imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$BACA Perfect Distribution

BACA adalah contoh saham yang bandarnya sempurna melakukan distribusi saham ke investor ritel.

Di Oktober 2019, jumlah investor BACA hanya 415 orang. Investor elit yang punya. Harga sahamnya waktu itu di padang 2019 hanya 266 rupiah.

Beberapa bulan kemudian, BACA digoreng pakai isu bank digital dan lain - lain. Di pompom di semua forum saham.

400an investor yang awalnya memiliki saham BACA di 2019, sukses melakukan distribusi saham BACA di harga pucuk.
Ada yang beli BACA di 400, beli BACA di 500, 600, 700 hingga 800. Banyak yang belinya bukan hanya selot selot tapi langsung all in di pucuk 1000 lot hingga 5000 lot di harga >600.

God bless yang Beli BACA di 835 rupiah.

Keberhasilan bandar distribusi BACA dari 266 rupiah ke 800 rupiah terlihat jelas dari pertambahan jumlah investor yang awalnya hanya 415 orang jadi 32 ribu orang.

Bandar super distribusi.

415 orang investor elit yang awalnya beli punya BACA di 2019 mungkin sekarang sudah jadi Sultan di Dubai.

Sedangkan investor yang haka BACA di 800 sekarang menjadi pahlawan bursa. Jasanya akan dikenang selamanya sebagai investor legendaris.

Demikianlah kisah perfect Distribution BACA.

Bagi yang mau jadi apprentice Bandar, bisa belajar dari kisah distribusi saham BACA.

Apakah ada kemungkinan BACA bisa balik ke 800? Tunggu tanggal mainnya kata direktur.

Dulu direktur BACA bilang tunggu tanggal main saham BACA di 9 Maret 2021. Ternyata itu pas dengan kondisi super pucuk saham ini.

Buat investor ritel, ini bisa jadi pelajaran ketika direktur perusahaan sangat percaya diri dan harga saham sudah naik >100%, sebaiknya langsung take profit saja. Tapi kalau investor tersebut niatnya masuk bursa bukan untuk cari cuan tapi mau sedekah bursa, ya tidak apa - apa juga sih beli di pucuk. Bursa saham bisa menjadi Yayasan Sosial dan lahan sedekah bagi yang suka beli di pucuk.

Disclaimer: http://bit.ly/3bLj4Oc

Read more...

1/5

testestestestes
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy