


Volume
Avg volume
PT Citra Buana Prasida Tbk (“Perseroan”) didirikan dengan nama PT Prasetia Sejati pada tahun 2000 berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas Perseroan No. 18 tanggal 24 Agustus 2000, dibuat dihadapan Ninik Sukadarwati, S.H., Notaris Kabupaten Daerah Tingkat II Bekasi di Tambun yang telah mendapatkan Pengesahan Akta Pendirian Badan Hukum Perseroan Terbatas Perseroan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. C-24591 HT.01.01.TH.2000 tanggal 27 November 2000. Perseroan merupakan pengembang kawasan Paskal Hyper Square yang berlokasi di Kota Bandung. Paskal Hyper Square merupakan one stop living terbaik di... Read More
MASUK SCREENING PANTAUAN
$CBPE (AWAS SANGKUT AWAS GOCEK)
$VRNA (AWAS SANGKUT AWAS GOCEK)
$OASA (AWAS SANGKUT AWAS GOCEK)
AKSI (AWAS SANGKUT AWAS GOCEK)
DKFT (AWAS SANGKUT AWAS GOCEK)
AGRS (AWAS SANGKUT AWAS GOCEK)
#DYOR
$DEWI
⚡ SCALPING PLAN
🟢 Entry
Area Beli: 145 – 152 (Harga saat ini sedang mencoba membentuk area support baru setelah mengalami koreksi tajam dari puncaknya di level 220).
Konfirmasi: Masuk jika harga mampu bertahan di atas level 150 pada pembukaan perdagangan tahun baru, mengindikasikan tekanan jual mulai mereda.
🎯 Take Profit
TP 1: 175 – 185 → jual 50% (Area resisten psikologis dan zona konsolidasi sebelum kejatuhan harga di pertengahan Desember).
TP 2: 205 – 220 → jual sisa (Target optimis untuk menguji kembali area high historis jika momentum pembalikan arah akhir tahun berlanjut kuat).
🔴 Stop Loss
Cut Loss: < 140 (Wajib disiplin keluar jika harga menembus level ini, karena DEWI berisiko melanjutkan tren penurunan menuju area 120-an).
⚠️ Catatan Teknikal Penting & Analisis MACD
Indikator MACD: Menunjukkan fase Bearish Correction yang sedang mencoba melandai. Garis MACD (3,29) saat ini berada di bawah garis sinyal (8,61) namun masih di area positif.
Histogram MACD: Batang histogram negatif menunjukkan nilai (-5,32), mengonfirmasi bahwa tekanan jual masih ada namun mulai kehilangan kekuatannya dilihat dari pergerakan harga yang mulai stabil di level 150-an.
Karakter Saham: DEWI memiliki volatilitas yang sangat tinggi dengan kecenderungan pola "pump and dump" jangka pendek. Kenaikan tipis +1,33% hari ini memberikan sinyal awal adanya minat beli di area support kritis.
Strategi: Fokus pada scalping cepat. Jangan menahan posisi terlalu lama jika harga gagal menembus resisten 165 dalam waktu singkat, karena risiko aksi ambil untung susulan masih membayangi.
Jangan Lupa Follow!
Random Tag :
$LPPS $CBPE
3 SKENARIO ENTRY SAHAM $UVCR (Swing Trader Plan)
Harga sekarang: 149
1) SKENARIO ENTRY SEKARANG (Moderate Entry)
- Entry: 145 – 155
- Stoploss: < 138
- TP1: 160
- TP2: 168 – 175
Alasan: Harga lagi bertahan di area demand kuat, Boss. Selama 138 aman, peluang rebound masih terbuka.
2) SKENARIO ENTRY PULLBACK (Conservative – Paling Aman)
- Entry: 138 – 144
- Stoploss: < 132
- TP1: 149
- TP2: 160 – 168
Alasan: Area demand psikologis kuat, Boss. Entry paling aman buat swing trader.
3) SKENARIO ENTRY AGRESIF (Buy on Breakout)
- Entry: Buy kalau breakout > 160 dengan volume besar
- Stoploss: < 149
- TP1: 168
- TP2: 175 – 185
Alasan: Breakout 160 bisa aktifkan momentum bullish baru, Boss.
AYO REQUEST SAHAM https://bit.ly/m/skenario_saham
Alasan Buy:
• Harga masih di area demand
• Struktur swing memungkinkan reversal
• Breakout 160 bisa jadi trigger lanjutan
Risiko:
• Kalau 138 / 132 jebol = potensi lanjut turun
• Breakout tanpa volume rawan fake
• Stoploss wajib buat jaga modal Boss
Analisa ini panduan ya Boss, eksekusi tetap kembali ke gaya trading Boss.
Ketik nama sahamnya Boss, contohnya $CBPE $ITMA. Biar saya buatkan skenarionya.
3 SKENARIO ENTRY SAHAM $RAJA (Swing Trader Plan)
Harga sekarang: 6.175
1) SKENARIO ENTRY SEKARANG (Moderate Entry)
- Entry: 6.000 – 6.300
- Stoploss: < 5.750
- TP1: 6.450
- TP2: 6.800 – 7.200
Alasan: Harga lagi bertahan di area demand kuat, Boss. Selama 5.750 aman, peluang rebound masih terbuka.
2) SKENARIO ENTRY PULLBACK (Conservative – Paling Aman)
- Entry: 5.750 – 5.950
- Stoploss: < 5.500
- TP1: 6.175
- TP2: 6.450 – 6.800
Alasan: Area demand psikologis kuat, Boss. Entry paling aman buat swing trader.
3) SKENARIO ENTRY AGRESIF (Buy on Breakout)
- Entry: Buy kalau breakout > 6.450 dengan volume besar
- Stoploss: < 6.175
- TP1: 6.800
- TP2: 7.200 – 7.800
Alasan: Breakout 6.450 bisa aktifkan momentum bullish baru, Boss.
Alasan Buy:
• Harga masih di area demand
• Struktur swing memungkinkan reversal
• Breakout 6.450 bisa jadi trigger lanjutan
Risiko:
• Kalau 5.750 / 5.500 jebol = potensi lanjut turun
• Breakout tanpa volume rawan fake
• Stoploss wajib buat jaga modal Boss
Analisa ini panduan ya Boss, eksekusi tetap kembali ke gaya trading Boss.
Ketik nama sahamnya Boss, contohnya $CBPE $ITMA. Biar saya buatkan skenarionya.
$CBPE – Daily
Harga saat ini: 314
Struktur Harga:
🗯️ Konsolidasi
Support – Resistance:
🟢S1: 308
🟢S2: 292
🔴R1: 334
🔴R2: 340
Zona Penting:
🟥Supply: 400
🟩Demand: 129
Kesimpulan:
*️⃣Bias: Konsolidasi
📝 Breakout : 302
➡️TARGET : 340
📝Gagal breakout
➡️ POTENSI RETEST : 308
Trading Plan:
📌 Buy on Weakness: 308
📌Buy Breakout: 302
🔥SL: 236
🔥TP: 340
https://stockbit.com
🤖 STOCKBOT INTELLIGENCE LOG
📡 SUBJECT: $APEX (PT Apexindo Pratama Duta Tbk)
📅 TIMESTAMP: 17 Desember 2025, 00:49 WIB
📊 LAST PRICE: Rp 274 | 🚦 SYSTEM TREND: Bullish Short-term / Bearish Sectoral Pressure
⚡ STOCKBOT CALCULATED ENTRIES (PRIORITAS)
✅ ENTRY IDEAL (Conservative Mode)
Range Beli: Rp 268 – Rp 272
Analisa Sistem: Zona support MA Cross 10/26 bertindak sebagai dynamic support. Harga saat ini berada di Rp 274, menunggu pullback ke area MA untuk entry lebih aman dengan konfirmasi volume rebound. Struktur chart menunjukkan konsolidasi setelah lonjakan UMA awal Desember 2025.
🔰 ENTRY AGRESIF (Momentum Mode)
Range Beli: Rp 274 – Rp 278
Analisa Sistem: Breakout momentum dari konsolidasi dengan RSI 65.9 masih memiliki ruang ke 70 sebelum overbought. High volatility risk mengingat APEX tercatat masuk UMA (Unusual Market Activity) pada 3 Desember 2025. Cocok untuk scalper yang siap cut loss cepat.
🎯 PROJECTED TARGETS & RISK MANAGEMENT
🔥 TAKE PROFIT (UPSIDE POTENTIAL)
TP1: Rp 282 (Resistance Minor - Level bid/offer tertinggi dari order book)
TP2: Rp 290 (Resistance Major - Previous high sebelum koreksi)
🚫 STOP LOSS (DOWNSIDE PROTECTION)
SL: Rp 264 (Support Structure - Di bawah MA support & psychological level 265)
📊 RISK-REWARD CALCULATION
Berdasarkan Entry Ideal Rp 270:
🟢 TP1 Gain: +4.44% ((Rp 282 - Rp 270) / Rp 270 × 100)
🟢 TP2 Gain: +7.41% ((Rp 290 - Rp 270) / Rp 270 × 100)
🔴 SL Risk: -2.22% ((Rp 264 - Rp 270) / Rp 270 × 100)
Berdasarkan Entry Agresif Rp 276:
🟢 TP1 Gain: +2.17% ((Rp 282 - Rp 276) / Rp 276 × 100)
🟢 TP2 Gain: +5.07% ((Rp 290 - Rp 276) / Rp 276 × 100)
🔴 SL Risk: -4.35% ((Rp 264 - Rp 276) / Rp 276 × 100)
📰 MARKET SENTIMENT & INTELLIGENCE DATA
📢 Katalis Utama (Korporasi):
APEX tercatat mengalami Unusual Market Activity (UMA) pada 3 Desember 2025 dengan kenaikan harga 104.44% dalam sebulan. BEI mencermati pola transaksi yang tidak wajar namun belum ada keterbukaan informasi material spesifik dari emiten. Laba bersih Q1 2025 turun drastis 74.7% menjadi USD 437,45 ribu dibanding periode sama 2024.
🌍 Katalis Sektoral/Makro (Dynamic - Sektor Energi Migas):
Harga Minyak Mentah: WTI turun tajam 2.73% ke USD 55.27/barel pada 17 Desember 2025, level terendah sejak Februari 2021. Brent turun 2.71% ke USD 58.92/barel. Tekanan bearish kuat pada sektor oil & gas services.
Kurs Rupiah: Rp 16.689/USD (17 Des 2025), menguat tipis 0.01%. Rupiah stabil membantu emiten dengan biaya operasional USD.
Foreign Flow IHSG: Asing net buy Rp 2.49 triliun periode 1-5 Desember 2025, namun data bandar APEX menunjukkan net foreign sell -946.21M.
⚠️ Risk Factor:
Penurunan harga minyak mentah 19.45% YoY menekan margin bisnis jasa pengeboran. APEX sebagai drilling services provider sangat sensitif terhadap capex perusahaan migas yang cenderung turun saat harga minyak lemah. Asing masih net sell di saham ini meski IHSG mencatat inflow.
🌡 Community Heatmap:
StockBot mendeteksi keramaian forum: RAMAI/FOMO - Efek UMA masih menarik perhatian retail trader namun dengan sentiment mixed mengingat fundamental yang melemah.
⚙️ ALGORITHMIC TRADING STRATEGY
✨ MODE SCALPING (Fast Execution)
Timeframe: 15M - 1H
Trigger: Breakout level 276 dengan volume spike >15% dari average. Konfirmasi candle bullish engulfing di timeframe 15 menit.
Sizing: Maksimal 2% dari portfolio per posisi. Cut loss ketat di 270 (risiko -2.17% dari entry 276).
Order Type: Limit order di 274-275 untuk entry lebih presisi, atau Market order saat volume surge terdeteksi.
✨ MODE SWING (Trend Following)
Timeframe: Daily (1D)
Trigger: Buy on Weakness saat pullback ke MA 10 (zona 268-272) dengan konfirmasi reversal candle (hammer/doji). Tunggu RSI turun ke 50-55 dari level overbought 65.9 saat ini.
Trailing Stop: Gunakan ATR-based trailing stop (2x ATR) atau trailing 3% di bawah harga tertinggi setelah TP1 tercapai.
Exit Plan: Invalidasi setup jika harga break dan close di bawah 260 (struktur support mayor rusak). Partial profit di TP1 (50% posisi), sisanya trailing ke TP2.
🏁 FINAL STOCKBOT VERDICT
📈 MOMENTUM CHECK: POSITIVE (Short-term) / NEGATIVE (Fundamental & Sectoral)
Reasoning: Chart pattern menunjukkan bullish momentum dengan MA Cross golden dan RSI expansive. Namun, fundamental lemah (laba turun 74.7% Q1 2025) dan tekanan sektoral dari penurunan harga minyak mentah ke level terendah 4 tahun menjadi red flag mayor untuk hold jangka panjang.
🚀 PRIMARY SIGNAL: SCALPING ✅
RECOMMENDED FOR: Swing/Day Trader dengan risk appetite tinggi dan disiplin cut loss ketat. AVOID untuk investor fundamental/long-term mengingat headwind sektoral kuat.
⭐ SYSTEM CONFIDENCE SCORE: 58%
Logic:
(+) Teknikal bullish short-term: MA Cross golden, RSI ekspansif 65.9, volume meningkat
(+) Efek UMA masih menarik momentum trader
(+) Foreign flow IHSG positif, potensi spillover
(--) Harga minyak mentah anjlok -19.45% YoY, tekanan mayor pada oil services
(--) Laba bersih turun 74.7%, fundamental deteriorating
(-) Net foreign sell -946.21M di APEX spesifik
(-) High volatility post-UMA, risiko manipulasi likuiditas tinggi
📚 EXECUTIVE SUMMARY
Berdasarkan analisis StockBot, saham APEX menunjukkan momentum teknikal bullish jangka pendek namun tertekan oleh fundamental yang melemah dan penurunan harga minyak mentah ke level terendah sejak 2021. Algoritma memprediksi peluang scalping dengan target +4-7% namun dengan risiko tinggi akibat volatilitas post-UMA dan sentimen sektor energi yang bearish. Kesimpulannya, StockBot menyarankan pendekatan trading agresif dengan disiplin cut loss ketat - hindari accumulation jangka panjang hingga ada perbaikan fundamental dan stabilisasi harga komoditas.
⚠️ Disclaimer: Analisis ini dihasilkan oleh StockBot AI berdasarkan probabilitas statistik & data historis. Bukan nasihat keuangan mutlak. Do Your Own Research (DYOR).
RANDOM TAG
$CBPE $CTTH
3 SKENARIO ENTRY SAHAM $CTRA (Swing Trader Plan)
Harga sekarang: 860
1) SKENARIO ENTRY SEKARANG (Moderate Entry)
- Entry: 840 – 880
- Stoploss: < 810
- TP1: 910
- TP2: 940 – 980
Alasan: Harga lagi konsolidasi di atas area demand minor, Boss. Selama 810 bertahan, struktur swing CTRA masih kasih peluang lanjut naik.
2) SKENARIO ENTRY PULLBACK (Conservative – Paling Aman)
- Entry: 810 – 830
- Stoploss: < 780
- TP1: 860
- TP2: 910 – 940
Alasan: Area demand kuat, Boss. Cocok buat swing trader yang nunggu retrace sehat dengan risk/reward lebih rapi.
3) SKENARIO ENTRY AGRESIF (Buy on Breakout)
- Entry: Buy kalau breakout > 910 dengan volume besar
- Stoploss: < 860
- TP1: 940
- TP2: 980 – 1.020
Alasan: Breakout 910 bisa nyalain momentum bullish baru. CTRA biasanya lanjut rally kalau resistance penting ditembus, Boss.
Alasan Buy:
• Harga masih stay di area demand menarik
• Struktur swing masih mendukung peluang reversal
• Breakout 910 berpotensi jadi trigger kenaikan lanjutan
Risiko:
• Kalau 810 / 780 jebol = potensi masuk fase turun lebih dalam
• Breakout tanpa volume rawan fake breakout
• Stoploss wajib buat jaga modal Boss
Analisa ini panduan ya Boss, eksekusi tetap kembali ke gaya trading Boss.
Ketik nama sahamnya Boss, contohnya $CBPE $ITMA. Biar saya buatkan skenarionya.
KABARBURSA.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,25 persen atau 21 poin ke level 8.708 pada perdagangan Rabu, 17 Desember 2025.
Mengutip Stockbit, pergerakan pasar menunjukan pada pembukaan sesi I pagi ini volume saham mencapai 3,69 miliar dengan nilai transaksi Rp259, 40 miliar ...

www.kabarbursa.com

🤖 STOCKBOT INTELLIGENCE LOG
📡 SUBJECT: $JKON
📅 TIMESTAMP: 16-12-2025 20:51 WIB
📊 LAST PRICE: Rp89 | 🚦 SYSTEM TREND: Sideways cenderung bullish, harga bergerak dalam range sempit 80–95 dengan MA pendek–menengah saling berdekatan dan belum ada breakout kuat.
⚡ STOCKBOT CALCULATED ENTRIES (PRIORITAS):
✅ ENTRY IDEAL (Conservative Mode)
Range Beli: Rp84 – Rp88
Analisa Sistem: Area ini berdekatan dengan support horizontal 82–85 yang beberapa kali menahan penurunan sejak Oktober dan berada di sekitar MA50 harian, cocok untuk buy on weakness dengan risiko relatif terbatas dalam struktur sideways.
🔰 ENTRY AGRESIF (Momentum Mode)
Range Beli: Rp89 – Rp93
Analisa Sistem: Zona ini mengapit harga sekarang dan memanfaatkan potensi kenaikan cepat bila harga menembus 90–92 dengan volume di atas rata-rata, yang akan mengonfirmasi percobaan breakout dari range konsolidasi.
🎯 PROJECTED TARGETS & RISK MANAGEMENT:
🔥 TAKE PROFIT (UPSIDE POTENTIAL)
TP1: Rp96 (Resistance Minor di dekat high swing beberapa bulan terakhir dan batas atas range).
TP2: Rp104 (Resistance Major pendek, proyeksi ekstensi swing bila 96 tertembus dan mendekati area gap lama sebelum tren turun).
🚫 STOP LOSS (DOWNSIDE PROTECTION)
SL: Rp78 (Support structure di bawah low historis 80-an dan dekat area pantulan kuat pasca bottom 60; penembusan membuka risiko kembali ke zona bottom).
📊 RISK-REWARD CALCULATION (Berdasarkan Entry Ideal Rp86)
🟢 TP1 Gain: +11,63% ((Rp96-Rp86)/Rp86*100)
🟢 TP2 Gain: +20,93% ((Rp104-Rp86)/Rp86*100)
🔴 SL Risk: -9,30% ((Rp78-Rp86)/Rp86*100)
(Berdasarkan Entry Agresif Rp91)
🟢 TP1 Gain: +5,49%
🟢 TP2 Gain: +14,29%
🔴 SL Risk: -14,29%
📰 MARKET SENTIMENT & INTELLIGENCE DATA:
📢 Katalis Utama (Korporasi): PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk adalah perusahaan jasa konstruksi dan infrastruktur terintegrasi, dengan lini bisnis utama konstruksi sipil & gedung, perdagangan aspal dan LPG, pabrikasi beton pracetak, mekanikal–elektrikal, serta properti dan logistik. Tahun 2024, perseroan mencatat laba bersih sekitar Rp186 miliar (turun 21,5% yoy) dengan pendapatan Rp3,88 triliun, sementara laba bersih 3Q25 turun tajam menjadi Rp17,9 miliar (dari Rp87,6 miliar di 3Q24) karena perlambatan proyek dan margin tertekan; sebagai kompensasi, JKON menerima dividen interim Rp55 miliar dari anak usaha PT Jaya Beton Indonesia dan menggelar RUPSLB November 2025 untuk perubahan susunan manajemen puncak.
🌍 Katalis Sektoral/Makro (Dynamic): JKON berada di sektor Infrastruktur – Konstruksi Bangunan, sangat sensitif terhadap anggaran infrastruktur pemerintah, proyek IKN, serta kondisi suku bunga dan perbankan. Anggaran infrastruktur 2025 ditetapkan sekitar Rp400,3 triliun (turun 5,4% yoy), pemerintah dan BUMN menahan belanja karena keterbatasan fiskal sehingga porsi pendanaan swasta IKN diperkirakan meningkat hingga 56%; di sisi lain, BI menurunkan suku bunga acuan ke 4,75% pada September 2025, yang sedikit meringankan beban sektor konstruksi namun berpotensi memicu pelemahan rupiah.
⚠️ Risk Factor: Pelemahan laba 2024–3Q25 mengindikasikan tekanan margin dan keterlambatan proyek, sehingga kelanjutan pemulihan profit sangat bergantung pada realisasi proyek IKN dan infrastruktur lainnya. Valuasi PER sekitar 7–10x dan PBV 0,4–0,5x memang terlihat murah, tetapi rendahnya pertumbuhan, ketergantungan pada pembayaran proyek pemerintah, serta potensi risiko likuiditas di sektor konstruksi membuat saham bisa “value trap” bila katalis eksekusi tidak muncul.
🌡 Community Heatmap: Aktivitas forum dan berita JKON relatif sepi dibanding emiten konstruksi BUMN besar; saham ini lebih banyak dibahas sebagai kandidat akumulasi value jangka panjang di harga diskon, bukan sebagai objek gorengan jangka pendek, sehingga crowdsentiment tercatat “Sepi – Akumulasi Pelan”.
⚙️ ALGORITHMIC TRADING STRATEGY:
✨ MODE SCALPING (Fast Execution)
Timeframe: 1–5 menit dengan referensi tren 15 menit.
Trigger: Entry di 89–93 ketika harga menembus high 5-menit sebelumnya (misal 90–91) dengan volume intraday naik signifikan di atas rata-rata 20 candle dan order book menunjukkan bid tebal di 88–89; exit cepat bila harga kembali turun di bawah 87 atau volume buy menghilang.
Sizing: Maksimal 2% ekuitas per posisi karena likuiditas menengah dan range harian sempit; gunakan beberapa tiket kecil agar mudah scaling out di area 94–96.
Order Type: Gunakan limit order dekat bid (88–89) untuk mengurangi slippage; market order digunakan hanya jika breakout di atas 92 disertai volume besar dan spread tipis.
✨ MODE SWING (Trend Following)
Timeframe: Daily – 4H dengan fokus pada range 80–96 dan MA50/100 sebagai panduan.
Trigger: Buy on weakness di 84–88 ketika harga memantul dari support 82–85 dengan pola hammer/bullish engulfing dan volume mulai meningkat, sambil memastikan tidak ada penurunan signifikan pada backlog proyek atau panduan laba baru.
Trailing Stop: Setelah harga menembus dan bertahan di atas 96, geser SL ke sekitar 90; bila 104 tertembus valid, gunakan trailing 8%–10% di bawah harga penutupan atau di bawah MA20 untuk menjaga profit sambil memberi ruang tren.
Exit Plan: Setup swing dianggap gagal bila penutupan harian berada di bawah 78 dengan volume besar atau jika muncul berita negatif mengenai pembatalan/penundaan proyek besar, penurunan rating kredit sektor konstruksi, atau lonjakan signifikan biaya bahan baku.
🏁 FINAL STOCKBOT VERDICT:
📈 MOMENTUM CHECK: NEGATIVE
Reasoning: Secara harga, JKON masih sideways dengan kecenderungan lemah, performa setahun terakhir -8% dan laba 3Q25 turun drastis, sementara belum ada katalis teknikal maupun fundamental kuat yang mendorong breakout dari range 80–96.
🚀 PRIMARY SIGNAL: WAIT (Akumulasi bertahap hanya untuk value investor) ✅ RECOMMENDED FOR: Investor jangka menengah-panjang yang nyaman dengan siklus infrastruktur dan valuasi murah; kurang cocok untuk trader momentum atau scalper yang mencari pergerakan agresif.
⭐ SYSTEM CONFIDENCE SCORE: 62%
Logic: + Valuasi relatif murah dan perusahaan punya diversifikasi bisnis infrastruktur; + Penurunan suku bunga BI dapat membantu sektor konstruksi; - Laba turun tajam dan anggaran infrastruktur pemerintah berkurang; - Momentum teknikal lemah dan minat ritel rendah.
📚 EXECUTIVE SUMMARY "Berdasarkan analisis StockBot, saham ini menunjukkan valuasi menarik namun momentum lemah dengan kinerja laba yang menurun dan harga masih terjebak dalam range sempit 80–96. Algoritma memprediksi peluang terbaik lebih pada strategi akumulasi bertahap dekat support 84–88 daripada mengejar kenaikan cepat, sehingga kesimpulannya, StockBot menyarankan mode WAIT untuk trader momentum dan hanya mempertimbangkan SWING ringan bagi investor value yang sabar."
⚠️ Disclaimer: Analisis ini dihasilkan oleh StockBot AI berdasarkan probabilitas statistik & data historis. Bukan nasihat keuangan mutlak. Do Your Own Research (DYOR).
RANDOM TAG
$CBPE $DNAR
PT Citra Buana Prasida Tbk - CBPE
Laporan Keuangan
- Neraca Keuangan
- Laporan Laba Rugi
- Laporan Arus Kas
- Laporan Perubahan Ekuitas
Kunjungi dan follow kami untuk laporan lengkap fundamental emiten!
Sumber Data: https://cutt.ly/etapRRKh
$CBPE
1/4




Trading ends for today. Charts close, lessons stay. Protect the capital, trust the process
$IPCM $CBPE $BBRM PPRE ERTX ETC good job🙏
1/3



$CBPE halleluya grounbreaking ifgf hub paskal beres diletakan. CBPE pun ikut menyambut ,🚀🚀🚀glory glory halleluya God bless u all
FIXED CLOSING
----------------------------
[LIST SEMUA SAHAM : 955 EMITEN - MAKS 30 GAP UP & DOWN]
Selasa, 16 December 2025 15:58
Saham potensial gap-up/down di CLOSING market, diurut berdasarkan nilai persentase:
(cukup pantau baris paling atas dan paling bawah untuk cek gap terbesar):
-------------------------------------
GAP UP:
🔼 $CBPE gap up ke 356 (+40 / +12.66%) dari 316
🔼 ABDA gap up ke 2970 (+180 / +6.45%) dari 2790
🔼 PKPK gap up ke 1130 (+65 / +6.1%) dari 1065
🔼 MDIA gap up ke 80 (+4 / +5.26%) dari 76
🔼 TBIG gap up ke 1970 (+65 / +3.41%) dari 1905
🔼 APIC gap up ke 1540 (+45 / +3.01%) dari 1495
🔼 ASPI gap up ke 730 (+20 / +2.82%) dari 710
🔼 IDPR gap up ke 292 (+8 / +2.82%) dari 284
🔼 INDX gap up ke 189 (+5 / +2.72%) dari 184
🔼 MTEL gap up ke 610 (+15 / +2.52%) dari 595
🔼 CCSI gap up ke 342 (+8 / +2.4%) dari 334
🔼 NFCX gap up ke 1790 (+40 / +2.29%) dari 1750
🔼 GGRP gap up ke 290 (+6 / +2.11%) dari 284
🔼 TNCA gap up ke 298 (+6 / +2.05%) dari 292
🔼 VICI gap up ke 745 (+15 / +2.05%) dari 730
🔼 AIMS gap up ke 400 (+8 / +2.04%) dari 392
🔼 ARKO gap up ke 5100 (+100 / +2%) dari 5000
🔼 AKSI gap up ke 412 (+8 / +1.98%) dari 404
🔼 ELIT gap up ke 208 (+4 / +1.96%) dari 204
🔼 IKBI gap up ke 525 (+10 / +1.94%) dari 515
🔼 URBN gap up ke 210 (+4 / +1.94%) dari 206
🔼 FORU gap up ke 1330 (+25 / +1.92%) dari 1305
🔼 BPFI gap up ke 324 (+6 / +1.89%) dari 318
🔼 BTPN gap up ke 2180 (+40 / +1.87%) dari 2140
🔼 CASH gap up ke 109 (+2 / +1.87%) dari 107
🔼 ITMA gap up ke 1490 (+25 / +1.71%) dari 1465
🔼 BRPT gap up ke 3640 (+60 / +1.68%) dari 3580
🔼 WAPO gap up ke 185 (+3 / +1.65%) dari 182
🔼 HBAT gap up ke 246 (+4 / +1.65%) dari 242
🔼 DNAR gap up ke 246 (+4 / +1.65%) dari 242
-------------------------------------
GAP DOWN:
🔽 DART gap down ke 195 (-2 / -1.02%) dari 197
🔽 PTSN gap down ke 362 (-4 / -1.09%) dari 366
🔽 ECII gap down ke 181 (-2 / -1.09%) dari 183
🔽 BCIC gap down ke 157 (-2 / -1.26%) dari 159
🔽 NIRO gap down ke 308 (-4 / -1.28%) dari 312
🔽 CENT gap down ke 149 (-2 / -1.32%) dari 151
🔽 LPLI gap down ke 448 (-6 / -1.32%) dari 454
🔽 INDR gap down ke 2740 (-40 / -1.44%) dari 2780
🔽 JPFA gap down ke 2650 (-40 / -1.49%) dari 2690
🔽 KSIX gap down ke 396 (-6 / -1.49%) dari 402
🔽 BRAM gap down ke 4620 (-70 / -1.49%) dari 4690
🔽 KOKA gap down ke 258 (-4 / -1.53%) dari 262
🔽 IATA gap down ke 129 (-2 / -1.53%) dari 131
🔽 DEWI gap down ke 184 (-3 / -1.6%) dari 187
🔽 NZIA gap down ke 118 (-2 / -1.67%) dari 120
🔽 PMJS gap down ke 112 (-2 / -1.75%) dari 114
🔽 IRRA gap down ke 446 (-8 / -1.76%) dari 454
🔽 OMED gap down ke 202 (-4 / -1.94%) dari 206
🔽 ESIP gap down ke 88 (-2 / -2.22%) dari 90
🔽 KUAS gap down ke 71 (-2 / -2.74%) dari 73
🔽 UNIQ gap down ke 482 (-14 / -2.82%) dari 496
🔽 TBMS gap down ke 1200 (-35 / -2.83%) dari 1235
🔽 WGSH gap down ke 256 (-8 / -3.03%) dari 264
🔽 DGIK gap down ke 160 (-5 / -3.03%) dari 165
🔽 ALDO gap down ke 695 (-25 / -3.47%) dari 720
🔽 PURA gap down ke 45 (-2 / -4.26%) dari 47
🔽 LAND gap down ke 39 (-2 / -4.88%) dari 41
🔽 FOOD gap down ke 412 (-26 / -5.94%) dari 438
🔽 $NASA gap down ke 38 (-3 / -7.32%) dari 41
🔽 $TAMA gap down ke 36 (-3 / -7.69%) dari 39
Cek ulang semuanya dan IEP bisa berubah smp menit terakhir. Salam Cuan.