Volume
Avg volume
Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) merupakan anak usaha PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS), yang bergerak di bidang digitalisasi pengusaha berkategori usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dengan teknologi chatbox ataupun smart outlets. Saat ini kegiatan usaha DIVA adalah sebagai dealer produk telekomunikasi. DIVA juga tengah mengembangkan platform penjualan yang didesain sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha UMKM dan pelanggannya, yaitu DIVA Smart Outlet dan DIVA Intelligent Instant Messaging.
$CASH
Selamat datang di sesi bedah emiten, Bapak/Ibu Investor. Mari kita bedah laporan keuangan tahunan 2025 dari **PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH)**.
Sebagai mentor Anda, saya melihat laporan ini membawa sinyal "peringatan keras" (*high alert*) yang perlu Anda cermati sebelum mengambil keputusan investasi. Meskipun ada perbaikan di arus kas operasi, struktur modal perusahaan sedang dalam tekanan berat.
Berikut adalah analisis mendalam saya berdasarkan data faktual:
### 1. Kinerja Operasional: Penjualan Turun, Rugi Membengkak
F fundamental utama yang harus kita lihat adalah kemampuan perusahaan mencetak uang. Di tahun 2025, CASH mengalami kontraksi bisnis.
* **Pendapatan Tergerus:** Pendapatan usaha turun sekitar **20%** menjadi **Rp110,1 miliar** di 2025 dibandingkan Rp138,3 miliar di 2024. Penurunan terbesar berasal dari penjualan perangkat yang anjlok dari Rp104,5 miliar menjadi Rp77 miliar.
* **Margin Membaik (Sisi Positif):** Menariknya, meskipun pendapatan turun, **Laba Bruto justru naik tipis** menjadi **Rp20,1 miliar** (vs Rp19 miliar di 2024). Ini indikasi bahwa manajemen mulai mengurangi penjualan produk bermargin tipis dan efisiensi pada beban pokok pendapatan.
* **Beban Bunga Mencekik:** Sayangnya, efisiensi di atas terhapus oleh beban lain. Beban bunga dan keuangan melonjak drastis menjadi **Rp10,6 miliar** (naik dari Rp6,9 miliar), ditambah kerugian lain-lain sebesar Rp11,1 miliar.
* **Hasil Akhir (Bottom Line):** Rugi bersih melonjak hampir dua kali lipat menjadi **minus Rp67,7 miliar**, dibandingkan rugi Rp34,8 miliar di tahun sebelumnya. Ini sinyal merah bagi investor yang mencari profitabilitas.
### 2. Kesehatan Neraca: Lampu Kuning pada Utang
Sebagai investor cerdas, jangan hanya lihat laba rugi. Lihat neracanya, di sinilah risiko "bersembunyi".
* **Lonjakan Liabilitas:** Total liabilitas (utang) hampir naik dua kali lipat menjadi **Rp209,6 miliar** di 2025 dari Rp112,5 miliar di 2024.
* **Ekuitas Tergerus:** Akibat kerugian beruntun, ekuitas (modal bersih) anjlok drastis menjadi **Rp62 miliar** dari sebelumnya Rp121 miliar.
* **Rasio Utang (DER) Berbahaya:** Dengan utang Rp209,6 miliar dan ekuitas hanya Rp62 miliar, *Debt to Equity Ratio* (DER) perusahaan sudah di atas 3x. Ini leverage yang sangat tinggi dan berisiko.
* **Utang Pihak Berelasi:** Perhatikan bahwa lonjakan utang jangka panjang didominasi oleh utang pihak berelasi yang naik menjadi **Rp91,4 miliar**. Berdasarkan catatan, perusahaan meminjam dari PT Bara Alam Utama dengan bunga cukup tinggi yaitu **15%**. Ini biaya dana yang mahal.
### 3. Arus Kas: Satu-satunya Titik Terang?
Ada anomali menarik di sini. Meskipun rugi besar, uang kas di tangan perusahaan justru bertambah.
* **Kas Melonjak:** Posisi Kas dan Setara Kas naik signifikan menjadi **Rp71,8 miliar** (vs Rp17 miliar di 2024).
* **Arus Kas Operasi Positif:** Perusahaan berhasil mencetak arus kas operasi positif sebesar **Rp24,3 miliar**, berbalik dari negatif di tahun sebelumnya. Ini berarti secara tunai, bisnis intinya sebenarnya menghasilkan uang (cash collection membaik), namun terbebani oleh biaya non-tunai (seperti depresiasi/amortisasi) dan biaya keuangan.
### Arahan Mentor untuk Investor:
1. **Hindari untuk *Dividend Play*:** Dengan saldo laba yang defisit (akumulasi rugi) mencapai **minus Rp197 miliar**, mustahil mengharapkan dividen dalam waktu dekat.
2. **Waspada Risiko Dilusi/Gagal Bayar:** Ekuitas yang makin tipis dan utang yang membengkak seringkali berujung pada aksi korporasi seperti *Rights Issue* untuk suntik modal (yang bisa mendilusi saham Anda) atau restrukturisasi utang.
3. **Fokus pada Efisiensi:** Kenaikan Laba Bruto adalah modal awal yang baik, tetapi beban operasional (G&A) sebesar Rp53 miliar terlalu besar untuk ukuran Laba Bruto yang hanya Rp20 miliar. Perusahaan harus memangkas beban operasional secara agresif jika ingin selamat.
4. **Kesimpulan:** Saham ini saat ini masuk kategori **High Risk / Turnaround Play**. Belum layak untuk investasi jangka panjang konservatif. Jika Anda *trader*, perhatikan volatilitas. Jika Anda *investor*, "Wait and See" adalah posisi terbaik sampai perusahaan bisa membuktikan mampu menekan rugi bersih dan mengurangi ketergantungan pada utang berbunga tinggi.
Tetap objektif dan lindungi modal Anda. Ada pertanyaan spesifik mengenai pos tertentu?
https://cutt.ly/atmCnmYY
RANDOM TAG $MCAS $DIVA
$DIVA
kalo avdown sekarang bakal di guyur
avdown 1 128
avdown 2 115
avdown 3 105
selama dana dingin jangan cutloss.
itu sama aja ngasih duit ke bandar.
$DIVA 11 Feb 26
Investor: PT 1 INTI DOT COM
Action: BUY
Shares Traded: +672,100 (+0.0470%)
Current: 313,500,300 (21.945%)
Previous: 312,828,200 (21.898%)
Broker: PG
Investor Type: Domestic
Source: KSEI
PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk - DIVA
Laporan Keuangan
- Neraca Keuangan
- Laporan Laba Rugi
- Laporan Arus Kas
- Laporan Perubahan Ekuitas
Sumber Data: https://cutt.ly/stnXj2g4
$DIVA
1/4




kesalahan beli $DIVA bulan lalu, mana pucuk bgt, semua udah rebound dan profit, eh diva gini" aja š«
$DIVA 09 Feb 26
Investor: PT 1 INTI DOT COM
Action: BUY
Shares Traded: +672,100 (+0.0400%)
Current: 313,500,300 (21.94%)
Previous: 312,828,200 (21.9%)
Price: 140
Investor Type: Domestic
Source: IDX
INSIDER BUYING
$DIVA 1inti dot com as pengendali beli saham di harga Rp140/lbr pada 9 feb 26.
Kepemilikan naik dari 21,9% menjadi 21,94%.
valuasi pbv per relatif murah. tapi ga pernah bagi dividen.
$IHSG
1/2


$TRON
ā” TRADING PLAN: TRON
š¢ Entry
Speculative Buy: 175 ā 185 (Masuk pada saat retest area harga hari ini jika mampu bertahan).
Confirmation Entry: > 205 (Tambah posisi jika harga berhasil ditutup di atas level psikologis 200 dengan body candle yang solid).
šÆ Take Profit (TP)
TP 1: 210 ā 220 ā Jual 50% (Target resistance minor dan area gap potensial).
TP 2: 240 ā 260 ā Jual sisa (Target jika terjadi rally lanjutan untuk menguji supply zone menengah).
š“ Stop Loss (SL)
Strict SL: 165.
Daily Close < 170 ā EXIT TOTAL (Wajib keluar segera karena menembus level ini menandakan kenaikan hari ini hanyalah fakeout dan harga berisiko membuat New Low).
ā ļø Catatan Cepat
High Volatility: TRON adalah saham dengan pergerakan sangat lincah; pastikan Anda memantau running trade secara ketat.
MACD Gap: Jarak antara garis biru dan merah masih cukup lebar; hindari optimisme berlebihan sebelum terjadi penyempitan jarak atau Golden Cross.
Volume Check: Pastikan lonjakan harga hari ini disertai volume yang jauh di atas rata-rata harian sebagai validasi kekuatan pembeli.
Jangan Lupa Follow!
Random Tag :
$EDGE $DIVA