Volume
Avg volume
PT Bank Central Asia Tbk. atau BBCA dalam bidang usaha bank umum. Anak perusahaan diantaranya: PT BCA Finance (Pembiayaan Konsumen, Sewa Guna Usaha dan Anjak Piutang), BCA Finance Limited (Money Lending- Jasa Pengiriman Uang), PT Bank BCA Syariah (Perbankan Syariah), PT BCA Sekuritas (Penjamin Emisi Efek dan Pialang Perdagangan Saham), dan PT Asuransi Umum BCA (Asuransi Umum atau Asuransi Kerugian).Pada 2017 BCA mendirikan PT Central Capital Ventura (CCV) guna mengikuti inovasi layanan keuangan berbasis digital. Produk dan layanan Perseroan yaitu: produk simpanan, layanan transaksi perbankan, perbankan elektronik, layanan cash m... Read More
$IHSG kalo gak cutlos hari kamis kemarin, mungkin hari ini akan lebih besar kerugian porto. tetap bersyukur walau loss 5% dr porto. syukuri profit banyak di bulan2 kemarin. kira rehat sejenak sambil berbela sungkawa atas tragedi di akhir agustus ini. happy weekend guys. $BBRI $BBCA
orang² di steam ga pelit ya, ntar kalau beneren gua lepas, ntah rame ga yang mau 🤣, lg mau buat swing trader juga....
biar harga = jasa imbang
$BBCA $IHSG $ASII
ocbc singapura dpr nya 60% tahun ini, akankah $NISP ikut induk nya di singapura bagi 60% juga?
kalau 60% dpr nya harga sekarang sudah hampir 10% untuk dividend yield nya
$BBCA $BNGA
buset dah, kok ada ya org begini, kata-kata, "akankah", secara diksi aja itu kalau jadi satu kalimat yg berkonotasi sesuatu artinya adalah anda memberikan kesempatan untuk sesuatu itu mungkin terjadi, bayangkan kalau 10000 orang nulis stream kayak anda dengan konotasi yg kurang lebih sama, "akankah krisis 98 part 2 terjadi", semakin banyak yg terpengaruh efek dominonya bener-bener kejadian, mendingan ngomong yang baik-baik aja brooo, situ kayak yakin banget survive kalau emg beneran kejadian, orang begini mendingan streamnya di mute kalau bisa blokir
$IHSG $BBCA $BBRI
Saat IHSG jeblok yang disebut-sebut karena demonstrasi, ada dua karakter investor ritel.
Pertama, investor ritel yang memburu saham-saham yang lagi turun dalam. Di sini, ada yang sudah punya watchlist inceran dan ada juga yang asal borong karena sudah turun dalem terutama saham yang booming
Kedua, investor ritel yang menjaga cash-nya karena khawatir pasar saham masih bisa turun lagi ke depannya. Seringnya, mereka dianggap tidak memanfaatkan peluang, tapi mereka cukup berhati-hati untuk menangkap momentum terbesar.
Lalu, apakah IHSG akan meroket di hari Senin? tidak ada yang bisa memprediksi pasti. Daripada fokus meramal IHSG rebound di Senin, lebih baik fokus apa saham yang murah dan bisa dicicil setiap ada penurunan dengan kondisi fundamental bagus.
Kami membongkar rahasia saham-saham jangka menengah pilihan Mikirduit di sini: https://cutt.ly/KrLeQrDp
$BBCA $NCKL $ADRO
Malam semuanya.
Mari kita bersyukur atas semua rezeki yang telah kita terima hari ini. Atas setiap napas, kesehatan, dan kesempatan yang ada. Semoga kita selalu menjadi pribadi yang pandai bersyukur, dan semoga rezeki ini menjadi berkah bagi kita dan orang-orang di sekitar kita.
Mari kita juga bersama-sama mendoakan Indonesia agar selalu dilimpahi keberkahan dan kedamaian. Semoga bangsa kita terus bersatu dan makmur. Selain itu, kita doakan agar market tetap stabil dan tidak mengalami penurunan. Semoga investasi dan kerja keras kita semua membuahkan hasil yang positif, jauh dari kerugian.
Selamat menikmati akhir pekan, semoga waktu istirahat ini dipenuhi dengan kebahagiaan bersama keluarga dan orang-orang terkasih. Dan yang tak kalah penting, Happy Cuan! Semoga rezeki terus mengalir dan keberuntungan selalu menyertai kita semua.
$PSAB $WIRG $BBCA
nitip disinii, mau AVG down sayanggg modalnya gede jd dipake buat beli $ADRO ajaa seenggaknya deviden nya lumayann wkwk
$BBCA
SHARING HARI INI - Pasar Saham Pekan Ini: IHSG Goyang, Rupiah Melemah, Apa Artinya?
Pekan ini pasar saham Indonesia kembali mengalami tekanan yang cukup signifikan. IHSG tertekan hingga turun 1,5–2,3% ke kisaran 7.770–7.830, level yang membuat banyak investor bertanya-tanya. Tidak hanya IHSG, Rupiah juga ikut melemah mendekati Rp16.500 per USD. Kondisi ini membuat sebagian pelaku pasar khawatir apakah ini awal tren buruk atau hanya koreksi sementara.
Jika kita telusuri lebih dalam, penyebab utama koreksi bukan berasal dari fundamental ekonomi. Faktor yang lebih dominan justru datang dari sentimen politik dan aksi demonstrasi yang mencuat di beberapa daerah. Investor, baik lokal maupun asing, cenderung mengambil langkah wait and see. Akibatnya, tekanan jual meningkat dan harga-harga saham ikut terkoreksi.
Namun, bukan berarti kondisi ini sepenuhnya negatif. Bank Indonesia bergerak cepat dengan menyatakan siap melakukan intervensi valuta asing dan membeli obligasi pemerintah. Langkah ini penting untuk meredam kepanikan sekaligus menjaga kepercayaan pasar. Artinya, stabilitas masih dalam kendali meski pasar sempat bergejolak.
Dari sisi global, sebenarnya ada angin segar yang bisa menjadi katalis positif. Inflasi di Amerika Serikat (PCE) masih stabil di level 2,6% YoY, sesuai ekspektasi pasar. Hal ini membuka peluang pemangkasan suku bunga The Fed bulan depan. Jika benar terjadi, likuiditas global berpotensi lebih longgar dan bisa mengalir ke emerging market, termasuk Indonesia.
Secara teknikal, IHSG masih bertahan di area support psikologis 7.700–7.800. Selama area ini tidak ditembus, peluang rebound tetap terbuka. Koreksi yang terjadi lebih menyerupai konsolidasi setelah reli sebelumnya. Jadi, ini belum bisa disebut sinyal krisis atau tren bearish jangka panjang.
Bagi investor jangka menengah hingga panjang, kondisi seperti ini justru sering dipandang sebagai peluang. Harga saham yang terkoreksi membuka kesempatan untuk akumulasi di level lebih murah. Sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan healthcare bisa menjadi pilihan menarik. Selain itu, saham big cap dengan fundamental kuat juga tetap layak dipertimbangkan.
Kesimpulannya, pasar pekan ini memang goyang karena faktor politik, tapi fundamental Indonesia tetap kuat. Rupiah memang sempat melemah, namun Bank Indonesia sigap menjaga stabilitas. Secara global, sentimen masih cenderung positif seiring peluang penurunan suku bunga AS. Untuk investor ritel, kuncinya adalah jangan panik, tetap disiplin, dan manfaatkan koreksi sebagai peluang jangka panjang.
Bagi kamu yang ingin terus mengikuti update analisa pasar dengan bahasa ringan dan santai, jangan lupa untuk follow akun ini. Secara rutin membagikan insight seputar saham, strategi sederhana, hingga mindset agar tetap tenang di tengah fluktuasi pasar. Kalau ingin lebih terukur dalam memilih saham, kamu juga bisa cek screener yang tersedia di profil. Semua dibuat agar investasi terasa lebih santai tapi tetap terarah.
$BBCA $BMRI $BRIS
Berdasarkan analisis laporan keuangan ANTAM untuk periode enam bulan pertama tahun 2025 (1H25), kinerja perusahaan menunjukkan pertumbuhan yang sangat positif dan solid. Berikut adalah poin-poin penting yang menunjukkan kondisi keuangan ANTAM yang baik:
Kinerja Keuangan
* Peningkatan Laba Signifikan: Laba periode berjalan ANTAM melonjak 240%, mencapai Rp5,14 triliun pada 1H25 dibandingkan Rp1,51 triliun pada 1H24.
* Pendapatan Kuat: Penjualan bersih perusahaan tumbuh 155% menjadi Rp59,02 triliun pada 1H25 dari Rp23,19 triliun pada 1H24.
* Pertumbuhan EBITDA: Laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) meningkat 194% menjadi Rp7,11 triliun, dibandingkan Rp2,42 triliun pada 1H24.
* Laba Usaha Melonjak: Laba usaha mengalami lonjakan luar biasa sebesar 1.053%, mencapai Rp6,14 triliun dari Rp532,33 miliar pada 1H24.
* Laba Kotor Meningkat Drastis: Laba kotor naik 311% menjadi Rp8,24 triliun dari Rp2 triliun pada 1H24.
Penjualan dan Operasional
* Emas dan Nikel sebagai Pendorong Utama: Pertumbuhan laba didorong oleh kinerja komoditas emas dan nikel.
* Penjualan Emas Dominan: Emas menjadi kontributor penjualan terbesar, menyumbang 84% dari total penjualan ANTAM pada 1H25 dengan nilai Rp49,54 triliun. Penjualan emas ini naik 163% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Volume penjualan emas juga meningkat 84%.
* Pertumbuhan Segmen Nikel: Segmen nikel (feronikel dan bijih nikel) berkontribusi 13% dari total penjualan, dengan nilai penjualan sebesar Rp7,87 triliun, naik 125% dari 1H24. Penjualan bijih nikel mencapai rekor triwulanan tertinggi dalam sejarah perusahaan.
* Penjualan Domestik Kuat: Penjualan domestik menyumbang 97% dari total penjualan bersih ANTAM, menunjukkan keberhasilan strategi perusahaan untuk memperkuat basis pelanggan di dalam negeri.
Posisi Keuangan dan Likuiditas
* Peningkatan Aset dan Ekuitas: Total aset ANTAM naik 23% menjadi Rp48,38 triliun dari Rp39,18 triliun pada 1H24. Nilai ekuitas juga meningkat 14% menjadi Rp33,71 triliun dari Rp29,69 triliun.
* Arus Kas Positif: Arus kas bersih dari aktivitas operasi meningkat 277% menjadi Rp2,29 triliun, yang memperkuat struktur keuangan perusahaan.
* Kas dan Setara Kas Meningkat: Saldo kas dan setara kas tumbuh 20% menjadi Rp10,51 triliun pada akhir 1H25, menunjukkan likuiditas yang solid dan manajemen kas yang efektif.
Strategi dan Prospek
* Diversifikasi dan Efisiensi: Keberhasilan ANTAM pada paruh pertama 2025 disebabkan oleh strategi diversifikasi yang adaptif, disiplin biaya, dan efisiensi operasional.
* Proyek Hilirisasi: Perusahaan berkomitmen untuk memperkuat hilirisasi mineral nasional, termasuk proyek pengembangan fasilitas manufaktur logam mulia dan Proyek Kerjasama Pengembangan Ekosistem Baterai Kendaraan Listrik (EV Battery).
Secara keseluruhan, laporan keuangan ANTAM per 30 Juni 2025 menunjukkan kondisi yang sangat baik. Perusahaan berhasil mencatatkan pertumbuhan laba, penjualan, dan metrik keuangan lainnya yang signifikan, didukung oleh permintaan kuat terhadap komoditas utama mereka (emas dan nikel) di pasar domestik.
Posisi keuangan yang solid dan strategi bisnis yang jelas untuk hilirisasi mineral menunjukkan prospek yang positif ke depannya.
$BBCA $BBRI $ANTM
Malam semua..
Terkadang banyak hal menarik dalam bursa saham yang belum kita ketahui jawaban nya.
Terkadang ada juga teka teki yang belum mampu kita pecahkan.
Besok, kami akan mengadakan zoom untuk teman teman yang masih penasaran atau ingin bertanya hal hal yang luar biasa tentang market saham.
Kalau kamu penasaran, kami siapkan online webinar untuk kamu semua, FREE 🥳
Dengan mengangkat tema “Anda Bertanya, Ed Menjawab”
📅 Sabtu, 30 Agustus 2025
🕚 10.00 - 13.00
Materi akan dibawakan oleh https://stockbit.com/u/GordonGeckoleon yang sudah sering menulis tentang konglomerasi di dunia saham.
Registrasi webinar silahkan isi formulir pendaftaran di https://cutt.ly/0rLwiQ4B
Link zoom nanti akan diberikan di telegram @socialtradevip ya
Silahkan juga tanya ke telegram @alifnakyuko jika ada hal yang ingin ditanyakan.
See you on stage 🫡
random tag:
$PSAB $BBCA $HUMI
SURVIVAL FIRST (protect your capital) vs GROWTH (mimpi / realisasi proyek bagger)
Bukan soal Rusuh (nggak rusuh) vs Saham (atau deposito atau emas atau whatever )
Dalam konteks kita (para pencari cuan) di pasar saham,
Ini mengenai KATALIS Bullish vs Bearish
1 MOMENTUM TREND MARK-UP IHSG ? Sudah...
puncaknya memang bukan satu hari menjelang 17Agustus saat IHSG colek-colek angka 8000 (ABS = asal bapak senang), melainkan berupa momentum rentang waktu paruh ke-2 bulan Agustus . Bukan titik puncak, melainkan berupa dataran tinggi IHSG 79XX up to 80XX .
Momentum mark-up saham-per-saham ?
Bisa dibilang sudah di-ujung senja.
Kalau Anda sudah cukup lama di market, maka Anda mestinya sudah bisa ‘merasakan’ bilamana saat momentum mark-up (bullish) market, maka semua saham relatif bangun/ dibangunkan, dimulai dari lapis pertama (bluechips dan konglo stocks), lapis ke-2 dan bila saham 3rd 4th liner seperti CPRO BSBK BTEK gitu2lah ‘tahu2’ ada story-nya juga.
2 Bagaimana dengan TEKNIKAL ?
Prinsip sederhana :
Bila indeks atau harga saham sudah relatif di atas/ pucuk, lalu open gap-down dan candle merah … ya artinya sudah nggak ada tenaga (money-inflow) , uptrend-nya selesai… entah sementara , pullback ; atau patah tren , berubah menjadi down-trend.
Apalagi saham yang sudah banyak ritelnya, baik ritel kakap maupun teri seperti di $BREN $WIFI .
Pun di saham “fundamental” bluechips seperti $BBCA yang meskipun harga-nya ‘relatif’ sedang di bawah , namun kalau momentum nya ‘fear’ yah tetap juga turun
3 VOLUME kejadian ?
Perlu dipahami, 80%-90% volume kejadian itu dibuat oleh MM, index fund, sebagai liquidity provider .
4 NUANSA MARKET :
BLACK-SWAN
Insiden jatuhnya korban meninggal driver ojol saat demo kemarin malam (28Aug) adalah blackswan.
Hingga kamis siang 28Aug kita semua tahu bakal ada demo, tapi nggak ada yang menduga bisa timbul korban jiwa.
PRO-KONTRA Buy vs Sell SAAT MARKET KOREKSI 29 Aug
Saya perhatikan masih bnyak yang pro dan kontra apakah market koreksi tajam hari ini = kesempatan serok murah banget , atau kesempatan/ konfirmasi exit .
Pendapat saya sih (dan personal risk money management diri sendiri), justru karena masih ada-nya pro/ kontra maka justru peluang (konfirmasi) exit lebih masuk-akal.
Beda cerita saat 8-9 April saat tarif Trump diberlakukan, IHSG lagi sedang dibawah dan open gap down pula , saat itu semua seperti sepakan marketnya turun dan bakalan turun kembali. Lagipula tarif trump tersebut bukan suatu blackswan, sebab mr trump sudah kasih time table nya koq sebelum tanggal tersebut. Juga kebetulan BEI kita lagi liburan. Jadi saat BEI kita buka, penurunan itu = mem-priced in penurunan global market.
IHSG = INDEX HARGA SESUAIKAN GERAKAN
Bukan indeks harga saham ‘gadungan’.
Gadungan = palsu.
Jadi, apakah harga saham BREN 9000 itu palsu? Asli-nya di berapa? 1000? atau 10K ?
Juga saham PANI ADRO BBCA bahkan DATA MINA… berapa pun harga nya, itu faktanya, asli-nya.
Harga saham itu bukan mengenai valuasi.
Harga saham adalah mengenai potensi KEPENTINGAN para pemiliknya. TREND.
IHSG secara charts turunnya dibikin cakep candle-nya bisa tutup gap di 7800 dan close di 7830.
Perhatikan, komposisi yang membuat IHSG masih bisa bertahan di level > 7800 adalah saham DSSA yang sejak pre opening sudah di-desain ijo dan close tetap ijo ATH ! Dan bantuan sodara kecil dssa yaitu SMMA yang cukup dicolek aja bisa jadi ijo ha ha...
Yup, kepentingan MM universe, karena baru banjir liquidity index fund di saham tersebut dan barang di market ritel sedikit bangeeet… mostly retail yang sempat ikut drama MSCI udah pada TP di level2 > 90K .
----
MAKSUD POSTING INI
1 Mengajak para pembaca untuk berpikir kritis, independen dan objective :
Lebih mengedepankan risk-money management personal mengarungi volatilitas BEI di fase end-of bullish market.
Gbr 2, 3, 4 dst bnyak mentor atau senior atau trader/ investor2 hebat meng-influence ritel untuk conviction.
Yes… proyek konglo akan tetap lanjut, TAPI ada peluang besar “tiarap dulu” , itu yang tidak diungkapkan.
Yes… proyek EBT atau RI atau apalah2 masing2 emiten tetap lanjut, TAPI ada peluang besar MM nya meng-kalibrasi ulang target terkait moneyflow (dukungan likuiditas) market.
Gbr 5 rasionalitas setidaknya menyatakan bahwa ekonomi kini tidak sama dengan saat krisis 98.
Yes… saya juga yakin jauh beda DEMO krisis 98 vs DEMO kini, TAPI, RASIONALITAS PASAR SAHAM itu react first, investigate later wkwkwk...
Survival first, growth later
2 DYOM bukan sekedar DYOR
Do YOUR OWN MONEY Management .
Jangan sekedar DYOR apa kata riset dan conviction para mentor senior.
Terlebih untuk trader yang dananya 2M ke bawah, dan di satu konter saham hanya puluhan/ ratusan juta. Anda bisa lebih LINCAH buat memanfaatkan momentum ini : mudah TP atau exit terus buyback lagi… kalau mau (endowment effect dengan saham kesayangannya) .
Justru market lagi turun begini adalah suatu ujian nyata skill mental trader investor tanpa unsur ‘kemelekatan’ .
Beda cerita dengan big trader pemodal besar kalo mau exit langsung gede semua maka marketnya / harga sahmnya bisa tambah hancur...
Keep Save, keep waras, GBU & Good Luck 🙏
1/6
$BBCA
Suku bunga udah turun lagi padahal tetep bbca di buang asing. Mungkin akan ada perlambatan ekonomi di 2026
Random tag
$BMRI $BBRI
Weekend ini kita melihat IHSG mulai koreksi.
Tidak perlu panik dan kuatir berlebihan, yang harus kita lakukan adalah tetap disiplin dengan trade plan kita.
Jika plan sudah terkena SL, just cut dan move on, kalau setup-nya kembali bagus, buat plan baru dan jangan takut untuk buyback, saham yang bagus akan memberikan peluang cuan, sebaliknya hold loser hanya akan menyakiti portfolio dan menjadi oppurtunity loss.
Ingat post ini, https://stockbit.com/post/20166281 ketika koreksi selesai, uang-uang ini akan kembali masuk ke saham yang benar-benar uptrend (untuk alasan apapun, mungkin ada dongeng, corporate action, proyek personal or even fundamental valuation) .
Just be prepared for next opportunity 📈💰
Semoga bulan September menyenangkan untuk kita semua.
RANDOM TAG
$BBCA $PYFA $ASLC