4,550

+30

(0.66%)

Today

9.46 M

Volume

8.12 M

Avg volume

Company Background

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk merupakan perusahaan yang berbasis agribisnis di Indonesia. Ruang lingkup kegiatan perusahaan yang utama bergerak dalam industri makanan ternak, pembibitan dan budidaya ayam ras serta pengolahannya, industri pengolahan makanan, pengawetan daging ayam dan sapi termasuk unit-unit cold storage, menjual makanan ternak, makanan, daging ayam & sapi dan bahan-bahan asal hewan yang diperdagangkan di wilayah Indonesia maupun ke luar negeri. Pabrik pakan ternak PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk terletak di Banten, Jawa Timur, Sumatra Utara, dan Jawa Tengah dan beberapa produk yang sudah terkenal adalah Fi... Read More

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$CPRO Pakan Kucing Bolt ada dimana dimana taoi harga emitennya belum ke mana2....coba kek sesekali injak 100Up lah bro

$JPFA $CPIN

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$CPIN JPFA naik gak ikutan naik, jpfa turun ikutan turun. ngefans lu sama jpfa 😂.

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

"Filosofi Akumulasi Bertahap: Mengapa Harga Tidak Langsung Terbang?"
Pemain besar tidak pernah membeli saham sekaligus dalam jumlah masif di satu harga, karena hal itu akan membuat harga melonjak terlalu cepat dan meningkatkan modal rata-rata mereka. Mereka melakukan akumulasi secara bertahap selama beberapa hari atau bahkan minggu. Inilah yang kita sebut sebagai fase Smart Money membangun posisi. Bagi mata ritel yang tidak menggunakan alat bantu, fase ini terlihat membosankan karena harga hanya bergerak menyamping. Padahal, di balik layar, jumlah saham yang dikuasai oleh "tangan kuat" terus meningkat secara signifikan.

Trigger Smart Money dirancang untuk mendeteksi anomali akumulasi bertahap ini. Dengan memantau volume intraday yang seringkali mencetak angka 5x lebih besar dari rata-rata normal secara konsisten, Anda bisa menyadari adanya operasi senyap ini. Indikator Clean Money akan menunjukkan grafik akumulasi yang terus menanjak meskipun harga sahamnya masih di situ-situ saja. Mengetahui informasi ini memberikan Anda kesempatan untuk ikut membeli di harga yang sama rendahnya dengan pemain besar, sebelum mereka melakukan markup harga ke atas.

Kesabaran adalah kunci dalam mengikuti strategi ini. Namun, kesabaran Anda harus didasari oleh data, bukan sekadar harapan kosong. Jika Anda melihat dana bersih terus mengalir masuk tanpa henti, maka ledakan harga hanyalah masalah waktu. Jangan menunggu sampai harga sudah terbang tinggi baru Anda berani masuk, karena saat itu risiko Anda sudah jauh lebih besar. Gunakanlah sistem deteksi dana besar untuk menemukan saham-saham yang sedang dalam fase pengumpulan akhir, sehingga Anda bisa meraih profit maksimal dengan risiko yang minimal.
$CPIN $MSKY $PWON

Read more...

1/2

testes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$CPRO the next $CPIN
😎☕

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$CPIN lagi pancing ritel masuk wkwkwk

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$CPRO kira-kira kebagian nggak nih?? $IHSG $CPIN

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$CPIN masuk sekarang gimana ?

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$CPIN $INDF bagaimana pendapat kalian?

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

apakah ini ancaman untuk emiten unggas seperti $CPIN $JPFA dan $MAIN? banyak peternakan brti akan mengimbangi demand ayam yg tinggi, brti harga ayam kemungkinan akan turun

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$CPRO $JPFA $CPIN wmuu

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Update berita terbaca
Malam, 13 Januari 2026

Maaf kalo ada yang salah, cek lagi ja

Pesan : Jangan percaya siapapun di dunia saham, sebelum analisa sendiri. Semoga terhindar dari judi dan jebakan orang jahat.

Sembarang tag : $TLKM , $SRTG , $CPIN

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

KABARBURSA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Selasa, 13 Januari, di zona hijau dengan penguatan 63 poin atau 0,72 persen ke level 8.948. Kenaikan ini terjadi dengan likuiditas yang tetap terjaga, yang tercermin dari volume transaksi mencapai 620 juta lot saham dengan nil...

www.kabarbursa.com

www.kabarbursa.com

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

"Strategi Follow the Money: Mengapa Ini Paling Relevan?"
Ada banyak strategi di pasar saham, mulai dari Value Investing hingga Scalping. Namun, ada satu strategi yang tetap relevan di segala kondisi pasar: Follow the Money. Prinsipnya sederhana, harga saham akan naik jika ada uang besar yang masuk, dan akan turun jika uang besar keluar. Masalah utamanya adalah bagaimana kita tahu kapan uang besar itu masuk? Mereka tidak akan mengumumkannya di koran. Mereka masuk secara bertahap, seringkali saat pasar sedang sepi, untuk mendapatkan harga serendah mungkin sebelum melakukan markup harga.

Di sinilah peran krusial dari deteksi Smart Money. Dengan memantau setiap detik aktivitas di BEI, kita bisa melihat pola-pola aneh yang tidak terdeteksi oleh mata biasa. Misalnya, sebuah saham yang tiba-tiba mencetak volume 5x lipat dari rata-rata biasanya. Jika pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan bahwa ini adalah Clean Money (akumulasi bersih), maka itu adalah sinyal bahwa pesta akan segera dimulai. Kita tidak perlu menjadi yang pertama tahu beritanya, kita hanya perlu menjadi yang pertama mendeteksi uangnya. Karena uang selalu bergerak mendahului berita.

Sebaliknya, strategi ini juga sangat ampuh untuk melindungi modal Anda. Saat Anda melihat harga masih naik tapi data menunjukkan Bad Money mulai mendominasi (distribusi), itu adalah alarm untuk segera mengambil keuntungan. Banyak trader kehilangan profit yang sudah didapat karena mereka tidak tahu kapan pemain besar mulai keluar. Dengan memahami aliran dana, Anda memiliki sistem peringatan dini yang sangat andal. Trading menjadi jauh lebih sederhana ketika Anda berhenti menebak dan mulai mengikuti jejak uang yang nyata di lapangan.
$NETV $ELPI $CPIN

Read more...

1/2

testes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$CPIN harga gak kemana mana, sebentar lagi kebalap sama $JPFA

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

pindah ke $CPIN sama $JPFA aja soalnya ada suntikan dana 20T dari danantara, sikattttt

$BUMI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Saham sektor unggas bakal terkerek di tengah program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto. Tak hanya itu pemerintah melalui Danantara juga berencana menggelontorkan Rp 20 triliun untuk memperkuat sektor peternakan unggas nasional di 13 provinsi.
CGS International...

katadata.co.id

katadata.co.id

Kalo temen temen notice semalem☺️
Langsung cuan ya hehe
Happy cuan deh ya🫶🏻

$JPFA $AYAM $CPIN

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ICBP Versus Saham Peternakan $CPIN x $JPFA x MAIN x SIPD

Lanjutan dari postingan di External Comunity Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community menggunakan kode: A38138 https://stockbit.com/post/13223345

Seandainya ICBP itu kalau dibandingkan dengan perusahaan peternakan di IHSG, investor bakal langsung sadar satu hal yang agak nyentil. Peternakan itu kelihatan seperti bisnis kebutuhan pokok, tapi angka keuangannya bisa jungkir-balik karena bahan baku pakan dan siklus ayam itu tidak kenal ampun. ICBP juga kebutuhan harian, tapi cara perusahaan ini menghasilkan laba dan kas jauh lebih rapi, seperti mesin yang putarannya stabil. Yang bikin ironi, justru ICBP yang paling stabil di produk, malah membawa bom waktu terbesar di neraca lewat utang obligasi yang sangat jumbo. Jadi kalau investor mencari defensif, ICBP terasa defensif di operasional, tetapi peternakan kadang lebih defensif di struktur utang, walau bisnisnya jauh lebih volatil. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Kalau mulai dari skala revenue 9M 2025, ICBP adalah raksasa di kumpulan ini dengan sekitar Rp56,27 T, sedikit di atas CPIN sekitar Rp50,60 T, lalu JPFA sekitar Rp43,10 T. MAIN dan SIPD jauh lebih kecil, masing-masing sekitar Rp9,25 T dan Rp3,93 T. Tapi skala saja tidak cukup, karena yang menentukan kualitas itu laba dan kas. Di laba bersih, ICBP paling dominan sekitar Rp7,11 T, ini lebih dari dua kali CPIN sekitar Rp3,37 T, dan hampir tiga kali JPFA sekitar Rp2,41 T. MAIN hanya sekitar Rp0,14 T, SIPD sangat tipis sekitar Rp0,01 T. Dari sini saja sudah kebaca, ICBP bukan sekadar besar, tetapi juga paling mampu mengubah revenue menjadi laba bersih.

Kuncinya ada di arus kas operasional. CFO ICBP sekitar Rp7,17 T, tertinggi di antara semuanya. CPIN sekitar Rp4,02 T, JPFA sekitar Rp2,21 T, MAIN sekitar Rp0,41 T, SIPD sekitar Rp0,07 T. Ini penting karena peternakan sering terlihat untung di laba, tapi kasnya bisa kejebak di modal kerja, terutama persediaan dan piutang, plus siklus pakan dan ayam yang bikin kebutuhan kas naik turun. ICBP lebih tenang karena demand lebih stabil dan pricing lebih bisa diatur, sehingga CFO-nya tebal. Itu kebukti di CFO margin, ICBP sekitar 12,74%, tertinggi, sedangkan CPIN 7,93%, JPFA 5,12%, MAIN 4,41%, SIPD 1,79%. Buat ukuran perusahaan konsumsi, CFO margin 12,74% itu terasa seperti mesin kas yang matang, sementara peternakan rata-rata harus berantem dulu dengan volatilitas biaya untuk bisa mendekati level itu. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Sekarang lihat belanja modal. Capex ICBP sekitar Rp3,31 T, terbesar juga, masuk akal karena skala pabrik dan jaringan. Tapi yang menarik bukan nominalnya, melainkan beban capex terhadap revenue dan terhadap kas. Capex terhadap revenue ICBP sekitar 5,88%, lebih tinggi dibanding CPIN 2,57%, MAIN 2,54%, SIPD 3,01%, JPFA 3,54%. Ini memberi sinyal, ICBP itu agresif menjaga kapasitas dan efisiensi, tidak cuma menikmati margin. Namun karena CFO ICBP tebal, capex terhadap CFO masih tergolong nyaman sekitar 46,1%. Bandingkan MAIN 57,5%, JPFA 69,1%, dan SIPD 168,1% yang berarti capex lebih besar dari CFO sehingga secara kas malah tekor. Dari sisi capex terhadap laba, gambarnya makin tajam, ICBP sekitar 46,5%, CPIN 38,7%, JPFA 63,2%, MAIN 173,1%, SIPD ekstrem sekitar 2332,1% karena labanya terlalu tipis. Jadi di peternakan, banyak yang capex-nya terasa berat relatif terhadap laba dan kas, sedangkan di ICBP capex besar tapi masih dibiayai oleh mesin kas yang kuat.

Dari sini masuk ke free cashflow, karena ini uang yang benar-benar terasa nganggur setelah operasi dan capex. ICBP mencetak free cashflow sekitar Rp3,86 T, tertinggi. CPIN juga bagus sekitar Rp2,71 T. JPFA ada sekitar Rp0,68 T, MAIN sekitar Rp0,17 T, sementara SIPD negatif sekitar minus Rp0,05 T. Kalau dibuat FCF margin, ICBP sekitar 6,86% dan CPIN 5,36% itu level yang enak untuk bisnis besar, JPFA 1,58% dan MAIN 1,87% jauh lebih tipis, sedangkan SIPD minus 1,22%. Di titik ini, kelihatan jelas beda karakter bisnis. ICBP dan CPIN sama-sama mampu menghasilkan kas bersih, tapi ICBP melakukannya dengan margin yang lebih tebal, lebih stabil, dan lebih konsisten dengan laba.

Masuk ke profitabilitas, NPM ICBP sekitar 12,63%, tertinggi jauh dibanding CPIN 6,65% dan JPFA 5,59%. MAIN 1,47% dan SIPD 0,13% itu seperti berjalan di tali, salah sedikit bisa jatuh jadi rugi. Ini bagian yang sering bikin investor salah sangka. Peternakan itu bisa terlihat murah di valuasi saat siklus jelek, lalu mendadak terlihat mahal saat siklus bagus, karena marginnya bisa berubah cepat. Sementara ICBP marginnya tebal dan cenderung stabil, jadi investor bisa lebih percaya diri menilai kualitas laba, walau ada gangguan lain seperti bunga dan valas. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Sinkronisasi laba dan kas juga membedakan mana laba yang berkualitas. Rasio laba bersih terhadap CFO ICBP sekitar 0,99 kali, artinya laba hampir sepenuhnya didukung kas, ini sehat. CPIN 0,84 kali juga sehat. JPFA 1,09 kali berarti laba sedikit di atas kas, masih bisa diterima tapi wajib cek modal kerja. MAIN 0,33 kali dan SIPD 0,07 kali itu sinyal klasik, labanya tipis dan kasnya tidak mengikuti, biasanya modal kerja menyedot atau bisnisnya terlalu padat capex. Kalau investor mencari perusahaan yang labanya bisa dipercaya, ICBP dan CPIN terasa paling rapi, sedangkan MAIN dan SIPD terlihat lebih rawan dipelintir oleh perubahan kecil di siklus.

Sekarang bagian yang bikin perbandingan ini jadi menarik, utang dan kelangsungan. Utang berbunga ICBP sekitar Rp46,91 T, ini seperti gajah di ruangan, jauh di atas JPFA Rp11,37 T dan CPIN Rp7,06 T. MAIN Rp1,08 T dan SIPD Rp0,89 T jauh lebih kecil. Kalau investor baca cepat, bisa langsung panik melihat utang ICBP. Tapi tetap harus lihat kemampuan bayar. Rasio utang terhadap CFO ICBP sekitar 6,55 kali, ini berat dibanding CPIN 1,76 kali dan MAIN 2,64 kali, tetapi mirip beratnya dengan JPFA 5,15 kali, dan masih jauh lebih waras daripada SIPD 12,64 kali. Jadi utang ICBP memang besar, dan ini yang membuat laba bersih sering sensitif ke beban bunga dan kurs, tetapi ICBP masih punya mesin kas yang besar untuk menopang, hanya saja butuh waktu dan disiplin manajemen utang.

Dari rasio utang terhadap laba tahunan yang disetahunkan, CPIN paling nyaman sekitar 1,57 kali, artinya secara teori bisa lunas cepat kalau kondisi laba stabil. JPFA sekitar 3,53 kali, ICBP sekitar 4,95 kali, MAIN sekitar 5,96 kali, SIPD ekstrem sekitar 131,5 kali. Ini memberi dua pesan yang bertolak belakang. Di peternakan, CPIN terlihat paling aman secara struktur utang, sedangkan di ICBP utangnya lebih berat jika dibandingkan laba, walau labanya paling besar. Tapi investor juga harus ingat, utang ICBP bukan tipikal utang modal kerja peternakan yang berputar mengikuti siklus pakan, ICBP membawa utang obligasi besar yang bisa sensitif ke kurs, sehingga risikonya bukan cuma soal kemampuan bayar, tapi juga volatilitas laporan laba saat Rupiah melemah. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Efisiensi tenaga kerja memberi perspektif lain. CPIN paling efisien dalam revenue per karyawan, sekitar Rp5,16 B per karyawan, jauh di atas MAIN Rp2,54 B dan SIPD Rp2,89 B, sementara ICBP sekitar Rp1,52 B dan JPFA sekitar Rp1,38 B. Ini logis karena struktur operasional CPIN dan value chain-nya membuat output per kepala tinggi. Namun kalau lihat laba per karyawan, CPIN tetap nomor satu sekitar Rp343 J per karyawan, dan ICBP nomor dua sekitar Rp192 J per karyawan, di atas JPFA sekitar Rp77 J, MAIN sekitar Rp37 J, SIPD sekitar Rp4 J. Di CFO per karyawan, CPIN sekitar Rp410 J dan ICBP sekitar Rp193 J masih memimpin, sedangkan JPFA sekitar Rp70 J, MAIN sekitar Rp112 J, SIPD sekitar Rp52 J. Jadi kalau investor menilai siapa yang paling jago mengubah tenaga kerja menjadi profit dan kas, CPIN dan ICBP itu dua kutub teratas, hanya beda ceritanya, CPIN unggul di efisiensi industri, ICBP unggul di margin konsumsi.

Namun ada satu angka yang sengaja tidak boleh diabaikan, utang per karyawan. ICBP paling tinggi sekitar Rp1,27 B per karyawan, lebih tinggi dari CPIN sekitar Rp0,72 B dan JPFA sekitar Rp0,36 B. Ini menjelaskan kenapa ICBP terasa seperti perusahaan konsumsi yang stabil tapi membawa beban finansial besar. CPIN lebih efisien dan utangnya relatif lebih ringan terhadap tenaga kerja dan kas, sehingga profil risikonya terasa lebih bersih.

Saham peternakan di IHSG itu seperti bisnis yang harus hidup berdampingan dengan volatilitas biaya pakan, harga ayam, dan kebutuhan modal kerja yang suka berubah mendadak. Itulah mengapa margin dan kas mereka naik turun, dan kenapa SIPD bisa jatuh ke FCF negatif meski tetap berjalan, karena capex dan kas operasionalnya tidak seimbang. CPIN terlihat jadi yang paling solid di peternakan karena efisiensi per karyawan paling tinggi dan utang paling aman relatif terhadap laba. JPFA terlihat punya skala besar tapi lebih rentan di likuiditas kas terhadap utang, rasio utang terhadap kas sampai 6,61 kali, jauh lebih rawan dibanding CPIN 1,69 kali. MAIN dan SIPD terlihat paling rapuh karena laba tipis dan kas terbatas sehingga capex cepat menekan. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Sementara itu, ICBP kalau disandingkan dengan peternakan, kelihatan seperti spesies berbeda. ICBP menang telak di margin, NPM 12,63% dan CFO margin 12,74% adalah yang paling tebal, dan free cashflow Rp3,86 T adalah yang paling besar, ini tipe angka yang bikin investor merasa nyaman soal kualitas laba. Tapi ICBP juga membawa risiko yang tidak dimiliki mayoritas peternakan, utang berbunga Rp46,91 T dan utang terhadap CFO 6,55 kali, sehingga gangguan bunga dan kurs bisa menggerus rasa nyaman itu. Jadi kesimpulannya tajam. Kalau investor ingin stabilitas operasional dan kualitas kas, ICBP terlihat paling unggul. Kalau investor ingin struktur utang yang lebih aman dalam ekosistem agribisnis, CPIN terlihat paling bersih. Dan kalau investor ingin bertaruh pada siklus yang bisa berbalik cepat, peternakan memberi peluang, tapi risikonya juga tidak main-main karena volatilitasnya bukan rumor, melainkan sifat bisnisnya sendiri.

🏢 Revenue ICBP Rp56,27 T
🐓 Revenue CPIN Rp50,60 T
🐔 Revenue JPFA Rp43,10 T
🐣 MAIN Rp9,25 T
🐤 SIPD Rp3,93 T

💰 Mesin laba
🏆 Laba ICBP Rp7,11 T
🥈 CPIN Rp3,37 T
🥉 JPFA Rp2,41 T
🧩 MAIN Rp0,14 T
🧷 SIPD Rp0,01 T
Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

💧 Kualitas kas
✅ CFO ICBP Rp7,17 T
✅ CPIN Rp4,02 T
⚠️ JPFA Rp2,21 T
⚠️ MAIN Rp0,41 T
❌ SIPD Rp0,07 T
📏 CFO margin
⭐ ICBP 12,74%
👍 CPIN 7,93%
🙂 JPFA 5,12%
😕 MAIN 4,41%
🚩 SIPD 1,79%

🏗️ Capex vs napas kas
🔧 Capex ICBP Rp3,31 T
🧠 Capex ke CFO ICBP 46,1% nyaman
😵 SIPD 168,1% capex lebih besar dari CFO

🧾 Free cashflow
✅ ICBP Rp3,86 T
✅ CPIN Rp2,71 T
⚠️ JPFA Rp0,68 T
⚠️ MAIN Rp0,17 T
❌ SIPD minus Rp0,05 T
Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

🐘 Risiko yang nyentil
💣 Utang berbunga ICBP Rp46,91 T
🧯 CPIN Rp7,06 T
⚖️ Utang ke CFO
⚠️ ICBP 6,55x berat
✅ CPIN 1,76x lebih bersih

🎯 Core of The Core
🛡️ Operasional paling stabil ICBP
🧼 Struktur utang paling rapi CPIN
🎢 Siklus paling liar MAIN SIPD
Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.

Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345

Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm

Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx

Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW

Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU

Read more...

1/4

testestestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$CPIN

Makan ayam makan Ayam..
$ANTM $BUMI

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Saham Sektor Makan dan Minum: $ICBP vs $CPIN vs $JPFA vs MYOR vs MAIN vs STTP vs YUPI vs GOOD

Di IHSG, saham yang fokus di sektor makan dan minum itu sangat banyak sehingga sulit untuk mencari yang terbaik. Masalahnya, investor sering keburu jatuh cinta sama merek, padahal yang menentukan nilai jangka panjang itu mesin uangnya, bukan etalasenya. Ada emiten yang labanya naik sambil gas capex, artinya mereka bukan cuma panen tapi juga nanam besar-besaran. Ada juga yang capex naik, karyawan naik, tapi laba justru turun, sinyal sederhana bahwa uang investor sedang dipakai menahan tekanan operasional atau transisi, bukan mencetak hasil. Kalau cuma pegang tiga angka yang paling gampang dibaca, laba, capex, dan jumlah karyawan, peta siapa raksasa, siapa lagi ekspansi, dan siapa lagi ngos-ngosan itu langsung kelihatan. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Kalau fokus ke skala laba dulu, pemenangnya jelas ICBP dengan laba 9M 2025 Rp8,19 T, sendiri sudah sekitar 44,90% dari total laba gabungan 9 emiten di daftar ini. Di bawahnya ada CPIN laba Rp3,37 T, JPFA laba Rp2,63 T, dan MYOR laba Rp1,88 T. Empat nama ini saja sudah menyumbang sekitar 88,14% laba grup, jadi kalau investor bicara siapa yang paling dominan secara skala, sebenarnya pertarungannya berat di empat itu, sisanya lebih ke cerita spesifik masing-masing.

Kalau investor cari kombinasi paling menarik antara tren laba naik dan keberanian investasi, CPIN tampil paling meyakinkan di data ini. Laba CPIN naik 41,13% atau kira-kira tambah Rp982 M, sementara capexnya melonjak 173,81% atau naik sekitar Rp826 M, dari Rp0,48 T jadi Rp1,30 T, dengan karyawan ikut naik 2,28% menjadi 9.799 orang. Ini tipe pola yang biasanya disukai investor yang pengin growth yang masih terasa nyata, karena perusahaan bukan cuma menikmati siklus, tapi juga menambah kapasitas dan mempertebal fondasi. JPFA juga bagus, cuma karakternya lebih kalem dibanding CPIN. Laba JPFA naik 17,29% atau naik sekitar Rp388 M menjadi Rp2,63 T, capex naik 50,01% atau naik sekitar Rp517 M menjadi Rp1,55 T, dan karyawan naik 2,44% menjadi 31.322 orang. Kalau disederhanakan, CPIN itu versi lebih agresif dan lebih cepat dalam kombinasi laba naik plus capex naik, sedangkan JPFA versi lebih stabil tapi tetap ekspansif.

Sekarang bagian yang sering bikin investor salah baca, ICBP. Secara mesin uang, ini tetap raksasa, laba 9M masih Rp8,19 T, jauh di atas yang lain. Tapi trennya menurun, laba turun 12,63% atau berkurang sekitar Rp1,18 T dibanding 9M 2024, sementara capex justru naik 33,09% atau naik sekitar Rp836 M menjadi Rp3,36 T, dan karyawan naik 3,77% menjadi 37.051 orang. Jadi, ini bukan cerita emiten melemah dan pasrah, ini lebih mirip emiten yang tetap investasi besar saat profit lagi tertekan. Investor boleh suka karena skala dan daya tahan grupnya, tapi harus jujur melihat bahwa di periode ini investor belum dikasih pertumbuhan laba, justru dikasih sinyal reinvestasi dan potensi tekanan margin atau biaya. Ini penting, karena kalau investor cari yang paling enak untuk dibaca dari angka saja, CPIN lebih mudah dijadikan jawaban dibanding ICBP, walaupun ICBP tetap nomor satu untuk skala. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Kalau investor pengin lihat efisiensi sederhana, ada dua cara gampang, laba per karyawan dan perbandingan laba terhadap capex. Laba per karyawan tertinggi di data ini itu YUPI dan CPIN, keduanya sekitar Rp344 juta per karyawan untuk periode 9M. Bedanya, CPIN mencetak itu sambil capex besar dan naik kencang, sedangkan YUPI labanya turun tipis 2,34% dan capexnya justru turun 59,93% menjadi Rp55,7 M. Ini pola panen, bukan pola gas pertumbuhan, wajar juga mengingat YUPI baru listing Maret 2025 dan bisa saja 2024 capexnya memang fase build up. Untuk rasio laba dibanding capex, yang paling ekstrem itu STTP sekitar 24,31 kali, karena capexnya kecil sekali Rp36,4 M sementara labanya Rp885 M, tapi dua-duanya turun, laba turun 12,80% dan capex turun 41,04% plus karyawan turun 2,74%. Buat investor, ini terlihat sangat efisien di atas kertas, tapi juga bisa berarti perusahaan sedang menahan ekspansi. Jadi rasio tinggi itu bukan selalu kabar bagus, kadang cuma berarti perusahaan tidak banyak investasi tahun ini.

Masuk ke kelompok yang lebih defensif, GOOD itu yang paling rapi dalam arti minim drama. Laba naik 4,54% menjadi Rp535 M, capex naik 19,30% menjadi Rp382 M, karyawan nyaris datar naik 0,15% jadi 9.237 orang. Ini tipe emiten yang cocok buat investor yang suka konsistensi, walau skalanya jelas tidak segede empat besar. MYOR juga besar, tapi lagi fase mengerem. Laba MYOR turun 8,58% menjadi Rp1,88 T, capex turun 51,31% menjadi Rp575,9 M, dan rata-rata karyawan turun 1,39% menjadi 10.128. Ini bisa dibaca sebagai disiplin belanja setelah periode capex tinggi di 2024, tapi tetap saja, kalau investor sedang cari pemenang berbasis tren 9M 2025, MYOR kalah momentum dibanding CPIN dan JPFA.

Yang paling mengganggu dari sisi pola risiko, MAIN dan ROTI. MAIN capex naik 132,96% menjadi Rp234,7 M dan karyawan naik 1,53% jadi 3.645, tapi laba anjlok 62,22% menjadi Rp136 M. Ini kombinasi yang bikin investor harus ekstra curiga, karena artinya uang keluar lebih besar, tenaga kerja naik, tapi hasil turun jauh, biasanya ada tekanan biaya bahan baku, harga jual, efisiensi pabrik, atau siklus bisnis yang lagi tidak bersahabat. ROTI juga tidak nyaman, capex naik 21,55% menjadi Rp76,2 M, tapi laba turun 45,68% menjadi Rp135 M, karyawan turun 2,78% jadi 5.656. Ini pola restruktur efisiensi yang belum berbuah, karena profit masih tertekan walau ada investasi. Kalau investor lagi pilih yang terbaik, dua ini paling sulit dibela hanya dari data yang investor kasih. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Kalau dipaksa menyimpulkan siapa yang terbaik dengan kacamata paling praktis dari tiga metrik ini, jawabannya tergantung definisi terbaiknya. Terbaik untuk skala mesin uang tetap ICBP karena laba Rp8,19 T, tidak ada yang mendekat. Terbaik untuk kombinasi tren laba naik plus ekspansi agresif, CPIN yang paling unggul karena laba naik 41,13% sambil capex naik 173,81% dengan skala laba masih Rp3,37 T, bukan angka kecil. Terbaik versi ekspansi yang lebih moderat dan relatif stabil, JPFA, karena laba dan capex sama-sama naik dengan basis operasional besar dan karyawan 31 ribuan. Terbaik versi stabil tanpa drama, GOOD. Sementara YUPI dan STTP terlihat sangat menarik di sisi produktivitas dan efisiensi capex, tapi karena labanya turun dan capexnya mengecil, investor sebaiknya menempatkan keduanya sebagai cerita panen atau fase jeda investasi, bukan kandidat utama untuk narasi growth 2025.

Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.

Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345

Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm

Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx

Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW

Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Waduh, dengan anggaran "cuma" sekian puluh T d 2025 aja laba ayam2an bisa naik sekian X%, maka dengan anggaran 300T+ di 2026, maka bs berapa ini kenaikan laba ayam2an 🚀 🚀 🚀 $MAIN $JPFA $CPIN

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

3 SKENARIO ENTRY SAHAM $CPIN (Swing Trader Plan)
Harga sekarang: 4490

1) SKENARIO ENTRY SEKARANG (Moderate Entry)
- Entry: 4450 – 4550
- Stoploss: < 4350
- TP1: 4750
- TP2: 4950 – 5050
Alasan: Harga masih bertahan di area demand jangka pendek dan struktur swing masih rapi buat lanjut naik, Boss.

2) SKENARIO ENTRY PULLBACK (Conservative – Paling Aman)
- Entry: 4250 – 4350
- Stoploss: < 4150
- TP1: 4550
- TP2: 4750 – 4900
Alasan: Pullback ke support mayor, risk lebih kecil dan peluang rebound lebih sehat, Boss.

3) SKENARIO ENTRY AGRESIF (Buy on Breakout)
- Entry: Buy kalau breakout > 4650 dengan volume besar
- Stoploss: < 4450
- TP1: 4900
- TP2: 5150 – 5300
Alasan: Breakout resistance penting bisa jadi trigger lanjutan trend naik, Boss.

Alasan Buy:
• Harga masih di area demand
• Struktur swing memungkinkan rebound / masih bullish
• Breakout 4650 bisa jadi trigger lanjutan

Risiko:
• Kalau 4250 jebol = potensi lanjut turun / koreksi lebih dalam
• Breakout tanpa volume rawan fake
• Stoploss wajib buat jaga modal Boss

Analisa ini panduan ya Boss, eksekusi tetap kembali ke gaya trading Boss.

Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti

$BTPS $KLBF
,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya

Support like agar terus update!!!

Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend

Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$CPIN
mari berlebaran dengan senyuman, hold 45 hari kedepan.

randam tag : $MINA $ANTM

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$INDF $ICBP $CPIN pada ngantuk semua, mending ditinggal nyangkul aja

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

"Filosofi 'Tangan Kuat' vs 'Tangan Lemah'"
Di pasar saham, hanya ada dua jenis pelaku: Tangan Kuat (Institusi, Bandar, Dana Pensiun) dan Tangan Lemah (Ritel yang tidak terencana, spekulan emosional). Kekayaan di bursa saham berpindah dari tangan yang lemah ke tangan yang kuat. Mengapa mereka disebut tangan kuat? Karena mereka memiliki modal besar, kesabaran ekstra, dan data yang akurat. Mereka tidak akan goyah hanya karena fluktuasi 1-2%. Untuk bisa menang, Anda tidak harus melawan mereka; Anda cukup belajar untuk "membonceng" di pundak tangan kuat tersebut.

Sinyal Smart Money adalah undangan bagi Anda untuk bergabung dengan kelompok tangan kuat. Saat Anda mendeteksi volume abnormal yang disertai Clean Money positif, itu adalah tanda bahwa tangan kuat sedang mengambil alih kepemilikan saham dari tangan-tangan lemah yang ketakutan. Dengan masuk di saat yang sama dengan mereka, posisi Anda menjadi jauh lebih aman. Anda tidak lagi menjadi korban dari volatilitas pasar, melainkan menjadi bagian dari kekuatan yang menggerakkan pasar tersebut.

Jadilah trader yang memiliki mentalitas tangan kuat dengan bantuan alat deteksi dana yang presisi. Berhentilah berspekulasi dengan perasaan dan mulailah bertransaksi berdasarkan fakta aliran dana. Trigger Smart Money adalah alat yang memberikan Anda level kepercayaan diri yang sama dengan para pengelola dana besar. Saat Anda tahu ke mana uang besar mengalir, Anda tidak akan lagi mudah digoyahkan oleh berita atau rumor sesaat. Bergabunglah dengan barisan pemenang dan biarkan aliran dana bersih menuntun Anda menuju kesuksesan finansial.
$CPIN $DNAR $BTPS

Read more...

1/3

testestes
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BEEF info katanya ini emiten terafiliasi MBG yang lain juga $JPFA $CPIN apakah benar??

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

SCALPING $PWON (404)

RENCANA ENTRY & EXIT

Entry Buy (395 – 410)
Take Profit 1 (425)
Take Profit 2 (440)
Zona Stoploss (< 385)

RISK : REWARD (DETAIL)

Asumsi Entry Ideal (402)

Risiko (Risk)
Entry 402 → Stoploss 385
Risiko = 17 poin

Reward TP1
425 – 402 = 23 poin
Risk : Reward TP1 = 1 : 1,35

Reward TP2
440 – 402 = 38 poin
Risk : Reward TP2 = 1 : 2,24

Catatan Risk : Reward
- Minimal ambil TP1, jangan serakah
- TP2 hanya jika volume & momentum mendukung
- Jika TP1 tercapai, stoploss digeser ke BEP

Catatan Tambahan
- Scalping berhasil dari disiplin, bukan nekat
- Stoploss wajib dan tidak boleh digeser turun
- Tidak ada sinyal → tidak entry
- Fokus konsistensi, bukan sekali besar

Analisa saya boleh bantu, tapi keputusan tetap milik Boss.

Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti

$CPIN $IFSH
,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya

Support like agar terus update!!!

Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend

Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏

Read more...
imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$CPIN knp sihhh🥲

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$CPIN

imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$DEWI bisa jadi ya
#DYOR.

$AYAM $CPIN

2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy