


Volume
Avg volume
PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (βEntitas Indukβ), dahulu didirikan dengan nama PT Batavia Prosperindo Internasional di Jakarta berdasarkan Akta Notaris No. 78 tanggal 12 November 1998 yang dibuat di hadapan Irawan Soerodjo, S.H., Notaris di Jakarta. Akta pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.C-18678.HT.01.01.TH.99 tanggal 10 November 1999 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 65 tanggal 15 Agustus 2000, Tambahan No. 4522. Berdasarkan Pernyataan Keputusan Edaran Pemegang Saham pada tanggal 4 April 2014 yang di... Read More
$PLAN
π
Data: 26 Januari 2026 | π° Last Price: Rp97 π¦ PHASE STATUS: EARLY MARKUP + HIGHβRISK PUMP MODE
Harga baru ditembak dari range sideway panjang 40β60 ke 90βan dengan candle hijau vertikal dan volume melonjak Β±15 juta saham, setelah periode akumulasi senyap berbulanβbulan di dasar.
Struktur ini menunjukkan bandar mengalihkan mode dari silent accumulation ke markup agresif: supply tipis di atas, bid tebal di bawah 90, dan hampir tidak ada retrace intraday berarti mereka belum mulai distribusi serius, fokus mengerek harga dan memancing FOMO ritel.
Flow & psikologi bandarβritel:
Sebelum ledakan, PLAN punya fundamental lemah: 2024 rugi bersih Rp615 juta meski revenue hanya Rp14,5 miliar, EBITDA margin 25% tapi ROE negatif dan net margin sekitar -4%; 2Q25 rugi bahkan melebar Rp4,2 miliar dengan EBITDA negatif.
Artinya markup sekarang hampir murni berbasis trading narrative (hotel kecil, sektor leisure, papan akselerasi) dan bukan lonjakan laba; niat bandar jelas: goreng harga di atas nilai intrinsik, lalu di tahap berikutnya distribusi ke ritel yang terlambat masuk.
Saat ini RSI harian sudah overbought ekstrem (β87), MACD menanjak tajam, dan band atas Bollinger ditembus; ini textbook βmomentum climaxβ di mana greed ritel mulai menguasai, melihat kenaikan hampir 9% hari ini dan YTD return nyaris 100%.
β
β
Namun belum ada label UMA sebelumnya untuk PLAN, baru pada 22 Januari BEI memasukkan saham ini ke dalam pemantauan Unusual Market Activity karena lonjakan harga dan volume tidak wajar; ini warning keras bahwa regulator sudah mengawasi dan volatilitas ke depan bisa sangat liar.
β‘ STRATEGI EKSEKUSI (TACTICAL PLAN)
π‘οΈ PLAN A: KONSERVATIF (Wait & See)
Buy Area: Rp80 - Rp86
Logic: Menunggu pullback ke area demand baru 80β86 yang merupakan bekas resistance breakout sekaligus range konsolidasi pertama setelah tembus 60βan; zona ini memberi buffer jika bandar mulai lakukan shakeβout, dan risiko downside relatif lebih terukur dibanding mengejar di 90βan.
β
β
βοΈ PLAN B: AGRESIF (HAKA/Breakout)
Buy Area: Rp100 - Rp102 (konfirmasi)
Logic: Entry hanya jika esok harga menembus psikologis 100 dan bertahan di atas 100 dengan volume β₯2x rataβrata 20 hari; itu sinyal bandar melanjutkan markup ke target 110β120, bukan sekadar blowβoff top satu hari, dan trade diklasifikasikan sebagai pure momentum scalp, bukan swing.
β
β
π― EXIT STRATEGY (R:R Ratio sekitar 1:1,5 β 1:2 untuk trade, bukan investasi)
π’ TP 1 (Scalp): Rp104
(+7% dari 97) | Supply terdekat di atas angka psikologis 100, area yang secara intraday sering dipakai bandar untuk buang sebagian barang setelah memancing FOMO di angka bulat.
π’ TP 2 (Swing Spekulatif): Rp116
(+19% dari 97) | Resistance proyeksi dari lebar box lama (40β60) yang digeser ke atas, sekaligus target wajar gelombang markup pertama sebelum potensi fase distribusi; butuh pola candle hijau beruntun dan volume tetap tinggi, jika volume mengering sebelum 110, TP agresif ini jangan dikejar.
π΄ STOP LOSS: Rp88
(-9% dari 97) | Level ini berada sedikit di bawah low hari ini dan di atas area demand 80β86; penembusan bersih di bawah 88 mengindikasikan blowβoff top gagal dan bandar mengizinkan markdown tajam ke 80 atau bahkan 70, sehingga posisi momentum wajib ditutup tanpa negosiasi.
β
β
π° NEWS & MACRO CATALYST
π Sektor & Komoditas: Konsumer NonβSiklikal β Hospitality/Hotel.
PLAN hanya mengelola beberapa hotel (Vue Palace Bandung dan satu hotel ekonomis di Kelapa Gading), jadi kinerja lebih tergantung pada tingkat hunian hotel domestik dan daya beli wisatawan, bukan komoditas seperti coal/oil; pemulihan pariwisata dan event MICE di kotaβkota besar memberi tailwind ringan, tetapi skala bisnis PLAN kecil sehingga volatilitas laba tetap tinggi.
π’ Berita Penggerak (Impact Rating):
Status UMA dari BEI (22 Januari 2026)
BEI menetapkan PLAN sebagai saham UMA karena lonjakan harga dan volume yang tidak wajar, dan meminta investor mencermati kembali keterbukaan informasi, rencana bisnis, dan risiko perusahaan.
(IMPACT: NEGATIF SEDANG β menandakan pergerakan sudah masuk radar regulator; bandar biasanya mulai lebih hatiβhati, dan ritel besar cenderung mengurangi posisi.)
Laporan Keuangan 2024 & 2Q25 β Rugi Berlanjut
PLAN membukukan rugi bersih 2024 sekitar Rp615 juta meski revenue naik 17% menjadi Rp14,5 miliar; di 2Q25 kerugian membengkak menjadi Rp4,2 miliar dengan EBITDA negatif; leverage cukup tinggi (liabilitas jangka panjang Β±Rp245,8 miliar vs ekuitas Β±Rp55β59 miliar).
(IMPACT: NEGATIF TINGGI β fundamental rapuh, profit belum stabil, sehingga kenaikan harga sekarang tidak memiliki basis laba yang kuat.)
Kinerja Historis Lemah β ROE & Margin Negatif
Data kinerja historis menunjukkan ROE negatif sekitar -8% dan net margin sekitar -30%, dengan pertumbuhan laba -39,5% dan EPS -46,6% dalam periode terakhir; industri hotel sendiri hanya tumbuh tipis dan margin industri rataβrata jauh di atas PLAN.
β
(IMPACT: NEGATIF TINGGI β saham ini lebih cocok sebagai objek trading spekulatif, bukan investasi berbasis earning power.)
Selain itu belum ada publikasi dividen jumbo, akuisisi strategis, atau corporate action besar lain: selebihnya pergerakan saat ini murni driven oleh flow & teknikal.
βοΈ THE FINAL VERDICT
π SIGNAL: SPECULATIVE BUY (HANYA UNTUK SCALPER PRO) / WAIT UNTUK RITEL KONSERVATIF
π‘ Risk Profile: EXTREME HIGH RISK
β Confidence Score: 68%
π INTELLIGENCE SUMMARY:
[+] Pola silent accumulation panjang di 40β60 yang diikuti ledakan volume dan candle vertikal ke 90βan mengindikasikan bandar benarβbenar mengendalikan supply dan mampu mendorong satu leg markup lagi selama belum ada tanda distribusi massif.
β
β
[+] Market cap kecil, free float cukup, dan status UMA baru membuat saham ini ideal sebagai arena goreng jangka pendek; selama disiplin trading ketat dan entry dekat demand 80β86, potensi R:R masih menarik untuk scalping.
[-] Fundamental lemah (rugi berulang, ROE negatif, leverage tinggi) dan status UMA menjadikan risiko βpump & dumpβ sangat besar; tanpa disiplin SL di bawah 88 serta money management ketat, peluang nyangkut di atas 90βan sangat tinggi jika bandar mulai distribusi.
π
OPENING INSTRUCTION (09:00 WIB):
"Awal sesi, baca orderbook di 92β97: jika bid tebal berlapis di β₯94 dan offer tipis, scalper boleh HAKA kecil dengan SL di 88; bila bid mulai jebol 92 dan volume jual menguat, berhenti trade, mode WAIT total."
β οΈ Disclaimer: Analisis mesin bantu. Keputusan investasi tetap di tangan Anda. π€
$SSTM $BPII
Update porto umur 20 Loss 67Jt
Alhamdulillah pelanβ porto mulai membaik setelah perbaiki mental dan trading plan, tak lupa trimakasih saya kpd Kanda @BahlilLahadalia yg sering memberi wejangan dan ilmu yg sangat bermanfaatπ€
$BPII $LMPI $MPXL

#PSAT selalu di jaga harga nya, avg bandar kurleb 1300, dari segi teknikal akan reversal, fundamental juga lumayan, az cp yb selalu akum dari September. gatau tujuannya apa mungkin bisa di pantau π€
random tag
$NINE $PACK $BPII
π‘ $INET
π
26 Januari 2026 | π° Rp498 | π¦ PHASE: POST-RIGHTS ISSUE MARKDOWN (Koreksi Teknikal + Dilusi Overhang)
ββββββββββββββββββββββββββββββ
β‘ STRATEGI EKSEKUSI (TRADING PLAN)
ββββββββββββββββββββββββββββββ
π‘οΈ PLAN A: KONSERVATIF (HINDARI - Tunggu Clarity Post-Dilusi)
Buy Area: Rp418 - Rp450 (HANYA setelah alokasi RI final diumumkan 26 Jan)
Logic: Support Bottom 1 & 2 di 418-450 adalah zona historis pre-rally rights issue. DENGAN dilusi maksimum 57,14% yang mengancam pemegang saham non-partisipan, valuasi post-dilusi perlu di-rekalkulasi. Tunggu pengumuman alokasi final & jumlah saham beredar baru sebelum entry.
βοΈ PLAN B: AGRESIF (Dead Cat Bounce - EXTREME RISK)
Buy Area: Rp490-498 dengan SL BRUTAL Rp475
Logic: Rebound teknikal probability 30-40% ke 520-530 dalam 1-2 hari setelah koreksi 6% hari ini. Volume 933M massive menunjukkan ada fight antara buyer & seller. TAPI akumulasi -481,18M adalah red flag distribution. Exit SAMA HARI jika profit 4-5%.
β
π― EXIT STRATEGY (R:R Ratio 1:1.5 untuk scalp ONLY)
π’ TP 1 (Scalp ONLY): Rp520-530 (+4.4-6.4%) | Resistance minor MA10
π΄ STOP LOSS: Rp475 (-4.6%) | Breakdown = lanjut ke 450 atau 418
β οΈ WARNING: TIDAK ADA TP2/TP3 - saham ini HIGH RISK sampai clarity dilusi final
ββββββββββββββββββββββββββββββ
π° NEWS & MACRO CATALYST
ββββββββββββββββββββββββββββββ
π Sektor & Komoditas: Telekomunikasi - Infrastruktur Fiber Optik & Submarine Cable | Tidak bergantung komoditas, driven by digital adoption & 5G rollout.
π’ Berita Penggerak (Impact Rating):
RIGHTS ISSUE SELESAI - DILUSI 57,14% MENGANCAM (22 Jan 2026): HMETD trading berakhir 22 Januari 2026 dengan penerbitan 12,78 MILIAR saham baru (rasio 3:4, harga pelaksanaan Rp250). Dana Rp2,8 triliun masuk untuk ekspansi FTTH Bali-Lombok (2 juta pelanggan) dan pelunasan IRU submarine cable Rp215M. PT Abadi Kreasi Unggul (pengendali) bertindak sebagai standby buyer. WARNING: Pemegang saham yang tidak ikut rights issue mengalami DILUSI MAKSIMUM 57,14%. Alokasi final dan jumlah saham beredar baru akan diumumkan 26 Januari 2026. (IMPACT: NEGATIF SANGAT TINGGI - Overhang Dilusi Massive + Uncertainty)
OBLIGASI & SUKUK Rp1 TRILIUN (23-27 Jan 2026): INET menerbitkan Obligasi I dan Sukuk Ijarah I total Rp1 triliun dengan peringkat single A/A Syariah, masa penawaran 22-27 Januari, pencatatan BEI 9 Februari. Dana 100% untuk entitas anak PT Garuda Prima Internetindo membangun jaringan fiber FTTH di Kalimantan Barat. Ini setelah rights issue Rp2,8T = total pendanaan jumbo Rp3,8T dalam 1 bulan. (IMPACT: POSITIF SEDANG - Growth Capital, tapi NEGATIF untuk leverage ratio)
TARGET REVENUE 2X LIPAT 2026 (18 Des 2025): Manajemen proyeksikan pendapatan 2026 tumbuh 2x lipat vs 2025 (ratusan persen YoY), ditopang submarine cable Jakarta-Singapura yang mulai beroperasi Q1/2026 dengan kontribusi penuh Q2/2026. Q3-2025 laba melesat 819% jadi Rp19,37M, revenue +195% jadi Rp68,6M. (IMPACT: POSITIF SANGAT TINGGI - Growth Story Solid)
β
FOREIGN NET BUY SELEKTIF: INET masuk Top 20 foreign net buy pada 15 & 19 Januari dengan 16,7 juta & 10,8 juta lembar. Namun hari ini (26 Jan) akumulasi -481M menunjukkan profit-taking masif. Market-wide foreign sell Rp543M pada 19 Jan. (IMPACT: NETRAL - Mixed Signal)
β
KINERJA Q3-2025 SPEKTAKULER: Laba bersih 9M-2025 Rp19,37M (+819%), pendapatan Rp68,6M (+195%), EBITDA Rp35,35M. Aset naik 2x lipat jadi Rp454,59M. Pendapatan utama dari layanan internet melonjak jadi Rp67,15M. (IMPACT: POSITIF SANGAT TINGGI - Fundamental Turnaround)
β
SUBMARINE CABLE JAKARTA-SINGAPURA Q1/2026: Proyek kabel bawah laut flagship dijadwalkan rampung Q1/2026, mulai monetisasi Q2-Q3/2026. Ini adalah game changer untuk konektivitas regional dan kontribusi revenue utama 2026-2027. (IMPACT: POSITIF TINGGI - Catalyst Jangka Menengah)
β
β
ββββββββββββββββββββββββββββββ
βοΈ THE FINAL VERDICT
ββββββββββββββββββββββββββββββ
π SIGNAL: WAIT / AVOID (untuk konservatif) | EXTREME CAUTION
π‘ Risk Profile: EXTREME HIGH RISK - Dilusi 57% overhang, valuasi post-RI unclear, volatilitas ekstrem
β Confidence Score: 28% (hanya untuk professional gambler dengan SL ketat)
π INTELLIGENCE SUMMARY:
[+] FUNDAMENTAL GROWTH STORY SANGAT BAGUS: Laba Q3-2025 eksplode 819%, revenue +195%. Target 2026 revenue 2x lipat (growth ratusan persen) ditopang submarine cable Jakarta-Singapura yang rampung Q1/2026. Ekspansi FTTH Bali-Lombok dengan target 2 juta pelanggan dan jaringan Kalimantan Barat adalah strategi agresif menangkap digital penetration Indonesia yang baru 27%. Pendanaan jumbo Rp3,8T (RI Rp2,8T + obligasi Rp1T) memberikan war chest untuk eksekusi 2-3 tahun ke depan. EBITDA margin kuat dan cashflow operasional meningkat.
β
[+] SUBMARINE CABLE = MOAT KOMPETITIF: Proyek kabel bawah laut Jakarta-Singapura adalah infrastruktur kritikal dengan entry barrier tinggi (capital intensive, regulasi, geopolitik). Jika berhasil monetisasi penuh Q2-Q3/2026, INET akan punya competitive advantage signifikan sebagai backbone provider. Foreign net buy selektif 15 & 19 Jan menunjukkan institutional interest.
β
[-] DILUSI 57% + VALUASI POST-RI UNCLEAR = DEATH TRAP SAAT INI: Ini adalah RED FLAG TERBESAR. Rights issue 12,78 MILIAR saham baru (dari ~9,5M saham existing = +134% outstanding shares) dengan dilusi maksimum 57,14% untuk non-partisipan. Matematika brutal: Jika jumlah saham beredar naik 134%, dan harga sebelum RI adalah Rp772 (peak 20 Jan), maka fair value post-dilusi seharusnya = Rp772 / 2.34 = Rp330 (asumsi full take-up dengan harga pelaksanaan Rp250). Harga sekarang Rp498 masih 50% di atas valuasi fair post-dilusi. Alokasi final baru diumumkan 26 Jan (hari ini sore) - sebelum itu, market trading blind. Volume 933M dengan akumulasi -481M adalah DISTRIBUTION PHASE textbook. Frequency 44K tinggi = churning retail FOMO vs smart money exit. RSI 48.5 netral tapi MACD 19.80 masih positif menciptakan false sense of security. WARNING BRUTAL: Jangan entry sampai (1) alokasi RI final jelas, (2) jumlah saham beredar baru dipublikasi, (3) valuasi di-rekalkulasi dengan PE/PBV post-dilusi. Harga 498 adalah OVERVALUED jika full dilution terjadi. Target wajar post-RI adalah 350-420, artinya downside risk 16-30% dari harga sekarang. Obligasi Rp1T tambahan meningkatkan D/E ratio dan financial risk. Ini bukan saham untuk retail - hanya untuk institutional yang paham dilution math dan punya akses informasi real-time.
β
π
OPENING INSTRUCTION (09:00 WIB, 27 Januari 2026):
"WAJIB CEK PENGUMUMAN ALOKASI RI SORE INI (26 Jan). Jika full take-up, harga wajar 350-420. Jika under-subscribe <80%, harga bisa rebound 520-550 short-term. Besok pagi: jika gap-down <490, JANGAN tangkap - tunggu 450 atau 418. Jika gap-up >510, ini bull trap untuk exit bandar - HINDARI."
ββββββββββββββββββββββββββββββ
β οΈ DISCLAIMER KERAS: Analisis ini merupakan alat bantu keputusan berbasis data. Saham INET saat ini dalam fase EXTREME HIGH RISK dengan dilusi hingga 57,14% dari rights issue 12,78 miliar saham baru. Alokasi final dan jumlah saham beredar baru akan diumumkan hari ini (26 Jan 2026) sore. Valuasi post-dilusi kemungkinan besar JAUH LEBIH RENDAH dari harga trading saat ini (Rp498). Downside risk 16-30% sangat nyata jika full dilution terjadi. INVESTOR RETAIL SANGAT DISARANKAN MENUNGGU clarity alokasi RI dan re-kalkulasi valuasi sebelum entry. Hanya professional trader dengan manajemen risiko ekstrem dan akses informasi real-time yang boleh spekulasi. Risiko kehilangan modal 30-50% sangat tinggi. Jangan gunakan uang yang tidak sanggup Anda rugikan. Lakukan riset mandiri dan konsultasikan dengan penasihat keuangan berlisensi. π€
$ADMG $BPII
Jakarta, CNBC Indonesia -Β Emiten yang bergerak di bidang keuangan, PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII) resmi menuntaskan proses pengurangan modal melalui penghapusan saham hasil pembelian kembali (buyback). Aksi korporasi ini merupakan tindak lanjut atas persetujuan Rapat Umum Pemegang ...

www.cnbcindonesia.com

$BPII
yang mencari saham sepi..
jangan langsung masuk, masih akumulasi
dilihat dulu brok-sum nya, dilihat juga ada apa dg foreign buy/sell

PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk. - BPII
Laporan Keuangan
- Neraca Keuangan
- Laporan Laba Rugi
- Laporan Arus Kas
- Laporan Perubahan Ekuitas
Kunjungi dan follow kami untuk laporan lengkap fundamental emiten!
Sumber Data: https://cutt.ly/YtaL82uu
$BPII
1/4




STOCKWATCH.IDΒ (JAKARTA) β PT Sweet Greens Indonesia Tbk (SGI), anak perusahaan PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII) mendapat setoran modal dari PT Warga Djaya (WD) sebesar Rp40 miliar pada 17 Desember 2025. Tidak terdapat hubungan afiliasi antara SGI dan WD sehingga transaksi ini bukan...

stockwatch.id