


Volume
Avg volume
Perseroan didirikan dengan nama PT Cisadane Sawit Raya pada tanggal 28 Oktober 1983. Kegiatan Usaha Utama perseroan menjalankan usaha dalam bidang pertanian (perkebunan) buah kelapa sawit, perdagangan besar buah yang mengandung minyak, yang mencakup usaha perdagangan besar hasil pertanian, industri pengolahan minyak mentah kelapa sawit (crude palm oil) yang mencakup usaha pengolahan kelapa sawit menjadi minyak mentah (crude palm oil/CPO) yang masih perlu diolah lebih lanjut dan aktivitas professional.
$CSRA Berdasarkan asumsi harga sawit ga turun (relatif stagnan),
gaada gangguan produksi
market menghargai PE setara sama average emiten sawit.
let see
$CSRA Bagi pemula di dunia saham, seharusnya wajib mengetahui dasar2 ilmu fundamental maupun teknikal. Namun, saat ini AI bisa dipertimbangkan dalam membantu melakukan analisa sebuah saham, baik secara fundamental maupun teknikal.
Seperti contoh dibawah ini.. Analisa dilakukan oleh google gemini.
Berikut ini adalah analisis mendalam mengenai saham PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) berdasarkan data finansial dan teknikal terbaru per Januari 2026.
I. Analisa Fundamental (Kinerja Keuangan)
Secara fundamental, CSRA menunjukkan kinerja yang sangat solid sepanjang tahun 2025, didorong oleh peningkatan produksi dan harga jual rata-rata CPO (Crude Palm Oil) yang menguntungkan.
1. Laporan Laba Rugi (Profitabilitas)
* Pertumbuhan Laba: Laba bersih perusahaan tumbuh signifikan. Data hingga pertengahan 2025 menunjukkan lonjakan laba bersih >100% secara tahunan (YoY). Ini mengindikasikan efisiensi operasional dan momentum harga komoditas yang positif.
* Margin Keuntungan:
a. Gross Profit Margin (GPM) berada di kisaran 39% - 44%, angka yang sehat untuk emiten sawit (hulu).
b. Net Profit Margin (NPM) berada di level 19% - 20%, menunjukkan perusahaan sangat efisien dalam mengubah pendapatan menjadi laba bersih.
2. Valuasi (Mahal atau Murah?)
Saat ini, CSRA tergolong undervalued (murah) jika dibandingkan dengan potensi pertumbuhannya dan rata-rata industri.
* PER (Price to Earnings Ratio): Diperkirakan berada di kisaran 5.8x - 6.5x. Ini sangat menarik karena masih di bawah rata-rata industri sawit yang biasanya bermain di PER 8x - 12x. Artinya, pasar belum sepenuhnya menghargai lonjakan laba perusahaan.
* PBV (Price to Book Value): Sekitar 1.0x - 1.16x. Harga sahamnya diperdagangkan hampir setara dengan nilai buku ekuitasnya, yang merupakan area "wajar" namun cenderung murah mengingat profitabilitasnya yang tinggi (ROE ~16%).
* Dividen: CSRA rutin membagikan dividen. Dengan yield sekitar 1% - 3%, ini menjadi pemanis tambahan meskipun bukan dividend play utama (lebih ke growth).
3. Neraca Keuangan (Kesehatan)
* Hutang (Solvabilitas): Debt to Equity Ratio (DER) terjaga di level 0.6x - 0.7x. Ini adalah level aman (di bawah 1x), menunjukkan perusahaan tidak terbebani hutang berlebih dan memiliki ruang untuk ekspansi.
* Likuiditas: Posisi kas cukup kuat untuk membiayai operasional dan membayar kewajiban jangka pendek.
II. Analisa Teknikal (Momentum Harga)
Secara teknikal, pergerakan harga CSRA di awal tahun 2026 menunjukkan fase konsolidasi dengan kecenderungan bullish jangka menengah.
Tren:
* Jangka Pendek: Sedang dalam fase koreksi wajar atau sideways setelah kenaikan sebelumnya.
* Jangka Menengah (Medium Term): Masih dalam tren Bullish. Harga masih bertahan di atas garis rata-rata pergerakan utama (MA200).
* Indikator:
* Moving Average: Harga saat ini (kisaran Rp915 - Rp960) berada di area krusial. Jika mampu bertahan di atas MA50, potensi kenaikan lanjutan terbuka lebar.
* Stochastic/RSI: Indikator momentum mungkin menunjukkan area netral, memberikan peluang untuk entry bertahap sebelum pembalikan arah ke atas.
Titik Kunci (Support & Resistance):
* Support Kuat (Area Beli): Rp 900 - Rp 915. Ini adalah benteng pertahanan psikologis dan teknikal. Selama harga tidak jebol di bawah Rp 900, tren naik masih aman.
* Resistance (Target Jual): Rp 1.015 - Rp 1.085. Jika harga berhasil menembus level psikologis Rp 1.000, target berikutnya adalah menguji All Time High di area Rp 1.085.
Kesimpulan: Apakah Layak Dikoleksi?
VERDICT: LAYAK DIKOLEKSI (BUY)
Saham CSRA layak untuk dikoleksi dengan profil risiko Menengah-Rendah karena alasan berikut:
* Valuasi Murah: PER di bawah 7x dengan pertumbuhan laba >100% adalah anomali pasar yang menarik (salah harga).
* Fundamental Kuat: Margin tebal dan neraca sehat.
* Prospek Sektoral: Harga CPO global yang stabil cenderung menguat di awal 2026 menjadi katalis positif.
Strategi Trading/Investasi:
* Investor (Jangka Panjang): Buy and Hold. Beli di harga saat ini, manfaatkan valuasi murahnya. Target harga wajar secara fundamental bisa mencapai Rp 1.200 - Rp 1.300 (implikasi PER 8x).
* Trader (Jangka Pendek): Buy on Weakness. Lakukan pembelian di area Rp 910 - Rp 930.
* Cut Loss jika harga penutupan turun di bawah Rp 890.
* Take Profit bertahap di Rp 1.000 dan Rp 1.050.
Disc.on..DYOR
$CSRA Data terbaru menunjukkan bahwa produksi kebun kelapa sawit tidak terdampak oleh banjir. Namun demikian, produksi CPO dan PK mengalami penurunan produktivitas sebesar 17% dibandingkan bulan sebelumnya. Meski demikian, saham ini masih layak untuk dipertimbangkan sebagai peluang beli menurut pandangan saya.
DYOR

(Swing Trading)
$KRAS
Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 354
Target Price 1 : 390
Target Price 2 : 412
Stop Loss : 320
$CSRA
Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 960
Target Price 1 : 1015
Target Price 2 : 1050
Stop Loss : 905
$BWPT Harga CPO MENGUAT DI TOPANG PERMINTAAN MUSIMAN
https://cutt.ly/xthOheDU
$AALI $CSRA
Menemukan "Salah Harga" di Tengah IHSG : Screened 800+ Emiten, Sisa 3 Ini.
$TAPG: ROE 37%, Yield 11%. Ini angka "dewa" untuk emiten sawit. Valuasi masih PE 7x. Kalau ini bank, harganya udah terbang ke Mars.
$CSRA: Growth laba +98%, tapi dihargai PE 6x. PEG Ratio 0.13. Ini definisi Deep Value. Risiko cuma di likuiditas & dividen kecil.
$DKFT: Speculative buy paling menarik. Akumulasi bandar +30, PEG 0.02. High risk, tapi kalau jalan, ini bagger.
Saya bukan pom-pom, cuma penyuka data. Silakan cek ulang (DYOR). Kalau analisa ini bikin portofolio Om/Tante hijau atau setidaknya menyelamatkan dari saham busuk, traktir kopi boleh lah lewat fitur di bawah. βπ
$STTP $ROTI $CSRA
assalamualaikum wr. wb
Halo Para Investor Di Stockbit,
Saya adalah mahasiswa S1 dari IAI SYAICHONA MOHAMMAD CHOLIL BANGKALAN, nama saya Abd Mu'ti (NIM 11629220001) yang sedang menyusun skripsi dengan judul βPengaruh Analisis Fundamental terhadap Minat Investasi Saham Syariah di Stockbit."
Saya memohon kesediaan Anda untuk meluangkan waktu Β±4 menit untuk mengisi kuesioner ini. Seluruh jawaban akan dijaga kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk keperluan akademik.
Partisipasi Anda sangat berarti dalam membantu kelancaran penelitian ini. Terima kasih atas perhatian dan bantuannya. π
https://cutt.ly/NthewqVR
$OILS
β‘ SCALPING PLAN
π’ Entry
Area Beli: 224 β 232 (Harga saat ini telah memantul dari area support psikologis kuat di level 220 setelah fase koreksi tajam).
Konfirmasi: Terpantau adanya akumulasi beli yang signifikan di sesi siang, mendorong harga naik +5,45% dan mencoba menembus rata-rata harga konsolidasi terakhir.
π― Take Profit
TP 1: 250 β 265 β jual 50% (Area resisten dari puncak-puncak kecil sebelumnya dan batas bawah zona distribusi awal Desember).
TP 2: 285 β 310 β jual sisa (Target optimis untuk menguji kembali area high historis jika momentum technical rebound akhir tahun berlanjut kuat).
π΄ Stop Loss
Cut Loss: < 214 (Wajib disiplin keluar jika harga menembus level ini karena OILS berisiko melanjutkan tren penurunan menuju area 180-an).
β οΈ Catatan Teknikal Penting & Analisis MACD
Indikator MACD: Menunjukkan fase Bearish Correction yang sedang mencoba melakukan pembalikan (reversal) di area bawah. Garis MACD (-3,33) saat ini berada di bawah garis sinyal (2,53) di area positif, menandakan tekanan jual mulai mereda.
Histogram MACD: Batang histogram negatif menunjukkan nilai (-5,86), namun pergerakan harga hari ini yang menguat signifikan mengindikasikan adanya potensi pembentukan swing low untuk melakukan pantulan.
Karakter Saham: OILS sedang berada dalam fase pemulihan setelah mengalami penurunan beruntun dari puncaknya di level 330. Kenaikan hari ini memberikan sinyal awal minat beli yang kembali masuk di area harga diskon.
Strategi: Saham ini sangat cocok untuk scalping cepat karena volatilitasnya yang tinggi. Perhatikan volume transaksi; jika volume terus meningkat hingga penutupan, potensi untuk melanjutkan kenaikan ke area 250 sangat terbuka lebar.
Jangan Lupa Follow!
Random Tag :
$IHSG $CSRA
πΊοΈ Pemetaan Jejak Uang Besar: Menggambar Peta Jalan Akumulasi di BEI
Pasar saham yang luas membutuhkan peta yang jelas. Peta jalan terbaik adalah yang menunjukkan di mana Smart Money (dana besar) sedang menanamkan modalnya, karena jejak merekalah yang menentukan arah pergerakan harga. Tanpa peta ini, trading Anda hanyalah perjalanan tanpa arah.
Trigger Smart Money adalah alat pemetaan digital yang secara real-time menggambar peta jalan akumulasi di Bursa Efek Indonesia. Kami mengubah data transaksi menjadi koordinat yang menunjukkan lokasi tepat Big Money sedang beroperasi.
Proses pemetaan kami dimulai dengan Identifikasi Volume Anomali sebagai Titik Koordinat. Kami mencari lonjakan volume yang sangat tiba-tiba dan besar (misalnya, 5x hingga 8x rata-rata intraday). Titik ini adalah koordinat pertama. Koordinat ini kemudian divalidasi dengan Analisis Arus Dana Bersih yang Dominan. Kami memastikan bahwa titik koordinat tersebut didominasi oleh tekanan beli (net buying). Hanya koordinat yang terverifikasi sebagai akumulasi yang akan disajikan pada peta. Dengan Trigger Smart Money, Anda mendapatkan peta jalan akumulasi yang jelas, memungkinkan Anda untuk mengikuti jejak uang besar menuju potensi keuntungan.
$MTEL $ATLA $CSRA
1/2


SAWIT BUKAN SATU-SATUNYA SUMBER MINYAK NABATI, TAPI MENGAPA PALING DOMINAN DAN DIBUTUHKAN?
Banyak orang mengira minyak goreng atau minyak nabati hanya berasal dari kelapa sawit. Padahal kenyataannya, minyak nabati, terutama minyak goreng dan bahan baku industri, bisa dihasilkan dari banyak tanaman lain, seperti kedelai, bunga matahari, jagung, kanola, kelapa, kacang tanah, hingga zaitun. Setiap jenis minyak ini diproduksi di wilayah berbeda, tergantung iklim dan kebiasaan konsumsi masyarakat setempat. Namun, meskipun pilihannya banyak, minyak sawit tetap menjadi minyak nabati paling dominan di dunia.
Dominasi minyak sawit bukan tanpa alasan. Dibanding tanaman penghasil minyak nabati lainnya, kelapa sawit memiliki produktivitas paling tinggi per hektar. Dalam luas lahan yang sama, sawit bisa menghasilkan minyak goreng dan minyak industri berkali-kali lipat dibanding kedelai atau bunga matahari. Biaya produksinya juga relatif lebih murah dan penggunaannya sangat luas, mulai dari minyak goreng rumah tangga, makanan olahan, kosmetik, hingga bahan bakar nabati atau biodiesel. Inilah sebabnya minyak sawit menjadi tulang punggung industri minyak nabati global.
Dalam hal kepemilikan, Indonesia dan Malaysia adalah pusat industri minyak sawit dunia. Indonesia bahkan menjadi produsen minyak sawit terbesar secara global. Perkebunan sawit dikuasai oleh perusahaan besar dan kelompok usaha, baik swasta maupun BUMN. Di tingkat dunia, nama-nama seperti Wilmar, Golden Agri-Resources atau Sinar Mas, Sime Darby, Musim Mas, serta PTPN menjadi pemain utama. Jadi, jika ditanya siapa pemilik sawit terbesar, jawabannya bukan satu orang, melainkan kelompok perusahaan besar dengan lahan ratusan ribu hingga jutaan hektar.
Lalu muncul pertanyaan, mengapa Eropa sering mengkritik minyak sawit, padahal mereka juga menggunakannya? Jawabannya terletak pada kondisi alam dan kepentingan ekonomi. Eropa hampir tidak memiliki perkebunan sawit, karena iklimnya tidak cocok untuk tanaman tropis. Namun, Eropa tetap menjadi importir minyak sawit, terutama untuk industri makanan, kosmetik, dan biofuel. Di sisi lain, Eropa adalah produsen minyak nabati lain seperti minyak bunga matahari dan minyak rapeseed. Minyak sawit yang lebih murah dan lebih efisien sering dianggap sebagai pesaing, sehingga isu lingkungan kerap bercampur dengan kepentingan dagang.
Bagaimana dengan benua Amerika? Benua Amerika juga memiliki perkebunan kelapa sawit, terutama di wilayah Amerika Latin yang beriklim tropis. Negara seperti Kolombia, Guatemala, Ekuador, Brasil, dan beberapa negara Amerika Tengah memproduksi minyak sawit. Kolombia bahkan menjadi produsen minyak sawit terbesar di benua Amerika. Namun secara keseluruhan, produksi minyak sawit di Amerika masih jauh di bawah Asia Tenggara, karena negara-negara di sana lebih fokus pada minyak kedelai dan minyak jagung. Amerika Serikat sendiri hampir tidak memiliki perkebunan sawit sama sekali.
Kesimpulannya, minyak sawit bukan satu-satunya minyak nabati di dunia, dan juga bukan tanaman yang hanya dimiliki satu kawasan. Namun karena faktor iklim, efisiensi, dan skala industri, Asia Tenggara, khususnya Indonesia, menjadi pusat produksi minyak sawit dunia. Perdebatan soal sawit sering kali tidak hanya berkaitan dengan lingkungan, tetapi juga menyangkut ekonomi global, persaingan minyak nabati, dan kepentingan perdagangan antarnegara.
sembarang tag : $AALI . $LSIP , $CSRA
1/5





@Rezamonium nah bener,, kebanyakan emng sepi kalo saham dengan rasio bagus, tapi cocok untuk hold panjang krna klo udah rame nnti kita udah punya barang harga bawah, cek aja $CSRA atau $ERAL rasio pbv dan per bagus semua, tp ya itu masih sepi hahaha
π Mengapa Anda Selalu Kalah: Ketika Harga Sudah Bergerak Jauh
Berapa banyak peluang trading yang Anda lewatkan karena hanya mengandalkan berita yang sudah basi atau melihat harga yang sudah melonjak tinggi? Kebanyakan investor ritel terus-menerus bermain dalam posisi lagging (tertinggal), karena mereka baru beraksi setelah Smart Money (dana institusional) sudah menyelesaikan fase akumulasi mereka. Smart Money adalah dalang di balik pergerakan harga yang masif, dan mereka selalu masuk secara diam-diam, menyembunyikan jejak mereka.
Trigger Smart Money adalah alat yang didesain untuk mengubah posisi Anda dari lagging menjadi leading di pasar saham Indonesia. Kami memahami bahwa jejak uang besar paling jelas terekam dalam volume transaksi sebelum pergerakan harga yang signifikan. Alat ini adalah sistem pemindai yang bekerja real-time untuk menangkap momen kritis akumulasi ini.
Keunggulan utama kami adalah kemampuan untuk Mendeteksi Volume Spike yang Mencurigakan secara Intraday. Kami tidak hanya melihat rata-rata harian yang lambat. Sistem kami mencari lonjakan volume yang tiba-tiba, yang melampaui norma intraday historis hingga 5 hingga 8 kali lipat. Lonjakan ekstrem ini merupakan indikasi kuat adanya intervensi dari pemain yang memiliki kapasitas modal besar. Namun, sinyal volume saja tidak cukup. Di sinilah Filter Arus Dana Bersih masuk. Kami memverifikasi apakah lonjakan volume tersebut didominasi oleh tekanan beli (net buying), yang berarti akumulasi nyata, atau tekanan jual (net selling), yang berarti distribusi terselubung. Hanya sinyal akumulasi yang terkonfirmasi net buying yang akan lolos, memastikan Anda hanya bertindak berdasarkan bukti pergerakan Smart Money yang valid.
$CLAY $CSRA $IPCC
1/2


ποΈ Pondasi Kenaikan Harga: Akumulasi sebagai Dukungan Fundamental
Kenaikan harga yang didorong oleh news atau rumor sering kali tidak berkelanjutan. Kenaikan harga yang kokoh dan berkelanjutan harus memiliki pondasi fundamental yang kuat, dan pondasi terkuat di pasar adalah akumulasi masif oleh Smart Money. Akumulasi ini menunjukkan keyakinan mendalam dari pemain yang memiliki informasi dan modal.
Trigger Smart Money adalah alat yang dirancang untuk mengidentifikasi pondasi kenaikan harga fundamental ini di pasar saham Indonesia. Kami mencari bukti nyata dari keyakinan modal besar.
Pondasi kenaikan harga ini didukung oleh Deteksi Volume Abnormal yang Ekstrem. Kami mencari lonjakan volume yang sangat tiba-tiba, yang melampaui norma intraday hingga beberapa kali lipat. Lonjakan ini adalah bukti bahwa Big Money sedang membangun pondasi di saham tersebut. Bukti ini kemudian divalidasi dengan Filter Arus Dana Bersih yang Dominan. Kami memastikan bahwa volume ekstrem tersebut didominasi oleh dana masuk. Hanya akumulasi yang terbukti didukung oleh volume dan money flow yang kuat yang dianggap sebagai sinyal. Dengan Trigger Smart Money, Anda dapat berinvestasi pada saham yang pondasinya sedang dibangun oleh Smart Money.
$ARCI $BANK $CSRA
1/2

