak datang dari siklus, ganti ban, armada logistik, dan order pabrikan, jadi jaringan pelanggan menentukan napas. Di sisi lain, vendor menentukan nyawa produksi karena bahan baku ban itu sensitif, harga bisa naik turun, dan kalau pasokan seret pabrik tetap jalan tapi marginnya bisa tersayat. Investor yang cuma melihat penjualan total sering kelewat satu hal, konsentrasi pelanggan bisa bikin angka terlihat stabil tapi sebenarnya rapuh. Kebalikannya, angka penjualan bisa turun sedikit tapi kualitas pelanggan dan vendor justru makin solid, jadi risikonya menurun diam-diam. Karena itu, yang perlu dilihat bukan cuma siapa jualan paling besar, tapi siapa yang punya pembeli inti yang benar-benar bayar, dan siapa yang punya pemasok yang benar-benar sanggup kirim. Kalau salah pilih pelanggan, piutang menumpuk, diskon membesar, dan kas jadi seret walau revenue tampak ramai. Kalau salah pilih vendor, produksi tersendat, kualitas turun, dan pelanggan bagus pun bisa pindah. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Dari sisi pelanggan, $GJTL terlihat punya nama besar, tetapi kontribusi pelanggan teratasnya tidak mendominasi sendirian, GITI Tire (USA) Ltd. Rp858,32 miliar setara 6,54% dari penjualan 9M 2025, lalu GITI Tire Global Trading Pte. Ltd. Rp477,18 miliar setara 3,64%, dan PT Speedwork Solusi Utama Rp281,94 miliar setara 2,15%. Secara total, pihak berelasi menyumbang 13% dari penjualan bersih, jadi ketergantungan ke jaringan relasi ada, tetapi tidak sampai membuat seluruh cerita hanya ditopang satu pembeli. Masalahnya, total penjualan GJTL justru turun -2,38% dibanding 9M 2024, dan yang paling terasa adalah GITI Tire (USA) turun -35,4% dari sekitar Rp1,33 triliun menjadi Rp858 miliar. Di tengah penurunan itu, ada satu angka yang mencolok, PT Speedwork Solusi Utama melonjak +2.211%, ini biasanya sinyal pergeseran kanal penjualan atau pergeseran pola distribusi, jadi investor perlu curiga sehat, lonjakan ekstrem itu bagus kalau repeatable, tapi rawan kalau cuma efek base kecil atau kontrak sesaat.

$GDYR ceritanya lebih terkonsentrasi dan lebih berbasis jaringan relasi grup. Goodyear Malaysia Bhd. menyumbang $20,19 juta setara 16,78% dari penjualan 9M 2025, lalu Goodyear Philippines Inc. $8,19 juta setara 6,81%, dan Goodyear (Thailand) Public Co., Ltd. $8,10 juta setara 6,74%. Total pihak berelasi menyumbang 36% dari penjualan bersih, artinya mesin revenue GDYR cukup bergantung pada ekosistem internal regional. Namun total penjualan GDYR turun -7,6% dari $130,1 juta menjadi $120,2 juta, dan penjualan domestik turun -11,08%, sementara Goodyear Malaysia justru naik tipis +0,85%. Ini memberi kesan sederhana, ekspor intra grup lebih tahan, domestik yang lebih mudah goyah, jadi kalau domestik lemah berkepanjangan, GDYR akan makin bergantung pada order relasi. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

$BRAM paling bikin kaget karena penurunannya bukan lagi koreksi kecil, tetapi seperti kehilangan volume besar. Kontributor terbesar Kordsa Brazil S.A. $5,54 juta setara 5,89% dari pendapatan bersih, lalu Kordsa Inc. Amerika Serikat $4,87 juta setara 5,18%, dan total pihak berelasi 6,49%. Angkanya terlihat tidak terlalu terkonsentrasi, tetapi total pendapatan BRAM turun -47,8% dibanding September 2024, dengan Kordsa Inc. USA turun -65,2% dan Kordsa Brazil turun -37,3%. Ini lebih mirip masalah demand atau utilisasi pabrik, bukan sekadar geser pelanggan, karena jatuhnya terlalu dalam untuk dianggap normal.

TYRE berbeda sendiri karena seluruh penjualan dilakukan ke pihak ketiga, bukan relasi, dan penjualannya justru tumbuh. Total penjualan naik +5,48% dari Rp428,2 miliar menjadi Rp451,7 miliar, dan segmen ban luar tumbuh +9,85%. Data pelanggan utama yang ditampilkan untuk TYRE adalah berbasis saldo piutang, jadi ini lebih menggambarkan konsentrasi tagihan dan kanal distribusi daripada komposisi revenue. Tiga nama teratasnya PT Wahana Kreasindo Utama Rp14,48 miliar, CV Motorindo Sejahtera Rp12,63 miliar, dan PT Pratama Inti Distribusindo Rp7,66 miliar, ini menandakan ada beberapa distributor yang memegang porsi penagihan besar, sehingga kualitas penagihan dan disiplin kredit jadi krusial. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Masuk ke sisi vendor, di bisnis ban vendor itu bukan sekadar pemasok, tetapi juga penentu stabilitas biaya. GDYR punya vendor bahan baku yang kontribusinya besar, PT Bitung Gunasejahtera menyumbang pembelian bahan baku $11,27 juta dan Junma Tyre Cord Company Ltd. $5,82 juta, keduanya lebih dari 10% total pembelian bahan baku. Total pembelian bahan baku GDYR relatif datar, turun tipis -0,32% dari $64,75 juta menjadi $64,55 juta, jadi penurunan penjualan -7,6% tadi bukan karena belanja bahan baku jatuh drastis, bisa saja ada perubahan mix produk, inventory, atau efisiensi produksi. Ada juga saldo utang ke Goodyear Dalian Tire Co. Ltd. sebesar $1,24 juta, yang menegaskan keterikatan rantai pasok internal masih aktif.

GJTL menampilkan pendekatan yang lebih bankable untuk karet alam lewat approved suppliers di fasilitas SKBDN, dengan PT Bitung Gunasejahtera dan PT Karias Tabing Kencana sebagai pemasok yang diidentifikasi. Biaya bahan baku yang dipakai dalam produksi naik +4,38% dari Rp6,47 triliun menjadi Rp6,75 triliun, ini bisa terjadi walau penjualan turun tipis, karena harga bahan baku, perubahan mix, atau timing pembelian dan pemakaian. Saldo utang pihak berelasi yang disebutkan justru kecil, misalnya ke PT Speedwork Solusi Utama Rp3,44 juta dan ke GITI Radial Tire (Anhui) Co. Ltd. Rp1,68 juta, jadi sisi vendor relasi tidak terlihat mendominasi utang usaha.

BRAM unik karena belanja ke pihak berelasi melonjak +607% dari $1,31 juta menjadi $9,28 juta, sementara COGS turun -39,7% akibat volume produksi yang lebih rendah. Vendor relasi terbesarnya Kordsa Inc. USA dengan pembelian $6,34 juta setara 10,18% total pembelian, serta Kordsa Teknik Tekstil A.S. Turki $2,93 juta setara 4,71%. Total utang ke pemasok pihak ketiga sebesar $19,38 juta, jadi secara operasi, BRAM masih punya beban payable eksternal yang cukup berarti walau volume turun, ini salah satu titik yang biasanya membuat manajemen harus ekstra rapi mengatur kas. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

TYRE lebih berbasis vendor lokal dan bahan penolong, dengan saldo utang usaha terbesar ke PT Sari Sarana Kimiatama Rp4,76 miliar, PT Cabot Indonesia Rp3,70 miliar, dan PT Sumber Cipta Energi Rp2,81 miliar. Pembelian persediaan turun -1,95% dari Rp267,09 miliar menjadi Rp261,89 miliar, sementara penjualan naik +5,48%, ini kombinasi yang menarik karena bisa berarti perputaran inventory membaik atau perusahaan memanfaatkan stok yang sudah ada.

Terakhir, skala organisasi memberi petunjuk seberapa berat mesin operasi dan seberapa fleksibel perusahaan beradaptasi. GJTL adalah yang paling besar, dengan 17.278 karyawan per 30 September 2025 naik dari 17.014 per 31 Desember 2024, ini menggambarkan struktur pabrik dan distribusi yang masif, tetapi juga berarti fixed cost dan kompleksitas tinggi. GDYR relatif ramping 799 karyawan turun dari 805, perubahan kecil, lebih seperti penyesuaian biasa. BRAM turun dari 1.503 menjadi 1.282 karyawan, penurunan ini sejalan dengan pendapatan yang jatuh -47,8%, jadi ada upaya menyesuaikan kapasitas. TYRE turun dari 173 menjadi 100 karyawan, ini memberi sinyal perampingan besar, tetapi penjualannya tetap tumbuh, sehingga investor perlu menilai apakah ini efisiensi yang sehat atau ada risiko operasional yang ditahan dengan beban kerja yang makin padat. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

GJTL masih punya jaringan pelanggan yang tidak terlalu terkonsentrasi, tetapi ada tekanan di pembeli besar GITI USA dan ada pergeseran kanal yang sangat ekstrem di Speedwork. GDYR kuat di jaringan relasi regional, tetapi domestik sedang melemah sehingga ketergantungan ke ekosistem relasi makin besar. BRAM sedang mengalami penurunan demand yang tajam, dan kenaikan pembelian dari pihak berelasi di saat revenue jatuh adalah sinyal yang wajib dipantau ketat. TYRE sedang bertumbuh dan seluruhnya pihak ketiga, tetapi konsentrasi piutang di beberapa distributor berarti disiplin kredit dan kualitas pelanggan menjadi kunci, karena ban memang tidak laku tiap hari, tetapi tagihan bisa menumpuk setiap hari kalau salah pilih kanal.

Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.

Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345

Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm

Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx

Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW

Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Piutang Gajah Pintar

Pertanyaan salah satu user Stockbit bukan di External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community A38138 https://stockbit.com/post/13223345

Ada investor yang sangat terobsesi sama $GJTL. Masalahnya, obsesi itu sering bikin fokus pindah dari kualitas arus kas ke cerita besar dan nama besar. Padahal di bisnis ban, yang paling cepat bikin emiten kepleset bukan karena tidak laku, tapi karena uangnya nyangkut di piutang. Piutang itu kelihatan aman kalau cuma lihat angka laba, tapi baru terasa serem kalau rasio piutang besar, konsentrasi pelanggan tinggi, dan CFO tidak nempel ke piutang. Jadi cara baca yang benar bukan cuma siapa paling besar, tapi siapa paling cepat mengubah penjualan jadi uang tunai. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Per 30 September 2025, indikator paling gampang untuk menilai piutang itu ada tiga. Pertama, rasio piutang terhadap revenue, makin kecil makin enak karena penjualan tidak banyak berubah jadi tagihan. Kedua, umur piutang dan porsi yang lewat jatuh tempo, karena yang lewat jatuh tempo itu biasanya awal dari drama. Ketiga, kualitas konversi ke kas lewat rasio CFO terhadap piutang, karena piutang yang bagus itu yang benar-benar kembali jadi uang, bukan cuma angka di neraca.

Kalau investor cari yang paling rawan nyangkut di piutang, kandidat utamanya GJTL. Total piutang GJTL Rp5,25 triliun, sementara revenue 9M 2025 Rp13,12 triliun, jadi rasio piutang terhadap revenue 39,99%. Ini yang paling bengkak di antara empat perusahaan ban lain. Lebih tajam lagi, pelanggan terbesar GJTL adalah GITI Tire USA dengan porsi 46,22% dari total piutang, artinya konsentrasi tinggi, jadi kalau ada perubahan siklus order atau terms pembayaran dari satu pihak ini, efeknya langsung terasa ke kas. Di sisi yang menenangkan, GJTL mencatat piutang lancar 100% dan penurunan nilai 0%, tapi tetap ada satu sinyal yang bikin investor wajib waspada, CFO terhadap piutang cuma 20,84% yang terendah. Jadi secara sederhana, tagihannya besar, tetapi kecepatan berubah jadi kas lebih pelan dibanding yang lain.

Yang paling aman secara disiplin piutang adalah Goodyear Indonesia $GDYR. Piutang 30 Sep 2025 sekitar $11,32 juta, revenue $120,28 juta, jadi piutang terhadap revenue cuma 9,41% yang paling kecil. Umur piutangnya juga relatif bersih, 81,53% belum jatuh tempo, yang lewat 30 hari hanya 2,92%, dan penurunan nilai 0%. Dari sisi kualitas kas, CFO $6,22 juta berarti CFO terhadap piutang 54,94%, ini kuat. Ditambah kas dari pelanggan $135,92 juta lebih besar dari revenue, jadi bukan cuma jualan, tapi penagihan piutang lama juga jalan.

King Tire Indonesia $TYRE posisinya juga enak, walau bukan serendah Goodyear. Piutangnya Rp86,35 miliar, revenue Rp451,74 miliar, jadi piutang terhadap revenue 19,11%. Struktur umur piutang mayoritas aman, 92,62% belum jatuh tempo, lewat 30 hari hanya 0,79%, dan penurunan nilai 0%. Yang bikin King Tire terlihat paling mantap dari sisi penagihan adalah CFO Rp53,29 miliar, jadi CFO terhadap piutang 61,72% yang tertinggi di grup ini. Artinya, piutang tidak cuma numpuk, tapi cepat balik jadi amunisi operasional. Laba bersihnya juga positif Rp19,55 miliar, jadi tidak bergantung pada akuntansi doang.Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Indo Kordsa itu kasus yang beda. Dari sisi piutang, sebenarnya rapi, bahkan makin ringan. Piutang turun dari $40,83 juta ke $25,57 juta, turun 37,36%. Umur piutangnya hampir semuanya belum jatuh tempo, 99,71% lancar, lewat jatuh tempo 0%, penurunan nilai 0%. Rasio piutang terhadap revenue 27,21% itu menengah, tidak sekecil Goodyear, tapi juga tidak segede GJTL. Namun Indo Kordsa rugi bersih sekitar $0,10 juta walau CFO positif $7,50 juta. Jadi isu Indo Kordsa di periode ini bukan piutang macet, melainkan profitabilitas yang sedang seret, sementara kas operasional masih masuk, kemungkinan besar karena dinamika non-kas dan pergerakan modal kerja yang kebetulan mendukung CFO.

Goodyear paling disiplin soal piutang karena rasio piutang kecil dan konversi CFO kuat. King Tire paling jago menagih karena CFO terhadap piutang paling tinggi dan umur piutangnya juga bersih. Indo Kordsa piutangnya tampak aman tapi labanya yang jadi pekerjaan rumah. GJTL bukan berarti piutangnya jelek atau macet, karena penurunan nilai 0% dan status lancar tercatat 100%, tapi ukuran piutang yang hampir 40% dari revenue ditambah konsentrasi pelanggan 46,22% dan CFO terhadap piutang yang paling rendah membuat GJTL jadi yang paling sensitif kalau siklus penagihan melambat.

Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.

Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345

Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm

Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx

Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW

Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$GDYR kemarin Pede beli di 885, ternyata beneran rebound dong

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$GDYR Harus balik lagi lu

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Jumat berkah. Bursa pertama di 2026. Total hijau 15.13% dari $SMDR $DEWA dan $GDYR

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$GDYR saham ga liquid, jual 200 lot aja susah🥲

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

this year will be a Good Year 🎉🎉
$GDYR

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$GDYR

$BFIN
$GDYR
$BISI
HOKI

mana yg lebih berkemungkinan utk up 2026🙏

$GDYR Coba analisis teknikal

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$GDYR $IHSG happy new year buy here

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$GDYR siap menerima Member 😆

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$GDYR

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$GDYR Ban nya gemboss.. kapan dipompa?

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$GDYR AI Jual Rugi

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$GDYR asu

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

pengendali mau beli sahamnya TPI di harga yng lbih murah $GDYR

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$GDYR bangkrut... bangkrut... jual cepat gaes

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$GDYR ada info apa ATL 5 th terakhir?

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$GDYR Mau Bangkrut Gaes

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Sungguh sangat menarik 🤑 $GDYR

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$GDYR arb kan ndar

2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy