


Volume
Avg volume
PT Dharma Satya Nusantara Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan kayu berkualitas untuk diekspor. Seiring dengan perjalanan waktu, segmen usaha utama adalah perkebunan dan pabrik kelapa sawit dan industri produk kayu. Segmen usaha kelapa sawit sampai akhir tahun 2020, jumlah lahan tertanam mencapai 112.600 hektar. Terdiri dari perkebunan inti yang mencapai 84.600 hektar dan plasma mencapai 28.000 hektar. Persero juga memiliki 10 pabrik kelapa sawit (PKS) dengan kapasitas produksi total mencapai 570 ton/jam. Selain itu DSNG juga memiliki kernel crushing plant yang mengolah Palm Kernel menjadi Palm Kernel Oil (P... Read More
[WATCHLIST ONLY : 143 EMITEN]
Rabu, 21 January 2026 15:55
Saham potensial gap-up/down di CLOSING market, diurut berdasarkan nilai persentase:
(cukup pantau baris paling atas dan paling bawah untuk cek gap terbesar):
GAP UP:
🔼 $JPFA gap up ke 2980 (+80 / +2.76%) dari 2900
🔼 $DSNG gap up ke 1540 (+35 / +2.33%) dari 1505
🔼 $MDKA gap up ke 3340 (+70 / +2.14%) dari 3270
🔼 INTP gap up ke 6925 (+125 / +1.84%) dari 6800
🔼 ASII gap up ke 6625 (+100 / +1.53%) dari 6525
🔼 PGAS gap up ke 2100 (+30 / +1.45%) dari 2070
🔼 EMTK gap up ke 1075 (+15 / +1.42%) dari 1060
🔼 BRIS gap up ke 2220 (+30 / +1.37%) dari 2190
🔼 UNVR gap up ke 2290 (+30 / +1.33%) dari 2260
🔼 BBNI gap up ke 4600 (+60 / +1.32%) dari 4540
🔼 ANJT gap up ke 1780 (+20 / +1.14%) dari 1760
🔼 NCKL gap up ke 1465 (+15 / +1.03%) dari 1450
🔼 MEDC gap up ke 1490 (+15 / +1.02%) dari 1475
🔼 INKP gap up ke 10100 (+100 / +1%) dari 10000
🔼 ANTM gap up ke 4280 (+40 / +0.94%) dari 4240
🔼 INDY gap up ke 3600 (+30 / +0.84%) dari 3570
🔼 BMRI gap up ke 4990 (+40 / +0.81%) dari 4950
🔼 ARTO gap up ke 1930 (+15 / +0.78%) dari 1915
🔼 AKRA gap up ke 1300 (+10 / +0.78%) dari 1290
🔼 PBSA gap up ke 2690 (+20 / +0.75%) dari 2670
🔼 EXCL gap up ke 4160 (+30 / +0.73%) dari 4130
🔼 WIFI gap up ke 2980 (+20 / +0.68%) dari 2960
🔼 AADI gap up ke 7425 (+50 / +0.68%) dari 7375
🔼 BNGA gap up ke 1870 (+10 / +0.54%) dari 1860
🔼 CPIN gap up ke 4460 (+20 / +0.45%) dari 4440
🔼 ITMG gap up ke 22275 (+50 / +0.22%) dari 22225
GAP DOWN:
🔽 PANI gap down ke 11950 (-50 / -0.42%) dari 12000
🔽 ADMF gap down ke 8625 (-50 / -0.58%) dari 8675
🔽 TBIG gap down ke 2160 (-20 / -0.92%) dari 2180
🔽 TLKM gap down ke 3560 (-40 / -1.11%) dari 3600
🔽 BUKA gap down ke 156 (-2 / -1.27%) dari 158
Cek ulang semuanya dan IEP bisa berubah smp menit terakhir. Salam Cuan.
ANALISA SAHAM $LPPF
Harga Sekarang: Rp 1.855
Zona Area Beli Aman:
Rp 1.780 – 1.820
• Area support kuat, cocok untuk entry aman jika harga pullback ke zona ini, Boss
Zona Stoploss:
< Rp 1.700
• Jika turun di bawah level ini, struktur swing melemah dan rawan koreksi lebih dalam, Boss
Jika naik & breakout:
> Rp 1.900 → ENTRY LANJUTAN (tambah posisi)
• Breakout 1.900 berpotensi memicu momentum bullish lanjutan, Boss
Target Profit:
• TP1 = Rp 1.980
• TP2 = Rp 2.080 – 2.180
Keterangan Tambahan:
• Selama harga bertahan di atas 1.780, peluang swing bullish tetap terjaga, Boss
• Saham ritel fashion, pergerakan cukup agresif dan sensitif terhadap sentimen konsumsi
• Breakout valid jika disertai volume meningkat
Analisa saya boleh bantu, tapi keputusan tetap milik Boss.
Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
$MINA $DSNG
,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya
Support like agar terus update!!!
Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend
Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏
"Mengenali Sinyal 'Climax Selling' sebagai Titik Balik"
Di penghujung fasa kejatuhan yang panjang, sering berlaku satu fenomena yang dinamakan Climax Selling. Ini adalah puncak kepanikan di mana arus Bad Money melepaskan semua pegangan mereka kerana sudah tidak tahan melihat kerugian yang semakin besar. Pada saat inilah volume transaksi biasanya akan meledak ke paras yang luar biasa tinggi secara tiba-tiba. Bagi mata yang tidak terlatih, ini nampak seperti pengakhiran bagi sesebuah saham, namun bagi Smart Money, ini adalah "pesta" untuk memulakan pengumpulan besar-besaran.
Trigger Smart Money sangat berkesan dalam mengesan detik Climax Selling ini secara real-time. Apabila anda melihat volume intraday melonjak lebih 5x ganda semasa harga sedang menjunam, perhatikan data Clean Money. Jika nilai dana bersih mula menunjukkan angka positif yang besar di tengah-tengah kejatuhan tersebut, itu adalah tanda bahawa pemain besar sedang melakukan Panic Buying. Mereka mengambil kesempatan di atas ketakutan orang lain untuk memenuhkan gudang mereka pada harga yang sangat rendah.
Menangkap titik balik pasaran memerlukan keberanian yang disokong oleh data yang tepat. Anda tidak perlu meneka di mana harga akan berhenti jatuh; biarkan aktiviti Smart Money yang memberitahu anda. Dengan bantuan radar pemburu dana besar, anda boleh mengenal pasti waktu yang paling tepat untuk masuk semula ke pasaran dengan risiko yang sangat terkawal. Jadikan lonjakan dana bersih di saat kepanikan sebagai isyarat untuk anda bertindak bertentangan dengan arus massa dan meraih keuntungan daripada pembalikan arah harga yang bakal berlaku.
$DSNG $ESIP $FPNI
1/2


DYOR
Rekomendasi untuk Masuk Hari Ini
Untuk strategi scalping dan swing trading, berikut adalah 3 pilihan hari ini:
1. CPRO (Pilihan Utama - Momentum) $CPRO
Alasan: Berada dalam Strong Bullish - Markup Phase. Level 70 sudah menjadi support kuat. Broker MG (market maker agresif) akumulasi di 74.
Strategi: * Entry: Area 74-76.
Target: 82 - 85 (Scalping cepat).
Stop Loss: Di bawah 70.
2. LPKR (Pilihan Kedua - High Volatility) $LPKR
Alasan: Status Full Breakout. Akumulasi lintas bandar (PD-AK-CC) biasanya menandakan kenaikan yang lebih berkelanjutan daripada sekadar satu hari.
Strategi: * Entry: Area 103 - 105 (dekat rata-rata bandar).
Target: 110 - 115.
Stop Loss: 100 (Level psikologis).
3. DSNG (Pilihan Swing - Low Risk) $DSNG
Alasan: Harga saat ini di bawah rata-rata bandar besar (BK, BB, KZ). Fundamental Q3/Q4 sangat mendukung (Value Buy).
Strategi: * Entry: Area 1500 - 1530.
Target: 1630 (Resisten konfirmasi).
Stop Loss: 1480.
🚨 BANDAR DETECTOR by @defnilay
📊 $DSNG
📅 Tanggal: 2026-01-19
🏦 Broker Bandar: BK, CP, AK
📈 Acc Status: BIG ACC
📆 Acc 7 Hari: SMALL DIST
📆 Acc 20 Hari: NEUTRAL
📊 Volume Ratio (MA20): 1.25x 👍
📊 Volume Ratio (Kemarin): 1.22x 👍
📉 RSI: 50.6 (Neutral)
👁🗨 MACD: -30.01 | Signal: -33.56 (Bullish Crossover)
🚀 Breakout: No
⚠️ Breakout Trap: No✅
🧠 Smart Money: DISTRIBUTION
📦 Phase: MARKUP
📦 Phase Detail: Normal / Neutral
💰 Harga Bandar (VWAP20): 1506
📈 Gap: 1.59% (Floating Profit)
📦 Total Beli (Lot): 23.68K
💰 Total Beli (Value): 3.56B
🎯 Rata-rata Harga: 1,505
🎉 Final Score: 6 (High Potential🟢)
𝖥rоm 🪱 тo 🐉
"Kekuatan Data Intraday: Mengintip Niat Bandar di Sesi Kedua"
Banyak trader yang hanya melihat hasil penutupan pasar tanpa tahu apa yang terjadi di tengah sesi perdagangan. Padahal, niat asli Smart Money seringkali baru terlihat jelas di sesi kedua, menjelang penutupan. Mereka mungkin membiarkan harga terlihat lemah di sesi pertama untuk mengusir arus Bad Money, namun kemudian melakukan pembelian masif secara tiba-tiba di akhir sesi. Jika Anda hanya melihat grafik harian, Anda akan kehilangan detail penting tentang bagaimana harga tersebut dibentuk oleh aliran dana.
Trigger Smart Money memberikan Anda keunggulan untuk memantau perubahan arah dana secara intraday. Anda bisa melihat di menit ke berapa volume 5x lipat mulai muncul dan apakah itu dibarengi dengan penambahan Clean Money secara agresif. Informasi ini sangat krusial untuk strategi Buy on Close, di mana Anda ingin memastikan bahwa penutupan harga di area tinggi benar-benar didukung oleh akumulasi dana bersih yang besar. Dengan data real-time, Anda tidak lagi "menebak" penutupan, melainkan "mengetahui" kekuatan penutupannya.
Menguasai data intraday akan mengubah perspektif trading Anda secara total. Anda tidak lagi pasif menunggu hari esok, melainkan sudah memiliki kesimpulan matang tepat sebelum bel penutupan berbunyi. Gunakan radar pemburu dana besar untuk memastikan bahwa Anda hanya masuk ke saham yang "dijaga" oleh uang besar hingga detik terakhir perdagangan. Kejujuran volume di akhir sesi adalah cerminan dari keyakinan para institusi terhadap pergerakan harga di hari berikutnya. Jadikan data aliran dana sebagai senjata pamungkas Anda dalam menaklukkan dinamika bursa.
$GZCO $COAL $DSNG
1/2


FPCO mantul dari Box order.
harusnya koloni sawit mulai rebond semua.
$DSNG
$TAPG
$GZCO
Follow untuk info yang lainnya

ANALISA SAHAM $PTRO
Harga Sekarang: Rp 12.900
Zona Area Beli Aman:
Rp 12.300 – 12.600
• Area support kuat, cocok untuk entry aman jika harga pullback ke zona ini, Boss
Zona Stoploss:
< Rp 11.900
• Jika turun di bawah level ini, struktur swing melemah dan rawan koreksi lebih dalam, Boss
Jika naik & breakout:
> Rp 13.100 → ENTRY LANJUTAN (tambah posisi)
• Breakout 13.100 berpotensi memicu momentum bullish lanjutan, Boss
Target Profit:
• TP1 = Rp 13.800
• TP2 = Rp 14.800 – 15.500
AYO REQUEST SAHAM https://bit.ly/m/peta_saham
Keterangan Tambahan:
• Selama harga bertahan di atas 12.300, peluang swing bullish tetap terjaga, Boss
• Saham jasa pertambangan, pergerakan cenderung teknikal dan dipengaruhi siklus proyek energi
• Breakout valid jika disertai volume meningkat
Analisa saya boleh bantu, tapi keputusan tetap milik Boss.
Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
$DSNG $BKDP
,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya
Support like agar terus update!!!
Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend
Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏
$TBLA
Berikut analisis dampak kebijakan pemerintah yang menunda mandatory biodiesel B50 terhadap emiten PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) dan perkiraan profit TBLA di tahun 2025 berdasarkan data industri teraktual: 
⸻
📉 Dampak Penundaan Mandatori B50 terhadap TBLA;
1. Permintaan biodiesel domestik tumbuh lebih lambat
• Pemerintah memutuskan menunda penerapan mandatori B50 pada 2026 dan mempertahankan mandatori B40 untuk 2026 dengan alasan kesiapan teknis dan pendanaan. 
• Penundaan ini mengurangi potensi kenaikan serapan crude palm oil (CPO) domestik hingga sekitar tambahan ±2,2 juta ton yang semula diharapkan dari B50. 
• Bagi TBLA, yang merupakan pemain besar di segmen biodiesel (FAME), kebutuhan biodiesel dalam negeri akan tumbuh lebih moderat dibanding skenario B50. Hal ini berpotensi mengurangi upside volume penjualan biodiesel dibanding ekspektasi awal pasar.
2. Harga sawit dan biodiesel berpotensi lebih volatil
• Penundaan B50 memberi sinyal kepada pasar global bahwa serapan domestik tidak sebesar ekspektasi sebelumnya, sehingga harga minyak sawit (CPO) cenderung melemah atau lebih volatil. 
• Harga CPO dan produk turunannya (termasuk biodiesel) sangat memengaruhi margin operasional TBLA. Penurunan harga CPO bisa menekan margin jika tidak diimbangi efisiensi biaya produksi.
3. Subsidi dan pendanaan program biodiesel lebih terkendali
• Fokus di B40 berarti beban subsidi biodiesel BPDP tetap berada pada level yang relatif bisa dikelola saat ini, sehingga risiko finansial terhadap pabrikan biodiesel—termasuk TBLA—lebih rendah dibanding skenario B50 yang membutuhkan dana subsidi jauh lebih besar. 
• Ini positif bagi TBLA karena mengurangi risiko perubahan kebijakan subsidi yang drastis.
👉 Intinya: penundaan B50 memperlambat pertumbuhan volume biodiesel domestik yang bisa diserap TBLA, tetapi mengurangi risiko volatilitas dan tekanan subsidi yang ekstrem di jangka pendek.
⸻
📊 Kapasitas Produksi TBLA dan Implikasinya
• TBLA telah menyelesaikan pabrik biodiesel keduanya dan kini memiliki total kapasitas produksi ±765 ribu ton per tahun. 
• Dengan kapasitas ini, TBLA secara teknis siap mendukung kenaikan mandatori biodiesel di masa depan—baik B40 maupun ketika B50 kembali dibahas. 
• Saat ini pabrik biodiesel TBLA baru digunakan sekitar ±82% dari kapasitas mereka, artinya masih ada spare capacity yang bisa menyerap kontrak baru bila permintaan naik. 
⸻
💰 Perkiraan Profit TBLA Tahun 2025
Karena laporan keuangan resmi penuh belum tersedia, kita gunakan perkiraan berbasis indikator industri dan proyeksi analis:
📌 Asumsi & Proyeksi
Komponen Estimasi
Perkiraan Revenue 2025 ±Rp22 triliun (proyeksi) 
Net Profit Margin (2025) ±4,3% (lebih tinggi dari 2024) 
Estimasi Laba Bersih 2025 ±Rp0,95 triliun*
*Perkiraan: Rp22 triliun × 4,3% ≈ Rp0,946 triliun
📊 Proyeksi Berdasarkan Kinerja Q1–Q3 2025
• Per kuartal III 2025, TBLA menunjukkan kenaikan laba bersih sekitar +25,8% yoy dan ROE yang bisa mencapai 12–15% bila momentum kuat berlanjut. 
• Kenaikan ASP biodiesel serta produk kebun (CPO, PKO) cenderung mendukung kinerja bisnis hilir TBLA sepanjang 2025. 
👉 Secara konservatif, laba bersih TBLA di 2025 diperkirakan berada di kisaran ±Rp0,9–1,2 triliun, tergantung harga komoditas dan realisasi penjualan biodiesel.
⸻
📌 Inti Kesimpulan
Dampak Penundaan B50:
• 📉 Permintaan biodiesel domestik tumbuh lebih lambat → tekanan upside volume
• ⚖️ Risiko subsidi/pembiayaan lebih terkendali → stabilitas bisnis relatif lebih baik
Proyeksi TBLA 2025:
• Revenue sekitar Rp22 triliun
• Laba bersih sekitar Rp0,9–1,2 triliun (tergantung harga CPO/biodiesel dan penjualan)
• ROE diperkirakan meningkat bila pemakaian kapasitas dan kontrak biodiesel terus meningkat
Berikut analisis sensitivitas profit TBLA dengan beberapa skenario harga CPO & biodiesel (bearish–base–bullish), difokuskan pada kapasitas pabrik terbaru TBLA dan kondisi B40 (tanpa B50).
⸻
1️⃣ Asumsi Dasar Model (2025)
Kapasitas & Operasional
• Kapasitas biodiesel TBLA: ±765.000 ton/tahun
• Utilisasi rata-rata 2025: 80–90%
• Volume penjualan biodiesel: 610–690 ribu ton
• Segmen non-biodiesel (CPO, gula, dll) tetap berkontribusi ±35–40% revenue
Biaya & Struktur
• Feedstock utama: CPO
• Margin biodiesel sangat sensitif ke:
• Harga CPO
• Harga indeks biodiesel (HIP)
• Selisih subsidi BPDP
⸻
2️⃣ Skenario Harga (2025)
Skenario Harga CPO Harga Biodiesel (HIP)
Bearish Rp10.500/kg Rp12.500/liter
Base Case Rp11.500/kg Rp13.500/liter
Bullish Rp13.000/kg Rp15.000/liter
Catatan:
• Saat B50 ditunda, base case jadi skenario paling masuk akal
• Bullish biasanya terjadi jika ekspor ketat + gangguan supply global
⸻
3️⃣ Dampak ke Margin Biodiesel TBLA
Skenario Gross Margin Biodiesel
Bearish 6–7%
Base Case 9–10%
Bullish 12–14%
TBLA relatif lebih tahan margin dibanding emiten sawit murni karena:
• Hilirisasi (biodiesel)
• Kontrak pemerintah (lebih stabil volume)
⸻
4️⃣ Sensitivitas Laba Bersih TBLA (2025)
📊 Estimasi Laba Bersih
Skenario Laba Bersih
Bearish Rp550–650 miliar
Base Case Rp900–1.000 miliar
Bullish Rp1,25–1,45 triliun
⸻
5️⃣ EPS & Valuasi Implikasi
Estimasi EPS
Skenario EPS
Bearish Rp53–63
Base Case Rp87–110
Bullish Rp125–150
Estimasi Harga Wajar (PER 8–10x)
Skenario Fair Value
Bearish Rp425–630
Base Case Rp700–970
Bullish Rp1000–1.500
PER 8–10x wajar untuk emiten sawit hilir dengan volatilitas komoditas.
⸻
6️⃣ Inti Insight Penting untuk Investor
🔹 Penundaan B50 bukan game changer negatif untuk TBLA
→ lebih ke delay upside, bukan penurunan fundamental
🔹 Base case TBLA tetap solid
• Laba mendekati Rp1 triliun
• Utilisasi pabrik baru terpakai optimal
• Arus kas relatif stabil dari biodiesel
🔹 Upside terbesar TBLA justru dari:
1. Kenaikan harga CPO global
2. Kenaikan HIP biodiesel
3. Peningkatan utilisasi >90%
4. Kembalinya wacana B50 (2026+)
$TAPG $DSNG
Harga komoditas global bergerak bervariasi pada perdagangan hari ini, Kamis (15/1), menuju libur panjang akhir pekan atau long weekend. Harga sejumlah komoditas tambang seperti nikel, emas, dan batu bara tercatat menguat. Sementara harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) melemah.
Dari da...

katadata.co.id