


Volume
Avg volume
Perseroan melakukan kegiatan usaha berupa mengolah serta melakukan usaha perdagangan hasil perikanan. Hasil perikanan yang dimaksud adalah berupa semua jenis ikan laut, udang laut, udang tambak, cumi dan gurita. Untuk menunjang kegiatan usaha Perseroan, Perseroan bermitra dengan nelayan. Kapal nelayan-nelayan tersebut dilengkapi dengan mesin pembeku dan ruang pendingin yang berfungsi untuk menjaga mutu hasil tangkapan ikan.
$DSFI Sebenarnya investasi inggris akan lebih menguntungkan pabrik pembuatan kapal secara langsung, namun dampak tidak langsung nya ke emiten DSFI $IKAN $ASHA juga akan terasa.
1/4




kapal nelayan yg pertama paling terdampak di emiten bei $DSFI sesuai sub sektornya
kedua $FISH ,ketiga $IKAN ISEA ,ASHA
tapi pertanyaan nya mana mau bandar buat ritel untung.pasti ritel masuk diguyur dan CL pada akhirnya 😁
$DSFI ini sebenernya isu tarif ekspor 0% jdi apa engga,ada yang bilang tanggal 26 itu rumor doang kah?
$DSFI di hilir udah dibantu jepang buat ngasih tarif 0% barang masuk, di hulu nya dah dibantu inggris buat bikin kapal nelayan, masa iya sih gamau naik

$DSFI kacau kacau padahal perusahaan selalu untung, Keystat ok, ekspansi bisnisnya jelas dan bagus ngapa pada CL ya wkwkwwk mau cari yg seperti apa bosque ?
Izin...

sudah beberapa hari pergi mancing bersama $DSFI selalu boncos,pokoknya gk akan pulang sebelum narik ikan teri babon 😂😂
$DSFI Herannya para ritel gak berani masuk sekarang tapi berani haka pas harganya udah gerak.
Di bisnis manapun kalau mental belum kuat, jangan pernah terjun disana.
The Next $RLCO adalah $RMKO itu yg hampir pasti.
Dan Harapan ritel seperti saya
berikutnya semoga ada di $DSFI, BBRM, dan ERTX.
Kesamaannya jelas: suplai saham beredar sama-sama tipis & Fundamental cukup oke untuk ditahan
Tapi perbedaannya ada di mental.
Di RLCO dan RMKO, smart money berani menahan hijau hari demi hari, tanpa tergoda ambil untung cepat
Sementara di 3 ini , baru lihat hijau sehari langsung TP 😁 dan belum ada yg mengunci barang.
padahal bisa jadi ada potensi fase akumulasi yg belum selesai.
Itulah kenapa smart money atau bandar terlihat “lebih hoki”.
bukan karena mereka tahu lebih dulu,
tapi karena mereka sanggup menahan lebih lama.
Saham tipis bukan untuk yang tidak sabar.
Sekali supply terkunci, harga bukan lagi soal murah atau mahal,
tapi soal siapa yang masih pegang saat demand datang.