


Volume
Avg volume
'PT Arwana Citramulia Tbk adalah perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang industri keramik dengan Standar Nasional Indonesia.Arwana memiliki lima pabrik yang terletak di lima lokasi berbeda. Plant I dan Plant II masing-masing berlokasi di Tangerang, dan Serang,Sementara Plant III dan Plant V yang masing masing berlokasi di Gresik dan Mojokerto, Adapun Plant IV yang terletak di Ogan Ilir, Sumatera Selatan,Produk PT Arwana Citramulia Tbk yang terkenal yaitu UNO. Merk UNO sangat bisa diterima dengan baik oleh pasar karena desain yang dikeluarkan sesuai dengan tren dan faktor harga yang sangat bisa bersaing dengan kompetit... Read More
Dalam dunia trading saham, pergerakan harga tidak pernah terjadi tanpa alasan. Sering kali saham yang terlihat biasa saja tiba‑tiba melonjak, dan banyak trader bertanya-tanya apa penyebabnya. Kenyataannya, pemain besar sudah bergerak jauh sebelum trader ritel menyadarinya. Mereka masuk secara bertahap, membeli sedikit demi sedikit, dan meninggalkan jejak utama yang selalu bisa dideteksi, yaitu volume. Volume adalah sidik jari uang besar.
Trigger Smart Money diciptakan untuk membaca sidik jari tersebut. Tools ini memindai lonjakan volume abnormal, memeriksa arus dana masuk dan dana keluar, serta menghitung Clean Money sebagai indikator kekuatan akumulasi. Tidak semua lonjakan volume berarti saham sedang dikumpulkan—bisa saja justru sedang dibuang. Karena itu, analisis money flow menjadi kunci.
Dengan data real-time dari trade done, tools mampu menangkap perubahan setiap detik. Kamu dapat mengetahui kapan pemain besar mulai mengoleksi saham, bahkan sebelum kenaikan signifikan muncul di chart. Dengan memahami pola ini, trader dapat masuk lebih awal dan tidak lagi hanya bereaksi setelah harga naik.
$ARNA $BOGA $SGER
1/2


Nih ane ga cuma share yg ijo2 doang.
“Kalau pas rungkad gini gimana koh?”
Ya gpp, santai aja. Kalau ada duit, cicil lagi.
Intinya:
Alasan kamu beli apa? Kalau gara2 FOMO, mending cutloss.
Tapi kalau beli krn kamu tahu ini saham super, ya dikasih lebih murah harusnya kamu tambah senang
Random
$ARNA $BBRI $CUAN

Gue bukan tipe inpluencer2 crypto yang jelek2in barang setelah barangnya nyungsep. Pas naik dipuja2x
Lihat nih $ARNA udh nyungsep parah.
Opini gw? Tetap sama.

Ga usah pusing sama $ARNA
Dibawa turun under 500 langsung sikat. Uang tunggu udh dpt 8% p.a di tangan. Tahun dpn mereka berusaha naikin revenue lagi. Ya kalau gas ga aneh2 hrsnya net profit tetap aman dan bahkan bisa naik.
Kalau ente anggap ane pompom, ane terima. Setidaknya ane pompom di harga bottom dan bukan di pucuk 🙅♂️🏃🏃
$ARNA
slow but sure
DisClaimer On:
🖋️📖 catatan dokumentasi,
📰DYOR jangan lupa, selalu analisa ulang,
✔️ini bukan ajakan untuk Jual/beli, segala keputusan ada di pribadi masing2.
Segala Profit/loss di tanggung masing masing.
@aldyxstockbit nambahin dikit ya:
- $BBRI 2-3 thn belakangan bagi dividend interim January, meski cum date Dec thn sebelumnya.
- feb yg biasa bagi $AMOR deh
- mar ada $ARNA & himbara
cmiiw ya.
FIXED CLOSING
----------------------------------
[WATCHLIST ONLY : 143 EMITEN]
Selasa, 18 November 2025 15:59
Saham potensial gap-up/down di CLOSING market, diurut berdasarkan nilai persentase:
(cukup pantau baris paling atas dan paling bawah untuk cek gap terbesar):
GAP UP:
🔼 $ARNA gap up ke 555 (+10 / +1.83%) dari 545
🔼 $ASGR gap up ke 1310 (+20 / +1.55%) dari 1290
🔼 PBSA gap up ke 1485 (+20 / +1.37%) dari 1465
🔼 NRCA gap up ke 1160 (+15 / +1.31%) dari 1145
🔼 HRTA gap up ke 1295 (+15 / +1.17%) dari 1280
🔼 PSSI gap up ke 350 (+4 / +1.16%) dari 346
🔼 TSPC gap up ke 2890 (+30 / +1.05%) dari 2860
🔼 INKP gap up ke 7625 (+75 / +0.99%) dari 7550
🔼 MDKA gap up ke 2170 (+20 / +0.93%) dari 2150
🔼 LPIN gap up ke 458 (+4 / +0.88%) dari 454
🔼 GGRM gap up ke 15250 (+125 / +0.83%) dari 15125
🔼 ADMR gap up ke 1295 (+10 / +0.78%) dari 1285
🔼 TLKM gap up ke 3620 (+20 / +0.56%) dari 3600
🔼 BBRI gap up ke 3970 (+20 / +0.51%) dari 3950
🔼 BBNI gap up ke 4460 (+20 / +0.45%) dari 4440
🔼 UNTR gap up ke 27250 (+50 / +0.18%) dari 27200
GAP DOWN:
🔽 ADRO gap down ke 1880 (-10 / -0.53%) dari 1890
🔽 INDY gap down ke 1820 (-10 / -0.55%) dari 1830
🔽 ICBP gap down ke 8325 (-50 / -0.6%) dari 8375
🔽 WIIM gap down ke 1450 (-10 / -0.68%) dari 1460
🔽 EXCL gap down ke 2710 (-20 / -0.73%) dari 2730
🔽 BDMN gap down ke 2540 (-20 / -0.78%) dari 2560
🔽 SMGR gap down ke 2540 (-20 / -0.78%) dari 2560
🔽 PTBA gap down ke 2310 (-20 / -0.86%) dari 2330
🔽 ASSA gap down ke 1110 (-10 / -0.89%) dari 1120
🔽 RALS gap down ke 434 (-4 / -0.91%) dari 438
🔽 TINS gap down ke 3050 (-30 / -0.97%) dari 3080
🔽 AUTO gap down ke 2600 (-30 / -1.14%) dari 2630
🔽 MAIN gap down ke 810 (-10 / -1.22%) dari 820
🔽 EMTK gap down ke 1190 (-15 / -1.24%) dari 1205
🔽 $MAPA gap down ke 720 (-15 / -2.04%) dari 735
Cek ulang semuanya dan IEP bisa berubah smp menit terakhir. Salam Cuan.
$ARNA: Mesin Dividen Anti-Krisis? 💸 Bedah Resep 'Cuan Rutin' Si Raja Keramik.
Tags: $MLIA $KIAS
Halo streamers,
Di tengah market yang masih volatile, banyak yang mulai 'berburu' saham defensif yang rajin bagi dividen. Bicara soal ini, ARNA (Arwana Citramulia) pasti langsung muncul di radar.
Kenapa? Di harga saat ini [~Rp 550-560], Dividend Yield ARNA ada di kisaran 7.5% - 7.8% (TTM). Angka yang jelas lebih menarik daripada 'parkir' di deposito.
Tapi, pertanyaannya: Apakah dividen jumbo ini sustainable? Mari kita bedah "resep"-nya.
________________________________________
📈 Resep 1: 'Raja' di Pasar yang Tepat
Banyak yang salah paham, ARNA ini bukan main di keramik mewah. Moat (keunggulan kompetitif) utama mereka adalah dominasi absolut di segmen menengah-bawah.
Ini segmen yang defensive. Saat ekonomi lesu, orang mungkin tunda beli rumah mewah, tapi renovasi rumah atau pembangunan perumahan (mass market) tetap jalan. Dan mereka butuh keramik yang 'value for money'. Di situlah ARNA berkuasa.
Buktinya? Cek laporan Q3 2025 (9 bulan):
• Penjualan (Revenue): Tembus Rp 2,17 Triliun.
• Ini NAIK 13.1% dibanding periode yang sama tahun lalu (9M 2024) yang hanya Rp 1.92 Triliun
Di saat banyak yang 'tiarap', ARNA masih bisa growth penjualannya. Ini bukti pasarnya solid.
________________________________________
📉 Resep 2: Efisiensi Brutal (Tapi Ada 'Satu' Masalah)
Nah, ini nih.....
"Loh, kok laba bersih (Net Profit) 9M 2025 turun 4.3% YoY jadi Rp 302 Miliar, padahal pendapatan naik?"
Good question! Jawabannya ada di margin.
• GPM (Gross Profit Margin) 9M 2025: 30.3%
• NPM (Net Profit Margin) 9M 2025: 13.9%
Margin ini sebenarnya MASIH SANGAT SEHAT. Tapi, memang ada penurunan dibanding tahun lalu (GPM 9M 2024: 34.8%).
Biang keroknya? Beban pokok (HPP) yang naik, terutama karena kenaikan harga gas. Isu HGBT (Harga Gas Bumi Tertentu) ini jadi sentimen utama yang menekan margin ARNA.
Tapi, fakta bahwa mereka masih bisa cetak GPM 30%+ di tengah gempuran harga gas, itu membuktikan satu hal: Pabrik mereka (terutama Plant 4 & 5) LUAR BIASA efisien.
________________________________________
🛡️ Resep 3: 'Benteng' Keuangan Super Kuat
Oke, margin sedikit tertekan. Apakah bahaya?
Di sinilah ARNA menunjukkan kelasnya. Coba intip Balance Sheet-nya:
• DER (Debt-to-Equity Ratio): Konsisten di bawah 0.1x (bahkan data terakhir cenderung di 0.05x).
• Artinya? Ya utang mereka JAUH lebih kecil dari modal. Sehat banget.
Perusahaan ini sepertinya 'anti-ngutang' untuk hal yang tidak perlu. Dividen besar yang mereka bagi bukan dari utang, tapi murni dari cash flow operasi yang kuat.
💰 'The Verdict': Sinyal dari Manajemen & Valuasi
Ini bagian paling menarik menurut saya.
Saat margin tertekan dan harga sahamnya terkoreksi, apa yang dilakukan manajemen ARNA? Mereka baru saja mengumumkan rencana BUYBACK SAHAM senilai Rp 50 Miliar.
Bagi saya, ini sinyal terkuat. Manajemen 'pasang badan' dan memberi tahu pasar: "Kami percaya fundamental perusahaan kami kuat, dan harga saham saat ini sudah murah (underpriced)."
Valuasi Sederhana:
• PER (Price-to-Earnings Ratio): Di harga sekarang, PER ARNA ada di ~9.8x (TTM).
• Ini ada di di bawah rata-rata historis 5 tahunnya (yang biasanya di 11x-13x).
________________________________________
Kesimpulan Analis:
Punya ARNA di harga saat ini ibarat mendapatkan 'paket 3-in-1':
1. Harga Murah: Valuasi PER di bawah rata-rata historis.
2. Dividen Tinggi: Yield ~7.8% yang rutin dibagikan.
3. Konfirmasi Manajemen: Ada aksi buyback yang menunjukkan kepercayaan internal.
Risiko Utama? Cuma satu: Harga Gas. Jika isu HGBT tidak berlanjut dan harga gas melambung, margin akan semakin tertekan.
Tapi dengan balance sheet sekuat baja dan dominasi pasar yang tak tergoyahkan, ARNA sepertinya didesain untuk jadi 'mesin dividen anti-krisis'.
Gimana pandangan teman-teman? Apakah ARNA masih jadi 'saham aman' andalan di portofolio kalian? Diskusi di bawah!
--Disclaimer ON. (Analisa ini bersifat pribadi, bukan ajakan buy/sell). Utamakan DYOR--
[ Harga $ARNA sekarang Rp 555 ]
Zona Area Beli Aman : Rp 530 – 545
— Area support pendek, entry di sini lebih aman untuk swing Boss
Zona Stoploss : < Rp 515
— Jika turun ke bawah level ini, struktur naiknya melemah dan potensi turun lebih jauh
Jika naik & breakout : > Rp 575 → ENTRY LANJUTAN (tambah posisi)
Target Profit:
• TP1 = Rp 600
• TP2 = Rp 630 – 650
Keterangan Tambahan:
- ARNA masih mencoba mempertahankan pola rebound dari support bawah
- Breakout 575 penting untuk konfirmasi lanjutan naik
- Hindari kejar harga dekat resistance 575 sebelum breakout valid Boss
Analisa saya boleh bantu, tapi keputusan tetap milik Boss.\
Ayo REQUEST SAHAM di kolom komentar seperti $CBRE $CUAN ,Nanti Kami Buatkan Flowchart Keputusan biar analisa makin gampang!
Support like agar terus update!!!
Follow untuk ikuti flowchart keputusan saham trend
Kalau postingan ini bermanfaat, boleh banget kasih tip lewat tombol bergambar 💲 di bawah ya. Terima kasih banyak 🙏
[WATCHLIST ONLY : 143 EMITEN]
Jum'at, 14 November 2025 15:54
Saham potensial gap-up/down di CLOSING market, diurut berdasarkan nilai persentase:
(cukup pantau baris paling atas dan paling bawah untuk cek gap terbesar):
GAP UP:
🔼 $ASGR gap up ke 1345 (+55 / +4.26%) dari 1290
🔼 $ANTM gap up ke 3100 (+60 / +1.97%) dari 3040
🔼 $ARNA gap up ke 560 (+10 / +1.82%) dari 550
🔼 SGRO gap up ke 5875 (+75 / +1.29%) dari 5800
🔼 JPFA gap up ke 2430 (+30 / +1.25%) dari 2400
🔼 HRTA gap up ke 1380 (+15 / +1.1%) dari 1365
🔼 INKP gap up ke 7675 (+75 / +0.99%) dari 7600
🔼 DSNG gap up ke 1615 (+15 / +0.94%) dari 1600
🔼 LSIP gap up ke 1390 (+10 / +0.72%) dari 1380
🔼 UNTR gap up ke 28200 (+200 / +0.71%) dari 28000
🔼 LPPF gap up ke 1685 (+10 / +0.6%) dari 1675
🔼 TLKM gap up ke 3550 (+20 / +0.57%) dari 3530
🔼 BBRI gap up ke 3900 (+20 / +0.52%) dari 3880
GAP DOWN:
🔽 ITMG gap down ke 22425 (-50 / -0.22%) dari 22475
🔽 BBNI gap down ke 4370 (-20 / -0.46%) dari 4390
🔽 ANJT gap down ke 1980 (-10 / -0.5%) dari 1990
🔽 BSSR gap down ke 3920 (-20 / -0.51%) dari 3940
🔽 ADRO gap down ke 1875 (-10 / -0.53%) dari 1885
🔽 ICBP gap down ke 8425 (-50 / -0.59%) dari 8475
🔽 PANI gap down ke 14775 (-100 / -0.67%) dari 14875
🔽 ULTJ gap down ke 1400 (-10 / -0.71%) dari 1410
🔽 INTP gap down ke 6650 (-50 / -0.75%) dari 6700
🔽 UNVR gap down ke 2510 (-20 / -0.79%) dari 2530
🔽 AKRA gap down ke 1225 (-10 / -0.81%) dari 1235
🔽 BBCA gap down ke 8400 (-75 / -0.88%) dari 8475
Cek ulang semuanya dan IEP bisa berubah smp menit terakhir. Salam Cuan.
$ARNA saham berfundamental baik dengan PER 9-10x, dan dividen yield 7.8% jika berhasil break MA20 diarea 560 maka potensi upside ke 650 #disclaimer