


Volume
Avg volume
PT Estika Tata Tiara Tbk, didirikan pada tahun 2001, adalah produsen makanan olahan terintegrasi khususnya produk daging dan unggas yang aktivitasnya mencakup pemotongan, pengepakan, pengalengan, pengasapan, serta cold storage dan distribusi. Perseroan kini memfokuskan diri pada pemulihan operasional melalui restrukturisasi utang, modernisasi fasilitas produksi, dan penguatan rantai nilai agribisnis, yang dijalankan bersama entitas anak yang menangani cold storage, logistik, dan jasa konsultasi manajemen untuk memastikan kelancaran pasokan dan peningkatan efisiensi.
$BEEF perasaan gw selalu jaga lisan di stream ini punya kok bisa ikutan jd tumbal si edi ya ampun bang edi gw g ikutan $CDIA $BUMI
Saking udah sering turun di $BEEF, sampe ngga bisa bedain sekarang turun lagi karena pengendalinya jualan atau IHSG drop wkwkwk
$BBKP
📅 Timestamp: 28 Januari 2026, 01:26 WIB | 💰 Last Price: Rp81
🚦 PHASE STATUS: SILENT ACCUMULATION DENGAN RISIKO – SIDEWAYS PASCA TURNAROUND AWAL
⚡ STRATEGI EKSEKUSI (TACTICAL PLAN)
Secara teknikal, BBKP sedang terkurung dalam rectangle/box konsolidasi ketat antara 75–90 selama beberapa minggu, volume turun drastis dibanding saat rally sebelumnya dari 50‑an ke 90‑an, dan setiap sentuhan resistance 85–90 langsung ditolak turun. Broker summary harian yang Anda kirim menunjukkan status small/normal distribusi di top 3–5, namun masih ada akumulasi kecil di top 1 (netral), artinya: sebagian besar broker lagi "tahan barang" dan tunggu breakout, tapi ada juga yang mulai buang pelan‑pelan karena impatient.
Di sisi fundamental, BBKP (dulu Bank Bukopin, rebranding jadi Bank KB Indonesia 2025) baru keluar dari fase problem bank dengan NPL gross masih 10,7%, laba 9M25 Rp288 miliar (jauh lebih baik dari rugi Rp2,6 triliun 9M24), tapi ROE cuma 3,49%, ROA 0,32%, dan leverage ekstrem: Debt/Equity 9,81. Manajemen menargetkan masuk top 10 bank Indonesia dan menurunkan NPL secara bertahap sambil fokus ekspansi kredit sindikasi besar, tapi ini cerita jangka menengah‑panjang, bukan katalis cepat. Dengan PER 43,87x dan PBV 1,53x di harga 81, valuasi sudah mengantisipasi turnaround penuh, sehingga margin of safety tipis jika ada hiccup eksekusi.
🛡️ PLAN A: KONSERVATIF (Best Entry)
Buy Area: Rp75 – Rp78
The Logic:
75 adalah bottom rectangle yang sudah diuji 2–3 kali dalam beberapa minggu dan selalu bertahan dengan volume bid yang mulai tebal; ini juga area di mana smart money terlihat nampung ketika ritel panik atau bosan sideways.
Secara valuasi, di harga 75 PBV turun ke sekitar 1,4x dan PER ke 40‑an; masih mahal untuk bank biasa, tapi wajar jika market percaya NPL akan turun ke single digit dalam 1–2 tahun dan ROE naik ke 8–10%.
Konservatif berarti: tunggu harga ngetes lagi 75–78 dengan volume jual mengecil, RSI harian turun ke 40‑an, dan tape menunjukkan bid 75 dijaga ketat. Kalau 74 ditembus dengan volume besar, berarti cerita turnaround mulai diragukan pasar dan lebih aman observasi dari pinggir.
⚔️ PLAN B: AGRESIF (Momentum/Breakout)
Buy Area (Trigger): Rp88
The Logic:
88–90 adalah upper rectangle yang sudah beberapa kali ditolak; penembusan 88 dengan volume minimal 2x rata‑rata 20 hari (>400–500 juta saham) akan mengkonfirmasi breakout rectangle dan membuka ruang menuju target teknikal 100–105 (proyeksi tinggi kotak).
Skenario agresif:
Haka ketika offer 85–88 habis dimakan cepat tanpa sell wall besar muncul lagi,
Bid naik berlapis 82–86, menandakan ada kumpulan dana siap dorong lanjut,
Idealnya disertai katalis berita (pengumuman NPL turun, realisasi project financing besar, atau capex dari induk KB Financial Korea).
Plan ini high risk–high reward; jika setelah tembus 88 harga balik turun lagi close di bawah 84 dalam 1–2 hari, treat sebagai false break dan keluar cepat tanpa debat.
🎯 EXIT STRATEGY (Risk/Reward Ratio: ±1:2)
Asumsi entry konservatif rata-rata Rp77.
🟢 TP 1 (Scalp/Fast Trade): Rp86 – Rp88 (+12–14%)
Reason: Upper rectangle dan area supply minor; wajar untuk buang sebagian lot dan kurangi risiko, terutama jika breakout belum dikonfirmasi volume besar.
🟢 TP 2 (Swing/Jackpot): Rp100 – Rp105 (+30–36%)
Reason: Target teknikal breakout rectangle (tinggi kotak ~15 poin + breakpoint 88 = ~103), sekaligus level psikologis "tiga digit" yang sering jadi magnet harga setelah consolidasi panjang; jika cerita turnaround dikonfirmasi dengan NPL turun dan kredit tumbuh, bandar punya alasan mark‑up ke sana.
🔴 STOP LOSS (Hard Limit): Rp72 (sekitar −6,5% dari 77)
Note: 72 berada di bawah low rectangle 75 dan juga zona di mana bid support mulai tipis; jebol 72 dengan volume jual tinggi berarti rectangle breakdown dan risiko penurunan lanjut ke 65–68 (area base sebelum rally pertama) sangat besar, menandakan cerita turnaround kehilangan momentum.
📰 NEWS & MACRO CONTEXT (THE CATALYST)
🌍 Sektor & Komoditas:
BBKP adalah bank komersial menengah yang baru selesai fase restructuring besar‑besaran; sektor perbankan Indonesia saat ini diuntungkan NIM stabil dan suku bunga mulai turun, tapi bank dengan legacy NPL tinggi seperti BBKP tetap harus ekstra hati‑hati dalam ekspansi kredit.
Rebranding jadi "Bank KB Indonesia" (KB Financial Group Korea sebagai induk) memberikan akses teknologi, modal potensial, dan kredibilitas lebih baik, tapi eksekusi di lapangan masih dalam tahap pembuktian.
📢 Key Drivers (Pemicu Utama):
Turnaround dari Rugi Masif ke Laba Positif (9M25 +Rp288 miliar vs 9M24 –Rp2,6 triliun):
Perubahan dramatis ini menunjukkan restructuring mulai berhasil; cost/income ratio membaik, provisi turun, dan bank bisa kembali melakukan bisnis normal seperti sindikasi proyek infrastruktur besar, tapi margin masih tipis (ROE 3,49%) dan butuh beberapa kuartal lagi untuk mencapai profitabilitas sustain. (IMPACT: POSITIF fundamental, tapi belum powerful)
NPL Masih Tinggi 10,7% – Proses "Detoksifikasi" Berlangsung:
Manajemen mengakui NPL warisan lama masih jadi beban besar dan target penurunan bertahap melalui negosiasi, legal, penjualan bulk asset, dan penguatan tim special asset; jika NPL berhasil turun ke single digit dalam 2026, market bisa re‑rate valuasi lebih agresif. (IMPACT: MIXED – positif jika berhasil, tapi risiko besar jika gagal atau ada tambahan kredit macet baru)
Target Masuk Top 10 Bank Indonesia & Potensi Suntikan Modal dari Induk:
CEO menyatakan ambisi jangka menengah masuk 10 besar bank nasional, dengan kemungkinan capex dari KB Financial Group Korea; jika realisasi, ini game‑changer karena modal tebal bisa akselerasi pertumbuhan kredit dan reputasi. (IMPACT: POSITIF sentimen kuat, tapi masih cerita, belum eksekusi riil)
Leverage Ekstrem (Debt/Equity 9,81, Debt/EBITDA –1619x karena EBITDA negatif):
Struktur neraca bank memang unik, tapi rasio ini menunjukkan beban utang sangat berat relatif terhadap ekuitas; jika terjadi shock ekonomi atau kenaikan default rate, bank bisa kembali tertekan. (IMPACT: NEGATIF risiko finansial tinggi)
Minim Katalis Korporasi Jangka Pendek:
Selain berita turnaround dan wawancara manajemen, belum ada pengumuman konkret seperti akuisisi, merger, atau kontrak sindikasi besar yang sudah signed; pergerakan harga beberapa minggu ini lebih didikte oleh teknikal rectangle dan spekulasi cerita panjang. (IMPACT: NEUTRAL – membuka ruang bandar main teknikal)
⚖️ THE FINAL VERDICT
🚀 SIGNAL: WAIT & SEE – BUY ONLY AT EXTREME LOW, BUKAN DI TENGAH BOX
🌡️ Risk Profile: High Risk (turnaround play, NPL tinggi, leverage berat)
⭐ Confidence Score: 74%
📝 INTELLIGENCE SUMMARY
[+] Bullish Factor:
Fundamental sudah berbalik dari rugi masif ke laba positif, menandakan fase worst‑case sudah lewat; jika tren perbaikan berlanjut (NPL turun, kredit tumbuh), ada ruang besar untuk re‑rating valuasi karena PBV 1,5x masih wajar untuk bank yang tumbuh sehat.
Story turnaround + backing KB Financial Korea + ambisi top 10 bank menciptakan narasi jangka menengah yang menarik institusi pencari "hidden gem" sektor finansial.
[+] Bullish Factor (Tambahan):
Pola rectangle dengan volume mengecil menunjukkan konsolidasi klasik sebelum breakout; jika support 75 bertahan dan kemudian tembus 88, potensi markup ke 100–105 sangat terbuka.
[-] Bearish Risk:
NPL 10,7% adalah red flag terbesar; bank dengan NPL dua digit sangat rentan terhadap siklus ekonomi dan jika proses detoksifikasi gagal atau terlalu lama, valuasi bisa di‑de‑rate balik ke PBV <1x.
Leverage ekstrem (Debt/Equity ~10x) membuat struktur modal rapuh; setiap guncangan makro (kenaikan suku bunga, resesi, default korporat besar) bisa mengancam stabilitas dan memaksa capex darurat atau right issue.
Rectangle sideways dengan distribusi kecil menandakan smart money belum yakin penuh; mereka tunggu konfirmasi breakout atau justru siap buang jika breakdown 75, menandakan cerita turnaround belum cukup kuat untuk dorong harga lebih tinggi sekarang.
🌅 OPENING INSTRUCTION (09:00 WIB):
"Jangan haka BBKP di tengah box 80–85; tunggu kalau ada test ulang ke 75–78 dengan bid tebal dan volume jual kering, baru cicil kecil dan siap cabut tegas kalau 72 jebol."
⚠️ Disclaimer: Ini adalah hasil bedah data dan pola pergerakan pasar, bukan ajakan membeli maupun menjual. Keputusan trading sepenuhnya tanggung jawab masing‑masing trader.
$AIMS $BEEF