


Volume
Avg volume
Perseroan mulai beroperasi secara komersil sejak tahun 2003 melalui pengambilalihaan AMDK dan minuman dengan merek Anda yang diolah dari mata air pegunungan Arjuna di Pandaan, Jawa Timur. Kemudian pada tahun 2004, Perseroan mendirikan pabrik pertamanya di Pandaan dan memproduksi AMDK dengan merek Cleo dengan fokus pemasaran pada daerah Jawa Timur. Sejak saat itu, Perseroan secara konsisten terus melakukan ekspansi usaha dengan mendirikan pabrik dan memperluas area pemasarannya ke daerah di luar Jawa Timur. Saat ini Perseroan telah memiliki 22 Pabrik dan 96 Depo Logistik di bawah PT Sentralsari Primasentosa (perusahaan afiliasi) ... Read More
$CLEO $PGEO $SIDO
*Daily News 14/1/2026*
*Rangkuman berita hari ini:*
- Prajogo Pangestu tambah BREN Rp12 M
- BREN selesaikan eksplorasi, potensi 55-60 MW
- PGEO mulai pengembangan PLTP 55 MW
- UNTR sampaikan Martabe masih berhenti sementara
- WIFI kerja sama dengan anak usaha PT Pos
- ASII rampungkan buyback, serap Rp2 T
- Rumor pengendali SIDO pertimbangkan gandeng investor strategis
- Celebes Mining jual 5% HOPE harga diskon
- Pengendali jual 1,7% FOLK harga diskon
- Komisaris tambah ULTJ Rp2 M
- CLEO targetkan 3 pabrik baru beroperasi tahun ini
- MDRN jajaki konversi utang menjadi saham
- JTPE targetkan pertumbuhan penjualan dobel digit
- IRSX garap industri live show dan konser musik
- SOTS akan investasi di Desa Kitsune Bali
- Inflasi AS Desember 2025: sejalan ekspektasi
- Purbaya akan tambah lapisan cukai rokok bagi rokok ilegal
- Pemerintah pertahankan B40 hingga 2026
- Pemerintah berencana tetapkan beras satu harga
- Pemerintah siapkan insentif Lebaran berupa diskon transportasi
- SPBU swasta diminta beli solar dari Pertamina
===
- *BREN:* Pengendali *PT Barito Renewables Energy (BREN),* Prajogo Pangestu, membeli ~1,3 juta saham BREN dengan harga rata-rata Rp8.930/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp12 miliar. Transaksi dilakukan pada 13 Januari 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di BREN menjadi 0,103%. (Publikasi emiten)
- *BREN: PT Barito Renewables Energy (BREN)* melalui anak usahanya, Star Energy Geothermal Indonesia, menyelesaikan eksplorasi panas bumi di Gunung Hamiding, Halmahera Utara, dengan hasil berupa potensi listrik 55–60 MW. Proyek ini menjadi dasar pembangunan PLTP tahap awal berkapasitas 50 MW. (Kontan)
- *PGEO: PT Pertamina Geothermal Energy (PGEO)* memulai proyek pengembangan PLTP Lumut Balai Unit 3 dengan kapasitas 55 MW dan target operasi penuh pada 2030. Proyek ini melanjutkan Unit 2 yang berkapasitas 55MW telah beroperasi sejak Juni 2025, sekaligus mendukung target PGEO mencapai kapasitas terpasang 1 GW dalam 2–3 tahun ke depan dan 1,8 GW pada 2033. (Publikasi emiten)
- *UNTR: PT United Tractors (UNTR)* menyampaikan bahwa operasional pertambangan emas Martabe hingga kini masih dalam status penghentian sementara. Hal tersebut seiring dengan masih berlangsungnya proses evaluasi oleh pemerintah. UNTR juga menyampaikan masih belum dapat menyampaikan target operasional tambang emas Martabe ke depan selama evaluasi belum rampung. Adapun aktivitas produksi tersebut telah berhenti sejak 6 Desember 2025. (Kontan)
- *WIFI: PT Solusi Sinergi Digital (WIFI)* menjalin kerja sama dengan anak usaha PT Pos Indonesia, PT Pos Properti Indonesia, untuk penyewaan aset properti sebagai lokasi pembangunan infrastruktur jaringan, termasuk tiang Base Transceiver Station (BTS) dan perangkat Optical Line Terminal (OLT). Nilai kerja sama tidak diumumkan. (Publikasi emiten)
- *ASII: PT Astra International (ASII)* menghentikan program buyback saham lebih awal setelah alokasi dana maksimum Rp2 triliun telah terserap penuh. Sepanjang periode buyback, ASII membeli kembali 305,21 juta saham, sehingga implikasi harga rata-rata buyback di Rp6.553/saham. (Publikasi emiten)
- *SIDO:* Bloomberg mengabarkan bahwa pemilik *PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul (SIDO)* sedang mempertimbangkan opsi strategis termasuk pelepasan sebagian saham untuk menggandeng investor. Keluarga Hidayat yang menguasai 78% saham melalui PT Hotel Candi Baru sedang menjajaki diskusi dengan bank meski belum ada keputusan final, dengan valuasi perusahaan diperkirakan sekitar USD1 miliar (Rp16,8 triliun). (Bloomberg Technoz, Katadata)
- *HOPE:* Pemegang saham *PT Harapan Duta Pertiwi (HOPE),* Celebes Mining Resources, menjual ~105 juta (4,95%) saham HOPE dengan harga Rp45/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp5 miliar. Transaksi dilakukan pada 9 Januari 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di HOPE menjadi 13,87%. Harga transaksi ini lebih jauh lebih rendah dibandingkan harga pasar pada tanggal transaksi, yaitu Rp220/saham. (Publikasi emiten)
- *FOLK:* Pengendali *PT Multi Garam Utama (FOLK),* Sumber Garam Pratama, menjual ~67 juta (1,7%) saham FOLK dengan harga rata-rata Rp78/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp5 miliar. Transaksi dilakukan pada 13 Januari 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di FOLK menjadi 22,88%. Harga transaksi ini lebih jauh lebih rendah dibandingkan harga pasar pada tanggal transaksi, yaitu Rp635/saham. (Publikasi emiten)
- *ULTJ:* Komisaris *PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company (ULTJ),* Suhendra Prawira Widjaja, membeli ~1,5 juta (0,02%) saham ULTJ dengan harga rata-rata Rp1.448/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp2 miliar. Transaksi dilakukan pada 8 - 9 Januari 2026. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di ULTJ menjadi 1,31%. (Publikasi emiten)
- *CLEO: PT Sariguna Primatirta (CLEO)* menargetkan tiga pabrik baru beroperasi di tahun ini, yang berlokasi di Palu, Pontianak, dan Pekanbaru. Dengan rampungnya ketiga pabrik ini, total pabrik CLEO akan menjadi 35. (Kontan)
- *MDRN: PT Modern Internasional (MDRN)* menyatakan sedang menjajaki dengan beberapa kreditur untuk menawarkan proses konversi utang menjadi saham dalam rangka memperbaiki ekuitas, yang akan diproses sesuai ketentuan jika disepakati oleh kreditur. (Publikasi emiten)
- *JTPE: PT Jasuindo Tiga Perkasa (JTPE)* menargetkan pertumbuhan penjualan dobel digit pada 2026. JTPE berencana ekspansi di pasar ekspor dan domestik, termasuk melalui kemitraan strategis di Asia dan perluasan kapasitas produksi. (Kontan)
- *IRSX: PT Folago Global Nusantara (IRSX)* akan ekspansi bisnis pada 2026 melalui peluncuran FolaGoPro, unit bisnis baru yang fokus menggarap industri live show dan konser musik. Ini merupakan bagian dari strategi untuk memperkuat ekosistem hiburan yang terintegrasi dengan social commerce. Dalam setahun, FolaGoPro menargetkan penyelenggaraan 6 pertunjukan internasional dan 15 pertunjukan lokal, dengan target hingga 1 juta penonton. (Kontan)
- *SOTS: PT Satria Mega Kencana (SOTS)* menandatangani nota kesepahaman dengan PT Dwimukti Graha Kencana terkait rencana penyertaan modal menggunakan dana hasil rights issue SOTS. Investasi ini ditargetkan menjadikan SOTS sebagai pemegang saham pengendali PT Dwimukti Graha Kencana yang bergerak di bisnis restoran dan bar, yang memiliki tempat usaha Desa Kitsune di Bali. (Publikasi emiten)
- AS mencatatkan inflasi pada Desember 2025 sebesar 2,7% YoY (vs. Nov-25: 2,7%). Hasil ini sejalan dengan ekspektasi konsensus. Sementara itu, inflasi inti AS tercatat sebesar 2,6% YoY (vs. Nov-25: 2,6%), menandakan level inflasi inti terendah sejak Maret 2021 serta di bawah estimasi konsensus sebesar 2,7%. (US BLS)
- Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan bahwa pemerintah berencana menambah satu lapisan tarif cukai hasil tembakau (CHT) atau cukai rokok untuk menampung rokok ilegal menjadi legal, guna mengurangi peredaran rokok ilegal dan meningkatkan penerimaan negara. Regulasi baru terkait penambahan lapisan cukai tersebut ditargetkan terbit pekan depan. (Bisnis)
- Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa pemerintah memastikan penerapan biodiesel B50 belum dilakukan pada 2026, sesuai arahan Presiden untuk tetap menggunakan B40 sepanjang 2026. Kajian teknis dan uji coba B50 tetap berjalan, dengan rencana penerapan pada 2H26 jika kondisi harga energi mendukung. Meski begitu, Airlangga menjelaskan bahwa skenario yang dipakai saat ini adalah penggunaan B40 sepanjang 2026. (CNN Indonesia)
- Pemerintah berencana menetapkan kebijakan beras satu harga, khususnya beras program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP). Tujuan kebijakan tersebut untuk menstabilkan dan menurunkan harga di seluruh wilayah Indonesia. Program ini ditargetkan berlaku mulai 2026. (Kontan)
- Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan bahwa pemerintah tengah menyiapkan insentif khusus untuk lebaran 2026 berupa diskon transportasi, seperti tarif tiket pesawat. (Kontan)
- Kementerian ESDM mendorong SPBU swasta membeli solar dari Pertamina, seiring rencana penghentian impor solar setelah diresmikannya proyek revitasilasi kilang / RDMP Balikpapan milik Pertamina. Proyek RDMP senilai Rp123 triliun tersebut mampu mengerek produksi imnyak dari 260 ribu barel per hari menjadi 360 ribu barel per hari. (Kontan)
=========
*Disclaimer ON*
*Retail – PT Mandiri Sekuritas*
Kalau Boss mau trading lebih terarah dan disiplin,
DM sekarang ketik: "MAU"
https://bit.ly/m/gabunggrup
📊 IHSG NAIK, TAPI SAHAM KITA DIAM?
Ini kondisi yang sering bikin Boss bingung.
Faktanya:
- IHSG naik ≠ semua saham ikut naik
- IHSG sering ditarik oleh saham-saham tertentu (big caps / saham penggerak)
- Banyak saham lain masih konsolidasi, bahkan belum masuk fase naik
Kenapa saham Boss belum jalan?
- Salah sektor
- Salah timing masuk
- Masuk sebelum bandar bergerak
- Tidak tahu saham mana yang jadi penggerak hari itu
Market itu rotasi, bukan lomba serentak.
Yang naik hari ini, belum tentu saham yang Boss pegang.
Makanya:
- Perlu watchlist yang tepat
- Perlu tahu saham mana yang siap jalan
- Perlu panduan, bukan sekadar feeling
Analisa saya boleh bantu, keputusan tetap milik Boss.
$ERAA $MYOR $CLEO

$CLEO pada intinya aturan stream stockbit adalah semakim banyak dihujat semakin potensi rebound, seperti $ADRO
@Nunug1818 ane gak punya WIRG, tapi sama ane juga nyangkut di $IOTF $CLEO $SSIA dan puluhan saham lainnya 🥺
"Strategi Menghadapi 'Flash Crash' dengan Radar Dana Besar"
Kejadian Flash Crash atau penurunan harga yang sangat tajam dalam waktu sangat singkat seringkali membuat pasar panik dan memicu Auto Rejection Bawah (ARB). Dalam kondisi mencekam seperti ini, arus Bad Money biasanya akan bereaksi dengan menjual di harga berapapun karena takut harga akan menuju nol. Namun, bagi trader yang memiliki data real-time, momen ini justru seringkali merupakan peluang seumur hidup. Banyak kejadian di mana penurunan tajam tersebut hanyalah manipulasi sesaat untuk memicu kepanikan massal agar pemain besar bisa belanja besar-besaran di harga "lantai".
Cara membedakan penurunan yang mematikan dengan peluang buy on panic adalah dengan melihat volume penyerapan. Trigger Smart Money akan mendeteksi apakah di harga ARB tersebut terjadi lonjakan volume abnormal yang dibarengi dengan akumulasi Clean Money yang masif. Jika Smart Money justru terlihat "menelan" semua antrean jual yang panik, maka harga kemungkinan besar akan memantul kembali (rebound) dengan sangat cepat dalam hitungan jam atau hari. Informasi ini memberikan Anda keunggulan untuk tetap tenang dan justru mengambil posisi saat orang lain sedang melempar barang mereka.
Memiliki kontrol emosi di tengah kepanikan pasar hanya bisa dilakukan jika Anda memegang data yang jujur. Jangan biarkan layar merah menakut-nakuti logika Anda. Gunakanlah teknologi radar pemburu dana besar untuk memastikan apakah penurunan tersebut adalah awal dari kehancuran atau hanya sekadar "cuci gudang" paksa. Dengan mengikuti jejak dana bersih yang masuk di saat genting, Anda bisa meraih keuntungan yang sangat signifikan dalam waktu singkat. Jadilah trader yang tangguh dengan dukungan intelijen data yang mampu melihat peluang di balik setiap krisis pasar.
$PNLF $CLEO $MSTI
1/3



ANALISA SAHAM $CLEO
Harga Sekarang: Rp 458
Zona Area Beli Aman:
Rp 440 – 450
• Area support kuat, cocok untuk entry aman jika harga pullback ke zona ini, Boss
Zona Stoploss:
< Rp 425
• Jika turun di bawah level ini, struktur swing melemah dan rawan koreksi lebih dalam, Boss
Jika naik & breakout:
> Rp 470 → ENTRY LANJUTAN (tambah posisi)
• Breakout 470 berpotensi memicu momentum bullish lanjutan, Boss
Target Profit:
• TP1 = Rp 495
• TP2 = Rp 525 – 545
Keterangan Tambahan:
• Selama harga bertahan di atas 440, peluang swing bullish tetap terjaga, Boss
• Saham consumer staples, pergerakan cenderung stabil dan mengikuti tren bertahap
• Breakout valid jika disertai volume meningkat
Analisa saya boleh bantu, tapi keputusan tetap milik Boss.
Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti
$ASLC $TDPM
,DM “mau” jika ingin dianalisa sahamnya
Support like agar terus update!!!
Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend
Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏
Pagi, bro! Selasa, 13 Januari.
Sruput dulu kopinya, tarik napas dalem-dalem.
Abis Senam Jantung kemaren siang gara-gara Summit Trap di 9.000, pagi ini kita bangun dengan kepala agak pening dikit.
Tapi, Analisa Sore kita kemaren soal Commodity Divergence makin valid dan makin seksi pagi ini.
Pasar boleh panik, IHSG boleh koreksi ke 8.839, TAPI fakta bahwa Emas ATH ($4.599) dan Asing tetep Net Buy Rp 205 M pas pasar merah itu sinyal yang gak bisa dibohongin.
Gimana Kabar Pasar Pagi Ini?
Menurut gue akan wajar kalau pagi ini IHSG agak lemes dulu ngetes support 8.839. Transaksi Rp 40 T kemaren ninggalin jejak luka psikologis.
Tapi Smart Money Stay, itu kuncinya. Kemaren ritel panik buang barang, tapi Asing malah Net Buy Rp 205 Miliar. Artinya, Bandar masih di dalem, mereka cuma rotasi sektor.
Inget strategi Commodity Revenge kita kemaren? Pagi ini Emas mecahin rekor lagi ke $4.599! Gila, ini bensin oktan tinggi buat saham tambang emas.
Jadi sesuai rencana, kita bisa manfaatin kepanikan pasar buat serok saham Komoditas yang harganya lagi diskon tapi harga komoditas aslinya terbang
MDKA: Dengan Emas ATH, MDKA harusnya lari paling kenceng karena betanya tinggi.
$BRMS: Biaya eksplorasi naik? Artinya mereka serius nambang. Sentimen positif.
PSAB/ARCI: Opsi lapis dua kalau MDKA/BRMS udah kemahalan.
Dan jangan lupain TINS/ANTM/INCO. Harga Timah & Nikel masih tinggi. Kalau mereka merah pagi ini, itu peluang emas buat entry.
Sama coba lirik AMRT/$CLEO buat defensive safety net: Kalau volatilitas IHSG bikin mual, saham consumer kayak AMRT (Alfamart) ini tempat parkir paling aman. Fundamental solid, ekspansi jalan terus.
Hari yang perlu diwaspadain.
Rupiah (Rp 16.833): Ini agak ngeri. Rupiah melemah terus. Hindari emiten yang utangnya Dolar atau bahan bakunya impor (Farmasi/Tekstil).
Untuk $IHSG sendiri, support 8.839. Ini benteng terakhir. Kalau jebol, jangan maksa ngelawan arus, tunggu di 8.750.
Target bisa bertahan di atas 8.839.
Oke Siap buat ronde kedua, bro? Mental aman? Yuk kita jemput cuan di sektor tambang hari ini.
$CLEO
$CLEO: Direktur Utama Sariguna Primatirta, Melisa Patricia, mengatakan bahwa pihaknya menargetkan 3 pabrik baru yang berlokasi di Palu, Pontianak, dan Pekanbaru dapat mulai beroperasi pada 2026. Dengan rampungnya ketiga fasilitas pabrik tersebut, total jaringan produksi CLEO akan mencapai 35 pabrik. Melisa berharap langkah ekspansi ini dapat menekan biaya logistik dan mempercepat distribusi produk.
https://snips.stockbit.com/snips-terbaru/-harga-emas-naik-ke-us4600/oz-kembali-ath?source=research

CLEO Target 3 Pabrik Baru Dapat Beroperasi pada 2026
Direktur Utama Sariguna Primatirta ($CLEO), Melisa Patricia, mengatakan bahwa pihaknya menargetkan 3 pabrik baru yang berlokasi di Palu, Pontianak, dan Pekanbaru dapat mulai beroperasi pada 2026. Dengan rampungnya ketiga fasilitas pabrik tersebut, total jaringan produksi CLEO akan mencapai 35 pabrik. Melisa berharap langkah ekspansi ini dapat menekan biaya logistik dan mempercepat distribusi produk.
[Sumber: Kontan]
______
Stockbit Sekuritas
Menjelang rebalancing indeks Morgan Stanley Capital International atau MSCI Februari sejumlah saham bergeliat. Sementara itu, sejumlah saham berpotensi terdepak indeks Morgan Stanley Capital International atau MSCI dalam review periode Februari 2026.
Samuel Sekuritas Indonesia beberapa emiten yang p...

katadata.co.id