


Volume
Avg volume
PT ITSEC ASIA, Tbk (“Perseroan” atau “ITSEC”) didirikan pada tahun 2010 di Indonesia dengan kantor regional di Singapura dan Australia yang menawarkan layanan keamanan siber untuk pelanggan di 13 negara di seluruh Asia Pasifik. ITSEC adalah salah satu perusahaan keamanan siber terkemuka, dengan lebih dari 200 karyawan di tiga negara. Perseroan menyediakan solusi keamanan informasi di seluruh sektor keuangan, telekomunikasi, energi, transportasi, manufaktur, dan industri penting lainnya. Perseroan juga memiliki pengalaman luas membantu pelanggan kami dengan pencegahan penipuan, teknologi operasional (TO), dan keamanan Industri... Read More
$CYBR hmmm.... POMPOM Desember kemarin dapat kontrak 60 juta USD sekarang ini...... ini kyknya alasan UMA

$CYBR Nah HIT kan 🤣🤣
https://stockbit.com/post/25667523

ANALISA SAHAM $CYBR
Harga Sekarang: Rp 1.750
Zona Area Beli Aman:
Rp 1.650 – 1.700
• Area support kuat, cocok untuk entry aman jika harga pullback ke zona ini, Boss
Zona Stoploss:
< Rp 1.580
• Jika turun di bawah level ini, struktur swing melemah dan rawan koreksi lebih dalam, Boss
Jika naik & breakout:
> Rp 1.800 → ENTRY LANJUTAN (tambah posisi)
• Breakout 1.800 berpotensi memicu momentum bullish lanjutan, Boss
Target Profit:
• TP1 = Rp 1.880
• TP2 = Rp 1.980 – 2.100
Keterangan Tambahan:
• Selama harga bertahan di atas 1.650, peluang swing bullish tetap terjaga, Boss
• Saham sektor teknologi dengan volatilitas tinggi, pergerakan cepat mengikuti arus volume
• Breakout valid jika disertai volume meningkat
Analisa saya boleh bantu, tapi keputusan tetap milik Boss.
Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
$UNTR $ASRI
,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya
Support like agar terus update!!!
Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend
Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏
Unusual Market Activity (UMA) :
🔰 $DGNS
🔰 $CYBR
Suspend :
🔰 $STAR
Unsuspend :
🔰 INAI
🔰 PLAN
🔰 LMPI
🔰 SOTS
🔰 IFSH
🟡 UMA:
» $CYBR $DGNS maybe karena up.
🟢 UNSUSPEN:
» PLAN LMPI INAI apabila masih up berpotensi suspen 2.
» IFSH SOTS » FCA 1 minggu.
🔴 SUSPEN:
» STAR » suspen ketiga maybe 1 bulan, welcome FCA.
$BLOG $CYBR $WIFI
*Daily News 28/1/2026*
*Rangkuman berita hari ini:*
* MSCI bekukan sejumlah penyesuaian indeks saham Indonesia
* BBCA 12M25: laba bersih +5% YoY
* BMRI lepas konsolidasi BRIS
* ANTM siap kelola tambang emas Martabe milik UNTR
* Komisaris jual ARCI Rp27 M
* TBIG terbitkan obligasi dan sukuk Rp1,3 T
* BLOG ekspansi jaringan cold storage di 4 kota
* WIFI berhasil Uji Laik Operasi dan peroleh lisensi FWA 1,4 GHz
* CYBR gandeng Infinix, ekspansi solusi keamanan siber ke segmen ritel
* Pemegang saham tambah 6,63% FAPA Rp1 T
* Pengendali jual 1,18% TALF Rp9 M
* Komisaris hibahkan 14,11% BATR Rp47 M
* VICO tambah 4,29% VINS Rp14 M
* Menkeu sebut Juda Agung peluang isi posisi Wamenkeu
===
* MSCI membekukan sejumlah perubahan indeks untuk saham Indonesia setelah menilai masih adanya masalah transparansi struktur kepemilikan dan risiko investabilitas di pasar domestik. MSCI menyebut banyak investor global masih meragukan keandalan kategorisasi pemegang saham dalam laporan KSEI serta efektivitas data free float dari Bursa Efek Indonesia. Sebagai langkah interim, MSCI menghentikan kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF), Number of Shares (NOS), penambahan saham Indonesia ke MSCI IMI, dan seluruh migrasi naik antar size segment. MSCI juga memperingatkan bahwa jika tidak ada perbaikan transparansi yang memadai sebelum Mei 2026, Indonesia berisiko mengalami pengurangan bobot dalam MSCI Emerging Markets dan bahkan kemungkinan reklassifikasi ke status Frontier Market. MSCI akan terus memantau perkembangan dan berkoordinasi dengan OJK serta BEI. (MSCI)
* *BBCA* : PT Bank Central Asia (BBCA) mencatatkan laba bersih sebesar Rp14,1 triliun pada 4Q25 (-2% QoQ; +3% YoY), sehingga laba bersih selama 12M25 menjadi Rp57,5 triliun (+5% YoY). Hasil ini sejalan estimasi Mansek dan konsensus, mencapai 100% dari estimasi FY25F. Performa BBCA pada 12M25 ini didorong oleh stabilnya pertumbuhan net interest income dan non-interest income, sehingga PPOP pada 12M25 tumbuh menjadi Rp75,6 triliun (+7% YoY). Kredit tumbuh +8% YoY dengan DPK tumbuh +10% YoY. NIM pada 12M25 turun menjadi 5,6% (vs. 12M24: 5,8%) seiring peningkatan cost of fund dan pelemahan asset yield. Manajemen BBCA menargetkan pertumbuhan kredit FY26 di level 8-10%, dengan NIM 5,4-5,6%, dan credit cost 0,4-0,5%. Mansek mempertahankan rating BUY untuk BBCA. (Mansek Research)
* *BMRI – BRIS* : PT Bank Mandiri (BMRI) mengumumkan bahwa perseroan tidak lagi mengonsolidasikan laporan keuangan PT Bank Syariah Indonesia (BRIS), dan kepemilikannya di BRIS akan dicatat sesuai standar akuntansi yang relevan. Perubahan ini sejalan dengan penyesuaian tata kelola BRIS terhadap UU BUMN, termasuk perubahan Anggaran Dasar serta pengalihan kewenangan saham Seri A Dwiwarna kepada Danantara Asset Management sebagai holding operasional BUMN. Kedua pihak menegaskan bahwa langkah tersebut tidak berdampak material negatif terhadap operasional maupun kelangsungan usaha perseroan. (Publikasi emiten)
* *ANTM – UNTR* : PT Aneka Tambang (ANTM) menyiapkan diri mengelola Tambang Emas Martabe setelah pemerintah membuka peluang bagi BUMN mengambil alih perusahaan yang izinnya dicabut lantaran bencana di Sumatra. Tambang Emas Martabe dimiliki oleh PT Agincourt Resources, anak usaha dari PT United Tractors (UNTR). (Kontan)
* *ARCI* : Komisaris PT Archi Indonesia (ARCI), Rizki Indrakusuma, menjual ~13 juta (0,05%) saham ARCI dengan harga Rp2.030/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp27 miliar. Transaksi dilakukan pada 26 Januari 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di ARCI menjadi ~0,05%. (Publikasi emiten)
* *TBIG* : PT Tower Bersama Infrastructure (TBIG) berencana menerbitkan obligasi dan sukuk senilai total ~Rp1,3 triliun tenor 1 – 5 tahun, dengan tujuan penggunaan dana untuk mendanai kewajiban perseroan dalam rangka rencana pelunasan seluruh obligasi berkelanjutan VI tahap V tahun 2025 yang jatuh tempo 22 Februari 2026. (Publikasi emiten)
* *BLOG* : PT Trimitra Trans Persada (BLOG) melanjutkan ekspansi jaringan pergudangan dengan membangun fasilitas cold storage baru, yaitu di Boyolali, Tangerang, Pontianak, dan Makassar. Hingga akhir 2025, BLOG mengoperasikan 15 fasilitas cold storage. (Kontan)
* *WIFI* : PT Solusi Sinergi Digital (WIFI) melalui anak usahanya, PT Telemedia Komunikasi Pratama, mengumumkan keberhasilan Uji Laik Operasi dan memperoleh lisensi operasional untuk layanan Fixed Wireless Access “IRA – Internet Rakyat” berbasis pita frekuensi 1,4 GHz, menjadikannya implementasi komersial pertama di dunia. (Publikasi emiten)
* *CYBR* : PT Itsec Asia (CYBR) menggandeng Infinix untuk memperluas penetrasi solusi keamanan siber ke segmen ritel melalui fitur IntelliBro Aman yang dipasang pada model Infinix tertentu. Kolaborasi ini menandai ekspansi CYBR dari pasar korporasi ke pengguna individu dengan menawarkan proteksi digital langsung di perangkat. (Kontan)
* *FAPA* : Pemegang saham PT Fap Agri (FAPA), Prinsep Management Ltd, membeli ~241 juta (6,63%) saham FAPA dengan harga Rp4.300/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp1 triliun. Transaksi dilakukan pada 23 Januari 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di FAPA menjadi 79,31%. (Publikasi emiten)
* *TALF* : Pengendali PT Tunas Alfin (TALF), Proinvestindo, menjual 16 juta (1,18%) saham TALF dengan harga Rp552/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp9 miliar. Transaksi dilakukan pada 26 Januari 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di TALF menjadi ~90,43%. (Publikasi emiten)
* *BATR* : Komisaris PT Benteng Api Technic (BATR), Sugeng Suryadi, menghibahkan ~427 juta (14,11%) saham BATR kepada Bayu Haekal Suryadi dengan harga Rp110/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp47 miliar. Transaksi dilakukan pada 26 Januari 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di BATR menjadi 4,32%. (Publikasi emiten)
* *VINS* : Pengendali PT Victoria Insurance (VINS), PT Victoria Investama (VICO), membeli ~67 juta (4,29%) saham VINS dengan harga Rp216/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp14 miliar. Transaksi dilakukan pada 27 Januari 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di VINS menjadi 84,93%. (Publikasi emiten)
* Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyebut salah satu nama yang kuat sebagai kandidat Wakil Menteri Keuangan menggantikan Thomas Djiwandono adalah Juda Agung, yang sebelumnya menjabat Deputi Gubernur Bank Indonesia. Ia menegaskan bahwa keputusan final tetap berada di tangan Presiden. (Kontan)
=========
*Disclaimer ON*
*Retail – PT Mandiri Sekuritas*
3 SKENARIO ENTRY SAHAM $JPFA (Swing Trader Plan)
Harga sekarang: 2880
1) SKENARIO ENTRY SEKARANG (Moderate Entry)
- Entry: 2820 – 2900
- Stoploss: < 2720
- TP1: 3050
- TP2: 3200 – 3300
Alasan: Harga masih bergerak di area konsolidasi atas demand minor, struktur swing masih memungkinkan rebound lanjutan selama support terjaga Boss.
2) SKENARIO ENTRY PULLBACK (Conservative – Paling Aman)
- Entry: 2650 – 2720
- Stoploss: < 2550
- TP1: 3000
- TP2: 3200 – 3300
Alasan: Area ini dekat support kuat dan zona demand struktur sebelumnya, risk lebih kecil dan lebih aman buat swing sabar Boss.
3) SKENARIO ENTRY AGRESIF (Buy on Breakout)
- Entry: Buy kalau breakout > 2950 dengan volume besar
- Stoploss: < 2820
- TP1: 3100
- TP2: 3300 – 3400
Alasan: Breakout valid di atas resistance minor bisa jadi trigger momentum lanjutan dan konfirmasi kelanjutan trend naik Boss.
Alasan Buy:
• Harga masih di area demand
• Struktur swing memungkinkan rebound / masih bullish
• Breakout 2950 bisa jadi trigger lanjutan
Risiko:
• Kalau 2650 jebol = potensi lanjut turun / koreksi lebih dalam
• Breakout tanpa volume rawan fake
• Stoploss wajib buat jaga modal Boss
Analisa ini panduan ya Boss, eksekusi tetap kembali ke gaya trading Boss.
Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
$CYBR $TIRT
,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya
Support like agar terus update!!!
Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend
Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏
$ERAL
📅 Timestamp: 28 Januari 2026, 00:43 WIB | 💰 Last Price: Rp360 (‑0,55%)
🚦 PHASE STATUS: MARKUP LANJUTAN DENGAN BIG ACCUMULATION
(Harga baru saja breakout dari base 300‑an, sempat spike dekat 370–380, sekarang tarik napas di 350–360 sambil broker besar masih nampung agresif.)
⚡ STRATEGI EKSEKUSI (TACTICAL PLAN)
🛡️ PLAN A: KONSERVATIF (Best Entry)
Buy Area: Rp330 – Rp345
The Logic:
Daily: ERAL keluar dari fase downtrend panjang, bikin base lebar 275–305, lalu sejak awal 2026 candle hijau berderet sepanjang upper Bollinger dengan slope MA20 menanjak tajam. Break res 305 dikonfirmasi volume besar (23 juta saham) dan RSI menembus 60—ini ciri awal tren naik medium‑term, bukan sekadar dead‑cat bounce.
Hari ini muncul candle rejection kecil di 360 setelah spike volume sangat besar kemarin; tapi kalau lihat broker action, Top 1 dan Top 3 hari ini Big Acc, Top 5 Normal Acc, dan rata‑rata Big Acc dengan Net Volume +57 ribu lot di harga rata‑rata 356—artinya setiap koreksi justru dimanfaatkan institusi buat serok, bukan buang. Area 330–345:
Berimpit dengan box demand intraday (352/350) dan dekat MA20 daily (sekitar 335–340).
Masih di atas area breakout 305–320 yang sekarang berubah fungsi jadi support kuat.
Secara fundamental, ERAL menarik untuk swing lebih dari sekadar gorengan:
6M25: revenue Rp2,61 triliun (+23,8% YoY), gross profit Rp462,8 miliar (+65% YoY), EBITDA Rp187,3 miliar, laba bersih Rp80,2 miliar; ROA 3,09%, PBV 1,18x di harga saat itu.
9M25: revenue Rp4,29 triliun, gross profit Rp764,5 miliar, EBITDA Rp307,7 miliar, laba bersih Rp125 miliar—turun 20,5% YoY tapi margin masih sehat; equity Rp1,71 triliun, hutang jangka pendek Rp1,07 triliun, jangka panjang Rp183 miliar.
ERAL adalah retailer lifestyle & elektronik milik grup Erajaya (Erajaya Active Lifestyle) yang mengelola Urban Republic, Urban Adventure, JD Sports, Asics, DJI, dsb., plus private label seperti LOOPS dan Lamina.
Valuasi TTM sekitar PER 8x, EPS 36 dan market cap ±1,67 triliun—murah untuk consumer lifestyle yang masih tumbuh, apalagi ada sentimen ekspansi EV dan wearables. Jadi secara risk‑reward, menunggu tarik‑turun ke 330–345 untuk entry jauh lebih rasional ketimbang kejar di pucuk 370.
⚔️ PLAN B: AGRESIF (Momentum/Breakout)
Buy Area (Trigger): Rp368 – Rp372
The Logic:
Resistance pendek sekarang sekitar 370–380 (weak high yang Anda tandai di intraday); setelah rally vertikal 23 Januari, harga sempat menyentuh zona ini lalu terkoreksi ke 350–360 sambil membentuk pola falling wedge di time frame 15m. Untuk trade momentum:
Tunggu wedge selesai dan candle 15–30 menit close bersih di atas 368–370.
Volume intraday naik lagi (minimal mendekati puncak 23 juta saham sehari; rata‑rata normalnya jauh di bawah itu).
Orderbook menunjukkan offer 370–380 disapu habis, bid 360–365 menggendut (net buy dominan di broker institusi yang sama dengan hari akumulasi).
Jika skenario ini muncul, entry agresif 368–372 bertujuan menunggangi second leg ke area 380–400. Tapi begitu breakout gagal (tembus 370 lalu langsung close harian di bawah 350 dengan volume besar), treat itu sebagai distribusi pucuk—wajib keluar cepat.
🎯 EXIT STRATEGY (Risk/Reward Ratio: ±1:2)
Asumsi entry Plan A di 340 & Plan B di 370.
🟢 TP 1 (Scalp/Fast Trade): Rp380 – Rp384
Gain:
Dari 340: +12% – 13%
Dari 370: +2,5% – 4%
Reason:
Ini area supply paling dekat: weak high yang sudah disentuh sekali, berada tepat di dalam box merah intraday yang Anda tandai sebagai target short‑term. Jangka pendek, tiap spike ke 380–384 hampir pasti dimanfaatkan trader cepat dan sebagian institusi untuk buang sebagian barang.
🟢 TP 2 (Swing/Jackpot): Rp410 – Rp430
Gain:
Dari 340: +21% – 27%
Dari 370: +11% – 16%
Reason:
410–430 adalah area sisa “memory supply” di daily (zona distribusi Juli 2025) sekaligus level psikologis di mana PER mulai naik mendekati 12–13x (mengacu Q3 2025, PER 12,65x di harga sekitar 304–305; di 400‑an PER naik tapi masih reasonable untuk retailer bertumbuh). Dengan strategi manajemen 2026 yang menargetkan pertumbuhan moderat melalui ekspansi gerai, penguatan omnichannel, dan diversifikasi lifestyle/EV, analis memperkirakan kinerja tetap tumbuh meski margin mungkin menipis. Jika eksekusi berjalan mulus dan konsumsi domestik kuat, bandar punya alasan untuk mark‑up saham ke kisaran ini sebagai level distribusi menengah.
🔴 STOP LOSS (Hard Limit): Rp320
Loss:
Dari 340: sekitar -6%
Dari 370: sekitar -13,5%
Note:
320 adalah:
Batas bawah box biru intraday (support 305–320 yang baru ditembus).
Area dekat MA50 daily dan sedikit di atas garis breakout 305 yang menandai shifting trend dari sideways ke bullish.
Jika ERAL close harian di bawah 320 dengan volume besar (≥ rata-rata 20 hari ~10 juta saham), maka:
Breakout dinyatakan gagal.
Fase markup berubah jadi distribusi.
Risiko revisi harga ke base 280–300 terbuka lebar.
Untuk saham yang sedang “dimainkan baik‑baik” oleh institusi dan punya fundamental lumayan, kita tidak perlu kasih ruang stop terlalu dalam—disiplin di 320 sudah cukup.
📰 NEWS & MACRO CONTEXT (THE CATALYST)
🌍 Sektor & Komoditas
ERAL adalah bagian dari Erajaya Active Lifestyle: retailer end‑to‑end untuk produk lifestyle, elektronik, dan apparel (Urban Republic, Urban Adventure, JD Sports, Asics, DJI, dsb.), plus private label LOOPS, iT, Lamina. Sektor ritel lifestyle mendapat angin dari:
Pemulihan konsumsi kelas menengah Indonesia.
Tren gadget, wearables, sport fashion, dan aktivitas outdoor.
Mulai masuknya lini otomotif/EV (aksesori, mungkin showroom/eksosistem) yang sedang di-hype di pasar.
Namun ritel juga sensitif terhadap daya beli, biaya sewa gerai, dan inventory risk—jadi growth ada, tapi tidak tanpa risiko.
📢 Key Drivers (Pemicu Utama)
1. Kinerja 2025: Growth Topline Kencang, Laba Sedikit Terkikis
H1 2025: revenue Rp2,61 triliun (+23,8% YoY), gross profit Rp462,8 miliar (+65% YoY), EBITDA Rp187,3 miliar, laba bersih Rp80,2 miliar; debt ratio masih sehat dengan equity Rp1,67 triliun dan DER moderat. Q3 2025: revenue Rp4,29 triliun, gross profit Rp764,5 miliar, EBITDA Rp307,7 miliar, laba bersih Rp125 miliar—turun 20,5% YoY terutama karena normalisasi marjin dan biaya ekspansi.
IMPACT: POSITIF MODERAT – bisnis jelas menghasilkan uang, tapi fase “easy margin” sudah lewat; market menghargai ERAL di PER 8–13x, bukan euforia growth stock mahal.
2. Strategi 2026: Ekspansi Gerai, Omnichannel, dan EV/Lifestyle
Manajemen menyatakan target 2026 adalah pertumbuhan positif dengan penopang: ekspansi jaringan ritel yang terukur, penguatan omnichannel (online+offline), diversifikasi produk non‑gadget, dan lini baru seperti otomotif/EV. Analis Kiwoom menilai prospek 2026 masih menarik, namun pertumbuhan laba diperkirakan lebih konservatif karena fokus efisiensi dan normalisasi permintaan pasca-boom konsumsi.
IMPACT: POSITIF STRUKTURAL – narasi growth masih ada, cukup untuk menjaga minat institusi dan menghalalkan rerating kecil pada saham.
3. Sentimen EV & Hubungan dengan ERAA
ERAL merupakan anak usaha grup Erajaya; analis menyoroti bahwa bila ERAL mencetak laba 1.000 (dalam contoh), ERAA akan mengakui 800 sebagai penghasilan tambahan. Atensi pasar pada penjualan mobil listrik & ekosistem EV membuat ERAL ikut kecipratan sentimen, terutama jika mereka menjadi salah satu channel distribusi.
IMPACT: POSITIF SENTIMEN – meski kontribusi laba EV jangka pendek masih terbatas, cerita ini cukup untuk menjadi bahan mark‑up bandar.
4. Valuasi & Investor Base
Data Q1 2025 menunjukkan EPS 8,05 dengan PER 35x dan PBV 0,87x di harga jauh di bawah sekarang; Q3 2025 PER turun ke 12,65x di harga sekitar 304 dan BVPS ~331, yang berarti di 360‑an sekarang PER forward sekitar low‑teens dengan PBV sekitar 1,1x–1,2x—tidak mahal untuk retailer mapan.
IMPACT: NEUTRAL–SEDIKIT POSITIF – harga sudah tidak semurah awal 2025, tapi masih reasonable; ruang naik 20–30% masih terbuka jika earnings inline atau sedikit beat.
⚖️ THE FINAL VERDICT
🚀 SIGNAL: SPECULATIVE BUY (Buy on Dip ke 330–345) | SELL ON STRENGTH 380–430
🌡️ Risk Profile: MEDIUM RISK (ritel konsumer, volatil tetapi bukan gorengan ekstrem)
⭐ Confidence Score: 76%
📝 INTELLIGENCE SUMMARY
[+] Bullish Factor:
Fundamental solid: penjualan tumbuh >20% YoY, gross profit dan EBITDA naik, laba ratusan miliar, DER moderat, dan dukungan kuat dari ekosistem Erajaya; valuasi sekitar PER low‑teens masih menarik untuk ritel lifestyle berorientasi growth.
[+] Bullish Factor:
Teknikal menunjukkan tren naik baru dengan breakout valid dari base 300‑an, volume tinggi, dan broker besar tercatat Big Acc; koreksi ke 330–345 lebih mirip retest support ketimbang distribusi penuh, membuka peluang swing sehat ke 380–430.
[-] Bearish Risk:
Laba Q3 2025 turun 20,5% YoY; tekanan margin dari biaya operasional ritel, fluktuasi daya beli, dan persaingan ketat bisa menahan rerating; bila harga tembus 320 dan base 305 jebol, tren naik berpotensi berubah jadi koreksi dalam ke area 280–300.
🌅 OPENING INSTRUCTION (09:00 WIB)
“Untuk ERAL besok: jangan haka kalau dibuka lompat di 370‑an—itu area buang barang cepat. Biarkan harga dikocok dulu; kalau pagi ada tarik turun ke 330–345 dengan bid broker gede tetap tebal dan volume jual mengecil, baru cicil masuk. Begitu closing harian turun di bawah 320, treat game‑plan bullish batal—keluar disiplin, tunggu base baru sebelum ikut lagi di mark‑up berikutnya.”
⚠️ Disclaimer: Ini hasil bedah data & aliran dana, bukan ajakan beli/jual. Sesuaikan ukuran posisi dan stop loss dengan profil risiko pribadi.
$CYBR $ENRG
KABARBURSA.COM — Upaya membawa isu keamanan siber lebih dekat ke pengguna sehari-hari mulai terlihat dari kolaborasi antara PT ITSEC Asia Tbk dan produsen ponsel Infinix. Perusahaan keamanan siber yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode CYBR itu bekerja sama dengan Infinix untuk menanamk...

www.kabarbursa.com

$CYBR target terdekat done ye 1850, setelah koreksi ternyata ga berhasil jebol area support, dan selalu mantul dan mantul, alhasil terjadi blok verify retest area, hari ini peluang rebound dan target terdekat ke arah 1850 dan seterusnya sesuai sama angka FIBO

lagi liat liat spec Infinix NOTE Edge 👀
https://cutt.ly/ztxLfgMZ
$CYBR $MINA $BRMS

$CYBR oalah pantes kemarin ada pergerakan, ternyata ada news partnership sama infinix toh 🤭
$DEWA $ANTM