


Volume
Avg volume
PT Erajaya Swasembada Tbk didirikan pada tanggal 8 Oktober 1996. Erajaya Group menjalankan kegiatan usaha importir, distribusi dan perdagangan ritel perangkat telekomunikasi selular seperti telepon selular dan tablet, subscriber identity module card (SIM Card), voucher isi ulang operator jaringan selular, aksesoris, perangkat Internet of Things (IoT), penjualan voucher Google Play, serta menawarkan layanan produk Value Added Services, seperti layanan perlindungan ponsel melalui produk TecProtec dan juga layanan pembiayaan ponsel yang bekerjasama dengan perusahaan multifinance terkemuka di Indonesia. Erajaya Group telah memba... Read More
"Berhenti Menebak, Mulailah Melacak Aliran Dana"
Di pasar saham, informasi adalah mata uang yang paling berharga. Sayangnya, investor ritel seringkali mendapatkan informasi paling terakhir setelah para pemain besar selesai berpesta. Inilah alasan mengapa strategi "ikut-ikutan" seringkali berujung pada kerugian. Untuk bisa bertahan dan profit secara konsisten di BEI, Anda perlu mengubah pola pikir: jangan fokus pada harganya saja, tapi fokuslah pada siapa yang menggerakkan harganya. Jika Smart Money sedang memborong saham tersebut, maka kenaikan harga hanyalah masalah waktu.
Seringkali kita melihat sebuah saham dengan volume harian yang terlihat biasa-biasa saja jika menggunakan indikator rata-rata konvensional. Namun, jika dibedah secara intraday, ternyata ada lonjakan dana masuk (Smart Money) yang sangat agresif di jam-jam tertentu. Indikator lama seringkali terlambat memberikan sinyal karena mereka menunggu penutupan pasar. Padahal, peluang terbaik ada pada deteksi dini saat transaksi sedang berlangsung. Dengan memfilter aliran dana keluar (Bad Money), Anda bisa menghindari saham-saham yang volumenya tinggi tapi sebenarnya sedang dalam fase distribusi atau buang barang oleh pemegang saham besar.
Gunakanlah teknologi sebagai asisten pribadi Anda dalam memburu saham potensial. Bayangkan memiliki sebuah sistem yang bekerja 24 jam memantau seluruh emiten di bursa dan hanya memberikan alarm ketika ada pergerakan dana yang benar-benar valid. Anda akan lebih tenang dalam mengambil keputusan karena didasari oleh angka Clean Money yang positif. Trading bukan lagi soal keberuntungan, melainkan soal probabilitas dan keberpihakan Anda pada arus dana yang benar. Jadilah trader cerdas yang masuk saat akumulasi dimulai, bukan saat distribusi sedang berakhir.
$ERAA $MMLP $AADI
1/2


@dewanggapalguna akum tapi gamau naikin, liat aja itu harga stack terus, sementara yang lain udah terbang $ERAA
ERAA
IATA
PADI
RMKE
DEWA
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Jumat (13/2) dengan koreksi 0,64% ke level 8.212,27. Pelemahan terjadi di tengah aksi jual investor asing yang mencatatkan net sell Rp2,20 triliun di pasar reguler dan Rp2,03 triliun di selur...

www.cnbcindonesia.com

@arham168 sebagus apapun fundamental kalo bandar / big money belum masuk ya tetep aja harganya lesu $ERAA
SILAKAN BUKA KEYSTAT SAHAM $ERAA
Ini adalah pemandangan yang bikin investor "value investing" betah melek lama-lama. Secara garis besar, pada Current Valuation menunjukkan valuasi sebuah saham yang terlihat sangat murah (undervalued) dibandingkan nilai aslinya.
1. Harganya Sedang "Obral" (PE Ratio & PBV)
PE Ratio (6.67x - 6.80x): Bayangkan Anda beli bisnis yang balik modalnya cuma butuh waktu sekitar 6-7 tahun. Bandingkan dengan rata-rata IHSG yang ada di angka 8.77x. Artinya, saham ini jauh lebih murah dari rata-rata pasar.
PBV (0.80): Ini poin penting! Angka di bawah 1.00 berarti Anda membeli aset perusahaan dengan harga diskon. Anda bayar 80 perak untuk sesuatu yang nilai bukunya 100 perak.
2. Mesin Pencetak Uang yang Efisien (Cashflow & EBITDA)
Price to Free Cashflow (4.77): Perusahaan ini punya banyak uang tunai "nganggur" setelah bayar operasional. Ini tanda perusahaan sehat yang punya modal buat bagi dividen atau ekspansi.
EV to EBITDA (4.04): Di dunia akuisisi, angka di bawah 10 biasanya dianggap menarik. Angka 4? Itu sangat murah. Ibarat beli mobil mewah dengan harga motor bekas.
3. Potensi Pertumbuhan (PEG Ratio)
PEG Ratio (0.27): Ini adalah indikator favorit investor kawakan. Jika angka PEG di bawah 1.0, artinya pertumbuhan laba perusahaan belum dihargai sepantasnya oleh pasar. Angka 0.27 itu sangat kecil, menunjukkan potensi upside yang besar.
Kesimpulannya?
Secara statistik, saham dalam gambar ini adalah "Hidden Gem". Perusahaannya menghasilkan laba yang oke, arus kasnya kuat, tapi harganya masih di bawah harga pasar (diskon).
Catatan Kecil: Meskipun angkanya terlihat sangat cantik, pastikan juga untuk cek kenapa dia murah. Apakah karena sektornya lagi lesu, atau memang pasar saja yang belum sadar kalau ada barang bagus di sini.
