990

-15

(-1.49%)

Today

1.49 M

Volume

1.29 M

Avg volume

Company Background

PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) sebagai holding Company Dharma Group, yang berdiri sejak tahun 1989, bergerak di bidang usaha komponen otomotif untuk sepeda motor dan mobil. Dharma Group telah menjadi bagian dari mata rantai pasokan otomotif terintegrasi dengan produk-produk suku cadang dan komponen yang inovatif dan berkualitas sesuai dengan standar pabrikan kelas dunia. Sebagai salah satu anak Perusahaan dari Triputra Group, Perusahaan mempunyai latar belakang Manajemen yang berpengalaman di industri otomotif nasional. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) telah berkembang menjadi sebuah Perusahaan induk dari Dharma Group yang menged... Read More

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$DRMA punya BLDC dan sudah berjalan dari beberapa tahun yang lalu. system chargingnya pun mereka juga punya. sehingga integrasi konversi motor BBM ke motor listrik sumber dayanya sudah memadai. ditambah mereka juga jual battery sendiri sebagai produk dari lini manufacturing nya

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$DRMA merupakan salah satu emiten komponen otomotif yang paling agresif masuk ke ekosistem konversi.

​Dharma Connect (DC): Memiliki lini bisnis khusus bernama DC Cross yang fokus pada konversi kendaraan (2W & 4W) dari mesin bensin (ICE) ke listrik.

​Komponen Inti: Mereka memproduksi komponen vital konversi secara mandiri, seperti baterai pack (melalui PT Dharma Controlcable Indonesia) dan motor BLDC (melalui PT Dharma Precision Parts) yang menjadi penggerak utama motor listrik.

$MEDC $ASII

Read more...

1/3

testestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Harusnya kalau ini jalan, yg kena imbas positifnya itu $DRMA

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$DRMA saatnya bersinar!

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$DRMA

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

KABARBURSA.COM - Komisaris PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Noel Aelyo Laras Kusuma Negara telah mengurangi porsi kepemilikan saham DRMA.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia pada Senin, 2 Maret 2026, Noel menjual total 100 ribu saham DRMA dalam dua transaksi.
Rinciannya, penjualan pert...

www.kabarbursa.com

www.kabarbursa.com

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Komisaris  PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Noel Aelyo Laras Kusuma Negara, kembali mengurangi porsi kepemilikan dengan menjual  100.000  lembar saham perusahaan tersebut  pada 25 Februari 2026.
Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan ke Bu...

stockwatch.id

stockwatch.id

@investorbless untuk import ini sebenarnya agak lucu. pertama dirut memaksakan menggunakan 4x4 dimana berdasarkan bps 80% jalan desa sudah teraspal. jika jalan biasa dipake 4x4 maka bahan bakarnya lebih boros. jika tidak digunakan artinya mubazir. kedua pengadaannya ini panjang. awalnya india hanya bisa 2000 unit. tp setelah negosiasi panjang akhirnya mereka bersedia menyanggupi 105000 unit. sedangkan produsen dalam negeri hanya dikasih waktu sebulan dengan kendaraan bahkan mitsubishi mengaku mereka tidak dihubungi agrinas
https://cutt.ly/vtEPPPqS
padahal dari produsen lokal mereka yg basisnya 4x2 dengan jumlah yg besar. dan baru deal setelah heboh? mengapa india terasa seperti anak kesayangan dimana mereka mendapatkan waktu panjang hanya untuk negosiasi sedangkan produk dalam negeri di anak tirikan dan dipaksakan harus 4x4? padahal mereka sudah teruji dan terbukti dimedan indonesia selama ini dengan kendaraannya 4x2. masih teringat kasus pengadaan chromebook saja hanya krn spek. kali ini jumlahnya jauh lebih fantastis. saat ini icw, kpk dan dpr telah menyoroti import ini. jika dibatalkan maka akan ada penalty yg cukup besar. belum selesai disini dirut agrinas juga berencana membeli 160rb motor roda tiga dan sebagian dari produsen lokal. namun krn dalam jumlah besar produsen lokal kewalahan. hal ini wajar krn waktu yg diberikan cukup cepat dalam jumlah besar. disisi lain anggota dpr juga menyoroti dirut agrinas yang terburu buru mengimport kendaraan disaat per februari 2026 baru 857 unit bangunan koperasi yang berstatus bangunan jadi dari target 80rb gerai
https://cutt.ly/MtEPPPuH
jika seandainya seluruh program mengandalkan produsen lokal maka ini akan memberikan multiplier effect pada ekonomi dan menjadi pendorong industri otomotif dalam negeri $DRMA $AUTO $PART

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$DRMA

$DRMA kendaraan roda 3 powerAce produksi PT DharmaPolimetal Dapat pesanan banyak untuk Koperasi Merah putih.

$AUTO
$ASII

1/3

testestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$DRMA

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

FIXED CLOSING
-------------------------------
[WATCHLIST ONLY : 141 EMITEN]

Rabu, 25 February 2026 16:00
Saham potensial gap-up/down di CLOSING market, diurut berdasarkan nilai persentase:
(cukup pantau baris paling atas dan paling bawah untuk cek gap terbesar):

GAP UP:
🔼 $SGRO gap up ke 5750 (+75 / +1.32%) dari 5675
🔼 DSNG gap up ke 1395 (+15 / +1.09%) dari 1380
🔼 ASGR gap up ke 1760 (+15 / +0.86%) dari 1745
🔼 JPFA gap up ke 2410 (+20 / +0.84%) dari 2390
🔼 AUTO gap up ke 2810 (+20 / +0.72%) dari 2790
🔼 ANJT gap up ke 1745 (+10 / +0.58%) dari 1735
🔼 UNTR gap up ke 31500 (+150 / +0.48%) dari 31350

GAP DOWN:
🔽 CEKA gap down ke 2390 (-20 / -0.83%) dari 2410
🔽 PGAS gap down ke 2290 (-20 / -0.87%) dari 2310
🔽 ULTJ gap down ke 1670 (-15 / -0.89%) dari 1685
🔽 CPIN gap down ke 4340 (-40 / -0.91%) dari 4380
🔽 SMGR gap down ke 3030 (-30 / -0.98%) dari 3060
🔽 $NRCA gap down ke 725 (-10 / -1.36%) dari 735
🔽 $DRMA gap down ke 1060 (-15 / -1.4%) dari 1075

Cek ulang semuanya dan IEP bisa berubah smp menit terakhir. Salam Cuan.

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

[WATCHLIST ONLY : 141 EMITEN]

Rabu, 25 February 2026 15:56
Saham potensial gap-up/down di CLOSING market, diurut berdasarkan nilai persentase:
(cukup pantau baris paling atas dan paling bawah untuk cek gap terbesar):

GAP UP:
🔼 $EXCL gap up ke 3400 (+50 / +1.49%) dari 3350
🔼 JPFA gap up ke 2420 (+30 / +1.26%) dari 2390
🔼 DSNG gap up ke 1395 (+15 / +1.09%) dari 1380
🔼 AUTO gap up ke 2820 (+30 / +1.08%) dari 2790
🔼 SGRO gap up ke 5725 (+50 / +0.88%) dari 5675
🔼 AKRA gap up ke 1310 (+10 / +0.77%) dari 1300
🔼 ANJT gap up ke 1745 (+10 / +0.58%) dari 1735
🔼 ASGR gap up ke 1755 (+10 / +0.57%) dari 1745
🔼 UNTR gap up ke 31500 (+150 / +0.48%) dari 31350
🔼 GGRM gap up ke 16200 (+50 / +0.31%) dari 16150

GAP DOWN:
🔽 INDF gap down ke 6550 (-50 / -0.76%) dari 6600
🔽 PGAS gap down ke 2290 (-20 / -0.87%) dari 2310
🔽 ULTJ gap down ke 1670 (-15 / -0.89%) dari 1685
🔽 CPIN gap down ke 4340 (-40 / -0.91%) dari 4380
🔽 $SMGR gap down ke 3020 (-40 / -1.31%) dari 3060
🔽 $DRMA gap down ke 1060 (-15 / -1.4%) dari 1075

Cek ulang semuanya dan IEP bisa berubah smp menit terakhir. Salam Cuan.

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$DRMA here we go dharma connect🚀

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$DRMA Target kesini dulu, kalo jebol baru 🫰

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$DRMA

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Efek Domino Rp27 Triliun! Rencana impor mobil utuh (CBU) Agrinas bisa bikin emiten komponen gigit jari. Potensi backward linkage (ban, kaca, aki, baja) yang harusnya lari ke vendor lokal malah terancam hangus. 📉

Apakah ini sinyal "Lampu Merah" buat $AUTO $DRMA dan kawan-kawan? Lihat hitung-hitungannya di sini:
https://cutt.ly/7tWdJLmy

$SMSM

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$AUTO

Halo Sobat Investor! Mari kita bedah bersama kinerja keuangan PT Astra Otoparts Tbk (kode saham: **AUTO**) sepanjang tahun 2025. Sebagai mentor Anda, saya melihat laporan keuangan ini menunjukkan fundamental yang sangat solid dan menarik untuk masuk radar portofolio kita.

Berikut adalah poin-poin analisis kunci dari laporan keuangan AUTO:

**1. Pertumbuhan Pendapatan dan Laba yang Konsisten**
AUTO berhasil mencatatkan pertumbuhan yang sangat baik, dengan pendapatan usaha mencapai Rp19,90 triliun pada tahun 2025, naik dari Rp19,07 triliun di tahun 2024. Selain jago meningkatkan penjualan, manajemen juga sangat efisien. Hal ini terlihat dari laba kotor yang naik menjadi Rp3,36 triliun dari sebelumnya Rp3,06 triliun. Sebagai puncaknya, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham induk tumbuh positif menjadi Rp2,20 triliun, dibandingkan Rp2,03 triliun pada tahun lalu. Ini adalah tanda nyata bahwa mesin bisnis AUTO beroperasi secara optimal.

**2. Neraca Keuangan (Balance Sheet) Bak Benteng Pertahanan**
Kondisi neraca AUTO sangat prima dan anti-rapuh. Total aset perseroan menguat menjadi Rp22,61 triliun dari posisi sebelumnya Rp21,03 triliun. Yang paling memanjakan mata kita sebagai investor adalah timbunan kas dan setara kas yang luar biasa tebal, yakni mencapai Rp4,53 triliun, melonjak dari posisi Rp3,61 triliun di 2024.

Di sisi lain, total liabilitas mereka terkendali di angka Rp5,65 triliun, jauh di bawah total ekuitas yang sangat tebal senilai Rp16,96 triliun. Struktur permodalan ini menunjukkan rasio utang yang sangat rendah, memberikan margin keamanan (margin of safety) ekstra bagi pemegang saham jika terjadi gejolak ekonomi makro.

**3. Mesin Penghasil Uang Tunai yang Andal**
Laba di atas kertas tidak ada artinya jika tidak menjadi uang tunai. Hebatnya, kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi AUTO di tahun 2025 tercatat sangat deras, yakni Rp1,94 triliun, naik kuat dari Rp1,53 triliun di tahun 2024. Ini membuktikan bahwa laba AUTO berkualitas tinggi dan merupakan *cash flow* sungguhan.

**4. Keunggulan Kompetitif (Economic Moat) Ekosistem Astra**
Sebagai anak usaha Astra, AUTO menikmati jaminan stabilitas bisnis yang tidak dimiliki kompetitor lain. Pendapatan mereka sangat ditopang oleh pelanggan utama dari Grup Astra sendiri, seperti PT Astra Honda Motor (mencapai Rp4,46 triliun) dan PT Astra Daihatsu Motor (mencapai Rp1,23 triliun) pada tahun 2025. Basis pelanggan raksasa ini memberikan fondasi kepastian bagi kelangsungan usaha ke depan.

**💡 Arahan Mentor untuk Keputusan Investasi Anda:**
Sobat investor, dari kacamata investasi, AUTO adalah tipikal murni dari saham ***Value Stock*** dengan fundamental yang kokoh. Dengan "uang nganggur" (kas) mencapai lebih dari Rp4,5 triliun serta struktur utang yang rendah, perseroan memiliki fleksibilitas luar biasa untuk melakukan ekspansi bisnis, menghadapi potensi krisis, maupun terus memberikan pembagian dividen tunai yang royal.

Saham AUTO ini sangat direkomendasikan bagi Anda **investor jangka menengah-panjang** atau para pengejar **dividen (dividend investor)**. Jika Anda sudah mengantongi sahamnya, ini adalah aset yang sangat layak untuk di-*hold*. Namun, jika Anda baru mau masuk, mulailah menyicil beli dengan strategi *Dollar Cost Averaging* (DCA), terutama memanfaatkan momen saat harga saham sedang terkoreksi.

Tetap disiplin pada *trading plan* dan rasio manajemen risiko Anda. Salam cuan konsisten!

https://cutt.ly/PtWddywG

RANDOM TAG $SMSM $DRMA

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$DRMA

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$DRMA

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$DRMA
testing selot selot trading pake sistem
SL : 1010

dapet signal entry, hold, TP kalau cukup
kena SL langsung cut.

1/2

testes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Benchmark perusahaan lain yg secara segmen mirip dengan Emiten Wonderfull.

YTTA

Tag saham ownerya 🤣
$TAPG $DRMA $EMAS

1/2

testes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@istiqomahelrahman kemarin bertanya di slide 1 tentang koreksi PART setelah sebelumnya ARB ke Rp182.

Inti pertanyaannya: bisa beli lagi gak pas turun begini?

Berarti kemungkinan besar mau entry lagi karena udah sell di harga Rp2xx sesuai target TP.

Saya sudah reply.

Slide 2: Jawabannya BISA beli lagi, cicil porsi moderat 1/3 1/3 1/3 atau konservatif 1/6 2/6 3/6. Kita mau antisipasi penurunan harga akibat penjudi2 yg beli pucuk terus cutloss (haki).

Yg penting kita tahu kinerja di atas kertasnya belum ketahuan oleh banyak orang. Nanti pas rilis LK akan di apresiasi lagi oleh "the late majority" 👈 THAT'S OUR EXIT! (karena kita sebagai "the early investor & early majority). Hayooo follower lamaku inget gak "the bell curve theory" yg berhasil kita saksikan pada momentum emas? hehehe

Slide 3: Harapan saya akan prospek PART 2026/2027 bisa tembus Rp300. Ini masih berupa harapan, karena bisa saja emiten menambah kapasitas produksi ompreng -- secara itu fasilitas kredit yg diperoleh emiten buat apa disiapin banyak2 melebihi ekuitas?

Slide 4: Hari ini PART sempat tembus Rp2xx lagi. Maka teori2 yg barusan kita bahas: SUDAH TERWUJUD 😎

Naik enak, turun jg enak.
rltd $SMSM $AUTO $DRMA

Read more...

1/4

testestestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$DRMA

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$DRMA,$VKTR

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

@istiqomahelrahman PART

Fase 1 itu akum sebelum harganya naik. Fase 2 akum saat koreksi nampungin barang cutloss-an.

Melewati fase 1, harga wajarnya di Rp21x-24x sudah tercapai dalam waktu singkat, padahal LKQ4nya belum rilis. Harusnya, paling tidak sudah TP mayor di Rp2xx sesuai tulisanku.

Jadi kalo sekarang masuk fase 2 padahal LKQ4nya belum jg rilis, mestinya sudah mulai cicil beli lagi dengan porsi modal 1/3 1/3 1/3 (moderat).

Lalu tinggal nunggu rilis LKQ4, LKQ1, dst.

Setelah melalui fase akum 2 dan harga rebound ke Rp2xx lagi, TP mayor aja lagi.

Nanti baru planning lagi kalo ternyata LKQ4 atau LKQ1 tidak sesuai harapan. Harapan saya sih bisa tembus Rp300 ya tahun 2026 ini. Kalo masuk sekarang masih berani banget.

Semoga cukup menjelaskan 😁

rltd $DRMA $SMSM $AUTO

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$DRMA 18 Feb 26
Investor: NOEL AELYO LARAS KUSUMA NEGARA
Action: SELL
Shares Traded: -250,000 (-0.0053%)
Current: 71,726,100 (1.5242%)
Previous: 71,976,100 (1.5295%)
Price: 1035
Investor Type: Domestic
Source: IDX

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

News Update
👉 IHSG Sesi I ditutup Melemah 0,16% di Level 8.261.
👉 Investasi Freeport Diperpanjang 20 Tahun Kedepan dan Nilainya Mencapai US$20M.
👉 AS Sepakati Produk Tekstil-Garmen RI Dengan Kuota Tertentu Bebas Tarif.
👉 Likuiditas Cekak, Surat Utang WIKA Sandang idD.
👉 Komisaris $DRMA melepas 250.000 lembar saham perseroan diharga Rp1.035/saham.
👉 $MEJA infokan Pembayaran Uang Muka ke PT Trimata Coal Perkasa Dalam Rangka Akuisisi.
👉 $SMRA Infokan Penambahan Modal pada Perusahaan Terkendali Perseroan Lainnya.
👉 PT Mandiri Terang Harapan melepas 125jt lembar saham PAGE diharga Rp160/saham.

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$AMRT $AVIA $DRMA

1/3

testestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Halo, sobat investor! Kembali lagi bersama saya SentimenX, pembawa berita pasar modal yang akan membedah peluang cuan dari pergerakan emiten di bursa kita.

​Hari ini, Jumat, 20 Februari 2026, kita kedatangan kabar segar dari sektor ritel otomotif. Fokus utama kita adalah PT Autopedia Sukses Lestari Tbk ($ASLC) yang tampak sedang bersiap memacu gas kencang menjelang musim mudik Lebaran 2026.

​Berikut adalah laporan mendalam untuk Anda:
​Update Emiten: PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC)

​Berdasarkan data perdagangan terakhir, saham ASLC berada di level 85 (naik dari penutupan sebelumnya di 82-84). Sentimen utama yang menggerakkan emiten ini adalah optimisme manajemen dalam menyambut tradisi mudik Lebaran 2026.

​Analisis Berita & Sentimen

​Kenaikan Permintaan Musiman: Secara historis, kebutuhan akan kendaraan pribadi yang terjangkau melonjak drastis 1-2 bulan sebelum Lebaran. ASLC melalui https://cutt.ly/btQnhMhr (ritel) dan JBA (lelang) berada di posisi strategis untuk menyerap permintaan ini.

​Target Double Digit: Manajemen menargetkan pertumbuhan pendapatan dua digit di tahun 2026. Dengan penguatan stok di berbagai cabang, perusahaan ingin memastikan konsumen mendapatkan unit yang sudah terinspeksi ketat.

​Daya Beli Masyarakat: Di tengah harga mobil baru yang terus merangkak naik, mobil bekas menjadi alternatif logis (rasional) bagi pemudik. Ini adalah angin segar bagi margin keuntungan ASLC.

​Efek Sektoral (Emiten Terkait)

​Sentimen positif di pasar mobil bekas ini biasanya merembet ke emiten di sektor pendukung otomotif lainnya:

​Sektor Komponen: AUTO (Astra Otoparts) dan DRMA (Dharma Polimetal) berpotensi ikut terdorong karena peningkatan kebutuhan suku cadang dan servis kendaraan sebelum perjalanan jauh.

​Sektor Pembiayaan: Emiten multifinance seperti CFIN (Clipan Finance) atau ADMF (Adira) bisa mendapat limpahan kontrak kredit kendaraan bekas.

​Hasil Analisis SentimenX

​Sentimen ini dikategorikan sebagai POSITIF dengan prospek yang cerah hingga kuartal kedua 2026.

​1. Insight untuk Scalping (Sesi 1)

​Bagi Anda yang lincah di pasar, volatilitas akibat berita ini bisa dimanfaatkan.

​Support: 82 - 83 (Area akumulasi jika terjadi koreksi sehat).

​Resistance: 88 - 91 (Target ambil untung cepat jika harga menembus level psikologis).

​2. Insight untuk Swing / Hold (Jangka Menengah-Panjang)

​Secara fundamental, ekspansi ASLC ke bisnis gadai (MotoGadai) dan penguatan ekosistem O2O (Online-to-Offline) membuat saham ini layak dipertimbangkan untuk dipegang lebih lama.

​Target Harga Jangka Panjang: 115 - 130.

​Catatan: Target ini realistis jika realisasi penjualan kuartal I-2026 menunjukkan pertumbuhan sesuai ekspektasi manajemen.

​Rangkuman Bahasa Simpel

​Singkatnya, ASLC lagi "kejatuhan durian runtuh" karena musim mudik. Orang-orang butuh mobil murah buat pulang kampung, dan ASLC sudah siap stok banyak lewat toko Caroline dan lelang JBA. Harga sahamnya mulai merespon positif. Kalau mau main cepat (scalping), pantau di area 85-an, tapi kalau mau sabar (swing), tunggu sampai laporan keuangan Lebaran keluar karena potensi naiknya bisa lebih tinggi lagi.

​Demikian laporan dari meja SentimenX. Tetap waspada dan perhatikan manajemen risiko Anda.

​still use ur DYOR

$DRMA $AUTO

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy