


Volume
Avg volume
PT BFI Finance Indonesia Tbk. atau BFIN bergerak di bidang usaha Pembiayaan Konsumen, Sewa Pembiayaan serta anjak piutang. Per 31 Desember 2018, jaringan BFI meliput: 1 kantor pusat, 228 cabang (termasuk 22 cabang syariah) dan 173 gerai. Perseroan memfokuskan kegiatan bisnisnya pada Pembiayaan Konsumen untuk kendaraan-kendaraan roda empat dan roda dua, serta membiayai alat-alat berat dan non-alat berat melalui Sewa Pembiayaan.
BFIN: Laba Bersih +1% YoY pada 2025, Sedikit di Bawah Ekspektasi
BFI Finance Indonesia ($BFIN) mencatat laba bersih sebesar Rp415 M pada 4Q25 (-8% YoY, +2% QoQ), sehingga laba bersih sepanjang 2025 mencapai Rp1,6 T (+1% YoY) — sedikit di bawah ekspektasi konsensus (96% estimasi). Pre-Provision Operating Profit (PPOP) tumbuh +6% YoY dan +13% YoY masing-masing pada 4Q25 dan 2025, didukung kenaikan Net Interest Income sebesar +10% YoY pada kedua periode tersebut.
Dari sisi portofolio, managed receivables naik +1% QoQ/+9% YoY per Desember 2025, sementara net financing relatif flat QoQ meski masih tumbuh +2% YoY. Kontribusi net financing segmen 2W — yang ingin dikembangkan perseroan — terhadap total portofolio meningkat menjadi 7,9% per Desember 2025 (vs. 7,8% per September 2025 dan 7,0% per Desember 2024).
Kinerja laba bersih yang lebih lemah dibandingkan PPOP disebabkan oleh kenaikan beban provisi neto sebesar +36% YoY pada 4Q25 dan +37% YoY pada 2025, dengan Cost of Credit (CoC) meningkat menjadi 4,7% selama 2025 (vs. 3,9% pada 2024).
[Sumber: Laporan Keuangan]
------
Stockbit Sekuritas

JAKARTA – PT BFI Finance Tbk (BFIN), perusahaan pembiayaan swasta, mencatatkan laba tumbuh 1,1% secara tahunan menjadi Rp1,58 triliun di tengah perubahan tren perilaku dan daya beli masyarakat sepanjang tahun 2025.
Sejalan dengan kinerja laba, pendapatan BFIN juga bertumbuh, bahkan naik 6,5% menja...

www.idnfinancials.com

Emitentrust.com- Struktur kepemilikan saham PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) per akhir Februari 2026, porsi saham beredar di publik atau free float perseroan tercatat sebesar 44,69%, sedikit turun dibandingkan posisi bulan sebelumnya yang mencapai 44,86%.
Berdasarkan laporan bulanan registrasi pe...

emitentrust.com

EmitenNews.com - PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) atau BFI Finance mencatatkan kinerja keuangan yang stabil sepanjang tahun buku 2025. Perusahaan pembiayaan tersebut membukukan total pendapatan sebesar Rp6,7 triliun, meningkat 6,5% dibandingkan tahun 2024.
Dari sisi profitabilitas, laba bersih p...

www.emitennews.com

Emitentrust.com- PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,58 triliun sepanjang tahun 2025 atau meningkat sekitar 1,3% dibandingkan laba bersih tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,56 triliun.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan hingga 31 Desember 2025, kinerja tersebut...

emitentrust.com

$BFIN
Halo rekan-rekan investor! Mari kita bedah laporan keuangan tahunan BFI Finance Indonesia Tbk (Kode Saham: BFIN) untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2025. Sebagai mentor saham kalian, saya melihat beberapa poin krusial mengenai fundamental BFIN yang wajib kalian perhatikan sebelum menyusun strategi investasi.
**1. Pertumbuhan Pendapatan dan Laba yang Solid**
Kinerja bisnis inti (top-line) BFIN menunjukkan hasil yang menggembirakan. Pendapatan utama dari sewa pembiayaan naik menjadi Rp3,57 triliun dari Rp3,36 triliun di tahun 2024. Pendapatan dari pembiayaan konsumen juga bertumbuh, dari Rp1,66 triliun menjadi Rp1,78 triliun. Kinerja ini berhasil mendorong Laba Tahun Berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik menjadi Rp1,58 triliun dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp1,56 triliun. Meskipun ada sedikit penurunan tipis pada Laba Per Saham (EPS) ke angka Rp103 dari sebelumnya Rp104, secara keseluruhan profitabilitas perusahaan tetap tangguh.
**2. Neraca Keuangan (Balance Sheet) yang Semakin Sehat**
Total Aset BFIN tumbuh menembus Rp25,47 triliun dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp25,11 triliun. Hebatnya, pertumbuhan aset ini diiringi dengan efisiensi liabilitas; Total Liabilitas turun perlahan menjadi Rp14,81 triliun dari Rp14,93 triliun di tahun lalu. Di sisi lain, Ekuitas perseroan menebal menjadi Rp10,65 triliun dari Rp10,18 triliun. Ini membuktikan bahwa manajemen BFIN sangat disiplin mengelola struktur modal dan membiayai pertumbuhan asetnya tanpa harus menambah tumpukan utang.
**3. Katalis Positif: Kekuatan Kas dan Dividen**
Kabar sangat baik bagi kalian para *dividend hunter*! Arus kas bersih dari aktivitas operasi BFIN melonjak drastis menjadi Rp1,41 triliun, jauh lebih kuat dibandingkan tahun 2024 yang hanya sebesar Rp489 miliar. Kekuatan likuiditas ini terwujud pada komitmen perusahaan membagikan dividen kas sebesar Rp1,00 triliun sepanjang 2025, naik signifikan dari dividen tahun lalu yang bernilai Rp827 miliar.
**4. Risiko yang Harus Dipantau: Pencadangan Piutang**
Sebagai investor, kita harus objektif melihat risiko (bear case). Perhatikan adanya lonjakan beban pembentukan penyisihan kerugian penurunan nilai yang membengkak menjadi Rp1,09 triliun, naik dari Rp850 miliar pada tahun sebelumnya. Ini adalah indikator bahwa manajemen memperkirakan adanya peningkatan risiko kredit atau potensi kredit macet di lapangan. Walau begitu, kalian tidak perlu terlalu panik karena PT Fitch Ratings Indonesia baru saja mengafirmasi peringkat nasional jangka panjang BFIN di level "AA-(idn)" dengan *outlook* stabil per 24 Februari 2025, yang menegaskan bahwa ekspektasi tingkat risiko gagal bayar perseroan masih sangat rendah.
**Arahan Mentor:**
Secara fundamental, BFIN membuktikan kualitasnya sebagai salah satu jawara di sektor *multifinance*. Bagi kalian yang memiliki profil investasi jangka menengah hingga panjang, khususnya yang mencari *passive income* dari dividen rutin, saham BFIN masih sangat layak untuk diakumulasi atau di-*hold*. Namun, tetap amati laporan kualitas piutang mereka (tingkat NPL) pada rilis kuartal berikutnya guna memastikan risiko kerugian piutang bisa terus ditekan oleh manajemen.
Tetap disiplin dengan *money management* dan *happy investing*!
https://cutt.ly/dtRSdwgJ
IDXChannel - PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) mencatatkan laba bersih Rp1,58 triliun atau naik 1 persen sepanjang 2025.
Laba tersebut ditopang oleh pembiayaan baru sebesar Rp21,9 triliun, atau tumbuh 9,3 persen dibandingkan capaian tahun sebelumnya.
Sejalan dengan itu, pendapatan perseroan mencap...

www.idxchannel.com
$BFIN
Buy 735-755
TP1 790-800 (RRR 1:2.2)
TP2 810-820 (RRR 1:3.0)
Stop Loss if Close : <715
yang menarik lainnya untuk hari ini $KIJA $WINS
Komen dibawah untuk bocoran.

ANALISA SAHAM $BNII
Harga Sekarang: Rp 208
Zona Area Beli Aman:
Rp 196 – 204
• Area support kuat, cocok untuk entry aman jika harga pullback ke zona ini, Boss
Zona Stoploss:
< Rp 188
• Jika turun di bawah level ini, struktur swing melemah dan rawan koreksi lebih dalam, Boss
Jika naik & breakout:
> Rp 215 → ENTRY LANJUTAN (tambah posisi)
• Breakout 215 berpotensi memicu momentum bullish lanjutan, Boss
Target Profit:
• TP1 = Rp 232
• TP2 = Rp 250 – 265
Keterangan Tambahan:
• Selama harga bertahan di atas 196, peluang swing bullish tetap terjaga, Boss
• BNII saham sektor perbankan yang biasanya bergerak mengikuti sentimen sektor bank dan arus dana institusi
• Breakout valid jika disertai volume meningkat
Analisa saya boleh bantu, tapi keputusan tetap milik Boss.
Nyangkut disaham apa Boss? Sini aku bantu $SGER $BFIN
$BFIN https://cutt.ly/ytEDpYBQ
$BFIN https://cutt.ly/qtEDos2z