imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Valuasi Untuk Beli Bank Yang Terbaik?

Dulu Buffett pernah ditanya bagaimana cara investasi di saham bank.

Dan Buffett memberikan jawaban yang sederhana. Lihat ROA perusahaan. Bank yang memiliki ROA di atas 1% akan diapresiasi oleh market dengan jauh lebih baik ketimbang bank yang memiliki ROA < 1%. Buffett pun memberikan contoh saham Wells Fargo yang waktu itu memiliki ROA > 1%.

Sekarang pun Wells Fargo masih punya ROA 1,18%. Padahal aset Wells Fargo sudah mencapai 1,79 Triliun dollar. Lebih besar dari GDP Indonesia tapi masih bisa menghasilkan ROA 1,18.

Sementara itu banyak bank di Indonesia yang untuk cetak ROA 1% saja harus Ngesot dan ngamen sana ngamen sini. Sebut sana sebut sini.

Menurut Buffett lagi, Bank yang ROA < 1% tidak layak mendapatkan valuasi PBV > 1. Hanya bank dengan ROA >1% yang layak punya valuasi PBV >1. Bisa kita lihat pada saham $BBCA $BBRI $BMRI semuanya ROA > 1%, wajar saja valuasi PBV < 1.

Oleh karena itu jika ada bank yang ROA < 1% dan PBV > 1% idealnya memang di skip saja kalau niatnya memang investasi untuk jangka panjang.
Beda ceritanya kalau memang sudah dapat informasi bandar bahwa saham bank PBV >1 dan ROA <1% akan digoreng, maka beda lagi ceritanya.

Karena satu - satunya cara agar sebuah bank dengan ROA < 1% bisa meroket adalah dengan dipompom tiap hari via rumor dan isu akuisisi.

Masih banyak saham bank di Indonesia yang ROA > 1% tapi PBV < 1 seperti $NISP dan $BNGA

Disclaimer: http://bit.ly/3bLj4Oc

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy